Presentasi JNSP GEM

2,522 views
2,290 views

Published on

Slide presentasi GEM kelompok 1 Kelas JNSP

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,522
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
22
Actions
Shares
0
Downloads
253
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Presentasi JNSP GEM

  1. 1. Gelombang Elektromagnetik (GEM) <ul><li>Pengertian GEM </li></ul><ul><li>Spektrum GEM </li></ul><ul><li>Sifat dan karateristik GEM </li></ul><ul><li>Aplikasi GEM dalam industri </li></ul>
  2. 2. Pengertian GEM <ul><li>Electromagnetic wave is a self-propagating wave in a vacuum or in matter. </li></ul><ul><li>Didasarkan pada hipotesis James Clark Maxwell yang mengacu pada percobaan Oersted dan Faraday. </li></ul><ul><li>“ Jika perubahan fluks magnet dapat menimbulkan medan listrik maka perubahan Fluks listrik juga harus dapat menimbulkan medan magnet” </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Hipotesa Maxwell dibuktikan oleh Heinrich Hertz dengan percobaan antena dipolar. </li></ul>
  4. 4. Sifat & Karakteristik <ul><li>Gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam ruang tanpa medium </li></ul><ul><li>merupakan gelombang transversal </li></ul><ul><li>tidak memiliki muatan listrik sehingga bergerak lurus dalam medan magnet maupun medan listrik </li></ul><ul><li>dapat mengalami pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi), perpaduan (interferensi), pelenturan (difraksi), pengutuban (polarisasi) </li></ul><ul><li>Perubahan medan listrik dan medan magnet terjadi secara bersamaan, sehingga medan listrik dan medan magnet sefase dan berbanding lurus   </li></ul>
  5. 5. Spektrum GEM <ul><li>adalah rentang semua radiasi elektromagnetic yang mungkin yang dapat diukur dari frekuensi, panjang gelombang dan energi photon yang terkandung. </li></ul>
  6. 6. Spectrum Region <ul><li>Gelombang radio </li></ul><ul><li>Gelombang mikro </li></ul><ul><li>Sinar infra merah </li></ul><ul><li>Cahaya tampak </li></ul><ul><li>Sinar ultraviolet </li></ul><ul><li>X-rays </li></ul><ul><li>Sinar Gamma </li></ul>
  7. 7. Gelombang Radio <ul><li>Radio adalah bentuk level energi elektromagnetik terendah, dengan kisaran panjang gelombang dari ribuan kilometer sampai kurang dari satu meter. </li></ul>
  8. 8. Name Frequency &Wavelength Aplications E LF 3–30 Hz 100,000 km – 10,000 km Communication with submarines S LF 30–300 Hz 10,000 km – 1000 km Communication with submarines U LF 300–3000 Hz 1000 km – 100 km Communication within mines V LF 3–30 kHz 100 km – 10 km Submarine communication, avalanche beacons , wireless heart rat e monitors, geophysic L F 30–300 kHz 10 km – 1 km Navigation , time signals, AM longwave broadcasting, RFID M F 300–3000 kHz 1 km – 100 m AM (Medium-wave) broadcasts HF 3–30 MHz 100 m – 10 m Shortwave broadcasts, amateur radio and over-the-horizon aviation communications, RFID VHF 30–300 MHz 10 m – 1 m FM, television broadcasts and line-of-sight ground-to-aircraft and aircraft-to-aircraft communications. Land Mobile and Maritime Mobile communications UHF 300–3000 MHz 1 m – 100 mm television broadcasts, microwave ovens, mobile phones, wireless LAN, Bluetooth, GPS and Two-Way Radios such as Land Mobile, FRS and GMRS Radios
  9. 9. Gelombang Mikro Name Frequency and Wavelengths Aplications SHF 3–30 GHz 100 mm – 10 mm microwave devices, wireless LAN, most modern Radars EHF 30–300 GHz 10 mm – 1 mm Radio astronomy, high-frequency microwave radio relay
  10. 10. Inframerah <ul><li>Inframerah adalah radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang lebih panjang dari cahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang radio. Namanya berarti &quot;bawah merah &quot; (dari bahasa Latin infra, &quot;bawah&quot;), merah merupakan warna dari cahaya tampak dengan gelombang terpanjang. </li></ul><ul><li>Frekuensi </li></ul>
  11. 11. <ul><li>Pemanfaatan antara lain : terapi fisik (physical therapy), fotografi inframerah untuk keperluan pemetaan sumber alam dan diagnosa penyakit. </li></ul>
  12. 12. Cahaya Tampak <ul><li>Cahaya tampak (sering disebut cahaya) adalah radiasi gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia. Berdasarkan dari urutan frekuensi terkecil, ia memiliki cahaya Merah, Jingga, Kuning, Hijau , Biru, Nila dan Ungu ( Me Ji Ku Hi Bi Ni U) </li></ul>
  13. 13. Sinar Ultraviolet (UV) <ul><li>Istilah ultraviolet berarti &quot;melebihi ungu&quot; (dari bahasa Latin ultra, &quot;melebihi&quot;), sedangkan kata ungu merupakan warna panjang gelombang paling pendek dari cahaya dari sinar tampak. </li></ul>
  14. 14. Pemanfaatan UV <ul><li>Gelombang ini dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik. Sinar UV diperlukan dalam asimilasi tumbuh-tumbuhan, dan dapat membunuh kuman penyakit. </li></ul>
  15. 15. Sinar X (X-ray) <ul><li>Sinar – X dihasilkan oleh elektron-elektron yang berada dibagian dalam kulit elektron atom, atau pancaran yang terjadi karena elektron dengan kelajuan besar menumbuk logam. Sinar – x dapat digunakan untuk memotret kedudukan tulang-tulang dalam badan, khususnya untuk menentukan tulang yang patah. </li></ul>
  16. 16. Gamma Ray <ul><li>Sinar gamma (seringkali dinotasikan dengan huruf Yunani gamma , γ ) adalah sebuah bentuk berenergi dari radiasi elektromagnetik yang diproduksi oleh radioaktivitas atau proses nuklir atau subatomik lainnya seperti penghancuran elektron-positron . </li></ul>
  17. 17. Pemanfaatan Gamma Ray <ul><li>Daya tembusnya yang sangat besar dapat menyebabkan efek yang serius jika diserap oleh jaringan hidup. Dengan pengontrolan, sinar ini digunakan untuk membunuh sel-sel kanker dan mensterilkan peralatan rumah sakit. </li></ul>
  18. 18. Active Denial System <ul><li>Sistem persenjataan yang menggunakan gelombang elektromagnetik. </li></ul><ul><li>Non-Lethal Weapon, tidak menyebabkan kematian,hanya bersifat melumpuhkan. </li></ul><ul><li>Menggunakan sebuah antenna segi delapan untuk mengarahkan gelombang energi yang tidak terlihat kearah target. </li></ul><ul><li>Gelombang elektromagnetik ini dipancarkan oleh sebuah transmitter dan kemudian merambat pada kecepatan cahaya (300.000 km per detik) sambil membawa energi yang hanya mampu menembus permukaan kulit sejauh 0,04 cm. </li></ul>
  19. 21. Stealth technology <ul><li>Menghindari konsep radar yang memancarkan dan menerima kembali gelombang elektromagnetik. </li></ul><ul><li>Meminimalkan nilai RCS (Radar Cross Section) di layar radar. </li></ul><ul><li>Mengelabui receiver radar. </li></ul><ul><li>Menggunakan material khusus yang dikenal sebagai RAM (Radar Anti material) yang merupakan bahan penyerap energi pancaran radar. </li></ul>
  20. 22. Tipe RAM <ul><li>Iron ball paint </li></ul><ul><ul><li>berupa ruang-ruang kecil yang dilapisi dengan besi atau ferit karbonil. </li></ul></ul><ul><li>Foam absorber </li></ul><ul><ul><li>digunakan sebagai lapisan anechoic chamber untuk pengukuran radiasi elektromagnetik. </li></ul></ul><ul><ul><li>terdiri dari busa fireproofed urethane foam dengan karbon hitam. </li></ul></ul><ul><ul><li>berupa piramida panjang yang diukur didasarkan pada frekuensi terendah yang diharapkan dapat melakukan penyerapan yang dibutuhkan. </li></ul></ul>

×