• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Presentasi Psikologi Pendidikan (Berfikir Kelompok 4)
 

Presentasi Psikologi Pendidikan (Berfikir Kelompok 4)

on

  • 4,865 views

 

Statistics

Views

Total Views
4,865
Views on SlideShare
4,852
Embed Views
13

Actions

Likes
2
Downloads
111
Comments
1

1 Embed 13

http://www.slideshare.net 13

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Presentasi Psikologi Pendidikan (Berfikir Kelompok 4) Presentasi Psikologi Pendidikan (Berfikir Kelompok 4) Presentation Transcript

    •  
    • Pengertian Berfikir Pendapat para ahli mengenai berfikir itu bermacam-macam, misalnya ahli-ahli psikologi asosiasi menganggap bahwa berfikir adalah kelangsungan tanggapan-tanggapan dimana subjek yang berfikir pasif. Plato beranggapan bahwa berfikir itu adalah berbicara dalam hati. Pendapat lain mengatakan bahwa berfikir adalah suatu kegiatan mental yang melibatkan kerja otak, dan berfikir juga berarti berjerih payah secara mental untuk memahami sesuatu yang dialami atau mencari jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi. Sumadi suryabrata. 1984. psikologi pendidikan. PT raja Grafindo persada. Hal 54 Alex sobur. 2003. psikologi umum. Pustaka setia. Hal 201
    • Macam-macam berfikir
    • Proses Berfikir
      • 1. Pembentukan pengertian
        • Menganalisis ciri-ciri dari sejumlah objek yang sejenis. Objek tersebut kita perhatikan unsurnya satu-satu. Misalnya mau membentuk pengertian manusia, kita ambil manusia dari berbagai bangsa lalu kita analisis ciri-cirinya.
        • Membanding-bandingkan ciri-ciri tersebut untuk menemukan ciri-ciri mana yang sama dan mana yang tidak sama, mana yang selalu ada dan mana yang tidak selalu ada, mana yang hakiki dan mana yang tidak hakiki.
        • Mengabstaksikan, yaitu menyisihkan, membuang ciri-cirinya yang tidak hakiki, menangkap ciri-ciri yang hakiki.
      • 2. Pembentukan pendapat.
      • Membentuk pendapat adalah meletakkan hubungan antara dua pengertian atau lebih. Pendapat dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu ;
        • Pendapat afirmatif atau positif, yaitu pendapat yang secara tegas menyatakan keadaan sesuatu. Misalnya ; si Totok itu pandai, si Ani itu rajin, dll
        • Pendapat negatif yaitu pendapat yang secara tegas menerangkan tentang tidak adanya sesuatu sifat pada sesuatu hal. Misalnya si Totok tidak malas , si Ani tidak bodoh, dll
        • Pendapat modalitas atau kebarangkalian, yaitu pendapat yang menerangkan kemungkinan sesuatu sifat pada sesuatu hal. Misalnya ; hari ini mungkin hujan, si Ali mungkin tidak datang, dll
      • 3. Penarikan kesimpulan atau pembentukan keputusan
      • Keputusan ialah hasil perbuatan akal untuk membentuk pendapat baru berdasarkan pendapat yang sudah ada.
        • Keputusan induktif, yaitu keputusan yang diambil dari pendapat khusus menuju ke suatu pendapat umum.
        • Keputusan deduktif ditarik dari hal yang umum ke hal yang khusus, berlawanan dengan keputusan induktif.
        • Keputusan analogis, yaitu keputusan yang diperoleh dengan jalan membandingkan atau menyesuaikan dengan pendapat khusus yang sudah ada.
    • Psikologi Pikir
    •