PPT Simulasi Digital [compatibility mode]

17,477 views

Published on

Published in: Education

PPT Simulasi Digital [compatibility mode]

  1. 1. Simulasi DigitalSimulasi Digital paya Mengomunikasikan Gagasan dan Konsep Melalui Presentasi Digital m Pengembang Simulasi Digital ril 2014 Simulasi DigitalSimulasi Digital paya Mengomunikasikan Gagasan dan Konsep Melalui Presentasi Digital
  2. 2. Dasar Pemikiran paya Mengomunikasikan Gagasan dan Konsep Melalui Presentasi Digita Kemampuan teknis mengomunikasikan gagasan atau konsep. Komunikasi dilaksanakan secara efektif dan efisien, Gagasan atau konsep yang dikomunikasikan merupakan hasil kerja nalar atas ide ya ditemukannya. Mengomunikasikan gagasan atau konsep dapat dilakukan melalui:  komunikasi verbal (lisan dan tulis) maupun non verbal,  Komunikasi langsung atau tunda,  memanfaatkan teknologi informasi. Kemampuan teknis mengomunikasikan gagasan atau konsep. Komunikasi dilaksanakan secara efektif dan efisien, Gagasan atau konsep yang dikomunikasikan merupakan hasil kerja nalar atas ide ya ditemukannya. Mengomunikasikan gagasan atau konsep dapat dilakukan melalui:  komunikasi verbal (lisan dan tulis) maupun non verbal,  Komunikasi langsung atau tunda,  memanfaatkan teknologi informasi. Simulasi Digital tidak hanya format tetapi juga konten Dasar Pemikiran paya Mengomunikasikan Gagasan dan Konsep Melalui Presentasi Digita Kemampuan teknis mengomunikasikan gagasan atau konsep. Komunikasi dilaksanakan secara efektif dan efisien, Gagasan atau konsep yang dikomunikasikan merupakan hasil kerja nalar atas ide ya ditemukannya. Mengomunikasikan gagasan atau konsep dapat dilakukan melalui:  komunikasi verbal (lisan dan tulis) maupun non verbal,  Komunikasi langsung atau tunda,  memanfaatkan teknologi informasi. Kemampuan teknis mengomunikasikan gagasan atau konsep. Komunikasi dilaksanakan secara efektif dan efisien, Gagasan atau konsep yang dikomunikasikan merupakan hasil kerja nalar atas ide ya ditemukannya. Mengomunikasikan gagasan atau konsep dapat dilakukan melalui:  komunikasi verbal (lisan dan tulis) maupun non verbal,  Komunikasi langsung atau tunda,  memanfaatkan teknologi informasi. Simulasi Digital tidak hanya format tetapi juga konten
  3. 3. Ruang Lingkup Simulasi Digital 1. Pengelolaan Informasi Digital 2. Kelas Maya 3. Perancangan Visualisasi Konsep Pencarian informasi, manfaatan pengolah kata, angka, dan presentasi, komunikasi daring, dan Kewargaan Digital “Belajar di mana saja dan kapan saja” Perancangan dan visualisasi melalui presentasi video dan simulasi visual Ruang Lingkup Simulasi Digital 3. Perancangan Visualisasi Konsep 4. Visualisasi Konsep 5. Buku/ Dokumen DIgital Perancangan dan visualisasi melalui presentasi video dan simulasi visual Muara akhir mengomunikasika Gagasan/Konsep dalam forma teks yang dilengkapi media pandang dan media dengar
  4. 4. Pelaksanaan Pembelajaran Pada SMK ada kurikulum 2013, mata pelajaran Simulasi Digital menjadi bagian dari Kelompok ejuruan, pada subkelompok Dasar Kompetensi Kejuruan (C2) * dalam proses menjadi bagian dari C1 berdasarkan pengubahan PERMEN 70 entuk akhir yang terukur dari mata pelajaran ini: Keterlibatan siswa dan guru dalam kelas maya yang memanfaatkan ‘media sosial terbatas’. Presentasi gagasan produk benda jadi atau konsep layanan lain dalam bentuk ‘buku digital’ yang nirkertas dan dilengkapi media dengar-pandang. ada kurikulum 2013, mata pelajaran Simulasi Digital menjadi bagian dari Kelompok ejuruan, pada subkelompok Dasar Kompetensi Kejuruan (C2) * dalam proses menjadi bagian dari C1 berdasarkan pengubahan PERMEN 70 entuk akhir yang terukur dari mata pelajaran ini: Keterlibatan siswa dan guru dalam kelas maya yang memanfaatkan ‘media sosial terbatas’. Presentasi gagasan produk benda jadi atau konsep layanan lain dalam bentuk ‘buku digital’ yang nirkertas dan dilengkapi media dengar-pandang. Pelaksanaan Pembelajaran Pada SMK ada kurikulum 2013, mata pelajaran Simulasi Digital menjadi bagian dari Kelompok ejuruan, pada subkelompok Dasar Kompetensi Kejuruan (C2) * dalam proses menjadi bagian dari C1 berdasarkan pengubahan PERMEN 70 entuk akhir yang terukur dari mata pelajaran ini: Keterlibatan siswa dan guru dalam kelas maya yang memanfaatkan ‘media sosial terbatas’. Presentasi gagasan produk benda jadi atau konsep layanan lain dalam bentuk ‘buku digital’ yang nirkertas dan dilengkapi media dengar-pandang. ada kurikulum 2013, mata pelajaran Simulasi Digital menjadi bagian dari Kelompok ejuruan, pada subkelompok Dasar Kompetensi Kejuruan (C2) * dalam proses menjadi bagian dari C1 berdasarkan pengubahan PERMEN 70 entuk akhir yang terukur dari mata pelajaran ini: Keterlibatan siswa dan guru dalam kelas maya yang memanfaatkan ‘media sosial terbatas’. Presentasi gagasan produk benda jadi atau konsep layanan lain dalam bentuk ‘buku digital’ yang nirkertas dan dilengkapi media dengar-pandang.
  5. 5. Pelaksanaan Pembelajaran Pada SMK etiap subkompetensi berisi uraian kegiatan yang pada dasarnya terdiri atas: 4. Melakukan tindak lanjut dan perlakuan (treatment) atas hasil yang diperoleh 1. Menemutunjukkan (mengidentifikasi) Pengertian, Fungsi, dan Tujuan subkompetensi 2. Menemutunjukkan komponen pembentuk subkompetensi dan perangkat pendukungnya 3. Melakukan proses pekerjaan 4. Melakukan tindak lanjut dan perlakuan (treatment) atas hasil yang diperoleh Pelaksanaan Pembelajaran Pada SMK etiap subkompetensi berisi uraian kegiatan yang pada dasarnya terdiri atas: 4. Melakukan tindak lanjut dan perlakuan (treatment) atas hasil yang diperoleh 1. Menemutunjukkan (mengidentifikasi) Pengertian, Fungsi, dan Tujuan subkompetensi 2. Menemutunjukkan komponen pembentuk subkompetensi dan perangkat pendukungnya 3. Melakukan proses pekerjaan 4. Melakukan tindak lanjut dan perlakuan (treatment) atas hasil yang diperoleh
  6. 6. trategi Pembelajaran eluruh materi diberikan selama 2 semester pada tahun pertama (kelas X) Mata pelajaran ini tidak dapat diperpanjang kurun waktu pembelajaran Buku Siswa” adalah buku sumber bagi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar tatap muka dan tugas belajar mandiri. uku Siswa dilengkapi dengan materi yang diformat pada cakram (CD). Guru harus merancang pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring (praktik mandiri). egiatan belajar tatap muka hanya digunakan oleh guru untuk menerangkan materi y elum dikuasai siswa dengan acuan “Buku Guru”. eluruh materi diberikan selama 2 semester pada tahun pertama (kelas X) Mata pelajaran ini tidak dapat diperpanjang kurun waktu pembelajaran Buku Siswa” adalah buku sumber bagi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar tatap muka dan tugas belajar mandiri. uku Siswa dilengkapi dengan materi yang diformat pada cakram (CD). Guru harus merancang pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring (praktik mandiri). egiatan belajar tatap muka hanya digunakan oleh guru untuk menerangkan materi y elum dikuasai siswa dengan acuan “Buku Guru”. trategi Pembelajaran eluruh materi diberikan selama 2 semester pada tahun pertama (kelas X) Mata pelajaran ini tidak dapat diperpanjang kurun waktu pembelajaran Buku Siswa” adalah buku sumber bagi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar tatap muka dan tugas belajar mandiri. uku Siswa dilengkapi dengan materi yang diformat pada cakram (CD). Guru harus merancang pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring (praktik mandiri). egiatan belajar tatap muka hanya digunakan oleh guru untuk menerangkan materi y elum dikuasai siswa dengan acuan “Buku Guru”. eluruh materi diberikan selama 2 semester pada tahun pertama (kelas X) Mata pelajaran ini tidak dapat diperpanjang kurun waktu pembelajaran Buku Siswa” adalah buku sumber bagi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar tatap muka dan tugas belajar mandiri. uku Siswa dilengkapi dengan materi yang diformat pada cakram (CD). Guru harus merancang pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring (praktik mandiri). egiatan belajar tatap muka hanya digunakan oleh guru untuk menerangkan materi y elum dikuasai siswa dengan acuan “Buku Guru”.
  7. 7. Alokasi Waktu Belajar mester 1 terdiri atas: 20 minggu efektif atau 20 kegiatan belajar tatap muka @ 3 jam pelajaran, total 60 jam pelajaran @ 45 menit. okasi waktu semester 1 digunakan untuk: Kegiatan Belajar 1 – 9 : Pengelolaan Informasi Digital Kegiatan Belajar 10 – 17 : Kelas Maya. Kegiatan Belajar 18 – 20 : Perancangan Visualisasi. mester 1 terdiri atas: 20 minggu efektif atau 20 kegiatan belajar tatap muka @ 3 jam pelajaran, total 60 jam pelajaran @ 45 menit. okasi waktu semester 1 digunakan untuk: Kegiatan Belajar 1 – 9 : Pengelolaan Informasi Digital Kegiatan Belajar 10 – 17 : Kelas Maya. Kegiatan Belajar 18 – 20 : Perancangan Visualisasi. Alokasi Waktu Belajar mester 1 terdiri atas: 20 minggu efektif atau 20 kegiatan belajar tatap muka @ 3 jam pelajaran, total 60 jam pelajaran @ 45 menit. okasi waktu semester 1 digunakan untuk: Kegiatan Belajar 1 – 9 : Pengelolaan Informasi Digital Kegiatan Belajar 10 – 17 : Kelas Maya. Kegiatan Belajar 18 – 20 : Perancangan Visualisasi. mester 1 terdiri atas: 20 minggu efektif atau 20 kegiatan belajar tatap muka @ 3 jam pelajaran, total 60 jam pelajaran @ 45 menit. okasi waktu semester 1 digunakan untuk: Kegiatan Belajar 1 – 9 : Pengelolaan Informasi Digital Kegiatan Belajar 10 – 17 : Kelas Maya. Kegiatan Belajar 18 – 20 : Perancangan Visualisasi.
  8. 8. Alokasi Waktu Belajar mester 2 terdiri atas: 18 minggu efektif atau 18 kegiatan belajar tatap muka @ 3 jam pelajaran, total 54 jam pelajaran @ 45 menit. okasi waktu semester 2 digunakan untuk: egiatan Belajar 1 – 15: Visualisasi Konsep terdiri atas: a) Kegiatan Belajar 1 – 6 : Presentasi Video b) Kegiatan Belajar 7 – 15 : Simulasi Visual egiatan Belajar 16 – 18: Buku/Dokumen Digital. mester 2 terdiri atas: 18 minggu efektif atau 18 kegiatan belajar tatap muka @ 3 jam pelajaran, total 54 jam pelajaran @ 45 menit. okasi waktu semester 2 digunakan untuk: egiatan Belajar 1 – 15: Visualisasi Konsep terdiri atas: a) Kegiatan Belajar 1 – 6 : Presentasi Video b) Kegiatan Belajar 7 – 15 : Simulasi Visual egiatan Belajar 16 – 18: Buku/Dokumen Digital. Alokasi Waktu Belajar mester 2 terdiri atas: 18 minggu efektif atau 18 kegiatan belajar tatap muka @ 3 jam pelajaran, total 54 jam pelajaran @ 45 menit. okasi waktu semester 2 digunakan untuk: egiatan Belajar 1 – 15: Visualisasi Konsep terdiri atas: a) Kegiatan Belajar 1 – 6 : Presentasi Video b) Kegiatan Belajar 7 – 15 : Simulasi Visual egiatan Belajar 16 – 18: Buku/Dokumen Digital. mester 2 terdiri atas: 18 minggu efektif atau 18 kegiatan belajar tatap muka @ 3 jam pelajaran, total 54 jam pelajaran @ 45 menit. okasi waktu semester 2 digunakan untuk: egiatan Belajar 1 – 15: Visualisasi Konsep terdiri atas: a) Kegiatan Belajar 1 – 6 : Presentasi Video b) Kegiatan Belajar 7 – 15 : Simulasi Visual egiatan Belajar 16 – 18: Buku/Dokumen Digital.
  9. 9. Alokasi Waktu Belajar Pengelolaan Informasi Digital 9 KB Visualisasi Konsep 15 KB SEMESTER 1 : Buku Simulasi Digital Jilid 1 SEMESTER 2 : Buku Simulasi Digital Jilid 2 Alokasi Waktu Belajar Kelas Maya 7 KB Perancangan Visualisasi Konsep 4 KB Perancangan Visualisasi Konsep 4 KB Buku/Dokumen Digital 3 KB SEMESTER 1 : Buku Simulasi Digital Jilid 1 SEMESTER 2 : Buku Simulasi Digital Jilid 2
  10. 10. Kompetensi Dasar Simulasi Digital*pengembang11April2014 huan Keterampilan mpetensi Dasar No enerapkan pengetahuan pengelolaan informasi ital melalui pemanfaatan perangkat lunak ngolah informasi 4.1enerapkan pengetahuan pengelolaan informasi ital melalui pemanfaatan perangkat lunak ngolah informasi enerapkan pengetahuan pengelolaan informasi ital melalui pemanfaatan komunikasi daring nline) 4.2 enerapkan pengetahuan tentang keikutsertaan am pembelajaran melalui kelas maya 4.3 enerapkan pengetahuan perancangan visualisasi nsep 4.4 Kompetensi Dasar Simulasi Digital*pengembang11April2014 Keterampilan K BNo Kompetensi Dasar 4.1 Menyajikan hasil penerapan pengelolaan informasi digital melalui pemanfaatan perangkat lunak pengolah informasi 5Menyajikan hasil penerapan pengelolaan informasi digital melalui pemanfaatan perangkat lunak pengolah informasi 4.2 Menyajikan hasil penerapan pengelolaan informasi digital melalui komunikasi daring (online) 4 4.3 Menyajikan hasil penerapan keikutsertaan dalam pembelajaran melalui kelas maya 7 4.4 Menyajikan hasil penerapan perancangan visualisasi konsep 4
  11. 11. Kompetensi Dasar Simulasi Digital*pengembang11April2014 ngetahuan Keterampilan Kompetensi Dasar No Menerapkan pengetahuan tentang visualisasi konsep dalam bentuk presentasi video 4.5 Menerapkan pengetahuan tentang visualisasi konsep dalam bentuk simulasi visual 4.6Menerapkan pengetahuan tentang visualisasi konsep dalam bentuk simulasi visual 4.6 Menerapkan pengetahuan pemformatan dokumen/buku digital 4.7 Kompetensi Dasar Simulasi Digital*pengembang11April2014 Keterampilan K BNo Kompetensi Dasar 4.5 Menyajikan hasil penerapan visualisasi konsep dalam bentuk presentasi video 6 4.6 Menyajikan hasil penerapan visualisasi konsep dalam bentuk simulasi visual 84.6 Menyajikan hasil penerapan visualisasi konsep dalam bentuk simulasi visual 8 4.7 Menyajikan hasil penerapan pemformatan dokumen/buku 4
  12. 12. Kompetensi Simulasi Digital Agar mampu mengomunikasikan gagasan a konsep secara daring, siswa dibekali kompet teknis: 1. Pengelolaan Informasi Digital terdiri atas: • pemanfaatan aplikasi pengolah kata; • pemanfaatan aplikasi pengolah angka, terkai dengan tabel, grafik, dan tampilan urut dan terpilih (sort and filter); • pencarian informasi digital; • pemanfaatan aplikasi presentasi, dilengkapi dengan animasi grafis sederhana; • komunikasi daring; dan • Digital Citizenship Agar mampu mengomunikasikan gagasan a konsep secara daring, siswa dibekali kompet teknis: 1. Pengelolaan Informasi Digital terdiri atas: • pemanfaatan aplikasi pengolah kata; • pemanfaatan aplikasi pengolah angka, terkai dengan tabel, grafik, dan tampilan urut dan terpilih (sort and filter); • pencarian informasi digital; • pemanfaatan aplikasi presentasi, dilengkapi dengan animasi grafis sederhana; • komunikasi daring; dan • Digital Citizenship Kompetensi Simulasi Digital Agar mampu mengomunikasikan gagasan a konsep secara daring, siswa dibekali kompet teknis: 1. Pengelolaan Informasi Digital terdiri atas: • pemanfaatan aplikasi pengolah kata; • pemanfaatan aplikasi pengolah angka, terkai dengan tabel, grafik, dan tampilan urut dan terpilih (sort and filter); • pencarian informasi digital; • pemanfaatan aplikasi presentasi, dilengkapi dengan animasi grafis sederhana; • komunikasi daring; dan • Digital Citizenship Agar mampu mengomunikasikan gagasan a konsep secara daring, siswa dibekali kompet teknis: 1. Pengelolaan Informasi Digital terdiri atas: • pemanfaatan aplikasi pengolah kata; • pemanfaatan aplikasi pengolah angka, terkai dengan tabel, grafik, dan tampilan urut dan terpilih (sort and filter); • pencarian informasi digital; • pemanfaatan aplikasi presentasi, dilengkapi dengan animasi grafis sederhana; • komunikasi daring; dan • Digital Citizenship
  13. 13. Kompetensi Simulasi Digital Agar mampu menyerap informasi lebih intensif dan dapat mengikuti pembelajaran daring yang melengkapi pembelajaran tatap muka, siswa dibekali kemampuan mengikuti: 2. Kelas Maya. Agar mampu menyerap informasi lebih intensif dan dapat mengikuti pembelajaran daring yang melengkapi pembelajaran tatap muka, siswa dibekali kemampuan mengikuti: 2. Kelas Maya. Kompetensi Simulasi Digital
  14. 14. Kompetensi Simulasi Digital gar mampu merancang Visualisasi Konsep untuk engomunikasikannya dalam bentuk tampilan dinamis secara ektif dan efisien, siswa dibekali kompetensi teknis: 3. Perancangan Visualisasi Konsep yang terdiri atas: a. mengidentifikasi masalah; b. menemukan ide sebagai solusi; c. menalar ide menjadi gagasan; d. merumuskan konsep untuk dikomunikasikan; e. merancang Visualisasi Konsep. gar mampu mengomunikasikan gagasan atau konsep engan visualisasi dinamis secara efektif dan efisien, swa dibekali kompetensi teknis: 4. Visualisasi Konsep, terdiri atas: a. presentasi video, b. simulasi visual untuk memvisualkan objek yang tidak dapat digambarkan melalui videografi. gar mampu merancang Visualisasi Konsep untuk engomunikasikannya dalam bentuk tampilan dinamis secara ektif dan efisien, siswa dibekali kompetensi teknis: 3. Perancangan Visualisasi Konsep yang terdiri atas: a. mengidentifikasi masalah; b. menemukan ide sebagai solusi; c. menalar ide menjadi gagasan; d. merumuskan konsep untuk dikomunikasikan; e. merancang Visualisasi Konsep. gar mampu mengomunikasikan gagasan atau konsep engan visualisasi dinamis secara efektif dan efisien, swa dibekali kompetensi teknis: 4. Visualisasi Konsep, terdiri atas: a. presentasi video, b. simulasi visual untuk memvisualkan objek yang tidak dapat digambarkan melalui videografi. Kompetensi Simulasi Digital gar mampu merancang Visualisasi Konsep untuk engomunikasikannya dalam bentuk tampilan dinamis secara ektif dan efisien, siswa dibekali kompetensi teknis: 3. Perancangan Visualisasi Konsep yang terdiri atas: a. mengidentifikasi masalah; b. menemukan ide sebagai solusi; c. menalar ide menjadi gagasan; d. merumuskan konsep untuk dikomunikasikan; e. merancang Visualisasi Konsep. gar mampu mengomunikasikan gagasan atau konsep engan visualisasi dinamis secara efektif dan efisien, swa dibekali kompetensi teknis: 4. Visualisasi Konsep, terdiri atas: a. presentasi video, b. simulasi visual untuk memvisualkan objek yang tidak dapat digambarkan melalui videografi. gar mampu merancang Visualisasi Konsep untuk engomunikasikannya dalam bentuk tampilan dinamis secara ektif dan efisien, siswa dibekali kompetensi teknis: 3. Perancangan Visualisasi Konsep yang terdiri atas: a. mengidentifikasi masalah; b. menemukan ide sebagai solusi; c. menalar ide menjadi gagasan; d. merumuskan konsep untuk dikomunikasikan; e. merancang Visualisasi Konsep. gar mampu mengomunikasikan gagasan atau konsep engan visualisasi dinamis secara efektif dan efisien, swa dibekali kompetensi teknis: 4. Visualisasi Konsep, terdiri atas: a. presentasi video, b. simulasi visual untuk memvisualkan objek yang tidak dapat digambarkan melalui videografi.
  15. 15. Kompetensi Simulasi Digital Agar dapat mengomunikasikan gagasan atau onsep melalui media digital secara efektif dan fisien, dengan sasaran yang lebih luas, siswa ibekali dengan kompetensi teknis: 5. memformat Buku/Dokumen Digital yang mampu menampung informasi verbal dan non verbal dengan tampilan statis, videografi, dan audio. Agar dapat mengomunikasikan gagasan atau onsep melalui media digital secara efektif dan fisien, dengan sasaran yang lebih luas, siswa ibekali dengan kompetensi teknis: 5. memformat Buku/Dokumen Digital yang mampu menampung informasi verbal dan non verbal dengan tampilan statis, videografi, dan audio. Kompetensi Simulasi Digital Agar dapat mengomunikasikan gagasan atau onsep melalui media digital secara efektif dan fisien, dengan sasaran yang lebih luas, siswa ibekali dengan kompetensi teknis: 5. memformat Buku/Dokumen Digital yang mampu menampung informasi verbal dan non verbal dengan tampilan statis, videografi, dan audio. Agar dapat mengomunikasikan gagasan atau onsep melalui media digital secara efektif dan fisien, dengan sasaran yang lebih luas, siswa ibekali dengan kompetensi teknis: 5. memformat Buku/Dokumen Digital yang mampu menampung informasi verbal dan non verbal dengan tampilan statis, videografi, dan audio.
  16. 16. ertifikasi Simulasi Digital Sertifikasi Kompetensi Simulasi Digital Sertifikasi Kompetensi Pengelolaan Informasi Digital Sertifikasi Instruktur Sertifikasi Kompetensi Pengelolaan Informasi Digital Sertifikasi Kompetensi Kelas Maya Sertifikasi Kompetensi Visualisasi Konsep Sertifikasi Kompetensi Dokumen/Buku Digital Strategi Pelatihan Simdig Strategi Pembelajaran Simdig ertifikasi Simulasi Digital Sertifikasi Instruktur Sertifikasi Asesor Pengujian Sertifikasi Master Teacher Strategi Pelatihan Guru Strategi Pelatihan Simdig Sertifikasi Kualifikasi Guru Strategi Pembelajaran Simdig
  17. 17. Pelatihan Simulasi Digital Kompetensi Simulasi DigitalStrategi pelatihan guru Strategi pelatihan Master Teacher Instruktur Kompetensi Simulasi Digital Terdiri dari 4 unit kompetensi: 1. Pengelolaan Informasi Digital 2. Kelas Maya 3. Visualisasi Konsep 4. Buku Digital Strategi pelatihan guru Strategi pelatihan Pelatihan Simulasi Digital Kompetensi Simulasi Digital Strategi Pembelajaran Guru Asesor Kompetensi Simulasi Digital Terdiri dari 4 unit kompetensi: 1. Pengelolaan Informasi Digital 2. Kelas Maya 3. Visualisasi Konsep 4. Buku Digital Strategi Pembelajaran Pengujian
  18. 18. Kelembagaan Pelatihan dan Sertifikasi LEMBAGA PELATIHAN SEAMOLEC VEDC Pusat Pengembang Simulasi Digital PSMK, VEDC, SEAMOLEC TUK TUK TUK Master Teacher Instruktur Kelembagaan Pelatihan dan Sertifikasi LEMBAGA SERTIFIKASI SEAMOLEC VEDC Pusat Pengembang Simulasi Digital PSMK, VEDC, SEAMOLEC TUK TUK TUK Asesor
  19. 19. Kelembagaan Pelatihan dan Sertifikasi Pusat Pengembang TUK TUK Kelembagaan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Tempat Pelatihandan Sertifikasi Master Teacher Instruktur Guru Tempat Pelatihandan Sertifikasi TUK
  20. 20. Terima Kasih ormasi lebih lanjut: tp://simulasidigital.seamolec.org tps://twitter.com/simdighelpdesk tps://www.facebook.com/pages/Simdig-help-desk/495646827207300 elp Desk am Penta 5319393178 mdighelpdesk@seamolec.org ormasi lebih lanjut: tp://simulasidigital.seamolec.org tps://twitter.com/simdighelpdesk tps://www.facebook.com/pages/Simdig-help-desk/495646827207300 elp Desk am Penta 5319393178 mdighelpdesk@seamolec.org ormasi lebih lanjut: tp://simulasidigital.seamolec.org tps://twitter.com/simdighelpdesk tps://www.facebook.com/pages/Simdig-help-desk/495646827207300 elp Desk am Penta 5319393178 mdighelpdesk@seamolec.org ormasi lebih lanjut: tp://simulasidigital.seamolec.org tps://twitter.com/simdighelpdesk tps://www.facebook.com/pages/Simdig-help-desk/495646827207300 elp Desk am Penta 5319393178 mdighelpdesk@seamolec.org

×