Gerakan Menabung
Pohon
Daftar Isi
• Latarbelakang Program
• Tujuan Program
• Output Program
• Manfaat Program
• Tahapan Program
• Skema Kerja Sam...
Latarbelakang Program
Indonesia merupakan negara pemilik hutan hujan terbesar di dunia dan sekaligus pemilik
keanegaraman ...
Program Menabung Pohon merupakan satu strategi pemberdayaan masyarakat dimana pada satu
sisi merupakan upaya untuk perbaik...
Tujuan Program
• Membangun Hutan Rakyat (Micro Forester
Unit) yang Berkelanjutan
• Membuat Micro Forester Unit sebagai Mes...
Output Program
• Hutan Rakyat (Micro Forester Unit) yang
lestari dan berkelanjutan
• Adanya system tata niaga yang
mengunt...
Manfaat Program
Lingkungan Ekonomi Sosial
Memproduksi Oksigen (O2) Meningkatkan ekonomi petani
penggarap
Menambah lapangan...
Tahapan dalam Gerakan Menabung Pohon
SUSTAINEDPRODUCTIONSGROWINGSAVING TREESVERIFIEDPLANTEDPLANTING
READY TO
PLANT
PLANOFF...
Survey Lokasi
Sebagai proses awal dalam
gerakan menabung pohon,
survey lokasi dilakukan
untuk memastikan kondisi
lahan dan...
Sosialisasi Program
Sosialisasi program
sebagai tahapan
selanjutnya dengan
tujuan agar para pihak
yakni pemerintah dan
mas...
Pembuatan Rencana Program
Pembuatan rencana
program dilakukan oleh
masyarakat (petani)
secara partifipatif yang
difasilita...
Workshop Hasil Perencanaan Program
Hasil perencanaan yang
telah dibuat bersama
dengan
masyarakat/petani, dipr
esentasikan
...
Dokumen Kerjasama
Contoh dokumen
kerjasama Gerakan
Menabung Pohon
sebagai wujud
komitmen para pihak
yang terlibat aktif da...
Proses Verifikasi Data
Rencana program Micro
Forester Unit yang telah
dibuat oleh
masyarakat/petani, dan
relawan diverifik...
Pembibitan
Proses pembibitan
secara mandiri atau
pengadaan bibit dari
local sebagai persiapan
tahapan selanjutnya
yakni pe...
Persiapan Lahan
Persiapan lahan untuk
penanaman bibit pohon
dalam pembuatan micro
forester unit bisa
dilakukan di lahan
se...
Penanaman Bibit
Penanaman bibit pohon
dilakukan bersama oleh
semua pihak yakni
masyarakat/petani,
relawan, dan pemerintah
...
Database Gerakan Menabung Pohon
Seluruh proses
pembuatan micro
forester unit diunggah
ke website
www.twitgreen.com
sebagai...
Panen Hasil Kayu
70%
20%
5%
5%
Bagi Hasil Panen
Petani Relawan PemDes Sosial
Skema dan Simulasi Bagi Hasil
PARAPIHAK PROSENTASE
PETANI 166.250.000
RELAWAN 47.500.000
DESA 11.875.000
SOSIAL 11.875.000...
Biaya Pembuatan Micro Forester Unit
Biaya pembuatan Micro Forester Unit adalah Rp. 2500/Pohon dimana alokasi biaya adalah ...
Profil Lembaga
Ganesha Sobat Bumi mulai melakukan kerja-kerja social khususnya dibidang pengembangan
masyarakat yang berba...
Visi dan Misi Lembaga
VISI
Masyarakat Indonesia yang Sejahtera dengan Kemandirian, Kesetaraan, dan Berwawasan Lingkungan
M...
Cara Kerja dan Pendekatan Dalam Masyarakat
GSB mendorong partisipasi aktif para pihak-pihak yang menjadi actor utama untuk...
Kontak Lembaga
Kantor :
Cluster Marcopolo Boulevard A01 No.24
Legenda Wisata
Cibubur, Jawa Barat, Indonesia
Website : www....
Gerakan Menabung Pohon | Ganesha Sobat Bumi
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Gerakan Menabung Pohon | Ganesha Sobat Bumi

1,523 views
1,364 views

Published on

Program Gerakan Menabung Pohon
Ganesha Sobat Bumi
© 2013 GSB

Published in: Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,523
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
347
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Gerakan Menabung Pohon | Ganesha Sobat Bumi

  1. 1. Gerakan Menabung Pohon
  2. 2. Daftar Isi • Latarbelakang Program • Tujuan Program • Output Program • Manfaat Program • Tahapan Program • Skema Kerja Sama & Simulasi Bagi Hasil • Biaya Pembuatan Micro Forester Unit • Profil Lembaga • Penutup
  3. 3. Latarbelakang Program Indonesia merupakan negara pemilik hutan hujan terbesar di dunia dan sekaligus pemilik keanegaraman hayati terbesar didunia, dan tentu saja memiliki sumber daya alam yang sangat banyak, baik dari hasil laut, hasil hutan, hasil pertanian, dan hasil tambang. Namun pada kenyataannya distribusi hasil sumber daya tersebut belum bisa dilakukan secara adil karena pada kenyataan dilapangan masih banyak ditemukan keluarga yang masuk kategori keluarga miskin. Dari data yang ada lebih dai 135 juta rakyat Indonesia berada dalam garis kemiskinan, hal ini terjadi karena adanya ketidakadilan hak atas tanah dan sumber daya alam , dimana 40 juta Ha dari total 120 juta Ha dikuasai hanya oleh 2000 perusahaan. Ironinya banyak hutan yang gundul atau lahan kosong yang saat ini berada di daerah pedesaan yang notabene masyarakatnya mayoritas terjerat dalam derita kemiskinan. Program Menabung Pohon merupakan satu strategi pemberdayaan masyarakat dimana pada satu sisi merupakan upaya untuk perbaikan lingkungan (degaradasi hutan) disisi lain memfasilitasi perbaikan tata niaga kayu yang kerap tidak berpihak pada kesejahteraan petani/masyarakat sehingga tidak bisa lepas dari jerat kemiskinan.
  4. 4. Program Menabung Pohon merupakan satu strategi pemberdayaan masyarakat dimana pada satu sisi merupakan upaya untuk perbaikan lingkungan (degaradasi hutan) disisi lain memfasilitasi perbaikan tata niaga kayu yang kerap tidak berpihak pada kesejahteraan petani/masyarakat sehingga tidak bisa lepas dari jerat kemiskinan. Pada konteksnya lebih makro, Program Gerakan Menabung Pohon juga merupakan suatu konsep program pembangunan yang berkelanjutan yang mengintegrasikan tiga aspek yakni lingkungan hidup,sosial dan ekonomi dengan mempertimbangkan kehidupan yang seimbang dan berkeadilan. disamping nilai-nilai tentang efisiensi ekonomi dan hukum pasar.
  5. 5. Tujuan Program • Membangun Hutan Rakyat (Micro Forester Unit) yang Berkelanjutan • Membuat Micro Forester Unit sebagai Mesin Penyerap Karbon • Menciptakan tata niaga kayu yang berkeadilan • Menciptakan Kesejahteraan Bersama
  6. 6. Output Program • Hutan Rakyat (Micro Forester Unit) yang lestari dan berkelanjutan • Adanya system tata niaga yang menguntungkan masyarakat (petani) • Peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama petani dan pendapatan asli desa
  7. 7. Manfaat Program Lingkungan Ekonomi Sosial Memproduksi Oksigen (O2) Meningkatkan ekonomi petani penggarap Menambah lapangan kerja Menjaga Ekosistem (Flora dan Fauna) Meningkatkan ekonomi pemilik lahan Membuka peluang wirausaha yang ramah lingkungan Menurunkan suhu udara Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADES) Menyerap karbon dioksida Meningkatkan ekonomi relawan dan sponsor yang terlibat Menambah cadangan air Mencegah erosi Meningkatkan unsur hara
  8. 8. Tahapan dalam Gerakan Menabung Pohon SUSTAINEDPRODUCTIONSGROWINGSAVING TREESVERIFIEDPLANTEDPLANTING READY TO PLANT PLANOFFERINGDRAFT
  9. 9. Survey Lokasi Sebagai proses awal dalam gerakan menabung pohon, survey lokasi dilakukan untuk memastikan kondisi lahan dan situasi social ekononomi wilayah/desa/kecamatan
  10. 10. Sosialisasi Program Sosialisasi program sebagai tahapan selanjutnya dengan tujuan agar para pihak yakni pemerintah dan masyarakat memahami tujuan, manfaat, dan tahapan-tahapan program Gerakan Menabung Pohon
  11. 11. Pembuatan Rencana Program Pembuatan rencana program dilakukan oleh masyarakat (petani) secara partifipatif yang difasilitasi/didampingi oleh fasilitator dari Ganesha Sobat Bumi (mengidentifikasi potensi sumber daya, analisa masalah, dan pembagian peran)
  12. 12. Workshop Hasil Perencanaan Program Hasil perencanaan yang telah dibuat bersama dengan masyarakat/petani, dipr esentasikan (dipaparkan) dihadapan wakil masyarakat, tokoh masyarakat, dan aparatur pemerintah agar semua pihak bisa mengetahui hasil dari proses perencanaan dan memberikan masukan, saran dan keterlibatannya
  13. 13. Dokumen Kerjasama Contoh dokumen kerjasama Gerakan Menabung Pohon sebagai wujud komitmen para pihak yang terlibat aktif dalam program ini
  14. 14. Proses Verifikasi Data Rencana program Micro Forester Unit yang telah dibuat oleh masyarakat/petani, dan relawan diverifikasi datanya (informasi lahan, informasi petani, dan, informasi lainnya) oleh verifikator untuk memastikan bahwa data dan semua informasi yang ada didalam perencanaan program merupakan data yang valid.
  15. 15. Pembibitan Proses pembibitan secara mandiri atau pengadaan bibit dari local sebagai persiapan tahapan selanjutnya yakni penanaman
  16. 16. Persiapan Lahan Persiapan lahan untuk penanaman bibit pohon dalam pembuatan micro forester unit bisa dilakukan di lahan sebagai tanaman tegakan
  17. 17. Penanaman Bibit Penanaman bibit pohon dilakukan bersama oleh semua pihak yakni masyarakat/petani, relawan, dan pemerintah desa
  18. 18. Database Gerakan Menabung Pohon Seluruh proses pembuatan micro forester unit diunggah ke website www.twitgreen.com sebagai salah upaya untuk pertanggungjawaban public. Dan juga berfungsi sebagai social media yang bercerita tentang interaksi antara petani, relawan, dan pemerintah desa, serta pohon didalam micro forester unit.
  19. 19. Panen Hasil Kayu 70% 20% 5% 5% Bagi Hasil Panen Petani Relawan PemDes Sosial
  20. 20. Skema dan Simulasi Bagi Hasil PARAPIHAK PROSENTASE PETANI 166.250.000 RELAWAN 47.500.000 DESA 11.875.000 SOSIAL 11.875.000 JML POHON HARGA JUAL TOTAL HASIL KOTOR TOTAL HASIL BERSIH 2500 100.000 250.000.000 237.500.000 Asumsi diatas adalah diambil dari harga terendah/pohon yakni Rp. 100.000 saat ini, dan prosentase hasil bersih atau bagi hasil adalah setelah dikurangi operasional panen estimasinya adalah 5% dari total hasil panen
  21. 21. Biaya Pembuatan Micro Forester Unit Biaya pembuatan Micro Forester Unit adalah Rp. 2500/Pohon dimana alokasi biaya adalah untuk; Persiapan, Sosialisasi, Pembuatan Dokumen, Entry Data, Pengambilan Koordinat Lahan, Pembuatan Database di website (www.twitgreen.com), Penyiapan Lahan, Pembelian Bibit, dan Beberapa biaya lainnya yang dibutuhkan untuk pembuatan micro forester unit Syarat dan aturan main dalam pembuatan micro forester unit adalah ; 1. Micro Forester Unit dibuat dilahan maksimal luasan 1 Ha 2. Satu Unit Micro Forester ditanami 2500 Pohon 3. Satu Unit Micro Forester Unit dilengkapi dengan dokumen (Form A, BAP, dan BPKB) 4. Setiap Micro Forester Unit dilengkapi dengan dokumen (FC sppt, surat garap, foto petani, dan KTP)
  22. 22. Profil Lembaga Ganesha Sobat Bumi mulai melakukan kerja-kerja social khususnya dibidang pengembangan masyarakat yang berbasis lingkungan kurang lebih 1 tahun yang lalu tepatnya 12 April 2012, diawali dengan Gerakan Menabung Pohon yang dilakukan di 50 Kabupaten 300 desa dan 200.000 petani sebagai pemanfaat dari gerakan tersebut. Kerja-kerja pengembangan masyarakat di desa dampingan di support jaringan relawan yang kurang lebih ada sekitar 178 relawan yang ada di masing-masing wilayah tersebut sebagai focal point Ganesha Sobat Bumi. Fokus program yang menjadi pilihan strategis GSB adalah pengembangan masyarakat yang berbasis pada kelestarian lingkungan. Sampai saat ini Ganesha Sobat Bumi dalam melakukan kerja-kerja social disponsori oleh Pertamina Foundation khususnya program Gerakan Menabung Pohon
  23. 23. Visi dan Misi Lembaga VISI Masyarakat Indonesia yang Sejahtera dengan Kemandirian, Kesetaraan, dan Berwawasan Lingkungan MISI • Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam • Menumbuhkembangkan upaya dan kerja bagi konservasi lingkungan berbasis masyarakat • Mengembangkan pengetahuan dan tehnologi yang mempunyai manfaat bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan • Mempromosikan kesadaran lingkungan dan solidaritas social • Menjalin dan kerjasama yang strategis dengan para pihak GSB adalah organisasi yang focus terhadap pengembangan masyarakat yang berbasis pada kelestarian lingkungan, dimana masyarakat terutama petani, komunitas, pemerintah desa sebagai aktor yang mempunyai peran utama dalam pembangunan di wilayahnya.
  24. 24. Cara Kerja dan Pendekatan Dalam Masyarakat GSB mendorong partisipasi aktif para pihak-pihak yang menjadi actor utama untuk melakukan perubahan positif terhadap kualitas hidup petani, keluarga dan komunitasnya, dengan cara : • Revitalisasi Lahan tidak produktif sebagai aset produksi komunitas petani • Peningkatan Kapasitas Petani dan Komunitasnya • Penguatan kelompok Ekonomi, Sosial dan Ekonomi Petani • Optimalisasi pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki • Penataan system ekonomi desa yang berpespektif kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan Pendekatan pengembangan masyarakat berbasis hak atau Right Base Approach menjadi pilihan cara/metode GSB dalam bekerja di masyarakat. Dengan pendekatan ini diharapkan petani, komunitas, dan lembaga-lembaga yang ada mempunyai kapasitas dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program-program pembangunan wilayahnya secara mandiri.
  25. 25. Kontak Lembaga Kantor : Cluster Marcopolo Boulevard A01 No.24 Legenda Wisata Cibubur, Jawa Barat, Indonesia Website : www.ganeshasobatbumi.org | E-mail : gsb@ganeshasobatbumi.org Phone : 021-82498052 | Fax : 021 - 82498052

×