PERKEMBANGAN PESERTA DIDIKDiajukan Untuk Memenuhi Tugas Kurikulum dan pembelajaran                     Disusun oleh:      ...
• Judul Buku : Perkembangan Peserta Didik• Pengarang : - Syamsu Yusuf L.N                 - Nani M. Sugandhi• Tahun Terbit...
BAB 1                                 Sistematis               PENGERTIAN                                 Progresif       ...
A. Pengertian Perkembangan       Perkembangan dapat diartikan sebagai “Suatu proses perubahandalam diri individu atau orga...
B. Ciri-ciri Perkembangan1. Terjadi perubahan ukuran, (a) aspek fisik: perubahan tinggi dan    berat badan; dan (b) aspek ...
C. Prinsip-prinsip Perkembangan1. Perkembangan, individu secara terus-menerus berkembangn atau berubah    yang dipengaruhi...
BAB 2                   PRIODE DAN TUGAS PERKEMBANGAN                                                   TUGAS-TUGAS PERIOD...
A. Pengertian Perkembangan        Perkembangan manusia berlangsung secara berurutan atauberkesinambungan melalui priode at...
B. Tugas-tugas Perkembangan1. Pengertian Tugas Perkembangan, proses kehidupan individu    terbentang dari mulai fase usia ...
BAB 3FAKTOR-FAKTOR YANG                        FAKTOR GENETIKAMEMENGARUHI                       (HEREDIAS)PERKEMBANGAN    ...
A. Faktor Gentika (Hereditas)        Masa dalam kandungan dipandang sebagai priode yang kritisdalam perkembangan kepribadi...
B. Faktor LingkunganLingkungan adalah keseluruhan fenomena alam atau sosial yang memengaruhiatau dipwngaruhi perkembangan ...
(c). Strategi Pengembangan Karakter di Sekolah, pada dasarnya fungsi sekolah dariawal pendiriannya mempunyai misi untuk me...
BAB 4                            KARAKTERISTIK UMUM ANAK USIA DINIKARAKTERISTIKPERKEMBANGAN ANAK USIA     PERKEMBANGAN KOG...
A. Karakteristik Umum anak Usia Dini       Usia dini merupakan masa perkembangan dan pertumbuhanyang sangat menentukan per...
6. Spontan. Perilaku yang di tampilkan anak umumnya relatif asli dan  tidak ditutup-tutupin sehingga merefleksikan apa yan...
B. Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini       Terikat dengan perkembangan kognitif anak usia dini, Piagetberpendapat bahwa...
BAB 5                       PERKEMBANGAN FISIK-MOTORIK                               PERKEMBANGAN INTELEKTUAL             ...
A. Perkembangan Fisik-motorik        Perkembangan fisi yang normal merupakan salah satu faktor penentukelancaran proses be...
D. Perkembangan Emosi         Emosi merupakan faktor dominan yang memengaruhi tingkah lakuindividu, dalam hal ini termasuk...
G. Hubungan antara Aspek Perkembangan Siswa denagn Pembelajaran1. Hubungan Perkembangan Itelektual dengan pembelajaranKema...
BAB 6              KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN REMAJA MAKNA MASA REMAJA                  KARAKTERISTIK SETIAP ASPEK        ...
A. Makna Masa Remaja       Masa     remaja     merupakan      masa     transisiperkembangan antara masa anak dan masa dewa...
B. Karakteristik Setiap aspek Perkembangan1. Perkembangan Fisik, masa remaja yang diawali   dengan pubertas, adalah masa k...
4. Perkembangan Emosi, meskipun pada usia remaja kemampuan   kognitifnya     telah     berkembang     dengan     baik,   y...
BAB 7                           DEFINISI MASA DEWASAKARAKTERISTIKPERKEMBANGAN MASA   PRIODE PERKEMBANGAN MASA DEWASADEWAS ...
A. Definisi Masa Dewasa         Masa dewasa merupakan salah satu fase dalam rentangan kehidupanindividu setelah remaja. Pe...
C. Karakteristik Perkembangan Mahasiswa1. Usia mahasiswa sebagai fase usia dewasa awal, usia mahasiswa sebagai    fase usi...
D. Priode Dewasa Awal sebagai Masa Persiapan Pernikahan1. Konsep dasar pernikahan. Adalah suatu ikatan yang terjalin di   ...
BAB 8PERANAN GURU DALAM                                     PERANAN GURUMEMFASILITASI PERKEMBANGANPESERTA DIDIK           ...
A. Peranan Guru       Guru sebagai pelaku utama dalam impelementasi ataupenerapan program pendidikan di sekolah memiliki p...
2. Kemampuan Berinteraksi dengan siswaKemampuan gur berinteraksi dengan siswa dimanifestasikan melalui:a. Komunikasi Verba...
KOMENTAR        Perkembangan dimaknai oleh suatuproses perubahan dalam diri individu danorganisme, secara fisik maupun psi...
TERIMA KASIH
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Tugas kurikulim dan pembelajaran

4,328

Published on

Published in: Education
1 Comment
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
4,328
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
96
Comments
1
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas kurikulim dan pembelajaran

  1. 1. PERKEMBANGAN PESERTA DIDIKDiajukan Untuk Memenuhi Tugas Kurikulum dan pembelajaran Disusun oleh: Nama : Gia Dwi Ratnasari NIM : 2011031055 Kelas : 2-B Prodi : Pendidikan Ekonomi FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS KUNINGAN
  2. 2. • Judul Buku : Perkembangan Peserta Didik• Pengarang : - Syamsu Yusuf L.N - Nani M. Sugandhi• Tahun Terbit : Februari 2011
  3. 3. BAB 1 Sistematis PENGERTIAN Progresif PERKEMBANGAN Berkesinambungan Terjadinya perubahan ukuran Terjadi perubahanHAKIKAT CIRI-CIRI profesiPERKEMBANGAN PERKEMBANGAN Lenyapnya tanda- tanda tanya Munculnya tanda- tanda baru dalam perkembangan Saling memengaruhi Mengikuti pola PRINSIP-PRINSIP Tempo yang PERKEMBANGAN berlebihan Ciri khas Tahapan atau Fase perkembangan
  4. 4. A. Pengertian Perkembangan Perkembangan dapat diartikan sebagai “Suatu proses perubahandalam diri individu atau organisme, baik fisik (jasmani) maupun psikis(rohaniah) menuju tingkat kedewasaan atau kematangan yangberlangsung secara sistimatis, progresif, dan berkesinambungan”. Yang dimaksud dengan sistimatis, progresif, danberkesinambungan adalah sebagai berikut.1. Sistimatis, berarti perubahan dalam perkembangan itu bersifat saling ketergantungan atau saling memengaruhi antara bagian-bagian organisme.2. Progresif, berarti perubahan yang terjadi bersifat maju, meningkat, mendalam atau meluas, baik secara kuantitatif (fisik) maupun kualitatif (psikis).3. Berkesinambungan, berarti perubahan pada bagian atau fungsi organisme itu berlangsung secara beraturan atau berurutan atau loncat.
  5. 5. B. Ciri-ciri Perkembangan1. Terjadi perubahan ukuran, (a) aspek fisik: perubahan tinggi dan berat badan; dan (b) aspek psikis: semakin bertambahannya perbendaharaan kata dan matangnya kemampuan berpikir, meningkat, serta menggunakan imajinasi kreatif.2. Terjadinya perubahan proforsi, (a) aspek fisik: proporsi anak berubah sesuai dengan fase perkembangannya, dsb; dan(b) aspek psikis: perubahan imajinasi dari yang fantasi ke realitas.3. Lenyapnya tanda-tanda lama, (a) aspek fisik: lenyapnya kelenjar kanak-kanak yang terletak pada dada, rambutnya halus, gigi susu; (b) aspek psikis: lenyapnya masa mengoceh, bentuk gerak-gerik, dan perilaku impulsif.4. Munculnya tanda-tanda baru, (a) aspek fisik: tumbuh dan penggantian gigi dan matangnya organ-organ seksual pada usia remaja, baik primer maupun sekunder; dan (b) aspek psikis: perkembangan rasa ingin tahu, terutama yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, lingkungan alam, nilai-nilai moral, dan agama.
  6. 6. C. Prinsip-prinsip Perkembangan1. Perkembangan, individu secara terus-menerus berkembangn atau berubah yang dipengaruhi oleh pengalaman atau belajar sepanjang hidupnya.2. Saling memengaruhi, setiap aspek perkembangan individu, baik fisik, intelektual, emosi, sosial, maupun moral-spiritual, satu sama lainnya saling mempengaruhi.3. Mengikuti pola, perkembanhan terjadi secara teratur mengikuti pola arah tertentu.4. Tempo yang berlebihan, perkembangan fisik dan psikis mencapai kematangannya terjadi pada waktu dan tempo yang berbeda (ada yang cepat dan ada yang lambat).5. Ciri khas, prinsip ini dijelaskan dengan contoh: (a) sampai usia 2 tahun, anak memusatkan perhatiannya untuk menguasai gerak-gerik fisik dan belajar berbicara; dan (b) pada usia 3-6 tahun, perkembangan dipusatkan untuk menjadi manusia sosial.6. Tahapan atau Fase perkembangan, prinsip ini berarti bahwa dalam menjalani kehidupannya yang normal dan berusia panjang, individu akan mengalami masa dan fase perkembangan: masa konsepsi, bayi, kanak- kanak, anak, remaja, dan dewasa.
  7. 7. BAB 2 PRIODE DAN TUGAS PERKEMBANGAN TUGAS-TUGAS PERIODE PERKEMBANGAN PERKEMBANGAN1. Priode sebelum kelahiran2. Priode bayi 1. Pengertian tugas3. Priode awal anak perkembangan4. Priode pertengahan dan akhir 2. Tugas perkembangan pada anak setiap priode perkembangan5. Priode remaja 3. Upaya memfasilitasi tugas-6. Priode dewasa tugas perkembangan
  8. 8. A. Pengertian Perkembangan Perkembangan manusia berlangsung secara berurutan atauberkesinambungan melalui priode atau masa. Priode perkembangan ituterbagi atas tiga priode, yaitu anak (childhood), remaja (adolescence),dan dewasa (adulthood) .1. Priode Sebelum Kelahiran, priode ini merupakan masa kehidupan individu dimulai dari masa konsepsi (pembuahan) hingga kelahiran, sekitar 9 bulan dalam kandungan.2. Priode Bayi, priode bayi merupakan masa perkembangan yang merentang dari kelahiran hingga 18 atau 24 bulan.3. Priode Awal Anak, priode awal anak adalah priode perkembangan yang merentang dari akhir masa bayi hingga usia 5 atau 6 tahun.4. Priode Pertengahan dan Akhir Anak, priode ini adalah masa perkembangan yang terentang dari usia sekitar 6 hingga 10 atau 11 tahun.5. Priode Remaja, priode remaja adalah masa transisi antara masa anak dengan masa dewasa.6. Priode Dewasa, priode ini terdiri dari atas tiga masa, yaitu awal, pertengahan, dan akhir dewasa.
  9. 9. B. Tugas-tugas Perkembangan1. Pengertian Tugas Perkembangan, proses kehidupan individu terbentang dari mulai fase usia kandungan sampai dengan fase usia tua.2. Tugas perkembangan pada setiap priode perkembangan, (a) Tugas perkembangan Masa Bayi dan Anak Prasekolah (b) Tugas perkembangan Anak Usia Sekolah (c) Tugas Perkembangan Remaja (d) Tugas Perkembangan Dewasa Awal (e) Tugas Perkembangan Dewasa Pertengahan (f) Tugas Perkembangan Dewasa Akhir.3. Upaya Memfasilitasi Tugas-tugas Perkembangan, tugas-tugas perkembangan yang dipaparkan di atas, merupakan gambaran dari perwujudan kematangan biologis dan psikologis individu, ekspektasi masyarakat, dan tuntutan budaya dan agama. Upayanya adalah (a). Meciptakan iklim religius (b). Membangun suasana sosio-emosional (c). Membangun iklim intelektual (d). Menoptimalkan program bimbingan dan konseling.
  10. 10. BAB 3FAKTOR-FAKTOR YANG FAKTOR GENETIKAMEMENGARUHI (HEREDIAS)PERKEMBANGAN LINGKUNGAN a. Keberfungsian KELUARGA keluarga b. Pola hubungan FAKTOR LINGKUNGAN Orangtua-anak LINGKUNGAN a. Pengertian karakter SEKOLAH b. Karakter yang dikembangkan c. Strategi pengembangan karakter di sekolah KELOMPOK TEMAN SEBAYA MEDIA MASA
  11. 11. A. Faktor Gentika (Hereditas) Masa dalam kandungan dipandang sebagai priode yang kritisdalam perkembangan kepribadian individu, sebab tidak hanya sebagaisaat pembentukan pola-pola kepribadian, tetapi juga sebagai masapembentukan kemampuan-kemampuan yang menentukan jenispenyesuaian individu terhadap kehidupan setelah kelahirian. Agar janindalam kandungan pertumbuhannya sehat, maka ibu yang mengandungperlu memperhatikan kesehatan dirinya, baik fisik maupun psikis. Fungsihereditas dalam kaitannya dengan perkembangan kepribadian adalah (a)sebagai sumber bahan mentah (b) membatasi perkembangan kepribadian(c) memengaruhi keunikan kepribadian.
  12. 12. B. Faktor LingkunganLingkungan adalah keseluruhan fenomena alam atau sosial yang memengaruhiatau dipwngaruhi perkembangan individu. Faktor lingkungan dibagi lagisebagai faktor lingkungan keluarga, sekolah, teman sebaya, dan media masa.1. Lingkungan Keluarga, lingkungan keluarga dipandang sebagai faktor penetuan utama terhadap perkembangan anak (a) Keberfungsian keluarga, seiring perjalanan hidupnya yang diwarnai faktor internal dan faktor eksternal, maka setiap keluarga mengalami perubahan yang beragam. (b) Pola hubungan Orangtua-anak, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya perlakuan orang tua dan kontribusinya terhadap kompetensi sosial, emosianal, dan intelektual siswa.2. Lingkungan Sekolah, sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang secara sistematis melaksanakan program bimbingan, pengajaran, atau penelitian dalam rangka mambantu para siswa agar mampu mengembangkan potensinya. Untuk memahami apa itu karakter yang perlu dikembangkan dan bagaimana pengembangannya, sebagai berikut (a). Pengertian karakter, karakter adalah waktak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi bebbagai kebijakan yang di yakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap dan bertindak. (b). Karakteristik yang Dikembangkan, nilai-nilai yang dikambilakan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa didefinisikan dari sumber-sumber berikut: agama, pancasila, budaya, tujuan pendidikan nasional.
  13. 13. (c). Strategi Pengembangan Karakter di Sekolah, pada dasarnya fungsi sekolah dariawal pendiriannya mempunyai misi untuk membangun karakter atau akhlak parasiswa,disamping mengembangkan wawasan dan penguwasaan ilmu dan teknologi.Setiap strategi itu dijalankan sebagai berikut menciptakan iklim religius yang konduktif,menata iklim sosio-emosional, membangun budaya akdemik,terpadu dengan prosespembelajran, terpadu dalam program bimbingan dan konseling, terpadu dalam kegiatanekstrakulikuler, kerja sama dengan pihak lain.3. Kelompok teman sebaya Kelompok teman sebaya sebagai lngkungan sosial bagi anak mempunyai peranan yang cukup penting bagi perkembangan dirinya. Pengaruh kelompok teman sebaya terhadap anak bisa positif atau negatif. Positif, apabila anggota kelompok itu memiliki sikap dan perilaku positif, atau berakhlak mulia. Negatif, apabila anggota kelompoknya berperilaku menyimpang, kurang memiliki tatakrama.4. Media masa Salah satu media masa yang dewasa sangat menarik perhatian warga masyarakat, khususnya anak-anak adalah televisi. Televisi sebagai media elektronik mempunyai misi untuk memberikan informasi, pendidikan, dan hiburan kepada para pemirsanya. Tetepi tayang televisi mempunyai dampak negatifnya yaitu tayangan televisi yang brupa hiburan, baik film maupun musik banyak yang tidak cocok di tonton oleh anak-anak.
  14. 14. BAB 4 KARAKTERISTIK UMUM ANAK USIA DINIKARAKTERISTIKPERKEMBANGAN ANAK USIA PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINIDINI BEBERAPA UPAYA MEMFASILITASI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
  15. 15. A. Karakteristik Umum anak Usia Dini Usia dini merupakan masa perkembangan dan pertumbuhanyang sangat menentukan perkembangannya masa selanjutnya.Beberapa studi menyimpulkan bahwa pendidikan anak usia dini dapatmemeprebaiki prestasi dan meningkatkan produktivitas kerja masadewasa.Secara umum, masa ini memiliki karakteristik atau sifat-sifat sebagaiberikut:1. Unik. Artinya sifat anak itu berbeda atau sama lainnya.2. Egosentris. Anak lebih cenderung melihat dan memahami sesuatu dari sudut pandang dan kepentingan sendiri.3. Aktif dan Energik. Anak lazinya seneng melakukan berbagai aktivitas.4. Rasa ingin tahu yang kuat dan antusias terhadap banyak hal. Anak cenderung mempertanyakan berbagai hal yang sangat dilihat dan didengarnya, terutama terhadap hal-hal yang baru.5. Eksploratif dan berjiwa petualang. Terdorong oleh rasa ingin tahu yang kuat, anak lazimnya senang menjelajah, mencoba, dan mempelajari hal-hal yang baru.
  16. 16. 6. Spontan. Perilaku yang di tampilkan anak umumnya relatif asli dan tidak ditutup-tutupin sehingga merefleksikan apa yang ada dalam perasaan dan pikirannya.7. Seneng dan kaya dalam dengan fantasi. Anak senang dengan hal-hal yang imajinatif.8. Masih mudah frustasi. Umumnya anak masih mudah frustasi, atau kecewa bila menghadapi sesuatu yang tidak memuaskan.9. Masih kurang pertimbangan dalam melakukan sesuatu. Ia kadang- kadang melakukan sesuatu hal yang sangat membahayakan.10. Daya perhatian yang pendek. Anak lazimnya memiliki daya perhatian yang pendek, kecuali dalam hal yang secara intrinsik menarik dan menyenangkah. Ia masih sangat sulit untuk duduk dan memperhatikan sesuatu dalam jangka waktu yang lama.11. Bergairah untuk belajar dan banyak belajar dari pengalaman. Anak senang melakukan berbagai aktivitas yang menyebabkan terjadinya perubahan tingkah laku pada dirinya.12. Semakin menunjukan minat terhadap teman. Ia memiliki penguasaan pembendaharaan kata yang cukup untuk berkomunikasi dengan orang lain.
  17. 17. B. Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Terikat dengan perkembangan kognitif anak usia dini, Piagetberpendapat bahwa anak berada pada tahap atau priode “Praoperasional”.C. Beberapa Upaya Memfasilitasi Perkembangan Anak Usia Dini Upaya yang seyogianya diperhatikan atau dilakukan oleh orangtua atau guru dalam rangka membimbing atau memfasilitasiperkembangan potensi anak secara optimal.
  18. 18. BAB 5 PERKEMBANGAN FISIK-MOTORIK PERKEMBANGAN INTELEKTUAL PERKEMBANGAN BAHASAKARAKTERISTIKPERKEMBANGAN PERKEMBANGAN EMOSIANAK USIA SEKOLAH PERKEMBANGAN SOSIAL PERKEMBANGAN KESADARAN BERAGAMA HUBUNGAN ANTAR ASFEK PERKEMBANGAN SISWA DENGAN PEMBELAJARAN 1. Hubungan perkembangan itelektual dengan pembelajaran 2. Hubungan perkembangan bahasa dengan pembelajaran 3. Hubungan perkembangan sosial dengan pembelajaran 4. Hubungan perkembangan emosi dengan pembelajaran 5. Hubungan perkembangan keagamaan dengan pembelajaran 6. Hubungan perkembangan fisik (motorik) dengan pembelajaran
  19. 19. A. Perkembangan Fisik-motorik Perkembangan fisi yang normal merupakan salah satu faktor penentukelancaran proses belajar, baik dalam bidang pengetahuan maupunketerampilan. Sesuai dengan perkembanga fisik atau motorik anak yang sudahsiap untuk menerima pelajaran keterampilan, maka sekolah perlu memfasilitasiperkembangan motorik anak itu secara fungsional.B. Perkembangan Intelektual Kemampuan itelektual pada masa ini sudah cukup untuk menjadi dasardiberikannya berbagai kecakapan yang dapat mengembangkan pola pikir ataudaya nalar. Kepada anak sudah dapat diberikan dasar-dasar keilmuan, sepertimembaca, menulis, dan berhitung (CALISTUNG).disamping it, kepada anakjuga sudah dapat diberikan dasar-dasar pengetahuan yang terikat dengankehidupan manusia, hewan, lingkungan alam, lingkungan sosial budaya, danagama.C. Perkembangan Bahasa Bahasa adalah sarana berkomunikasi dengan orang lain. Dalampengertian ini mencakup semua cara untuk berkomunikasi, dimana pikiran danperasaan dinyatakan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, atau gerak dalammenggunakan kata-kata, simbol, lambang, gambar, dan lukisan. Melalui bahasa,setiap manusia dapat mengenal dirinya, sesamanya, alam sekitanya, ilmupengetahuan, dan nilai-nilai moral atau agama.
  20. 20. D. Perkembangan Emosi Emosi merupakan faktor dominan yang memengaruhi tingkah lakuindividu, dalam hal ini termasuk pula perilaku belajar (learning). Emosi positifseperti perasaan senang, bergairah, bersemangan atau rasa ingin tahu (curiosity)yang tinggi akan memengaruhi individu untuk mengosentrasikan dirinyaterhadap aktivitas belajar, seperti memperhatikan penjelasan guru, mambacabuku, aktif berdiskusi, mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah, dan displindalam belajar.E. Perkembangan Sosial Maksud perkembangan sosial ini adalah pencapaian kematangan dalamhubungan atau interaksi sosial. Dapat juga diartikan sebagai proses belajaruntuk menyesuaikan diri dengan norma-norma kelompok, tradisi, dan moralagama.F. Perkembangan Kesadaran Beragama Kepercayaan anak kepada Tuhan pada usia ini, bukanlah keyakinanhasil pemikiran, akan tetapi merupakan sikap emosi yang berhubungan eratsengan kebutuhan jiwa akan kasih sayang dan perlindungan. Oleh karena itu,dalam mengenalkan Tuhan kepada anak, sebaiknya ditonjolkan sofat-sifatpengasih dan penyayangnya, jangan menonjolkan sifat-sifat Tuhan yangmenghukum, mengazab, atau memberikan siksaan sengan neraka.
  21. 21. G. Hubungan antara Aspek Perkembangan Siswa denagn Pembelajaran1. Hubungan Perkembangan Itelektual dengan pembelajaranKemampuan intelektual sudah cukup dapat pengembangan pola pikir atau dayanalarnya. Kepada siswa sudah dapat diberikan dasar-dasar keilmuan seperti membaca,menulis, dan berhitung.2. Hubungan Perkembangan Bahasa dengan PembelajaranDisekolah diberikan pelajaran bahasa yang dengan sengaja menambah perbedan kata-katanya, mengajar dan menyusun strukstur kalimat, peribahasa, kesusastraan, danketerampilan mengarang.3. Hubungan Perkembangan Sosial dengan PembelajaranBerkat diperolehnya perkembangan sosial, anak dapat menyesuaikan dirinya dengankelompok teman sebaya ataupun dengan lingkungan masyarakat sekitarnya.4. Hubungan Perkembangan Emosi dengan PembelajaranEmosi merupakan faktr dominan yang memengaruhi tingkah laku individu, dalam halini termasuk pula perilaku belajar.5. Hubungan Perkembangan Keagamaan dengan PembelajaranDalam kaitannya dengan pemberian materi agama kepada anak, disampingmengembangkan pemahaman, juga memberikan latihan atau pembiasaan keagamanyang menyangkut keibadahat dan akhlak.6. Hubungan Perkembangan Fisik(motorik) dengan PembelajaranPekembangan fisik yang normal (tidak cacat) merupakan salah satu faktor penentukelancarab proses belajar, baik dalam bidang pengetahuan, maupun keterampilan.
  22. 22. BAB 6 KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN REMAJA MAKNA MASA REMAJA KARAKTERISTIK SETIAP ASPEK 1. PERKEMBANGAN FISIK 2. PERKEMBANGAN KOGNITIF 3. PERKEMBANGAN IDENTITAS DIRI 4. PERKEMBANGAN EMOSI 5. PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN 6. PERKEMBANGAN KESADARAN BERAGAMA
  23. 23. A. Makna Masa Remaja Masa remaja merupakan masa transisiperkembangan antara masa anak dan masa dewasa,dimulai dari pubertas, yang ditandai dengan perubahanyang pesat dalam berbagai aspek perkembangan baikfisik, maupun psikis. Secara istilah, kata pubertas berartiproses pencapaian kematangan seksual dan kemampuanuntuk berreproduksi. Masa remaja disebut juga adolescence. Adolesenmerupakan priode transisi dari masa anak ke dewasa,dalam mana terjadi perubahan dalam aspek biologis,psikologis, dan sosial. Menurut Laurence Steinberg (2002)ada tiga perubahan fundementalpada masa remaja yaituperubahan biologis, kognisi, sosial.
  24. 24. B. Karakteristik Setiap aspek Perkembangan1. Perkembangan Fisik, masa remaja yang diawali dengan pubertas, adalah masa kematangan fisik yang sangat cepat, yang meliputi aspek hormonal dan perubahan fisik2. Perkembangan Kognitif, perkembangan kognitif adalah perkembangan kemampuan (kapasitas) individu untuk memanipulasi dan mengingat informasi.3. Perkembangan Identitas Diri, krisis identitas terjadi, apabila remaja tidak mampu memilih diantara berbagai alternatif yang bermakna. Remaja dikatakan telah berhasil menemukan identitas dirinya ketika berhasil memecahkan tiga masalah utama, yaitu pilihan pekerjaan, adopsi nilai yang diyakini dan dijalani, dan perkembangan identitas seksual yang memuaskan.
  25. 25. 4. Perkembangan Emosi, meskipun pada usia remaja kemampuan kognitifnya telah berkembang dengan baik, yang memungkinkannya utuk dapat mengatasi stres atau fluktuasi emosi secara efektif, tetapi ternyata masih banyak remaja yang belum mampu mengelola emosinya, sehingga mereka banyak mengalami depresi, marah-marah, dan kurang mampu mengontrol emosinya.5. Perkembangan Kepribadian, terikat dengan perubahan kepribadian pada individu, para ahli psikologi mengemukakan bahwa lebih baik memandang kepribadian tidak hanya dari pendekatan “traits” tetapi juga dari pendekatan “context” atau situasi. Mereka menyimpilkan bahwa pendekatan “traits” mengabaikan faktor lingkungan, dan sangat menentukan aspek stabilitas kepribadian, dan kurang memerhatikan faktor perubahannya.6. Perkembangan Kesadaran Beragama, masa remaja sebagai segmen dari siklus kehidupan manusia, menurut agama merupakan masa starting point pemberlakuan hukum syar’I (wajib, sunnah, makruh, dan mubah) bagi seorang insan yang sudah baligh (mukallaf). Oleh karena itu, remaja sudah seharusnya melaksanakan nilai-nilai atau ajaran agama dalam kehidupannya.
  26. 26. BAB 7 DEFINISI MASA DEWASAKARAKTERISTIKPERKEMBANGAN MASA PRIODE PERKEMBANGAN MASA DEWASADEWAS KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN MAHASISWA 1. Usia mahasiswa sebagai fase dewasa awal 2. Aspek-aspek perkembangan dewasa awal 3. Tugas-tugas perkembangan dewasa awal PRIODE DEWASA AWAL SEBAGAI MASA PESIAPAN PERNIKAHAN
  27. 27. A. Definisi Masa Dewasa Masa dewasa merupakan salah satu fase dalam rentangan kehidupanindividu setelah remaja. Pengertian masa dewasa dapat dihampiri dari sisibiologis, psikologis, dan pedagogis (moral-spiritual)B. Priode Perkembangan Masa DewasaMenurut hurlock (1968) masa ini terbagi menjadi tiga priode sebagai berikut1. Masa Dewasa Awal (Early adulthood= 18-40 tahun), secara biologis, masa ini merupakan puncak pertumbuhan fisik yang prima, sehingga dipandang sebagai usia yang tersehat dari populasi manusia secara keseluruhan (healthiest people in population).2. Masa Dewasa Madya atau Setengan Baya (Midle Age= 40-60 tahun), pada usia ini, aspek fisik sudah mulai aga melemah, termasuk fungsi-fungsi alat indra, seperti sedikit orang yang menggunakan kaca mata untuk membaca, atau mengalami sakit dengan penyakit tertentu yang sebelumnya tidak mengalaminya.3. Masa Dewasa Lanjut atau Masa Tua (Old Age= 60-mati), masa ini ditandai dengan semakin melemahnya kemampuan fisik dan psikis.
  28. 28. C. Karakteristik Perkembangan Mahasiswa1. Usia mahasiswa sebagai fase usia dewasa awal, usia mahasiswa sebagai fase usia awal merupakan masa penyesuaian diri terhadap pola-pola kehidupan baru dan harapan-harapan sosial yang baru sebagai orang dewasa. Konsekuensinya mahasiswa perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan dalam melakukan penyesuaian diri secara mandiri.2. Aspek-aspek perkembangan dewasa awal, a. perkembanagn fisik, adalah kecenderungan penurunan priode ini sehingga fase usia dewasa awal dikatakan sebagai puncak dan penurunan perkembangan individu secara fisik. b. perkembangan seksualitas, adalah sikap dan perikalu seksual pada individu sebagai kodrat dan dampak-damoak dari perubahan-perubahan hormon. c. perkembangan kognitif, peningkatan efesiensi dalam perolehan informasi yang baru. d. perkembangan karier,transisi ketika individu mencoba untuk menyesuaikan diri dengan peranan yang baru. e. perkembangan sosio-emosional, kondisi perkembangan sosio-emosional pada fase usia sebelumnya cenderung sangat terkait dan memengaruhinya.3. Tugas-tugas perkembangan dewasa awal, Havighurst (1961:259-265) menguraikan tugas-tugas perkembangan dewasa awal sebagai berikut, memilih pasangan hidup, belajar hidup dengan pasangan nikah, memulai hidup berkeluarga, memelihara anak, mengelola rumah tangga, mulai bekerja, bertanggung jawab sebagai warga negara, menemukan kelompok sosial yang serasi.
  29. 29. D. Priode Dewasa Awal sebagai Masa Persiapan Pernikahan1. Konsep dasar pernikahan. Adalah suatu ikatan yang terjalin di antara laki-laki dan perempian yang telah memiliki komitmen untuk saling menyayangi, mengasihi, dan melindungi berdasarkan syariat agama. Hubungan yang terjadi di antara pasangan dalam sebuah pernikahan, merupakan hal yang paling mendasar.2. Syarat pernikahan. Disamping hikmah pernikahan dan ciri-ciri sikap positif yang diperlukan individu yang sedang berada fase usia awal, maka perlu pula memahami persyaratan yang perlu diperhatikan sebagai kesiapan diri untuk menikah dan hidup berkeluarga, sebagai berikut: Kematangan fisik, kesiapan materi, kematangn psikis, dan kematangan moral-spiritual.3. Beberapa kondisi yng memengaruhi kesulitan penyesuaian pernikahan. Terdapat beberapa kondisi yang memengaruhi munculnya kesulitan dalam melakukan penyesuian dalam pernikahan, dikemukankan sebagai berikut: persiapan pernikahan yang terbatas, perbedaan konsep tentang peran atau tugas dalam pernikahan, cepat menikah, memiliki konsep-konsep yang tidak realistik tentang pernikahan, pernikahan campur, masa perkenalan yang singkat, konsep romantik tentang pernikahan, tidak memiliki identitas.
  30. 30. BAB 8PERANAN GURU DALAM PERANAN GURUMEMFASILITASI PERKEMBANGANPESERTA DIDIK KOMPONEN KINERJA PROESIONAL GURU 1. Gaya mengajar 2. Kemampuan berinteraksi dengan siswa 3. Karakteristik pribadi PENYUSUNAN ALAT EVALUASI KINERJA GURU
  31. 31. A. Peranan Guru Guru sebagai pelaku utama dalam impelementasi ataupenerapan program pendidikan di sekolah memiliki peranan yangsangat strategis dalam mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.Mengingat perannanya yang begitu penting, maka guru dituntut untukmemiliki pemahaman dan kemampuan secara konferensif tentangkompetensinya sebagai pendidik. Untuk mengetahui apakan seorangguru telah menunjukan kinerja profesianalnya pada waktu mengajardan bagaimana mutu kinerjanya tersebut, maka guru perlu memilikikemampuan untuk mengevaluasinya.B. Komponen Kinerja Profesianal Guru1. Gaya Mengajar, menurut Donald Medley gaya mengajar guru inimerujuk kepada kemampuan guru untuk menciptakan iklim kelas(clasroom climate). Sementara ahli lain menggambarkan gayamengajar itu sebagai (1) aspek ekspresif mengajar, yang menyangkutkarakteristik hubungan emosional antara guru-siswa, seperti hangatdan dingin; dan (2) aspek instrumental mengajar, yang menyangkutbagaimana guru memberi tugas-tugas, mengelola belajar, danmerancang aturan-aturan kelas.
  32. 32. 2. Kemampuan Berinteraksi dengan siswaKemampuan gur berinteraksi dengan siswa dimanifestasikan melalui:a. Komunikasi Verbal, dalam study klasik, interaksi antara guru dan siswa sianalisis melalui perilaku bahasa (linguistic behavior) guru dan siswa di kelas. Kegiatan didalam kelas umumnya didominasi oleh interaksi (komunikasi) verbal antara guru dengan siswa.b. Komunikasi Non-Verbal, galloway mengemukakan bahwa komunikasi nonverbal guru dapat dipandang sebagai perilaku yang mendorong atau membatasi siswa. Ekspresi muka guru, gesture, dan gerakan badan guru memberikan pengaruh kepada partisipasi dan penampilan siswa di kelas.3. Karakteristik PribadiRyans meneliti lebih dari 6000 orang guru di 1700 sekolah, dalam jangka waktusekitar enam tahun, dengan menggunakan teknik observasi “self rating”,memgklasifikasikan karakteristik guru itu kedalam emapat kluster dimensiguru, yaitu kreatif, dinamis, terorganisasi, kehangatan.C. Penyusun Alat Evaluasi Kinerja Guru Sebagai yang telah dikemukakan di atas, bahwa untuk mengevaluasikinerja guru, dapat dilakukan beberapa cara, diantaranya penilaian oleh pribadiguru itu sendiri (self-rating), penilaian oleh siswa, penilaian oleh kolega (temensejawat), dan penilaian oleh pemimpin (kepala sekolah).
  33. 33. KOMENTAR Perkembangan dimaknai oleh suatuproses perubahan dalam diri individu danorganisme, secara fisik maupun psikis, menujutingkat kedewasaan atau kematangan.Perkembanagn itu berlangsung secarasistematis, progresif, dan berkesinambungan.Secara psikis perkembanagn mengarah kepadapembentukan kepribadian, yang sangatmenentukan seseorang dalam bersosialisasi.Tugas perkembangan merupakan suatu tugasyang muncul pada priode tertentu dalam suaturentang kehidupan individu, yang apabila tugasini dapat berhasil dituntaskan akan membawakebahagiaan dan kesuksesan dalam menentukantugas berikutnya.
  34. 34. TERIMA KASIH
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×