• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Konfigurasi debian 5
 

Konfigurasi debian 5

on

  • 13,187 views

 

Statistics

Views

Total Views
13,187
Views on SlideShare
13,103
Embed Views
84

Actions

Likes
13
Downloads
1
Comments
6

7 Embeds 84

http://who-is-kurniawan.blogspot.com 37
http://lenytkjsmublig.blogspot.com 22
http://singgahdongkawan.blogspot.com 21
http://www.slideshare.net 1
https://twitter.com 1
http://www.singgahdongkawan.blogspot.com 1
http://who-is-kurniawan.blogspot.kr 1
More...

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

16 of 6 previous next Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Konfigurasi debian 5 Konfigurasi debian 5 Presentation Transcript

    • KONFIGURASI DEBIAN 5.0 From :Name : Kurniawan YClass : XI TKJ 1No. : 23NIS : 11909 http://falconia.co.nr
    • Di sini akan dibahas konfigurasi tentang: WEBMAIL SERVER DHCP SERVER WEB SERVER DNS SERVER
    • Klik salah satu untuk membukanyaWEBMAIL SERVER DHCP SERVER WEB SERVER DNS SERVER
    • KONFIGURASI DHCP SERVER1. Login dengan memasukan nama dan password yang benar.2. Menginstall paket yang dibutuhkan yaitu dhcp3-server3. Ketikkan perintah di bawah ini server~debian: ~# apt-get install dhcp3- server
    • Tuliskan Perintah seperti ini Lalu tekan ENTER
    • Tekan ENTER untukmelanjutkan
    • 4. Menambah scripts pada file /etc/dhcp3/dhcpd.conf server-debian:~# vim /etc/dhcp3/dhcpd.conf5. Mengedit scripts dibawah ini : # A slightly different configuration for an internal subnet. subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 { range 192.168.0.100 192.168.0.200; option domain-name-servers 192.168.0.5;
    • option domain-name "debian.com";option routers 192.168.0.5;# option broadcast-address 10.5.5.31;# default-lease-time 600;# max-lease-time 7200;}
    • 6. Merestart layanan dhcp~server server-debian:~# /etc/init.d/dhcp3-server restart7. Mensetting di Client LINUX dan WINDOWS server-debian:~# dhclient eth0 Untuk Windows Setting di LINUX KEMBALI KE MENU
    • Klik salah satu untuk membukanyaWEBMAIL SERVER DHCP SERVER WEB SERVER DNS SERVER
    • 1. Menginstall paket yang dibutuhkan yaitu bind9 server-debian:~# apt-get install bind9 Jalankan perintah apt-get install bind9 kemudian enter. Masukkan DVD sesuai dengan tampilan yang ada. kemudian tekan enter.
    • 2. Menambah scripts pada file /etc/bind/named.conf.local untuk membuat zone forward dan zone reverse. Server-debian:~# vim /etc/bind/named.conf.local Ketikkan scripts di bawah ini pada baris terbawah. zone "linuxdebian.or.id" { Tekan INSERT type master; terlebih file "db.forward"; dahulu }; zone "0.168.192.in-addr.arpa" { type master; file "db.reverse"; };
    • 3. Membuat file baru untuk zone forward pada direktori /var/cache/bind/ server-debian:~# vim /var/cache/bind/forward Ketikkan scripts seperti dibawah ini : Tekan INSERT terlebih dahulu
    • 4. Membuat file baru untuk zone reverse pada direktori /var/cache/bind/ server-debian:~# vim /var/cache/bind/reverse Ketikkan scripts seperti dibawah ini : Tekan INSERT terlebih dahulu
    • 5. Menambahkan nomor DNS Server pada file /etc/bind/named.conf.options untuk dijadikan sebagai forwarders atau DNS lokal server-debian:~# vim /etc/bind/named.conf.options Ketikkan nomor DNS yang ada dibawah forwarders dan buang tanda // didepan scripts tersebut. Tekan INSERT terlebih dahulu
    • 6. Mensetting Resolver pada file /etc/resolv.conf server-debian:~# vim /etc/resolv.conf7. Merestart layanan bind9
    • 8. Mengetes DNS yang sudah dikonfigurasi KEMBALI KE MENU AWAL
    • Klik salah satu untuk membukanyaWEBMAIL SERVER DHCP SERVER WEB SERVER DNS SERVER
    • WEB SERVER
    • Konfigurasi WEB SERVER1. Menginstall paket yang dibutuhkan yaitu apache2, php5, links server-debian:~# apt-get install apache2 php5 links
    • 2. Mengetik perintah a2enmod agar web server yang dikonfigurasi multi user server-debian:~# a2enmod userdir3. Mengcopy file /etc/apache2/sites-enabled/000-default menjadi /etc/apache2/sites-enabled/webmail server-debian:~# cp /etc/apache2/sites-enabled/000-default /etc/apache2/sites -enabled/webmail4. Mengedit file /etc/apache2/sites-enabled/webmail untuk mengatur virtualhost server-debian:~# vim /etc/apache2/sites-enabled/webmail
    • Hapus semua scripts yang ada, kemudian ketikkan scripts dibawah ini:NameVirtualHost 192.168.0.5:80<VirtualHost 192.168.0.5:80> ServerName www.linuxdebian.or.id DocumentRoot /home/admin/public_html</VirtualHost>
    • 5. Membuat folder public_html pada direktori /etc/skel agar setiap user yang dibuat mempunyai public_html. Dilanjutkan dengan membuat user baru untuk menyimpan file-file dari web server.
    • 6. Merestart layanan apache2 server-debian:~# /etc/init.d/apache2 restart7. Mengetes web server yang sudah dikonfigurasi server-debian:~# links www.linuxdebian.or.id8. Untuk mengakses home page user, tinggal menambahkan /~nama_user pada alamat pengaksesan web. mengakses home page server-debian:~# links www.debian.com/~nama_user user
    • Klik salah satu untuk membukanyaWEBMAIL SERVER DHCP SERVER WEB SERVER DNS SERVER
    • WEBMAIL SERVER
    • 1. Menginstall paket yang dibutuhkan yaitu postfix, courier- imap, squirrelmail server-debian:~# apt-get install postfix courier-imap squirrelmail
    • Pilih Yes kemudian tekan ENTER
    • Tekan ENTER
    • Pilih InternetSite kemudiantekan ENTER
    • Masukkan domain name pada System mail name. Bagian ininantinya akan berfungsi sebagai alamat email dari mail serveryang kita buat. Tekan ENTER untuk melanjutkan instalasi.
    • 2. Mengedit file /etc/postfix/main.cf server-debian:~# vim /etc/postfix/main.cf
    • 3. Mensetting squirrelmail server-debian:~# /etc/squirrelmail/conf.pl Tekan 2 lalu ENTER
    • Tekan 1 kemudian ENTER.Kemudian masukkan nama domain. Tekan ENTER untuk melanjutkan ke proses selanjutnya.
    • Tekan rkemudianenter untuk kembalike menu awal.
    • Tekan d kemudian ENTERKetikkan courierkemudian tekan ENTER
    • Tekan skemudian tekan ENTER Tekan Qkemudian tekan ENTER
    • 4. Membuat Directory Maildir untuk menyimpan e-mail yang masuk pada directory /etc/skel server-debian:~# maildirmake /etc/skel/Maildir5. Buat symlink untuk squirrelmail yang sudah dikonfigurasi server-debian:~# ln –s /etc/squirrelmail/apache.conf /etc/apache2/conf.d/squirrelmail.conf6. Mengedit file /etc/apache2/conf.d/squirrelmail.conf server-debian:~# vim /etc/apache2/conf.d/squirrelmail.conf Mengedit /squirrelmail menjadi /webmail
    • 7. Restart layanan postfix, courier-imap dan apache2 server-debian:~# /etc/init.d/postfix restart server-debian:~# /etc/init.d/courier-imap restart server-debian:~# /etc/init.d/apache2 restart8. Buat user baru, misal dengan nama guest. User ini nantinya akan digunakan untuk mencoba mail server yang sudah kita konfigurasi. server-debian:~# adduser guest
    • 9. Mengetest mail server yang sudah dikonfigurasi server-debian:~# links www.linuxdebian.or.id/webmail Login menggunakan user dan password yang baru saja dibuat.
    • Tes mail server yangsudah dikonfiguaras dengan cara mengirim email keuser tersebut sendiri. Pilih Compose.
    • Email diterima yang berartikonfigurasi mail server sudahbenar dan sudah berjalan.
    • User yang dibuat sebelum pembuatanC Maildir pada directory /etc/skel, makaA user tersebut tidak akan bisaT digunakan untuk login ke mail serverA karena user tersebut di drop oleh imap server. Jadi apabila anda inginT mencoba mail server, maka andaA harus membuat user baru terlebihN dahulu.