Materi Pemetaan Sosial Ekonomi Teknis Kelembagaan Pedesaan - Presentation Transcript
MATERI TOT DPL
KKNM – PPMD INTEGRATIF
PERIODE OKTOBER – DESEMBER 2009
PEMETAAN SOSIAL EKONOMI
Pemetaan Sosial, Ekonomi, Fisik-Teknis dan Kelembagaan di Perdesaan By Iwan Setiawan Pengajar Sosiologi, Komuniksi dan Penyuluhan Pertanian Fakultas Pertanian Unpad Sekretaris Pusat Penelitian Dinamika Pembangunan (PDP) Unpad
… aPa itu Pemetaan Sosial? … Sumber Definisi Robert Chamber (1992) … social map adalah proses pengumpulan dan penggambaran ( profiling ) data dan informasi, termasuk potensi, kebutuhan dan permasalahan (sosial, ekonomi, teknis dan kelembagaan) masyarakat McMurtry dkk (1993) … pembuatan profil, potret, keragaan dari suatu masyarakat… Suharto (2005) … sebuah pendekatan yang dipengaruhi ilmu sosial dan geography, yang hasil akhirnya berupa suatu peta spasial/wilayah yang menggambarkan secara fokus karakteristik dan masalah sosial, seperti jumlah dan lokasi orang miskin, rumah kumuh, rawan bencana dll yang ditandai dengan warna tertentu sesuai tingkatan pemusatannya… … prinsipnya, pemetaan sosial adalah pengumpulan informasi sosial sebanyak-banyaknya bagi pengambilan keputusan dan pengembangan masyarakat yang terbaik pada wilayah tertentu..
… perspektif pengembangan masyarkat… ( Payne, 1995; Mayo, 1998) Pendekatan Perspektif Tujuan Profesional
Perawatan Masyarakat
Pengorganisasian Masyarakat
Pembangunan Masyarakat
Meningkatkan Inisiatif dan Kemandirian Masyarakat
Memperbaiki Pemberian Pelayanan Sosial dalam Kerangka Relasi Sosial yang Ada
Transformatif
Aksi Masyarakat (Bds Kelas)
Aksi Masyarakat (Bds Gender)
Aksi Masyarakat (Bds Ras)
Meningkatkan Kesadaran dan Inisiatif Masyarakat
Memberdayakan Masyarakat
Mengembangkan Strategi dan Membangun Kerjasama dalam Melakukan Perubahan Sosial
… metoDe Pemetaan Sosial? … Siapapun pelaku pengembangan dan pemberdayaan masyarakat sepakat bahwa tidak ada satu pun metode yang paling baik (A. van den Ban, 1992)
Menurut Bank Dunia (2002), terdapat tiga metode bagi pelaksanaan pemetaan sosial:
Survey Formal
Rapid Apraisal
Participatory Apraisal
… deskripsi pendeKatan… Survey Formal Rapid Apraisal (Pemantauan Cepat) Participatory Apraisal (Pemantauan Secara Partisipatif) T-1 T-2 T-3 Metode Survey Formal Antara Lain: (1) Survey Rumahtangga (Survey Pengukuran Standar Hidup); (2) Kuesioner Indikator Kesejahteraan Inti; (3) Survey Kepuasan Klien; (4) Kartu Laporan Penduduk; (5) Laporan Statistik, termasuk Monografi Desa Metode Rapid Apraisal meliputi: (1) Wawancara Informan Kunci (Indepth Interview); (2) Diskusi Kelompok Terarah (FGD); (3) Wawancara Kelompok Masyarakat; (4) Pengamatan Langsung (Observation); (5) Survey Kecil (50-75 responden) Metode Participatory Apraisal meliputi: (1) Participatory Rural Apraisal/PRA; (2) Stakeholders Analysis; (3) Beneficiary Assesment; (4) Monitoring dan Evaluasi Partisipatif
… deSkripsi survey forMal… Ragam deSkripsi Survey Rumah Tangga … merupakan survey standar hidup, seperti pola pengeluaran, pola konsumsi, komposisi, copping mechanism, pendidikan dan kesehatan, pekerjaan, kelahiran, tabungan, jadwal sehari, dll… Kuesioner Indikator Kesejahteraan Inti … survey mengenai perubahan-perubahan indikator sosial, seperti akses, penggunaan dan kepuasan terhadap pelayanan sosial dan ekonomi … 30 hari efektif bagi survey ini. Survey Kepuasan Klien … digunakan untuk mengkaji efektivitas dan keberhasilan pelayanan pemerintah berdasarkan pengalaman dan aspirasi klien…. Kartu Laporan Penduduk … mirip dengan survey kepuasan klien, tetapi lebih difokuskan pada temuan-temuan masyarakat yang dipetakan sesuai tingkat, wilayah geografis dan kemudian dilaporkan kepada publik.. Laporan Statistik … data sekunder, seperti monografi desa, potensi desa dll, laporan statistik mengenai permasalahan sosial, seperti: jumlah orang miskin, desa tertinggal, status gizi, tingkat buta huruf, sanitasi, air bersih dll
… deSkripsi rapid apRaisal… Ragam deSkripsi Wawancara Informan Kunci … wawancara (mendalam, kualitatif, semi terstruktur) dengan menggunakan pertanyaan terbuka terhadap individu-individu tertentu (terseleksi) yang dianggap memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai topik/kasus tertentu atau keadaan wilayahnya… Diskusi Kelompok Terarah (FGD) … diskusi yang dapat melibatkan 8-12 orang yang telah dipilih berdasarkan kesamaan latarbelakang/topik kajian, difasilitasi oleh seorang fasilitator (termasuk mahasiswa KKNM), menggunakan petunjuk diskusi, fasilitator juga menginisiasi, mencatat proses dan informasi selama diskusi, mefasilitasi alat bantu. FGD dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah, kebutuhan dan alternatif solusi Wawancara Kelompok Masyarakat … wawancara terstruktur yang difasilitasi fasilitator dengan teknis melontarkan serangkaian pertanyaan-pertanyaan kepada semua anggota masyarakat dalam suatu pertemuan…. (misal pada saat pertemuan rutin desa) Pengamatan Langsung … melakukan kunjungan lapangan dan pengamatan langsung terhadap masyarakat setempat, kemudian mencatat/mengunpulkan informasi mengenai geografis, sosek, interaksi sosial, kegiatan yang sedang berlangsung dll Survey Kecil … menggunakan kuesioner terstruktur terhadap sejumlah kecil masyarakat (50-75 orang) secara acak atau sengaja pada lokasi tertentu
… deSkripsi participatory apRaisal… Ragam deSkripsi Participatory Rural Apraisal (PRA) … Sekelompok pendekatan dan metode yang memungkinkan masyarakat desa untuk saling berbagi, meningkatkan, dan menganalisis pengetahuan mereka tentang kondisi dan kehidupan desa, membuat rencana dan bertindak… Stakeholders Analysis … analisis terhadap para peserta atau pengurus dan anggota suatu program, suatu organisasi sosial tertentu mengenai isu-isu yang terjadi di lingkungannya, seperti jaringan sosial, jaringan pemasaran, relasi kuasa, pengaruh, kepentingan-kepentingan, dan sebagainya…. Beneficiary Assessment … pengidentifikasian masalah sosial yang melibatkan konsultasi secara sistematis dengan para penerima pelayanan sosial, dengan tujuan utama untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan partisipasi, merancang inisiatif-inisisatif pembangunan dan menerima masukan-masukan guna memperbaharui sistem dan kualitas pelayanan…. Monitoring dan Evaluasi Partisipatoris … kegiatan yang melibatkan semua unsur masyarakat dari berbagai tingkatan yang bekerja sama mengumpulkan informasi, mengidentifikasi dan menganalisis masalah, serta melahirkan rekomendasi-rekomendasi. Pada kegiatan partisipatoris, juga termasuk konsultasi publik.
… daur program… penjajagan kebutuhan evaluasi kegiatan perencanaan kegiatan pelaksanaan kegiatan pemantauan kegiatan … kajian potensi desa dan alternatif kegiatan dengan teknik PRA … PRA sebagai sikap dan perilaku fasilitator … teknik PRA untuk melihat perkembangan program … teknik PRA untuk mengkaji hasil akhir program … kajian masalah dan kebutuhan dengan teknik PRA T-4 bln
… pengkajian desa…prioritas…?? Persiapan pengkajian Desa (PRA) Oleh tim PRA Pelaksanaan pengkajian Desa (PRA) Observasi dan FGD …dipandu tim PRA Penyusunan rencana kegiatan Desa (PRA) Pleno Desa …dipandu tim PRA Evaluasi kegiatan PRA Pleno Desa …dipandu tim PRA Dokumentasi proses, hasil pengkajian dan perencanaan kegiatan Desa Oleh tim PRA Evaluasi PRA (sinkronisasi dan integrasi kegiatan) … program konsultasi masyarakat… Tindak Lanjut PRA Pengorganisasian, pelaksanaan dan Monev
… contoh analisis prioritas..?? Mandiri Pangan Pengkajian Desa Profil Sosial-Budaya Profil Ekonomi Profil Fisik-Teknis Profil Kelembagaan Modal Sosial + SDM Modal Ekonomi Modal SDA + Fisik Modal Sosial+Institusi Pertanian, Perikanan, Peternakan, Perkebunan, Kehutanan dll Kondisi Pangan Desa Mandiri Rentan Rawan Masalah Potensi Masalah Potensi Masalah Potensi Produksi Adaptasi (Coping)
… deskripsi teknik-teknik PRA… ..teknik PRA.. .ciri/tanda. ..penjelasan.. ..jenis informasi.. a…penelusuran sejarah desa waktu ..mengkaji suatu keadaan dari waktu ke waktu (tidak dibatasi) ..informasi umum, asal usul desa, perkembangan desa dan masyarakat b…pembuatan bagan kecenderungan dan perubahan waktu ..mengkaji suatu keadaan dari waktu ke waktu (waktu dibatasi) ..perubahan SosEkoTekKel di desa yang paling terasa dan terlihat c…penyusunan kalender musim waktu ..mengkaji suatu keadaan dari waktu ke waktu (jarak waktu per 1 musim tanam) atau satu siklus produksi ..pola kegiatan masyarakat terutama pada kegiatan pertanian, peternakan, perikanan dll d…jadwal sehari waktu ..mengkaji suatu keadaan dari waktu ke waktu (jarak waktu 24 jam) ..pola kegiatan keluarga (termasuk anggota-anggota keluarganya) e…pembuatan peta desa ruang ..mengkaji keadaan suatu ruang wilayah ..potensi SDA, fasilitas fisik pendukung IPM, akses desa, potensi usaha dan pemukiman f…penelusuran desa (transek) ruang ..mengkaji keadaan ruang wilayah desa dengan mengamati lokasi langsung ..potensi SDA, sosial, ekonomi, teknis (fasilitas fisik), teknologi dan kelembagaan desa. g…pembuatan gambar (sketsa) kebun atau sketsa area usaha ruang ..mengkaji ruang wilayah yang lebih spesifik dan kecil ..potensi usaha, pola usaha (termasuk pola tanam), sosial, ekonomi, teknologi dan jejaring h…kajian lembaga desa sistem ..mengkaji sistem tertentu ..eksistensi, fungsi, kegiatan, manfaat dan modal sosial (jejaring, kersama, trust dsb) i…pembuatan bagan alur sistem ..mengkaji sistem organisasi desa ..alur input, produksi dan pemasaran hasil berbagai usaha ekonomi produktif j…kajian mata pencaharian urutan ..urutan mata pencaharian utama dan sampingan ..mata pencaharian utama dan sampingan masyarakat (kelompok/kelas masyarakat) k…pembuatan bagan urutan urutan ..urutan berbagai hal yang diprioritaskan ..pilihan komoditas, pilihan teknologi usaha, pilihan prioritas kegiatan, prioritas masalah l…wawancara keluarga petani Individu/RT ..wawancara antar masyarakat ..pendapatan, sumberdaya milik, kesehatan, pendidikan dan hubungan sosial keluarga
Manfaat Sejarah Desa Bagi Masyarakat
Penyadaran dan refleksi tentang keberadaan dirinya selama ini.
Penyadaran tentang perlunya usaha-usaha untuk memperbaiki keadaan dan kehidupannya.
Manfaat Bagi Lembaga program/orang luar
Memberikan wawasan dan pemahaman tentang cara berpikir masyarakat
Menjadi acuan dalam menyusun program diwilayah tersebut
Manfaat Bagi Masyarakat
Memperkenalkan keberadaan pihak-pihak (lembaga) yang mempengaruhi kehidupan masyarakat, karena seringkali pihak-pihak luar hanya dikenal oleh sebagian kecil masyarakat.
Berguna untuk membahas harapan-harapan masyarakat terhadap kegiatan lembaga tersebut dan bentuk hubungan dimasa mendatang yang sesuai dengan harapan tersebut.
Manfaat Bagi Masyarakat
Penyadaran/refleksi tentang peran diri mereka sebagai pelaku perubahan dilingkungannya selama ini
Penyadaran tentang sebab-sebab perubahan dan akibatnya bagi masyarakat.
Manfaat Bagi Lembaga Program/orang luar
Memberikan wawasan dan pemahaman tentang perubahan-perubahan, dan cara pandang masyarakat tentang perubahan tersebut
Menjadi acuan dalam memfasilitasi masyarakat untuk mencegah perubahan yang buruk di wilayah tersebut.
Manfaat Bagi Masyarakat:
Masyarakat dapat merenungkan dan memikirkan kembali keadaan-keadaan lingkungannya dan merencanakan arah perubahan
Orang luar dapat mengetahui gambaran tentang keadaan wilayah termasuk berbagai kejadian, masalah, hambatan dan sumberdaya yang ada di masyarakat
Menumbuhkan partisipasi masyarakat secara baik.
Informasi yang diperoleh dari pemetaan dapat menjadi dasar bagi penggalian informasi dengan teknik PRA yang lainnya
Sebagai dasar perencaaan program dan keperluan evaluasi program dimasa mendatang.
Contoh peta potensi desa
Pohon Masalah
Tabulasi Transek Biofisik Penggunaan Lahan Desa Sukasari (Luas Desa 170,93 Ha) Kolam dan Pemukiman Tegalan atau Ladang Perkebunan Hutan Sawah A Tataguna Lahan
Kolam (10%)
Pemukiman (5%)
S. Irigasi Teknis 85 ha (49 %)
S. Irigasi ½ Teknis 55 ha (32%)
Kebun Campuran 11 ha (6,6%)
Perkebunan Negara
Perkebunan Swasta
Hutan Negara
Hutan Rakyat
B Ketinggian (m dpl) C Tingkat Kemiringan dan Keadaan Tanah
Datar (0-5%)
Subur
Datar (0-5%)
Subur
Lahan Sawah Jenuh
Datar -Landai (0-10%)
Subur
Lahan Sawah Jenuh
Landai (5-10%)
Subur
Terjal (5-20%)
Subur
D Jenis Tanah dan Skala Pemilikan Lahan
-
< 0.5 ha
-
Sebagian besar < 0.5 ha
-
Sebagian besar < 0.5 ha
-
-
-
-
E Status Kepemilikan
Hak Milik
Relasi Sakap
Guntai
Hak Milik
Relasi Sakap
Guntai
Hak Milik
Relasi Sakap
Guntai
HGU
Milik
Guntai
Negara
F Penggunaan Lahan dan Vegetasi
Ikan Mas dan Nila
Pinggir Kolam dan Pekarangan Ditanami Buah-Buahan dan Sedikit Sayuran
Irigasi Teknis dari Cianom dengan Debit 600 m3/det
Irigasi ½ Teknis dari Cisarua
Irigasi ½ Teknis dari Cisarua
Irigasi Tradisional
Air Hujan
Irigasi Tradisional
Hujan
Mata Air
Hujan
H Produktivitas
84 L Benih Ikan Fase Bel/RT
Ayam (500 e), Domba (50 e)
Padi 4.5 – 5 Ton GKG
Timun 2-3 kg/ Pohon
-
-
I Pemasaran
Bandar, Pasar/Pengecer
Bandar
Bandar
Pabrik
-
J Sumber Teknologi dan Pemakaian Teknologi
Benih dari penangkar
Tradisional dan Modern
Kios Sarana Produksi
Pemakaian Teknologi Sudah Konvensional
Kios dan Formulator
Teknologi Sudah Konvensional
-
-
-
-
K Masalah
Alih Fungsi Lahan
Penyakit Herves Pada Ikan
Belum Ada Wadah Petani
Akses Pasar & Saprotan Jauh
Pengguna Air Irigasi Banyak
Hama Keong & Hama Bodas
Penggunaan Input Kimia (Pestisida) Tdak Terkendali
-
Penggundulan
L Potensi
Sentra Perikanan Darat
Pusat Penangkaran Ikan
Ada Kelompok Tani
Pengembangan Mina-Padi
Ada Penyuluhan dan PHT
-
Sumber Air
Program Penghijauan
M Pemecahan Masalah
Penyuluhan dan Pelatihan PHT untuk Perikanan
Fasilitas dan Wadah Petani
Aktifkan Kelompok Tani dalam Pemasaran, Pelayanan Saprotan dan PHT
Kemitraan
Pertanian Organik
-
PHBM
GRAFIK KALENDER MUSIM DAN POLA TANAM BULAN Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Cura Hujan Bulanan (mm) 700 600 500 400 300 200 100 0 1. Sawah Irigasi Teknis POLA TANAM - Padi—Padi(Mina)—Padi Panen Mina Panen Mina Panen - Padi—Padi—Sayuran (Tomat, Timun, Cabe, Kac Panjang) Panen Panen Panen - Padi—Padi—Palawija (Jagung) Panen Panen Panen 2. Sawah Irigasi ½ Teknis POLA TANAM - Padi—Padi—Sayuran Panen Panen Panen - Padi—Padi—Palawija Panen Panen Panen - Padi—Padi—Bera Panen Panen 3. Tegalan/ Ladang POLA TANAM - Tomat/Tomat—Caisin/Sawi/Petcay/Cabe/Kac Panjang—Bera - Timun—Caisin/Sawi/Petcay—Kc Tanah - Cabe—Caisin/Sawi/Petcay—Kac Panjang - Jagung/Singkong/Kac Tanah/Kac Panjang
DIAGRAM POHON KEPUTUSAN PETANI Rumah Tangga Tani Modal Sawah Irigasi Teknis Sawah Irigasi ½ Teknis Tegalan/ Ladang Modal Modal Ketersediaan Air Ketersediaan Air Ketersediaan Air Ketersediaan Air Ketersediaan Air Ketersediaan Air + _ + _ + _ Padi–Ikan (Mina Padi)–Padi—Padi Padi—Padi—Sayuran/Palawija Padi—Padi—Padi Padi—Padi—Palawija Padi—Padi—Sayuran/Palawija Padi/Sayuran/Palawija—Padi—Bera Padi—Padi—Bera/Palawija Padi—Padi—Bera Tomat, Cabe, Timun, Petsay, Sawi K Panjang, K Tanah, Petsay, Sawi Jagung, Caisin, Sawi, Petsay, Timun Jagung, Singkong, K Tanah, K Panjang + _ + _ + _ + _ + _ + _
AKSES DAN DIAGRAM ALIR SUMBERDAYA PRODUKTIF Sumber Produktif AKSES PELAKU UTAMA AGRIBISNIS Petani Ikan Petani Padi Petani Sayuran Peternak Perajin Agro Modal
Sendiri (95%)
Bandar (5%)
Sendiri (95%)
Pemilik Lahan
Kredit
Sendiri
Bandar
Kredit
Sendiri
Sendiri
Bahan Baku Beli dari Lokal
Benih/Bibit
Sendiri
Penangkar Ikan
Sendiri
Sesama Petani
Kelompok
Kios/ Toko
Kios/ Toko
Kelompok Tani
Sesama Petani
Sendiri
Sendiri
Bandar
Pasar Hewan
Pakan Mudah
-
Pupuk:
Anorganik
Organik
-
Kios/ Pasar
Kelompok (Org)
Sendiri (Org)
Kios/ Pasar
Kelompok (Org)
Peternak (Org)
- - Pengendali Hama dan Penyakit
Akses Masih Lemah
Kios
Kelompok
Formulator
Kios
Kelompok
Formulator
- Akses Lemah - Alat dan Mesin
Akses Masih Lemah
Traktor Sewa
Beli dari Pasar
- Beli dari Toko di Pasar -
Sendiri
Pasar
Lahan - Milik
Milik
Sakap/ Maro
Milik
Sewa
- Milik Pasar
Pedagang Ikan
Langsung
Bandar
Penggilingan
Pengepul
Bandar
Tengkulak
Pasar
Penampung
Pasar
Informasi - Sesama Petani
Sesama Petani
PPL
Tokoh Tani
Formulator
- Sesama Peternak - Sesama Perajin Transportasi - Mudah - Mudah - Mudah - Mudah
Mudah
Tenaga Kerja - Keluarga - Mudah - Mudah - Keluarga - Sendiri Sumber Air - Irigasi (Bendung) - Irigasi (Bendung)
Irigasi dan Hujan
- Irigasi, Mata Air - Sumur, PAM
EKSISTENSI DAN PERAN KELEMBAGAAN No JENIS DAN BENTUK KELEMBAGAAN LOKASI PERAN DAN FUNGSI 1 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Luar Desa Tidak Terakses oleh Petani 2 Kelompok Penyuluh Pertanian Lapangan Dalam Desa Lemah, Wilayah Kerjanya Terlalu Luas 3 Kelompok Tani dan P3A Dalam Desa Ada 5 dan Aktif, Belum Berperan dalam Pemasaran dan Pelayanan Sarprotan Bagi Anggota 4 Kontak Tani Dalam Desa Sumber Informasi Bagi Petani dan Kelompok 5 Pemerintahan Desa Dalam Desa Belum Banyak Berperan 6 Koperasi Luar Desa Tidak Terakses oleh Petani 7 PKK dan Kel. Pengajian Dalam Desa Belum Memberdayakan Kel. Wanita Tani 8 Karang Taruna dan Remaja Mesjid Dalam Desa Belum Bergerak Kearah Kel. Pemuda Tani 9 Kelompok Pengrajin/ Usaha Kecil Dalam Desa Berbasis Agro ( joran, pelampung pancing, sikat dan sapu ijuk, layangan 10 Bandar dan Tengkulak Dalam Desa Pemasaran Hasil, Namun Belum Terintegrasi dalam Kelompok Tani BPP PPL FORMULA - TOR KANTOR DESA KONTAK TANI PKK REMAJA MESJID KARANG TARUNA KEL. TANI KEL PERAJIN RT P3A
Gambar 6.6 Jaringan Komunikasi yang Terbentuk oleh Arus Utama Informasi Pasar dan Harga di Zona Agroekosistem Sawah Berbasis Padi 20 19 11 1 12 10 9 21 5 4 3 2 6 7 8 15 14 13 17 16 18 23 30 22 27 28 29 25 26 24 Pasar Star Bridge TT Petani atau Tokoh Tani di Luar Desa TT TT TT 192
0 comments
Post a comment