ITP UNS Semester 3, Rancangan Percobaan: Rancob dan menlit

862 views
619 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
862
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
25
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

ITP UNS Semester 3, Rancangan Percobaan: Rancob dan menlit

  1. 1. RANCOB DAN MENLIT Ir. Bambang Sigit A.,MSi Lia Umi Khasanah, ST, MT Edi, STP, MP Ahmad, STP, MSc
  2. 2. Buku 1. 2. 3. 4. Statistika (oleh : Steel and Torri) Statistika (oleh : Choran and Chok) Rancangan percobaan Metode Penelitian (Teknik sampling) Oleh : M Nashir, PhD
  3. 3. Silabi 1. Menlit (teknik sampling) 2. Rancob : RAL, RAK, RAF, petak terbagi 3. RSM, SPSS
  4. 4. Contoh 1. Pengaruh metode ekstraksi (perbedaan pelarut : ethanol, heksan, aquades) terhadap kandungan anti oksidan buah naga (RAL) 2. Optimasi produksi asam laktat pada sari buah jambu mete menggunakan metode RSM (konsentrasi karbon, kons nitrogen, suhu)
  5. 5. Penelitian ???? • Penyelidikan yang hati-hati dan kritis dalam mencari fakta dan prinsip-prinsip (Webster’s New International) • Suatu metode studi yang dilakukan seseorang melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna terhadap suatu masalah sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah tersebut (Hillway, 1956) • Pencarian atas sesuatu (inquiry) secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian ini dilakukan terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan (Parson, 1946) • Suatu pencarian fakta menurut metode objektif yang jelas untuk menemukan hubungan antarfakta dan menghasilkan dalil atau hukum (John, 1949)
  6. 6. Kegunaan Penelitian Untuk menyelidiki keadaan dari, alasan untuk, konsekuensi terhadap suatu set keadaan khusus. Keadaan dapat dikontrol dengan ekperimen atau tanpa kontrol
  7. 7. Jenis-jenis penelitian Secara Umum ada dua : 1. Penelitian Dasar : pencarian terhadap sesuatu karena ada perhatian dan keingintahuan tanpa memikirkan terapannya 2. Penelitian Terapan : penyelidikan yang hati-hati, sistematis dan terus menerus terhadap suatu masalah dengan tujuan untuk digunakan
  8. 8. Ciri ciri Penelitian 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Penelitian harus berkisar disekeliling masalah yang ingin dipecahkan (batasan masalah) Penelitian sedikit-dikitnya harus mengandung originalitas Penelitian harus didasarkan pada pandangan “ingin tahu” Penelitian harus dilakukan dengan pandangan terbuka Penelitian harus berdasarkan asumsi bahwa suatu fenomena mempunyai hukum dan pengaturan (order) Penelitian berkehendak untuk menemukan generalisasi atau dalil Penelitian merupakan studi sebab akibat Penelitian harus menggunakan pengukuran yang akurat Penelitian harus menggunakan teknik secara sadar diketahui
  9. 9. Syarat berhasilnya penelitian • Sadar akan pentingnya penelitian • Harus didukung sarana dan biaya yang cukup • Hasil penelitian harus segera ditindaklanjuti • Harus ada kebebasan dalam melakukan penelitian • Peneliti harus berkualifikasi standar
  10. 10. Syarat peneliti • • • • • • • • Mempunyai daya nalar Originalitas Mempunyai daya ingat Kewaspadaan Akurat Dapat bekerja sama Sehat Pandangan moral
  11. 11. Tingkat ketrampilan dalam penelitian 1. Ketrampilan inventif : menemukan sesuatu dengan dasar pengalaman 2. Ketrampilan Teknis-engineering : ketrampilan yang berasal dari pendidikan dan latihan 3. Ketrampilan teknis ilmiah : biasanya diperoleh setelah berpendidikan magister 4. Ketrampilan teknis-konseptual : pendidikan doctor
  12. 12. Metode Penelitian Prosedur : memberikan kepada peneliti urutan-urutan pekerjaan yang harus dilakukan dalam suatu penelitian Teknik penelitian : alat-alat pengukur apa yang diperlukan dalam melaksanakan penelitian Metode penelitian : memandu peneliti tentang urut- urutan bagaimana penelitian dilakukan
  13. 13. Contoh Prosedur : cara percobaan dilapangan membagi blok-blok penelitian Teknik : penelitian menggunakan kuesioner untuk pengambilan data Metode : bagaimana urut-urutan penelitian dilaksanakan, alat apa dan bagaimana cara penggunaan serta analisisnya
  14. 14. Jenis Penelitian menurut metode 1. 2. 3. 4. 5. Metode sejarah Metode Deskripsi/surve Metode Eksperimental Metode Graounded research Metode Penelitian Tindakan
  15. 15. Metode Diskriptif Pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Penelitian ini mempelajari masalah-masalah dalam masyarakat, serta tatacara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi tertentu, termasuk hubungan kegiatan-kegiatan, sikap-sikap, pandangan-pandangan serta proses-proses yang sedang berlangsung dan pengaruh-pengaruh dari suatu fenomena. Tujuan : untuk membuat diskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenahi fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki
  16. 16. Ciri-ciri Metode Diskriptif • • • • Akumulasi data dasar belaka Memberikan gambaran fenomena Menerangkan hubungan antar fenomena Membuat prediksi dan mendapatkan makna serta implikasi dari suatu masalah yang ingin dipecahkan • Menggunakan teknik wawancara untuk mengumpulkan data
  17. 17. Jenis-jenis Penelitian Diskriptif • • • • • • Metode surve Metode deskriptif berkesinambungan Metode studi kasus Metode analisa pekerjaan dan aktifitas Metode studi komparatif Metode studi waktu dan gerakan
  18. 18. Metode Surve Penelitian dilakukan untuk memperoleh fakta-fakta dari gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan-keterangan secara faktual (sosial, ekonomi, politik) dari kelompok atau suatu daerah.
  19. 19. Metode deskriptif berkesinambungan Penelitian deskriptif yang dilakukan secara terus menerus
  20. 20. Studi Kasus • Penelitian tentang status objek penelitian yang berkenaan dengan suatu fakta spesifik atau khas dari keseluruhan personalitas • Peneliti ingin mempelajari secara intensif latar belakang serta interaksi lingkungan dari unit-unit sosial yang menjadi objek • Studi ini menekankan pada variabel yang banyak pada unit yang kecil
  21. 21. Studi Komparatif • Penelitian diskriptif yang ingin mencari jawab secara mendasar tentang sebab akibat dengan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya ataupun munculnya suatu fenomena tertentu • Penelitian ini sulit untuk mengetahui faktor-faktor penyebab yang dijadikan dasar pembanding karena penelitian ini tidak mempunyai kontrol
  22. 22. Analisis Kerja dan Aktivitas Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara terinci aktivitas dan pekerjaan manusia, dan hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi untuk keperluan masa yang akan datang.
  23. 23. Kriteria Umum Metode Diskriptif 1. Masalah yang dirumuskan harus patut, ada nilai ilmiah dan tidak terlalu luas 2. Tujuan penelitian tegas dan tidak terlalu umum 3. Data yang digunakan harus fakta-fakta yang terpercaya bukan merupakan opini 4. Standar yang digunakan untuk membuat perbandingan harus mempunyai validitas 5. Tempat dan waktu penelitian harus jelas 6. Hasil penelitian harus secara detail
  24. 24. Langkah-langkah Umum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Memilih dan merumuskan masalah Menentukan tujuan Menentukan batasan masalah Merumuskan kerangka teori Menelusuri sumber-sumber kepustakaan Merumuskan hipotesa (bila diperlukan) Melakukan kerja lapang Membuat tabulasi serta analisa Memberikan interpretasi (pembahasan) Mengadakan generalisasi (kesimpulan) Membuat laporan
  25. 25. Metode Eksperimental Penelitian yang dilakukan dengan mengadakan menipulasi dari objek (membuat) penelitian serta adanya kontrol Tujuan : untuk mengetahui ada tidaknya hubungan sebab akibat serta berapa besar hubungan sebab akibat tersebut dengan cara memberikan perlakuan-perlakuan tertentu pada beberapa kelompok eksperimental dan menyediakan kontrol untuk perbandingan
  26. 26. Kriteria Umum Metode Eksperimental 1. Masalah harus penting dan dapat dipecahkan 2. Faktor-faktor serta variabel dalam percobaan harus didifinisikan secara jelas 3. Desain percobaan harus cocok 4. Ketelitian pengukuran sangat diperlukan 5. Metode, bahan serta referensi harus jelas 6. Interpretasi serta uji statistik harus dinyatakan dalam beda signifikan
  27. 27. Syarat-syarat Percobaan yang baik 1. 2. 3. 4. 5. Harus bebas dari bias Harus punya ukuran terhadap error Percobaan harus punya ketepatan Tujuan harus terdifinisi secara jelas Percobaan harus punya jangkauan yang cukup
  28. 28. Teknik Sampling
  29. 29. Terminologi Populasi : kumpulan dari individu dengan kualitas dan ciri-ciri yang telah ditetapkan Individu : elemen terkecil dari populasi Varibel/parameter : kualitas dan ciri-ciri yang dimiliki oleh populasi Sampel : bagian dari populasi yang memiliki ciri dan kualitas sama dengan populasi
  30. 30. Diagram sederhana Populasi –Sampel
  31. 31. Bagaimana cara mengetahui karakteristik populasi ???? 1. Cara sensus (complete enumeration): cara mengetahui karakteristik populasi dengan mendata semua populasi 2. Sampel enumeration : cara mengetahui karakteristik populasi dengan mendata sebagian populasi yang dianggap mewakili
  32. 32. Sample Enumeration 1. Probability sample : suatu sampel yang ditarik sedemikian rupa dimana elemen (unsur) individu dari polulasi tidak didasarkan pada pertimbangan pribadi tetapi tergantung pada kemungkinan (probability) 2. Judgement sample : penarikan individu didasarkan pada kehendak pribadi
  33. 33. Desain surve sampel Tujuan dari surve sampling adalah untuk mengadakan estimasi dan menguji hipotesa tentang parameter populasi dengan menggunakan keterangan-keterangan yang diperoleh dari sampel Keterangan yang diperoleh tergantung pada: -Jumlah sampling yang digunakan -Teknik sampling
  34. 34. Error estimasi = X – u < k Dimana : X = estimasi sampel u = estimasi aktual populasi k = estimasi error yang ditetapkan P (Error estimasi < k) = 1 Dimana : P = kemungkinan dicapai error < k 1 – = besarnya kepercayaan untuk dicapai P bila sampel selalu kita ulang
  35. 35. Penentuan sampling Setelah ditentukan nilai k dan 1 – , maka dilakukan teknik sampling yang akan digunakan Secara umum ada dua desain sampling : 1. Desain sampling tetap 2. Squential sampling
  36. 36. Sampling Desain Fixed Sampling Desain Squential Sampling Cara pengamatan satu persatu dari anggota populasi Sampel yang ditarik secara bertingkat Unrestricted Random Sample Simple Random Sistematic Sampling Restricted Sample Stratified Sampling Multiple Stage Sampling Cluster Sampling Stratified Cluster Sampling
  37. 37. Unrestricted Random Sample (sample tanpa batasan) Sample ditarik secara langsung dari populasi dengan populasi tanpa dibagi-bagi lebih dulu Ada dua jenis : 1. Random sampling : penarikan sampel dengan cara random sederhana 2. Sistematic sampling : unit dari populasi diberi nomor dan diurutkan. Kemudian dipilih nomor tertentu sebagai titik tolak sample. Misalnya nomor urut ke-n dari titik tolak digunakan sebagai sample
  38. 38. Restricted Sample (sampel dengan batasan-batasan) Sample ditarik dari populasi yang sudah dikelompokkan lebih dulu Ada 4 jenis : 1. Stratified Sampling 2. Multiple Stage Sampling 3. Cluster Sampling 4. Stratified Cluster Sampling
  39. 39. Stratified Sampling • Populasi dibagi dalam kelompok yang homogen lebih dahulu atau dalam strata • Anggota sample ditarik dalam setiap strata Multiple Stage Sampling • Seperti Stratified Sampling namun tidak semua strata ditarik samplenya • Caranya dapat dengan menggunakan equal probability atau proportional probability
  40. 40. Cluster Sampling • Populasi dibagi dulu kedalam kelompok berdasarkan area atau cluster • Anggota populasi tiap cluster tidak perlu homogen Stratified Cluster Sampling • Sample ditarik dengan teknik kombinasi antara stratified sampling dan cluster sampling
  41. 41. Squential Sampling Yaitu jika aturan selama penarikan sample tidak sama, ada dua : 1. Sample ditarik secara bertingkat 2. Dengan mengamati satu persatu anggota populasi
  42. 42. Sample ditarik secara bertingkat Sample ditarik beberapa kali untuk memenuhi kepuasan dan tiap sample yang ditarik digabung dengan sample sebelumnya Dari double sampling, triple sampling …. Multiple sampling Contoh : dari 20, 30, 40, …. Dst
  43. 43. Langkah sebelum Mengumpulkan data 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Tentukan tujuan surve Tetapkan populasi yang akan disurve Pilihlah data yang relevan Tentukan derajat ketepatan Tentukan teknik mengumpulkan keterangan Carilah frame untuk menetapkan sample Tentukan unit sampling Buat interview guide, kuesioner atau schedule Adakan training Adakan pretest Tetapkan waktu penelitian
  44. 44. Random sampling sederhana • Bila ada lima orang (N), akan ditentukan 2 (n) orang untuk diambil sample, maka : C N n N! n ! (N - n ) ! C (5)(2) 5! 2 ! (5 - 3) ! 10 kemungkina n
  45. 45. Cara menarik Contoh Random Sederhana 1. Cara undian 2. Menggunakan tabel angka random - Beri nomor populasi dengan nomor urut dari kecil kebesar - Gunakan tabel angka random (sesuaikan dengan jumlah populasi)
  46. 46. Sifat populasi • Mean (rata-rata) • Perbandingan (rasio) antara dua total atau dua mean • Proporsi (bagian unit yang termasuk kelas tertentu) • Varian
  47. 47. Untuk tujuan praktis, berikut ini adalah rumus menentukan jumlah minimum sampel: • Discrete/Attribute Data: n = (2/d)2 x p (1-p) n = jumlah sampel minimum d = tingkat ketelitian yang diinginkan (dalam desimal) p = proporsi dari populasi yang mempunyai karakteristik yang kita ukur • Continuous Data: n = (2s/d)2 n = jumlah sampel minimum d = tingkat ketelitian yang diinginkan (dalam desimal) s = standar deviasi (perkiraan)
  48. 48. • Untuk populasi yang tidak terlalu besar (n/N >0.05), gunakan penyesuaian jumlah minimum sampel menjadi: – n’ = n/(1+n/N) – n’ = jumlah sampel hasil penyesuaian – n = jumlah sampel hasil perhitungan pertama – N = jumlah populasi
  49. 49. Estimasi mean n Dimana : xi x = mean (rata-rata) Xi = pengamatan sampel ke-I V(x) = variansi dari X rata-rata N = jumlah populasi n = jumlah sampel S2 = Standar diviasi i X n V (x) S 2 ( N n n ) N 2 V ( x) S 2 ( xi x rerata ) n 1 2 = Bound error estimasi
  50. 50. Contoh: Sebuah sampel untuk mengetahui umur dosen sebanyak 484 diambil 9 orang sebagai sampel. Berapa mean ? No. X X2 1 33,5 1122,25 2 32,0 1024 3 52,0 2704 4 43,0 1849 5 40,0 1600 6 41,0 45,0 2025 8 42,5 1806,25 9 39,0 1521 368,0 15332,5 40 ,89 9 15332 ,5 s ( 368 ) 2 9 2 35 , 67 1681 7 X 368 , 0 9 1 Bound of error 2 35,67 ( 484 9 484 9) 3 , 94
  51. 51. Estimasi Total Populasi (T) T NX N Xi n V (T) V (N.X) 2 N .( s 2 n 2 V ( NX ) = Bound of error )( N-n N )
  52. 52. Contoh Sebuah wilayah dengan N=750 industri kecil makanan ingin diestimasikan omset total. Sebuah sampel yang besarnya n=50 ditarik secara random. Dari sampel diketahui ratarata omset xrerata =10,31 juta dengan variansi sampel s2 = 2,25 juta.
  53. 53. Estimasi Total Populasi (T) T 2 750 x 10,31 V (T) 2 7732,5 jt V (N.X) 2 750 2 2,25 (750 - 50) 50 750 307,5 jt
  54. 54. Besar sample Harus ditentukan dulu : 1. Derajat ketepatan (bound of error) yang diinginkan 2. Derajat kepercayaan akan terjadinya ketepatan yang diinginkan Contoh : Dari 1000 buah pedagang makanan ingin diketahui berapa omzet dia sebulan. Bound of error yang dikehendaki adalah 3 juta dan range dari omset adalah 100 jt.
  55. 55. Contoh perhitungan jumlah sample (n) untuk mengestimasi mean dan contohnya 100 2 25 4 D B 2 3 4 n N (N - 1)D 625 Menurut Emperical rule range = 4 std deviasi variansi populasi dapat didekati dengan variansi sample s2 2 2 , 25 4 2 1000 x 625 2 (1000 - 1) 2,25 217 ,56 unit sample 625
  56. 56. Contoh perhitungan jumlah sample untuk mengestimasi total populasi D B 2 4N n 2 N (N - 1)D 2 2
  57. 57. Contoh Seorang ingin mengetahui total berat anak ayam yang jumlahnya 1000 ekor. Ingin ditarik sebuah sampel dengan syarat bahwa bound of error estimasi adalah 1000 gram Dari pengalaman penelitian, variansi populasi 36,0 gram D 1000 2 4x1000 n 0,25 2 1000 x 36 (1000 - 1)0,25 2 36 2 125,025
  58. 58. Estimasi terhadap proporsi (p) Xi p n V (p) 2 V ( p) p (1 - p ) N - n ( ) n -1 N = Bound of error pbar = rata-rata harga 0 dan 1 dari observasi sample
  59. 59. Contoh Dari surve 100 populasi diambil sample 10 dan didapatkan data sbb : Nomor Observasi Penggunaan Pestisida Ada 1 1 2 Tidak 1 3 4 0 1 5 0 6 1 7 1 8 1 9 1 10 1 pbar = 0,8 dan 1 – p = 0,2 V(p) = 0,144 Bound of error = 0,37 (37 %)
  60. 60. Jumlah sample untuk mengestimasi proporsi N .p (1 - p ) n (N - 1) D D B p (1 - p ) 2 4 p bar diketahui dari surve sebelumnya, jika tidak ada diasumsikan 0,5
  61. 61. Terima kasih

×