Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
3,597
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
34
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. KOMPONEN DSS 1. Database : Sistem database berisi kumpulan dari semua data bisnis yang dimiliki perusahaan, baik yang berasal dari transaksi sehari-hari, maupun data dasar (master file). Untuk keperluan DSS, diperlukan data yang relevan dengan permasalahan yang hendak dipecahkan melalui simulasi. 2. Model Base : Komponen kedua adalah Model Base atau suatu model yang merepresentasikan permasalahan ke dalam format kuantitatif (model matematika sebagai contohnya) sebagai dasar simulasi atau pengambilan keputusan, termasuk di dalamnya tujuan dari permasalahan (obyektif), komponen-komponen terkait, batasan-batasan yang ada (constraints), dan hal-hal terkait lainnya. 3. Software System : Kedua komponen tersebut untuk selanjutnya disatukan dalam komponen ketiga (software system), setelah sebelumnya direpresentasikan dalam bentuk model yang “dimengerti” komputer . Contohnya adalah penggunaan teknik RDBMS (Relational Database Management System), OODBMS (Object Oriented Database Management System) untuk memodelkan struktur data. Sedangkan MBMS (Model Base 2 Management System) dipergunakan untuk mere-presentasikan masalah yang ingin dicari pemecahannya. Entiti lain yang terdapat pada produk DSS baru adalah DGMS (Dialog Generation and Management System), yang merupakan suatu sistem untuk memungkinkan terjadinya “dialog” interaktif antara komputer dan manusia (user) sebagai pengambil keputusan. Fungsi utama dari MBMS : • Menciptakan model dengan mudah dan cepat, baik dari sketsanya atau dari model yang sudah ada. • Memungkinkan pengguna untuk memanipulasi model jadi mereka dapat memimpin eksperimen dan kesensitifan analisa mulai dari metode what-if sampai dengan goal seeking. • Menyimpan, mendapatkan, dan mengatur berbagai tipe yang berbeda dari model dalam cara yang logis dan terintegrasi. • Katalog dan tampilan sebagai petunjuk dari model untuk digunakan oleh beberapa individu dalam organisasi. • Mencatat data model dan penggunaan aplikasi. • Hubungan model dengan database dan terintegrasi dalam DSS.
  • 2. • Mengatur dan memelihara model dengan manajemen fungsi yang sejalan dengan manajemen database : menyimpan, mengakses, menjalankan , mengupdate, menghubungkan , katalog dan queri. • Menggunakan berbagai model untuk mengatasi masalah. Kegunaan Dialog manajemen Sebagai perangkat keras dan perangkat lunak yang memberi sarana interface (antarmuka) antara pemakai dengan DSS. Komponen dialog menyajikan output DSS pada pemakai dan mengumpulkan input ke dalam DSS .