Your SlideShare is downloading. ×
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Ketahanan Pangan Nasional
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Ketahanan Pangan Nasional

17,614

Published on

disampaikan pada tanggal 20 September 2008 di Seminar & Dialog Forum Masyarakat Tionghoa di Hotel Nikko Jl. MH Thamrin 59 Jakarta

disampaikan pada tanggal 20 September 2008 di Seminar & Dialog Forum Masyarakat Tionghoa di Hotel Nikko Jl. MH Thamrin 59 Jakarta

Published in: Technology, Business
0 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
17,614
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
10
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KETAHANAN PANGAN NASIONAL Oleh FRANSISCUS WELIRANG Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Seminar & Dialog FORUM MASYARAKAT TIONGHOA (FORMAT) Sabtu, 20 September 2008 Jam 09.00 – 12.00 wib Hotel Nikko Jakarta, Diamond 1, Lobby Level Jl. M.H Thamrin 59, Jakarta 10350 1 FW/sd/09/2008/sp
  • 2. FW/sd/09/2008/sp TAHUN 38 TAHUN KRISIS 1998 & ASIA 38 TH TUMBUH 90 JUTA MAYORITAS MASYARAKAT PENDAPATAN MENENGAH KE BAWAH 1. NUTRISI RENDAH 2. KESEHATAN RENTAN 3. PENDIDIKAN MUTU RENDAH 1. AIR BERSIH LANGKA 2. SAMPAH & POLUSI BERTAMBAH 3. KEBUTUHAN ENERGI BERTAMBAH 4. KEBUTUHAN PANGAN BERTAMBAH –   ± 120 JT USIA PRODUKTIF 20-55TH MUTU SDM ? * DAYA NALAR * PASIF/ MUDAH MARAH ( AMUK MASSA /TAWURAN ) TUMBUH 80 JUTA MAYORITAS MASYARAKAT PENDAPATAN MENENGAH KE BAWAH IDEM JIKA TAK DITANGGULANGI JUMLAH PENDUDUK ( AMBANG BATAS GARIS MISKIN 80 JT(20 JUTA MISKIN ABSULUT)) DAMPAK LANGSUNG DAMPAK TIDAK LANGSUNG KOPERASI (YUDIKATIF),INDUSTRI RUMAH TANGGA & PEDAGANG K5 ? 30 TAHUN 140 Juta Orang 230 Jt orang PERTUMBUHAN PENDUDUK INDONESIA KESIMPULAN     3 2 TAHUN 1970 TAHUN 1970 TAHUN 2000 TAHUN 2008 1. RESOURCES MAKIN TERBATAS PANGAN & ENERGI 2. JURANG MISKIN - KAYA MELEBAR HARTA, AKSES SUMBER DAYA,INFORMASI 3. EXPLOITASI MANUSIA & HUKUM KORUPSI & PENEGAKAN HUKUM 4. EXPLOITASI EKONOMI & SUMBER DAYA ALAM WTO 5 LEDAKAN PENCARI KERJA ENTREPRENEURSHIP ADVOKASI HUKUM BIDANG KOPERASI (YUDIKATIF),INDUSTRI RUMAH TANGGA & PEDAGANG K5 MASUK DLM UU PT TAHUN 2028 310 Juta Orang
  • 3. SEGMENTASI PENDUDUK INDONESIA FW/sd/09/2008/sp 3
  • 4. PASAR MASA DEPAN 3 FW/sd/09/2008/sp 4 PRIVATISASI AKUNTABILITAS DEMOKRASI TENAGA KERJA KOMUNIKASI MOBILITAS URBANISASI AIR PERTANIAN EKOSISTEM EFFISIENSI ENERGI KONSUMSI PENDIDIKAN KESEHATAN GIZI KEKAYAAN PENDUDUK P A S A R M A S A D E P A N PERUBAHAN PENDUDUK & PASAR MASA DEPAN KONSUMSI, EKOSISTEM, TENAGA KERJA KONSUMSI, DEMOKRASI, URBANISASI PERTANIAN, EKOSISTEM, KESEHATAN EMISI, AIR, MOBILITAS PERTANIAN, EKOSISTEM, KESEHATAN PENDUDUK, EEFISIENSI, MOBILITAS EMISI, EKOSISTEM, MOBILITAS, AKUNTABILITAS, URBANISASI, KESEHATAN ENERGI, AIR, KOMUNIKASI ENERGI, PENDUDUK, EMISI GIZI, KESEHATAN, KONSUMSI KESEHATAN, EEFISIENSI, PRIVATISASI KESEHATAN, AIR, PRIVATISASI ENERGI, KEKAYAAN, DEMOKRASI PENDIDIKAN, KEKAYAAN, MOBILITAS AKUNTABILITAS, DEMOKRASI, PENDIDIKAN AKUNTABILITAS, PENDIDIKAN, KOMUNIKASI KONSUMSI, EKOSISTEM, KEKAYAAN PERTANIAN, AIR, PENDIDIKAN Fokus : Melayani Masyarakat FAKTOR UTAMA SUB FAKTOR KETERKAITAN Fokus : Meningkatkan nilai tambah dgn sedikit akibat SUMBER DAYA ALAM HUBUNGAN PERAN & TANGGUNG JAWAB Fokus : Melindungi sumber daya Fokus : Menjalankan bisnis dalam dunia yang makin terhubung Fokus : Memperoleh izin operasi
  • 5. ALUR PERUBAHAN DAN PELUANG
    • STOK PANGAN DUNIA
    • MENURUN
    • HARGA NAIK
    • WAKTU TUNGGU EQ
    • BARU : 2008 / 2009
    • DAYA BELI MENURUN
    INDIKATOR P E L U A N G U S A H A A. USAHA PRA PERTANIAN a. PENGEMBANGAN BENIH PERTANIAN UNGGULAN TERMASUK GANDUM b. USAHA SAPRODI c. USAHA ALAT-ALAT PERTANIAN B. USAHA ESTATE PERTANIAN C. USAHA PASKA PERTANIAN a. PERALATAN PASKA PANEN b. USAHA PENGERINGAN DAN PENYIMPANAN c. USAHA PENYIMPANAN DENGAN CARA PENDINGINAN D. INDUSTRI TERTIER a. USAHA PENGALENGAN PRODUK PERTANIAN b. USAHA PENGEPAKAN DAN FROZEN FOOD c. USAHA-USAHA BUMBU DAN SUPLEMEN MAKANAN d. INDUSTRI-INDUSTRI MAKANAN INSTANT FW/sd/09/2008/sp 5 PERUBAHAN STRUKTUR PERMINTAAN PANGAN DAN ENERGI DUNIA MENUNGGU EQUILIBRIUM BARU
    • PANGAN
    • HARGA MAHAL
    • SULIT DIPEROLEH
    • ANEKA PENYAKIT
    RAKYAT : PANGAN
    • PEMERINTAH/
    • DPR/MPR
    • PERGURUAN
    • TINGGI
    • TOKOH MASY.
    • MEDIA
    ELITE : POLITIK 1.TUNTUTAN BIO ENERGI - USA (CORN) 2008/09 : 9 MLY GAL/TH - CHINA (STARCH) 2010 : 2 MLY TON/TH - JEPANG (PADI) BARU MULAI - EROPA & AUSTRALIA (GANDUM) BARU MULAI) 2. PERUBAHAN IKLIM - MUSIM KERING - BANJIR - PERGESERAN MUSIM 3. KEKHAWATIRAN STOK DUNIA HABIS - STOK PANGAN ↓ DARI 116 HARI (1999) MENJADI 57 HARI (2006) - KEGAGALAN PANEN - KENAIKAN HARGA PENYEBAB DAMPAK DI INDONESIA ? EQUILIBRIUM BARU (2008 / 2009) PERUBAHAN STRUKTUR PERMINTAAN PANGAN
  • 6. SPEKTRUM PANGAN PANGAN = BARANG YANG BISA MASUK KE MULUT PANGAN (PERTANIAN) FRESH P A S A R K O N S U M E N INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN / PERTANIAN SEMI PROCESS FINISHED PACKAGE BIJI - BIJIAN HORTIKULTURA UMBI - UMBIAN TANAMAN KERAS COKLAT KOPI TEH SAWIT TEBU TERNAK UNGGAS K 4 TAMBAK IKAN LAUT TAWAR PADI JAGUNG KEDELAI KEDELAI SAYUR MAYUR BUAH DIMANA POSISI ANDA ? FW/sd/09/2008/sp 6
  • 7. KETAHANAN PANGAN DAN RANTAI PERTANIAN FW/sd/09/2008/sp 7
    • PERTUMBUHAN PENDUDUK
    • Masalah Pangan :
    • Nutrisi Rendah
    • Kesehatan Rentan
    • Mutu Pendidikan Rendah
    • Tepung-tepungan vs Biji-bijian
    • Strategic requirement
    • Simpan Lebih Lama
    • Mudah di fortifikasi
    • Mudah Penanganan
    • Economic Value
    Konsumen PETANI INDUSTRI KONSUMEN Rangkaian Nilai Tambah Demand Requirement Information IPTEK Cost & Yield Desa khusus hanya untuk Benih / Bibit yang dapat dikembangkan Seleksi & Penanaman AGROPOLITIAN
    • PANGAN
    • Ketersediaan
    • Keamanan
    • Ketahanan
    • keberlanjutan
    Bibit/Benih Pertanian Pengolahan Lanjut Pasca Panen Pengolahan I Pengolahan Akhir Distribusi / Outlet IPTEK Pasca Penen
  • 8. FAKTOR-FAKTOR PANGAN
    • 1. BIBIT :
      • - TAHAN HAMA
      • - PRODUKTIFITAS
      • - SESUAI DENGAN ALAM /IKLIM
    • 2. LAHAN : 4. ALAT-ALAT PERTANIAN :
      • - LOKASI LAHAN - MESIN.MEKANIK
      • - IRIGASI/AIR - KAPAL NELAYAN
      • - INFRASTRUKTUR
    • 5. HUMAN RESOURCES :
    • 3. BAHAN-BAHAN KIMIA : PENGETAHUAN PETANI
      • - PUPUK 6. PASCA PANEN :
      • - PESTISIDA - GUDANG
      • - PAKAN TERNAK - REFEGERATION
    • - PENDUKUNG MATERIAL
    PEMULIAAN BIBIT / BREEDING FW/sd/09/2008/sp 8
  • 9. INDUSTRI PANGAN FW/sd/09/2008/sp 9 PRIMER SEKUNDER TERTIER BIBIT / BENIH BAHAN BAKU TANAM / BREEDING PANEN PASCA PANEN PENGOLAHAN PANGAN TRADISIONAL MODERN OLAHAN MIX BAHAN PANGAN TRADISIONAL MODERN KONSUMEN
  • 10. RUANG LINGKUP PANGAN
    • MENCAKUP SUB SISTEM YANG TERKAIT DAN SALING TERGANTUNG YAITU :
    • KETERSEDIAAN PANGAN
    • KEAMANAN PANGAN
    • KETAHANAN PANGAN
    • KEBERLANGSUNGAN PANGAN
    FW/sd/09/2008/sp 10
  • 11. DEFINISI PANGAN ADALAH SEGALA SESUATU YANG BERASAL DARI SUMBER HAYATI DAN AIR, BAIK YANG DIOLAH MAUPUN TIDAK DIOLAH, YANG DIPERUNTUKKAN SEBAGAI MAKANAN ATAU MINUMAN BAGI KONSUMSI MANUSIA, TERMASUK BAHAN TAMBAHAN PANGAN, BAHAN BAKU PANGAN, DAN BAHAN LAIN YANG DIGUNAKAN DALAM PROSES PENYIAPAN, PENGOLAHAN DAN ATAU PEMBUATAN MAKANAN ATAU MINUMAN. Undang-Undang Pangan No. 7 tahun 1996 ( Pasal 1 ayat 1 )
    • HAKIKAT PANGAN :
    • PANGAN MERUPAKAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA YANG PEMENUHANNYA MENJADI HAK ASASI MANUSIA.
    • PANGAN YANG AMAN , BERMUTU, BERGIZI, BERAGAM DAN TERSEDIA CUKUP MERUPAKAN PRASYARAT UTAMA BAGI KEPENTINGAN KESEHATAN, KEMAKMURAN DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT.
    • PANGAN SEBAGAI KOMODITAS HARUS TERSEDIA , DAN TERJANGKAU OLEH DAYA BELI MASYARAKAT
    • (Dasar Pertimbangan Undang-Undang Pangan No. 7 tahun 1996)
    PANGAN OLAHAN ADALAH MAKANAN ATAU MINUMAN HASIL PROSES DENGAN CARA ATAU METODE TERTENTU DENGAN ATAU TANPA BAHAN TAMBAHAN. Undang-Undang Pangan No. 7 tahun 1996 ( Pasal 1 ayat 2 ) SISTEM PANGAN ADALAH SEGALA SESUATU YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGATURAN, PEMBINAAN, DAN ATAU PENGAWASAAN TERHADAP KEGIATAN ATAU PROSES PRODUKSI PANGAN DAN PEREDARAN PANGAN SAMPAI DENGAN SIAP DIKONSUMSI MANUSIA. Undang-Undang Pangan No. 7 tahun 1996 ( Pasal 1 ayat 3 ) PRODUKSI PANGAN ADALAH KEGIATAN ATAU PROSES MENGHASILKAN, MENYIAPKAN, MENGOLAH, MEMBUAT, MENGAWETKAN, MENGEMAS KEMBALI, DAN ATAU MENGUBAH BENTUK PANGAN. Undang-Undang Pangan No. 7 tahun 1996 ( Pasal 1 ayat 5 ) KETAHANAN PANGAN ADALAH KONDISI TERPENUHINYA PANGAN BAGI RUMAH TANGGA YANG TERCERMIN DARI TERSEDIANYA PANGAN YANG CUKUP, BAIK JUMLAH MAUPUN MUTUNYA, AMAN, MERATA DAN TERJANGKAU . Undang-Undang Pangan No. 7 tahun 1996 ( Pasal 1 ayat 17 ) FW/sd/09/2008/sp 11
  • 12. KESEHATAN Drivers : Education, Regulatory Influence, Weight Loss Benefit, Aging Population MEGA TREN MAKAN DI DUNIA KENYAMANAN Drivers : Working Women, Change Eating Pattern, Change Purchasing KESENANGAN Drivers : lLifestyles, Work/Home, Urbanization FW/sd/09/2008/sp 12 KONSUMSI MAKANAN Penampilan makanan yang menarik, segar, dan beraroma; Produk etnik Ketersediaan produk makanan segar sepanjang hari; Mereduksi lama waktu memasak (“siap saji”) Organik (kebutuhan tubuh) Pengembangan sumber makanan dan lumbung pangan
  • 13. BAGAN AGRIBISNIS Source : Purnama, 2002 FW/sd/09/2008/sp 13 TERTIER SEKUNDER PRIMER BIOTEKNOLOGI BIBIT & PEMULIAAN AKTIVITAS ON FARM (KULTIVASI) WETLAND ESTATE, AQUA KULTUR, PUSAT PRODUKSI HEWAN INDUSTRI MAKANAN; BIOINDUSTRI (BIOENERGI) TEPUNG & PEMANIS / MINYAK & DAGING, SUSU, BUAH – BUAHAN, BIJI-BIJIAN PENGGILINGAN PADI, BUMBU/PERASA, LEMAK, SAYURAN CHANEL DISTRIBUSI MAKANAN K O N S U M E N
  • 14. PENGELUARAN RATA-RATA BULANAN DI INDONESIA FOOD EXPENDITURE/KAPITA/BULAN PERKIRAAN TUMBUH DARI RP. 239.268 [Y2005] MENJADI RP. 248.270 [Y2006] MENJADI RP. 287.993 [Y2007] Source : BPS FW/sd/09/2008/sp 14 53.01 248.270 51.37 239.268 TOTAL OF FOOD 5.97 27.960 6.18 28.784 TOBACCO AND BETEL 0 0 0 0 ALCHOHOLIC BEVERAGES 10.29 48.192 11.44 53.284 PREPARE FOOD 1.27 5.947 1.34 6.241 MISCELLANEOUS 1.37 4.682 1.33 6.194 SPICES 2.5 11.709 2.23 10.387 BEVERAGE STUFFS 1.97 9.226 1.93 8.989 OIL AND FATS 2.1 9.835 2.16 10.061 FRUITS 1.63 7.634 1.7 7.918 LEGUMES 4.42 20.701 4..05 18.863 VEGETABLES 2.96 13.863 3.12 14.532 EGGS & MILK 1.85 8.664 2.44 1.908 MEAT 4.72 22.105 4.66 21.705 FISH 0.59 2.763 0.58 2.701 TUBERS 11.37 53.250 8.54 39.777 CEREALS % Rp. % Rp. 2006 2005 COMMODITY GROUP FOOD 46.99 220.075 48.63 226.505 TOTAL OF NON FOOD 1.06 4.964 1.11 5.170 PARTIES & CEREMONY 0.97 4.551 1.22 5.682 TAXES AND INSURANCE 2.98 13.957 4.52 21.052 DURABLE GOODS 4.42 20.701 3.82 17.792 CLOTHING, FOOTWEAR & HEADGEAR 14.99 70.203 15.42 71.822 GOODS & SERVICES 22.56 105.659 22.53 104.987 HOUSING & HOUSEHOLD FACILITY % Rp. % Rp. 2006 2005 COMMODITY GROUP FOOD
  • 15. KINERJA PADI, JAGUNG, KEDELAI 2006 - 2008 Sumber : BPS, sampai ARAM 1, Maret 2008 FW/sd/09/2008/sp 15 KEDELAI 16.63 535,135 -20.96 458,850 580,534 Luas Panen (ha) 1.17 1.31 0.25 1.29 1.29 Produktivitas (ton/ha) 17.99 698,939 -20.76 592,381 747,611 Produksi (ton biji kering) 4.49 13,883,194 14.44 13,286,173 11,609,463 Produksi (ton pipil kering) 0.61 3.68 5.51 3.66 3.47 Produktivitas (ton/ha) 3.86 3,769,291 8.47 3,629,052 3,345,805 Luas Panen (ha) JAGUNG 2.13 58,268,296 4.77 57,051,679 54,454,937 Produksi (ton GKG) 0.68 4.74 1.84 4.71 4.62 Produktivitas (ton/ha) 1.44 12,299,391 2.87 12,124,827 11,786,430 Luas Panen (ha) PADI % KUANTITAS % KUANTITAS 2008 2007 2006 KOMODITAS
  • 16. KINERJA KACANG, UBIKAYU, UBIJALAR 2006 - 2008 Sumber : BPS, sampai ARAM 1, Maret 2008 FW/sd/09/2008/sp 16 KEDELAI -1.01 174,285 -0.25 176,066 176,507 Luas Panen (ha) 0.88 10.75 1.40 10.65 10.51 Produktivitas (ton/ha) -0.14 1,872,689 1.14 1,875,416 1,854,238 Produksi (ton umbi basah) 2.58 20,313,082 -0.92 19,802,508 19,986,640 Produksi (ton umbi basah) -0.26 16.45 1.29 16.49 16.28 Produktivitas (ton/ha) 2.85 1,234,822 -2.19 1,200,612 1,227,459 Luas Panen (ha) Ubi kayu -1.99 772,823 -5.91 788,532 838,096 Produksi (ton biji kering) 0.83 1.20 0.75 1.19 1.19 Produktivitas (ton/ha) -2.80 641,543 -6.62 659,993 706,753 Luas Panen (ha) Kacang tanah % KUANTITAS % KUANTITAS 2008 2007 2006 KOMODITAS
  • 17. PERKEMBANGAN RUMAH TANGGA PETANI Sumber : Hasil Sensus Pertanian 1993 dan 2003 FW/sd/09/2008/sp 17 100,00 53,29 73,42 PANGSA -1,05 1,79 2,17 0,40 PERKEMBANGAN (% PER TAHUN) 0,72 24.868.675 13.253.310 18.258.858 JUMLAH(HA) 2003 84,24 17.548.000 RUMAH TANGGA PETANI PADI DAN PALAWIJA 51,34 10.696.111 RUMAH TANGGA PETANI GUREM (< 0,5 HA) 100,00 20.832.000 TOTAL RUMAH TANGGA PETANI INDONESIA 0.80 LUAS TANAH DIKUASAI RUMAH TANGGA PETANI PANGSA JUMLAH(HA) 1993 KOMODITAS
  • 18. REKONSTRUKSI : PETANI GUREM & BURUH TANI Sumber : Susenas, 2004 FW/sd/09/2008/sp 18 23.19 34.52 24.75 37.04 41.69 37.81 6.28 19.01 7.56 PETANI PADI (%) 56.97 32.20 53.55 32.58 18.12 30.18 86.74 62.67 84.31 NON-PETANI (%) 19.85 33.28 21.70 30.20 40.20 32.01 6.98 18.33 8.12 NON-PADI (%) 46.694.960 7.475.265 54.170.225 25.672.447 5.112.175 30.784.622 21.022.513 2.363.090 23.385.603 TOTAL RUMAH TANGGA 100 TOTAL 100 - Miskin 100 - Tidak Miskin 100 - Tidak Miskin 100 - Miskin 100 PEDESAAN 100 - Tidak Miskin 100 - Miskin 100 PERKOTAAN TOTAL (%) KOMODITAS
  • 19. PENUTUP
    • KETAHANAN PANGAN SANGATLAH PENTING BAGI NEGARA
    • KITA KARENA MERUPAKAN FAKTOR PENTING DALAM
    • KETAHANAN NASIONAL
    • MASALAH KETAHANAN PANGAN TERUTAMA TERLETAK
    • DI BIDANG PERTANIAN KHUSUSNYA YANG MENYANGKUT
    • TEKNOLOGI PENGOLAHAN PASCA PANEN (PENGERINGAN,
    • PENDINGINAN, RATE OF ENERGY DAN LAHAN)
    • PENGETAHUAN AKAN SUMBER KARBOHIDRAT DAN SUMBER
    • PROTEIN AMAT PENTING DIKETAHUI MASYARAKAT, GUNA
    • MEMBUAT PILIHAN – PILIHAN PANGAN.
    • 4. DIVERSIFIKASI PANGAN AMATLAH PENTING
    • PERUBAHAN IKLIM DAN TREND BIO-ENERGY MERUPAKAN
    • ANCAMAN SERIUS BAGI KETAHANAN PANGAN
    • KESADARAN SETIAP INDIVIDU MASYARAKAT UNTUK IKUT
    • BERPERAN DALAM KETAHANAN DAN KEMANDIRIAN PANGAN
    • SANGATLAH PENTING
    FW/sd/09/2008/sp 19
  • 20. TERIMA KASIH 20 FW/sd/09/2008/sp

×