• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Pola pikir  pns prajab iii
 

Pola pikir pns prajab iii

on

  • 891 views

Pola pikir adalah cara pandang secara mental terhadap sesuatu yang tertangkap oleh indera dan membentuk sikap serta terungkap dalam perilaku yang akan menghasilkan "nasib".

Pola pikir adalah cara pandang secara mental terhadap sesuatu yang tertangkap oleh indera dan membentuk sikap serta terungkap dalam perilaku yang akan menghasilkan "nasib".

Statistics

Views

Total Views
891
Views on SlideShare
886
Embed Views
5

Actions

Likes
0
Downloads
39
Comments
0

3 Embeds 5

http://frans-wi.blogspot.com 2
http://www.slashdocs.com 2
http://www.docshut.com 1

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Pola pikir  pns prajab iii Pola pikir pns prajab iii Presentation Transcript

    • FX. SUDIRMAN, MPd. WIDYAISWARA UTAMA frans_wi@yahoo.co.id www.frans-wi.blogspot.comBAHAN AJAR UNTUK DIKLAT PRAJAB BADAN DIKLAT PROP JATIM
    • • Mampu menjelaskan konsepsi dasar Pola Pikir • Mampu menjelaskan beberapa jenis pila pikir dalamA dunia profesi • Mampu menjelaskan pola pikir PNS • Mampu mempraktekkan teknik-teknik perubahan polaB pikir • Mampu merancang perubahan pola pikir • Mampu menganalisis dan mengatasi permasalahanC dalam mengubah pola pikir
    • POKOK BAHASAN 5. Aplikasi 1. Konsepsi perubahan Pola 3. Pola Pikir Dasar Pola Pikir PNS Pikir. 6. Analisis dan 4. Teknik-teknik 2. Jenis-jenis permasalahan mengubah PolaPola Pikir dalam dalam Pikir dunia profesi mengubah Pola Pikir
    • APA PENDAPAT ANDA ?MENGAPA DEMIKIAN ? APA SOLUSINYA ?
    • “TUHAN, BERI SAYA KETENANGAN UNTUKMENERIMA HAL-HAL YANG TIDAK DAPAT SAYA UBAH, KEBERANIAN UNTUK MERUBAH HAL-HAL YANG DAPAT SAYA UBAH, DAN KEARIFAN UNTUK MENGATAHUI PERBEDAANNYA.” AMIN.
    • POLA PIKIRCara pandang secara mental yangmenghasilkan sikap (rasa suka & tidak suka ) dan terungkap dalam perilaku serta menghasilkan nasib. filosofis
    • PERILAKU SIKAPKARAKTERKONSEP DIRIPOLA PIKIR Belief NILAI PRINSIP
    •  Prinsip: Azas, Hukum Alam, Wilayah, realitas obyektif, mutlak, universal, abadi. Nilai: Peta, tujuan, sesuatu yg dihargai Belief: keyakinan, sesuatu yg benar, Pola Pikir: cara pandang (persepsi) , paradigma Konsep Diri: Aku menurut Aku Karakter: Aku sebagaimana Aku, Aku sebagaimana yg Engkau lihat Sikap: Aku dlm menanggapi Engkau Prilaku: Aku in action
    •  Prinsip: Pelayan. Nilai: PNS profesional Keyakinan: PNS yg ahli di bidangnya, Pola Pikir: Pelanggan punya hak menuntut. Konsep Diri: Aku yakin akan kemampuanku. Karakter: bersemangat, tekun, ulet, gembira, luwes. Sikap: menghargai, mengasihi, Prilaku: Memberikan..., Mengerjakan..., Mewujudkan...
    • DIRI IDEAL CITRA KONSEP DIRI IMPRINT INTERNAL DIRI HARGA DIRI POLA PIKIRI, Pol, Ek, So MANUSIA s, Bud LINGK EKSTERNALGeografi, Demografi, Ke ALAM kayaan
    • BELIEF / SET OF BELIEFS ATTITUDE BEHAVIOR “ NASIB “
    • Your Self conceptPositive Self Negative ConceptMini self Mini self Mini selfConsep Consep Consep Un-Limiting or Limiting Your self beliefs
    • WHO’AM I?I am not who I thing I am.I am not who you thing I am.I am who I thing you thing I am
    •  Keyakinan tentang diri sendiri Berkembang sejak dia lahir. Terdiri dari tiga bagian: 1. self-ideal, sosok yang paling anda inginkan. 2. self-image, bagaimana anda melihat dan pendapat anda tentang diri anda. 3. self-esteem, bagaimana anda merasa, berpikir dan bertingkah laku.(Seberapa besar anda menyukai diri anda)
    •  Self-ideal merupakan unsur pertama kepribadian (self-concept) Self-ideal menentukan sosok seperti apa yang anda inginkan. Self-ideal berisi semua harapan, impian, visi dan idaman. Self-ideal terbentuk dari kebaikan, nilai- nilai, dan sifat yang paling anda kagumi dari diri anda maupun orang lain. Anda ingin menjadi orang seperti apa ?
    •  Self-esteem merupakan unsur ketiga celf-consept.  Apa pendapat anda tentang diri anda.  Self-esteem adalah sumber energi yang menentukan tingkat kepercayaan dan antusisme anda.  Seberapa besar anda menyukai diri anda sendiri.  Self-esteem adalah inti reaktor kepribadian.  Tingkat self-esteem akan menentukan kualitas hubungan sosial anda dengan orang lain.Dalam bentuk apa anda mencintai diri anda ?
    •  Unsur kedua self-concept adalah self-image.  Bagaimana anda melihat diri anda.(inner mirror)  Self-image anda akan mempengaruhi berbagai emosi, sikap, dan bahkan bagaimana orang lain berinteraksi dengan anda.  Self-image akan mendasari sikap dan perilaku anda.Orang seperti apa anda menurut anda, saat ini ?
    • MENGENAL DIRI SENDIRI Latar Belakang• Tidak semua orang mengenal dirinya sendiri.• Setiap orang punya potensi (kelebihan dan kelemahan).• Tidak ada orang yang tidak ingin sukses dalam hidupnya.• Setiap orang punya kebebasan untuk menentukan “nasibnya” sendiri.
    • Ada dua hal yang membuat orangtidak dapat optimal dalam hidupnya:1. Orang tidak benar-benar mengenal dirinya sendiri. (Apa kekuatan dan kelemahannya)2. Orang tidak benar-benar tahu tujuan hidupnya. (Covey-1997)
    • Teknik Mengenal Diri SendiriApa hambatan mengenal diri sendiri ? Introspects Feedback Psikotest
    • • Seringkali hal yang menghambat kita dalam mengenali potensi dan kemampuan kita adalah sikap kita terhadap diri sendiri.• Kita mudah melihat kelebihan orang lain, namun keberatan untuk melihat kelebihan dalam diri kita (Mengapa?)• Kita senang memuji keberhasilan orang lain, namun sulit untuk mengakui keberhasilan sendiri. (Mengapa?)• Bagaimana kita memandang diri sendiri adalah masalah PILIHAN, bukan keadaan.
    •  Mengenal diri sendiri dimulai dengan mengenal nilai-nilai. Nilai adalah landasan dari karakter dan keyakinan kita. Hanya anda sendiri yang dapat menentukan nilai anda. Nilai berubah berdasarkan waktu
    • 1. Value adalah filter yang beroperasi dibawah sadar dan menentukan fokus kita dan bagaimana kita memanfaatkan waktu.2. Kita menggunakan value untuk mengevaluasi tindakan.3. Value adalah sumber motivasi4. Value tersusun dalam suatu hierarki5. Value dapat menimbulkan konflik diri6. Value dapat berubah.7. Belief mengikuti value yang kita pegang8. Setiap area kehidupan memiliki value sendiri
    • Pilih mana yang paling pentingdalam hidup anda sebagai PNS saat ini ? UANG Keluarga KERJA Barang Pasangan PRINSIP. milik NILAI & Prestis KEYAKINAN Kesena ngan Spiritual Teman Musuh
    •  Belief adalah sesuatu yang kita yakini sebagai hal yang benar menurut pemikiran kita. Rule adalah belief dalam bentuk seperangkat aturan yang menentukan apakah kita merasa telah mencapai value apa belum. Value adalah apa yang kita yakini atau percayai sebagai sesuatu yang berharga, benilai, penting. Value adalah kondisi emosi yang kita percaya sebagai emosi yang penting untuk kita capai atau hindari. Value (core belief) terbentuk dari belief yang berasal dari pemaknaan pengalaman hidup.
    • VALUEBELIEFRULE
    • Mahatma Gandi said:“Your beliefs become your thoughts,Your thoughts become your words, Your words become your actions, Your actions become your habits, Your habits become your values, Your values become your destiny.”
    • Mengubah Pola Pikir ?
    • MENGAPA ORANG INGIN BERUBAH1. Bosan dengan keadaan2. Semangat menghadapi kesempatan baru3. Mencintai perbahan itu sendiri4. Perubahan kondisi5. Kejadian tak terduga
    • Teori kebutuhan Allport,dlm Fies,2002• Kebutuhan untuk beradaptasi• Kebutuhan untuk menjadi diri sendiri People are driven both by the need to adjust and by the tendency to grow or to become more and more self actualized. Adjustment needs and growth needs exists side by side within the same person. ANDA BISA SEBUTKAN TEORI SIAPA LAGI ?
    • Merubah Diri >< Merubah Orang lain• Pembentukan diri: Internal Eksternal• Diri manusia: Core personality sulit diubah, (trait, bawaan,operant trait) Slote (respondent trait – mudah diubah, pengaruh luar)
    • Semua orang ingin menjadi lebihbaik, mengapa tidak semua orang berhasil? Karena program perubahan diri yangdirancang kurang mengakar pada sumber arus (motive dan tujuan)
    • Dengan demikian maka untuk merubah diri kita ,yang harus kita rubah adalah beliefs kita.Tapi ingat beliefs tidak mudah diubah, beliefs layaknyaraja yang berusaha mempertahankan tahtanya.
    • “Terdapat sebuah hukum dalam ilmu psikologi yang mengatakan bahwa jika anda membuatsebuah bayangan dalam benak anda tentang ingin jadi apa anda kelak, dan anda mempertahankan bayangan tersebut di dalam benak anda cukup lama, dengan segera anda akan menjadi orang yang seperti ada dalam bayangan anda itu.” (William James)
    • YOUR THINK YOUR YOUR LIFE BELIEF YOUR YOURPERFORMANCE EXPECTATIONBUT IF YOU DON’T … YOU WILL DIE
    • Tabula rasaKesan pertama terus terpatri Kita terlahir tanpa rasa takut
    • PERTAMA100 % BERDAULAT ATAS DIRI SENDIRI
    • KEDUA Mendobrak Mitos1. Takut gagal/salah.“Saya kurang pintar” Bicaralah dengan diri sendiri secara positif. (“Saya cukup baik, saya bisa sempurna”) Jangan katakan pada diri sendiri yang anda tidak harapkan.2. Takut kritik/penolakan. Tidak benar-benar merasa berhak sukses. Yang benar “anda berhak menikmati hasil kerja” “Barang siapa tidak mau bekerja, janganlah ia makan” (2 Tes, 3:7-12)
    • Takut Takut kritik /kegagalan / penolakan kesalahan Hasil Hasil nya nya Merasa Merasa Mengatasinya tidak tidak PD mampu Lipatgandakan Rasa dicintai kegagalan Tanpa pamrih Self concept
    • KETIGA Self talk Self talk adalah dialog internal dalam diri kita sendiri. Setiap hari kita 55.000 – 65.000 kali berbicara dengan diri sendiri. Self talk merupakan jembatan antara dunia dalam diri dengan dunia luar. Self talk adalah tindakan menginteprestasikan atau memaknai apa yang kita alami, mencerminkan rule kita.
    • “ya kan, aku sudah tahu Saya tidak bisa berbicaraaku akan lupa di depan orang banyakharus mengatakan Self-talk sayaapa.Aku tdk bisa … Apa yang saya katakan pada diri sendiri tentang kinerja saya Lingkaran tak berujung Citra diri saya Kinerja saya self-talk Yang menentukan Semua masalah penting yang kita hadapi tak bisa dipecahkan dengan tingkat pemikiran yang sama dengan yang menciptakannya. (Albert Einstein)
    • POLA PIKIR [ INTERNAL ] BLOK EGO BLOK EMOSI BLOK PERSEPSI BLOK INTELEKTUALHILANGKAN BLOK YANG MENGHALANGI ANDA [ EKSTERNAL ] BLOK KULTUR / LINGKUNGAN
    •  Selalu menyalahkan orang lain (melihat diri sebagai sempurna); Tidak dapat menghadapi kelemahan sendiri, membangun kepercayaan diri dengan merendahkan orang lain; Mengabaikan tanggung jawab untuk memperbaiki dirinya; Memaksa orang lain mengikuti keinginannya; Selalu berorientasi kepada ‘apa yang saya peroleh’. Semuanya tampak suram saat hal yang diinginkan tidak tercapai.
    • 1. Takut membuat kesalahan2. Tidak bisa membedakan antara realita dan fantasi3. Tidak dapat hidup sekarang. perasaan bersalah, amarah, sedih, dan kuatir yang berlebihan, tidak mampu keluar memandang secara obyektif dan belajar dari pengalaman. Terhambat dalam pertumbuhan emosi.4. Tidak menyadari bahwa kita selalu punya pilihan dalam menentukan reaksi atas suatu peristiwa5. Emosi yang tidak terkendali6. Kurangnya kebesaran hati, empati dan penghargaan kepada diri sendiri
    • 1. Adanya Human Memory System, Membuat kita mengharapkan/ mengartikan sesuatu seperti yang ada dalam memori kita dalam kita memberi arti kepada suatu peristiwa;2. Kurang teliti akan informasi karena asumsi yang tidak akurat;3. Terjebak dalam suatu masalah, sehingga sulit untuk melihatnya secara lebih sederhana dan obyektif;4. Tidak dapat melihat masalah dari berbagai sisi;5. Prasangka yang menghambat, dipengaruhi latar belakang, pengalaman, dan sebagainya.
    • Melakukan sesuatu karena kebiasaan, bukan karena tepat dan berguna. (‘jatuh cinta’ dengan metode tertentu dan selalu menggunakannya walaupun kurang tepat);Benar atau salah, tetap harus begini (kelumpuhan intelektual);Terjebak dalam logika sendiri dan memandang segala hal menurut logika pribadinya;Terlalu bergantung pada ‘analisis rasional’, sehingga mengabaikan intuisi dan imajinasi (otak kanan / kiri)
    • [ FAKTOR LINGKUNGAN, TEMAN, ANAK BUAH, IKLIM KERJA ] 1. Kurang kerjasama dan kurang percaya pada kerjasama; 2. Bos yang autokrasi, yang hanya menghargai pendapatnya sendiri. Tidak memberi kesempatan pada yang lain; 3. Kesulitan dalam menerima perbedaan; 4. Kurang menerima dan memberikan penghargaan; 5. Bergantung kepada orang lain untuk memecahkan masalahnya. Selalu menyalahkan lingkungan, memandang diri sebagai ‘korban’. SIKAP YANG NEGATIF RUBAH JADI SIKAP POSITIF
    • Melayani Dilayani Abdi Negara dan Abdi Masyarakat Dasar Keimanan Dan Ketaqwaan Kecerdasan Spiritual [SQ] Apabila Kerja diniati Sebagai ibadah Kerja akan dilakukan dengan Ikhlas Maka kerja akan dilakukan tanpa pamrih Kecuali ingin memperoleh pahala dariTUHAN (Kenikmatan Dunia Dan Akhirat)
    • Renungkan secara pribadi nilai apa yang anda anggap sebagai tujuan hidup yang ingin anda capai di kemudian hari, pada saat ini, dengan melihat daftar berikut ini atau dari anda sendiri.Lakukan latihan ini secara jujur. Tidak ada pilihan yang salah karena setiap orang berbeda.
    • Legenda : 3. Netral5. Tidak penting sama sekali 2. Penting4. Tidak begitu penting 1 Sangat penting
    •  Rangking:1. Sangat penting2. Penting3. Netral4. Tidak begitu penting
    • NILAI UTAMA ANDA PERILAKU ANDA1. 1. … 2. …2. 1. … 2. …3. 1. … 2. …4. 1. … 2. …
    • Perilaku Positif Perilaku Negatif1. 1.2. 2.3. 3.4. 4.5. 5.
    • Kesan yang Positif Kesan yang Negatif1. 1.2. 2.3. 3.4. 4.5. 5.
    • Perilaku yang akan dirubah Perubahan Perilaku Dirubah menjadi1. 1.2. 2.3. 3.4. 4.5. 5.
    • MacMillan, Scott, The Big Game, PT Bhuana Ilmu Populer, Jakarta, 2003Jackman Ann, How to get thing done?, Esensi, Jakarta,2003Covey Staphen, R, The 7 habits of highly effective people, BinarupaAksara, Jakarta, 1997, edisi revisi.Stine Marie Jean, Double your brain power, PT Gramedia PustakaUtama, Jakrta 2006.Echols M. John, Kamus Inggris Indonesia, PT Gramedia Jakarta, 1995Senge M.Peter, Buku Pegangan disiplin Kelima, Interaksara, Jakarta 2002.Gould Bill, Transformational Thinking, PT Gramedia PustakaUtama, Jakarta, 2006.Tracy Brian, Change your Thinking change your Life, Kaifa Bandung 2007Bono de Edward, Revolusi berpikir, Kaifa, Bandung, 2007
    • Canfield Jack, The Success Principles, PT Gramedia Pustaka UtamaJakarta, 2005Dryden Gordon & Jeannette Vos, Revolusi Belajar,Kaifa, Bandung, 2002.Ekelen Glen Van, Rahasia sederhana untuk Meraih Kebahagiaandi Tempat Kerja, Interaksara,Batam, 2002.Michalko Michael, Thinker toys, Kaifa, 2004.Cloud . Henry , Integritas, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2006The Grolier International Dictionary, GrolierIncorporated, Danbury, ConnecticutScott Gini Graham, Mind Power, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta1007Goleman Daniel, Kecerdasan Emosi untuk mencapai Puncak Sukses, PT GramediaPustaka Utama Jakrta 2001.Cooper Robert K, Executive EQ Kecerdasan Emosional dalam
    • Lacey Honda, How to resove conflict in the work place, PT Gramedia PustakaUtama, Jakarta 2003.Patton Patricia, EQ Kecerdasan Emosi pengembangan sukses lebih bermakna, PTMitra Medika Publisher, Jakarta 2002.Chapman Elwood N, Sikap, Kekayaan anda yang paling berharga, BinarupaAksara, PO. Box 238, Batam, 2003West Michael, Efective Team Work, Kanisius Yogyakarta, 1998Allen Jean Alexander, Strategi Membangun Tim Tangguh, Prestasi PustakaPublisher, Jakarta 2004.Lencioni Patrick, Membentuk Tim Kerja yang Kuat dalam perusahaan, DharmaPrize, Semarang 2006.