<ul><li>A. Landasan </li></ul><ul><li>a.  Landasan Normative dalam Pemberdayaan Masyarakat </li></ul><ul><li>Norma adalah ...
<ul><li>c. Landasan Teoritis dalam Pengembangan Masyarakat </li></ul><ul><li>Yaitu landasan/dasar pengembangan masyarakat ...
<ul><li>Sosialisasi/pendidikan tentang peraturan perundangan dan pengetahuan lingkungan hidup. </li></ul><ul><li>Meningkat...
<ul><li>C.Pengelolaan sumber daya alam , yaitu dengan cara : </li></ul><ul><li>Sumber daya alam harus dikelola untuk menda...
<ul><li>4.  Di dalam pengelolaan sumber daya alam hayati perlu adanya pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut : </li></u...
<ul><li>D .  Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam </li></ul><ul><li>Sumber daya alam berdasarkan jenis  : </li></ul><ul>...
<ul><li>Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia aga...
<ul><li>E.  Daya Dukung Lingkungan  </li></ul><ul><li>Ketersediaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar, dan te...
<ul><li>REFERENSI : </li></ul><ul><li>http://kusdanar.wordpress.com/2010/10/24/landasan-sumberdaya-alam/ </li></ul><ul><li...
<ul><li>Terima kasih </li></ul>
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Sumber daya alam

3,663

Published on

Published in: Technology
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
3,663
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
126
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sumber daya alam

  1. 2. <ul><li>A. Landasan </li></ul><ul><li>a.  Landasan Normative dalam Pemberdayaan Masyarakat </li></ul><ul><li>Norma adalah untuk memberikan petunjuk kepada manusia bagaimana seseorang harus bertindak dalam masyarakat serta perbuatan-perbuatan mana yang harus dijalankannya, dan perbuatan-perbuatan mana yang harus dihindari. </li></ul><ul><li>b. Landasan Filosofis dalam Pemberdayaan Masyarakat </li></ul><ul><li>Yaitu landasan atau dasar pengembangan masyarakat yang ditinjau dari segi filosofisnya. Sehingga paradigma pengembangan masyarakat yang kurang berorientasi pada potensi dan kemandirian sumber daya manusia akan menyebabkan kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan masyarakat. </li></ul>
  2. 3. <ul><li>c. Landasan Teoritis dalam Pengembangan Masyarakat </li></ul><ul><li>Yaitu landasan/dasar pengembangan masyarakat yang ditinjau langsung secara teoritis oleh para pakar pengembangan masyarakat. </li></ul><ul><li>B. Kebijakan </li></ul><ul><li>Menurut Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup (1997), kebijakan daerah dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup khususnya permasalahan kebijakan dan penegakan hukum yang merupakan salah satu permasalahan lingkungan hidup di daerah dapat meliputi : </li></ul><ul><li>Regulasi Perda tentang Lingkungan. </li></ul><ul><li>Penguatan Kelembagaan Lingkungan Hidup. </li></ul><ul><li>Penerapan dokumen pengelolaan lingkungan hidup dalam proses perijinan </li></ul>
  3. 4. <ul><li>Sosialisasi/pendidikan tentang peraturan perundangan dan pengetahuan lingkungan hidup. </li></ul><ul><li>Meningkatkan kualitas dan kuantitas koordinasi dengan instansi terkait dan stakeholders </li></ul><ul><li>Pengawasan terpadu tentang penegakan hukum lingkungan. </li></ul><ul><li>Memformulasikan bentuk dan macam sanksi pelanggaran lingkungan hidup. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia. </li></ul><ul><li>Peningkatan pendanaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. </li></ul>
  4. 5. <ul><li>C.Pengelolaan sumber daya alam , yaitu dengan cara : </li></ul><ul><li>Sumber daya alam harus dikelola untuk mendapatkan manfaat yang  maksimal, tetapi pengelolaan sumber daya alam harus diusahakan agar produktivitasnya tetap berkelanjutan. </li></ul><ul><li>Eksploitasinya harus di bawah batas daya regenerasi atau asimilasi sumber daya alam. </li></ul><ul><li>Diperlukan kebijaksanaan dalam pemanfaatan sumber daya alam yang ada agar dapat lestari dan berkelanjutan dengan menanamkan pengertian sikap serasi dengan lingkungannya. </li></ul>
  5. 6. <ul><li>4. Di dalam pengelolaan sumber daya alam hayati perlu adanya pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut : </li></ul><ul><li>a) Teknologi yang dipakai tidak sampai merusak kemampuan sumber daya untuk pembaruannya. </li></ul><ul><li>b) Sebagian hasil panen harus digunakan untuk menjamin pertumbuhan sumber daya alam hayati. </li></ul><ul><li>c) Dampak negatif pengelolaannya harus ikut dikelola, misalnya dengan daur ulang. </li></ul><ul><li>d) Pengelolaannya harus secara serentak disertai proses pembaruannya </li></ul>
  6. 7. <ul><li>D . Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam </li></ul><ul><li>Sumber daya alam berdasarkan jenis : </li></ul><ul><li>sumber daya alam hayati / biotic </li></ul><ul><li>sumber daya alam non hayati / abiotik </li></ul><ul><li>Sumber daya alam berdasarkan sifat pembaharuan : </li></ul><ul><li>sumber daya alam yang dapat diperbaharui / renewable </li></ul><ul><li>Sumber daya alam berdasarkan kegunaan atau penggunaannya : </li></ul><ul><li>sumber daya alam penghasil bahan baku </li></ul><ul><li>sumber daya alam penghasil energy </li></ul>
  7. 8. <ul><li>Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan, hewan dan banyak lagi lainnya. </li></ul>
  8. 9. <ul><li>E. Daya Dukung Lingkungan </li></ul><ul><li>Ketersediaan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan dasar, dan tersedianya cukup ruang untuk hidup pada tingkat kestabilan sosial tertentu disebut juga dengan  daya dukung lingkungan .  Singkatnya, daya dukung lingkungan ialah kemampuan lingkungan untuk mendukung kehidupan semua makhluk hidup </li></ul><ul><li>F. Keterbatasan Kemampuan Manusia </li></ul><ul><li>keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah sumber daya alam yang ada terjadi karena kurangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki oleh masyarakat, modal dan faktor-faktor yang lain yang mempengaruhi. </li></ul>
  9. 10. <ul><li>REFERENSI : </li></ul><ul><li>http://kusdanar.wordpress.com/2010/10/24/landasan-sumberdaya-alam/ </li></ul><ul><li>http://trit0824.student.ipb.ac.id/2010/06/20/analisis-kebijakan-pemerintah-dalam-pengelolaan-sumber-daya-alam-yang-berkelanjutan/ </li></ul><ul><li>http://rikihamdanielektro.wordpress.com/2011/11/05/karakteristik-ekologi-sumber-daya-alam/ </li></ul><ul><li>http://werdhapura.penataanruang.net/index.php?option=com_jfusion&jfile=doku.php&id=isu_strategis%3Bdaya_dukung_lahan&Itemid=10&jfile=doku.php&id=isu_strategis;daya_dukung_lahan&do=backlink </li></ul><ul><li>http://www.slideshare.net/Riska_21/keterbatasan-manusia </li></ul><ul><li>http://wahyuda-ekologidanasasasasekologi.blogspot.com/2010/10/keterbatasan-manusia-dalam-mengelola.html </li></ul>
  10. 11. <ul><li>Terima kasih </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×