Rss dan xml

1,492
-1

Published on

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,492
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rss dan xml

  1. 1. RSS dan XML<br />Oleh :<br /><ul><li>Ardiana Rosita [5108100029]
  2. 2. Swacita A. F [5108100056]
  3. 3. Isrovana K. [5108100078] </li></li></ul><li>RSS(Really Simple Syndication) <br /><ul><li>Pengertian :
  4. 4. RSS adalah teknologi untuk memudahkan kita mendapat info up to date yang otomatis akan terkirim ke tempat kita.
  5. 5. RSS adalah sebuah file berformat XML untuk sindikasi yang telah digunakan (diantaranya dan kebanyakan) situs web berita dan weblog.</li></li></ul><li><ul><li>RSS adalah format untuk sindikasi berita dan isi berita-seperti situs, termasuk situs berita besar seperti Wired, berita yang berorientasi situs komunitas seperti Slashdot, dan personal weblog.</li></li></ul><li><ul><li>Cukup banyak hal yang dapat dipecah dalam item diskrit dapat sindikasi melalui RSS: yang "perubahan terbaru" halaman suatu wiki, a changelog of CVS checkin, bahkan histori revisi dari sebuah buku. Setelah informasi tentang setiap item dalam RSS format RSS sadar-program dapat memeriksa feed untuk perubahan dan bereaksi terhadap perubahan dalam cara yang tepat.</li></li></ul><li><ul><li>Perbedaan RSS dengan bookmark :
  6. 6. bookmark hanya menyimpan situs yang ingin kita simpan, dia diam saja dan tidak secara otomatis mengirim data up to date kepada kita (statis sifatnya).
  7. 7. RSS, setiap kali situs dia melakukan update, dia akan langsung terkirim ke tempat kita menyimpan RSS tersebut.</li></li></ul><li><ul><li>RSS digunakan secara luas oleh komunitas weblog untuk menyebar ringkasan tulisan terbaru di jurnal, kadang-kadang juga menyertakan artikel lengkap dan bahkan gambar dan suara.
  8. 8. Sekitar 2000, penggunaan RSS meluas di berbagai penerbitan berita, termasuk Reuters, CNN, dan BBC.
  9. 9. RSS digunakan pada hampir semua situs berita atau weblog, dengan berbagai tujuan termasuk :</li></ul> pemasaran, press release, laporan reguler produk, atau aktivitas lain yang membutuhkan pemberitahuan periodik dan tentunya publikasi.<br />
  10. 10. <ul><li>Sebuah program komputer yang dikenal sebagai pembaca umpan (feed reader) bertindak sebagai pengumpul.
  11. 11. Program ini mengecek situs yang menyediakan RSS dan menampilkan berbagai artikel baru yang ditemukan.
  12. 12. Tenggang waktu dan siklus pengumpulan RSS biasanya dapat diatur oleh penggunanya.</li></li></ul><li><ul><li>RSS feed :
  13. 13. Program pengumpul dapat berupa program komputer atau sebuah layanan web yang tersedia online.
  14. 14. Teknologi yang dibangun dengan RSS mengijinkan kita untuk berlangganan kepada situs web yang menyediakan umpan (feed) RSS, biasanya situs web yang isinya selalu diganti secara reguler.</li></li></ul><li><ul><li>memanfaatkan teknologi ini kita membutuhkan layanan pengumpul. Pengumpul bisa dibayangkan sebagai kotak surat pribadi. Kita kemudian dapat mendaftar ke situs yang ingin kita tahu perubahannya.
  15. 15. berbeda dengan langganan koran atau majalah, untuk berlangganan RSS tidak diperlukan biaya, gratis. Tapi, kita biasanya hanya mendapatkan satu baris atau sebuah pengantar dari isi situs berikut alamat terkait untuk membaca isi lengkap artikelnya.</li></li></ul><li><ul><li>Sebuah web yang menyediakan umpan RSS biasanya ada link dengan sebuah tombol bertuliskan XML (XML iconic button) atau RSS (RSS iconic button). Namun disarankan menggunakan RSS daripada XML agar tidak membuat kerancuan (sebab setiap RSS adalah XML, tapi tidak tiap XML itu RSS).</li></li></ul><li><ul><li>RSS Feed blog :
  16. 16. adalah file berformat XML dari suatu blog yang digunakan untuk berlangganan dengan melakukan pendaftaran melalui umpan yang disediakan menuju ke situs layanan pengumpul, baik berupa email maupun reader dan menyatakan setuju berlangganan.
  17. 17. Hampir semua blog gratis memiliki RSS Feed. Untuk blogspot, alamatnya berakhiran dg atom.xml. Contoh, blog saya http://junjungpurba.blogspot.com, maka RSS Feed blog saya tsb adalah http://junjungpurba.blogspot.com/atom.xml</li></li></ul><li><ul><li>Berikut ini adalah contoh RSS 0.91 feed (diadaptasi dari XML.com 's RSS feed):</li></ul><rss version="0.91"> <br /><channel> <br /><title>XML.com</title> <br /><link>http://www.xml.com/</link> <br /><description>XML.com features a rich mix of information and services for the XML community.</description> <br /><language>en-us</language> <br /><item> <br /><title>Normalizing XML, Part 2</title> <br /><link>http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/normalizing.html</link> <br /><description>In this second and final look at applying relational normalization techniques to W3C XML Schema data modeling, Will Provost discusses when not to normalize, the scope of uniqueness and the fourth and fifth normal forms.</description> <br /></item> <br /><item> <br /><title>The .NET Schema Object Model</title> <br /><link>http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/som.html</link> <br /><description>PriyaLakshminarayanan describes in detail the use of the .NET Schema Object Model for programmatic manipulation of W3C XML Schemas.</description> <br /></item> <br /><item> <br /><title>SVG's Past and Promising Future</title> <br /><link>http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/svg.html</link> <br /><description>In this month's SVG column, Antoine Quint looks back at SVG's journey through 2002 and looks forward to 2003.</description> <br /></item> <br /></channel> <br /></rss><br />
  18. 18. <ul><li>Sekarang lihat pada RSS 1.0 versi informasi yang sama: </li></ul><rdf:RDF <br />xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" <br />xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" <br />xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" <br />> <br /><channel rdf:about="http://www.xml.com/cs/xml/query/q/19"> <br /><title>XML.com</title> <br /><link>http://www.xml.com/</link> <br /><description>XML.com features a rich mix of information and services for the XML community.</description> <br /><language>en-us</language> <br /><items> <br /><rdf:Seq> <br /><rdf:li rdf:resource="http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/normalizing.html"/> <br /><rdf:li rdf:resource="http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/som.html"/> <br /><rdf:li rdf:resource="http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/svg.html"/> <br /></rdf:Seq> <br /></items> <br /></channel> <br /><item rdf:about="http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/normalizing.html"> <br /><title>Normalizing XML, Part 2</title> <br /><link>http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/normalizing.html</link> <br /><description>In this second and final look at applying relational normalization techniques to W3C XML Schema data modeling, Will Provost discusses when not to normalize, the scope of uniqueness and the fourth and fifth normal forms.</description> <br /><dc:creator>Will Provost</dc:creator> <br /><dc:date>2002-12-04</dc:date> <br /></item> <br /><item rdf:about="http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/som.html"> <br /><title>The .NET Schema Object Model</title> <br /><link>http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/som.html</link> <br /><description>Priya Lakshminarayanan describes in detail the use of the .NET Schema Object Model for programmatic manipulation of W3C XML Schemas.</description> <br /><dc:creator>Priya Lakshminarayanan</dc:creator> <br /><dc:date>2002-12-04</dc:date> <br /></item> <br /><item rdf:about="http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/svg.html"> <br /><title>SVG's Past and Promising Future</title> <br /><link>http://www.xml.com/pub/a/2002/12/04/svg.html</link> <br /><description>In this month's SVG column, Antoine Quint looks back at SVG's journey through 2002 and looks forward to 2003.</description> <br /><dc:creator>Antoine Quint</dc:creator> <br /><dc:date>2002-12-04</dc:date> <br /></item> <br /></rdf:RDF><br />
  19. 19. <ul><li>Cukup sedikit lebih verbose. Orang yang akrab dengan RDF akan mengenali ini sebagai serialisasi XML dari sebuah dokumen RDF, seluruh dunia akan mengakui bahwa setidaknya kita syndicating dasarnya informasi yang sama.</li></li></ul><li><ul><li>Fungsi dari RSS Feed :
  20. 20. untuk tujuan sindikasi kandungan situs, berita yang ada di situs/blog, dll. Sindikasi di sini maksudnya, sebuah situs yg memiliki RSS Feed dapat kita baca isinya tanpa harus datang ke website tsb. Contoh, untuk membaca CNN.com, kita tidak perlu datang ke situs tersebut, tapi cukup dg berlangganan RSS Feed CNN yg dapat kita taruh di situs lain yg menyediakan layanan RSS Feed aggregator atau RSS Feed Reader secara gratis. Di RSS Aggregator atau Reader ini bisa kita kumpulkan seluruh RSS Feed situs terkenal dan kita dapat membaca semuanya dalam satu halaman. Misalnya, Anda dapat membaca CNN, BBC, DETIK, Media Indonesia dari http://my.yahoo.com saja.</li></li></ul><li><ul><li>RSS FEED AGGREGATOR atau READER :
  21. 21. Pemberi layanan gratis RSS Feed aggregator atau Reader yg terkenal ada dua yaitu Yahoo! di http://my.yahoo.com dan Google di http://reader.google.com.</li></li></ul><li><ul><li>YAHOO! RSS Aggregator :</li></ul>- Buka http://my.yahoo.com dengan id & password yahoo email Anda<br />- Klik Continue to My Yahoo!<br />- Klik menu Add Content dibagian paling bawah<br />- Klik menu Add RSS by URL yang terletak disebelah kanan kotak Find Content<br />- Masukkan RSS Feed yang anda inginkan pada kotak yang tersedia, contoh: http://www.mediaindo.co.id/promo/rss.asp<br />- Klik Add<br />- Klik Add to My Yahoo<br />- Selesai.<br />
  22. 22. <ul><li>Seringkali kita melihat website / blog yang menyediakan fasilitas RSS, sehingga kita dapat menggunakannya di website kita untuk menampilkan informasi yang diberikan oleh penyedia RSS. Seperti salah satu contoh: www.indocinema.com yang menyediakan RSS berupa informasi film terbaru.
  23. 23. Informasi ini dapat kita tempatkan di website kita sebagi tambahan informasi bagi pengunjung website kita.Setiap ada perubahan informasi di website asal (contoh: www.indocinema.com) maka di website kita akan berubah pula secara otomatis.</li></li></ul><li><ul><li>Contoh RSS yang diberikan oleh indocinema.com: </li></ul>http://www.indosinema.com/rss.php?feed=comingsoon<br />
  24. 24. <ul><li>Script untuk membaca RSS tersebut :</li></ul><?<br /> include(’XML/RSS.php’);<br /> $rss = new XML_RSS(’http://www.indosinema.com/rss.php?feed=comingsoon’);<br /> $rss->parse();<br /> $channel = $rss->getChannelInfo();<br /> $items = $rss->getItems();<br /> echo “<ul type=square>”;<br /> //<img border=”0″ src=”images/camera.gif” width=”12″ height=”8″>&nbsp;<br /> for ($i=0; $i<count($items); $i++) {<br /> ?><br /> <li><SPAN class=link12><br /> <a href=”<?=$items[$i]['link'];?>”><?=$items[$i]['title'];?></a><br /> </SPAN><br><br /> <?=$items[$i]['pubDate'];?><br /> <?<br /> echo “</li>”;<br /> }<br /> echo “</ul>”;<br /> ?><br />
  25. 25. XML<br />(Extensible Markup Language)<br /><ul><li>Bahasa markup yang dirancang khusus untuk penyampaian informasi melalui World Wide Web
  26. 26. Direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
  27. 27. markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.</li></li></ul><li>Introduction<br />Bahasa markup yang dirancangkhususuntukpenyampaianinformasimelalui World Wide Web<br />Direkomendasikan W3C untukmendeskripsikanberbagaimacam data. <br />markup tags sepertihalnya HTML namunpenggunaannyatidakterbataspadatampilanhalaman web saja.<br />
  28. 28. Struktur Data XML<br />Prolog<br />ElemenDokumen<br />Dideklarasikanuntukmenjelaskanstrukture data<br />
  29. 29. Document Type Definitions (DTDs)<br />Himpunanaturan yang secaraeksplisitmenentukannama,isi, contexdarisetiapelemen.<br />Dasardaridokumen XML<br />Diperlukan agar dokumenmenjadi valid<br />Deklarasielemen<br /><!ELEMENT element-name (element - content)><br />
  30. 30. 1 <!ELEMENT letter (contact+, paragraph+)><br />Business letter DTD<br />Deklarasi element & atribut element<br /> #IMPLIEDmenunjukkanbahwaatrributidakditentukansistemmemberinilai<br /> CDATAmemberitahukanbahwaatributberisikan string<br /> #PCDATAmenentukan character parseddata<br />EMPTYmemberitahukanbahwa element tidakberisi(kosong)<br /> 2 <br /> 3 <!ELEMENT contact (name, address1, address2, city, state,<br /> 4 zip, phone, flag)><br /> 5 <!ATTLIST contact type CDATA #IMPLIED><br /> 6 <br /> 7 <!ELEMENT name (#PCDATA)><br /> 8 <!ELEMENT address1 (#PCDATA)><br /> 9 <!ELEMENT address2 (#PCDATA)><br /> 10 <!ELEMENT city (#PCDATA)><br /> 11 <!ELEMENT state (#PCDATA)><br /> 12 <!ELEMENT zip (#PCDATA)><br /> 13 <!ELEMENT phone (#PCDATA)><br /> 14 <!ELEMENT flag (EMPTY)><br /> 15 <!ATTLIST flag id CDATA #IMPLIED><br /> 16 <br /> 17 <!ELEMENT paragraph (#PCDATA)><br />
  31. 31. Customized Markup Languages<br />MathML<br />Metodeuntukmendeskripsikanekspresimatematikapada web<br />Amaya editor dari W3C<br />Other XML applications:<br />Chemical Markup Language (CML), Speech Markup Language (SpeechML), Extensible Financial Reporting Markup Language (XFRML), Synchronized Multimedia Interface Language (SMIL) and Product Data Markup Language (PDML)<br />
  32. 32. MathML elements<br />mrow<br />Container dari element untukekspresi yang berisilebihdari 1 elemen<br />mn<br />Mark up number<br />mo<br />Mark up operator<br />msup<br />Superscript<br />msub<br />Subscript<br />mi<br />Identifier<br />mfrac<br />Fraction<br />
  33. 33. msubsup<br />3 sub element:<br />Item to be scripted<br />Subscript<br />Superscript<br />Matrice<br />mtable<br />Matrix table<br />mtr<br />Matrix table row<br />mtd<br />Matrix table cells<br />
  34. 34. 1 <!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN"><br /> 2 <HTML><br /> 3 <br /> 4 <!-- Fig. 28.4: mathml1.html --><br /> 5 <!-- Simple MathML --><br /> 6 <br /> 7 <BODY><br /> 8 <br /> 9 <MATH><br /> 10 <mrow><br /> 11 <mn>2</mn><br /> 12 <mo>+</mo><br /> 13 <mn>3</mn><br /> 14 <mo>=</mo><br /> 15 <mn>5</mn><br /> 16 </mrow><br /> 17 </MATH><br /> 18 <br /> 19 </BODY><br /> 20 </HTML><br />MathMLmenggunakanMATH element<br />
  35. 35. XML Parser<br />XML parser<br />DisebutjugasebagaiXML processor<br />Menetukanisidanstrukturdari XML documendenganmengkombinasikan xml documendan DTD<br />Amaya<br />Open-source editor<br />Viewer dari XML dan HTML documents<br />MenggunakanW3C XML Parser<br />
  36. 36. XML DTD<br />(optional)<br />XML<br />Parser<br />XML <br />application<br />(e.g., Amaya)<br />XML<br />document<br />XML documents dan DTD yang berkorespondensidengan XML dokumendiuraikandandikirimkeaplikasi<br />
  37. 37. Parsers: Cara Kerja<br />Membanguntree structures (i.e. : struktur data) dari XML documents<br />Jikastruktur tree telahberhasildibuat<br />Tanpamenggunakan DTD <br />XML document well-formed<br />Menggunakan DTD<br />XML document valid (or type valid)<br />XML dokumen yang valid jugadapatdikatakan well-formed dokumen<br />
  38. 38. article<br />summary<br />author<br />date<br />title<br />content<br />fname<br />lname<br />Parsers mempunyai 2 macam :<br />1. Validating<br />Menjalankanaturan DTD<br />2. Nonvalidating<br />Menolakaturan DTD<br />Harustetapmengecekdeklarasientitastertentu<br />Tree structure for article.xml<br />
  39. 39. Using XML with HTML<br />XML documenmerupakan data sources<br />IE5 mengijinkandokumen XML disimpanpadadokumen HTML<br />Menggunakan XML tag<br />Dokumen XML yang disimpandinamakandata island<br /> <XML ID = “xmldoc”>…</XML><br />Menandaibatasdari data island<br />Attribute ID<br />Name digunakanuntukmereferensikan data island<br />Programmer-defined name<br />
  40. 40. 1<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN"><br /><ul><li>1.1 Membuka XML markup area
  41. 41. 1.2 Markup data with XML tags
  42. 42. 1.3 Close XML area
  43. 43. 2.1 Open TABLE element with DATASRC attribute </li></ul>2<HTML><br />3<br />4<!-- Fig. 28.10: simple_contact.html --><br />5<!-- A Simple Contact List Database --><br />6<br />7<BODY><br />8<br />9<XML ID = "xmlDoc"><br />10 <contacts><br />11<br />12 <contact><br />13<LastName>Deitel</LastName><br />14 <FirstName>Harvey</FirstName><br />15 </contact><br />16<br />17 <contact><br />18<LastName>Deitel</LastName><br />19 <FirstName>Paul</FirstName><br />20 </contact><br />21<br />22 <contact><br />23 <LastName>Nieto</LastName><br />24 <FirstName>Tem</FirstName><br />25 </contact><br />26<br />27 </contacts><br />28</XML><br />29<br />30<TABLE BORDER = "1"DATASRC = "#xmlDoc"><br />31 <THEAD><br />32 <TR><br />
  44. 44. 33 <TH>Last Name</TH><br /><ul><li>2.2 Enter table header
  45. 45. 2.3 Enter SPAN elements with defined DATAFLD attribute
  46. 46. 2.4 Close TABLE element</li></ul> 34 <TH>First Name</TH><br /> 35 </TR><br /> 36 </THEAD><br /> 37 <br /> 38 <TR><br /> 39 <TD><SPAN DATAFLD = "LastName"></SPAN></TD><br /> 40 <TD><SPAN DATAFLD = "FirstName"></SPAN></TD><br /> 41 </TR><br /> 42 </TABLE><br /> 43 <br /> 44 </BODY><br /> 45 </HTML><br />
  47. 47. Extensible Style Language (XSL)<br />Extensible style language (XSL)<br />Menetapkan layout daridokumen XML<br />Hampirsamaseperti CSS menetapkan layout daridokumen HTML<br />XSL lebihpowerfulldibandingkan CSS<br />Menyediakan element yang menetapkanaturanuntuk<br />XSL Transformations (XSLT)<br />Bagaimanasatudokumen XML dapatditransformasikanpadadokument XML yang lain<br />Contoh : dokumen XML dapatditransformasikanpadadokumen HTML well-formed<br />
  48. 48. xmlns<br />MendefinisikansebuahXML namespace<br />Programmer dapatmembuatnamespacenyasendiri<br /><subject>English</subject><br /><subject>Thrombosis</subject><br />Dapatdibedakandenganmenggunakan namespace:<br /><school:subject>English</subject><br /><medical:subject>Thrombosis</subject><br />

×