Studi roadmap tik 2005
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Studi roadmap tik 2005

on

  • 553 views

 

Statistics

Views

Total Views
553
Views on SlideShare
553
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
7
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Studi roadmap tik 2005 Studi roadmap tik 2005 Document Transcript

  • F I N A L R E P O R TSTUDI ROADMAP TEKNOLOGI INFORMASI DANKOMUNIKASIBADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN SDMDEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKAMedan Merdeka Barat 9, Jakarta 10110
  • iEXECUTIVE SUMMARYSekarang ini, globalisasi yang dipengaruhi oleh teknologi informasi dankomunikasi (TIK) berubah dengan cepat disetiap elemen masayarakat.Globalisasi ke depan akan mendorong penciptaan sejumlah kebutuhan padapemerintah, dunia usaha dan kehidupan kita setiap hari. Hal ini akan membuatpembuat keputusan dalam segala bidang untuk mencari teknologi yangmenyediakan solusi dan mendorong perubahan yang diharapkan pada tingkatlokal, nasional dan global dengan cara-cara yang inovatif.Dalam rangka memberikan arah dalam pembangunan TIK di Indonesia makaperlu dibuat roadmap (peta jalan) implementasi TIK. Roadmap ini akan memberigambaran kondisi TIK Indonesia pada saat ini dan yang akan di capai di masadepanRoadmap yang diajukan ini ditujukan agar implementasi teknologi TIK diIndonesia sesuai dengan yang kita harapkan dengan melihat kondisi TIK padasaat ini dan kondisi yang akan dicapai ke depan pada tahun 2025. ImplementasiTIK ini dibagi dalam tahap jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.Jangka pendek merupakan program-program yang dilaksanakan dalam jangkawaktu satu tahun, jangka menengah merupakan program-program yangdilaksanakan dalam jangka waktu lima tahun dan jangka panjang merupakanprogram-program yang pelaksanaannya dalam jangka waktu dua puluh tahun.Penyusunan roadmap TIK didasarkan pada perkembangan teknologi informasidan komunikasi nasional dan internasional, kondisi ekonomi, sosial budaya,geografis dan kebutuhan masyarakat akan TIK. Selain itu, penyusunan roadmapini juga melihat permasalahan penerapan dan pengembangan TIK nasional sertamelihat kebijakan dan peraturan yang ada.
  • iiDari hasil dari studi banding, analisa dan survei maka roadmap TIK nasionalditekankan pada pembangunan TIK di daerah pedesaan yang pada saat sebagianbesar belum terjangkau fasilitas telekomunikasi dengan memperhatikanperkembangan TIK yang mengarah pada konvergensi jaringan dan layanan.Sebagai arah implementasi TIK maka dibuat tahapan pencapaian sebagai berikut:Desa Perintis (2005)Pada tahap ini masih sebagian kecil desa yang terhubung dengan fasilitastelekomunikasi. Jumlah desa yang terhubung dengan fasilitas telekomunikasimasih dibawah 50 persen dari jumlah desa di Indonesia.Desa Berdering Terpadu (2010)Pada tahap ini telepon dasar sudah tersedia diseluruh didesa di Indonesiadengan jumlah sambungan minimal 1 satuan sambungan telepon (sst).Layanan yang disediakan pada tahap ini masih terbatas pada layanan suara.Desa Online (2015)Pada tahap ini diharapkan ada peningkatan kualitas dan kuantitas layanansampai 10 sst untuk 1 desa dilanjutkan dengan penyediaan akses internet.Desa Multimedia (2020)Pada tahap ini diharapkan pemanfaatan TIK sudah menjadi kebutuhanmasyarakat desa dalam aktifitas sehari-hari dan menjadikan TIK sebagaisarana untuk meningkatkan kegiatan perekonomian di desa. Dengan adanyapemahaman yang baik terhadap TIK diharapkan akan menumbuhkan aksesinformasi baik telepon dan internet. Selain itu, perlu penyediaan konten yangberkelanjutan sehingga desa tersebut menjadi komunitas informasi dunia.Masyarakat Informasi (2025)Hampir 50 persen penduduk Indonesia mempunyai akses informasi sesuaidengan yang diinginkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Dengan melihat tahapan pencapaian dan melihat perkembangan TIK makaroadmap TIK dalam kurun waktu 2005 sampai dengan 2025 secara garis besaradalah sebagai berikut :
  • iiiVisiWaktu2005 2010 2015 2020 20252010DesaBerderingTerpadu2015Desa Online2020DesaMultimedia2025MasyarakatInformasi2005Desa Perintis3G, W-CDMA, PLC,RFID,WLAN, Satelit4G, Wimax, DigitalBroadcasting, UWB, SDR,HSDPA, WLAN+,DigitalBroadcastingNGN, IMS, WLAN++5G, Intelligent Network,Ubiquitous Network, HAPSKomunikasiKontenKomputerKomputer 3 GHzMedia Penyimpan 1 TBMemori 1GBKomputer 10 GHzMedia Penyimpan 5TBMemori 5GBKomputer 33 GHzMedia Penyimpan 25 TBMemori 25 GBKomputer 100 GHzMedia Penyimpan 125 TBMemori 125 GBInfrastruktur 25% ada aliran listrik 50% ada aliran listrik 75% ada aliran listrik 90% ada aliran listrikModel Bisnis USO (Internet)Tarif 4GLayanan digital broadcastingFrekuensi 4G dan WimaxInterkoneksi NGNModel bisnis USO (layanan suara)Tarif 3G untuk layanan MultimediaPengaturan Frekuensi DigitalBroadcastingKonvergensi LayananModel Bisnis USO (Multimedia)Frekuensi dan Tarif 5GLayanan UbiquitousHAPSRegulasiResource SDM1% Profesional IT 3% Profesional IT 5% Profesional IT 10% Profesional ITResource BiayaInvestasi Swasta NasionalInvestasi Swasta AsingBiaya pemerintahInvestasi Swasta NasionalInvestasi Swasta AsingBiaya pemerintahInvestasi Swasta NasionalInvestasi Swasta AsingBiaya pemerintahInvestasi Swasta NasionalInvestasi Swasta AsingBiaya pemerintahMultimedia Multimedia Multimedia MultimediaE-GovernmentDigital BroadcastingVideo Over DSLMobile PhoneMobile InternetE- BankingTeleeducationVideo TelephonyUbiquotous serviceSmart HomeProduk danLayananIncome perkapitaUSD 170050 juta25% Melek ITIncome perkapitaUSD 130025 juta pelanggan10% Melek ITIncome perkapitaUSD 2000100 juta pelanggan50% Melek ITIncome perkapitaUSD 2500200 juta pelanggan90% Melek ITMarketGambar Roadmap TIKUntuk merealisasikan roadmap TIK maka perlu dibuat program-programpengembangan yang meliputi program pengembangan layanan, programpeningkatan market, program pengembangan regulasi, programpengembangan teknologi, program pengembangan SDM dan peningkataninvestasi. Pemerintah sebagai regulator berperan dalam pengembanganregulasi yang secara garis besar meliputi pengaturan frekuensi, pengaturanlayanan standarisasi.
  • ivKATA PENGANTARPuji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkanrahmad dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga pada kesempatan ini kamidapat menyajikan laporan akhir untuk studi roadmap teknologi informasi dankomunikasi (TIK) yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan PengembanganPOS dan Telekomunikasi, Badan Penelitian dan Pengembangan SDM,Departemen Komunikasi dan Informatika.Mengacu kepada ketentuan dokumen SK 040/KEP/BLSDM-1/KOMINFO/9/2005Tanggal 9 September 2005 tentang Pembentukan tim pengarah, tim narasumber,tim pelaksana dan penunjang dalam studi roadmap TIK, maka sesuai denganjadwal maka kami pada kesempatan ini akan menyampaikan laporan akhir.Pada laporan akhir ini yang merupakan kelanjutan dan penyempurnaan darirancangan laporan akhir yang telah disampaikan sebelumnya. Dalam laporanakhir ini kami mencoba memberi gambaran hasil analisa dan roadmap TIK yangtelah mendapat masukan dari tim pengarah.Demikian paparan kami, kritik dan saran yang membangun akan kami terimadengan tangan terbuka agar hasil dari kegiatan ini dapat mencapai output yangmaksimal, terarah dan berguna.Jakarta, Desember 2005Tim Swakelola
  • vDAFTAR ISIEXECUTIVE SUMMARY.................................................................................iKATA PENGANTAR.......................................................................................ivDAFTAR ISI......................................................................................................vDAFTAR TABEL ..........................................................................................viiiDAFTAR GAMBAR.........................................................................................ixBAB I PENDAHULUAN.................................................................................. 11. 1 Latar Belakang ................................................................................. 11. 2 Maksud dan Tujuan .......................................................................... 21. 3 Ruang Lingkup................................................................................. 31. 4 Hasil yang Diharapkan ....................................................................31. 5 Identifikasi Permasalahan.................................................................31. 6 Pengertian ........................................................................................ 41. 7 Sistematika Pelaporan......................................................................6BAB II METODOLOGI................................................................................... 72. 1 Pendekatan Studi............................................................................... 72. 2 Pengumpulan Data ........................................................................... 72. 3 Analisa ............................................................................................. 82.. 4 Pola Pikir dan Alur Pikir..................................................................9BAB III GAMBARAN UMUM...................................................................... 113. 1 Pendahuluan.................................................................................... 113. 2 Gambaran TIK ................................................................................ 113. 2. 1 Komputer dan LAN.......................................................... 123. 2. 1. 1 Komputer.............................................................. 123. 2. 1. 2 LAN .................................................................... 173. 2. 2 Telekomunikasi ................................................................. 213. 2. 2. 1 PSTN .................................................................. 213. 2. 2. 2 Jaringan Selular ................................................. 223. 2. 2. 3 Jaringan Data..................................................... 293. 2. 2. 4 PLC................................................................... 32
  • vi3. 2. 2. 5 Broadcasting...................................................... 333. 2. 3 Konten dan Aplikasi........................................................... 333. 2. 3. 1 Internet ................................................................. 333. 2. 3. 2 E – Government................................................... 363. 2. 3. 3 E-commerce......................................................... 373. 2. 3. 4 Marketing Online................................................. 403. 2. 3. 5 Software Defined Radio ....................................... 413. 4 Regulasi ......................................................................................... 413. 4 Kondisi Geografi, Ekonomi dan Sosial Budaya Indonesia............... 423. 4. 1 Geografi .............................................................................. 423. 4. 2 Ekonomi.............................................................................. 433. 4. 3 Sosial Budaya...................................................................... 44BAB IV HASIL PENGUMPULAN DATA.................................................... 454. 1 Perkembangan TIK di Negara Lain................................................. 454. 1. 1 Singapura ............................................................................ 454. 1. 1. 1 Strategi ................................................................ 454. 1. 1. 2 Statistik TIK Singapura....................................... 494. 1. 2 Sri Lanka............................................................................ 564. 1. 2. 1 Industri Software................................................... 584. 1. 2. 2 Jasa Telekomunikasi ............................................ 604. 1. 3 China................................................................................... 624. 1. 3. 1 Industri Semikonduktor ......................................... 644. 1. 3. 2 Industri Elektronika ............................................... 654. 1. 3. 3 Sektor telekomunikasi ........................................... 654. 1. 3. 4 Regulasi dan Kebijakan ........................................ 664. 1. 4 India.................................................................................... 694. 1. 4. 1 Perkembangan Telekomunikasi India .................... 704. 1. 4. 2 Industri Telekomunikasi ....................................... 714. 1. 4. 3 Deregulasi ............................................................ 724. 1. 4. 4 Ketersediaan Bandwidth untuk layanan Internet ... 734. 2 Perkembangan TIK Nasional......................................................... 74
  • vii4. 2. 1 Kondisi Infrastruktur TIK.................................................... 744. 2. 2 Layanan Aplikasi Internet.................................................... 764. 2. 3 Industri TIK....................................................................... 774. 2. 3. 1 Industri Manufaktur........................................................ 774. 2. 2 Industri Software dan Konten .............................................. 794. 2. 4 Program-Program Inisiatif Pemerinatah USO ..................... 824. 3 Hasil Survei.................................................................................... 834. 4 Hasil Workshop............................................................................. 864. 4. 1 Tren TIK............................................................................ 864. 4. 2 Layanan TIK yang dibutuhkan masyarakat ........................ 86BAB V ANALISA DAN ROADMAP.............................................................. 895. 1 Analisa ........................................................................................... 895. 1. 1 Analisa Pengembangan TIK Negara Lain ............................ 895. 1. 2 Analisa Kondisi Indonesia................................................... 915. 2 Roadmap ........................................................................................ 925. 3 Program Pengembangan ............................................................... 1025. 3. 1 Program Pengembangan Layanan...................................... 1025. 3. 2 Program Peningkatan Market ............................................ 1045. 3. 3 Program Pengembangan Regulasi...................................... 1065. 3. 4 Program Pengembangan Teknologi ................................... 1075. 3. 5 Program Pengembangan SDM dan Peningkatan Investasi. 109BAB VI KESIMPULAN DAN REKOMENDASI ........................................ 1116. 1 Kesimpulan .................................................................................. 1116. 2 Rekomendasi................................................................................ 112DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................114
  • viiiDAFTAR TABELTabel 3. 1 Perbandingan sistem selular generasi pertama............................... 23Tabel 4. 1 Pelanggan sambungan tetap........................................................... 52Tabel 4. 2 Pelanggan telepon bergerak ............................................................ 53Tabel 4. 3 Pelanggan paging ........................................................................... 54Tabel 4. 4 Pelanggan dial-ip internet............................................................... 54Tabel 4. 5 Pelanggan broadband...................................................................... 55Tabel 4. 6 Pelanggan layanan telepon internasional......................................... 55Tabel 4. 7 HDI Sri Lanka................................................................................. 56Tabel 4. 8 Pelanggan sambungan telepon di Sri Lanka ..................................... 61Tabel 4. 9 Jumlah penggunaan Internet Indonesia ............................................ 75
  • ixDAFTAR GAMBARGambar 2. 1 Pola Pikir .................................................................................. 10Gambar 2. 2 Alur Pikir ................................................................................. .11Gambar 3. 1 Arsitektur Komputer................................................................. 14Gambar 3. 2 Evolusi Komputer .................................................................... 16Gambar 3. 3 Evolusi media penyimpan ......................................................... 17Gambar 3. 4 Model peer to peer..................................................................... 19Gambar 3. 5 Model Client/Server ................................................................. 20Gambar 3. 6 Komponen PSTN ...................................................................... 21Gambar 3. 8 Platform dalam IMT-2000......................................................... 26Gambar 3. 11 Model sederhana jaringan internet ............................................ 35Gambar 4. 1 Strategi Pengembangan TIK Singapura ..................................... 46Gambar 4. 2 Keselurahan pengorganisasian framework NII........................... 48Gambar 4. 3 Framework untuk dotcom sector swasta .................................... 49Gambar 4. 4 Kepemilikan komputer rumahan di singapura............................ 50Gambar 4. 5 Akses internet penduduk Singapura........................................... 51Gambar 4. 6 Pengguna belanja online............................................................ 52Gambar 4. 7 Strategi TIK Sri Lanka ............................................................... 58Gambar 4. 8 Ekspor software Sri Lanka......................................................... 59Gambar 4. 9 Target Ekspor software Sri Lanka.............................................. 59Gambar 4. 10 Pertumbuhan sambungan telepon di Sri Lanka .......................... 61Gambar 4. 11 Proses sosial antara masyarakat dan internet.............................. 88Gambar 5. 1 Tahapan Roadmap..................................................................... 94Gambar 5. 2 Komponen Roadmap................................................................. 95Gambar 5. 3 Struktur Roadmap ..................................................................... 97Gambar 5. 4 Roadmap TIK.......................................................................... 102Gambar 5. 5 Program Pengembangan Layanan............................................ 103Gambar 5. 7 Program Peningkatan Market ................................................. 103Gambar 5. 8 Program Pengembangan Regulasi........................................... 103
  • xGambar 5. 9 Program Pengembangan Teknologi .......................................... 103Gambar 5. 9 Program Pengembangan SDM dan Investasi .............................. 110
  • 1BAB IPENDAHULUAN1. 1 Latar BelakangTransformasi teknologi selalu menjadi sumber harapan dan tantangan. Sekarangini, globalisasi yang dipengaruhi oleh teknologi nformasi dan komunikasi (TIK)berubah dengan cepat disetiap elemen masayarakat. Globalisasi ke depan akanmendorong penciptaan sejumlah kebutuhan pada pemerintah, dunia usaha dankehidupan kita setiap hari. Hal ini akan membuat pembuat keputusan dalamsegala bidang untuk mencari teknologi yang menyediakan solusi dan mendorongperubahan yang diharapkan pada tingkat lokal, nasional dan global dengan cara-cara yang inovatif.Gabungan teknologi dan globalisasi juga menghasilkan cara-cara baru untukberadaptasi, berinovasi dan tumbuh dalam perubahan dunia kita. Potensikombinasi dari konektivitas, kolaborasi, akses dan transparansi adalah penting.Pemerintah dan perusahaan diseluruh dunia harus memegang potensi tersebut.Keterbukaan membantu pemerintah, perusahaan dan individu untuk meresponpenambahan kebutuhan dari permintaan yang begitu cepat. Keterbukaan akanmempengaruhi komunitas TIK dan menjadi pendorong untuk melakukanpenemuan baru, pembangunan sosial dan meningkatkan peluang pasar.Dengan kondisi pada saat ini Indonesia harus menghadapi paradigma baru yangterjadi pada teknologi dan jasa TIK yang meliputi telekomunikasi, infokom danpenyiaran. Paradigma baru tersebut yaitu Pertama, Indonesia tidak akanterhindar dan pengaruh berubahnya lingkungan global dan terjadinya ―ekonomidigital‖. Hal ini akan membenikan dampak terhadap semua aspek kehidupanbangsa, Kedua, Abad 21 akan ditandai oleh fenomena era informasi melaluimultimedia yang didorong oleh kemajuan sangat cepat disertai konvergensi dalam
  • 2teknologi telekomunikasi, teknologi informasi dan teknologi penyiaran. Ketiga,konvergensi merubah value chain yang tadinya terpisah antara ketiga bidangtersebut menjadi satu value chain untuk ketiga bidang ini, bahkan dapatditemukenali bahwa bidang ―publishing‖ berubah menjadi salah satu aplikasimulimedia elektronik — menyerupai penyiaran (broadcasting).Perkembangan paradigma baru diatas dibarengi dengan gerak deregulasi yangsangat mendasar, yaitu yang sangat dahsyat adalah di bidang finance, transportasidan telekomunikasi. Kemudian paradigma diatas menuntut teknologi tinggi,investasi besar dan mutu/ kemampuan SDM yang prima untuk dapat bertahanhidup (survive).Oleh karena itu, dalam menghadapi perkembangan paradigma baru ini makapemerintah dan masyarakat Indonesia harus menyadani implikasi kecenderungandi awal abad 21, dan seyogyanya bersama-sama benikhtiar merealisasikan―masyarakat informasi Indonesia‖. Kemudian dalam membangun masyarakatinformasi perlu disusun pola, kebijaksanaan dan langkah ―sinergi‖ antarapemerintah dan pelaku-pelaku TIK, serta antar pelaku TIK. Selain itu, Industrimanufaktur, - jasa kontraktor, dan - jasa konsultan disamping meneruskan produksijuga berkiprah pada ―traditional items‖ (yang harus diarahkan kepada ekspor),seyogyanya dikembangkan kemampuan dalam produk-produk yang menunjangterwujudnya ―information society‖ — perangkat keras dan lunak.Dalam rangka memberikan arah dalam pembangunan TIK di Indonesia makaperlu dibuat roadmap (peta jalan) implementasi TIK. Roadmap ini akan memberigambaran kondisi TIK Indonesia pada saat ini dan yang akan di capai di masadepan.1. 2 Maksud dan TujuanMaksud dari studi ini adalah mengkaji pengembangan dan penerapan TIK sesuaidengan kebutuhan dan kondisi bangsa Indonesia
  • 3Tujuan dari studi ini adalah membuat konsep garis-garis besar roadmap teknologiinformasi dan komunikasi baik jangka pendek, jangka menengah dan jangkapanjang.1. 3 Ruang LingkupRuang lingkup pelaksanaan kegiatan Studi Roadmap TIK ini adalah :1. Inventarisasi perkembangan TIK nasional dan internasional;2. Inventarisasi penerapan TIK nasional dan innternasional;3. Inventarisasi peraturan dibidang komunikasi dan informatika terkait denganbidang TIK;4. Inventarisasi kondisi sosial, ekonomi, budaya, geografis dan kebutuhanmasyarakat terhadap TIK;5. Inventarisasi permasalahan penerapan dan pengembangan TIK;6. Analisa penerapan dan perkembangan TIK1. 4 Hasil yang DiharapkanHasil yang diharapkan dari studi roadmap teknologi telekomunikasi ini adalahtersusunnya garis-garis besar roadmap TIK di Indonesia sebagai dokumen/bahanrekomendasi kepada pengambil keputusan.1. 5 Identifikasi PermasalahanBeberapa identifikasi awal permasalahan-permasalahan pengembangan TIK diIndonesia ditinjau dari obyek dan subyeknya adalah sebagai berikut :1. Pemerintah (Regulator)a) Lambatnya pemerintah dalam membuat regulasi terhadap implementasiteknologi komunikasi dan informasi yang baru;b) Belum adanya pandangan ke depan dalam pengggunaan alokasi frekuensimenyebabkan adanya tarik-menarik antara pemerintah dan masyarakatmengenai regulasi penggunaan frekuensi.
  • 42. Industri Jasa (Penyedia Layanan)a) Pasar yang terbatas untuk kota-kota besar;b) Perkembangan TIK yang cepat tidak diikuti dengan pemahaman olehmasyarakat.3. Vendor Hardware dan Softwarea) Tidak meratanya pembangunan infrastruktur telekomunikasi membuatpasar perangkat telekomunikasi dan software aplikasi terbatas hanyauntuk kota besar yang infrastrukturnya sudah maju;b) Produk perangkat telekomunikasi dalam negeri yang kalah bersaingdengan produk luar negeri baik dalam hal harga dan kualitas menyebabkanindustri manufaktur dalam negeri tidak dapat berkembang;c) Kualitas produk software industri dalam negeri yang masih kurang jikadibandingkan dengan produk software dari luar negerid) Masih maraknya pembajakan terhadap produk software dan konten diIndonesia;e) Terbatasnya sumber daya manusia (SDM) dibidang TIK.4. Masyarakat (Pengguna)a) Pemahaman masyarakat terhadap kegunaan dan cara penggunaan TIKyang kurang;b) Krisis ekonomi menyebabkan daya beli terhadap produk-produk TIKkurang.1. 6 PengertianPengertian dari judul Studi Roadmap teknologi informasi dan komunikasi adalahsebagai berikut :1. Roadmap (peta jalan) adalah gambaran arah perjalanan yang akandilalui;
  • 52 TeknologiPengertian Teknologi sebenarnya berasal dari kata Bahasa Perancis yaitu―La Teknique― yang dapat diartikan dengan ‖Semua proses yangdilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional‖.Dalam hal ini yang dimaksudkan dengan sesuatu tersebut dapat saja berupabenda atau konsep, pembatasan cara yaitu secara rasional adalah pentingsekali dipahami disini sedemikian pembuatan atau pewujudan sesuatutersebut dapat dilaksanakan secara berulang (repetisi);3. Komunikasi adalah sebuah proses interaksi untuk berhubungan dari satupihak ke pihak lainnya, yang pada awalnya berlangsung sangat sederhanadimulai dengan sejumlah ide-ide yang abstrak atau pikiran dalam otakseseorang untuk mencari data atau menyampaikan informasi yangkemudian dikemas menjadi sebentuk pesan untuk kemudian disampaikansecara langsung maupun tidak langsung menggunakan bahasa berbentukkode visual, kode suara, atau kode tulisan;4. InformasiPengertian informasi menurut Oxfoord English Dictionary, adalah "that ofwhich one is apprised or told; intelligence, news". Kamus lain menyatakanbahwa, informasi adalah sesuatu yang dapat diketahui. Namun, ada pulayang menekankan informasi sebagai transfer pengetahuan. Adanyaperbedaan definisi informasi dikarenakan, pada hakekatnya, informasi tidakdapat diuraikan (intangible), sedangkan informasi itu dijumpai dalamkegiatan sehari-hari, yang diperoleh dari data dan dari observasi terhadapdunia sekitar kita serta diteruskan melalui komunikasi;5. Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai pengertian dari duaaspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. TeknologiInformasi, mempunyai pengertian luas yang meliputi segala hal yangberkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, danpengelolaan informasi;Teknologi Komunikasi mempunyai pengertian segala hal yang berkaitandengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari
  • 6perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, TIK adalah suatu padanan yangtidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala aspekyang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dantransfer/pemindahan informasi antar media menggunakan teknologitertentu.1. 7 Sistematika PelaporanSistem pelaporan pekerjaan studi roadmap TIK teridiri dari :1. Laporan Pendahuluan (Inception Report)Laporan ini membuat tentang penjabaran detail tentang definisi dan kerangkaacuan kerja, alur dan pola pikir, metodologi yang digunakan dalam penyusunanroadmap. Kemudian pada bab selanjutnya dibahas gambaran perkembangan TIKdan terkakhir akan dibahas mengenai tindak lanjut kegiatan yang meliputipengumpulan data melalui survey.2. Laporan Sementara (Interim Report)Laporan sementara memuat hasil pengumpulan data primer melalui survey dandata skunder melalui kajian dan studi literatur. Pada bagian akhir akan dibahasmengenai tindak lanjut kegiatan mengenai penyusunan draft final report.3. Draft Laoran akhir (Draft Final Report)Laporan ini memuat hasil analisa dan evaluasi dari data yang dikumpulkan sertakonsep roadmap TIK dari studi yang telah dilakukan4. Laporan Akhir (Final Report)Laporan akhir memuat hasil revisi dan perbaikan dari draft laporan akhir setelahmelalui pembahasan tim pengarah.
  • 7BAB IIMETODOLOGI2. 1 Pendekatan StudiPendekatan dalam melaksanakan Studi Roadmap Teknologi Informasi danKomunikasi dengan menggunakan metode deskriptif didukung dengan datakuantitatif. Pendekatan studi ini dilakukan dengan melakukan studi literatur daribuku, dokumen dan internet.Kegiatan studi literatur ini dalam rangka melakukan identifikasi dan telaahtentang perkembangan TIK yang meliputi :1. Studi teoritis mengenai cara kerja, arsitektur dan standar TIK yang didalamnyaakan membahas kelebihan dan kekurangan dari TIK yang ada.2. Studi perkembangan atau tren TIK dengan melihat kondisi TIK pada saat inidan yang akan datang serta melihat pengembangan TIK dinegara lain.2. 2 Pengumpulan DataPengumpulan data meliputi pengumpulan data primer dan data sekunder.Pengumpulan data ini dilaksanakan dengan menggunakan metode sebagaiberikut:1. Pengumpulan data sekunderPengumpulan data sekunder didapat dari hasil :a) Hasil laporan pekerjaan studi TIK yang pernah dilakukan di Indonesia;b) Laporan strategi pengembangan TIK di negara lain seperti Singapura, SriLanka , China dan India.
  • 82. Pengumpulan data primerPengumpulan data primer didapat dari hasil :a. Penyebaran kuisioner dan wawancara kepada Regulator;b. Penyebaran kuisioner dan wawancara kepada industri jasa telekomunikasidan penyedia layanan aplikasi;c. Penyebaran kuisioner dan wawancara kepada industri manufaktur dansoftware developer;d. Penyebaran kuisioner dan wawancara kepada masyarakat sebagai penggunaTIK.2. 3 AnalisaData-data yang dikumpukan kemudian dianalis untuk menentukan roadmapteknologi komunikasi dan infomasi yang sesuai untuk Negara Indonesia. Hasilroadmap ini diharapkan Indonesia akan berkompetisi di ekonomi global danmenggunakan teknologi komunikasi dan infomasi lebih efektif untuk mencapaitujuan yang diinginkan. Metode yang digunakan untuk menganalis data yangtelah dikumpulkan adalah sebagai berikut :1. Analisa SWOTAnalisa SWOT digunakan untuk mengukur kemampuan dan potensi dan melihatkekurangan dan kelemahan sumber daya TIK yang dimiliki oleh Indonesia.2. Analisa Benchmarking dengan Negara LainAnalisa dilakukan dengan membandingkan strategi pengembangan TIK di negaralain. Negara yang dijadikan perbandingan adalah Singapura, Sri Lanka, China danIndia.
  • 92.. 4 Pola Pikir dan Alur PikirKONDISI SAAT INIPotensi Nasional 220 JutaJumlah Pelanggan Telepon TetapTelepon SelularInternetRegulasi PemerintahTeknologi EksistingInsutri Jasa, Operator dan ManufakturPenggunaPermintaanPERMASALAHANIndustri Telekomunikasi yang masih perluditingkatkanTuntutan adanya Masyarakat Informasi olehPBB dalam WSISMasih banyak daerah yang terisolasi dariInformasiTidak tersedianya jaringan Telekomunikasi disemua daerahMasih banyak masayarakat yang tidak pahampentingnya teknologi InfokomPerkembangan teknologi yang cepatINSTRUMENTAL INPUT§ UUD 1945§ UU No. 36 Tahun 1999Telekomunikasi§ UU No. 52 Tahun 2002Penyiaran§ PP No. 52 tahun 2000Penyelenggaraan Telekomunikasi§ PP 53 Tahun 2000 PenggunaanSpektrum, Frekuensi Radio danOrbit satelitENVIROMENTAL INPUT§ Global (WTO, WSIS)§ Regional (AFTA, APEC)§ Nasional (Otonomi daerah)§ Perkembangan Teknologi InfokomRekomendasiRoadmapTeknologiInfomasi danKomunikasiSUBYEKPemerintahIndustriMasyarakatOBYEK§ Regulasi§ Teknologi§ Kondisi Sosoial,budaya, ekonomi,budaya, geografis§ Sumber dayamanusiaMETODE§ Studi Literatur§ Studi Bandingdengan negaralain§ SurveyImplementasiTeknologiInformasi danKomunikasi yangsesuai dengankeinginanmasyarakat,industri danpemerintahPola Pikir
  • 10Kebijakan danImplementasi TIK :§ Kesenjangan digital§ Pengaturan Frekuensi§ Model bisnis dan TarifStrategi dan Upaya :Strategi dan langkah-langkah dalam rangkamerelalisasikan roadmapteknologi informasi dankomunikasi meliputi :§ Sosialisasi§ Teknologi§ Perencanaan§ Regulasi§ Pengawasan danpemantauanRekomendasiRoadmap TeknologiInfomasi danKomunikasiINSTRUMENTAL INPUT§ UUD 1945§ UU No. 36 Tahun 1999Telekomunikasi§ UU No. 52 Tahun 2002Penyiaran§ PP No. 52 tahun 2000PenyelenggaraanTelekomunikasi§ PP 53 Tahun 2000 PenggunaanSpektrum, Frekuensi Radio danOrbit satelit§ Kebijakan tentang infrastrukturtelekomunikasiInfrastrukturTelekomunikasiyang merataMasyarakat BerbudayaInformasiAdanya konten danlayanan yang menarikIndustri TeknologiInfokom dalam negeriyang kompetitifAdanya SDM yangprofesional dibidangteknologi InfokomRegulasi TeknologiInfokom yang sesuaiKONDISI YANGDIHARAPKANPERMASALAHANImplementasiTeknologiInformasi danKomunikasiyang sesuaidengankeinginanmasyarakat,industri danpemerintahENVIROMENTAL INPUT§ Global- WTO- WSIS§ Regional- AFTA- APEC§ Nasional- Otonomi daerah§ Perkembangan Teknologi InfokomPOTENSI NASIONALREGULASITEKNOLOGIMASYARAKATINDUSTRIKONDISI YANGDIHARAPKANAlur Pikir
  • 11BAB IIIGAMBARAN UMUM3. 1 PendahuluanPerkembangan TIK sangat ditentukan oleh tren yang akan terjadi pada saat inidan yang akan datang. Tren teknologi ini berkembang sesuai dengan kebutuhandalam penggunaan TIK. Berbagai riset dan pembangunan perangkat hardwaredan software yang berkaitan dengan TIK terus dilakukan untuk memenuhikebutuhan tersebut.Tren global perkembangan TIK sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor pentingyaitu:1. Kemajuan teknologi telekomunikasi dan informatika2. Globalisasi ekonomi yang menempatkan telekomunikasi sebagai jasa yangdiperdagangkan dan sebagai sarana vital bagi sebagian besar jasa lainnya3. Datangnya masyarakat informasi yang menempatkan informasi menjadifaktor produksi yang amat strategis3. 2 Gambaran TIKGambaran global dari infrastruktur TIK yang ada kita definisikan sebagaikonvergensi dari 3C, yaitu:Computer meliputi :o Hardware (LAN, Komputer, HP, PDA)o Software (OS)Communication meliputi :o Telekomunikasi Terestrial- PSTN- Selular (1G, 2G, 3G, 4G)- Kabel (kabel modem, kabel TV)- Jaringan Data (WiFi, WiMax)
  • 12- ATM, xDSL, RFID, PLC, DAB, DVBo Telekomunikasi Non Terestrial- Satelite (Super GEO, GEO, HEO, MEO, LEO)- HAPS (HAPS, HALE, UAV)Contento E-governmento E-CommerceSeiring dengan perjalanan waktu perkembangan 3C terus mengalami peningkatanbaik dari segi kecepatan maupun kualitas layanan yang di miliki. Pada bagian iniakan dibahas mengenai gambaran 3C pada saat ini dan di masa depan yangkemungkinan akan diterapkan diindonesia.3. 2. 1 Komputer dan LAN3. 2. 1. 1 KomputerIstilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap orang. Istilahkomputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berartimenghitung (to compute atau to reckon). Menurut Blissmer (1985), komputeradalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitumenerima input, memproses input sesuai dengan instruksi yang diberikan,menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan outputdalam bentuk informasi. Sedangkan menurut Sanders (1985), komputer adalahsistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancangdan diorganisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input,memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yangtelah tersimpan di dalam memori. Dan masih banyak lagi ahli yang mencobamendefinisikan secara berbeda tentang komputer. Namun, pada intinya dapatdisimpulkan bahwa komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapatmenerima input, mengolah input, memberikan informasi, menggunakan suatuprogram yang tersimpan di memori komputer, dapat menyimpan program dan
  • 13hasil pengolahan, serta bekerja secara otomatis. Dari definisi tersebut terdapat tigaistilah penting, yaitu input (data), pengolahan data, dan informasi (output).Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan namapengolahan data elektronik (PDE) atau elecronic data processing (EDP). Dataadalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapatberupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya.Data masih belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut.Pengolahan data merupakan suatu proses manipulasi dari data ke dalam bentukyang lebih berguna dan lebih berati, yaitu berupa suatu informasi. Dengandemikian, informasi adalah hasil dari suatu kegiatan pengolahan data yangmemberikan bentuk yang lebih bermakna dari suatu fakta. Oleh karena itu,pengolahan data elektronik adalah proses manipulasi dari data ke dalam bentukyang lebih bermakna berupa suatu informasi dengan menggunakan suatu alatelektronik, yaitu komputer.Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuksuatu sistem yang disebut dengan sistem komputer. Secara umum, sistem terdiridari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untukmelaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut. Tujuan pokok dari sistemkomputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perludidukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware),perangkat lunak (software), dan brainware. Perangkat keras adalah peralatankomputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yangterlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer. Ketiga elemensistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satukesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan berarti apa-apa, hanyaberupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsijika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.
  • 14Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap komponen salingterkait. Struktur sebuah komputer secara sederhana, dapat digambarkan dalamdiagram blok pada Gambar dibawah iniGambar 3. 1 Arsitektur KomputerSedangkan fungsi komputer didefinisikan sebagai operasi masing-masingkomponen sebagai bagian dari struktur. Adapun fungsi dari masing-masingkomponen dalam struktur di atas adalah sebagai berikut :1. Input Device (Alat Masukan)Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukandata atau perintah ke dalam komputer2. Output Device (Alat Keluaran)Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaransebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
  • 153. I/O PortsBagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem.Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.4. CPU (Central Processing Unit)CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsioperasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data,dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.5. MemoriMemori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal.Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untukmenyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (ReadOnly Memory) yaitu memori yang haya bisa dibaca dan berguna sebagai penyediainformasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.6. Data BusAdalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karenapada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data,maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat.Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnyabidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini.Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.7. Address BusDigunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transferdata. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis ataudibaca.Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.8. Control BusControl Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Busdan Address Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur paralel.
  • 16Perkembangan komputer dan komponen-komponennya semakin hari semakincepat dalam hal kecepatan dan semakin besar dalam hal media peyimpanannya.Hal ini ditandai dengan adanya evolusi dalam hal komputasi seperti pada gambardibawah iniGambar 3. 2 Evolusi KomputerEvolusi computer terjadi begitu cepat, berdasarkan ‖Moore‘s Law‖ dalam 18bulan computer berkembang 2x terutama dalam hal kecepatan. Pada gambarterlihat computer pada awalnya berukuran besar dalam bentuk mainframekemudian berevolusi sesuai dengan perkembangan teknologi processing,computer dibuat semakin kecil dan cepat. Yang pada akhirnya berbentuk PDAdan LaptopKemudian dari media penyimpan juga terjadi evolusi, dimana media penyimpansemakin hari mempunyai kapasitas yang besar dan ukuran yang kecil. Evolusimedia penyimpan dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
  • 17Gambar 3. 3 Evolusi media penyimpanBerdasarkan ―Storage‘s Law‖ media penyimpan berkembang 2x lipat dalam 12bulan, perkembangan ini dapat dilihat dari besarnya data yang simpan dan ukuranmedia penyimpan yang semakin kecil. Pada awalnya media penyimpan disimpanada memori berukuran kecil dan pada floppy disk berukuran 1.2 MB dan adaakhirnya memori sekarang ini berkapasitas sampai dengan 1GB dan mediapenyimpan dalam bentuk DVD berukuran 6GB, dan Harddisk berukuran sampaidengan 80GB.3. 2. 1. 2 LANJaringan adalah suatu set perangkat keras dan lunak didalam suatu sistem yangmemiliki suatu aturan tertentu yang mengatur seluruh aktivitas dan perilakuanggota-anggotanya dalam melakukan suatu aktivitas. Satu komputer yangterkoneksi ke jaringan menjadi satu node dari jaringan tersebut. Selain yang bukankomputer juga dapat menjadi node sepanjang mereka dapat berkomunikasimelalui jaringan,dengan mengirim dan menerima datanya terhadap node-nodeyang lain. Istilah "host" secara umum diartikan sebagai komputer yang terkoneksike jaringan yang dapat memberikan layanan jaringan (network service). Datayang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lain dalam jaringan dibawa olehmedium jaringan. Medium yang banyak digunakan adalah Ethernet, termasuk
  • 18juga Token Ring, FDDI (Fiber Distributed Data Interface; medium yangmenggunakan serat optik) dan Apples LocalTalk.Komponen JaringanKomponen dari suatu jaringan adalah node dan link. Node adalah titik yang dapatmenerima input data ke dalam jaringan atau menghasilkan ouput informasi ataukedua-duanya. Node dapat berupa sebuah printer atau alat-alat cetak lainnya, atausuatu PC atau komputer mikro sampai komputer yang raksasa atau modem.Sedangkan link adalah kanal atau jalur transmisi untuk arus informasi atau datadiantara node. Link dapat berupa kabel, sistem gelombang mikro, laser, atausistem satelit. Jaringan yang masing-masing node terletak di lokasi yangberjauhan satu dengan yang lainnya dan menggunakan link, berupa jalur transmisijarak jauh disebut dengan jaringan eksternal. Sedangkan jaringan yang masing-masing node terpisah dalam jarak yang lokal dan menggunakan link berupa jalurtransmisi kabel dsebut sebagai jaringan lokal atau LAN (local area network).Protokol JaringanDalam dunia komunikasi data komputer, protokol mengatur bagimana sebuahkomputer berkomunikasi dengan komputer lain. Dalam jaringan komputer dapatmenggunakan banyak macam protokol tetapi agar dua buah komputer dapatberkomunikasi, keduanya perlu menggunakan protokol yang sama. TCP/IP(Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokolyang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yangterhubung ke internet berkomunikasi dengan protokol ini. Karena menggunakanprotokol yang sama, yaitu TCP/IP, perbedaan jenis komputer dan sistem operasitidak menjadi masalah, sehingga jika sebuah komputer menggunakan protokolTCP/IP dan terhubung langsung ke internet, maka komputer tersebut dapatberhubungan dengan komputer di belahan bumi manapun.
  • 19Model JaringanAda dua model jaringan:1. Model peer to peer.Menurut model ini, setiap host dapat menawarkan layanan ke peer lain dan jugamengambil layanan dari peer lain. Model ini cocok untuk jaringan kecil. Windowsfor Workgroup menggunakan model ini.Gambar 3. 4 Model peer to peer2. Model Client/Server.Model ini memisahkan secara jelas, mana yang dapat memberikan layananjaringan (server) dan mana yang hanya menerima layanan (client). Beberapakomputer di-setup sebagai server yang memberikan segala sumberdaya (resource)dari jaringan: printer, modem, saluran dan lain-lain kepada komputer lain yangterkoneksi ke jaringan yang berfungsi sebagai client. Untuk dapat berkomunikasiantara server dan client (dan diantara mereka) server menggunakan aplikasijaringan yang disebut server program dan, sementara client menggunakan clientprogram untuk berkomunikasi dengan server program pada server.
  • 20Gambar 3. 5 Model Client/ServerArsitektur Jaringan : TopologiYang dimaksud dengan topologi jaringan adalah susunan fisik bagimana node-node saling dihubungkan. Ada tiga topologi yang digunakan, yaitu:1. Topologi Bus : Ethernet.Ethernet menggunaan satu kawat (kabel) yang berfungsi sebagai medium untukmentransmisikan data. Node yang merupakan bagian dari jaringan dihubungkanseluruhnya ke kabel tersebut. Node-node yang terhubungkan mengirim danmenerima data jaringan melalui kabel sebagai pembawa sinyal dan melihatapakah data tersebut ditujukan buat dirinya.2. Topologi ring: IBM Token ring.Salah satu node dihubungkan dengan node yang ada didepan dan dibelakangnyasehingga membentuk ring. Setiap node mendapat giliran menggunakan jaringandengan mengirimkan "token". Node yang mendapat giliran dapat mengirimkandata dan node lain meneriima data, serta melihat apakah data ditujukankepadanya. Bila ditujukan buat dirinya, datapun disimpan, bila tidak dataditeruskan ke node didepannya.3. Topologi Star atau Hub.Susunan atau skema dari topologi ini mirip sebuah bintang. Topologi ini memilikisatu hub pusat dari mana data ditransmisikan ke seluruh node dalam jaringan.Skema ini mempunyai kelebihan dibanding dua skema sebelumnya, yaitu bila
  • 21terjadi kerusakan pada kabel tidak membawa dampak bagi seluruh node, tapihanya node yang bersangkutan saja sehingga aktivitas jaringan tidak terganggusecara total. Ini berbeda dengan skema bus atau ring, dimana bila terjadikerusakan pada kabel berakibat pada seluruh jaringan.3. 2. 2 TelekomunikasiTelekomunikasi merupakan perangkat yang melakukan proses penyebaraninformasi secara masal dan mendunia.3. 2. 2. 1 PSTNFixed line merupakan jalur telekomunikasi yang menggunakan jaringan fisikuntuk menghubungkan antara satu titik dengan titik yang lain(www.vondafone.com). Salah satu jaringan telekomunikasi yang menggunakanfixed line adalah PSTN (Public Switched Telephone Network) yang dapatdigunakan untuk komunikasi suara maupun data. Secara umum PSTN dibagimenjadi tiga komponen utama : access, swithing, dan transport sebagaimana padagambar di bawah ini.Gambar 3. 6 Komponen PSTNAccess menekankan pada bagaimana pengguna dapat mengakses jaringan,switching menunjuk pada bagaimana panggilan dilewatkan pada jaringan, dantransport menggambarkan bagaimana panggilan dibawa di jaringan.
  • 223. 2. 2. 2 Jaringan SelularWireless dalam istilah lama atau old-fashioned ditujukan untuk penerima radioyang berdasarkan kegunaannya mengacu kepada telegraph. Istilah wireless secaraluas digunakan untuk menggambarkan koneksi – koneksi tanpa kabel sepertiwireless broadband internet.Dalam penggunaan saat ini, wireless merupakan salah satu metode telekomunikasitanpa kabel atau kawat yang menggunakan gelombang radio frekuensi (RF) atauinfrared dengan daya rendah untuk mengirimkan data diantara devais.Gelombang radio daya rendah sebagaimana digunakan dalam jaringan untukmentransmisikan data seringkali tidak diregulasikan. Transmisi yangmenggunakan daya tinggi biasanya memerlukan lisensi dari pemerintah untukmemancarkannya pada gelombang tertentu.Wireless dapat berupa Fixed wireless atau mobile wireless. Fixed wirelessmenggunakan gelombang radio untuk mengirimkan data, sedang terminalpenerima dan pemancarnya diam tidak bergerak. Komunikasi antara BTSmerupakan salah satu contoh Fixed wireless. Sedangkan mobile wireless terminalpenerima dan pemancar dapat bergerak dua – duanya ataupun salah satu.Komunikasi antara MSC yang bergerak dan BTS merupakan salah satu contohmobile wireless.Salah satu penerapan teknologi wireless adalah telepon selular yang telahmemberikan revolusi pada bidang komunikasi. Pada awal perkembangannyatelepon selular memang tidak begitu memikat hati konsumen karena harganyayang cukup mahal. Saat ini telepon selular merupakan pelanggan devaiselektronika dengan lebih dari 59 juta pelanggan. Sebagai hasilnya, infrastrukturtelepon selular dioptimasi untuk mendapatkan biaya panggilan yang murah danreliable. Telepon selular atau yang lebih dikenal dengan ―ponsel‖ menggunakansinyal radio frekuensi tinggi untuk berkomunikasi dengan cell tower atau BaseStation (BTS). Frekuensi yang digunakan berkisar antara 806 – 890 MHz dab
  • 231850 – 1990 MHz. Ketika pengguna ponsel mau melakukan panggilan, ponselmengirim pesan ke tower, meminta untuk dihubungkan dengan nomor telepontertentu.1G (Generasi Pertama)Komunikasi analog, circuit switched, basic services, MSCmenghubungkan base station ke PSTN, signaling SS7- Cell design basics- AMPS (Advance Mobile Phone )Tabel 3. 1 Perbandingan sistem selular generasi pertama2G (Generasi Kedua)Salah satu generasi kedua adalah sistem Code Division Multiple Access (CDMA)yang pertama kali diluncurkan secara komersial pada tahun 1989 oleh Qualcommdi Amerika Serikat. Sistem ini jauh lebih baik daripada pendahulunya yaitu sistemAdvanced Mobile Phone System (AMPS). Sistem CDMA mampu meningkatkankapasitas pelanggan dan meningkatkan kualitas suara. Sistem CDMA inimerupakan generasi kedua (2G) dalam komunikasi nirkabel.AMPS (US) TACS (UK) NMT(Scandan.)C450(Germany)NTT (Japan)Base stationfrequenciesMobile stationfrequenciesSpacing betweenchannelsNumber ofchannelsCoverage radiusof base stationsData rate870-890 MHz825-845 MHz30 KHz666/8322-25 km10 kb/s935-960 MHz890-915 MHz25 KHz1,0002-20 km8 kb/s463-467.5 MHz453-457.5 MHz25 KHz1801.8-40 km1.2 kb/s461-465.7 MHz451-455.7 MHz20 KHz2225-30 km5.3 kb/s870-885 MHz925-940 MHz25 KHz6005-10 km0.3 kb/sSpacing betweentxr/rxr frequency45 MHz 45 MHz 10 MHz 10 MHz 55 MHz[Garg and Wilkes, Table 2.1] First generation cellularsistems
  • 24Teknik yang digunakan pada CDMA memungkinkan pelanggan menggunakanfrekuensi yang sama pada waktu yang sama pula. Untuk itu tiap penggunamempunyai unique code, disebut PN code, yang akan membedakannya denganpengguna yang lain. Sinyal dari pengguna pengirim ini akan disebar dalam lebarpita tertentu sehingga sistem ini juga dikenal dengan spread spectrum. Padasistem penerima, sinyal akan di-despread dengan menggunakan PN code yangsama sehingga informasi asli dapat diambil.• Untuk setiap channel/carrier frekuensi, setiap pengguna bisa menggunakankeseluruhan channel tersebut secara simultan• Pengguna separation dibedakan dengan kode yang berbeda.Sejalan dengan perkembangan teknologi seluler saat ini, CDMA (code divisionmultiple access) telah dikembangkan dan diterapkan sebagai teknologi yang dapatmemberikan layanan berupa suara (voice) dan paket data yang bekecepatan tinggiataupun dapat diterapkan layanan keduanya secara bersamaan. CDMA 2000,khususnya CDMA 2000-1X, sudah merupakan seluler generasi ketiga yangmemenuhi semua ciri-ciri seluler 3G. Dewasa ini standar CDMA 2000-1x sudahmampu melayani pengiriman dan penerimaan data sampai 153 Kbps (release 0)dan pada revisi C nanti akan bisa melakukan pengiriman data sampai 307 Kbps,bahkan lanjutannya sampai 1,2 Mbps.Beberapa aplikasi yang dapat dilayani oleh CDMA2000 adalah wireless internet,wireless e-mail, wireless telecommuting, telemetri, wireless commerce danlocation-based service. Kelebihan lain dari teknologi CDMA2000 ini adalahpemakaian power yang selalu diatur seminimum mungkin, yaitu denganmenggunakan power control yang memungkinkan pengaturan daya yangdipancarkan oleh handset setiap 1,25 ms sehingga mempunyai efek positif bagikesehatan pemakainya dan tingkat interferensi juga dapat ditekan seminimummungkin. Ditinjau dari keamanan datanya, CDMA2000 juga mempunyai tingkatkeamanan yang baik, yaitu menggunakan proses enkripsi (encryption) yangberlapis sehingga tidak mudah disadap.
  • 253G (Generasi Ketiga)Peningkatan yang cukup pesat dalam hal layanan data terutama IP, memberikandorongan untuk berkembangnya industri wireless. Dalam kurun waktu beberapatahun sudah dilakukan antisipasi terhadap permintaan layanan data yang semakinbesar, akan tetapi platform akses radio kurang mendukung untuk melakasanakanantisipasi tersebut. Generasi ke – 3 (3G) merupakan satu keadaan yang menerimadan meneruskan perhatian untuk menciptakan koneksi data rate tinggi untukwireless yang mobile. 3G dan segala peralatannya didefinisikan di spesifikasi ITUdalam International Mobile Telecommunications-2000 (IMT-2000). IMT-2000adalah spesifiaksi akses radio dan jaringan yang mendefinisikan beberapaplatform cara atau teknologi yang sesuai atau cocok untuk mencapai seluruhtujuan dari spesisfikasi yang dinyatakan. Spesifikasi IMT-2000 merupakanspesifikasi yang satu, memberikan layanan mobile dan beberapa layanan fixeduntuk menggunakan satu atau beberapa kanal radio dengan platform jaringan yangfixed untuk perngiriman layanan dengan :Standard globalKompabiliti layanan antara IMT-2000 dengan jaringan fixed yang lain.Kualitas yang tinggi.Band frekuensi yang umum di dunia.Terminal yang kecil untuk penggunaan yang luas.Kemampuan roaming.Layanan dan terminal aplikasi multimedia.Pengingkatan efisiensi spectrum.Fleksibilitas untuk evolusi ke generasi sistem wireless berikutnyaPaket data dengan rate yang tinggio 2 Mbps untuk jaringan yang fixedo 384 Mbps untuk trafik sedang.o 144 Kbps untuk trafik yang tinggi
  • 26Gambar berikut memperlihatkan link antara berbagai platform yang tergabungdalam IMT-2000.Gambar 3. 8 Platform dalam IMT-2000IMT-2000/3G dapat digambarkan sebagai berikut :Digunakan sebagai referensi teknologi multimedia yang mencakup bandfrekuensi dan bandwidth kanal yang lebar serta beberapa formatmodulasi.Tidak ada platform infrastuktur 3G, teknologi, atau aplikasi yang tunggal.3G diterapkan untuk aplikasi – aplikasi data berkecepatan tinggi diwireless yang bergerak ataupun diam.Universal Mobile Telecommunications Service (UMTS)Akses radio untuk UMTS dikenal dengan Universal Teresstrial Radio Access(UTRA). UTRA merupakan radio berbasis WCDMA yang menggunakann modeFDD dan TDD. Radio Access Network (RAN) dikenal denga UTRAN yangmembutuhkan antarmuka yang lebih untuk membuat sistem yang lengkap.UMTS berbasis teknologi WCDMA, merupakan solusi umum yang dipilih Negara– Negara di Eropa tengah yang menggunakan GSM. UMTS diatur oleh organisasi3GPP yang juga bertanggung jawab untuk GSM, GPRS, dan EDGE.
  • 27FOMA yang diluncurkan oleh NTT DoCoMo Jepang pada tahun 2001 secaraumum merupakan layanan komersial 3G yang pertama. Akan tetapi, karenaberbasis W-CDMA, hal itu tidak sesuai dengan UMTS (meskipun ada tahapan –tahapan untuk penyesuaian)CDMA 2000Standar 3G yang lain adalah CDMA 2000 yang tumbuh pada awal 2G denganstandar IS – 95. CDMA 2000 diatur oleh 3GPP2 yang terpisah dari 3GPP.Bermacam – macam tipe teknologi transmisi digunakan di CDMA 2000 meliputi1xRTT, CDMA2000-1xEV-DO, dan 1xEV-DV. CDMA 2000 memiliki data ratedari 144 kbps hinggal 3 Mbps.Pengenalan CDMA-2000 yang paling berhasil di jepang untuk jaringan 3G adalahKDDI, yang berada di bawah label AU mempunyai lebih dari 20 juta pelanggan3G. Sejak Desember 2003, KDDI telah meng-upgrade jaringan CDMA2000-1Xke CDMA2000-1XEV-DO yang mencapai tingkat kecepatan data hingga 2.4Mbps. Di tahun 2006, AU merencanakan untuk meningkatkan mutu jaringantersebut hingga diatas 3 Mbps.Standar yang lain yang terkenal adalah TD-SCDMA yang dikembangkanmasyarakat Republik Negeri China oleh perusahaan Datang dan Siemens. Merekasedang meramalkan suatu sistem operasional untuk 2005.Wideband CDMA, mendukungan kecepatan antara 384 kbps hingga 2 Mbps.Ketika protokol ini digunakan dalam sebuah WAN, kecepatan maksimumnyamencapai 384 kbit/s. Ketika ini digunakan di suatu LAN, kecepatanmaksimumnya mencapai 2 Mbps. UMTS TDD mendukung kecepatan hingga 3Mbps.
  • 284G (Generasi keempat)4G ( atau 4-G) merupakan kependekan dari fourth-generation (generasi ke - 4)pengganti 3G danmerupakan teknologi akses wireless. 4G menggambarkan duahal yang berbeda berbeda tetapi gagasannya overlap.1. Teknologi 4G berpegang kepada standar masa depan devais wireless.Salah satu perusahaan wireless terkemuka yaitu NTT DoCoMo sedangmenguji komunikasi 4G pada 100 Mbbps pada saat bergerak dan 1 Gbpspada saat diam. NTT DoCoMo bermaksud me-release lebih dulu jaringankomersil di tahun 2010. Di samping fakta bahwa devais wireless saat inijarang menggunakan kemampuan penuh3G, ada suatu pola pikir dasarbahwa jika saluran digunakan atau disediakan maka layanan aplikasi yangterkait akan mengikuti.2. Pervasive Network. Suatu objek tak berbentuk dan hipotetis konsepnyasecara keseluruhan sehingga pemakai dapat secara serempak dihubungkanke beberpa teknologi akses wireless. Teknologi Akses ini dapat Wi-Fi,UMTS, EDGE atau teknologi akses yang lain. Smart-radio juga tercakupdi konsep ini untuk mengefisiensikan penggunaan spektrum dan dayatransmisi seperti halnya penggunaan protocol mesh routing untukmenciptakan pervasive network.Idealnya, ini akan memberikan layanan kepada pemakai teknologi audio danvideo dengan mutu tinggi.. 4G menggunakan OFDM (Orthogonal FrequencyDivision Multiplexing) dan juga OFDMA (Orthogonal Frequency DivisionMultiplexing Access) untuk mengalokasikan sumber daya jaringan yang lebih baikuntuk banyak user. Devais 4G menggunakan penerima SDR (Software DefinedRadio) yang mempertimbangkan penggunaan lebih baik bandwidth yang tersediaseperti halnya menggunakan berbagai saluran secara serempak. Tidak sepertijaringan 3G yang merupakan hodgepodge circuit switched dan packet switched,4G akan didasarkan hanya pada packet switch.
  • 293. 2. 2. 3 Jaringan DataSalah satu kemajuan teknologi jaringan data adalah teknologi WiMAX. WiMAXadalah kependekan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access.Sebuah tanda keterangan untuk produk yang sesuai dengan tes kesesuaian daninteroperability untuk standar IEEE 802.16. Produk – produk yang lolos teskesesuaian untuk Wi MAX dapat membentuk koneksi wireless diantara merekauntuk dapat saling bertukar paket data internet.WiMAX merupakan teknologi jaringan area metropolitan (MAN) tanpa kawat(wireless) yang dapat menghubungkan hotspot IEEE 802.11 (Wi-Fi) satu samalain dan ke bagian lain dari internet dan menyediakan suatu alternatif wireless kekabel dan DSL untuk akses broadband. IEEE 802.16 menyediakan layanan hingga50 km (31 mil) dan mengijinkan connectivas antar pemakai tanpa harusmenggunakan hubungan LOS. Perlu diperhatikan bahwa ini tidak berarti bahwapara pemakai lebih dari 50 km (31 mil) tanpa LOS akan mempunyai connectivas.Batas praktis dari pengujian langsung baru pada di daerah 3 – 5 mil (5 – 8 km).Teknologi ini telah diklaim dapat menyediakan kecepatan data hingga 70 Mbps,yang dapat mendukung lebih dari 60 koneksi yang terhubung ke T1 dan jugauntuk ribuan rumah pada koneksi DSL 1Mbps. Akan tetapi tes ini menunjukkankecepatan data maksimum praktis berkisar antara 500kbps dan 2 Mbpstergantung pada kondisi-kondisi lokasi tersebut.WiMAX juga memberikan interpenetrasi untuk layanan broadband Voip, Video,dan akses internet secara simultan. Kebanyakan perusahaan kabel dan telepontradisional sedang menguji atau melakukan trial-testing terhadap potensi WiMAXuntuk koneksi pada jarak yang lebih jauh. Hal ini seharusnya menghasilkan nilaitambah yang lebih baik untuk kedua pihak baik pelanggan rumah maupunperusahaan sebagai hasil kompetisi dari penghapusan pembatasan layanan yangdiberikan kepada pelanggan telepon dan jaringan kabel. Bahkan di daerah yangsebelumnya berlum ada jaringan kabel atau jaringan telepon, WiMAX bisamemberikan akses antara pengguna pada jarak tertentu. Ada juga potensi yang
  • 30menarik untuk interoperabilitas WiMAX dengan jaringan selular yang ada.Antenna WiMAX dapat ,e,bagi sebuah cell tower tanpa mempengaruhi fungsiselular – selular yang sudah terpasang. Perusahaan yang telah menyewa lokasi seldi area yang tersebar mempunyai suatu kesempatan unik untuk melakukandiversity. Antenna WiMAX mungkin telah terhubung dengan backbone internetvia kabel serat optic maupun link gelombang mikro.Beberapa perusahaan selular sedang mengevaluasi WiMAX sebagai alat untukmeningkatkan bandwidth untuk berbagai aplikasi. Sejalan dengan aplikasi yangmungkin ini adalah kemampuan teknologi untuk melayani backhaul denganbandwidth lebar untuk internet atau trafik telepon selular area remote kebackbone. Walaupun keefektifan biaya WiMAX untuk aplikasi remote akan lebihtinggi, hal tersebut tidak membatasi aplikasi, dan mungkin dalam kenyataan akanmenjadi suatu jawaban bagi backhaul T1 yang mahal dengan kualitas yang samabaik.Di Negara berkembang (seperti Afrika ataupun Indonesia) infrastruktur wiredterbatas, biaya – biaya untuk menginstal stasiun WiMAX bersama dengan suatumenara selular yang sudah ada atau bahkan untuk bagian terpencil akan menjadisatu perbandingan pengembangan solusi masalah wired. Daerah datar yang luasdengan kepadatan penduduk rendah sangat baik menggunakan WiMAX dancakupan diameter sekitar 30 miles. Untuk negara – negara yang sudah melewatiinfrastruktur wired dengan factor biaya – biaya dan geografi yang tidakmenguntungkan, WiMAX dapat meniingkatkan infrastruktur wireless denganbiaya yang murah, dedesentralisasi, penyebaran yang merata, cara yang efektif.Aplikasi lain yang masih dalam pembahasan adalah game. Sony Dan Microsoftsefang mempertimbangkan penambahan WiMAX sebagai nilai lebih game dalamconsole game generasi berikutnya. Ini akan membuat gamer untuk menciptakanjaringan khusus dengan gamer yang lain.
  • 31Produk – produk WiMAX sendiri telah dikeluarkan pada kuartal ke – 2 di tahun2005. Kota besar utama seperti Los Angeles, New York, Chicago, Boston,Providence (Pulau Rhode), dan San Francisco dilayani oleh Towerstream. Seattledilayani oleh Sprint dan Speakeasy.net. Di China, Dalian Dan Chengdu sedangmengimplementasikan jaringan pre-WiMAX yang akan bisa di – upgrade ketikasertifikasi uji mulai pada akhir 2005. Percobaan penyebaran kebanyakan ke luarU.S. dikarenakan ketersediaan spectrum yang terbatas. Sprint telahmengumumkan bahwa mereka akan mulai percobaan dengan sistem pre-certifiedWiMAX. Towerstream juga akan memperkenalkan sistem WiMAX untukmengikuti jaringan pre-WiMAX yang sukses melayani bisnis, kesatuanpemerintah dan fasilitas bidang pendidikan. Pada bulan July 2005, WiMAX forummengadakan pertemuan di Vancouver, BC, sistem WiMAX mulai tahappengetesan sertifikasi. Disney ikut ambil bagian dalam tampilan Proof of Concept(POC), hal ini menunjukkan kemampuan multimedia yang nyata secara simultan.Beberapa vendor mulai memiliki beberapa bentuk produk sekarang (2004), padaumumnya di (dalam) suatu langkah pre-standards-compliance makainteroperabilas multivendor di dalam segmen jaringan tunggal tidak bisadiharapkan. Beberapa perusahaan merencanakan memenuhi chipset dalam FPGApada 2005 dan ASIC untuk tahun berikutnya yang akan menyederhanakanelektronika digital dari factor bentuk untuk PCMCIA dan MiniPCI. Inteldiharapkan dapat menjadi pengarah utama dalam hal pengurangan harga. Padanilai nominal, Intel mengakui dapat menjadi menjadi pelopor sehingga hariga perpemakai menjadi nol dalam kurun waktu 3-4 tahun yang akan dating. Hal tersebutdikarenakan embedding WiMAX ke dalam sistem processor dan arsitektur boarduntuk laptop, PDA dan alat – alat yang lain. Kemampuan untuk melekatkanMulti-Mode WiMAX/WiFi/cellular ke dalam konsumen dan produk IT akanmenciptakan suatu argumen untuk menerima WiMAX.Produk – produk yang pertama muncul adalah nampaknya ditujukan penyedia jasalayanan jaringan dan bisnis, bukan konsumen. Hal tersebut memungkinkann
  • 32adanya jutaan lebih koneksi internet tanpa kawat, murah dan dengan mudah. Dayajangkau atau cakupan WiMAX diukur dalam kilometer persegi sedangkan Wi-Fidiukur dalam meter pesegi. Menurut penyelenggara WiMAX, masing-masingnode WiMAX atau "base station‖ akan memungkinkan melakukan koneksiinternet berkecepatan tinggi antar rumah dan bisnis dalam radius hingga 50 km(31 mil). (Haruslah dicatat bahwa klaim ini, khususnya jarak tersebut dapatdicapai tanpa harus menggunakan hubungan LOS, data teknis yang telah diujisecara nyata). Base station ini akan mencakup keseluruhan area metropolitan,membuat aerah tersebut menjadi suatu WMAN dan memberikan mobilitaswireless di daerah itu.3. 2. 2. 4 PLCPLC atau Power Line Communication adalah komunikasi melalui kabel listrikyaitu suatu cara dalam system jaringan telekomunikasi untuk menyalurkaninternet maupun telepon dengan memanfaatkan jaringan penghantar listrik.Dengan teknologi ini pemanfaatan infrastruktur PLN yang sudah tergelar hamperdiseluruh tanah air, dapat mempercepat peningkatan penetrasi telekomunikasi(density) di Indonesia.Seperti halnya dengan pembangunan system komunikasi domistik di masa lalu,maka keberhasilan system PLC ini harus ditunjang oleh industri dalam negeriyang memproduksi SBK (Stasiun Bumi Kecil) atau TVRO (Television ReceiveOnly). Produksi perangkat ini dilaksanakan oleh PT. INTI dan PT. LEN, dengandiekspornya produk SBJ dan TVRO ke luar negeri.Demikian pula halnya dengan system PLC, direkomendasikan agar pemerintahmemberikan komitmen untuk mendukung pengembangan dan memproduksiperangkat PLC oleh industri dalam negeri. PT. INTI, PT. LEN dan LIN/LIPIdapat diikutsertakan dalam industri ini. Pemerintah dalam hal ini perlumemayungi penyelenggaraan proyek ini dengan membuat aturan notakesepahaman bagi Lembaga dan Instansi terkait.
  • 33Regulasi merupakan factor yang sangat penting dalam menentukan berkembangatau tidaknya suatu bisnis telekomunikasi, oleh karena itu Badan RegulasiTelekomunikasi Indonesia hendaknya mulai merencanakan pengembangan systemtelekomunikasi dengan teknologi komunikasi lewat kabel listrik, dengan demikiandapat mengkondisikan pengembangan bisnis jaringan PLC dapat tumbuh danberkembang untuk kepentingan nasional, khususnya percepatan pembangunanjaringan telekomunikasi dan internet, sehingga dapat memakmurkan masyarakatIndonesia dan mencerdaskan kehidupan bangsa.3. 2. 2. 5 BroadcastingBroadcasting merupakan distribusi sinyal audio dan/atau video kepada sejumlahpenerima (pendengar atau pirsawan) yang tergabung dalam kelompok besar.Rangkaian konten dalam sebuah broadcast disebut dengan schedule. Program –program radio dan televisi didistribusikan melalui broadcasting radio atau kabelatau melalui keduanya.Pada perkembangannya teknologi broadcasting akan bermigrasi dari sistemanalog ke sistem digital. Untuk audio broadcasting dikenal dengan digital audiobroadcasting (DAB) sedangkan untuk video dikenal dengan digital videobroadcasting (DVB). Adanya keinginan migrasi dari sistem analog ke sistemdigital disebabkan adanya kelebihan yang dimiliki oleh sistem digital antara lain :penggunaan frekuensi dan spectrum yang lebih efisien dan fleksibel, variasilayanan yang lebih besar bagi konsumen dan memungkinkan terjadinyakonvergensi antara penyiaran, telekomunikasi dan teknologi informasi.3. 2. 3 Konten dan Aplikasi3. 2. 3. 1 InternetKarakteristik Umum Teknologi Internet ini adalah:Open Sistem
  • 34Umumnya Open Source (terbuka source code-nya)Multiplatform (tidak tergantung pada satu jenis komputer).Biasanya hampir tidak di kontrol secara teknologi oleh pemerintah, lebihbanyak di kontrol oleh komunitas di Internet itu sendiri.Internet sendiri merupakan:Jaringan (network) dari PC / komputer yang saling terkait.Praktis tidak dikendalikan secara terpusat, akan tetapi lebih merupakankerjasama antar operator / komputer.Keuntungan utama penggunaan Internet sebagai infrastruktur untuk mengaksesinformasi & pengetahuan karena:Perangkat lunak yang dibutuhkan biasanya sudah ada di operating sistemPC.Perangkat lunak terssbut biasanya sudah ada di Windows.Bagi yang tidak mempunyai cukup banyak uang untuk membeli perangkatlunak, maka tersedia Linux lebih murah (gratis).Model jaringan Internet dapat seacara umum dapat dibagi tiga (3) lapisan utama,yaitu:1. Lapisan Aplikasi.2. Lapisan Internet.3. Lapisan fisik infrastruktur telekomunikasi (biasanya di bagi dua yang sifatnyasatu arah dan interaktif / dua arah).Pada gambar di perlihatkan model sederhana dari jaringan Internet tersebut.Secara umum ada empat (4) entitas jaringan Internet yang dikembangkan yangakan mengkaitkan pengguna Internet yang kemungkinan merupakan:Pengguna rumahan.Pengguna corporate.
  • 35Warung Internet (Warnet)Dunia Pendidikan (secarateknologi juga merupakanWarnet).Gambar 3. 11 Model sederhana jaringan internetAdapun ke empat (4) entitas jaringan Internet tersebut adalah:Network Access Provider (NAP) – merupakan jaringan Internetberkecepatan tinggi antar kota maupun dalam kota yang mengkaitkanberbagai ISP, ITSP maupun akses ke global Internet melalui sambunganleased line internasional. Jarang ada end pengguna yang tersambunglangsung ke NAP, kecuali mungkin perusahaan-perusahaan multinasionalyang menginginkan akses yang cepat & kompleks. NAP bisa lebih darisatu & saling terinterkoneksi satu dengan lainnya.Internet Service Provider (ISP) – merupakan penyelenggara jasa akses keInternet bagi pengguna di rumah, warnet, corporate maupun lembagapendidikan. Untuk akses di berbagai kota di Indonesia biasanya ISP iniakan bekerjasama dengan pengusaha lokal di kota masing-masing untukmembangun POP yang umumnya menggunakan pola bagi hasil.Internet Telephoni Service Provider (ITSP) – dari artinya kita tahu bahwajenis jasa ini akan melayani jasa Voice over Internet Protokol (VoIP).Point Of Precense (POP) – merupakan node di berbagai kota di Indonesia tempatpengguna mengakses Internet. POP biasanya merupakan cabang sebuah ISP disebuah kota.HOMECORPEDU WARNETITSPPOPISPNAPInterNet
  • 363. 2. 3. 2 E – GovernmenteGovernment atau electronic government adalah penggunaan teknologiinformasi dan komunukasi untuk proses internal pemerintah dan pengiriman ataupenyampaian produk – produk dan jasa kepada warga dan industri. Banyakteknologi dan permasalahan implementasi yang sama atau mirip dengan bagian e-business yang dikhususkan untuk keperluan pemerintahan. Beberapa bentukpenulisan untuk eGovernment meliputi e-government, egovernment,Egovernment, E-Government, E-Government, E-Gov, Egov, EGOV, E-Gov DanEGOVERNMENT dan online government.eGovernment sering disebut sebagai ―online government‖ atau "pemerintahanyang berbasis internet‖, ada banyak permasalahan non-internet yang munculdalam pelaksanaannya. Sebaliknya, tidak semua eGovernment yang berhubungandengan internet merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan websitepemerintah.§ Permsalahan telepon dan Telekomunikasi di dalam konteks pemerintahan,termasuk :- ketetapan layanan pemerintah dengan telepon (seperti sebagai callcenter)- penggunaan fax dalam ketetapan kantor pemerintah dan urusan bisnispemerintah- penggunaan teknologi komunikasi yang berbasis mobile telepon danPDA, seperti SMS dan MMS seperti halnya pada 3G, GPRS, Wifi,Wimax Dan Bluetooth dalam hal kepentingan dan sebagai alat aksesuntuk kantor pemerintah serta urusan bisnis pemerintah§ IT Pemerintahan yang umum, sekarang mulai untuk digolongkan kembalisebgai eGovernment, dalam banyak kasus hal tersebut menjadi lebih sukaruntuk pemberdayaan internal (misalnya. Non - "citizen-facing"), sumberdaya IT dan proyek dari layanan eksternal sampai sekarang kebanyakantidak dilihat sebagai bagian dari eGovernment. Penggolongan kembali initidak sama sekali universal dan sering menimbulkan kontroversi.
  • 37§ Sistem Pengawasan, CCTV, sistem tracking, RFID, identifikasi biometric,manajemen lalu lintas jalan dan penyelenggaraan peraturan.§ Kartu pengenal, smart card, aplikasi NFC yang lain.§ Teknologi polling dan e-voting tidak online yang sedangdipertimbangkan.§ Layanan pemerintah yang berbasis TV dan radio yang seringberseberangan dengan internet, tetapi banyak juga meliputi aspek danproyek non – internet seperti Digital Audio Broadcasting (DAB), DigitalTV dan High Definition TV (HDTV).Aspek Egovernment yang berbasis internet yang bukan dikhususkan untukwebsites meliputi :o Penggunaan email layanan kantor pemerintah dan bisnis pemerintaho Penggunaan fasilitas komunitas online, seperti message board,newsgroups, dan mailing list.o Penggunaan fasilitas real – time internet, seperti teknologi chat online daninstant messaging.3. 2. 3. 3 E-commerceElectronic commerce, e-commerce atau ecommerce secara umum terbagimenjadi distribusi, pembelian, penjualan, pemasaran, dan pemeliharaan produkatau jasa dengan menggunakan sistem elektronik seperti internet atau jaringancomputer yang lain. Industri teknologi informasi mungkin melihatnya sebagaisuatu aplikasi bisnis elektronik mengarah pada transaksi komersial. Hal tersebutdapat berupa transfer uang secara elektronik, penyediaan rantai manajemen, e-marketing, online marketing, proses transaksi online, pertukaran data elektronik,sistem manajemen inventori otomatis, dan otomatisasi sistem pengumpulan data.Proses tersebut biasanya menggunakan teknologi komunikasi elektronik sepertiinternet, ekstranet, e-mail, Ebooks, database, dan telepon selular. Berdasarkanpenelitian Forrester (sebagimana dikutip Kessler tahun 2003), e – commercemenghasilkan penjualan sekitar 12,2 miliar dolar US di tahun 2003.
  • 38Dalam perkembangan e-commerce Arti dari istilah "electronic commerce"berubah dari waktu ke waktu. Pada awalnya, "electronic commerce" merupakankemudahan transaksi komersil secara elektronik, biasanya menggunakanteknologi seperti Elektronic Data Interchange (EDI, dikenalkan pada akhir tahun1970) untuk mengirimkan dokumen komersil seperti pesanan pembelian ataufaktur secara elektronik.Kemudian istilah itu menjadi segala aktivitas yang berhubungan dengan ―webcommerce‖ yang merupakan pembelian barang-barang dan jasa di Word WideWeb melalui server yang aman dengan e-shopping cart dan dengan jasapembayaran elektronik, seperti otorisasi pembayaran kartu kredit.Ketika Web yang pertama menjadi hal yang biasa di kalayak ramai di tahun 1994,banyak wartawan dan orang terpelajar meramalkan bahwa e-commerce akansegera menjadi suatu sektor ekonomi utama. Akan tetapi, penyempurnaanprotocol keamanan seperti HTTPS memerlukan waktu sekitar empat tahun untukdikembangkan dan secara luas dipakai.Walaupun sejumlah besar perusahaan "e-commerce murni" menghilang sepanjangdot-com roboh pada tahun 2000 dan 2001, banyak pengecer yang sudahmengenal e – commerce mulai menambahkan fitur e-commerce di web mereka.Sebagai contoh, setelah robohnya penjual online Webvan, dua rantai supermarkettradisional, Albertsons dan Safeway, kedua-duanya memulai cabang e-commercedengan konsumen bisa memesan toko bahan makanan yang online.Pada tahun 2005, e-commerce telah menjadi tren di beberapa kota besar diAmerika Utara, Eropa Barat, dan beberapa negara Asia seperti Korea Selatan.Akan tetapi, e – commerce masih tunbuh dengan perlahan di beberapa negara-negara industri seperti Australia, dan pada kenyataannya masih belum tumbuh dinegara-negara Dunia Ketiga.
  • 39Tren penggunaan e-commerce di negara-negara maju merupakan kesuksesanbeberapa faktor yang dianggap penting dalam transaksi melalui e-commerce.Faktor – faktor yang dimaksud antara lain :Memberikan cara yang mudah dan aman kepada pelanggan untukmelakukan pemesanan. Kartu kredit merupakan alat yang paling popularuntuk pembayaran di internet. Nomor kartu ditransfer dengan amandiantara pelanggan dan pedagang memalui gateway pembayaran yangindependent seperti authorize.net.Memberikan reliability dan keamanan. Server parallel, hardware yangmemadai, teknologi yang aman dari keKegagalanan, ekripsi informasi, danfirewall dapat mempertinggi daya jual.Menyediakan pandangan hubungan 3600dengan pelanggan, yangdigambarkan sebagai kepastian bahwa semua karyawan, penyalur, danmitra mempunyai suatu pandangan lengkap, dan pandangan yang sama,tentang pelanggan tersebut.Membuat model bisnis yang komersial juga merupakan salah satu faktoryang menentukan keberhasilan.Pengaturan organisasi yang cukup tegas dan tangkas menghadapiperubahan yang terjadi dalam dunia ekonomi, sosial politik, danlingkungan.Website yang menarik, warna – warna, grafis, animasi, dan font yangbermakna.Penyempurnaan proses bisnis, yang memungkinkan sampai kepadamasalah re-engineering dan teknologi informasi.Selain faktor tersebut diatas pemilihan produk yang tepat akan berpengaruhdalam kesuksesan e-commerce. Beberapa produk lebih tepat jika dijual secaraonline, sedangkan yang lain mungkin lebih tepat jika dijual secara offline. Banyakperusahaan yang berhasil dimulai dengan menjual produk – produk digital, seperti
  • 40: music, film, pendidikan, komunikasi, software, potografi, dan transaksi financial,perusahaan seperti ini misalnya Google, eBay, dan Paypal. Ada marketer virtualdapat menjual beberapa produk non digital dengan sukses. Biasanya produktersebut memilki berat yang cukup besar atau pembeli berada di tempat yang jauh.Barang – barang tersebut antara lain buku, CD, DVD, ataupun komponenelektronika.3. 2. 3. 4 Marketing OnlineMarketing online merupakan marketing di internet. Hal ini merupaka tipe e-marketing yang merupakan bagian dari e-commerce. Tool yang paling dikenalmarketer di pertengahan tahun 2000 dapat digolongkan menjadi dua : onlineadvertising dan search engine optimization. Tool e-marketing digunakanpengunjung di website antara lain :Pay per clickSearch engine optimization.Press releasesWeb bannerEmail, dan lain – lain.Tujuan marketing online adalah untuk menawarkan produk maupun jasa kepadacustomer dengan menggunakan teknologi internet, sementara itu pada waktu yangsama link ke operasi bisnis yang lain dapat dilakukan. Hal tersebut dapat dicapaidengan :o Indentifikasi, internet digunakan marketing untuk menemukankebutuhan dan keinginan customer.o Antisipasi, internet menyediakan canel tambahan sehinggacustomer dapat mengakses informasi dan melakukan pembelian.o Pemuasan, kunci faktor kesuksesan dalam e-marketing adalahdengan mendapatkan kepuasan pelanggan melalui canel elektronik.
  • 41Pada aktivitasnya, Smith dan Chaffey (2001) menggambarkan lima kunci aktivitasmarketing online yang dikenal dengan 5S yang dapat diterapkan oleh sebuahorganisasi untuk mengimplementasikan berbagai taktik marketing online. 5Stersebut adalah Sell, Serve, Speak , Save, dan Sizzle (memperluas brand online).3. 2. 3. 5 Software Defined RadioSoftware Defined Radio (SDR) adalah system komunikasi radio yangmenggunakan software baik untuk proses modulasi maupun demodulasi sinyalradio. SDR melakukan signal prosesing tertentu di dalam sebuah computer atauperangkat lain yang dapat digunakan. Tujuan dari desain ini untuk menghasilkansebuah radio yang dapat menerima dan mengirim bentuk baru protocol radiohanya dengan menjalankan software yang baru.Software radio tersebut harus memiliki kemampuan khusus yang dapat menanganiberbagai macam protokol real time radio. Hardware SDR biasanya terdiri darisuperheterodyne RF front end yang mengubah sinyal RF menjadi sinyal analogIF, dan ADC (Analog to Digital Converter) atau DAC (Digital to AnalogConverter) yang mengubah sinyal analog menjadi digital dan sebaliknya.SDR dapat digunakan untuk mengimplementasikan teknologi radio modem yangsederhana. Dalam beberapa kurun waktu ke depan, SDR diharapkan dapatmenjadi teknologi yang dominant di komunikasi radio.3. 4 RegulasiPemerintah melalui undang-undang nomor 36 Tahun 1999 tentangTelekomunikasi menyatakan bahwa payung hukum dari penyelengaraantelekomunikasi di Indonesia yang memuat tentang tujuan, manfaat, pembinaandan aturan penyelengara, larangan praktek monopoli, perijinan, perangkattelekomunikasi dan pengelolaan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit sertapengamanan telekomunikasi merupakan kebijkan yang ditetapkan oleh
  • 42pemerintah selaku regulator dalam rangka menciptakan iklim bidangtelekomunikasi yang kondusif, transparan, persaingan sehat dalam rangkamewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan sejahtera dengan goodgovernance dan clean governance.Keseriusan pemerintah dalam membuat pedoman bagi penyelengara, pengguna,operator, industri dan regulator dalam penyelenggaraan telekomunikasi sebagaipendukung kebijakan yang dikeluarkan melalui undang-undang Nomor 36 Tahun1999 tentang telekomunikasi adalah dengan dikeluarkannya beberapa produkperundangan diantaranya adalah : Peraturan pemerintah Nomor 52 Tahun 2000tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi; peraturan pemerintah Nomor 53 Tahun2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit.3. 4 Kondisi Geografi, Ekonomi dan Sosial Budaya Indonesia3. 4. 1 GeografiIndonesia memiliki 18.000 lebih pulau (sekitar 6000 tidak berpenghuni) yangmenyebar sekitar katulistiwa, memberikan cuaca tropis. Pulau terpadatpenduduknya adalah pulau Jawa, di mana setengah populasi Indonesia hidup.Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi,dan Irian Jaya.Lokasi Indonesia juga terletak di lempeng tektonik yang berarti Indonesia seringterkena gempa bumi dan juga menimbulkan tsunami. Indonesia juga banyakmemiliki gunung berapi, salah satu yang sangat terkenal adalah gunung Krakatau,terletak antara pulau Sumatra dan Jawa.Zamrud katulistiwa yang dimiliki Indonesia menjadi kebanggan bersama denganjajaran pulau dan kekayaan alam yang masih terpendam.
  • 433. 4. 2 EkonomiEkonomi Indonesia mengalami kemunduran pada akhir tahun 1990-an akibatkrisis ekonomi yang melanda sebagian besar Asia pada saat itu. Ekonominya kinitelah lumayan stabil saat ini.Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar di luar Jawa, termasukminyak mentah, gas alam, timah, tembaga dan emas. Indonesia adalah pengeksporgas alam terbesar kedua di dunia, meski akhir-akhir ini ia telah mulai menjadipengimpor bersih minyak mentah. Hasil pertanian yang utama termasuk beras,teh, kopi, rempah-rempah dan karet.Rekan perdagangan terbesar Indonesia adalah Jepang, Amerika Serikat dannegara-negara tetangganya yaitu Malaysia, Singapura dan Australia.Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia masih menghadapimasalah besar dalam bidang kemiskinan yang sebagian besar disebabkan korupsiyang merajalela dalam pemerintah.Sampai dengan akhir tahun 2005 , ketergantungan kegiatan ekonomi domestikpada impor menyebabkan kondisi perekonomian secara struktural cukup rentanterhadap perubahan kondisi eksternal. Ekspansi ekonomi menjadi lebih lambatketika kegiatan investasi terkendala oleh membumbungnya biaya produksi akibatkenaikan harga BBM dan belum tuntasnya berbagai peraturan-peraturan di bidanginvestasi dan pembangunan infrastruktur. Sementara itu, kegiatan konsumsi jugamengalami penurunan karena melemahnya daya beli masyarakat dan mulaimeningkatnya suku bunga. Di sisi lain, kinerja ekspor juga belum begitumenggembirakan seiring dengan kondisi permintaan global yang menurun danmelemahnya daya saing. Untuk keseluruhan tahun 2005, Bank Indonesiamemperkirakan bahwa perekonomian tumbuh sekitar 5,3 - 5,6%.Dari sisi stabilitas makroekonomi, gejolak eksternal kenaikan harga minyak duniadan siklus pengetatan moneter global sangat berpengaruh pada kestabilanmakroekonomi domestik. Kenaikan harga minyak dunia telah menyebabkanlonjakan kenaikan permintaan valas di pasar domestik. Kondisi ini diperberat olehpenyesuaian portfolio investor asing merespon perubahan suku bunga luar negeri
  • 44dan masih terbatasnya Foreign Direct Investment (FDI). Dalam pasar valas kitayang masih relatif tipis, kedua gejolak tersebut menciptakan volatilitas nilai tukarRupiah yang cukup tajam. Depresiasi nilai tukar dan kenaikan harga BBM padaakhirnya telah menyebabkan peningkatakan inflasi secara signifikan. Denganperkembangan ini, Bank Indonesia memperkirakan laju inflasi pada tahun 2005akan mencapai sekitar 18%. Sementara pada akhir tahun 2005 inflasi intidiperkirakan mencapai 9,5%.3. 4. 3 Sosial BudayaPenduduk Indonesia dapat dibagi secara kasar kepada dua kelompok. Di bagianbarat Indonesia penduduknya kebanyakan adalah suku Melayu sementara di timuradalah suku Papua, yang mempunyai akar di kepulauan Melanesia. Banyakpenduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok sukuyang lebih spesifik, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnya Jawa,Sunda atau Batak.Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 88,2% pendudukIndonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslimterbanyak di dunia. Sisanya beragama Protestan (5,9%), Katolik (3%), Hindu(1,8%), Buddha (0,8%), dan lain-lain (0,3%).Kebanyakan penduduk Indonesia bertutur dalam sebuah bahasa daerah sebagaibahasa ibu, namun bahasa resmi Indonesia, bahasa Indonesia, diajarkan di seluruhsekolah-sekolah di negara ini dan dikuasai oleh hampir seluruh pendudukIndonesia
  • 45BAB IVHASIL PENGUMPULAN DATA4. 1 Perkembangan TIK di Negara Lain4. 1. 1 SingapuraPada saat ini Singapura merupakan salah satu kota utama yang menjadi pusatbisnis di dunia dan menjadi negara yang paling kompetitif di dunia. PemerintahSingapura berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dengan menghasilkanGDP USD 1300 pada tahun 1960 dan USD 28.228 pada tahun 2005.Pertumbuhan yang besar ini merupakan dari kemajuan industri danimplementasi teknologi di Negara ini. Dalam kenyataannya Singapura merupakanNegara peringkat ke dua dalam pengembangan dan penerapan ICT setelahJepang.Singapura sebagai Negara yang merupakan satu kawasan ASEAN denganIndonesia perlu di contoh dalam penerapan TIK. Kemajuan dalam bidang TIKyang telah dicapai Singapura tidak lepas dari peran pemerintah dalammenyusunan kebijakan dan strategi implementasi TIK di Singapura. Dengankemajuan kemajuan Singapura tersebut maka kita pantas untuk mengkajikemajuan tersebut dengan melihat kondisi TIK Singapura pada saat ini.4. 1. 1. 1 StrategiStrategi pengembangan TIK yang dibuat Singapura adalah seperti pada gambardibawah ini :
  • 46CivilServiceComputerisationNationalITPLanImportingITFromMNC’sFosteringTechnopreneurshipInfocomm21IT2000PlanLiberalisation&Consolidation1981 - 1985 1985 - 1992 1992 - 1997 1997 - 2000 2000 - 2010Gambar 4. 1 Strategi Pengembangan TIK SingapuraSesuai dengan gambar diatas strategi ini disusun dengan beberapa tahapan yaituTahap 1 (1981 -1985) : Tentative baby StepsUsaha pemerintah pada tahap awal dalam menangani TIK adalah denganmemulai Civil Service Komputerisation Programme (CSCP) pada tahun 1982,dengan tujuan utama untuk komputerisasi nasional dan untuk membangkitkanaplikasi IT di Singapura. Ini terdiri dari dua aplikasi CSCP, pertama dalam haluntuk meningkatkan produktifitas kementerian dan organisasi pemerintah danyang kedua adalah untuk menghubungkan dan mengkoordinasilkan pekerjaandiantara perwakilan layanan penduduk (Chan 1989).Tahap 2 (1985 – 1992) : Learning to Walk
  • 47Pada tahun 1985, pemerintah melalui NCB, mengenalkan ―National IT Plan(NITP)”. Didalam NITP pemerintah membuat tujuh pendekatan untuk strategi ITSingapura. Tujuh pendekatan tersebut meliputi :Pembangunan profesional dan pakar ITPeningkatan infrastruktur TIKPromosi industri TIKKoordinasi dan kolaborasi berbagai macam organisasi promosi TIKMenumbuhkan budaya penggunaan TIKMenumbuhkan kreativitas dan wirausahaMeningkatkan aplikasi TIK di tempat kerjaTahap 3 (1992 – 1997) : Walking with ConfidenceIT2000 report, yang dikeluarkan NCB pada tahun 1992 menggambarkan visidari ―Intelligent Island‖ didasarkan pada lanjutan National InformationInfrastructure (NII).Visi IT2000 telah membuat sejumlah rencana yang ambisius yang cukupmempunyai daya darong yaitu pengembangan itensif tenaga kerja dibidang TIK,Peningkatan kualitas hidup melalui TIK, Peningkatan komunikasi pribadi dankomunitas melalui TIK, dan pemanfaatan NII untuk mendapatkan keuntunganyang kompetitif. Tujuan akhir ini dicapai melalui penetapan sebuah penguataninfrastruktur bisnis melalui pengembangan R&D dan penggunaan TIK yangterbaru dan penempatan Singapura sebagai regional hub dengan pemasanganjaringan bsisnis internasional. Gambar dibawah ini adalah Framework dari NII
  • 48Gambar 4. 2 Keselurahan pengorganisasian framework NIITahap 4 (1997-2000) : Breaking into RunTiga tahun antara April 1997 sampai Januari 2000 menunjukkan perubahan yangcepat baik industri TIK maupun kebijakan TIK di Singapura. Sebagai pendekatanmilinium, pemerintah Singapura mengadopsi liberalisasi radikal danmengkonsidasi kebijakan yang perlu ditinjau kembali, percepatan jadwalliberalisasi telekomunikasi dan konvergensi teknologi informasi, penyiaran dankomunikasi media. Selama masa ini, pendapatan jasa operator berkurang sebagaibentuk pembatasan lisensi yang dilakukan dan masuknya pesaing dipasar.Meskipun yang mampu bertahan adalah operator besar, pemerintah selaluberhubungan dengan perusahaan seperti SingTel dan konsorsium bisnis sepertiStarHub, Perusahaan kecil dan menengah mendapatkan sub-lisensi dan denganharga yang murah.Tahap 5 (2000 – 2010) : Chasing PhaseIT2000 dan serangkaian liberalisasi dan konsilidasi menjadi jalan Infocomm 21akan menjadi pengarah pembangunan TIK diatas 10 tahun yang akan datang.Tujuan dari InfoComm 21 adalah untuk mentransformasi Singapura menjadimodal TIK global yang dinamik dan bersemangat dengan tumbuh subur dan
  • 49makmur pada tahun 2010. Karena dunia sedang dalam revolusi TIK, rencanatersebut hanya mencari penekanan kebutuhan untuk menjaga kecepatan danfleksibilitas dan tidak berarti menjadi yang menentukan. Prinsip dasar adalahInfoComm 21 menjadi market-driven, orientasi sektor swasta dan mendunia.Komponen kunci InfoComm 21 adalah untuk liberalisasi pasar telekomunikasidalam hal membangun Singapura sebagai hub telekomunikasi, untuk membangunkemampuan, dan menjadi ‗dotcom‘, dan membawa ke dalam revolusi TIK padasector swasta, umum dan perorangan. Dari inisiatif ini, hal yang paling pentingyang mempengaruhi secara mendasar pada perusahaan kecil dan menengahadalah menjadikan dotcom sector swasta. Gambar dibawah ini adalah pembuatanframework untuk usaha ini.Gambar 4. 3 Framework untuk dotcom sector swasta4. 1. 1. 2 Statistik TIK SingapuraKepemilikan Komputer Di rumahKepemilikan komputer di rumah di Singapura dapat dilihat pada gambar dibawah
  • 50ini :Gambar 4. 4 Kepemilikan komputer rumahan di singapuraKepemilikan komputer di Singapura cukup tinggi dimana sampai dengan tahun2004 kepemilikan komputer dirumah mencapai 74% dari jumlah pendudukartinya dari 100 orang maka yang memiliki komputer adalah sebanyak 74 orang.Kepemilikan komputer ini akan sangat berpengaruh pada perkembangan TIK disuatu Negara. Komputer sebagai terminal pengguna untuk menjalankan aplikasiakan membantu penyedia layanan dalam memasarkan layanannya. Dan tentunyapenggunaan komputer ini akan lebih sering jika dapat terkoneksi ke jaringaninternet.Akses InternetAkses internet sangat dipengaruhi oleh penyediaan jaringan di suatu Negara.Singapura sebagai salah satu Negara yang menjadi hub perdagangan atau pusatbisnis dikawasan Asia memiliki jaringan yang baik dari kecepatan maupunkualitas. Dan kemudahan untuk mendapat akses internet dapat dilakukan dimana-mana atau hampir dimiliki oleh setiap orang Singapura. Dibawah ini merupakandata akses internet yang dimiliki oleh penduduk Singapura.
  • 51Gambar 4. 5 akses internet penduduk SingapuraPada gambar diatas kepemilikan akses internet penduduk Singapura meningkatdari tahun ke tahun dan mencapai titik tertinggi pada tahun 2003 dan 2004 yaitusebesar 65%. Artinya dari 100 penduduk Singapura yang dapat mengaksesinternet adalah 65 orang.Belanja OnlineBelanja online yang dilakukan oleh penduduk Singapura dapat dilihat padagambar dibawah ini
  • 52Gambar 4. 6 Pengguna belanja onlinePada gambar diatas menunjukkan bahwa penggunaan belanja online dilakukansebanyak 30% dari total belanja yang dilakukan oleh penduduk Singapura.Layanan Fixed LineLayanan menggunakan jaringan tetap baik dirumahan maupun perkantoran diSingaura dapat dilihat pada tabel dibawah ini :Tabel 4. 1 Pelanggan sambungan tetapTotal fixed line subscriptions 1,864,300- Total Residential fixed line subscriptions 1,099,500- Total Corporate fixed line subscriptions 764,800- Fixed line population penetration 44.0%- Fixed line household penetration1 100.3%Penggunaan jaringan tetap pada tahun 2004 di Singapura untuk rumahan adalah
  • 531,099,500 SST dan untuk perkantoran adalah 764,800 SST sehingga total1,864,300. Jumlah ini merupakan 44 % dari jumlah penduduk Singapura. Artinyasetiap 100 orang penduduk Singapura yang mempunyai sambungan tetap adalah44 orang.Pasar Telepon BergerakPenggunaan telepon bergerak di Sinagpura lebih besar disbanding dengan telepontetap, hal ini karena kemudahan dalam mobilitas penggunanya. Pasar teleponbergerak di Singapura dapat dilihat pada tabel dibawah ini :Tabel 4. 2 Pelanggan telepon bergerak- Total mobile phone subscriptions2 3,899,600- Total post-paid subscriptions 2,628,600- Total pre-paid subscriptions 1,271,100- Total number of SMS messages 692.00 million- Mobile Phone penetration 92.0%Pelanggan telepon bergerak di Sinagpura pada tahun 2004 adalah 3,899,600 yangterdiri dari pelanggan pasca bayar sebanyak 2,628,600 dan pra bayar sebanyak1,271,100. Jadi penduduk Singapura cenderung memilih menggunakan pascabayar. Selain itu, penggunaan komunikasi melalui Short Message Service (SMS)cukup tinggi yaitu sebesar 692 juta SMS.
  • 54Layanan PagingLayanan paging di Singaura dapat dilihat pada table dibawah iniTabel 4. 3 Pelanggan paging- Total paging subscriptions3 103,500- Paging penetration 92.0%Penggunaan paging di Singapura adalah 103,500 pelanggan dan merupakan 92%dari penetrasi paging.Dial-Up InternetPenggunaan dial-up internet melalui modem di Singaura masih tinggi terutama dirumahan seperti pada table dibawah ini :Tabel 4. 4 Pelanggan dial-ip internet- Total Internet dial-up subscriptions4 1,707,500- Total Residential Internet dial-up subscriptions 1,647,500- Total Corporate Internet dial-up subscriptions 60,000- Internet dial-up penetration 40.3%Jumlah pelanggan dial-up internet di Singapura adalah sebesar 1,707,500 yanterdiri dari pelanggan rumahan sebesar 1,647,500 pelanggan dan perkantoransebesar 60,000 pelanggan. Jumlah pelanggan rumahan jauh lebih besar disbandingdengan perkantoran karena kebutuahan bandwidth di rumahan dianggap cukupmelalui dial-up sedangkan perkantoran hanya untuk perkantoran perusahaan kecildan menengah. Selain itu, factor harga juga menentukan kenapa pelangganrumahan lebih memilih dial-up disbanding dengan broadband.
  • 55Layanan Broadband Akses InternetLayanann broadband (pita lebar) akses internet di Singapura dapat dilihat padatable dibawah ini :Tabel 4. 5 Pelanggan broadbandTotal broadband subscriptions5 523,600- Total Residential broadband subscriptions 474,100- Total Corporate broadband subscriptions 49,500- Total xDSL subscriptions 292,200- Total cable modem subscriptions 225,600- Total leased line Internet subscriptions 3,000- Total subscriptions using other broadband Internetaccess method2,800- Household broadband penetration6 43.2%Jumlah pelanggan layanan broadband di Sinagpura adalah 523,600 pelangganyang terdiri dari 474,100 pelanggan rumahan dan 49,500 pelanggan perkantoran.Pelanggan rumahan untuk broadband jauh lebih sedikit disbanding dengan dial-up, sedangkan ada perkantoran perbedaannya hanya sedikit.Kemudian dilihat dari teknologi yang digunakan pelanggan xDSL adalah palingbanyak yaitu 292,200, diikuti pelanggan kabel modem 225,600, pelanggan leasedline internet 3,000 dan pelanggan broadband yang lain sebesar 2,800. Penetrasibroadband rumah tangga adalah sebesar 43,2 %Layanan Telepon InternasionalSebagai Negara yang merupakan bagian pusat perdagangan internasionalpengguanaan layanan telepon internasional di Singapura sangat tinggi seerti yangterlihat pada table dibawah ini :Tabel 4. 6 Pelanggan layanan telepon internasional- Total number of outgoing retail internationaltelephone call minutes224.36 millions
  • 56- Total number of outgoing retail internationaltelephone call minutes including transit401.83millionJumlah waktu panggilan keluar telepon internasional adalah sebesar 224,36 jutamenit dan total waktu panggilan keluar telepon internasional termasuk yangtransit adalah sebesar 401,83 juta menit.4. 1. 2 Sri LankaSri lanka mempunyai penduduk multi budaya dengan program pembangunanyang ambisius untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi dan stabilitas social.Pendapatan perkapita diperkirakan USD 120 pada tahun 1950 dan sekarangmenjadi USD 4.145. Pada tahun 2002 sektor pertanian menyumbangkan sekitar20% dari Gross Domestic Product (GDP) sedangkan sector industri dan jasamenyumbangkan masing-masing 26% dan 54%.Pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Sri Lanka cukup tinggidibanding dengan Negara berkembang lainnya. Dan Human Development index(HDI) disbanding dengan Negara lain adalah sebagai berikut :Tabel 4. 7 HDI Sri LankaKebijakan kesejahteraan ekonomi diterapkan oleh negera selama beberapadekade dan sudah membangkitkan pendidikan dan jaringan perawatan kesehatan .Tingkat penduduk yang melek huruf terdiri 91.6% dan indikator kesehatan ada ditingkatan memuaskan. Ketetapan mengenai pendidikan cuma-cuma yang ataskepada derajat tingkat yang pertama pada status universitas telah mengakibatkan
  • 57ketersediaan lulusan yang banyak. Di tahun terakhir banyaknya lulusan TIKyang dihasilkan di dalam negeri telah lebih dari dua kali lipat.4. 3. 1. 2. 1 Strategi TIKPada Juli 2003 pemerintah Sri Lanka telah menciptakan agen TIK tidak hanyauntuk mempelopori implementasi prakarsa e-Sri Lanka. tetapi sebagai badantertinggi dari semua pengembangan TIK di Sri Lanka. Agen ini bebas darikekuasaan suatu agen pemerintah melalui suatu tindakan Parlemen yangmenyiapkan jalan untuk mengatur badan yang fleksibel, pro-active dantransparan.Tugas utama agen TIK adalah untuk menciptakan rencana TIK nasional yangmampu mengakomodasi visi dalam jangka panjang dan realistis dalamimplementasinya. Fungsi kedua dari program ini adalah mendorong tendensi TIKkedalam matrik keputusan pemerintah Sri Lanka.Program kerja yang diberikan agenc adalah seperti dibawah ini :
  • 58Gambar 4. 7 Strategi TIK Sri LankaUntuk melaksanakan rencana TIK nasional dibuat pilot proyek yang menjadikunci suksesnya visi e-Sri Lanka.Sebelum menaikkan pada sejumlah proyek lebih besar yang pasti telahmempunyai suatu dampak pada warganegara Sri Lanka telah dipertimbangkan halpenting yang potensial yang menjadi kondisi pokok di Roadmap TIK. ProgramProyek percobaan yang dilakukan ini dengan pengujian hipotesis kritis disejumlah area. Hasil dari pilot masing-masing menyediakan masukan tidakternilai ke dalam proyek yang utama‘ spesifikasi yang memastikan efisiensi lebihbesar selama implementasi. Proyek percobaan tersebut meliputi :• Vishva Gnana Kendra (VGK)• Sinhala fonts• Government Printer Online• National Operations Room• Empowering the Workplace• Distance e-learning• Govi Gnana Sistem• E-Money Order• SME portal• Internally Displaced Persons• Legal Draftsmen• e-Cabinet• e-Parliament• e-Office of the President4. 1. 2. 1 Industri SoftwareIndustri software di Sri Lanka samapai saat ini masih kecil dan telah tumbuhsecara mengesankan. Total ekpor sekitar USD 5 juta pada tahun 199 dan terus
  • 59meningkat menjadi USD 58 juta pada tahun 2001 dan berdasarkan estimasi banksentral akan mencapai USD 80 juta pada tahun 2003.Gambar 4. 8 Ekspor software Sri LankaIndustri software direncanakan mampu mengekspor USD 1 miliar pada tahun2010. Renca pertumbuhan ekpor sampai dengan tahun 2010 dapat dilihat padagambar dibawah ini.Gambar 4. 9 Target Ekspor software Sri Lanka
  • 60Pada saat ini ada sekitar 175 industri software yang menghasilkan produk untukdiekspor maupun untuk memenuhi kebutuhan software dalam negeri. Pada saat iniMicrosoft dan Oracle telah membuka kantor di Sri Lanka.4. 1. 2. 2 Jasa TelekomunikasiPerusahaan teknologi informasi (TI) semakin bertambah untuk meningkatkanakses ke pasar internasional melalui jaringan broadband telecom dan melaluipenggunaan kemampuan internet. Dalam hal industri layanan dan teknologiinformasi di setia Negara membangun dan mendukung sebuah pasar yangkompetitif, penyediaan infrastruktur komunikasi harus menyediakan layanantransmisi digial kecepatan tinggi dengan harga yang sesuai dengan ruang lingkupinternasional. Kesuksesan pembangunan pertumbuhan perusahaan IT Sri Lankatergantung pada tingkat kualitas dan harga layanan yang disediakan oleh operatortelekomunikasi.Untuk menjaga pertumbuhan diatas, perubahan drastis dilakukan pada sectortelekomunikasi sejak tahun 1990. Sambungan tetap telepon telah tumbuh dari121.388 pada tahun 1991 menjadi 939.013 pada tahun 2003, tumbuh diatas 700%.Jumlah sambungan wireless local loop (WLL) oleh dua operator Suntel danLanka Bell berjumlah 116.021 pada tahun 2003. Tren yang aling signifikan dalamsector telekom local telah menjadi fenomena pertumbuhan jumlah sambunganselular. Sambungan selular bertambah dari 1800 pelanggan pada tahun 1991menjadi 1.393.403 pelanggan pada tahun 2003. Penggunaan layananan teleponsatelit masih kecil sampai dengan tahun 2003 karena membutuhkan hardware danoperasional yang mahal.Penggunaan telepon tetap, telepon begerak, sambungan WLL, layanan paging danInternet di Sri Lanka pada tahun 2003 dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
  • 61Tabel 4. 8 Pelanggan sambungan telepon di Sri LankaKemudian jika dilihat dari pertumbuhan sambungan telepon dari tahun 1991sampai dengan 2003 terus terjaid peningkatan yang signifikan terutama untuksambungan telepon bergerak (selular) yang sebelumnya dibwah sambungantelepon tetap kemudian melaju cepat dan berada paling atas pada tahun 2003.Gambar 4. 10 Pertumbuhan sambungan telepon di Sri Lanka
  • 624. 1. 3 ChinaDengan penduduk terpadat didunia yang mencapai sekitar 1,3 miliar (PBB, 2005)penduduk, Cina merupakan sebuah pasar yang menarik bagi perkembanganproduk serta layanan berbasis TIK. Dari jumlah tersebut lebih dari separuhnyaatau sekitar lebih dari 63% tinggal didaerah-daerah rural tersebar keseluruhpelosok negara. Laju informasi dan komunikasi yang cepat dan menjangkaudaerah-daerah tersebut membuat pemerintah Cina sangat konsen terhadapperkembangan TIK, apalagi saat ini Cina juga merupakan salah satu pusat industriperalatan dan produk teknologi informasi yang di outsource oleh negara-negaramaju baik itu dari benua Amerika maupun Eropa.Untuk menunjang hal tersebut, komisi pengembangan informasi Cina mempunyaibeberapa prioritas utama, diantaranya adalah :1. Mempercepat pembangunan infrastruktur informasi, memantapkanteknologi generasi baru, jaringan transmisi informasi kecepatan tinggidengan penggunaan frekuensi yang lebar, komputer berbasis internet sertamembuat platform infrastruktur informasi untuk memenuhi kebutuhanekonomi dan pengembangan sosial.2. Merancang sistem e-government dan memantapkan platform jaringanpemerintahan menuju integrasi operasional pemerintahan dalam sisteminformasi dipusat maupun didaerah serta merealisasikan program sharinginformasi berbasis internet, distribusi serta layanan.3. Menyetujui kerangka kebijakan bisnis secara elektronik (e-commerce) diCina, memperbaiki sistem pembayaran online, memantapkan sistemdistribusi dan pengiriman barang-barang dalam lingkup nasional dan antarkota serta aktifitas e-commerce yang bebas.4. Memperkenalkan proses digitalisasi di perkotaan dan mempercepatkonstruksi jaringan digital kota yang disebut jaringan 3-in-1.5. Mempercepat penelitian dan pengembangan serta penggabungan industrijaringan telekomunikasi bergerak terutama teknologi generasi ketiga (3G)dan juga memantapkan sistem industri terintegrasi dan skala jaringan.
  • 636. Memberikan prioritas pada pengembangan software, perancangan sirkuitterintegrasi dan industri pembuatannya untuk menunjang peralatan danproses informasi.7. Memperkuat penelitian dan pengembangan serta industrialisasi produkjaringan dan keamanan informasi, juga memantapkan sistem keamananinformasi jaringan komputer.8. Mengembangkan produk audio dan video digital yang diwakili oleh TVdigital serta mempercepat transisi ke digital TV Broadcasting (penyiaranTV digital)9. Mengembangkan komponen dan material elektronik yang baru sepertikomponen display, komponen elektonik, sensor dan komponen fotoelektronik.10. Memperkuat penelitian dan pengembangan serta pemusatan industrialisasiproduk telekomunikasi optik generasi baru.Rencana pengembangan teknologi informasi tersebut merupakan salah saturangkaian dari rencana pengembangan TIK yang saat ini telah memasuki bagian10 dari rencana 5 tahunan Pengembangan TIK Cina. Mulai dari bagian ke-5rencana 5 tahunan tersebut atau sekitar dekade 1980-an, penggunaan danpemanfaatan kabel dan serat optik telah mulai menjadi prioritas dalampembangunan broadband dan memperluas jangkauan jaringan.Pertengahan tahun 1990-an perkembangan optik telah mencapai jangkauan 51.000km yang sebagian besar terkonsentrasi untuk jaringan jalan kereta api,perminyakan, kelistrikan dan jaringan militer. Mulai bagian ke 7 dari rencana 5tahunan tersebut, perusahaan manufaktur yang bergerak dalam penyediaanproduk, material dan peralatan kabel dan serat optik mulai berkembang, sertaperusahaan-perusahaan manufaktur dari luar mulai melakukan penetrasi ke pasarCina. Dengan demikian pengembangan penggunaan kabel dan serat optik padapenyediaan infrastruktur TIK di Cina semakin penting. Apalagi yang dituju adalah
  • 64penyediaan teknologi kecepatan tinggi dan kapasitas yang besar. Kabel dan seratoptik merupakan salah satu pilihan terbaik untuk digunakan.Jangkauan penggunaan serat optik dalam jaringan informasi dan komunikasi padatahun 2005 telah mencapai angka 2,5 juta kilometer yang mencakup hampirsemua kota-kota besar dan daerah-daerah disekitarnya diseluruh Cina. Pesatnyaperkembangan penggunaan optik ini tidak lepas dari manajemen, pengaturan,regulasi serta kebijakan pemerintah Cina dalam sektor informasi dan komunikasinasional menuju akses global. Sedangkan penggunaan internet sebagai salah satudari produk teknologi ini, di Cina mencapai angka 100 juta pengguna (2005).4. 1. 3. 1 Industri SemikonduktorIndustri semikonduktor memulai pada awal 1950. Teknologi Transistor telahditransfer ke Negeri China dari Uni Soviet pada tahun 1953, dan transistor yangtelah diproduksi secara local pada tahun 1958. Sepanjang 5 tahun rencana yangkedua , mulai 1958, industri elektronika ( mencakup industri semikonduktor) telahdiperlakukan sebagai suatu sektor strategis, walaupun sampai 1969 padakenyataannya semua produksi memasuki pemakaian militer. Integrated circuit (IC) Teknologi telah dibawa ke dalam Negeri China pada tahun 1960, tetapiproduksi nya telah meneruskan suatu skala kecil ( 4.2 juta unit di tahun1970).Lebih dari itu, di tahun 1972, pada pertengahan Revolusi budaya, suatu debatpolitis mengambil tempat apakah untuk menentukan prioritas produksi baja atauproduksi elektronika. Produksi Baja telah diberi prioritas, mendorong ke arahsuatu kemunduran dalam produksi elektronika. Pada tahun 1978, kebijakanperubahan ekonomi membawa warganegara IC teknologi produksi dari luar negeridan industri semikonduktor menarik perhatian sebagai hasilnya. Pada tahun 1988,produksi IC mencapai 100 juta unit. Produksi mulai meningkat dengan investasiasing untuk mendesak sektor ini, yang dimulai pada 1992, membawa produksimenjadi 245 juta unit di tahun 1994, 515 juta unit di tahun 1995, 790 juta unit ditahun 1996 dan 2.1 milyar (Am.) unit di tahun 1997. Bagaimanapun, tingkatproduksi masih tidak cukup untuk memenuhi permintaan domestik . Di tahun
  • 651997, ada 34 perusahaan industri IC semikonduktor di China, hampir separuhnyamerupakan afiliasi dengan asing.4. 1. 3. 2 Industri ElektronikaIndustri Elektronika di Negeri China juga dikembangkan melalui keterlibatanChina dalam Perang Korea, selama masa perang ini radio gelombang pendek dantelepon militer telah diproduksi. Sepanjang 5 tahun pertama yang direncanakan (dari 1953), industri elektronika telah ditempatkan di bawah yurisdiksiKementerian Industri Permesinan dan yang kedua Kementerian IndustriPertahanan. Di 1958, komputer tabung ruang hampa Cina yang pertama telahdiproduksi, didasarkan pada suatu model. Komputer Transistor Soviet yangpertama telah diproduksi 1965 ( suatu total 256 unit telah diproduksi) sebagianbesar untuk kepentingan militer, sedang komputer berbasis IC dimulai untukdiproduksi tahun 1970 ( 1672 unit yang diproduksi sampai tahun 1978), yangtelah digunakan untuk tujuan warganegara. Pada tahun 1980, komputer pribadidari pabrikan seperti IBM dan Apple memulai untuk menembus pasar Cina, danpabrikan lokal seperti Great Wall (Chang Cheng – a State-Owned Enterprise)dimulai untuk membuat clones mesin ini. Akan tetapi kandungan lokal computerbuatan lokal masih rendah yaitu sebesar 31,5 % pada tahun 1985.Situasipersaingan antara perusahaan dalam negeri dan asing juga terjadi ditelepon.4. 1. 3. 3 Sektor telekomunikasiSektor Komunikasi telah dipertimbangkan oleh pemerintah Cina sebagai sektorstrategis bersama-sama dengan jalan kereta api dan produksi listrik.Bagaimanapun, penetrasi telepon masih sangat rendah (sekitar 0.4% di 1980).Pengembangan Infrastruktur Telekomunikasi telah diberi prioritas dan sebagaihasilnya penetrasi telepon terjadi peningkatan dari 1.1 % di tahun 1990 danmenjadi 12% di 1999 ( 28.4% di wilayah perkotaan. Pada bulan Juli 2004,penetrasi telepon ditetapkan menjadi 22.9%, sedangkan penetrasi selularmencapai 23.7%. Peningkatan di infrastruktur telekomunikasi mendorong
  • 66pengembangan jasa nilai tambah seperti telepon selular, komunikasi data, jasapemberian nomor halaman dan pos elektronik.4. 1. 3. 4 Regulasi dan KebijakanSektor Telekomunikasi di Cina mulai menjadi prioritas nasional pada era 1980-andimana sebelumnya banyak dikembangkan secara sektoral di beberapa daerah.Ketika otonomi daerah mulai diperkenalkan sekitar awal 1990-an, Pengelola Posdan Telekomunikasi (Post and Telecommunications Administrations) menerapkanmanajemen secara fleksibel mengenai perencanaan, investasi dan kebijakan tarif.Awal 2000 Cina memutuskan untuk bergabung dengan Word Trade Organization(WTO) yang membidik pengelolaan layanan telekomunikasi kedalam marketmode. Langkah ini membawa berbagai dampak yaitu perubahan sumber investasi,perubahan manajemen sumber perencanaan sesuai dengan restrukturisasi industridan perubahan kebijakan tarif (pricing) dari transfer pricing and closer menjadicost-based pricing (tarif berbasis biaya). Saat ini Cina mengacu pada prosesperencanaan 5 tahunan yang didalamnya memuat kebijakan industri untukmembangun sektor perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)dalam TIK (ICT) serta infrastruktur nasional, termasuk didalamnya akses yangmelayani provinsi bagian tengah dan barat.Awal pertengahan 1990-an merupakan periode dimana terjadi peningkatankompetisi antara kementrian dan komisi-komisi pada tingkat nasional sertapemerintah daerah dan pemilik perusahaan daerah pada tingkat provinsi dalammemperebutkan kue bagian dalam sektor TIK. Tahun 1993, dimana pertama kalipaket regulasi didesain untuk menghimpun investasi luar negeri dalamtelekomunikasi juga merupakan tahun dimana Kementrian PerindustrianElektronika memperkenalkan Golden Project Proposal. Golden Project didesainuntuk men stimulasi informasi ekonomi dan membangun kemampuanadministratif.Tujuan dari rencana ini adalah untuk :
  • 671. Membangun jalur cepat informasi nasional sebagai bagian darimodernisasi dan pengembangan ekonomi.2. Mengarahkan pengembangan teknologi informasi di Cina.3. Menyatukan negara dengan menempatkan pusat kendali pada provinsi-provinsi dan memberikan kesempatan kepada pemerintah untukmenembus batas garis demarkasi industri.Rencana 5 TahunanAspek-aspek regulasi dari rencana pemerintah diambil dari lembar referensi yangmenyertai Perjanjian Dasar WTO dalam sektor Telekomunikasi. Aspek-aspek itudiantaranya adalah :1. Pengamanan kompetisi yang melindungi dari persaingan tidak sehatmengenai penetapan tarif yang dilakukan oleh operator telekomunikasi.2. Pemberlakuan biaya berdasarkan interkoneksi.3. Kebutuhan layanan universal yang jelas.4. Pemberlakuan kriteria lisensi publik yang jelas.5. Adanya regulator independent yang bersifat nasional.6. Adanya transparansi mengenai evaluasi sumber daya terbatas sepertispektrum radio.Belum satupun aspek tersebut diatas berlaku di negara ini sebelumnya akan tetapihal ini menjadi komitmen Cina untuk menuju kearah regulasi tersebut.Proses perencanaan mengenai hal ini dapat terdiri dari beberapa bentuk, dari isuregulasi dan strandar yang mengatur aktifitas perdagangan dari perusahaan hinggatujuan ekonomi dan sosial. Sesuai dengan kebijakan Kementrian IndustriInformasi yang disampaikan pada Konferensi Telekomunikasi Pasifik di Hawaiitahun 2001, isu utama dari rencana lima tahunan kesepuluh (10th5-year plan)adalah :a. Menentukan target layanan atau akses secara universal.b. Pengembangan akses broadband.
  • 68c. Pengembangan kemampuan Cina dalam industri perlengkapantelekomunikasi bergerak serta pengembangan perangkat lunak.d. Penggunaan TIK pada bagian lain dari sektor ekonomi, termasuk e-Government, konstruksi teknis, konstruksi bangunan serta sektor realestate.Implementasi dari rencana pertama lima tahunan kesepuluh yaitu menentukantarget layanan atau akses secara universal adalah penetapan kebijakan penentuantarif seragam antara provinsi-provinsi miskin serta provinsi-provinsi kaya. Hal inidilakukan dengan cara melakukan subsidi silang. Dengan adanya keseragamantarif ini, maka kualitas layanan dan akses bagi kedua kelompok provinsi tersebutharus pula seragam.Prioritas kedua di implementasikan dalam pengembangan infrastruktur informasidan telekomunikasi terintegrasi. Berbagai bentuk layanan dan transmisidiintegrasikan dalam sebuah broadband nasional dengan peningkatan kapasitasjaringan dan kecepatan akses.Pengembangan dari poin ketiga diatas merupakan murni kebijakan industri yangdimasa datang menjadi pusat perhatian dari sistem perdagangan yang ada.Sedangkan pengembangan poin empat terletak pada implementasi ICT daninfrastruktur informasi dalam pengembangan sektor ekonomi dan sosial. Hinggadapat dikatakan bahwa sektor telekomunikasi dengan ICT didalamnya sudahmenjadi kebutuhan mendasar dalam penentuan kebijakan nasional Cina secarakeseluruhan.Proses penerapan rencana lima tahunan dan bersama-sama dengan rencana tujuanjangka panjang 10 tahun adalah merupakan gabungan dari setidaknya tiga elemen.Pertama adalah kerangka kerja indikatif yang harus dipikirkan dan dijalankan olehregulator dalam mencapai tujuannya. Kedua adalah penyebaran prosesperencanaan bersama ke masing-masing kementrian terkait sebagai informasi
  • 69perkembangan rencana kerja tersebut serta ketiga adalah pelatihan perencanaanpemanfaatan sumber daya. Ketiganya menjadi bagian fundamental bagipencapaian ekonomi dan sosial sekaligus juga legitimasi politis.4. 1. 4 IndiaIndia merupakan negara demokrasi terbesar dengan penduduk nomer dua terbesardi dunia dengan jumlah penduduk lebih dari 1,2 milyar. Perbedaan suku, bahasa,agama, ekonomi, politik dan geograpi lebih besar dari negara-negara di dunia.Populasinya terdiri dari dua kelompok suku, Indo – Aryan dan Dravidian. Adalimabelas bahasa resmi dan belasan bahasa tidak resmi serta ratusan dialekdipakai di India. Karena perbedaan tersebut bahasa Inggris menjadi bahasa bisnisantar masyarakat disana, dan juga menjadi bahasa resmi pemerintahan dan bahasauntuk sistem perundangannya. Meskipun populasinya besar dan kepadatanpenduduknya tinggi, sebagian besar masih merupakan daerah pedesaan (ruralcountry), dengan kira-kira 70% populasi menempati diluar daerah metropolitan.Sekitar 67% tenaga kerjanya bergerak di bidang sektor pertanian. Bervariasinyakondisi geologi dan iklim dan penyeberan populasi yang cepat membuatpembangunan dan pemeliharaan infrastruktur (jalan, listrik, telekomunikasi)menjadi sangat sulit dan mahal. Kondisi ini ditambah lagi dengan seringnyaterjadi bencana alam seperti banjir dan gempa bumi.Sejak merdeka dari Inggris (1947), India berusaha untuk menggantungkannasibnya dengan berusaha sendiri (self-reliance). Pemerintahan India moderntergambar dengan kemelaratan, pemerintahan yang korup dan regulasi-regulasiyang membatasi pasar domestik berdasar pada self-reliance dibanding harusmengikuti integrasi dan inovasi global.Beberapa krisis ekonomi dalam tahun 1991 nyaris mendekati kebangkrutan, Indiamerubah kebijakan ekonominya dengan menerima pinjaman lunak dari luar.Kebijakan Industru Baru (New Industrial Policy/NIP) pada tahun 1991
  • 70menggambarkan harapan yang lebih besar untuk membangun ekonominya.Kebijakan ini memperkenalkan kompetisi dalam sejumlah sektor non-strategis,perdagangan dan investasi asing. Sebagai hasil dari kebijakan ini, investasi asingtumbuh dari $162 juta pada tahun 1990 sampai $1,3 milyar pada tahun 1995(World Bank, 1995).India melakukan pengembangan sektor high tech, dipelopori dari para insinyurdan profesional software/komputer. India melatih kira-kira 68.000 profesional tiaptahun. Saat ini kira-kira 280.000 orang India bekerja dalam sektor komputer danlayanannya, yang mempunyai tenaga kerja di bidang teknologi informasi keduaterbesar di dunia.Industri IT mengalami perkembangan pada tahun 1984 dimana Perdana MenteriRajiv Gandhi menetapkan telekomunikasi dan teknologi informasi sebagai sektorutama bersama dengan industri tradisional seperti pembangkit tenaga listrik, baja,minyak dan otomotif (Yordan, 1998). Namun demikian, pada tahun 1994 untukmerespon krisis, pemerintah mengeluarkan kebijakan telekomunikasi nasional(National Telecommunication Policy/NTP 1994). NTP muncul sebagai usahaIndia pertama dalam menyempurnakan kebijakannya untuk memperbaikikegagalan monopoli telekomunikasi pemerintah (departemen telekomunikasi).Kemudian India membuat sektor swasta sebagai partner dalam penyediaanlayanan dasar yang meninggalkan gaya monopoli.4. 1. 4. 1 Perkembangan Telekomunikasi IndiaLebih dari 76,54 juta perkembangan telepon dengan tingkat 20,16% untuklayanan telepon biasa, 106,15% untuk seluler dan layanan internet, India telahmenjadi sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Asia.Pemerintah memiliki operator perusahaan telepon dimana BSNL telah memasang4.370.475 kilometer jaringan kabel fiber optik di dalam negaranya denganmencapai setiap desa-desa yang berjarak kira-kira 25 km dari fiber. PemerintahanIndia awalnya telah mengumumkan bahwa kebijakan telekomunikasi pada tahun
  • 711999 menyatakan, tantangan industri telekomunikasi India adalah jarak yang lebarantara perkembangan pasar telekomunikasi India dan International danmeningkatkan konvergensi antara sistem telekomunikasi, teknologi informasi,media dan consumer electronics.Kebijakan ini menggambarkan perkembangan sektor telekomunikasi yang cepatuntuk pencapaian target teledensitas 11,5% pada tahun 2007 dan 15% pada tahun2010. Ini berimplikasi bahwa kira-kira 175 juta layanan telepon akan diperlukandan harus disediakan pada tahun 2010. Hal ini mengakibatkan diperlukantambahan investasi mendekati US$37 miliar pada tahun 2005 dan US$70 miliarpada tahun 2010. Saat ini pada jaringan telekomunikasi India terpasang 40,9 jutawireline phone, 36,64 juta seluler phone, 3,87 juta pelanggan internet, 90 juta TVrumah tangga, 8 juta PC, 500.000 km jaringan fiber optik dan 25,000 VSAT(berdasarkan data tahun 2003).Gambaran fiber optik di India pada tahun 2004-2005, merupakan tahun perubahanhaluan dan pertumbuhan pada industri fiber optik India. Setelah permintaantertekan secara tidak normal pada tahun 2003-2004, saat ini (2004-2005) telahterkoreksi dan meningkat menjadi kira-kira 4 juta km kabel fiber. Perusahaantelekomunikasi incumbent seperti BSNL, MTNL and RailTel terus menerusmenjadi pembeli terbesar fiber optik, yang secara ketat diikuti oleh perusahaantelekomunikasi swasta India. Pemerintah India merupakan salah satu pembelikabel fiber optik melalui perusahaan incumbent telekomunikasi. Fiber optikdigunakan juga oleh sektor publik seperti sektor Gas dan Oil, sektor kelistrikandan lainnya yang secara kumulatif mencapai 60% pada tahun 2004-2005.4. 1. 4. 2 Industri TelekomunikasiPopulasi yang besar merupakan pasar prospektif. Inilah yang merupakan faktor,mengapa perusahaan multinational berinvestasi dalam pembangunan ekonomiIndia dengan populasi mendekati 1,2 milyar. Sampai akhir dekade ini sektortelekomunikasi India berkembang sangat pesat. Pengalamannya dari negara maju,
  • 72India memprivatisasi telekomunikasi dengan mengadopsi Telecom Policy tahun1994. Kementerian India di bidang komunikasi mengawasi semua operasi industridan menetapkan kebijakan. Telecom Regulatory Authority of India (TRAI)merupakan badan regulasi yang menetapkan toll rate (harga) dan sebagai badanyang melakukan penyelesaian bila terjadi pertikaian atau untuk menyelesaikanperselisihan.Pada tahun 1986, beroperasi di Delhi dan Mumbai setelah keluar dari DepartemenTelekomunikasi dan diberikan ke Mahanagar Telephone Nigam Ltd (MTNL)yang merupakan perusahaan publik. Selanjutnya, pemerintah membentuk BSNL(Bharat Sanchar Nigam Limited) dalam usaha untuk membentuk perusahaan yangmemiliki wewenang menggarap seluler dan layanan Internet. BSNL mempunyaitujuan untuk memenuhi permintaan telephone pada 2002.Pemain penting lainnya adalah Vinder Sanchar Nigam Ltd (VSNL) yang memilikijaringan akses international. VSNL masih melakukan monopoli sampai tahun2002.4. 1. 4. 3 DeregulasiKebijakan telekomunikasi pada tahun 1994 memperlihatkan liberalisasi darisektor ini. Ketika layanan telekomunikasi sulit memenuhi permintaan pemerintah,layanan basic dan value added dibuka kepada pemain swasta. Namun, karenabelum berpengalaman dalam pengembangan sektor ini, beberapa langkahkebijakan untuk membuat aturan yang competitive akhirnya membingungkan.Sebagai hasilnya, kebijakan telekomunikasi tahuin 1999, MTNL dan VSNLdiperkuat. India juga telah menambah bandwidth overseas communication untuksektor swasta. India saat itu, secara keseluruhan mempunyai 29 juta satuansambungan. Jaringan Long Distance Transmission terdiri dari 300.000 kmjaringan terrestrial termasuk 100.000 km fiber optik. Layanan telepon nasionaldan internasional tersedia hampir sudah mencakup seluruh India. Komunikasi
  • 73internasional telah ditingkatkan dengan menggunakan komunikasi satelit danjaringan bawah laut (submarine link).4. 1. 4. 4 Ketersediaan Bandwidth untuk layanan InternetTotal bandwidth international yang tersedia adalah 12 Gbps. Ini termasuk 1,4Gbps mealui media satelit. Bandwidth International melalui kabel bawah lauttersedia dalam orde terabit (1000 Gb= 1 terabit). Bharat Sanchar Nigam Limited(BSNL) dan Mahangar Telephone Nigam Ltd (MTNL) mempunyai cukupbandwidth international untuk Internet dan mereka terus menerus meng-upgradesetiap ada peningkatan permintaan dari pelanggan.BSNL mempunyai proporsi terbesar dalam pengoperasian fiber optik untukjarinngan backbone dan jaringan akses. BSNL siap meyediakan bandwidth sesuaidengan permintaan terutama di kota-kota dalam negara tersebut. Ia mengajukanpenyediaan bandwidth untuk seluruh negara dengan menyelesaikan 11 ring padaproyek Sanchar Sagar phase III. Perusahaan swasta seperti Bharti, Reliance &Tata telah meletakkan kira-kira 86.000 km jaringan fiber di India.
  • 744. 2 Perkembangan TIK Nasional4. 2. 1 Kondisi Infrastruktur TIKGambaran global dari infrastruktur TIK yang ada di Indonesia pada saat ini. ITsering kali kita definisikan sebagai konversgensi dari 3C, yaitu:KomputerCommunicationContentKondisi infrastruktur Telekomuniaksi di Indonesia :Ada sekitar 4 juta komputer di seluruh Indonesia, artinya hanya sekitar 2%dari total penduduk yang bisa mengakses komputer.Kondisi infrastruktut teleponi dasar (suara):o 8.2 juta satuan sambungan; artinya tingkat penetrasi-nya masih 3%dari jumlah populasi bangsa Indonesia. Atau masih sekitar 3sambungan untuk setiap 100 orang Indonesia.High teledensity in Jakarta area (13 %)Med teledensity in other big cities ( 11 - 13 % )Low teledensity in rural (0.2 %) :43.022 villages (64.4 % of 66.778 villages) tidakmempunyai telepono 19 juta pengguna telepon selular (akhir 2003)Telkomsel : 9,6 juta GSMIndosat : 6 juta GSMExcelcomindo : 3 juta GSMLainnya : 200 ribu CDMAKondisi infrastruktur non-dasar cukup menarik dengan:o 8 public VSAT operator.o 4-5 GMPCS lisensi yang di berikan.o 1 cable tv lisensi operator di berikan.
  • 75Kondisi infrastruktur Internet di Indonesia :o 139 Lisensi ISP telah dikeluarkan oleh DEPHUB cq DITJENPOSTEL yang tampak pada gambar statistik tahunannya.o 66 ISP aktif beroperasi & menawarkan layanan akses Internet.o Lebih 100 kota, seluruh propinsi Indonesia.o Ada beberapa fasilitas Bersama APJII§ APJII IIX§ APJII IDNIC (registrasi domain).§ Domain Registration & NIR (APNIC) – untuk IP address.o Pertumbuhan domain ID cukup pesat dengan statistik yangmeningkat terus. Tampak pada gambar selanjutnya adalah untukdomain co.id, or.id, ac.id & net.ido Berdasarkan data di APJII, kategori pengguna Internet di Indonesiadibagi dua (2) bagian besar, yaitu (a) pelanggan dan (b) pemakaiInternet. Pelanggan adalah yang berlangganan secara langsung keISP. Pemakai adalah pengguna Internet yang tidak hanya secaralangsung berlangganan ke ISP, misalnya pengguna di WarungInternet (WARNET). Pada tahun 2005, penguna internet diIndonesia adalah sebesar 15.300.000 orang (www.idnic.net.id).Tabel 4. 9 Jumlah penggunaan Internet IndonesiaTahun Pelanggan Pemakai
  • 761998 134.000 512.0001999 256.000 1.000.0002000 400.000 1.900.0002001 581.000 4.200.0002002 667.002 4.500.0002003 865.706 8.080.5342004 1.087.428 11.226.1432005 1.500.000 15.300.0004. 2. 2 Layanan Aplikasi InternetMenyambungkan diri ke Internet tentunya bukannya tanpa tujuan yang jelas,jangan-jangan nanti hanya mengambil gambar porno saja. Sebetulnya adabeberapa aplikasi yang diharapkan menjadi killer ocial i on bagi penggunaInternet di Indonesia, secara realistis kami melihat ada minimal tiga (3) bentukutama, yaitu:Berkomunikasi (2 arah)o Suara (VoIP) – merupakan aplikasi yang paling menarik & palingocial i banyak orang.o E-mail, chatting & video conferencing.o Aplikasi ini menjadi paling menarik karena pada dasarnya orangIndonesia paling suka bersilaturahmi, ngobrol, ngerumpi. Aplikasiini akan menjadi killer application pertama yang akanmenyebabkan Internet menjadi booming.Sumber Informasi (1 arah)o Community Telecentero Information Retrieval, browsero Internet sebagai sumber Informasio Merupakan servis-servis standar yang ada di Internet yang telahlama membuat Internet menjadi booming. Memang harus di akuibahwa sebagian besar informasi yang ada di Internet untuk diretrieve / di ambil umumnya masih berbahasa inggris, oleh karena
  • 77itu kemampuan berbahasa inggris di sekolah-sekolah menjadisangat penting sekali.Servis (transactional)o e-governmento teleducationo e-commerceo Merupakan aplikasi masa ocial yang menjanjikan, yang perludibina / di pupuk pembentukan institusi maupun perangkathukumnya dari sekarang. Tentunya sosial ekonomi & budaya tidakkalah pentingnya.4. 2. 3 Industri TIK4. 2. 3. 1 Industri ManufakturCatatan historis ini disajikan untuk menjadi bahan informasi dalam garis besarnyatentang usaha dan ikhtiar yang dilakukan di masa lampau untuk membangunkekuatan nasiona! dalam industni (pendukung) telekomunikasi dan elektnonika.Dalam membangun kekuatan nasional senantiasa di hadapi pula kekuatan-kekuatan eksternal, yang mengkonfrontasi kekuatan nasional. Pengalaman historisdapat dan harusdipakai sebagai latar belakang untuk menemukan jalan yang terbaik untukditempuh di tahun-tahun yang akan datang, antara lain dalam mengembangkansinergi antarsektor di Indonesia.Tahun 70-an dan awal 80-an kebijaksanaan industni nasional adalahmelaksanakan substitusi impor tanpa keharusan mutlak menujupenguasaan teknologi,Tahun 80-an secara nasional diikuti konsep Mennistek/Kepala BPPT pada
  • 78waktu itu, yaitu proses alih teknologi dalam 4 tahap konkrit. Dalampelaksanaan konsep ini, yang terutama diterapkan pada sejumlah―industni strategis‖, memang diusahakan adanya ekspor produk-produkyang dihasilkan, tetapi hat ini (onientasi ekspor) bukanlah pninsip yangmendasani adanya industni strategis tersebut,Sekitar tahun 80-an juga, diterapkan kebijaksanaan, bahwa penggunaanproduk manufaktur dalam negeni diharuskan untuk proyek pemenintahdan BUMN, sebagai konsep pemanfaatan dana APBN / BUMN untukmendukung industni dalam negeni, dan merupakan konsep proteksi.Pelaksana industni dan jasa dalam negeni merasakan manfaat adanyakebijaksanaan i, namun sebagai dampak negatifnya tidak mempersiapkandirinya untuk eksportasi produk,Pilihan teknologi tertentu (suitsing digital) dikaitkan dengan pembangunanindustni manufaktur, di tahun 80-an, dan menjadi teknologi pilihan jugauntuk pembangunan oleh pana KSO (tahun 90-an), Ketetapan di tahun 80& 90-an, bila dianalisa, maka pengertian ―Industni Strategis‖ menunjukkepada perusahaan tertentu, bukan sektor atau bagian dan sektor tertentu(perkereta-apian, telekomunikasi, dls.), yang berarti pnionitas atauperhatian pemenintah bukan kepada (sub) sektor industni padakeseluruhannya, Sejak tahun 60-an telah dibentuk Iembaga riset (R&D) dibidang telekomunikasi dan elektronika (L.E.N.), namun karena berbagaihal, lembaga ini tidak berhasil secara signifikan untuk menghasilkanproduk-produk untuk industni manufaktur. Kanena berbagai kendala,antara lain besarnya dana yang diperlukan untuk melakukan R&D dibidang infokom, hingga kini lembaga riset lain yang ada serta laboratoniapada universitas-universitas juga belum menunjukkan keluaran-keluaranyang menggembirakan.Tahun 90-an diamati tenjadi penurunan ―import tax barriers‖, baik karena
  • 79tekanan global maupun regional, sedangkan industni kita masih belum siapsama sekali. Tahun 90-an terjadi kesepakatan-kesepakatan global baikdalam bidang jasa (services - WTO) tenmasuk telekomunikasi maupundalam produk manufaktur,Dengan adanya knisis ekonomi yang melanda Asia termasuk Indonesiadengan tingkat yang sangat parah, jelas sektor industni manufaktur,konstruksi dan konsultansi pertama-tama terkena dampaknya.4. 2. 2 Industri Software dan KontenPerkembangan internet di dunia telah membawa dampak yang signifikan bagiIndustri IT di Indonesia seperti menjamurnya ISP, munculnya software house baikbesar maupun kecil dan bermunculannya web commerce yang tidak pemahterbayangkan sebelumnya.Angka pertumbuhan internet di Indonesia pada tahun 95 sebesar 700 % per tahun,sementara dunia hanya sebesar 100 %. Berdasarkan Iaporan WoiIdTelecommunication Development Report, jumlah pengguna pengguna internetpada tahun 1996 sebesar 80.000 pengguna dengan jumlah populasi PC sebanyak940.000 dan jumlah host sebanyak 9591. Jumlah PC sampai awal tahun 1999 misudah mencapai 3 juta, sehingga diperkirakan jumlah pengguna internet padatahun 1999 mi berjumlah 260 dbu. Pertumbuhan yang sangat signifikan apalagimengingat kondisi krisis ekonomi. Pertumbuhan mi diperkirakan akan Iebih tinggiIagi apabila tidak terjadi krisis ekonomi.Dengan masuknya Internet dalam era komersial pada awal tahun 90-an, makabermunculanlah situs commerce di Indonesia. E-Commerce mernpakan suatubentuk elektronisasi atau digitalisasi berbagai bentuk proses jual beli dan berbagaibentuk transaksi bisnis Iainnya. Definisi proses jual bell dan transaksi bisnis Iamndi sini di mata produsen meliputi mengiklankan produk, menawarkan servis,membedkan cara transaksi online dengan Online Payment Systems yang balk,
  • 80akses informasi secara online (seperti online seminar dan teletraining) sertabeberapa aktifitas lain.Proyeksi eStats di tahun 2000 konsumen eCommerce di dunia, akan tumbuhmenjadi 92 % dad pengguna internet dan dad jumlah mi aktual transaksi tumbuhmenjadi 45 % dad pengguna internet. Jika di tahun 2000 diperkirakan penggunaInternet menjadi 142 juta maka berarti 130,64 juta pengguna internet akanmemiliki lifestyle eComrnerce, di mana aktual pengguna yang transaksi akantumbuh menjadi 63,9 juta. Indonesia pada tahun 2000, diramalkan penggunaintemetnya akan tumbuh menjadi konsumen eCommerce.Layanan informasi kini beralih kepada pemanfaatan teknologi Internet. YellowPages (Buku Telepon) kini bisa juga didapat pada Internet, informasi billingtelkom kini juga sudah dapat dinikmati melalui Internet. Tidak menutupkemungkinan Iayanan telekomunikasi lain juga dapat memanfaatkan teknologiInternet, Voice Over IP dan Fax Service via Internet serta jasa-jasatelekomunikasi Iainnya.Semakin banyaknya kegiatan pemanfaatan perangkat telekomunikasi yang adamenyebabkan arah percepatan Teknologi Informasi di Indonesia bergerak kepengembangan perangkat lunak dan kontent yang memanfaatkan teknologitelekomunikasi yang ada.Berkembangnya industd perangkat Iunak dan kontent juga diakibatkan olehkarena adanya kebutuhan dad beberapa pihak terhadap informasi dalam formatyang Iebih sesuai untuk kepentingannya. Kebutuhan tersebut diakomodasi otehperangkat Iunak sebagai pengolah data/informasi dan softwarenya lebih dikenalsebagai suatu Decision Support System (DSS).Kalau industri software dan kontent di Indonesia menunjukkan kurva tumbuh,
  • 81tidak demikian halnya dengan industri dalam negeri hardware konvensionaltelekomunikasi. Dengan pesatnya perkembangan teknologi telekomunikasi daninformasi, industri perangkat keras dalam negeri banyak mengalami kemunduran,karena tidak didukung dengan kapital yang besar dan dukungan R&D yang kuat.Di Indonesia, industri IT diharapkan dapat dikembangkan untuk menyumbangkandevisa kepada Indonesia paling tidak sebesar $8.2 miliar di tahun 2010. Target initidak berlebihan mengingat pasar dunia di bidang ini telah melebihi satu triliun $,di mana pasar domestik Indonesia diperkirakan telah mencapai $1.5 miliar. Halini menuntut pengembangan daya saing industri IT Indonesia, sehingga secarakolektif mampu tumbuh, berkembang, dan merebut pangsa pasar tersebut.Bagi Indonesia, persoalan yang dihadapi cukup rumit. Produktivitas SDM telematikaIndonesia dalam sektor industri telematika diasumsikan sebesar $25.000. DepartemenPerindustrian dan Perdagangan (Depperindag) mencanangkan ekspor industriteknologi informasi dan elektronika sebesar $30 milyar di tahun 2010 (lihat Tabel 1).Dari jumlah ini, sektor industri software dan teknologi informasi diharapkan dapatmenyumbang $8.2 milyar. Dengan demikian diperkirakan diperlukan 328.000 tenagatelematika di tahun 2010 khusus untuk kebutuhan ekspor.Tabel 4. 10 Target Ekspor perangkat elektronika Indonesia
  • 824. 2. 4 Program-Program Inisiatif Pemerinatah USO (UniversalService Obligation)USO merupakan program yang digelar untuk merealisasikan komitmenmasyarakat internasional yang dicetuskan dalam World Summit on theInformation Society (WSIS). WSIS merupakan ajang yang diprakarsai olehInternational Telecommunication Union (ITU), sebuah organisasi di bawah PBB.Sebenarnya target utama PBB, yang dikemas dalam Millennium DevelopmentGoal (MDG), antara lain mengurangi kemiskinan dan kelaparan, menurunkanangka kematian bayi, meningkatkan kesehatan para ibu, memerangi HIV/AIDS,malaria dan penyakit menular lainnya, serta sejumlah sasarannya. PBBberkeyakinan bahwa TIK (ICT, Information & Communication Technology)dapat berperan penting guna mencapai MDG.Untuk Indonesian, Saat ini dari 70.000 desa di seluruh Indonesia, masih ada43.000 atau lebih dari 60%-nya yang belum terjangkau oleh saranatelekomunikasi. Jika merujuk target WSIS, berarti pada 2015 sebanyak 35.000-andesa mesti memiliki jaringan TIK.Tujuan pelaksanaan USO di Indonesia adalah :Memberikan pemerataan pelayanan telekomunikasi kepada masyarakatkhususnya diwilayah perdesaan, perbatasan dan terpencil dalam rangkamengurangi kesenjangan informasiMendorong pertumbuhan wilayah tertinggalMenjaga kesatuan dan persatuan NKRIUntuk merealisasikan program USO ini digunakan teknologi yang sebagianbesar merupakan wireless yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia.Teknologi yang digunakan di USO yaitu :Wire and WirelessVSATRadio Point to Point/MultipointPFS (Protable Fixed Satellites)
  • 83IP-Based TechnologyAplikasi:• Telepon/Fax• Akses internet• Aplikasi layanan informasi4. 3 Hasil SurveiSurvei untuk studi roadmap TIK dilakukan subyek masyarakat, industri danpemerintah. Pengambilan tiga subyek ini sesuai dengan perannya masing-masingdalam penyelenggaraan layanan berbasis TIK. Khusus untuk industri pada surveiini dibedakan berdasarkan lingkup produk dan layanan yang dihasilkan.Berikut adalah hasil survey yang dilakukan pada beberapa subyek yang terlibatdalam implementasi TIK nasional.NO Subyek Hasil1 Regulator Untuk menghadapi masyarakat informasi pada tahun2025 pemerintah telah membuat serangkain kebijakanyang meliputi program pengembangan infrastruktur danpengembangan sumber daya manusia. Programpengembangan infrastruktur antara lain melaluiprogram USO dan program lainnya yang melibatkanindustri telekomunikasi. Program pengembangan SDMditempuh dengan membuat materi pendidikan TIK disekolah, peningkatan lembaga-lembaga pendidikandibidang TIK dan sosialisasi layanan berbasis TIKkepada masyarakat.Alokasi frekuensi yang sangat penting untukimplementasi teknologi telekomunikasi berbasiswireless akan selalu dikaji sesuai dengan wacana
  • 84perkembangan teknologi telekomunikasi tersebut.2 Industri JasaTelekomunikasiIndustri jasa telekomunikasi ke depan akan dihadapkanpada perubahan teknologi yang cepat dan persainganglobal. Perubahan teknologi ke depan mempunyaikecenderungan penyelenggaraan konvergensi layananini akan menjadi tantangan bagi industri jasatelekomunikasi untuk membuat layanan dan modelbisnis yang tepat. Untuk menghadapi perkembangan iniindustri jasa telekomunikasi menyusun roadmappengembangan jasa telekomunikasi.3 IndustriSoftwareIndustri software nasional ke depan akan dihadapkanpada pembuatan aplikasi yang komplek yang mampudijalankan disetiap platform untuk mendukungkonvergensi layanan. Kebutuhan SDM akan meningkatseiring peningkatan pemakain aplikasi software untukperbankan, pemerintahan, pendidikan dan bisnis. Olehkarena itu ketersediaan SDM perlu ditingkatkan untukmendukung industri software dalam negeri.4 IndustriPerangkatTelekomunikasi(Manufaktur)Tantangan industri manufaktur dalam negeri adalahadanya persaingan global dalam penyediaan perangkattelekomunikasi. Selama ini industri manufaktur dalamnegeri kurang berperan karena dukungan infrastrukturdan SDM yang kurang sehingga produk-produk yangdihasilkan kurang bersaing.Industri manufaktur dalam negeri ke depan akandiarahkan pada pembuatan perangkat telekomunikasiberbasis softswith untuk mendukung implementasi
  • 85next generation network(NGN) di Indonesia.5 Industri konten Seiring dengan peningkatan layanan yang dibutuhkanmasyarakat maka industri konten akan sangatdibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan informasimasyarakat. Konten yang akan disediakan adalahmultimedia interaktif. Konten ini nantinya akan bergunauntuk pendidikan terutama di daerah tertinggal, duniabisnis sebagai media promosi dan di lingkunganpemerintahan.6 Masyarakat(Pengguna)Tingkat pemahaman masyarakat pengguna terhadapmanfaat TIK ditentukan oleh faktor pendidikan danusia. Semakin tingkat pendidikannya tingi makapemahaman terhadap manfaat TIK akan semakin besar.Masyarakat di Indonesia sebagian besar belum fahamterhadap manfaat TIK karena tingkat pendidikan diIndonesia masih rendah. Selain itu pemerataaninfrastruktur TIK akan menentukan tingkat kemelekanIT di Indonesia.Masyarakat sampai saat ini layanan yang diseringdigunakan masyarakat adalah televisi dan radio. Hampirsemua rumah mempunyai pesawat televsisi dan radio.Televisi merupakan layanan TIK yang tidakmemerlukan biaya operasional sehingga keberadaannyaakan diminati masyarakat. Wacana migrasi dari sistemanalog ke digital belum banyak diketahui dan dipahamioleh masyarakat. Sejauh wacana migrasi sistem analogke digital belum ada program sosialisasinya.
  • 864. 4 Hasil WorkshopSalah satu kegiatan dalam studi roadmap TIK adalah membuat workshop yangbertema ‖ Pengembangan TIK ke Depan‖. Pada workshop ini didapat masukanmengenai tren TIK dan layanan TIK yang dibutuhkan masyarakat.4. 4. 1 Tren TIK• Kecepatan pengolahan Data:o Jumlah transistor dalam chip bertambah 2x dalam 2 tahun(Moore‘s Law)• Penyimpanan (storage) dan ragam jenis:o Pertambahan kapasitaso Kecepatan penyimpanan (store) dan pengambilan (retrieve)• Perangkat tampilan (display):o Resolusi bertambah, miniaturisasi, Fleksibilitas• Paketisasi berbagai jenis informasi:o Teknologi jaringan berbasis Internet Protocol (IP) tumbuh dengansangat pesato Pengiriman berbagai informasi (suara dan gambar/video) dalambentuk paket dan dapat dikirim dalam jaringan berbasis IP• Teknologi nirkabel (wireless) berkembang dengan berbagai standar• Teknologi Pita Lebar (broad band/high speed), berkembang pada jaringankabel/fisik maupun nirkabel4. 4. 2 Layanan TIK yang dibutuhkan masyarakatSudah saatnya bagi kita untuk memilah – milah pengguna informasi. Hal inipeting mengingat terdapat banyak sekali perbedaan kesiapan masyarakat dalammemanfaatkan informasi, mendefinisikan kebutuhan informasi, dan memenuhikebutuhan informasi. Perbedaan ini sebagian besar disebabkan antara lain olehlokasi geografis tempat tinggal, wilayah mobilitas, bidang profesi, tingkat
  • 87kemakmuran ekonomi, tingkat pendidikan, dan ketersediaan sarana aksesinformasi. Memahami perbedaan tingkat adaptasi masyarakat terhadap teknologiinformasi akan membantu pembuat kebijakan dalam merencenakan dan membuatkebijakan publik, sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan akan tepat sasarandan tepat guna.Dari segi keakraban pengguna terhadap Teknologi Informasi pengguna informasidapat dibedakan ke dalam empat kelompok: Mahir (Advance), Biasa (Ordinary),Pemula (Novice), dan belum menjadi pengguna (Not Yet). Kelompok Mahiradalah mereka yang aktivitas ekonominya sangat tergantung kepada tersedianyateknologi informasi, sehingga ketersediaan TIK dan akses informasi menjadisangat penting. Untuk menunjang kebutuhannya, kelompok Mahir dapatmenggunakan sebagian besar perangkat elektronik (electronic gadgets) yangtergolong mutakhir, ditandai dengan kemampuan untuk menggunakan secaraintensif semua kelengkapan (features) yang ada pada perangkat elektroniktersebut. Dalam beberapa hal, kelompok mahir dapat lahir dari bidang pendidikandan para profesional.Profile Pengguna InternetIndonesia Internet Research Center (IIRC) membuat klasifikasi pengguna Internetmenjadi tiga golongan. Pertama, kelompok existing users, yakni mereka yang saatini sudah menjadi pemakai aktif beberapa layanan internet seperti e-mail, websurfing, e-commerce, dan lain - lain. Kedua, kelompok perspective users, yaknimereka yang saat ini masih belum menjadi pemaka Internet tapi yang, karenabeberapa alasan, memiliki potensi besar untuk menjadi pemakai di masa depan.Ke dalam kelompok ini termasuk para mahasiswa, karyawan perkantoran, tenagaedukatif di lembaga-lembaga pendidikan serta kelompok-kelompok masyarakatlain yang secara keseluruhan bisa diasumsikan sebagai orang-orang yang telahmemiliki pengetahuan minimal tentang komputer atau, paling tidak, sedikitbanyak telah memperoleh cukup informasi tentang manfaat internet bagikehidupan mereka. Di luar dua kelompok tersebut, tentu saja adalah kelompok
  • 88sosial lain yang menjadi bagian terbesar dari populasi masyarakat. Ada banyaksebab mengapa mereka tidak bisa digolongkan ke dalam kelompok perspectiveusers seperti tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, taraf hidup ekonomi, danvariabel-variabel sosial lain yang hubungannya sangat signifikan denganpreferensi pilihan mereka terhadap salah satu produk teknologi seperti Internet.Secara skematik, proses-proses sosial yang berlangsung antara masyarakat daninternet itu adalah seperti dalam Gambar berikut:Sumber: Indonesia Internet Research CenterGambar 4. 11 Proses sosial antara masyarakat dan internet
  • 89BAB VANALISA DAN ROADMAP5. 1 AnalisaAnalisa untuk pengembangan TIK nasional dilakukan dengan menganalisa data-data yang dikumpulkan yang meliputi analisa pengembangan TIK dinegara lain,analisa kondisi TIK nasional , hasil survey dan workshop.5. 1. 1 Analisa Pengembangan TIK Negara LainProgram pengembangan TIK di empat negara yang menjadi pembanding dalamstudi roadmap TIK ini mempunyai kondisi dan strategi pengembangan TIKyang berbeda-beda. Perbedaan strategi pengembangan ini disebabkan kondisiTIK, ekonomi dan perilaku masayarakat yang berbeda-beda antara negara yangsatu dengan negara lainnya.SingapuraSingapura pada strategi pengembangan TIK sejak awal sudah ditekankanpemberian akses informasi secara nasional melalui program komputerisasinasional. Program komputerisasi ini akan berdampak pada pemahamanmasyarakat terhadap manfaat TIK. Kondisi ini sangat dimungkinkan untukSingapura dengan jumlah penduduk yang relatif kecil dan mempunyai tingkatpendidikan yang baik tentu akan mudah untuk melaksanakan program ini.Tahap selanjutnya Singapura menekankan pada perbaikan industri TIK denganpeningkatan kualitas SDM yang profesional, peningkatan infastruktur industri,promosi industri dan peningkatan pemakain TIK di dunia kerja. Pada tahap
  • 90Singapura berusaha untuk menyiapkan diri dengan menjadikan industri sebagaibagian dari kompetisi global yang akan terjadi dimasa yang akan datang.Setelah persiapan dianggap cukup maka industri siap untuk berkompetisi secaraglobal. Untuk mencapai ini pemerintah Singapura melakukan serangkainliberalisasi kebijakan untuk mendukung kompetisi industri yang dapat bersaingsecara global. Dan tahap terakhir adalah pemantapan liberalisasi dalam revolusiTIK yang cepat. Kemudian menjadikan Singapura sebagai hub telekomunikasidunia.Sri LankaDalam strategi pengembangan TIK di Sri Lanka dilakukan dengan membuatsejumlah program piloting (Program percobaan) sebelum melaksanakanpengembangan TIK secara nasional. Strategi pengembangan TIK Sri Lankadiarahkan untuk pemberian layanan kepada masyarakat sebaik-baiknya denganpembangunan infrastruktur telekomunikasi dan penyediaan layanan yangdiperlukan masyarakat.Industri TIK Sri Lanka lebih ditekankan untuk menyediakan layanan dan aplikasiyang dibutuhkan masyarakat Sri Lanka. Dengan dukungan industri dalam negeridiharapkan penyediaan layanan dan aplikasi akan lebih murah dan baikkualitasnya. Sampai saat ini industri yang berkembang di Sri Lanka adalahindustri software.ChinaChina sebagai negara yang mempunyai jumlah penduduk terbesar diduniamempunyai masalah kesenjangan digital untuk daerah-daerah yang tertinggal.Sebagai prioritas utama pemerintah China adalah pemberian akses dan layananyang cepat untuk daerah-daerah tersebut. Pemberian akses yang merata inidiharapakan dapat menumbuhkan industri TIK di China.
  • 91Industri China mengalami kemajuan pesat baik di industri manufaktur dansoftware dengan adanya kebijakan pemerintah yang mendukung infrastrukturindustri China dan memberi sejumlah prioritas pengembangan dan penelitianproduk hardware dan software. Perhatian pemerintah ini membuat masyarakatChina dengan mudah untuk mengembangkan berbagai produk dan layanan yangmampu bersaing secara global.IndiaIndia merupakan negara yang mempunyai penduduk terbesar kedua di dunia dansebagain besar tersebar dipedesaan yang infrastrukturnya masih minim. Dilatarbelakangi kondisi tersebut strategi pembangunan TIK India menetapkan sektorteknologi informasi sebagai sektor utama bersama pembangkit tenaga listrik,baja, minyak dan otomotif.Kebijakan ini menggambarkan perkembangan sektor telekomunikasi yang cepatuntuk pencapaian target teledensitas 11,5% pada tahun 2007 dan 15% pada tahun2010. Ini berimplikasi bahwa kira-kira 175 juta layanan telepon akan diperlukandan harus disediakan pada tahun 2010. Hal ini mengakibatkan diperlukantambahan investasi mendekati US$37 miliar pada tahun 2005 dan US$70 miliarpada tahun 2010. Saat ini pada jaringan telekomunikasi India terpasang 40,9 jutawireline phone, 36,64 juta seluler phone, 3,87 juta pelanggan internet, 90 juta TVrumah tangga, 8 juta PC, 500.000 km jaringan fiber optik dan 25,000 VSAT(berdasarkan data tahun 2003).5. 1. 2 Analisa Kondisi IndonesiaDengan melihat kondisi TIK di Indonesia yang telah diuraikan pada babsebelumnya, selanjutnya dibuat pengukuran kekuatan, kelemahan, kesempatandan tantangan dalam mengimplementasikan TIK di Indonesia.
  • 92KekuatanKekuatan utama yang dimiliki Indonesia adalah market yang besar yang dapatdilihat jumlah penduduk indonesia yang pada saat ini lebih dari 220 jutapenduduk. Selain faktor jumlah penduduk ada faktor lain yang dapat menjadikekuatan dalam implementasi TIK yaitu :Respon pasar yang meningkat pesat terhadap pemanfaatan TIK (selulardan internet)Komitmen pemerintah untuk menyediakan akses informasi untuk daerahtertinggalKelemahanAda bebarapa kelemahan yang dimiliki Indonesia pada Implementasi TIK antaralain :Tingkat pendidikan yang masih rendahKesenjangan akses informasi untuk daerah tertinggalArah kebijakan yang belum mantapDukungan industri dalam negeri yang kurangKesempatanPemerataan akses informasi untuk daerah tertinggalPeran serta industri dalam negeri dalam pengembangan TIK nasionalTantanganPersaingan dengan produk-produk luar yang murahKondisi geografis Indonesia yang terdiri dari kepulauan5. 2 RoadmapRoadmap TIK yang disusun ini berdasarkan pada analisa sebelumnya yangberdasarkan pada analisa kondisi Negara Indonesia, studi banding denganNegara-negara lain dan hasil survei. Dalam penyusunan roadmap TIK ini tentu
  • 93banyak pendekatan-pendekatan yang dapat dilakukan. Pendekatan yang berbedaakan menghasilkan roadmap yang berbeda. Oleh karena itu, dalam penyusunroadmap ini telah dilakukan berbagai kajian dengan melihat pendekatan-pendekatan penyusunan roadmap yang ada dan pengembangan TIK di beberapanegara.Roadmap yang diajukan ini ditujukan agar implementasi teknologi TIK diIndonesia sesuai dengan yang kita harapkan dengan melihat kondisi TIK padasaat ini dan kondisi yang akan dicapai ke depan pada tahun 2025. ImplementasiTIK ini dibagi dalam tahap jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.Jangka pendek merupakan program-program yang dilaksanakan dalam jangkawaktu satu tahun, jangka menengah merupakan program-program yangdilaksanakan dalam jangka waktu lima tahun dan jangka panjang merupakanprogram-program yang pelaksanaannya dalam jangka waktu dua puluh tahun.Roadmap ini akan sejalan dengan Visi Departemen Komunikasi dan Informasi(KomInfo) yaitu ‖ Terwujudnya masyarakat informasi yang sejahtera melaluipenyelenggaraan komunikasi dan informatika yang efektif dan efisien dalamkerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.‖. Keberadaan roadmap ini akanmenjadi masukan bagi KomInfo untuk melaksanakan program-programnyasehingga Visi dan Misi yang telah dibuat dapat dicapai.Sesuai dengan program pemerintah yang menekankan pemerataan informasi makadalam penyusunan roadmap dalam jangka menengah dibuat penekanan padapembangunan TIK di daerah pedesaan yang pada saat sebagian besar belumterjangkau fasilitas telekomunikasi. Tahapan yang dilakukan pada jangkamenengah adalah sebagai berikut :
  • 942010DesaBerderingTerpadu2015Desa Online2020DesaMultimedia2025MasyarakatInformasi2005DesaPerintisGambar 5. 1 Tahapan RoadmapDalam konsep pemerataan jaringan informasi terutama yang beberapa tahapanyang harus dilalui dalam roadmap ini yaitu :Desa PerintisPada tahap ini masih sebagian kecil desa yang terhubung dengan fasilitastelekomunikasi. Jumlah desa yang terhubung dengan fasilitas telekomunikasimasih dibawah 50 persen dari jumlah desa di Indonesia.Desa Berdering TerpaduPada tahap ini telepon dasar sudah tersedia diseluruh didesa di Indonesiadengan jumlah sambungan minimal 1 satuan sambungan telepon (sst).Layanan yang disediakan pada tahap ini masih terbatas pada layanan suara.Desa OnlinePada tahap ini diharapkan ada peningkatan kualitas dan kuantitas layanansampai 10 sst untuk 1 desa dilanjutkan dengan penyediaan akses internet.Desa MultimediaPada tahap ini diharapkan pemanfaatan TIK sudah menjadi kebutuhanmasyarakat desa dalam aktifitas sehari-hari dan menjadikan TIK sebagaisarana untuk meningkatkan kegiatan perekonomian di desa. Dengan adanyapemahaman yang baik terhadap TIK diharapkan akan menumbuhkan aksesinformasi baik telepon dan internet. Selain itu, perlu penyediaan konten yangberkelanjutan sehingga desa tersebut menjadi komunitas informasi dunia.
  • 95Masyarakat informasiHampir 50 persen penduduk Indonesia mempunyai akses informasi sesuaidengan yang diinginkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).5. 2. 1 Struktur RoadmapDalam penyusunan roadmap TIK ada beberapa komponen yang terkait dalamimplementasi TIK. Implementasi TIK pada dasarnya adalah untukmenyelenggarakan layanan yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat. Untukmembuat produk dan layanan membutuhkan tiga komponen yaitu Teknologi,Regulasi dan Market serta didukung komponen pendukung yaitu sumber daya(Rsource).Gambar 5. 2 Komponen Roadmap1. Produk dan LayananProduk dan Layanan merupakan komponen paling ujung yang keberadaannyasangat ditentukan oleh keberadaan market, regulasi, teknologi dan SDM. Marketsebagai obyek yang menentukan apakah suatu produk dan layanan dapat dibeliTeknologiMarketRegulasiSumberDayaDapatkah ia dibuat?Akankah dibeli?Apakah diijinkan?Dapatkah sumber dayamendukung?
  • 96oleh masyarakat. Teknologi yang disediakan industri akan diterapkan untukmenyelenggarakan layanan. Dan pemerintah sebagai pengambil kebijakan akanmengatur proses yang terjadi dalam penyelenggaraan layanan dalam skalanasional.2. KebijakanKebijakan merupakan obyek yang dibuat oleh pemerintah dalam membuatprogram-program imlementasi TIK. Dalam roadmap ini, kebijakan dilihatdengan pendekatan studi banding dengan negara lain dan tren ke depan arahkebijakan TIK secara global. Isu-isu konvergensi layanan dan jaringanmerupakan perhatian utama dalam penyusunan kebijakan ke depan.3. TeknologiTeknologi merupakan obyek yang keberadaannya akan sangat ditentukan olehindustri. Industri dalam hal ini meliputi industri jasa, industri manufaktur danindustri software. Keberdaaan industri akan sangat menentukan infrastrukturTIK dan layanan yang akan diseleggarakan.4. MarketMarket merupakan obyek yang keberadaannya sangat ditentukan olehpengguna yang dalam hal ini adalah masayarakat Indonesia. Keberadaan ataukondisi masyarakat Indonesia akan sangat mempengaruhi besarnya pasarpengguna layanan TIK. Kondisi ini dapat dilihat dari faktor ekonomi yangmempengaruhi daya beli masyarakat terhadap layanan dan produk TIK , sosialbudaya yang berpengaruh terhadap perilaku masyarakat dalam pemanfaatanTIK dan tentunya faktor politik dan keamanan yang berpengaruh dalamkenyamanan masyarakat dalam penggunaan TIK.
  • 975. SDMSDM merupakan unsur masyarakat yang sangat menentukan pelaksanaanimplementasi TIK. Keberadaan SDM akan sangat dipengaruhi dari faktorpendidikan yang dapat dilihat dengan jumlah lulusan dari lembaga pendidikanformal dan nor formal dibidang TIK yang ada. Selain itu, juga dilihat darijumlah tenaga profesional yang berkecimpung dibidang TIK yang keberadaanpada saat ini dibutuhkan oleh industri TIK , swasta atau pemerintah yangmembutuhkan dukungan TIK.DesaBerderingDesaOnlineDesaMultimediaMasayarakatInformasiLayananKebijakanTeknologiMarketSDMGambar 5. 3 Struktur Roadmap5. 2. 2 Roadmap1. Jangka 2005 – 2010Jangka ini yang menjadi tema atau perhatian utama adalah tersediajaringan telepon disetiap desa di seluruh Indonesia. Untuk mewujudkanini pemerintah telah membuat serangkaian kebijakan melalui programUSO yang mewajibkan setiap operator menyisihkan 0.75% dari
  • 98pendapatan kotornya untuk digunakan pembangunan telepon di setiapdesa.Selain dalam hal pemerataan jaringan sesuai dengan tema diatas, padajangka waktu ini diperkirakan wacana migrasi PSTN ke NGN akandilakukan dengan serangkain pengetesan dalam sekala kecil yang telahdilakukan dibeberapa negara maju. Dengan adanya wacana ini maka isu-isu konvergensi jaringan dan layanan juga akan terjadi. Pemakaian NGNdan konversi layanan diperkirakan hanya digunakan oleh kalangan terbatasdi kota-kota besar. Kalangan terbatas misalnya lingkungan akademisi,profesional dan pejabat pemerintah.Selain wacana NGN, wacana yang muncul dan sekaligus dilakukan ujicoba adalah digital broadcasting. Adanya digital broadcasting menjaditantangan bagi stasiun televisi dan radio untuk melakukan migrasi darisistem analog ke digital. Pada jangka ini diperkirakan penggunaan digitalbroadcasting masih terbatas pada uji coba pada kalangan tertentu diwilayah perkotaan.Dengan adanya teknologi dan layanan baru ini maka pemerintah harusmembuat serangkaian kebijakan yang menyangkut perijinan layanan,frekuensi dan tarif. Serangkain kebijakan yang akan muncul pada jangkaini adalah :- Tarif 3G untuk telepon dan data- Model Bisnis untuk layanan suara program USO- Pengaturan frekuensi untuk digital broadcastingKondisi ekonomi nasional pada jangka ini lebih baik dari sekarangsehingga daya beli masyarakat terhadap TIK meningkat terutama untuklayanan telepon, PDB pada saatg ini diperkirakan USD 1.300. Selain itu,tingkat pendidikan masyarakat juga akan meningkat sehingga pemahamanterhadap manfaat TIK akan lebih baik.
  • 99Seiring dengan pasar yang semakin besar maka kebutuhan SDM dibidangTIK akan meningkat. Keberadaan profesional di bidang TIK masih didominasi pada lulusan pada lembaga-lembaga pendidikan yang berada dikota-kota besar. Jumlah SDM yang diperlukan pada jangka ini adalahorang sekitar 350.000 orang.2. Jangka 2010 – 2015Jangka ini yang menjadi tema atau perhatian utama adalah layananinternet disetiap desa di seluruh Indonesia sehingga desa tersebut menjadiOnline. Untuk mewujudkan ini pemerintah harus membuat serangkaiankebijakan untuk mengimplementasikan jaringan internet minimal 1internet disetiap desa.Diwiliyah perkotaan terutama dikota-kota besar akan terjadi peningkatanaplikasi layanan teleworking, e-commerce dan e-banking. Kemudahantransaksi secara online akan menjadi tren masyarakat indonesia mulaijangka ini. Oleh karena kebutuhan layanan data yang besar dan bergerakmaka 4G akan diterapkan pada jangka ini.Dengan adanya teknologi dan layanan baru ini maka pemerintah harusmembuat serangkaian kebijakan yang menyangkut perijinan layanan,frekuensi dan tarif. Serangkain kebijakan yang akan muncul pada jangkaini adalah :- Tarif 4G untuk telepon dan data- Pengaturan frekuensi 4G dan WiMAX- Model Bisnis untuk layanan internet program USO- Interkoneksi Jaringan NGN- Pengaturan layanan digital broadcasting (kemungkinankonvergensi layanan)
  • 100Pemerataan ekonomi akan semakin membaik dengan semakin kecilnyajarak tingkat penghasilan masyarakat perkotaan dan pedesaan. Adanyaakses informasi disetiap desa yang telah dibangun pada tahap sebelumnyatingkat pengetahuan dan kompetensi masyarakat pedesaan akanmeningkat. Untuk PDB pada tahap ini diperkirakan sekitar USD 1.700.Keberadaan profesional di bidang TIK masih di dominasi pada lulusanpada lembaga-lembaga pendidikan yang berada di kota-kota besar(Provinsi), akan tetapi sudah ada sekolah-sekolah atau lembaga pendidikandi bidang TIK ditingkat kabupaten minimal setingkat SMK. Hal inisebagai akibat adanya layanan internet yang akan disediakan untuk setiapdesa yang membutuhkan banyak SDM untuk pelaksanaannya. JumlahSDM yang diperlukan pada jangka ini adalah orang sekitar 700.000orang.3. Jangka 2015 – 2020Jangka ini yang menjadi tema atau perhatian utama adalah Peningkatanpemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan TIK. Untuk mewujudkanini pemerintah telah membuat serangkaian program yang mampumemberdayakan masyarakat setempat dengan pemanfaatan TIK untukpeningkatan perekonomian dan pendidikan.Adanya kebutuhan konvergensi layanan untuk pendidikan, kesehatan danpekerjaan menyebabkan NGN bukan sekedar wacana dan akandiimplementasikan secara luas di masyarakat perkotaan.Dengan adanya sambungan telepon dan internet yang meningkat ditingkatpedesaaan sangat dimungkinkan pemerintah untuk menyelenggarakanpemilu secara online.Dengan adanya teknologi dan layanan baru ini maka pemerintah harusmembuat serangkaian kebijakan yang menyangkut perijinan layanan,
  • 101frekuensi dan tarif. Serangkain kebijakan yang akan muncul pada jangkaini adalah :- Model bisnis untuk konvergensi layananLayanan internet yang sudah baik dan disertai tingkat pemahamanmasyarakat yang meningkat tentunya akan meningkatkan taraf hidupmasyarakat pedesaan. Kemudahan mendapat informasi dan melakukantransaksi seperti e-banking, e-commerce membuat masyarakat pedesaansangat mudah untuk memasarkan produk-produknya. PDB pada masa inidiperkirakan USD 2.000Lulusan sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan TIK dari perguruantinggi sampai SMK akan banyak diperlukan sebagai akibat maraknyabisnis UKM dan pedaaan yang memanfaat TIK untuk transaksi maupunsebagai media pemasaran. Kebutuhan profesional TIK diperkirakanmencapai 1.500.000 orang.4. Jangka 2020 – 2025Jangka ini yang menjadi perhatian utama adalah tersedia akses informasiuntuk setiap penduduk di seluruh Indonesia pada tahap ini minimal 50%penduduk indonesia mempunyai akses informasi.Serangkain kebijakan yang akan muncul pada jangka ini adalah :- Pengaturan ubiquitous networks- Model bisnis untuk layanan multimedia program USO- Frekuensi dan Tarif 5G untuk telepon dan dataAdanya perhatian kepada masyarakat untuk mempunyai akses informasiakan menjadikan peningkatan pengetahuan disemua lapisan masyarakatindonesia. Pengetahuan ini yang menjadi modal bagi masyarakat untukbersaing, dalam lingkup internasional maka Indonesia akan menjadiperhatian dunia . PDB pada saat ini diperkiraan mencapai USD 2500.
  • 102VisiWaktu2005 2010 2015 2020 20252010DesaBerderingTerpadu2015Desa Online2020DesaMultimedia2025MasyarakatInformasi2005Desa Perintis3G, W-CDMA, PLC,RFID,WLAN, Satelit4G, Wimax, DigitalBroadcasting, UWB, SDR,HSDPA, WLAN+,DigitalBroadcastingNGN, IMS, WLAN++5G, Intelligent Network,Ubiquitous Network, HAPSKomunikasiKontenKomputerKomputer 3 GHzMedia Penyimpan 1 TBMemori 1GBKomputer 10 GHzMedia Penyimpan 5TBMemori 5GBKomputer 33 GHzMedia Penyimpan 25 TBMemori 25 GBKomputer 100 GHzMedia Penyimpan 125 TBMemori 125 GBInfrastruktur 25% ada aliran listrik 50% ada aliran listrik 75% ada aliran listrik 90% ada aliran listrikModel Bisnis USO (Internet)Tarif 4GLayanan digital broadcastingFrekuensi 4G dan WimaxInterkoneksi NGNModel bisnis USO (layanan suara)Tarif 3G untuk layanan MultimediaPengaturan Frekuensi DigitalBroadcastingKonvergensi LayananModel Bisnis USO (Multimedia)Frekuensi dan Tarif 5GLayanan UbiquitousHAPSRegulasiResource SDM1% Profesional IT 3% Profesional IT 5% Profesional IT 10% Profesional ITResource BiayaInvestasi Swasta NasionalInvestasi Swasta AsingBiaya pemerintahInvestasi Swasta NasionalInvestasi Swasta AsingBiaya pemerintahInvestasi Swasta NasionalInvestasi Swasta AsingBiaya pemerintahInvestasi Swasta NasionalInvestasi Swasta AsingBiaya pemerintahMultimedia Multimedia Multimedia MultimediaE-GovernmentDigital BroadcastingVideo Over DSLMobile PhoneMobile InternetE- BankingTeleeducationVideo TelephonyUbiquotous serviceSmart HomeProduk danLayananIncome perkapitaUSD 170050 juta25% Melek ITIncome perkapitaUSD 130025 juta pelanggan10% Melek ITIncome perkapitaUSD 2000100 juta pelanggan50% Melek ITIncome perkapitaUSD 2500200 juta pelanggan90% Melek ITMarketGambar 5. 4 Roadmap TIK5. 3 Program PengembanganSetelah ada roadmap maka selanjutnya perlu dibuat program-programpengembangan untuk implementasi TIK. Program-program pengembangan iniberdasarkan struktur roadmap yang telah dipaparkan diatas.5. 3. 1 Program Pengembangan LayananLayanan sebagai tujuan dari penyelenggaraan TIK perlu terus dikembangkanseiring dengan kebutuhan masyarakat. Ketersediaan layanan yang baik tentu akanmendorong terjadinya pola perilaku masyarakat dalam penggunaan TIK. Olehkarena itu, pembuatan program pengembangan layanan akan sangat membantudalam mensukseskan layanan tersebut pada saat diterapkan.
  • 103VisiWaktu2005 2010 2015 2020 20252010Desa BerderingTerpadu2015Desa Online2020DesaMultimedia2025MasyarakatInformasi2005Desa PerintisKajian layanan e-government,digitalbroadcasting danvideo over DSLKajian layananmobile internetdan E-bankingKajian layananteleedukasi danvideo telephonyKajian layananubiquitous danaplikasi smarthomeE-GovernmentDigital BroadcastingVideo Over DSLMobile PhoneMobile InternetE- BankingTeleeducationVideo TelephonyUbiquotous serviceSmart HomeProduk danLayananGambar 5. 5 Program Pengembangan LayananPada program pengembangan layanan ini setiap tahap memiliki programpengembangan sebagai berikut :Pada jangka waktu 2005 – 2010 program pengembangan dititikberatkan padalayanan mobile internet dan E-banking. Layanan mobile internet akan menjaditren seiring dengan diterapkan teknologi dan layanan 3G yang dapat menyalurkandata yang cukup besar. Program pengembangan yang berupa kajian layananditujuksn agar dapat ditentukan model bisnis dan tarif yang sesuai untuk mobileinternet ini.E-banking yang sebelumnya sudah diterapkan pada masa sebelumnya maka padakurun waktu ini akan terjadi peningkatan dan perbaikan bentuk layanan yangdidukung adanya teknologi 3G. Peningkatan layanan E-banking disebabkankarena kemudahan akses dimana-mana melalui 3G.Pada jangka waktu 2010 – 2015 program pengembangan dititikberatkan padalayanan e-government dimana layanan e-government sudah dapat diterapkanseperti yang kita harapkan seperti KTP online, pembayaran pajak online, perijinanonline dan sebagainya.Selain e-government, kurun waktu ini implementasi digital broadcasting sudahdilakukan setelah melalui serangkaian uji coba. Tujuan kajian layanan digital
  • 104broadcasting adalah untuk menentukan proses migrasi dari sistem analog kedigital dan menentukan jenis layanan yang dapat diselenggarakan melalui digitalbroadcasting.Pada jangka waktu 2015 – 2020 program pengembangan dititikberatkanpemanfaatan layanan internet untuk pendidikan (teleeducation). Pada jangkawaktu ini diharapkan sebagian besar desa di Indonesia sudah online sehingga adakemudahan proses pembelajaran melalui internet.Pada jangka waktu 2020 – 2025 program pengembangan dititikberatkanpemanfaatan layanan ubiqutous network dimana setiap orang dapat mengaksesaplikasi dimana-mana. Tujuan kajian layanan ini adalah untuk mengetahui sejauhmana layanan ini dapat digunakan masyarakat. Kemudian aplikasi apasaja yangdipakai melalui jaringan in.5. 3. 2 Program Peningkatan MarketProgram ini secara umum dimaksudkan untuk meningkatkan pemahamanmasyarakat terhadap manfaat TIK dalam kehidupan. Pemanfaatan TIK akanmembantu masyarakat dalam meningkatkan taraf hidupnya. Hal ini disebabkanTIK akan memberikan berbagai kemudahan dalam berkomunikasi, bertransaksidan memperoleh informasi.Pada program pengembangan market ini setiap tahap memiliki programpengembangan sebagai berikut :Pada jangka waktu 2005 – 2010 diadakan program sosialisasi pemanfaatan TIKberbasis suara (telepon) untuk masyarakat pedesaan. Program sosialisasi inidiperlukan agar ada kesinambungan pemanfaatan TIK di pedesaan. Sebagailangkah awal pemanfaatan TIK ini diharapakan mampu membantu masyarakatpedesaan dalam meningkatkan sektor ekonomi mereka.
  • 105Pada masyarakat perkotaan yang sangat paham manfaat TIK perlu mendapatinformasi layanan yang akan disediakan. Program ini melalui promosi layananyang akan membantu masyarakat untuk dengan cepat memakai layanan terbaru.Evaluasi dan monitoring diperlukan sebagai bahan masukan bagi pemerintah danindustri apakah teknologi yang diterapkan sudah layak atau belum dan seberapabesar manfaat yang didapat dari penyelenggaraan layanan TIK.Pada jangka waktu 2010 – 2015 program pengembangan dititikberatkan padapemanfaatan layanan internet di pedesaan. Dengan adanya internet masuk desadengan konten multimedia, masyarakat perlu mendapat informasi carapenggunaan dan dampak yang penggunaan dengan layanan internet ini. Programpromosi, evaluasi dan monitoring tetap dijalankan pada jangka ini dengan tujuanuntuk peningkatan pemahaman layanan.Pada jangka waktu 2015 – 2025 program pengembangan dititikberatkan padapemanfaatan layanan internet untuk pendidikan berbasis multimedia. Denganadanya layanan multimedia dipedesaan maka proses layanan pendidikan akanlebih mudah ditingkatkan dengan pemanfaatan TIK. Program promosi layanan ,evalusasi dan monitoring pemanfaatan TIK secara nasional tetap dilakukan padatahap ini.VisiWaktu2005 2010 2015 2020 20252010Desa BerderingTerpadu2015Desa Online2020DesaMultimedia2025MasyarakatInformasi2005Desa PerintisSosialisasiPemanfaatan TIK(Internet) diPedesaanPromosi LayananVoIP, Internet danMultimediaEvaluasi danMonitoringSosialisasiPemanfaatan TIK(Telepon) diPedesaanPromosi Layanansuara dan internetEvaluasi danMonitoringPemanfaatan TIKuntuk pendidikanPromosi LayananMultimedia, Videoon Demand,TeleconferenceEvaluasi danMonitoringPemanfaatan TIKuntuk pendidikan,hiburan, informasi,transaksiPromosi layananSmart Home,MultimediaEvaluasi danMonitoringIncome perkapitaUSD 170050 juta25% Melek ITIncome perkapitaUSD 130025 juta pelanggan10% Melek ITIncome perkapitaUSD 2000100 juta pelanggan50% Melek ITIncome perkapitaUSD 2500200 juta pelanggan90% Melek ITMarketGambar 5. 6 Program Peningkatan Market
  • 1065. 3. 3 Program Pengembangan RegulasiPemerintah sebagai regulator harus membuat kajian-kajian yang diperlukansebagai bahan pertimbangan sebelum keputusan diambil. Kajian ini merupakanbentuk dari program pengembangan regulasi yang terus berkembang seiringdengan kemajuan TIK itu sendiri. Tujuan dari program pengembangan regulasiselain untuk mengambil keputusan yang tepat juga sebagai antisipasi terhadapperubahan teknologi dan layanan yang cepat sehingga pemerintah tidak terlambatdalam mengambil keputusan.VisiWaktu2005 2010 2015 2020 20252010Desa BerderingTerpadu2015Desa Online2020DesaMultimedia2025MasyarakatInformasi2005Desa PerintisKajian Model Bisnislayanan internetprogram USOKajian layanandigital broadcastingPengaturanfrekuensi dan kajianlayanan 4GKajian interkoneksiNGNKajianimplementasiWiMAXKajian Model Bisnislayanan suaraprogram USOKajian tariflayanan Multimediapada 3GMembuat Peraturanmengenai alokasifrekuensi digitalbroadcasting (DAB& DVB)Kajian konvergensilayananKajian Model Bisnislayanan Multimediauntuk masyarakatpedesaanPiloting layananmultimedia dipedesaan(pendidkan,kesehatan,perdagangan)Pengaturanfrekuensi dan kajianlayanan 5GPengaturan HAPSKajian odel binislayanan ubiquitousModel Bisnis USO(Internet)Tarif 4GLayanan digitalbroadcastingFrekuensi 4G dan WimaxInterkoneksi NGNModel bisnis USO(layanan suara)Tarif 3G untuk layananMultimediaPengaturan FrekuensiDigital BroadcastingKonvergensi LayananModel Bisnis USO(Multimedia)Frekuensi dan Tarif 5GLayanan UbiquitousHAPSRegulasiGambar 5. 7 Program Pengembangan RegulasiPada program pengembangan kebijakan ini setiap tahap memiliki programpengembangan sebagai berikut :Pada jangka waktu 2005 – 2010 program pengembangan dititikberatkan padakajian model bisnis USO. Kajian ini diharapkan dapat membantu dalamkelangsungan operasional program USO sehingga program USO dapat berjalanseperti yang diharapkan dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.
  • 107Selain itu kajian tarif dan layanan 3G juga harus dilakukan pada jangka ini,penentuan tarif yang sesuai dengan layanan seperti yang diharapakan olehmasyarakat tentu akan mempercepat penetrasi layanan 3G ini.Alokasi frekuensi untuk digital broadcasting sudah harus ditentukan sebelumlayanan digital broadcasting ini diterapkan di masyarakat luas. Penerapan digitalbroadcasting sendiri secara luas akan diterapkan pada tahap berikutnya.Pada jangka waktu 2010 – 2015 program kebijakan ditujukan pada pemanfaataninternet pada program USO, Penentuan layanan apa saja yang dapatdiselenggarakan pada digital broadcasting, implementasi Wi-MAX dan masalahinterkoneksi NGN.Pada jangka waktu 2015 – 2020 kebijakan diarahkan pada pemanfaatan layananmultimedia di pedesaan dengan membuat proyek percontohan dan layanankonvergensi dengan hadirnya NGN.Pada jangka waktu 2020 – 2025 program pengembangan dititikberatkanpemanfaatan layanan ubiqutous network dimana setiap orang dapat mengaksesaplikasi dimana-mana. Tujuan kajian layanan ini adalah untuk mengetahui sejauhmana layanan ini dapat digunakan masyarakat. Kemudian aplikasi apasaja yangdipakai melalui jaringan in.5. 3. 4 Program Pengembangan TeknologiKemajuan TIK yang begitu cepat dan menghadirkan beraneka ragam teknologidari pemrosesan, telekomunikasi dan konten harus mendapat respon yang cepat.Keterlambatan dalam mengadopsi teknologi tentu membuat kita selangkah lebihmundur dibandimng dengan negara-negara lain. Oleh karena programpengembangan teknologi perlu dilakukan agar dapat menemukenali teknologidengan cepat dan segera dapat menerapkannya di Indonesia.
  • 108VisiWaktu2005 2010 2015 2020 20252010Desa BerderingTerpadu2015Desa Online2020DesaMultimedia2025MasyarakatInformasi2005Desa PerintisProyekpengembangantenaga listrikSwastaKajian dan Uji cobaWi-MAX, DigitalBroadcasting, 4G,HSDPA, SDRProyekpengembanganenergi alternatif danjaringan PLNKajian dan Uji cobateknologi W-CDMA, 3G, RFID, PLCKajian dan Uji cobaNGN, IMSUji coba ENUMKajian dan Uji coba5G, HAPSStudi IntelligentNetwork,Ubiquitous Network3G, W-CDMA,PLC,RFID, WLAN,Satelit4G, Wimax, DigitalBroadcasting, UWB,SDR, HSDPA,WLAN+,DigitalBroadcastingNGN, IMS,WLAN++5G, IntelligentNetwork,UbiquitousNetwork, HAPSKomunikasiKontenKomputerKomputer 3 GHzMedia Penyimpan 1TBMemori 1GBKomputer 10 GHzMedia Penyimpan5TBMemori 5GBKomputer 33 GHzMedia Penyimpan 25TBMemori 25 GBKomputer 100 GHzMedia Penyimpan 125TBMemori 125 GBInfrastruktur25% ada aliranlistrik50% ada aliranlistrik75% ada aliranlistrik90% ada aliranlistrikMultimedia Multimedia Multimedia MultimediaGambar 5. 8 Program Pengembangan TeknologiPada program pengembangan layanan ini setiap tahap memiliki programpengembangan sebagai berikut :Pada jangka waktu 2005 – 2010 program pengembangan dititikberatkanpembangunan infrastruktur di daerah pedesaan dengan membangun jaringantelekomunikasi dengan menggunakan satelit. Sedangkan untuk pengadaaantenaga listrik maka dikembangkan jaringan PLN dan pemanfaatan sumber energialaternatif seperti tenaga surya, mikro hidro, tenaga angin dan lain-lain.Pada jangka waktu ini implementasi teknologi 3G, W-CDMA, PLC dan RFIDsudah dilakukan diwilayah perkotaan. Oleh karena itu diperlukan program kajiandan uji coba implementasi teknologi 3G, W-CDMA, PLC dan RFID.Pada jangka waktu 2010 – 2015 program pengembangan meliputi pengembanganinfrastruktur telekomunikasi yaitu dengan melakukan kajian dan uji cobateknologi 4G, WiMAX, Digital Broadcasting, SDR dan HSDPA. Kemudian
  • 109untuk meningkatkan ketersediaan jaringan listrik maka perlu dilibatkan pihakswasta untuk membangun jaringan listrik di wilayah pedesaan.Pada jangka waktu 2015 – 2020 program pengembangan diarahkan padaimplementasi NGN dan IMS yaitu dengan melakukan serangkaian uji coba.Dengan uji coba ini akan diketahui masalah-masalah interkoneksi, pengaturanpenomoran, Quality of Service (QoS) jaringan dan sebagainya. Kemudian untukmendukung migrasi ke NGN maka diperlukan implementasi Electronic NumberMapping (ENUM) secara nasional.Pada jangka waktu 2020 – 2025 program pengembangan ditujukan pada kajiandan uji coba implementasi ubiqutous network dimana setiap orang dapatmengakses aplikasi dimana-mana. Untuk mendukung layanan ini makadibutuhkan teknologi 5G, HAPS dan teknologi pendukung yang telahdiimplementasikan sebelumnya. Tujuan dari kajian dan uji coba 5G dan HAPSadalah untuk mengetahui permasalahan teknis dan kelayakan dari implementasiteknologi ini.5. 3. 5 Program Pengembangan SDM dan Peningkatan InvestasiSDM dan investasi sebagai komponen dalam terselenggaranya layanan informasidan telekomunikasi tentu harus difikirkan diawal, sebelum layanan dan teknologidi adakan.
  • 110VisiWaktu2005 2010 2015 2020 20252010Desa BerderingTerpadu2015Desa Online2020DesaMultimedia2025MasyarakatInformasi2005Desa PerintisPengembanganSertifikasiProfesionalLembaga pendidikanTIK setingkatperguruan tinggitersdia disetiappropinsiTIK mulaidiperkenalkandisetiap SMPPromosi investasiPengembanganSertifikasi ProfesionalLembaga pendidikanTIK setingkat SMKtersedia disetiapkabupatenTIK mulaidiperkenalkan disetiap SMAPromosi investasiPengembanganSertifikasi ProfesionalLembaga pendidikanTIK setingkatPerguruan Tinggitersdia disetiapkabupatenTIK mulaidiperkenalkan disetiap SDPromosi investasiPengembangansertifikasi profesionalTIK mulaidiperkenalkan dari TKPromosi InvestasiResource SDM1% Profesional IT 3% Profesional IT 5% Profesional IT10% ProfesionalITResource BiayaInvestasi SwastaNasionalInvestasi SwastaAsingBiaya pemerintahInvestasi SwastaNasionalInvestasi SwastaAsingBiaya pemerintahInvestasi SwastaNasionalInvestasi SwastaAsingBiaya pemerintahInvestasi SwastaNasionalInvestasi SwastaAsingBiaya pemerintahGambar 5. 9 Program Pengembangan SDM dan InvestasiProgram pengembangan SDM secara umum meliputi pengembangan sertifikasinasional yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para profesional dibidang TIK, Peningkatan lembaga pendidikan di bidang TIK sehinggaketersediaan SDM akan terpenuhi dan pengenalan TIK di sekolah mulai dariSMA kemudian diikuti sampai pada taman kanak-kanak (TK).Untuk meningkatkan sumber biaya yang digunakan untuk implementasi teknologidan penyelenggaraan layanan TIK maka diperlukan program-program promosiuntuk menarik investor dalam negeri maupun asing. Hasil dari investasi ini akanmembantu industri TIK untuk membuat layanan yang sesuai diinginkan.
  • 111BAB VIKESIMPULAN DAN REKOMENDASI6. 1 KesimpulanDalam laporan ini telah dilakukan analisa dan dibuat roadmap TIK. Berdasarkandari hasil roadmap yang dibuat dihasilkan didapatkan beberapa kesimpulan :1. Penyusunan roadmap TIK ini masih bersifat garis besar karena cakupanTIK yang cukup luas.2. Penyusunan roadmap TIK ditekankan pada pemerataan akses informasidengan tetap mengikuti perkembangan teknologi. Hal ini sesuai denganharapan pemerintah dan PBB untuk mencapai masyarakat informasidimana 50 persen penduduk dunia harus mempunyai akses informasi3. Tujuan jangka panjang roadmap adalah tercapainya masyarakat informasi.Untuk mencapai tujuan tersebut dibuat tahapan jangka menengah yangdimulai dari desa perintis, desa berdering terpadu, desa online, desamultimedia dan masyarakat informasi.4. Untuk menyelenggarakan layanan yang baik diperlukan tiga komponenpokok yaitu regulasi, teknologi, pasar dan satu komponen pendukungyaitu sumber daya manusia dan biaya5. Arah layanan TIK ke depan adalah konvergensi jaringan dan konvergensilayanan.6. Arah regulasi ke depan adalah pengaturan frekuensi, model binis danpengaturan layanan sebagai akibat adanya konvergensi layanan danjaringan.
  • 1127. Arah teknologi informasi ke depan adalah peningkatan kecepatanpemrosesan data, peningkatan kapasitas penyimpan data, semakinkompaknya terminal dan mendukung multilayanan, paketisasi berbagaiinformasi dan peningkatan jaringan pita lebar.8. Peningkatan market TIK seiring dengan tingkat pemahaman masyarakatterhadap manfaat TIK.6. 2 RekomendasiSetelah roadmap TIK di susun, maka perlu diperhatikan beberapa hal danditindaklanjuti sebagai bahan untuk memperbaiki implementasi TIK dimasayang akan datang. Hal-hal yang perlu ditindaklanjuti dari studi roadmap TIKadalah :1. Pemerintah perlu menyiapkan program-program pengembangan yangsesuai dengan tahapan yang ada pada roadmap khususnya yangmenyangkut program pengembangan kebijakan TIK.2. Agar roadmap ini dapat diikuti oleh pelaku TIK yang meliputipemerintah, masyarakat dan industri maka diperlukan program sosialisasi.
  • 113DAFTAR PUSTAKA[1] Ivan Sudirman, 2003, Perkembangan Komputer, Ilmukomputer.com[2] Franklin D. Ortman. 2003. Softswitch Architecture for IP. McGraw-Hill.London.[3] Oliver Hersent, 2000, IP Telephony - Packet-based MultimediaCommunication Sistem, Adiison – Wesley, USA.[4] Roger L. Freeman. 1996. Telecommunication System Engineering. JohnWiley & Sons. New York.[5] http://id.wikipedia.org/wiki/[6] http://www.wikipedia.org[7] http://www.voip-info.org[8] Jamus Jeromi Lim, 2001, Sinagapore’s ICT policy for the newmillineum[9] Darrell E. Owen, 2001, Indonesia—Information and CommunicationsTechnologies (ICT) Assessment[10] Azhar Hasyim, Bobby Nazief, Didik, Ismail Ahmad, Noor Iza,Onno W. Purbo, Sanjaya, 2000, Arah Pergerakan InfrastrukturInternet di Indonesia[10] Sri Lanka Information and Communications Technology Industry[11] Clint Smith, Daniel Colli. 2002. 3G Wireless Networks. McGraw-Hill :New York.[12] Basavaraj Vatil. 2003. IP in Wireless Networks. Prentice Hall : NewJersey[13] http;//www.id-wikipedia.org