Siklus perubahan

522 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
522
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Siklus perubahan

  1. 1. Tahapan Perubahan (Siklus Perubahan) budi mt/teori mikro/kesos unpad 2011
  2. 2. Tahapan perubahan atau juga disebut dengan siklus perubahan merupakan konsep penting dalam model psikoterapi. Pendekatan ini mengintegrasikan model—model yang berbeda dari perubahan perilaku. Pendekatan ini diambil dari semua spektrum teori-teori utama perubahan perilaku sehingga disebut sebagai transtheoritical (Prochaska&Norcoss 2003;516) budi mt/teori mikro/kesos unpad 2011
  3. 3. Terdapat lima tahap perubahan, yaitu : 1. Prekontemplasi 2. Kontemplasi 3. Persiapan (preparation) 4. Bertindak (action) 5. Pemeliharaan (maintenance) budi mt/teori mikro/kesos unpad 2011
  4. 4. 1. Prekontemplasi seseorang dalam tahap ini tidak bisa melihat masalahnya, meskipun orang lain bisa melihat masalah yang dia alami dengan jelas seperti keluarganya, temanya, dokter, atau pekerja sosial. Oleh karenanya ia tidak memiliki niat untuk merubah perilakunya baik saat ini maupun di masa yang akan datang. Beberpa individu komplain bahwa mereka dalam keadaan tertekan, atau mengatakan penyebab masalahnya ada pada orang lain. Mereka mempertahankan keadaan ini, merasa sangat tidak berdaya atau mengalami demoralisasi sehingga masih sulit melakukan perubahan. budi mt/teori mikro/kesos unpad 2011
  5. 5. 2. Kontemplasi Dalam tahap ini orang telah mengetahui bahwa terdapat masalah yang dia alami namun tidak cukup memiliki kesiapan untuk melakukan perubahan. Kesediaan untuk berubah merupakan isu penting dalam tahap ini. Orang dapat tetap berada dalam tahap “kontemplasi yang kronis” dalam periode yang panjang karena ia hanya berupaya memahami masalah, penyebabnya, dan kemungkinnan solusinya tanpa bergerak menuju perubahan. Akibatnya, berfikir dapat menjadi pengganti tindakan untuk berubah. budi mt/teori mikro/kesos unpad 2011
  6. 6. 3. Persiapan (Preparation) Orang dalam tahap ini berkeinginan untuk mengambil tindakan dengan segera dan terlihat adanya perubahan kecil dari perilakunya. Namun meskipun terlihat ada keinginan untuk berubah dan siap beraksi, beberpa ambivalensi dapat terlihat, misalnya ragu akan kemungkinan perubahan akan membawa keberhasilan, tidak yakin akan tindakan yang dipilihnya, dorongan untuk bertindak terburu-buru (terlalu cepat), ketidakmampuan menetapkan target atau kriteria keberhasilan/sukes. budi mt/teori mikro/kesos unpad 2011
  7. 7. 4. Bertindak Dalam tahap ini individu merubah perilakunya, pengalamannya, dan atau lingkungannya agar ia bisa keluar dari masalanya. Tahap ini melibatkan energi dan komitmen individu. Perubahan yang dibuat sudah dapat terlihat dan orang lain dapat mengenali perubahan tersebut. Bahaya dari tahap ini adalah orang lain termasuk profesional bisa dibingungkan antara mana tindakan dan mana perubahan. Hal ini bisa jadi membawa kegagalan karena perubahan yang terjadi malah menjadi jauh dari tahap-tahap sebelumnya(melenceng). budi mt/teori mikro/kesos unpad 2011
  8. 8. Pemeliharaan (maintenance) Dalam tahap final ini, individu berupaya mencegah “kambuh”(kembali bermasalah), dan menggabungkan kemajuan-kemajuan selama melakukan tindakan. Pemeliharaan sering dianggap keadaan yang statis, padahal pemeliharaan adalah sebuah tahap yang terus menenerus dilakukan dalam periode yang panjang. Pendekatan yang bersifat perbaikan yang terlalu cepat (terburu-buru), menarwakan solusi yang mudah, namun seringkali gagal dalam tahap pemeliharaan ini. budi mt/teori mikro/kesos unpad 2011

×