Diklat pim 4 pengenalan & pengukuran potensi diri (baru)

18,838 views
18,539 views

Published on

Bahan ajar Pengenalan dan pengukuran Potensi Diri bagi Diklat aparatur. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Published in: Education
4 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
18,838
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
796
Comments
4
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • PENGEMBANGAN POTENSI DIRI PIM III FX. SUDIRMAN
  • Diklat pim 4 pengenalan & pengukuran potensi diri (baru)

    1. 1. DIKLAT PIM IV PEMAHAMAN DIRI SENDIRI MERUPAKAN KUNCI AWAL UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI ANDA DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 1
    2. 2. MENGEMBANGKAN KAPASITAS KEPEMIMPINAN APARATUR DALAM RANGKA PENINGKATAN KINERJA MANAJEMEN PUBLIK PEMERINTAH DAERAH MAKNA TEMA : 1. Kapasitas kepemimpinan aparatur yang harus dikembangkan diarahkan pada : a. Kepemimpinan aparatur yang berintegritas tinggi dengan menjujung tinggi nilai- nilai dan etika. Kepemimpinan aparatur serta berorientasi pada pengembangan sikap dan prilaku. Sebagai pelayan publik yang bertanggungjawab. b. Kepemimpinan aparatur yang berbasis kompetensi, baik kompetensi stratetegis, kompetensi manajerial, kompetensi teknis, kompetensi sosial maupun kompetensi etnik 2. Kinerja Manajemen Publik PEMDA …… dst. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 2
    3. 3. COMPETENCY PYRAMIDE Behavior Skills Knowledge Attitude Personal Characteristics HARD COMPETENCY SOFT COMPETENCY DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 3
    4. 4. COMPETENCIES E G L ED SK W ILL K NO FAKTOR BAWAAN MOTIVES/ ATTITUDE/ TEMPERAMENT PERSONAL CHARACTERISTICS Kompetensi bukan skill Kompetensi bukan knowledge Kompetensi bukan motive/sikap/temperamen Kompetensi merupakan gabungan bagian terbaik dari KSA dan faktor faktor bawaan lain yg memungkinkan seseorang mengerjakan sesuatu DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN dengan berhasil baik.03/21/13 PENGUKURAN POTENSI DIRI ROEBIJANTO 4
    5. 5. KOMPETENSI Kompetensi dapat disamakan dgn kemampuan Kompetensi adalah perwujudan dari kemampuan seseorang melaksanakan suatu tugas/pekerjaan ttt. Kompetensi diperoleh melalui belajar, berlatih, pengalaman maupun kemampuan alamiah  Kompetensi adl KSA yg dpt diamati dan diukur  Menunjukkan kemampuan seseorang melaksanakan pekerjaan dibanding dengan orang lain. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 5
    6. 6. RELEVANSI Banyak orang belum mengembangkan potensi yg ada pada dirinya karena tidak mengetahui/mengenal :  Potensi yang ada pada dirinya  Hambatan yg perlu dihadapi untuk mengembangkan dirinya DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI Potensi03/21/13 ROEBIJANTO 6
    7. 7. Deskripsi Singkat1. Siapapun diri kita pasti punya potensi.2. Tidak semua orang dapat mengenali potensinya untuk itu perlu lebih dahulu dikenali dan dikembangkan agar mampu menjalankan perannya lebih baik.3. Kita semua adalah pemimpin yang diharapkan mampu mengerakkan roda dirinya sendiri agar menjadi pemimpin yang handal.4. Pengembangan potensi diri diarahkan kepada penguasaan diri / personal mastery agar : dapat mendorong dan meningkatkan pertumbuhan pribadi dan kemauan untuk belajar. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 7
    8. 8. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM; SETELAH MENGIKUTI PEMBELAJARAN INI PESERTA DIHARAPKAN MEMAHAMI TEKNIK- TEKNIK PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI UNTUK DAPAT MENGOPTIMALKAN PENGEMBANGAN POTENSI DIRI DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 8
    9. 9. APAKAH POTENSI ITU? Bahasa Inggris “potency” yang berarti kekuatan/kemampuan/daya baik yang belum / sudah teraktualisasi tetapi belum optimal. Potensi adalah ‘daya’, dapat positif berupa kekuatan maupun negatif berupa kelemahan. (Prof. Dr. Buchori Zainun,MPA) DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 9
    10. 10. POTENSI DIRIKEMAMPUAN DASAR ; TINGKAT INTELEGENSIA, ABSTRAKSI, LOGIKA, DAYA TANGKAP.SIKAP KERJA ; KETEKUNAN, KETELITIAN TEMPO KERJA, DAYA TAHAN.KEPRIBADIAN DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI 03/21/13 ROEBIJANTO 10
    11. 11. APA KEMAMPUAN DASAR ?  Tingkat kecerdasan intelegensia  Abstraksi  Logika  Daya tangkap DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 11
    12. 12. TINGKAT INTELEGENSIA Kemampuan menangkap dan memproses informasi secara logis, analitis, sequensial, sistimatis. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 12
    13. 13. ABSTRAKSI Kemampuan merekonstruksi pengalaman (hasil belajar). DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 13
    14. 14. LOGIKA Kemampuan menggunakan nalar secara sadar. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 14
    15. 15. DAYA TANGKAP Kemampuan menerima dan memahami Informasi. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 15
    16. 16. APA SIKAP KERJA ? Contoh : ketekunan, ketelitian, tempo kerja, dan daya tahan terhadap stres. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 16
    17. 17. APA KEPRIBADIAN ? Totalitas individu, karakter,bakat, dan sikap yang relatif permanen yang membedakan dengan orang lain.  Pola menyeluruh semua kemapuan, perbuatan serta kebiasaan seseorang baik yg jasmani, rohani, mental, sosial, yg semuanya telah ditata dalam cara khas dibawah aneka pengaruh dari luar. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 17
    18. 18. PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN  Total jumlah dari seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain. ( Robbins )  Teori nature aliran nativisme. (JJ Rousseou)  Teori nurture aliran empirisme. (John lock)  Teori convergence (konvergensi). DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 18
    19. 19. PENGENALAN POTENSI DIRI  Pandangan realistik dan obyektif seseorang tentang dirinya sendiri.  Usaha-usaha untuk memperluas dan memperdalam kesadaran mengenai berbagai aspek, kecenderungan dan kekhususan diri sendiri yang sudah teraktualisasi maupun yang masih merupakan potensi. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 19
    20. 20. PENGENALAN DAN PENGUKURAN DIRI PENGEMBANGAN DIRI HRS DIAWALI DG PENGENALAN DIRI DUA HAL YG MEMBUAT ORANG TDK DPT MENCAPAI HASIL OPTIMAL DLM HIDUPNYA.: PERTAMA; KRN. TDK BENAR-BENAR MENGENAL DIRINYA SENDIRI KEDUA : KRN TDK BENAR-BENAR TAHU TUJUAN DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 20
    21. 21. PENGAMATAN DIRI INTROSPEKSI UMPAN BALIK DR ORANG LAIN FEETBACK TES KEPRIBADIAN DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 21
    22. 22. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 22
    23. 23. PENGEMBANGAN POTENSI DIRI USAHA ATAU PROSES YG TERUS MENERUS KEARAH PERSONAL MASTERY (PENGUASAAN PRIBADI), SEHINGGA DAPAT MENDORONG DAN MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PRIBADI, YG AKHIRNYA MEMBENTUK PRIBADI YG MANTAP DAN SUKSES. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 23
    24. 24. INSTROSPEKSI MERENUNG. CARA SESEORANG MEMANDANG DIRI DENGAN SITUASI DI SEKELILINGNYA MELIPUTI : SIAPA SAYA, DALAM POSISI MANA SAYA BERADA APA YANG BOLEH DAN TIDAK BOLEH DILAKUKAN. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 24
    25. 25. GAMBARAN DIRI Gambaran diri anda mengantarkan anda sebagai pelaku utama dalam panggung kehidupan. Gambaran diri sebagai konsep tentang karakter sikap dengan diri anda yang anda susun sendiri seperti apa anda sebenarnya. Anda dapat mengubah gambaran diri anda. Apakah anda setia kepada diri anda. Bertemanlah dengan diri anda sendiri. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 25
    26. 26. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 26
    27. 27. SUARA HATI HATI MENGAKTIFKAN NILAI-NILAI YANG PALING DALAM DAN MENGUBAHNYA DARI SESUATU YANG KITA PIKIR MENJADI SESUATU YANG KITA RASAKAN DAN KITA JALANI. HATI TAU HAL-HAL YANG TIDAK ATAU TIDAK DAPAT DIKETAHUI OLEH PIKIRAN. HATI MERUPAKAN SUMBER KEBERANIAN, SEMANGAT, INTEGRITAS, KOMITMEN, KEJUJURAN, DSB. HATI ADALAH SUMBER ENERGI DAN PERASAAN YANG MENDALAM YANG MENUNTUT KITA BELAJAR, MENCIPTAKAN KERJASAMA, MEPIMPIN DAN MELAYANI (ROBERT COPER) JENIS-JENIS SUARA HATI = ASMAUL HUSNA (99 SIFAT ALLAH) DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 27
    28. 28. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 28
    29. 29. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 29
    30. 30. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 30
    31. 31. JENDELA JOHARI Diri Sendiri Tahu Diri Sendiri tdk tahuOrang Lain Tahu “TERBUKA” “BUTA” Openness atau public (blind)Orang Lain Tidak Tahu “TERTUTUP” “GELAP” Close atau private (hidup dalam kegelapan) DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 31
    32. 32. DI DUNIA INI HANYA ADA SATU HAL YANG DAPAT ANDA PASTIKAN UNTUK DAPATDITINGKATKAN YAITU DIRI ANDA SENDIRI, (A.S. HAUXLEY) DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 32
    33. 33. TUJUAN MENGENALI DIRI SENDIRI MEMAHAMI DAN DIPAHAMI JADILAH DIRI ANDA SENDIRI . BERSIKAPLAH JUJUR BERSIKAPLAH TERUS TERANGCARA MENGGALI ENERGI YG TERPENDAM• BANGKITLAH DAN JAGALAH KEBUGARAN PISIK ANDA• MANFAATKAN EMOSI ANDA• LAKUKAN SIKAP POSITIP TERHADAP SEGALA HAL• KATAKANLAH HAL YG BENAR• TETAPKAN PRIORITAS• LAKUKAN KOMITMEN• TERUS BERGERAK DAN MAJU DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 33
    34. 34. PENGENALAN DIRI SIAPA AKU? PENGUKURAN KEKUATAN KELEMAHAN PENGEMBANGAN DIRI DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 34
    35. 35. SECARA SADAR DAPAT MENGEMBANGKAN POTENSI DIRI ( NATUR & NURTUR ) DG MANTAP DAN SUKSES MELALUI PENGEMBANGAN POTENSI POSITIF DAN MENEKAN POTENSI NEGATIF MENUJU PRIBADI YANG MANTAP DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 35
    36. 36. PRIBADI YANG MANTAP/DEWASA (DR. Kartini Kartono dan Jenny Andari)1. Dapat menerima dirinya sendiri (kelebihan dan kekurangannya)2. Menerima orang lain (memahami bahwa setiap orang memiliki potensi yang berbeda)3. Memiliki rasa humor tinggi. Orang dewasa tidak akan membuat orang tertawa atas tindakannya yang merugikan orang lain. Tertawa itu sehat.4. Menerima kritik dengan lapang dada.5. Mempunyai keyakinan tentang falsafah hidup yang dipakai baik dan benar. Dan mampu untuk melaksanakannya.6. Tidak mudah merasa bersalah. Mempunyai kemampuan untuk mengatasi setiap persoalan, kesulitan dan kegagalan.7. Dapat menerima dan menempatkan dirinya sebagai manusia yang menilai dan dibutuhkan orang lain. Mampu menikmati kesuksesan serta kelebihan dirinya dengan rasa sukur kepada Allah SWT.8. Menerima tanggungjawab.9. Percaya thd dirinya. Kekuatan orang lain tidak menjadi ancaman baginya10. Sabar dapat menerima kenyataan. Problem memang tidak mudah dipecahkan. Tabah, ulet dan punya daya tahan. Semua orang pasti mengalami kesulitan kecewa, sakit.11. Dapat membuat keputusan. Masa depan adalah tidak akan ada kepastian tapi hanya kemungkinan. Keputusan harus cepat diambil tanpa menunggu tanpa adannya kepastian. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 36
    37. 37. FAKTOR SUKSES1. Bersikap jujur pada setiap orang.2. Mempunyai disiplin yang baik.3. Pintar bergaul.4. Mempunyai pasangan hidup yang mendukung.5. Bekerja lebih keras dari orang lain.6. Mencintai karir / bisnis.7. Memiliki kualitas kepemimpinan yang baik dan kuat.8. Memiliki semangat/kepribadian yang kompetitif.9. Mengatur hidup dengan sangat baik.10. Memiliki kemampuan untuk menjual ide atau produk.11. Memiliki IQ yang tinggi.12. Lulus dengan nilai terbaik.Sumber: Thomas J. Stanley, Ph.D.Responden : 1001 orang, 733 adalah milionerFaktor sukses tersebut berdasarkan urutan pengaruh . DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 37
    38. 38. INTELEGENT QUOTIENT (IQ)  FUNGSI: memecahkan masalah-masalah kognitif, misalnya menganalisis, merencanakan, menghitung, dll.  IQ bersifat ‘genetik’ dioptimalkan ‘lingkungan’. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 38
    39. 39. INTELLIGENCE QUOTIENT (IQ) dan EMOTIONAL INTELLIGENCE (EQ) Daniel GolemanIQ1. Alat untuk memprediksi SAT (school Attitude Test/Tes bakat) : berkisar pada kecakapan logis matematis dan linguistik verbal, kognitif.2. LARI : Logika, Analisis, Rasio, dan Intelektual. Ketrampilan bicara, penguasaan matematika, bekerja dengan angka-angka berfikir analisis, memecahkan masalah dengan menerapkan pengetahuan yang sudah diketahui sebelumnya, terampil di dunia pemikiran tapi canggung di dunia pribadi. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 39
    40. 40. 3. PRIA BER IQ TINGGI Penuh ambisi dan produktif, tekun, cenderung bersikap kritis dan meremehkan, pilih-pilih dan malu-malu, kurang menikmati seksualitas, kurang ekpresif, menjaga jarak, secara emosional membosankan dan dingin.4. WANITA BER IQ TINGGI Mempunyai keyakinan intelektual yang tinggi, cenderung mawas diri mudah cemas, gelisah dan merasa bersalah, ragu-ragu dalam mengungkapkan kemarahannya secara terbuka.5. IQ menyumbang keberhasilan seseorang kurang lebih 20%. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 40
    41. 41. EQ Adalah kemampuan mengenali perasaan diri dan orang lain kemampuan memotivasi diri dan kemampuan mengelola emosi baik diri sendiri maupun hubungan dengan orang lain. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 41
    42. 42. Ada lima ranah EQ : 1. INTRA PERSONAL ; Inner self ( Batiniah, diri terdalam) Seberapa puas terhadap diri sendiri dan prestasinya dalam hidup. Sekses dalam ranah ini berarti kita dapat mengungkapkan perasaan, bisa hidup dan bekerja mandiri, memiliki rasa percaya diri dll. a. Kesadaran diri : mampu mengenali perasaan. b. Sikap asertif : mampu menyampaikan perasaan dan pikirannya. c. Kemandirian : mampu berdikari. d. Penghargaan diri : tahu kekuatan dan kelemahan diri. e. Aktualisasi diri : mampu mewujudkan potensi diri yang dimiliki dan senang dari prestasi yang diraih. 2. INTER PERSONAL ; a. Empati b. Tanggungjawab c. Hubungan antar pribadi DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 42
    43. 43. 3. PENYESUAIAN DIRI ; a. Uji relitas, b. Sikap fleksibel, c. Pemecahan masalah, 4. PENGENDALIAN STREES ; a. Ketahanan menanggung strees, b. Pengendalian Impuls 5. SUASAN A HATI ; a. Optimis, bersikap positif dan realistis. b. Mensyukuri kehidupan, menyukai dirinya sendiri dan orang lain. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 43
    44. 44. PRIA BER - EQ TINGGI Secara sosial mantap. Mudah bergaul. Tidak mudah gelisah dan takut. Bertanggungjawab. Humoris. Bermoral. Simpatik dan hangat dalam berhubungan. Kehidupan emosialnya kaya dan wajar. Nyaman dengan dirinya dan orang lain. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 44
    45. 45. WANITA BER – EQ TINGGI Tegas dan berani mengungkapkan perasaannya secara langsung dan wajar. Berfikir positif mudah bergaul dan ramah. Mudah menerima orang baru. Nyaman dengan dirinya, ceria, terbuka terhadap pengalamannya, sensual, dan kontan.6. EQ menyumbang 80% keberhasilan bersama EQ lainnya. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 45
    46. 46. TK E NIK P NGUK E URAN P E OT NSI DIRI DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 46
    47. 47. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 47
    48. 48.  Komunikasi yang ditujukan kepada seseorang atau kelompok yang memberikan informasi kepada yang bersangkutan tentang perilakunya agar membantu seseorang menelaah dan memperbaiki perilakunya untuk mencapai pengembangan potensi dirinya. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 48
    49. 49. (KATA ORANG : NEGATIF / POSITIF)  MENOLONG, BUKAN MENGHUKUM  DENGAN PENUH PERHATIAN  MEMENUHI PERMINTAAN  DIUNGKAP SECARA LANGSUNG  PADA SAAT YANG TEPAT  SIAP DILAKSANAKAN ANDA MAMPU  CEK VALIDITASNYA MEMBAWAKAN DG BAIK MENUNJUKKAN SIKAP ( MIKE WOODCOK& DAVE FRANCIS ) PENERIMAAN ADANYA KETERBUKAAN ADANYA KEPERCAYAAN ( JHON ROBERT POWER ) DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI 03/21/13 ROEBIJANTO 49
    50. 50. BAGAIMANA CARA MEMFEEDBACK? Niat harus ikhlas. Perhatikan situasi dan kondisinya Perhatikan cara memberikan kritik Jangan di depan umum Hanya menyangkut perilakunya Siap ditolak Bantu untuk mengecek kepada orang lain Jangan merasa berjasa (Aa’ Gym) DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 50
    51. 51. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 51
    52. 52. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 52
    53. 53. TES KEPRIBADIANMELIPUTI :1. KEPERCAYAAN THD DIRI SENDIRI.2. TINGKAT KEHATI-HATIAN.3. DAYA TAHAN MENGHADAPI COBAAN.4. TINGKAT TOLERANSI.5. PENGUKURAN AMBISI DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 53
    54. 54. KEPERCAYAAN PADA DIRI SENDIRI Perasaan rendah diri perkembangannya beda (kuat dan tidak kuat) ketidakmampuan fisik biasanya jadi penyebab rendah diri yang kentara. Alfret addrerr : kebutuhan manusia yang paling penting adalah kebutuhan akan kepercayaan pada diri sendiri dan rasa superioritas. Untuk mengatasi rasa rendah diri ada dua cara : 1. menyerah , latihan langsung atas kelemahan. 2. Kompensasi bidang lain. 3. APabila upaya satu dan dua tidak berhasil kompensasi dengan rasa percaya diri yang palsu / penipuan pada diri sendiri ( tidak saja menipu orang lain ) bentuknya keras kepala, dogmatis, menakut- nakutui, mentang, dll. Perasaan rendah diri tidak disesuaikan tapi ditekan. Yang penting agar anda tidak bersandiwara dengan rasa rendah diri tapi mengembangkan dalam kepribadian anda sendiri. Dapat menerima apa adanya sehingga dapat diletakkan dasar kepercayaan pada diri sendiri yang baru dan sehat. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 54
    55. 55. 10 LANGKAH UNTUK MEMPERBAIKI KEPERCAYAAN DIRI1. CARI PENYEBABNYA.2. KEMAUAN KUAT UNTUK MENGATASI KELEMAHAN.3. KEMBANGKAN BAKAT DAN KEMAMPUAN SEBAGAI KOMPENSASI KELEMAHAN ANDA.4. BERBAHAGIALAH ATAS KEBERHASILAN ANDA WALAUPUN KECIL5. JANGAN BERBUAT BERLAWANAN DENGAN KEYAKINAN ANDA.6. KEMBANGKAN BAKAT MELALUI HOBI.7. MELAKUKAN PEKERJAAN DENGAN RASA OPTIMIS.8. JANGAN MEMBANDINGKAN DIRI ANDA DENGAN ORANG LAIN.9. JANGAN AMBIL MOTO : APA YANG DIKERJAKAN BAIK ORANG LAIN SAYA HARUS BISA SAMA BAIKNYA.10. JANGAN BERCITA-CITA KELEWAT BATAS. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 55
    56. 56. TINGK K H I - H IAN AT E AT ATPengemudi yang sering mendapat kecelakaancenderung :  Suka ambil resiko.  Memperlihatkan sikap dan tingkah laku khas dalam berlalu lintas di jalan raya.  Kurang bersedia untuk menyesuaikan diri.  Kurang mempertimbangkan kepentingan orang lain, mudah marah, agresif terlalu yakin akan kemampuannya.  Orang ini kesulitan menentukan pikiran yang tepat untuk dirinya sendiri terlalu yakin dengan keberhasilannya walaupun tidak pasti.  Tidak bertanggungjawab. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 56
    57. 57. 10 PETUNJUK ATAS SIKAP TEPAT ATAS RESIKO1. TANYALAH PADA DIRI ANDA KENAPA TIDAK HATI-HATI.2. INGAT HATI-HATI BUKAN PENAKUT, MATI BUKAN BERANI.3. BILA ANDA KEMUDIKAN KENDARAAN DENGAN TERGESA-GESA, KATAKAN PADA DIRI ANDA BERAPA WAKTU YANG HILANG JIKA ANDA MENDAPATKAN KECELAKAAN.4. INGAT ANDA BERTANGGUNGJAWAB BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI SAJA, TAPI JUGA ORANG LAIN.5. TINGKAH LAKU YANG TERLALU BERANI BERAKIBAT BURUK DARI PADA TINDAKAN YANG HATI-HATI.6. USAHAKAN MENYESUAIKAN TINGKAH LAKU DENGAN SITUASI.7. GUNAKAN AKAL UNTUK MENIMBANG TINGKAH LAKU YANG TEPAT DALAM MENGHADAPI SUATU RESIKO.8. MENCARI RESIKO TIDAK WAJAR. KEBUTUHAN KEAMANAN LEBIH LAZIM.9. KRITISLAH PADA DIRI SENDIRI. DENGAN DEMIKIAN ANDA DAPAT MENYESUAIKAN DENGAN KEMUNGKINAN DAN KEMAMPUAN ANDA.10. COBA JAGA KESEIMBANGAN EMOSI ANDA. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 57
    58. 58. DAYA TAHAN MENGHADAPI COBAANKemampuan menghadapi cobaan merupakan salahsatu potensi manusia yang berbeda-beda pada setiapindividu.Cobaan paling sering dialami di bidang pekerjaan danperkawinan. Setiap hari anda harus menyesuaikan diridengan tekanan lingkungan anda (pekerjaan terlalubanyak, teman kerja yang tidak cocok, pekerjaan yangharus selesai, suasana kerja yang tidak enak, dll.Tergantung dari sikap anda menghadapi masalahtersebut. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 58
    59. 59. 10 PETUNJUK UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN MENGHADAPI COBAAN1. ANALISA COBAAN YANG ANDA HADAPI DAN COBA CARI KESUKARAN ANDA.2. JIKA ANDA TIDAK MELIHAT KEMUNGKINAN MERUBAH SITUASI PRIBADI ANDA COBALAH ROBAH SIKAP ANDA.3. JANGAN TERLALU DIPIKIRKAN SESUATU YANG MERESAHKAN ANDA MASA LALU.4. KURANGI TEKANAN DENGAN DISKUSI PADA HARI YANG SAMA.5. COBA PERKIRAKAN TEKANAN DAN SESUAIKAN DIRI ANDA DALAM WAKTU YANG TEPAT.6. SANTAILAH DI HARI MINGGU WALAU ANDA TIDAK MEMBIARKAN ANDA ISTIRAHAT.7. JANGAN AMBIL CUTI TAHUNAN SEBAGAI KOMPENSASI MENGHADAPI TEKANAN, SEBAB AKAN MENIMBULKAN TEKANAN BARU.148. COBA DAPATKAN KESEIMBANGAN EMOSI YANG LEBIH BESAR. GUNAKAN WAKTU SENGGANG UNTUK HOBI DAN OLAH RAGA.9. REAKSI FISIK TERHADAP TEKANAN ( SAKIT JANTUNG BERPELUH, DLL) JANGAN DIABAIKAN BEGITU SAJA SEGERA PERIKSA KE DOKTER.10. PERBESAR KEPERCAYAAN DIRI ANDA, BERSIKAPLAN LEBIH OPTIMIS. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 59
    60. 60. TOLERANSI Toleransi memiliki hubungan erat dengan rasa percaya diri yang kuat. Toleransi menjadi semakin besar dengan pertumbuhan kepercayaan diri . Toleransi adalah tahap lanjutan dalam perkembangan kepribadian (dalam usia tua dinamakan kebijaksanaan). Perbedaan pendapat bukan hal yang ditakuti, tetapi merupakan gejala biasa. Orang yang tidak toleran hanya punya pandangan hitam dan putih. Dengan kata lain janganlah menilai sesuatu semata-mata atas dasar benar dan salah. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 60
    61. 61. 10 PETUNJUK MENINGKATKAN TOLERANSI1. COBA DENGAR DAN PAHAMI PENDAPAT ORANG LAIN.2. BANYAK NORMA YANG DULU BENAR SEKARANG TIDAK DIPERHATIKAN LAGI. OLEH KARENA INI LIHATLAH NORMA DAN PERATURAN HIDUP DALAM ARTI TUJUANNYA.3. BEBASKAN DIRI ANDA DARI PRASANGKA KARENA PRASANGKA MEMPERSUKAR TOLERANSI.4. CINTA PADA MANUSIA DAN TOLERANSI BERJALAN BERSAMA-SAMA.5. JANGAN PERCAYA BAHWA HANYA PENDAPAT ANDA YANG BENAR. TOLERANSI AKAN MEMBUKA PIKIRAN TERHADAP RANGSANGAN BARU DAN MERANGSANG INTELEKTUAL.6. TOLERANSI AKAN MENJAGA KEULETAN JIWA ANDA, KARENA ANDA MENGALAHKAN KESULITAN DAN GANGGUAN.7. SETIAP ORANG DAPAT BERBUAT KESALAHAN TAK ADA ALASAN UNTUK MENGHINANYA WALAUPUN IA BERKERAS MEMPERTAHANKAN OMONG KOSONGNYA.8. TOLERANSI MERANGSANG KONTAK SOSIAL KARENA ORANG LAIN MERASA ANDA MAU MENDENGARKAN MEREKA.9. JIKA ANDA MENOLAK SESUATU, ANALISALAH DALAM PIKIRAN ANDA APAKAH ADA ALASAN YANG KUAT.10. TOLERAN TIDAK DAPAT BERUBAH DALAM SEHARI PERLU PROSES BELAJAR LAMA DAN PENGALAMAN. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 61
    62. 62. 10 PETUNJUK UNTUK MEMPEROLEH AMBISI YANG KUAT1. AMBISI YANG SEHAT TERHADAP KEPRIBADIAN ANDA .2. HINDARI HARAPAN UNTUK MENCAPAI SUKSES YANG BERLEBIHAN.3. AMBISI YANG BERLEBIHAN DAPAT MEMPENGARUHI KESEHATAN ANDA.4. PIKIRKAN APAKAH TUNTUTAN YANG DIHARAPKAN DARI ANDA CUKUP REALISTIS. KALAU TIDAK SEBAIKNYA ANDA MENOLAK.5. ANDA BUTUH KEBERHASILAN KARENA USAHA YANG LEBIH BESAR, DAN BUKAN KARENA PEKERJAAN RUTIN.6. TENTUKAN SASARAN DIMANA ANDA DAPAT MELIHAT KEBERHASILAN KERJA ANDA.7. JANGAN MEMBUANG KEKUATAN DENGAN PEMAKAIAN YANG BERLEBIHAN.8. GUNAKAN TENAGA ANDA SECARA EFISIEN. AMBILAH ISTIRAHAT YANG KREATIF.9. JANGAN TERLALU LAMA MENGENANG AKAN KEBERHASILAN .10. BIASANYA KEBERHASILAN ADALAH PENDORONG UNTUK KEBERHASILAN YANG BARU. KEBERHASILAN MENGGERAKKAN KEMAMPUAN UNTUK BERHASIL SELAMA MOTIVASI DAPAT DIJAGA. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 62
    63. 63. BERGAUL DG ORANG YG BEDA PROFESI CARI TEMAN YG BISA DIAJAK DISKUSI BERFIKIR POSITIF BERLATIH MENGUCAPKAN TERIMA KASIH BERLATIH MEMBAHAGIAKAN ORANG LAIN BERLATI BICARA EFEKTIF DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 63
    64. 64. DARI DALAM DARI LUAR KETDAK MAMPUAN MENGATUR DIRI SISTEM YG DIANUT NILAI DIRI YG TIDAK JELAS MASYARAKAT TUJUAN PRIBADI YG TDK JELAS HARAPAN ORANG LAIN YG BERLEBIHAN PRIBADI YG KERDIL UMPAN BALIK YG NEGATIF KEMAMPUAN PMPK YG RENDAH W IBAW RENDAH DLL A DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI 03/21/13 ROEBIJANTO 64
    65. 65. HAMBATAN PENGEMBANGAN POTENSI DIRI (MIKE WOODCOOK DAN DEVE FRANCIS)1. KETIDAKMAMPUAN MENGATUR DIRI CIRI-CIRI : MELALAIKAN KESEHATAN FISIK, BEKERJA MELEBIHI JAM KERJA, HIDUP TIDAK TERATUR, TIDAK MENERIMA KEGAGALAN, MERASA DIRI RENDAH, DLL2. NILAI PRIBADI YANG TIDAK JELAS CIRI-CIRI : TIDAK MEMASALAHKAN NILAI, TIDAK PEDULI THD BUKTI YANG BERLAWANAN DENGAN NILAI, BERTINDAK BERBEDA DARI NILAI YANG DIANUT, TIDAK MENYATAKAN PANDANGAN SENDIRI, BERSIKAP PASIF, MENGHINDARI UMPAN BALIK, MENGHINDARI TANGGUNGJAWAB.3. TUJUAN PRIBADI YANG TIDAK JELAS CIRI-CIRI : TIDAK MENGUKUR KEMAMPUAN, MENGHINDARI RESIKO, TIDAK PUNYA KESEIMBANGAN PRIBADI.4. PRIBADI YANG KERDIL CIRI-CIRI : MENGHINDARI TANTANGAN, MENGHINDARI TANGGUNGJAWAB, TIDAK MENGUJI DIRI, MENGABAIKAN PERKEMBANGAN PROFESINYA, MENYEMBUNYIKAN PERASAAN, MENGHINDARI UMPAN BALIK, DLL.5. KEMAMPUAN YANG TIDAK MEMADAHI DALAM MEMECAHKAN MASALAH CIRI-CIRI : MEMPUNYAI MASALAH TIDAK TERSELESAIKAN, MENGGUNAKAN TEHNIK YANG KURANG TEPAT, PENDEKATAN YANG TIDAK SISTEMATIS, TIDAK MENUNJUKKAN SIAPA YANG PUNYA MASALAH, DLL. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 65
    66. 66. 6. KREATIFITAS RENDAH CIRI-CIRI : MENGHINDARI RESIKO, TIDAK MAU BELAJAR DARI KESALAHAN, PUAS DENGAN KEDUDUKAN YANG ADA, TIDAK MENYELESAIKAN TUGAS, TIDAK YAKIN AKAN KEMAMPUANNYA, DLL.7. WIBAWA RENDAH CIRI-CIRI : CITRA DIRI RENDAH, TIDAK DAPAT MENGUNGKAPKAN PENDAPAT, TIDAK MAMPU MENGATUR DIRI DAN ORANG LAIN, TIDAK MEMBERIKAN KESAN PADA ORANG LAIN, DLL.8. KEMAMPUAN PEMAHAMAN MANAJERIAL RENDAH CIRI-CIRI : KURANG MENGANALISIS KEMAMPUAN SENDIRI MENGIKUTI GAYA KEPEMIMPINAN YANG ADA, MENCIPTAKAN SUASANA KERJA YANG POSITIF, MEMAINKAN PERAN MANIPULASI, DLL.9. KEMAMPUAN MENYELIA RENDAH CIRI-CIRI : MEMBIARKAN HASIL KERJA JELEK, KURANG ,MEMBERI DELEGASI, MEMBIARKANKARYAWAN KERJA TANPA PENGAWASAN, KURANG MENYADARI TEKANAN YANGMEMPENGARUHI PERASAAN SENDIRI, LALAI MEMBERIKAN PANDANGAN POSITIF PADAKARYAWANNYA, DLL.10 KEMAMPUAN LATIH RENDAH CIRI-CIRI : TIDAK TAU KEBUTUHAN ORANG LAIN, TIDAK MEMBERI TUGAS YANG MENANTANG, KURANG MEMPERHATIKAN POTENSI ORANG LAIN, KURANGMEMPERHATIKAN ASPEK PELATIHAN, DLL. PENGENALAN DAN DIKLAT PIM IV KEMAMPUAN MEMBINA TIM RNDAH. ROEBIJANTO DIRI11. 03/21/13 PENGUKURAN POTENSI 66
    67. 67. SIAPA SAYA MENURUT PIKIRAN SAYA ?DLM POSISI MANA SAYA BERADA DANAPA YG BOLEH DAN TDK BOLEH SAYA LAKUKAN ?LA ROSE : GOLONGAN MENYERAH TOTAL GOLONGAN TDK MENYERAH TOTAL GOLONGAN TDK PERNAH MENYERAHJHON ROBERT POWER SBG PENONTON ( PEOPLE WHO WHATCH THING HAPPEN ) SBG OBYEK ( PEOPLE TO WHOM THINGS HAPPEN ) SBG ORANG BUTA ( PEOPLE WHO DON’T KNOW WHAT IS HAPPENING ) SBG PELAKU ( PEOPLE WHO MAKES THINGS HAPPENING ) DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 67
    68. 68. SBG PENONTON ( PEOPLE WHO WHATCH THING HAPPEN ) Sikap yang tidak respon thd lingkungan Menerima apa adannya. Sikap ini mempunyai ciri a.l : Tidak mempunyai inisiatif. Berfikir pasif. Acuh tak acuh. Menerima alakadarnya. Cuwek thd lingkungan Tidak mau tau dengan kepentingan orang lain Lebih senang menerima drpd memberi Lebih senang mengkritik drpd memberi solusi Lebih senang untung drpd pengorbanan Kurang bertanggungjawab DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 68
    69. 69. SBG OBYEK ( PEOPLE TO WHOM THINGS HAPPEN ) Pasif dan tidak menguntungkan bagi pengembangan potensi dirinya. Ia hanya puas dikagumi dan dipuja. Sikap ini mempunyai ciri a.l : Perilakunya tidak stabil dan mudah dipengaruhi orang lain Tidak percaya diri Selalu menerima dan tidak pernah memberi Tingkat IQ dan EQ serta SQ rendah Selalu menghindari kritik Menghindari feedback. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 69
    70. 70. SBG ORANG BUTA ( PEOPLE WHO DON’T KNOW WHAT IS HAPPENING ) Bersikap masa bodoh, tidak peduli lingkungan, acuh dan apatis. Sikap ini mempunyai ciri a.l : Egois Pura-pura tidak tahu walaupun sebenarnya tahu. Lebih mengutamakan kepentingan dirinya daripada orang lain Tidak bertanggugjawab Berfikiran negatif Pelit memberikan pujian Janjinya sering tidak tepat Tidak pernah memotivasi anak buah Sulit menerima feedback Bersikap masa bodoh DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 70
    71. 71. SBG PELAKU ( PEOPLE WHO MAKES THINGS HAPPENING ) Citra diri yang sangat mendukung untuk pembangunan potensi. Dalam mengembangkannya perlu waktu, tenaga, dana, pikiran, konsistensi, kemauan kuat, dll. Sikap ini mempunyai ciri a.l sbb: Bertanggungjawab kepada dirinya dan lingkungan Kata dan janjinya dapat dipegang Tidak kikir memberi pujian Selalu berpikir ke arah kreatif dan positif Berusaha memahami prilaku orang lain Mudah menerima saran pendapat orang lain Mempunyai kepercayaan diri yang kuat. Tidak mudah terombang-ambing keadaan Mempunyai integritas. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 71
    72. 72. KONSEP DIRI POSITIF Yakin terhadap kekuasaan Allah Mampu mengatasi masalah Menyadari adanya perbedaan Mampu melihat kekurangan dan berusaha memperbaiki diri Mampu tampil prima Pengetahuan luas dalam bidangnya Peka terhadap kebutuhan orang lain Memiliki harapan realistis Penghargaan diri yang sehat Menerima dan memberi umpan balik secara efektif. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 72
    73. 73. KONSEP DIRI NEGATIF Tidak mau memberi dan menerima umpan balik Kaku terhadap pendapat sendiri meskipun salah Suka mengeluh, mencela atau meremehken pihak lain Tidak sanggup mengungkapkan penghargaan terhadap kelebihan orang lain Pesimis terhadap kompetisi Menghindari dialog terbuka Tidak mau meningkatkan potensi dirinya DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 73
    74. 74. LEARNING PRODUCT MEMBUAT RANCANGAN PENGEMBANGAN POTENSI DIRI 1. Identifikasi potensi yang akan dikembangkan 2. Tetapkan sasaran yang (smart) 3. Tetapkan ukuran keberhasilan 4. Identifikasi dukungan dan hambatan 5. Rencanakan langkah-langkah pencapaiannya Lakukan terus-menerus selama 21 hari DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI 03/21/13 ROEBIJANTO 74
    75. 75. MERANCANG TINDAKAN AFIRMASI KONFIRMASI ELIMINASI DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 75
    76. 76. AFIRMASI  Saya punya kesabaran dan ketabahan  Saya orang yang bertanggungjawab, mempunyai tujuan yang realistis  Saya menghormati keluarga dan mitra kerja saya  Saya sang juara yang mampu memenangkan pertandingan  Saya percaya dengan menjadi yang terbaik akan dapat menolong diri sendiri dan orang lain DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 76
    77. 77. KONFIRMASI Tindakan untuk mewujudkan afirmasi ( Pernyataan Tujuan) DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 77
    78. 78. ELIMINASI Upaya meninggalkan kebiasaan negatif masa lalu EVALUASI APA MENGAPA APA KONSEKUENSINYA AKU LEBIH BAIK DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 78
    79. 79. SEPULUH PERINTAH UNTUK MELAKUKAN PERUBAHAN SAM DEEP & LYLE SUSSMAN 1. Berharap mendapatkan yang terbaik 2. Dengarkanlah sebelum berbicara, berpikirlah sebelum bertindak. 3. Berbicaralah langsung pada pokok persoalannya 4. Ubahlah tindakan mereka bukan orangnya. 5. Berilah teladan perilaku yang anda kehendaki 6. Sesuaikan ancangan anda dengan orang yang dihadapi. 7. Jagalah martabat dan harga diri 8. Menjadikan kepentingan pribadi menjadi daya tarik 9. Bergembiralah terhadap suatu keberhasilan 10. Bersabarlah DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 79
    80. 80. MENENTUKAN SASARAN YG JELAS MENENTUKAN CARA MENILAI KEBERHASILAN MENSYUKURI KEBERHASILAN WALAUPUN SEDIKIT BERANI MENGAMBIL RISIKO PERKEMBANGAN DIATUR DIRI SENDIRI MEMANFAATKAN KESEMPATAN YANG ADA TERBUKA, BELAJAR DARI ORANG LAIN BELAJAR DARI KESALAHAN REALISTIS KERJAKAN APA YANG ANDA UCAPKAN GUNAKAN HAMBATAN SBG. ALAT EVALUASI DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 80
    81. 81. TEKNIK PENGEMBANGAN POTENSI DIRI PRIBADI MANTAP SUKSES DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 81
    82. 82. ARISTOTELESKita adalah produk dari apa yang kitakerjakan berulang-ulang. Karena itu,keunggulan bukanlah suatuperbuatan, melainkan suatu hasilpembiasaan.We are what we repeatedly do.Excellence then, is not an act, but ahabit DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI 03/21/13 ROEBIJANTO 82
    83. 83. Pengetahuan (Apa yg hrs dilakukan, mengapa ) KE BIASA AN Kemauan Ketrampilan (Mau (Bagaimana melakukan) melakukan)WE ARE WHAT WE REPEATEDLY DO (ARISTOTELES) DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 83
    84. 84. 7 KEBIASAAN (Stephen Covey)1. Jadilah proaktif2. Merujuk pada tujuan3. Dahulukan yg utama4. Berpikir menang-menang5. Berusaha mengerti dulu,baru dimengerti6. Wujudkan sinergi7. Asahlah gergaji. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 Copyright @ purwadi hp.2005 Allright reserved. ROEBIJANTO 84
    85. 85. PENGEMBANGAN POTENSI DIRI HABIT Learn Mengenal Pribadi, potensi diri Mene pemb.organisasi. Bebas stress Manusia Sosial rapkanPPD Hati-hati Toleran 7 bertaqwa yg mantap Ambisi Habits Motivasi dan sukses INHIBISI Pengb. diri Unlern DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 Copyright @ purwadi hp.2005 Allright reserved. ROEBIJANTO 85
    86. 86. DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 86
    87. 87. KONSEP DIRI = WHO AM I ?  People who watch things Penonton happen  People to whom things Obyek happen  People who don”t know Buta what is happening  People who make things Pelaku happen DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 87
    88. 88. KONSEP DIRI THE WINNER THE LOSER POSITVE NEGATIVE SELF IMAGE SELF IMAGE SELF IMAGE DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 88
    89. 89. TEKNIK PENGUKURAN DIRI INDIVIDUAL ( INTROSPEKSI ) UMPAN BALIK ORANG LAIN TES KEPRIBADIAN DIKLAT PIM IV PENGENALAN DAN PENGUKURAN POTENSI DIRI03/21/13 ROEBIJANTO 89

    ×