Your SlideShare is downloading. ×
0
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Filsafat peksos
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Filsafat peksos

1,055

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,055
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
20
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Filsafat dan Etika Pekerjaan Sosial Oleh : Hadiyanto A. Rachim,S.Sos.,M.I.Kom
  • 2. Pengertian Filsafat • Sekumpulan sikap dan kepercayaan kepada kehidupan dan alam (arti informal); • Proses kritik/pemikiran terhadap kepercayaan dan sikap yang dijunjung tinggi (arti formal); • Usaha untuk mendapatkan gambaran keseluruhan; • Analisa logis dari bahasa serta penjelasan tentang arti kata dan konsep; • Sekumpulan problema-problema yang mendapat perhatian manusia untuk dicari jawabannya Pertemuan ke-2-hadiyanto.
  • 3. Obyek dan Sifat Filsafat • Obyek material : segala yang ada dan yang mungkin ada; • Obyek formal : segala sesuatu masalah sampai ditemukan jawaban ke akar-akarnya; • Sifat filsafat : totalitas, radikal, dan spekulatif.
  • 4. Metode Filsafat • Metode deduktif : suatu kesimpulan ditarik dari prinsip-prinsip umum dan diterapkan kepada sesuatu yang bersifat khusus; • Metode induktif : suatu kesimpulan ditarik dari suatu prinsip khusus dan diterapkan kepada sesuatu yang bersifat umum; • Metode dialektik : suatu kesimpulan ditarik melalaui tiga jenjang penalaran : tesis, antitesis, dan sintesis
  • 5. Struktur Filsafat • Teori Pengetahuan : norma- norma/teori bagaimana cara mendapat pengetahuan; • Teori hakikat : membicarakan tentang hakikat sesuatu yang ada; • Teori nilai
  • 6. Bidang Filsafat Pekerjaan Sosial • Filsafat manusia ; penyelidikan tentang hakikat manusia dari aspek material dan formalnya; • Filsafat sosial ; penyelidikan yang berkaitan dengan pertanyaan soal kemasyarakatan, pemerintahan, dan negara; • Filsafat etika ; penyelidikan mengenai kewajiban-kewajiban manusia dilihat dari segi baik buruknya tingkah laku itu Pertemuan ke-4-hadiyanto
  • 7. Perspektif Filsafat manusia • Faham materialisme : realitas seluruhnya terdiri dari materi. Hakikat manusia adalah jasmani bukan ruhnya. Materi lebih dahulu ada sebelum ruh ada; • Faham idealisme : segala yang tampak dihadapan kita hanya bagian dari ide yang tak tampak. Hakikat yang ada di alam adalah apa yang ada dalam ide; • Pandangan komprehensif : 1. Makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna; 2. Makhluk sosial; 3. Makhluk posesif
  • 8. Ruang Lingkup Filsafat Sosial • Problem masyarakat dan individu; • Problem individu dengan negara; • Problem hak asasi dan otonomi; • Problem Social justice dan social cooperation; • Problem justice dan freedom; • Problem moral dan hukum; • Problem moral dengan kebebasan; • Problem ilmu-ilmu sosial
  • 9. Obyek Filsafat Sosial • manusia dan masyarakat; • nilai sosial dan politik; • negara, kekuatan dan otoritas; • hukum dan hak; • kewajiban politik dan • keadilan yang ideal (Robert N. Beck : 1967)
  • 10. Obyek dan Metode Filsafat Etika • Obyek filsafat etika : 1) pernyataan tentang tindakan manusia dan 2) pernyataan yang terkait dengan motif, maksud, dan watak dari manusia. • Metode filsafat etika : 1. Etika deskriptif; mempersoalkan tentang norma moral tertentu yang berlaku 2. Etika fenomenologis; berkaitan dengan kesadaran moral 3. Etika nomatif; berkaitan dengan sikap menerima atau menolak suatu norma moral umum/masyarakat (teori : deontologis, teleologis, egoisme etis ) 4. Etika metaetika; berkaitan dengan latar belakang dalam menentukan standar moral tertentu.
  • 11. Ruang Lingkup Filsafat Etika • Etika umum : berisi prinsip-prinsip moral dasar; • Etika khusus/terapan : 1. Etika individu; 2. Etika sosial : a. Etika kepada sesama; b. Etika keluarga; c. Etika profesi (biomedis, bisnis, hukum, sain, lain-lain) 3. Etika kenegaraan; 4. Etika politik; 5. Etika lingkungan hidup; 6. Etika ideologi-ideologi.
  • 12. Aliran-Aliran Etika • Idealisme; • Etika teleologi; • Hedonisme; • Utilitarianisme; • Intuisionisme; • Humanisme; • Radikalisme.
  • 13. Soal UTS 1.Terangkan 3 pemikiran dari filsafat manusia, sosial, dan etika yang menjadi dasar filsafat dan etika peksos 2.Hubungkan 3 pemikiran tersebut dengan orientasi peksos “Help people, help themselves” 3.Coba saudara analisis dari 3 pemikiran filsafat tersebut terhadap salah satu kasus di bawah ini : a. Korupsi b. Terorisme c. Tawuran Mahasiswa
  • 14. Faham Prinsip Nilai Peksos • Kantianisme : memandang manusia sebagai mahluk individu yang bebas; • Utilitarianisme : memandang manusia sebagai mahluk individu sekaligus sosial; • Radikalisme : memandang manusia sebagai mahluk yang harus diorganisasi melalui peran negara secara kolektif
  • 15. Prinsip dasar Peksos • Acceptance (penerimaan) • Individualization • Non-judgemental • Rationality • Emphaty • Genuiness (ketulusan) • Impartiality (kejujuran) • Confidentiality (kerahasian) • Self-awareness
  • 16. Oreintasi Nilai Manusia • Manusia berhubungan dengan alam atau lingkungan fisik, dalam arti mendominasi, hidup dengan atau ditaklukkan alam. • Manusia menilai sifat/hakekat manusia sebagai baik, buruk, atau campuran baik dan buruk. • Manusia hendaknya bercermin kepada masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. • Manusia lebih menyukai aktivitas yang sedang dilakukan, akan dilakukan dan telah dilakukan. • Manusia menilai hubungannya dengan orang lain, dalam kedudukan yang berlangsung, individualistik atau posisi yang sejajar. (Florence Khluckohn)
  • 17. Fungsi Norma • Memberi aturan-aturan moralitas yang sama kepada semua manusia; • Memberi semua aturan moralitas kepada setiap manusia; • Tidak berubah tetapi dapat diterapkan pada semua kejadian; • Selalu hadir dan nampak pada semua manusia

×