Oleh, FRANSISCUS WELIRANG Wakil Presiden Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk,- PENINGKATAN KUALITAS SDM : Peluang, Tan...
2  FW/sd/8/2008/sp <ul><li>LATAR BELAKANG </li></ul><ul><li>1.1. DAYA SAING </li></ul><ul><li>1.2. GLOBALISASI </li></ul><...
3  FW/sd/8/2008/sp 1.1. DAYA SAING SUMBER DAYA MANUSIA <ul><li>KEMAMPUAN  RELATIP  SUMBER DAYA MANUSIA  </li></ul><ul><li>...
4  FW/sd/8/2008/sp 1.2. GLOBALISASI <ul><li>PERGERAKAN  PRODUK, JASA,  ORANG ,  </li></ul><ul><li>MODAL, INFORMASI  DAN  L...
5  FW/sd/8/2008/sp 2. ARAH BISNIS GLOBAL DAN  TANTANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERUBAHAN AKSELERATIF ALIRAN MODAL  TANPA BATA...
6  FW/sd/8/2008/sp 3. TANTANGAN GLOBAL 3.1. PASAR MASA DEPAN Sources : Tomorrow’s Market EMISI PRIVATISASI AKUNTABILITAS D...
7  FW/sd/8/2008/sp 3. TANTANGAN GLOBAL 3.2. PENDIDIKAN Pendidikan dasar sudah tersebar luas tetapi kesempatan untuk belaja...
8  FW/sd/8/2008/sp 3. TANTANGAN GLOBAL 3.3. KESEHATAN Sources : Tomorrow’s Market Harapan Hidup bertambah, pencegahan peny...
9  FW/sd/8/2008/sp 4. POSISI INDONESIA Growth Competitiveness Index  Indonesia menempati urutan 54 dari 131 negara yang di...
10  FW/sd/8/2008/sp 5. KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA Human Development Index,  Indonesia menempati urutan  terendah dibandi...
11  FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.1. HUBUNGAN – HUBUNGAN & DEFINISI DASAR PENGAMATAN DATA PENGETAHUAN adalah upaya mencari...
12  FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.2. HUBUNGAN TERBENTUKNYA ILMU PENGAMATAN DATA ANALISIS EVALUASI ALAT UKUR PANCA INDERA K...
13  FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.3. TUNTUTAN DASAR SDM SDM 1. PERILAKU 2. KECEKATAN 3. ILMU PENGETAHUAN <ul><li>Fixed/Har...
14  FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.4. PERENCANAAN SDM NASIONAL KEBUTUHAN PASAR SDM SUMBER DAYA MANUSIA SPESIALIS  PROFESI P...
15  FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.5. CONTOH PERAN KATALIS GURU KELAS MILIK MURID KELAS MILIK GURU GURU KATALIS <ul><li>KON...
16  FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.6. PESANTREN TUJUAN POTENSIAL PROBLEM SARAN / STRATEGI <ul><li>BERIKAN  PENGAKUAN  YANG ...
17  FW/sd/8/2008/sp 7. KESIMPULAN <ul><li>PERLU KEBIJAKAN PERENCANAAN SDM NASIONAL YANG SECARA ILMU </li></ul><ul><li>PENG...
18  TERIMA KASIH FW/sd/8/2008/sp
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Peningkatan Kualitas SDM: Peluang, Tantangan dan Strategi Mensinergikannya

28,340 views

Published on

disampaikan pada Serial Diskusi Prakarsa Strategis SDM dan Kebudayaan " Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM", 11 Agustus 2008 di Gedung Utama Bappenas Jl. Taman Suropati No.2 Jakarta Pusat

Published in: Business

Peningkatan Kualitas SDM: Peluang, Tantangan dan Strategi Mensinergikannya

  1. 1. Oleh, FRANSISCUS WELIRANG Wakil Presiden Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk,- PENINGKATAN KUALITAS SDM : Peluang, Tantangan dan Strategi Mensinergikannya Dalam Rangka : Serial Diskusi Prakarsa Strategis SDM dan Kebudayaan “Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM” Senin, 11 Agustus 2008, 09.00 – 12.00 wib Ruang SG 3-5 Gedung Utama Bappenas Jl. Taman Suropati No. 2 – Jakarta Pusat 1 FW/sd/8/2008/sp
  2. 2. 2 FW/sd/8/2008/sp <ul><li>LATAR BELAKANG </li></ul><ul><li>1.1. DAYA SAING </li></ul><ul><li>1.2. GLOBALISASI </li></ul><ul><li>2. ARAH BISNIS GLOBAL DAN TANTANGAN SUMBER DAYA MANUSIA </li></ul><ul><li>3. TANTANGAN GLOBAL </li></ul><ul><li> 3.1. PASAR MASA DEPAN </li></ul><ul><li>3.1. PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>3.3. KESEHATAN </li></ul><ul><li>POSISI INDONESIA </li></ul><ul><li>KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA </li></ul><ul><li>6. STRATEGI </li></ul><ul><li>6.1. HUBUNGAN DAN DEFINISI </li></ul><ul><li>6.2. HUBUNGAN TERBENTUKNYA ILMU </li></ul><ul><li>6.3. TUNTUTAN DASAR SDM </li></ul><ul><li>6.4. PERENCANAAN SDM NASIONAL </li></ul><ul><li>6.5. CONTOH PERAN KATALIS GURU </li></ul><ul><li>6.6. CONTOH PESANTREN </li></ul><ul><li>7. KESIMPULAN </li></ul>DAFTAR ISI
  3. 3. 3 FW/sd/8/2008/sp 1.1. DAYA SAING SUMBER DAYA MANUSIA <ul><li>KEMAMPUAN RELATIP SUMBER DAYA MANUSIA </li></ul><ul><li>TERHADAP PARA PESAING UMUMNYA, BERUPA </li></ul><ul><li>KEUNGGULAN BERSAING DIBIDANG : </li></ul><ul><li>KEMAMPUAN INFORMASI DAN TEKNOLOGI </li></ul><ul><li>MENTAL BERSAING </li></ul><ul><li>(- PERILAKU –KECEKATAN – ILMU PENGETAHUAN) </li></ul><ul><li>NILAI JUAL (KOMPETENSI) </li></ul>
  4. 4. 4 FW/sd/8/2008/sp 1.2. GLOBALISASI <ul><li>PERGERAKAN PRODUK, JASA, ORANG , </li></ul><ul><li>MODAL, INFORMASI DAN LAIN-LAIN KE </li></ul><ul><li>SEGALA PENJURU DUNIA </li></ul><ul><li>BIASANYA DIATUR DALAM KESEPAKATAN </li></ul><ul><li>ANTAR NEGARA (BILATERAL, MULTILATERAL , </li></ul><ul><li>WTO & STANDARD-STANDARD INTERNASIONAL ) </li></ul><ul><li>BATAS – BATAS NEGARA MENJADI TIPIS </li></ul><ul><li>(BORDERLESS) </li></ul>
  5. 5. 5 FW/sd/8/2008/sp 2. ARAH BISNIS GLOBAL DAN TANTANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PERUBAHAN AKSELERATIF ALIRAN MODAL TANPA BATAS JASA (DOMINAN) SDM YANG BERDAYA SAING GLOBAL <ul><li>DIMANA AREA GLOBAL ? : </li></ul><ul><li>ASEAN : ORIENTAL, MELAYU </li></ul><ul><li>ASIA </li></ul><ul><li>ASIA PASIFIK </li></ul><ul><li>CINA, HONGKONG </li></ul><ul><li>CINA </li></ul><ul><li>JEPANG </li></ul><ul><li>EROPA TIMUR </li></ul><ul><li>EROPA BARAT </li></ul><ul><li>AMERIKA, UTARA, LATIN </li></ul><ul><li>HARUS : </li></ul><ul><li>MENGUASAI TEKNOLOGI DAN INFORMASI </li></ul><ul><li>SEHAT JASMANI & ROHANI </li></ul><ul><li>PROFESIONAL & BERTANGGUNG JAWAB </li></ul><ul><li>SENANTIASA BELAJAR (LONG LIFE </li></ul><ul><li>EDUCATION) </li></ul>GLOBAL DAN KOMPLEKS HIPERKOMPETISI <ul><li>PENGGERAK PERUBAHAN : </li></ul><ul><li>LEDAKAN INFORMASI </li></ul><ul><li>TEKHNOLOGI </li></ul><ul><li>BERSAING GLOBAL </li></ul>BISNIS ABAD 21 PAHAM BUDAYA NEGARA DAN BAHASA ASAL PERUSAHAAN MEMPUNYAI MENTAL UNTUK BERKOMPETISI SECARA GLOBAL MEMAKAI NILAI – NILAI BUDAYA LOKAL (IDENTITAS DIRI)
  6. 6. 6 FW/sd/8/2008/sp 3. TANTANGAN GLOBAL 3.1. PASAR MASA DEPAN Sources : Tomorrow’s Market EMISI PRIVATISASI AKUNTABILITAS DEMOKRASI TENAGA KERJA KOMUNIKASI MOBILITAS URBANISASI AIR PERTANIAN EKOSISTEM EFFISIENSI ENERGI KONSUMSI PENDIDIKAN KESEHATAN GIZI KEKAYAAN PENDUDUK P A S A R M A S A D E P A N PERUBAHAN PENDUDUK & PASAR MASA DEPAN KONSUMSI, EKOSISTEM, TENAGA KERJA KONSUMSI, DEMOKRASI, URBANISASI PERTANIAN, EKOSISTEM, KESEHATAN EMISI, AIR, MOBILITAS PERTANIAN, EKOSISTEM, KESEHATAN PENDUDUK, EEFISIENSI, MOBILITAS EMISI, EKOSISTEM, MOBILITAS, AKUNTABILITAS, URBANISASI, KESEHATAN ENERGI, AIR, KOMUNIKASI ENERGI, PENDUDUK, EMISI GIZI, KESEHATAN, KONSUMSI KESEHATAN, EEFISIENSI, PRIVATISASI KESEHATAN, AIR, PRIVATISASI ENERGI, KEKAYAAN, DEMOKRASI PENDIDIKAN, KEKAYAAN, MOBILITAS AKUNTABILITAS, DEMOKRASI, PENDIDIKAN AKUNTABILITAS, PENDIDIKAN, KOMUNIKASI KONSUMSI, EKOSISTEM, KEKAYAAN PERTANIAN, AIR, PENDIDIKAN Fokus : Melayani Masyarakat FAKTOR UTAMA SUB FAKTOR KETERKAITAN Fokus : Meningkatkan nilai tambah dgn sedikit akibat SUMBER DAYA ALAM HUBUNGAN PERAN & TANGGUNG JAWAB Fokus : Melindungi sumber daya Fokus : Menjalankan bisnis dalam dunia yang makin terhubung Fokus : Memperoleh izin operasi
  7. 7. 7 FW/sd/8/2008/sp 3. TANTANGAN GLOBAL 3.2. PENDIDIKAN Pendidikan dasar sudah tersebar luas tetapi kesempatan untuk belajar tidak digunakan oleh banyak orang <ul><li>113 juta anak putus sekolah. 97% diantaranya tinggal di negara miskin & 60% diantaranya perempuan. </li></ul><ul><li>1 dari 5 orang dewasa – total 880 juta orang – tidak berpendidikan. </li></ul><ul><li>Persentase pendaftaran pendidikan untuk anak yang berumur 6 – 14 tahun antara keluarga miskin dengan keluarga kaya : Senegal 52 %, Zambia 36%,Pakistan 49%,Maroko 63% </li></ul><ul><li>Beberapa negara berkembang yang berpartisipasi dalam Lomba Matematika & Ilmu Pasti sedunia mempunyai nilai rendah </li></ul>F A K T A Tenaga Kerja, Komunikasi, Akuntabilitas IMPLIKASI KE DUNIA USAHA MEMPENGARUHI <ul><li>Kurangnya keahlian & kurang kompetitif </li></ul><ul><li>Investasi yang besar untuk memperoleh tenaga kerja yang kompeten & produktif </li></ul><ul><li>Kemitraan </li></ul>Sources : Tomorrow’s Market
  8. 8. 8 FW/sd/8/2008/sp 3. TANTANGAN GLOBAL 3.3. KESEHATAN Sources : Tomorrow’s Market Harapan Hidup bertambah, pencegahan penyakit masih terus dikembangkan <ul><li>Harapan hidup manusia bertambah dari 47 tahun di tahun 1950 menjadi 66 tahun di tahun 2000 </li></ul><ul><li>Dinegara miskin kasus kolera meningkat, 100.000 kasus per tahun di 1980an, menjadi 371,000 kasus di pertengahan 1990an </li></ul><ul><li>Tahun 2000, 2 juta dari 8 juta kasus baru TBC meninggal, berumur antara 15 sampai 45 ; 99% di negara berkembang. </li></ul><ul><li>40 juta orang didunia terkena HIV. Sekitar 1/3 nya berumur antara 15 sampai 24, mendekati umur produktif sebagai Tenaga Kerja dan Warga Negara. </li></ul><ul><li>1 dari 10 kematian diakibatkan oleh Tembakau. </li></ul>F A K T A Emisi, Air Bersih, Mobilitas IMPLIKASI KE DUNIA USAHA MEMPENGARUHI <ul><li>Produktifitas turun jika kesehatan terganggu </li></ul><ul><li>Penyebaran penyakit dari regional menjadi global </li></ul><ul><li>Peluang usaha di bidang kesehatan </li></ul><ul><li>Kegagalan bisa memicu isu politik & publik yang kurang baik </li></ul>
  9. 9. 9 FW/sd/8/2008/sp 4. POSISI INDONESIA Growth Competitiveness Index Indonesia menempati urutan 54 dari 131 negara yang disurvei, atau urutan 3 tingkat ASEAN INSTITUTIONS 63 3.90 INFRASTRUCTURE 91 2.74 MACROECONOMIC STABILITY 89 4.59 HEALTH AND PRIMARY EDUCATION 78 5.31 HIGHER EDUCATION AND TRAINING 65 4.00 GOODS MARKET EFFICIENCY 23 5.06 LABOR MARKET EFFICIENCY 31 4.74 FINANCIAL MARKET SOPHISTICATION 50 4.65 TECHNOLOGICAL READINESS 75 2.99 MARKET SIZE 15 5.17 BUSINESS SOPHISTICATION 33 4.65 INNOVATION 41 3.56 Urutan Negara Score
  10. 10. 10 FW/sd/8/2008/sp 5. KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA Human Development Index, Indonesia menempati urutan terendah dibanding negara-negara Asia lainnya Sumber : UNDP, Human Development Report 2007/2008
  11. 11. 11 FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.1. HUBUNGAN – HUBUNGAN & DEFINISI DASAR PENGAMATAN DATA PENGETAHUAN adalah upaya mencari data hanya menggunakan panca indera saja adalah segala sesuatu yang dapat diterima oleh indera manusia adalah segala sesuatu yang apabila diaplikasikan disembarang tempat hasilnya selalu tidak konsisten FAKTA ILMU adalah data maupun segala sesuatu yang tidak dapat diterima oleh indera manusia, tetapi dapat diterima oleh akal atau logika adalah segala sesuatu yang apabila diaplikasikan disembarang tempat hasilnya selalu konsisten
  12. 12. 12 FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.2. HUBUNGAN TERBENTUKNYA ILMU PENGAMATAN DATA ANALISIS EVALUASI ALAT UKUR PANCA INDERA KAJIAN EXPERIMENTAL FAKTA KESIMPULAN ILMU
  13. 13. 13 FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.3. TUNTUTAN DASAR SDM SDM 1. PERILAKU 2. KECEKATAN 3. ILMU PENGETAHUAN <ul><li>Fixed/Harus Ada </li></ul><ul><li>Beretika, dispilin </li></ul><ul><li>Arah kedewasaan mental </li></ul><ul><li>Fixed/Harus Ada </li></ul><ul><li>Dinamis, daya gerak, motorik </li></ul><ul><li>Harmonisasi Daya Panca Indera </li></ul><ul><li>Variable/Menyesuaikan dengan kebutuhan </li></ul><ul><li>Menyangkut keahlian/kompetensi tertentu </li></ul>MODAL DASAR SDM <ul><li>Perilaku/Etika </li></ul><ul><li>Kecekatan </li></ul><ul><li>Bahasa & membaca </li></ul><ul><li>Berhitung </li></ul><ul><li>IT </li></ul>
  14. 14. 14 FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.4. PERENCANAAN SDM NASIONAL KEBUTUHAN PASAR SDM SUMBER DAYA MANUSIA SPESIALIS PROFESI PEMIMPIN TECHNICAL SPECIALIST OPERATOR & UNSKILLED INDONESIA FOKUS DIMANA GURU/DOSEN DOKTER PARAMEDIK LAWYER DIREKTUR GEN. MANAGER SR. MANAGER MANAGER IT ELECTRO/ELECTRONIC MEKANIK DLL OPERATOR BURUH PABRIK DLL ? ? ? ?
  15. 15. 15 FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.5. CONTOH PERAN KATALIS GURU KELAS MILIK MURID KELAS MILIK GURU GURU KATALIS <ul><li>KONDISI SEKARANG </li></ul><ul><li>PARA MURID DIKELAS </li></ul><ul><li>GURU/PENGAJAR DATANG KE KELAS </li></ul><ul><li>MURID/SISWA KURANG HORMAT </li></ul><ul><li>MURID >> GURU </li></ul><ul><li>KONDISI YANG AKAN DATANG </li></ul><ul><li>GURU DIAM DITEMPAT </li></ul><ul><li>PARA MURID DIBEKALI PETA </li></ul><ul><li>MURID/SISWA MENDATANGI GURU </li></ul><ul><li>GURU >> MURID </li></ul><ul><li>KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI </li></ul><ul><li>MEMBUAT GURU JADI FAVORIT DI KELAS </li></ul><ul><li>PEMBEKALAN BUDI PEKERTI </li></ul><ul><li>MURID MENGHARGAI GURU </li></ul><ul><li>MURID MENJADI “INFLUENCER POSITIF” </li></ul><ul><li>BAGI ORANG TUA DI RUMAH </li></ul>
  16. 16. 16 FW/sd/8/2008/sp 6. STRATEGI 6.6. PESANTREN TUJUAN POTENSIAL PROBLEM SARAN / STRATEGI <ul><li>BERIKAN PENGAKUAN YANG MEMADAI UNTUK ALUMNI </li></ul><ul><li>DARI PONDOK PESANTREN </li></ul><ul><li>KESETARAAN IJAZAH PONDOK PESANTREN DENGAN </li></ul><ul><li>SEKOLAH UMUM / KEJURUAN </li></ul><ul><li>MENGEMBANGKAN KURIKULUM PONDOK PESANTREN </li></ul><ul><li>AGAR LEBIH SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN TUNTUTAN </li></ul><ul><li>DUNIA USAHA TANPA HARUS KEHILANGAN IDENTITASNYA </li></ul><ul><li>ADANYA AKUMULASI SANTRI MENGANGGUR </li></ul><ul><li>TERJEPIT DIANTARA DEPARTEMEN AGAMA & DEPDIKBUD </li></ul><ul><li>ADANYA AMBIVALENSI YANG SULIT ANTARA </li></ul><ul><li>KEBANGGAAN SEBAGAI SANTRI DENGAN TUNTUTAN </li></ul><ul><li>PEKERJAAN </li></ul><ul><li>ARUS GLOBALISASI </li></ul><ul><li>HARAPAN YANG BERLEBIHAN KEPADA ANAK PONDOK </li></ul><ul><li>PESANTREN </li></ul><ul><li>KEAGAMAAN : TEMPAT MENANAMKAN NILAI – NILAI </li></ul><ul><li>AGAMA ISLAM </li></ul><ul><li>SOSIAL : SEBAGAI TEMPAT MENAMPUNG ANAK KURANG </li></ul><ul><li>MAMPU, NAKAL ATAU ORANG YANG TERBUANG </li></ul><ul><li>EKONOMI : DAPAT BEKERJA SETELAH TAMAT DARI PONDOK </li></ul><ul><li>PESANTREN ??? (KARENA RELATIF MORAL LEBIH BAIK) </li></ul>
  17. 17. 17 FW/sd/8/2008/sp 7. KESIMPULAN <ul><li>PERLU KEBIJAKAN PERENCANAAN SDM NASIONAL YANG SECARA ILMU </li></ul><ul><li>PENGETAHUAN SESUAI DENGAN TUNTUTAN PERIODE JANUARI ( 10 TAHUN KEDEPAN ) </li></ul><ul><li>DAN SECARA KUANTITATIF MEMENUHI JUMLAH TARGET NASIONAL. </li></ul><ul><li>TAHUN </li></ul><ul><li> 2009 2010 2011 </li></ul><ul><li>CONTOH : SPESIALIS PROFESI : DOKTER UMUM = …… ……. ….. </li></ul><ul><li> PEMIMPIN DOKTER AHLI MATA = ……. ……. ….. </li></ul><ul><li> TECHNICAL SPESIALIS DOKTER AHLI BEDAH = …….. …….. . …… </li></ul><ul><li> UPERATOR – UNSKILLED PARAMEDIK = …….. …….. …….. </li></ul><ul><li> LAWYER PERDATA = ……. ……. ……. </li></ul><ul><li> LAWYER PIDANA = ……. ……. ……. </li></ul><ul><li> GURU / DOSEN = ……. ……. ……. </li></ul><ul><li>PERLU SUATU KEBIJAKAN PERENCANAAN JANGKA PENDEK/MENENGAH/PANJANG </li></ul><ul><li>UNTUK SEGERA MENGADAKAN PERUBAHAN SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL </li></ul><ul><li>YANG MENEKANKAN KEPADA PERILAKU DAN KECEKATAN (DI TINGKAT SD) </li></ul><ul><li>3. DAN LAIN - LAIN </li></ul>
  18. 18. 18 TERIMA KASIH FW/sd/8/2008/sp

×