Your SlideShare is downloading. ×
0
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah yang Sehat dan Kompetitif

2,452

Published on

disampaikan pada lokakarya Asosiasi Pengusaha Indonesia di Hotel Aston Atrium Jakarta, 12 Desember 2003

disampaikan pada lokakarya Asosiasi Pengusaha Indonesia di Hotel Aston Atrium Jakarta, 12 Desember 2003

Published in: Business, News & Politics
0 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,452
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
5
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  1. MENDORONG PERTUMBUHAN USAHA KECIL DAN MENENGAH YANG SEHAT DAN KOMPETITIF OLEH : Franciscus Welirang PT. ISM Tbk. Bogasari Flour Mills Lokakarya Diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia Hotel Aston Atrium, Jakarta, 12 Desember 2003 1
  2. ALTERNATIF IMPLEMENTASI BISNIS PLAN PERBANKAN 2002 30,8 TRILYUN USAHA MENENGAH USAHA KECIL USAHA MIKRO ALOKASI Rp 13,8 T Rp 12,6 T Rp 4,4 T BADAN TIDAK BADAN TIDAK BADAN TIDAK BERBADAN BERBADAN BERBADAN STATUS HUKUM HUKUM HUKUM HUKUM HUKUM HUKUM PLAFON DANA Rp 2,5 M / UNIT Rp 300 Jt / UNIT Rp 50 Jt / UNIT ∑ UNIT USAHA 552 UNIT 45.300 UNIT 88.000 UNIT KRITERIA : KRITERIA : KRITERIA : - PADAT KARYA - EXPORT ORIENTED PRIORITAS - PERORANGAN - CLUSTER ORIENTED - PADAT KARYA - BUKAN USAHA BARU - EXPORT - BUKAN USAHA BARU - USAHA KELUARGA - BUKAN USAHA BARU - 30 % INVESTOR 70 % MODAL KERJA - CLUSTER / BERKELOMPOK - USAHA KELUARGA - 100 % MODAL KERJA - 20 % INVESTOR 80 % MODAL KERJA * SUBJECT : SEKTOR USAHA CONTOH : CONTOH : CONTOH : - PENGRAJIN MAKANAN / LOGAM / - PENJAJA MAKANAN & MINUMAN - GARMENT FURNITURE / KARET - AGEN KORAN / MAJALAH - FURNITURE - PERIKANAN : NELAYAN / TAMBAK - RETAIL PERDAGANGAN / OUTLET - COLD STORAGE - HORTIKULTURA / PERTANIAN PASCA - BENGKEL SEPEDA MOTOR / TV DLL. - PERBENGKELAN (SUPPORTING PANEN : INDUSTRI JASA INDUSTRY) - INDUSTRI RUMAH TANGGA : - RETAIL OUTLET SUPPORTING - JASA PARIWISATA - INDUSTRI JASA PERSONAL CARE : Salon, - SENTRA PASAR (Ps. MALAM / Ps. KULAK Apotik, Restoran, Rumah Sakit - PETERNAKAN : SAPI.AYAM/KAMBING/BEBEK 2
  3. ALTERNATIF IMPLEMENTASI BISNIS PLAN PERBANKAN 2002 30,8 TRILYUN USAHA MENENGAH USAHA KECIL USAHA MIKRO ALOKASI Rp 13,8 T Rp 12,6 T Rp 4,4 T BADAN TIDAK BADAN TIDAK BADAN TIDAK BERBADAN BERBADAN BERBADAN STATUS HUKUM HUKUM HUKUM HUKUM HUKUM HUKUM PLAFON DANA Rp 2,5 M / UNIT Rp 300 Jt / UNIT Rp 50 Jt / UNIT ∑ UNIT USAHA 552 UNIT 45.300 UNIT 88.000 UNIT KRITERIA : KRITERIA : KRITERIA : - WILAYAH : 365 KABUPATEN - WILAYAH : 365 KABUPATEN - WILAYAH : 365 KABUPATEN - BANK : 14 - BANK : 14 - BANK : 14 BERDASARKAN SPESIALISASI BERDASARKAN SPESIALISASI BERDASARKAN SPESIALISASI SEKTOR DAN WILAYAH SEKTOR DAN WILAYAH SEKTOR DAN WILAYAH CONTOH : AGEN KORAN → Rp 3,5 – Rp 5 Juta/hari Catatan : Rp 3,5 → Syarat – Punya a/c di bank • Legalitas Tidak Berbadan Hukum, khusus Kecil & Micro, - Transaksi harian disetor disarankan dengan Electronic Card Perbankan • Tidak melibatkan Usaha Besar guna menghindari KKN 18 % → Dana mengendap. Overnight • Orientasi kepada Persaingan Usaha yang sehat dan Banking Fund Income mekanisme pasar dan efektifitas bisnis 27 % 3
  4. 6 PROGRAM KERJA KABINET GOTONG ROYONG (2001 – 2004) 1. Mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia 2. Meneruskan proses reformasi dan demokratisasi dalam seluruh aspek kehidupan nasional melalui kerangka arah dan agenda yang lebih jelas. • Normalisasi kehidupan ekonomi dan memperkuat dasar bagi kehidupan UMKM perekonomian rakyat. • Melaksanakan penegakan hukum secara konsisten, mewujudkan rasa aman serta tenteram dalam kehidupan masyarakat, dan melanjutkan pemberantasan KKN. • Melaksanakan Politik luar negeri yang bebas dan aktif, memulihkan martabat bangsa dan negara, serta kepercayaan luar negeri termasuk lembaga-lembaga pemberi pinjaman dan kalangan investor terhadap pemerintah. • Mempersiapkan penyelenggaraan pemilihan Umum tahun 2004 yang aman, tertib, bebas, rahasia dan langsung. 4
  5. POSISI UKM DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL DARI SEGI UK UM UB KET 37.804.536 51.798 1.832 37.858.166 JUMLAH UNIT USAHA 99,86 % 0,14 % 0,01 % 100 % FIXED ASSET 25,6 23,76 50,6 NILAI TAMBAH 41,32 % 16,36 % 42,3 % % PDB NASIONAL KESEMPATAN KERJA 88,92 % 10,54 % 0,54 % Sumber : BPS 1999 PERAN UMKM SANGAT DOM INAN DALAM HAL TENAGA KERJA DAN NILAI TAMBAH PERTUMBUHAN EKONOMI NAS IONAL 2001 : 3,15 % • e kto r Fo rmal S :1 –2 % RATA-RATA NAS . : 3,15 % • e kto r Info rmal / UMKM : 6 – 7 % S PENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL DAN KATUP PENGAMAN PEREKONOMIAN NASIONAL 5
  6. POSISI UMKM DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL (JUMLAH UNIT USAHA & 9 SEKTOR USAHA) No SEKTOR UK UM UB JUMLAH 1. Pertanian, Peternakan, 23.174.579 1.741 66 23.176.386 Kehutanan dan Perikanan 2. Pertambangan dan Penggalian 155.988 546 55 156.589 3. Industri Pengolahan 2.451.266 9.760 645 2.461.671 4. Listrik, Gas dan Air Bersih 3.913 406 41 4.360 5. Bangunan 120.787 6.981 152 127.920 6. Perdagangan, Hotel dan Restoran 8.741.176 21.986 419 8.763.581 7. Pengangkutan dan Komunikasi 1.679.836 2.050 98 1.681.984 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa 18.437 4.063 199 22.699 Perusahaan 9. Jasa-jasa 1.458.554 4.265 157 1.462.976 JUMLAH 37.804.536 51.798 1.832 37.858.166 Sumber : BPS 1999 Sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan PerikananSektor Perdagangan, Hotel dan Restoran Sektor Industri Pengolahan dan Pengangkutan harus menjadi PRIORITAS PROGRAM UMKM 6
  7. MASALAH UMKM : ( Hasil Survey di 10 kota : MDN, PLB, BDG, JKT, JOG, SMG, SUB, DPS, URG, BJM260 UKM, TH 2000, OLEH THE ASIA FOUNDATION, SWISS CONTACT, CAPS ) •HASIL KESELURUHAN : • TERHADAP INFRASTRUKTUR : 49 % KELUHAN TENTANG BANK / AKSES PENDANAAN 46 % MEMBAYAR BIAYA KEAMANAN KEPADA 55 % KELUHAN TENTANG BIROKRASI PREMAN 52 % TERBEBANI PUNGUTAN KREDIT 46 % TEMPAT RAWAN ADALAH JALAN RAYA 33 % TERBEBANI PUNGUTAN IJIN • TERHADAP PASAR INPUT & OUTPUT : • TERHADAP BIROKRASI : 53 % RESPONDEN PERNAH KEHILANGAN PASAR / 55 % MEMBAYAR BIAYA PELICIN PERIJINAN KONTRAK AKIBAT KETIDAKLANCARAN BAHAN BAKU 44 % SULIT MENGETAHUI BIAYA PERIJINAN YANG • TERHADAP LAYANAN PENGEMBANGAN USAHA : SEBENARNYA 81 % BERSEDIA MEMBAYAR JIKA LAYANAN TERSEBUT 47 % MENYATAKAN PROSEDUR BERBELIT BERMANFAAT • TERHADAP LAYANAN BANK : • TERHADAP ORIENTASI PASAR : 62 % MENYATAKAN JAMINAN = MASALAH UTAMA UKM EXPORTIR CENDERUNG MERASA LINGKUNGAN TIDAK KONDUSIF. HAMBATAN 57 % MENYATAKAN SYARAT BANK SULIT DIPENUHI MUNCUL DARI BIROKRASI DAN PERBANKAN 55 % MENYATAKAN PROSEDUR BERBELIT KESIMPULAN 2. ADA MASALAH DI LINGKUNGAN EXTERNAL BISNIS UKM YAITU :Akses informasi Bisnis, Pendanaan, Pasar, Perijinan dan jaringan Usaha 3. ADA MASALAH DI LINGKUNGAN UMKM, YAITU : Keterbatasan informasi bisnis, pasar/pemasaran, permodalan, SDM, Teknologi, serta Motivasi 4. BAGI INVESTOR, kondusifitas iklim berusaha menjadi pertimbangan utama dalam berinvestasi. 5. Kunci Persaingan antar kabupaten di era otonomi daerah, salah satunya adalah kondusifitas lingkungan usaha. 6. Penegakan Hukum yang memble, birokrasi yang berbelit dan keamanan sangat membebani UMKM 7
  8. PROSPEK UMKM DAN REKOMENDASI • ADANYA ALOKASI DANA DARI BUSINESS-PLAN PERBANKAN 2002 Untuk UMKM sebesar +/- Rp 30,8 T yang diambil dari Dana Masyarakat (bunga pasar/komersial) yaitu :  USAHA MIKRO Rp 4,4 T  USAHA KECIL Rp 12,6 T Rp 30,8 T  USAHA MENENGAH Rp 13,8 T  PERLU SERVICE PROVIDER : UNTUK MEMBUAT FEASIBILITY STUDY DAN MEMBUAT MENJADI BANKABLE  PERLU PARADIGMA BARU : KREDIT UNTUK PERTUMBUHAN USAHA BUKAN UNTUK KEAMANAN KREDIT, SHG PASAR DAN KELAYAKAN USAHA LEBIH PENTING DARIPADA AGUNAN PERLU KEJELASAN ALOKASI KREDIT : Misal : Kredit modal Kerja = 30%, Kredit Investasi = 60%, Biaya Pemasaran = 10%  PERLU KRITERIA DAN PRIORITAS UMKM, Misal : eksport oriented, Labour intensive, UMKM unggulan, Program –program khusus ( cluster UMKM, Networking, RUTR, Perijinan)  PERLU PEMILIHAN DARI PRIORITAS 9 SEKTOR USAHA UMKM YANG DIDUKUNG OLEH PROSPEK PASAR YANG JELAS 8
  9. PROSPEK UMKM DAN REKOMENDASI ( LANJUTAN ) 2. PROGRAM OTDA YANG KONDUSIF TERHADAP UMKM. (SINERJI PERAN PEMDA TK II, PEBISNIS LOKAL DAN UMKM) 1. PEMDA TK I, II HARUS MEMPERBANYAK PASAR MALAM SEBAGAI LAHAN SUBUR BISNIS UMKM BERTUMBUH DAN MEMBERI PELUANG BERUSAHA (RUTR DAN PERIJINAN) MISALNYA DI SEMUA RUMAH SAKIT, PASAR, APOTIK, SEKOLAH, KAMPUS GEDUNG PERKANTORAN, KAKI LIMA, ALUN-ALUN DAN TEMPAT KERAMAIAN LAINNYA. 1. UMKM MAMPU MENEKAN SERBUAN EKONOMI ASING DAN MEMPERKUAT STRUKTUR EKONOMI NASIONAL, KARENA : • LINGKUP USAHANYA KECIL/LOKAL DAN SANGAT KENAL DENGAN PASAR/PELANGGAN • BERBAHAN BAKU LOKAL DAN MEMAKAI PERALATAN LOKAL SEHINGGA TIDAK TERKENA FLUKTUASI NILAI TUKAR RUPIAH • HAMBATAN MASUK KE BISNIS UMKM RENDAH, SEHINGGA UMKM LEBIH TAHAN DAN LEBIH MUDAH BERALIH USAHA • GLOBALISASI AKAN SELALU DISERTAI DENGAN PERTUMBUHAN “ANTIBODY” YAITU MENGENTALNYA ETNIC/KEDAERAHAN, MISAL : FASTFOOD ASING vs MAKANAN TRADISIONAL/ETNIC. 1. ADANYA PERUBAHAN LANDASAN PERTUMBUHANEKONOMI DARI YANG TADINYA DIDORONG OLEH SEKTOR KONSUMTIF MENJADI OLEH SEKTOR PRODUKTIF DAN BERORIENTASI EKSPORT SEHINGGA SANGATLAH MENGUNTUNGKAN KEBERADAAN UMKM 9
  10. CONTOH INTERAKSI PENGARUH PEMDA DAN OTDA DI BISNIS UMKM LINGKUNGAN BISNIS UMKM PEM DAN OTDA DA BERPENGARUH DI LINGKUNGAN LUAR 10
  11. LATAR BELAKANG DI SISI LAIN TELAH MENGAPA PEMBERDAYAAN MENAMBAH MASYARAKAT ITU PENTING ? KESENJANGAN SOSIAL DI DALAM TETAPI NEGARA DAN CAKRAWALA DALAM Pertumbuhan Ekonomi ANTARNEGARA PERUBAHAN EKONOMI GLOBAL S RE G PRO “… MARI BERTEKAD MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN BAGI RAKYAT MISKIN. MARI MEMILIH JALAN TERANG SUPAYA KITA SAMPAI PADA YANG PALING POKOK, SALING MEMBERI PELUANG : PASAR BEBAS YANG TERBUKA BAGI SEMUA DAN KEUNTUNGAN UNTUK SEMUA” Kofi Annan, Sekretaris Jenderal PBB Annan 11
  12. Model : PROGRAM PEMBERDAYAAN UKM BOGASARI FLOUR MILLS *) PELATIHAN INFORMASI & EDUKASI FINACING SUPORT 1. BOGASARI BAKING 1. PENERBITAN CENTRE WACANA MITRA 1. KREDIT INVESTASI 2. MANAJEMEN USAHA KECIL 2. PROGRAM TELEVISI 2. KREDIT MODAL KERJA 3. LOKAKARYA MASKUM SHOW MOTIVASI MARKETING SUPORT 1. LOMBA UKM 1. BRANDING ROTI, MIE, - PRODUK 2. STUDI BANDING MARTABAK, KUE - SERTIFIKAT HALAL 3. PLANT TOUR KERING, CAKWE, - HAK PATENT 4. PAMERAN PASTRY, DLL 2. KEMASAN 3. GEBER / LAYAR RELATIONSHIP PROMOSI UKM ++ 1. TRADE PROMO 2. PUBLIKASI 1. PROGRAM KUNJUNGAN OMSET - RADIO 2. ARISAN GEROBAK - KORAN PENJAJA - TV PANGKALAN *) Sumber : SME Dept Bogasari 12
  13. 13
  14. DASAR KEMITRAAN • BERSIFAT BISNIS, • SALING MEMBUTUHKAN, • SALING PERCAYA, • SUKARELA, Kemandirian • DISIPLIN, • SALING MENGUNTUNGKAN, • ACCOUNTABLE, • SALING MEMPERKUAT 14

×