0
Rancangan Penelitian, Penentuan
Wilayah/Kasus, Teknik Sampling, Teknik
Analisis, Indikator Variabel
Oleh
AR FUAD HASANUDDI...
Rancangan Penelitian
Ada 2 jenis penelitian yang berbeda menurut struktur dan cara meneliti
Yaitu:
•Penelitian Kuantitatif...
Sambungan…
MODEL RANCANGAN PENELITIAN SECARA UMUM

MODEL RANCANGAN PENELITIAN KUALITATIF

Pernyataan
masalah umum

Memeprt...
Desain Penelitian
Desain penelitian merupakan rencana tentang cara mengumpulkan dan menganalisis
data agar dapat dilaksana...
LOKASI
• Peneliti menentukan tempat obyek yang akan diteliti misalnya Kota, bagian
dari suatu kota (BWK), kecamatan, segme...
METODE SAMPLING
Populasi
Populasi suatu penelitian adalah keseuruhan subyek yang harus kita selidiki
dalam melaksanakan su...
JENIS POPULASI
Populasi
Terbatas
Berdasarkan
jumlah

Populasi tak
terbatas

Populasi Teoritis

Jenis populasi

Berdasarkan...
Sample
Menurut Latunnusa, sampel adalah satu bagian dari populasi yang dipilih
untuk mewakili populasi. Sedangkan menurut ...
Jenis-jenis Teknik Sampling
Probabilitas (acak = random)

Probability Sampel :
Simple Random

Cluster Random
Sampling

Sys...
Metode Pengumpulan Data
•Observasi
Merupakan suatu cara untuk memperoleh data dengan jalan mengadakan
pengamatan dan penca...
ANALISIS DATA
Data

Analisis

Kesimpul
an

Data yang diperoleh harus diolah untuk disimpulkan berdasarkan rumusan masalah ...
Teknik Analisis
Analisis deskripstif: meringkaskan data ke dalam pola pemusatan dan
pola pemencaran data, tetapi bukan unt...
Analisis Geostatistika dan SIG
•

•

Analisis geostatistika: penggunaan teknik-teknik statistika untuk menganalisis data
r...
Indikator Variabel
Indikator adalah Ukuran dan bagaimana cara mengukurnya. Variabel pada
umumnya diukur menggunakan skala
...
Sambungan…..

3.SKALA INTERVAL
• Skala Interval memungkinkan mengukur beda antara dua titik dalam
skala, menghitung means ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Metode Penelitian presentation by fuad

624

Published on

hope u like it!! come get me in https://www.facebook.com/retire.soldier

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
624
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
34
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Metode Penelitian presentation by fuad"

  1. 1. Rancangan Penelitian, Penentuan Wilayah/Kasus, Teknik Sampling, Teknik Analisis, Indikator Variabel Oleh AR FUAD HASANUDDIN P1300213003
  2. 2. Rancangan Penelitian Ada 2 jenis penelitian yang berbeda menurut struktur dan cara meneliti Yaitu: •Penelitian Kuantitatif Penelitian Kuantitatif terfokus pada hal yang lebih nyata dan dapat diukur dengan angka (quantifiable), dalam penelitian kuantitatif harus memahami terlebih dahulu hal yang akan diteliti seperti Frekuensi, intensitas, dan variabel. •Penelitian kualitatif Penelitian kualitatif bertujuan memperoleh gambaran seutuhnya mengenai suatu hal menurut pandangan manusia, penetian kualitatif berhubungan dengan ide, persepsi, dan pendapat. Dalam penelitian kualitatif untuk mengukur sebuah variabel yang bersifat tidak terukur misalnya keindahan dsb, peneliti lazim menggunakan teknik kuisioner
  3. 3. Sambungan… MODEL RANCANGAN PENELITIAN SECARA UMUM MODEL RANCANGAN PENELITIAN KUALITATIF Pernyataan masalah umum Memeprtimbangkan fokus dan memilih topik Penelusuran literatur Mendeskripsikan masalah dan merumuskan pernyataan penelitian Merumuskan hipotesis Tinjauan literatur Menyusun kerangka teori Membuat design penelitian Pengumpulan data Memilih lokasi dan subjek Merumuskan rencana penelitian Mengumpulkan data Analisis data Analisis interpretasi data Penulisan laporan Pelaporan temuan
  4. 4. Desain Penelitian Desain penelitian merupakan rencana tentang cara mengumpulkan dan menganalisis data agar dapat dilaksanakan secara ekonomis dan sesuai dengan tujuan penelitian. Desain memberikan pegangan yang jelas kepada peneliti, menentukan batas – batas penelitian, serta memberikan gambaran mengenai macam – macam kesulitan yang akan dihadapi saat melakukan kegiatan penelitian. Bentuk Desain Penelitian Adapun beberapa bentuk desain penelitian, yaitu. 1. Desain Survey Pengumpulan data dengan teknik survey Bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang orang yang jumlahnya besar, dengan cara mewawancarai sejumlah kecil dari populasi itu. 2. Desain Case Study Case Study adalah bentuk penelitian yang mendalam atau yang mengkhusus tentang suatu aspek lingkungan sosial. Case Study dapat dilakukan terhadap seorang individu. 3. Desain Eksperimen Dalam desain Eksperimen terdapat kelompok yang disebut : kelompok eksperimen, yaitu kelompok yang secara sengaja dipengaruhi oleh variabel-variabel tertentu. Ada pula kelompok Kontrol, yaitu kelompok yang tidak dipengaruhi variabelvariabel itu. http://astitirahayui.wordpress.com/2012/05/15/meodologi-penelitian/
  5. 5. LOKASI • Peneliti menentukan tempat obyek yang akan diteliti misalnya Kota, bagian dari suatu kota (BWK), kecamatan, segmen kota, ekosistem tertentu, sub sistem, komunitas, kampung, desa, kantor, lembaga. Sesuai dengan permasalahan penelitian yang terdapat pada lokasi tersebut • Lokasi penelitian harus berdasarkan tujuan, rumusan masalah. hipotesis, lingkup Contoh pemilihan lokasi berdasarkan tujuan penelitian Tujuan penelitian Lokasi penelitian Penelitian perbandingan 2 lokasi atau lebih Mengetahui partisipasi masyarakat Kampung, permukiman, kota Kinerja instansi Instansi terkait Pencemaran Pantai Pantai yang tercemar Punggawa / sawi Pada perkampungan nelayan
  6. 6. METODE SAMPLING Populasi Populasi suatu penelitian adalah keseuruhan subyek yang harus kita selidiki dalam melaksanakan suatu penelitian. Yang termasuk subyek penelitian adalah semua individu yang akan kita selidiki. Kedalam pengertian individu ini termasuk didalamnya adalah manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan maupun benda-benda mati. Populasi = Keseluruhan Subjek.
  7. 7. JENIS POPULASI Populasi Terbatas Berdasarkan jumlah Populasi tak terbatas Populasi Teoritis Jenis populasi Berdasarkan Turunan atas populasi terbatas dengan ruang lingkup yang lebih sempit Berdasarkan Variasi Pembentuk Sumber Data Populasi Tersedia Populasi homogen Populasi heterogen
  8. 8. Sample Menurut Latunnusa, sampel adalah satu bagian dari populasi yang dipilih untuk mewakili populasi. Sedangkan menurut Ismiyanto, sampel adalah sebagian dari totalitas subjek penelitian atau sebagian populasi yang diharapkan dapat mewakili karakteristik populasi yang penetapannya dengan teknik-teknik tertentu.
  9. 9. Jenis-jenis Teknik Sampling Probabilitas (acak = random) Probability Sampel : Simple Random Cluster Random Sampling Systematic Sampling Stratified Random Sampling Non Probability Sampel : Snowball Sampling Accidential Sampling Purposive Sampling Quota Sampling Extreme/ Deviant case Sampling Sumber: http://astitirahayui.wordpress.com/2012/05/15/meodologipenelitian/ kesimpulan sample=populasi •simple random sampling: diundi, memakai bilangan random •Systematic sampling: dgn interval tetentu utk diacak •Cluster random sampling: dikelompokkan lalu di acak •Stratified: dipilih berdasar strata lalu di acak Kombinasi Non Probabilitas: kesimpulan tidak berlaku bagi populasi •accidental sampling: secara tibatiba, secara kebetulam •Purposive sampling: peneliti memilih sampel sesuai yang diinginkan •Snow balling: bola salju, sampel menunjuk sampel yang lain dst. •Sampling Quota: memilih sampel yang mempunyai ciri-ciri tertentu •Deviantcase:Mengidentifikasi kasuskasus ekstrim atau menyimpang
  10. 10. Metode Pengumpulan Data •Observasi Merupakan suatu cara untuk memperoleh data dengan jalan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis. • Wawancara Merupakan suatu cara memperoleh data dengan melakukan tanya jawab yang sistematis. •Korespondensi Merupakan suatu cara untuk memperoleh data dengan mengirimkan surat kepada subyek penelitian. •Testa Testa sebagai suatu metode penelitian adalah suatu cara memperoleh data yang berbentuk tugas yang harus dikerjakan oleh seseorang atau sekelompok orang yang dapat menghasilkan suatu nilai yang dapat dibandingkan dengan nilai orang lain dengan standar tertentu. a. Valid yaitu memiliki ketetapan / ketelitian sebagai alat pengukur b. Reliable (nyata), c. Subjetif yaitu tidak memberikan hasil yang berbeda secara nyata antara penilaian petugas yang satu dengan yang lain.
  11. 11. ANALISIS DATA Data Analisis Kesimpul an Data yang diperoleh harus diolah untuk disimpulkan berdasarkan rumusan masalah / hipotesis Menganalisis: mengolah, membahas, meninjau, mengupas, memilah, mengkategorisasi, mengelompo kkan, membandingkan, mengkaitkan, mengkombinasikan, memprediksi, Menarik Kesimpulan: menginterpretasikan: terbesar/terkecil, mayoritas/minoritas, kecenderungan, hubungan, sebab/akibat, memb uat rumus, Kesimpulan harus terarah pada pertanyaan penelitian (tujuan) atau hipotesis
  12. 12. Teknik Analisis Analisis deskripstif: meringkaskan data ke dalam pola pemusatan dan pola pemencaran data, tetapi bukan untuk mewakili populasi dari mana data diperoleh. Analisis inferensial: menentukan sejauh mana data dapat mewakili populasi dari mana data diperoleh dengan didasarkan atas teori peluang untuk menguji hipotesis Analisis kategori: data berasal dari distribusi kategorikal. Contoh analisis: uji Chi-square, uji McNemar's, dsb. Analisis non-parametrik: asumsi data berasal dari populasi berdistribusi peluang normal tidak dapat dipenuhi, meskipun dikumpulkan secara acak Analisis parametrik: asumsi data berasal dari populasi berdistribusi peluang normal dapat dipenuhi dan dikumpulkan secara acak
  13. 13. Analisis Geostatistika dan SIG • • Analisis geostatistika: penggunaan teknik-teknik statistika untuk menganalisis data ruang (data spasial). Contoh: analisis distribusi titik dalam ruang, analisis data yang berhubungan dengan wilayah, analisis fragmentasi, analisis data orientasi dan sudut ruang Sistem Informasi Geografik (SIG): penggabungan berbagai teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dengan data ruang (data spasial, termasuk citra satelit). Analisis yang sangat kompleks sehingga selalu dilakukan dengan dukungan komputer
  14. 14. Indikator Variabel Indikator adalah Ukuran dan bagaimana cara mengukurnya. Variabel pada umumnya diukur menggunakan skala SKALA PENGUKURAN Pada dasarnya terdapat 4 jenis skala pengukuran, yaitu : 1.SKALA NOMINAL • Adalah skala yang memungkinkan peneliti mengelompokkan subyek kedalam katagori atau kelompok. • Misal gender responden dapat dikelompokkan dalam 2 katagori : Pria dan wanita. Skala gender dapat dinyatakan dalam angka : Pria = 1 dan Wanita = 2. • Skala Nominal bersifat mutualy exlusive dan masing-masing anggota himpunan tersebut tidak ada perbedaan nilai. 2.SKALA ORDINAL • Skala Ordinal tidak hanya menyatakan katagori tapi juga menyatakan peringkat katagori tersebut. • Skala Ordinal menjawab atas suatu pertanyaan, responden diminta untuk memberikan urutan alternatif jawaban yang paling sesuai. Misal rangking jawaban yang dibuat berdasarkan preferensi Responden : 1. Senang sekali, 2. Senang, 3. Kurang senang, 4. Kurang senang sekali. ( beda antara dua titik tidak dapat diukur).
  15. 15. Sambungan….. 3.SKALA INTERVAL • Skala Interval memungkinkan mengukur beda antara dua titik dalam skala, menghitung means dan standar deviasi data. Contoh : Jarak waktu jam.08.00 – 10.00 adalah sama dengan jarak waktu 16.00 – 18.00. Tetapi kita tidak dapat menyatakan bahwa jam.16.00 dua kali lebih lambat dibandingkan jam.08.00. 4.SKALA RASIO • Skala Rasio merupakan kedudukan data yang tertinggi, dimana memiliki nilai nol yang orisinal. • Misal : Jika aset perusahaan A sebanyak Rp. 10 Milyar dan aset perusahaan B sebanyak Rp. 5 Milyar, maka rasio A & B adalah 2 : 1. http://pascasarjana.esaunggul.ac.id/artikel/121-pengukuran-variabel-dalam-penelitian
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×