Struktur Molekul Organik

20,058 views
19,748 views

Published on

Published in: Education, Travel, Business
1 Comment
23 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
20,058
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
54
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
1
Likes
23
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Struktur Molekul Organik

  1. 1. 6 LANGKAH PENTING UNTUK SUKSES KIMIA ORGANIK 1) Berada di kelas; 2) Bertanya di kelas (jika menemui kesulitan) 3) Take good notes = buat catatan yang baik persiapan dengan membaca materi sebelum masuk kelas, setelah kuliah: baca lagi, buat ringkasan dan tulis kembali 4) Kerjakan PR pada waktunya 5) Practice, practice, practice ! 6) Pelajari bagaimana ujian dengan baik
  2. 2. STRUKTUR PENGETAHUAN DALAM KIMIA ORGANIK Membangun seperti piramid Materi Yang hilang
  3. 3. Semua Struktur akan hancur!!!! Jika ada sesuatu yang hilang…..
  4. 4. BELAJAR UNTUK MENGERTI MATERI Apapun yang tidak anda kuasai, akan datang Menghantui anda nanti Anda tidak bisa melupakan apapun dalam pelajaran ini Materi menjaga bangunan itu sendiri MATERI DALAM KIMIA ORGANIK : KUMULATIF
  5. 5. JIKA ANDA TIDAK MENGERTI SESUATU…. DAPATKAN PERTOLONGAN SESEGRA MUNGKIN Kerjakan sebanyak mungkin soal-soal yang anda temukan dalam jadwal belajar anda SOAL-SOAL DI AKHIR BAB AKAN SANGAT MEMBANTU Belajar aktif lebih efektif dibandingkan belajar pasif
  6. 7. Kimia Organik : <ul><li>Mempelajari karbon dan senyawanya </li></ul>
  7. 8. <ul><li>Mahasiswa dapat : </li></ul><ul><li>menjelaskan terbentuknya ikatan ion </li></ul><ul><li>menjelaskan terbentuknya ikatan valensi </li></ul><ul><li>menjelaskan terbentuknya ikatan kovalen polar </li></ul><ul><li>menghitung muatan formal setiap atom dalam suatu molekul </li></ul><ul><li>membedakan gugus fungsi pada senyawa organik </li></ul>Indikator Pembelajaran
  8. 9. <ul><li>menentukan bentuk molekul suatu senyawa </li></ul><ul><li>menuliskan bentuk resonansi suatu senyawa </li></ul><ul><li>menggambarkan orbital atom dan orbital molekul </li></ul><ul><li>menjelaskan gaya tarikan antara molekul </li></ul><ul><li>menjelaskan pengaruh gaya tarikan antara molekul terhadap sifat fisika suatu senyawa </li></ul>
  9. 10. Ruang Lingkup <ul><li>Ikatan Ion </li></ul><ul><li>Katan Valensi </li></ul><ul><li>Ikatan Kovalen Polar </li></ul><ul><li>Muatan Formal </li></ul><ul><li>Gugus Fungsional </li></ul><ul><li>Bentuk Molekul </li></ul><ul><li>Resonansi </li></ul><ul><li>Orbital Atom </li></ul><ul><li>Gaya Tarikan Antara Molekul </li></ul>
  10. 12. Konfigurasi Elektron dalam Tabel Periodik
  11. 13. Pengisian konfigurasi elektron E N E R G Y 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d
  12. 14. Konfigurasi Elektron 11 unsur pertama H 1 1s 1 [CORE] VALENCE SHELL He 2 1s 2 Li 3 1s 2 2s 1 [1s 2 ]2s 1 Be 4 1s 2 2s 2 [1s 2 ]2s 2 B 5 1s 2 2s 2 2p 1 [1s 2 ]2s 2 2p x 1 C 6 1s 2 2s 2 2p 2 [1s 2 ]2s 2 2p x 1 2p y 1 N 7 1s 2 2s 2 2p 3 O 8 1s 2 2s 2 2p 4 F 9 1s 2 2s 2 2p 5 Ne 10 1s 2 2s 2 2p 6 Na 11 1s 2 2s 2 2p 6 3s 1 [1s 2 2s 2 2p 6 ]3s 1
  13. 15. Struktur Molekul Kekule <ul><li>Struktur molekul kekule berdasarkan pada valensi atom penyusunnya </li></ul><ul><li>Huruf menggambarkan atom, </li></ul><ul><li>Garis menggambarkan valensi (garis valensi) </li></ul><ul><li>Struktur tsb terbentuk karena tumpang tindih garis valensi, yang disebut garis ikatan . </li></ul>
  14. 16. Struktur Molekul Lewis <ul><li>Teori struktur berdasarkan teori oktet </li></ul><ul><li>Atom dinyatakan dengan huruf, </li></ul><ul><li>bulir menggambarkan inti dengan elektron-elektronnya. </li></ul><ul><li>Elektron-elektron di kulit terluar digambarkan sebagai titik-titik yang mengelilingi bulir. </li></ul>
  15. 17. Struktur Molekul Linus Pauling <ul><li>Teori ini berdasarkan pada mekanika kuantum. </li></ul><ul><li>Dari teori ini lahir konsep orbital, yaitu ruang disekitar inti yang kebolehjadian menemukan elektron besar. </li></ul><ul><li>Energi kinetik elektron tsb tergantung pada : </li></ul><ul><li>n = bilangan kuantum utama ; n = 1,2,3,… </li></ul><ul><li>l = bilangan kuantum azimut ; m = 0,1,… (n-1) </li></ul><ul><li>m = bilangan kuantum magnetik ; m = -1,0,+1 </li></ul><ul><li>s = bilangan kuantum spin ; s = -½ dan +½ </li></ul>
  16. 19. SImbol Bulir LEWIS Be [1s 2 ] 2s 2 Be . . Inti Elektron Valensi
  17. 20. Table 1-2 in text The A groups are regular.
  18. 24. Rumus Struktur <ul><li>Menunjukkan struktur dari molekul, yaitu muatan dari kaitan atom-atomnya. </li></ul><ul><li>Diperlukan untuk menerangkan dan meramalkan kereaktifan kimia suatu senyawa. </li></ul><ul><li>Rumus struktur sering dimampatkan menjadi lebih pendek dan lebih sederhana. </li></ul><ul><li>ikatan tidak selalu ditunjukkan, dan atom yang sama jenisnya yang terikat satu sama lain digolongkan menjadi satu. </li></ul>
  19. 25. Rumus Struktur
  20. 29. Ikatan Kimia dan Valensi <ul><li>Ikatan Ion </li></ul><ul><li>Ikatan K ovalen </li></ul>
  21. 32. Ikatan K ovalen
  22. 33. Ikatan Kovalen Polar
  23. 34. ATURAN OKTET <ul><li>Atom-atom akan bereaksi agar memiliki jumlah elektron valensi yang sama dengan jumlah elektron valensi gas mulia </li></ul><ul><li>Catatan: Tidak berlaku untuk </li></ul><ul><li>H, B, Al dan S </li></ul>
  24. 35. Muatan Formal menentukan apakah suatu zat yang stabil itu ion atau molekul netral. Muatan Formal . . NH 2 - berikatan Tidak berikatan Jumlah semua ½ dari = elektron valensi elektron tak + elektron dalam atom berikatan berikatan netral ( Formal Charge = 5 - 4 - 2 = -1 ) 5e - 6e - N : . .. N : . . . . H H
  25. 36. Pemisahan muatan lokal besar terjadi jika pasangan elektron ikatan berasal dari satu pihak. Contoh:
  26. 37. SULFATE _ +2 2 - Hitung muatan formal !!! S O O O O .. .. : .. : : .. .. : .. : : _ _ _ net ionic charge
  27. 38. Gugus Fun gs ional Senyawa Organik <ul><li>A. Gugus Fungsional Karbon </li></ul>
  28. 39. B. Gugus Fungsional dengan ikatan tunggal ke heteroatom
  29. 40. C. Gugus Fungsional dengan ikatan rangkap ke heteroatom
  30. 41. Bentuk Molekul
  31. 43. Perbedaan atom Karbon
  32. 44. Resonan si
  33. 45. Lanjutan
  34. 46. Kaidah Resonan si <ul><li>Kaidah resonansi I </li></ul><ul><li>Semakin panjang pemisahan muatan semakin tinggi energi struktur resonansi, atau semakin panjang pemisahan muatan semakin tidak stabil struktur tsb. </li></ul><ul><li>Kaidah resonansi II </li></ul><ul><li>Semakin rendah energi suatu struktur resonansi, semakin mirip dengan struktur yang sebenarnya. </li></ul><ul><li>Kaidah resonansi III </li></ul><ul><li>Makin besar energi resonansi, semakin stabil suatu molekul. </li></ul><ul><li>Energi resonansi adalah perbedaan energi antara struktur resonansi yang paling stabil dengan struktur yang sebenarnya. </li></ul>
  35. 47. Orbital Atom d an Mole k ul
  36. 48. Orbital Mole k ul
  37. 52. Daya Tarik Intermolekul <ul><li>Gaya London (Van der Waals) </li></ul><ul><li>Daya Tarik Dipole-Dipole </li></ul><ul><li>“ Ikatan Hidrogen” </li></ul>
  38. 53. Gaya London <ul><li>ada disemua molekul, tergantung pada: </li></ul><ul><li>1. Luas Permukaan </li></ul><ul><li>- Umumnya berbanding lurus dengan berat molekul </li></ul><ul><li>- Lebih kecil dari harapan untuk F, Cl, Br, I </li></ul><ul><li>2. Kepolaran dari awan elektron </li></ul><ul><li>3. Jumlah kontak antara molekul </li></ul>
  39. 54. Daya Tarik Dipol-dipol <ul><li>Terdeteksi berpengaruh pada titik didih dari senyawa karbonil (C=O) </li></ul>
  40. 55. Ikatan Hidrogen <ul><li>Interaksi khusus antara molekul-molekul dengan O-H atau N-H </li></ul>
  41. 56. Daya Tarik Intermolekular Daya Tarik = Gaya London + Daya tarik Dipole-dipole + Daya tarik Ikatan hidrogen
  42. 57. Gaya Intermolekul <ul><li>Interaksi van der Waals </li></ul><ul><li>Interaksi lemah antara atom dan molekul satu sama lainnya </li></ul><ul><li>Gaya Interaksi ini merupakan gaya elektrostatik elektron dari suatu molekul atau atom ke inti lainnya </li></ul><ul><li>Jika tidak ada gaya van der Waals, semua materi akan berada dalam bentuk gas, </li></ul><ul><li>dan itu tidak mungkin. </li></ul>
  43. 59. <ul><li>Faktor-faktor yang berpengaruh: </li></ul><ul><li>1. Ukuran Molekul </li></ul><ul><li>molekul besar punya elektron dan inti lebih banyak yang menciptakan gaya intermolekul van der Waals, sehingga </li></ul><ul><li>akan punya TD lebih tinggi dibandingkan dengan senyawa sama dengan ukuran lebih kecil </li></ul><ul><li>2. Bentuk Molekul </li></ul><ul><li>3. Kepolaran molekul </li></ul>TITIK DIDIH DAN TITIK LELEH
  44. 61. Ikatan Hidrogen

×