Dasar Dasar Algoritma
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
13,029
On Slideshare
13,020
From Embeds
9
Number of Embeds
5

Actions

Shares
Downloads
418
Comments
0
Likes
1

Embeds 9

http://www.slideshare.net 4
http://cerkuk23.blogspot.com 2
https://www.mturk.com 1
http://formatik-ext08.com 1
https://si0.twimg.com 1

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. STRUKTUR DASAR ALGORITMA
    • Algoritma berisi langkah2 proses penyelesaian mslh
    • Langkah2 proses penyelesaian masalah tersebut dpt membentk konstruksi suatu algoritma, langkah2 tersbt adalah :
    • 1. runtunan aksi
    • 2. pemilihan aksi
    • 3. pengulangan aksi
  • 2.
    • RUNTUNAN AKSI
    • Sebuah runtunan terdpt satu atau lebih pernytaan,setiap pernyataan dikerjakan secara berurutan sesuai penulisannya
    • Sebuah instruksi dikerjakan setelah instruksi sebelumnya telah dilaksanakan
    • Urutan instruksi menentukan keadaan akhir suatu algoritma
    • Bila urutan algoritma dirubah,maka hasil akhir mungkin juga berubah
    • Runtunan yg mempunyai satu/lebih pernyaaan disbt penytaan gabungan
  • 3.
    • Contoh:
    • Program tukar_isi
    • Diberikan 2 buah ember A & B berisi air berwarna merah, ember B berisi air berwarna biru.pertukarkan kedua isi ember tersbt shg ember A berisi air berwrna biru & ember B berisi air berwana merah
    • Algoritma :
    • Tuangkan air dari ember A kedlm ember C
    • Tuangkan air dari ember B kedlm ember A
    • Tuangkan air dari ember C kedlm ember B
  • 4.
    • Algoritma tukar_isi menjadi inspirasi untuk mempertukarkan nilai dr 2 buah nilai dr 2 peubah
    • Misal A=8 dan B=5, pertukarkan nilai A & B, sehingga A=5 dan B=8,maka algoritmanya :
    • isikan nilai A ke dlm B
    • isikan nilai B ke dlm A
    • maka hasilnya:A=8 & B=8, maka algoritma pertkarannya salah.Agar algirtmanya benar,maka perlu digunakan peubah bantu,misal C, sehinggga algoritmanya adalah:
  • 5.
    • Isikan nilai A ke dlm C
    • Isikan nilai B ke dlm A
    • Isikan nilai C ke dlm B
  • 6.
    • 2. PEMILIHAN
    • Adaklanya sebuah aksi dikerjakan jika kondisi dipenuhi
    • Misal:jika lampu traffic light berwarna merah,maka kendaraan harus berhenti,maka pernyataan adalah:
    • jika lampu traffic light berwarna merah,maka
    • berhenti
    • Pernytn tersbt disbt penyt.pemilihan ( selection-stantement )atau perny.kondisional
  • 7.
    • Bentuk umum selection statement:
    • Kondisi:pernsyartn yg dpt bernilai benar-salah,aksi setelah then dilakukan hanya jika kondisi benar
    • If & then ad/ kaca kunci (keyword) u/ struktur pemilihan
    • Contoh :
    • if x habis dibagi 2 then
    • tulis x ad/ bilangan genap
    If kondisi then aksi
  • 8. Bentuk lain statent condisional
    • a.
    • else “kalau tdk”. Bila kondisi benar,maka aksi1 yg dikerjakan,kalau tdk aksi2 dikerjakan.contoh:
    • if lampu A nyala then
    • tekan tombol merah
    • else
    • tekan tombol biru
    if kondisi then aksi1 Else aksi2
  • 9.
    • b. nested-if =pemilihan bersarang ad/ apabila pemilihan aksi yg dilakukan lebih dr 2 buah,maka struktur pemilihanya menjdi rumit.
    if kondisi1 then aksi1 Else if kondisi2 then aksi2 else aksi3
  • 10.
    • Contoh :
    • if lampu traffic light berwarna merah then
    • berhenti
    • else
    • if lampu traffic light berwarna kuning then
    • jalan hati-hati
    • else
    • jalan terus
    • Dlm state.kondisi dikenal adanya ‘indentasi’ yaitu: pengg.rongga kosong yg membuat algoritma menjd mudah dibaca.
  • 11.
    • Contoh:tanpa indentasi
    • if lampu traffic light berwarna merah then
    • berhenti
    • Else if lampu traffic light berwarna kuning then
    • jalan hati-hati else
    • jalan terus
    • Penulisan algoritma sangat dianjurkan u/ membuat indentasi,agar algoritma mudah dbaca.
    • Kelebihan struktur pemilihan terltk pd kemampuannya yg memungkinkan pemroses mengikuti jalur aksi yg berbeda berdsrkan kondisi yg ada.
  • 12.
    • 3.PENGULANGAN
    • Salah kelebihan komputer ad/ kemampuannya u/ melakukan perkerjaan secara berulang-ulang
    • Contoh:
    • program menulis_kalimat_500_kali
    • menuliskan kalimat ‘algoritma adalah langkah logis penyelesaian masalah’ sebanyak 500 kali
    • Algoritma:
    • 1. tulis ‘algoritma adalah langkah logis penyelesaian masalah’
    • 2. tulis ‘algoritma adalah langkah logis penyelesaian masalah
    • 3. tulis ‘algoritma adalah langkah logis penyelesaian masalah
    • .
    • .
    • .
    • 500
  • 13.
    • u/ mengtasi hal tersbt dpt digunakan stukrutr pengulangan for-do , sehingga algoritmya:
    • program menulis_kalimat_500_kali
    • menuliskan kalimat ‘algoritma adalah langkah logis penyelesaian masalah’ sebanyak 500 kali
    • Algoritma:
    • for i dari 1 sampai 50 do
    • tulis ‘algoritma adalah langkah logis penyelesaian masalah’
    • i ad/ pencacah pengulangan yg mencacah 1 s/d 500
  • 14.
    • Bentuk2 pengulangan:
    • For pencacah pengulangan dr 1 s/d N do
    • aksi
    • repeat-until=ulangi-sampai: proses pengulanganakan berhenti jika kondisi terpenuhi
    • 3 While-do=selama-lakukan= prose pengulangan akan berhenti jika kondisi salah
    Repeat Aksi Unti l kondisi While kondisi do Aksi
  • 15. STRUKTUR TEKS ALGORITMA
    • Ada 3 bagian struktur suatu algoritma, yaitu :
    • Bagian Judul (header)
    • Bagian Deklarasi
    • Bagian Algoritma
  • 16. Struktur teks Agoritma :
    • PROGRAM nama_program
    • { penjelasan tentang algoritma yg beisi uraian singkat mengenai masalah yg akan diselesaikan }
    • DEKLARASI
    • { Semua nama yg dipakai, nama tipe,konstanta,var,prosedur,dan fungsi diumumkan disini }
    • ALGORITMA
    • { Semua langkah/aksi algoritma dituliskan disini }
  • 17. Contoh:
    • PROGRAM luas_lingkaran
    • { menghitung luas lingkaran apabila jari-jari lingkaran sudah diberikan }
    • DEKLARASI
    • { Nama Konstanta }
    • const N =10
    • const phi=3.14 {nilai phi}
    • { Nama variabel }
    • jari_jari, luas:real
    • ALGORITMA:
    • READ (jari_jari)
    • LUAS Phi *jari_jari*jari_jari
    • Write (luas)
  • 18. 1. Bagian judul / header
    • Memuat nama program dan penjelasan(spesifkasi) tentang program
    • Nama program ditulis singkat,tetapi hrs menggambarkan apa yg dilakukan algoritma
    • Algoritma yg dibuat harus sesuai dgn spesifikasi masalah yang diberikan
    • Contoh:
    • PROGRAM helloWord
    • { program untuk mencetak “hello word” }
    • PROGRAM luas_lingkaran
    • { program untuk menghitung luas lingkaran” }
  • 19. 2. Bagian Deklarasi
    • Mengumumkan semua nama yg akan dipakai, termasuk nama tipenya
    • Nama tersbut berupa:konstanta,variabel,tipe, prosedur dan fungsi
    • Semua nama tersbt harus dideklarasikan sebelum digunakan
  • 20. Contoh:
    • DEKLARASI
    • { nama konstanta }
    • const N=10 {jumlah data}
    • const phi=3.14 {nilai phi}
    • { nama variabel }
    • jari_jari,luas:real
    • { nama tipe }
    • type titik:record {koord.titik dibidang kartesian}
    • < x:integer, {absis}
    • y:integer> {ordinat}
  • 21.
    • FUNCTION apakah_A(input c:char) boolean
    • { mengembalikan nilai true bila c adalah karakter ‘A’ atau false bila sebaliknya }
    • PROSEDURE tukar(input/output A:integer, input/output B:integer)
    • { mempertukarkan nilai A & B,parameter A & B sudah terdefinisi nilainya.setelah pertukaran A berisi nilai B semula, B berisi nilai A semula }
  • 22.
    • Aturan pemberian ‘nama’ dalam notasi algoritmik:
    • tidak boleh mengandung spasi, tanda baca dan operasi matematika
    • Karakter garis bawah (“_”) dpt digunakan untuk menggantikan spasi
    • Tidak membedakan huruf kecil dan huruf besar
    • ( bahasa pemrograman case sensitif seperti bahasa C menganggap huruf kecil dan besar adalah 2 karakter yang berbeda)
  • 23. 3. Bagian Algortima
    • Bagian ini merupakan inti dari suatu program
    • Berisi deskripsi langkah2 penyelesain masalah berupa pernyataan, yg ditulis dalam suatu notasi
    • Misal write untuk mencetak data/informasi, read untuk membaca data,dsb
    • Setiap pernyataan dlm algoritma dibaca dari atas ke bawah
    • Algoritma dieksekusi berdasarkan urutan pernyataan
  • 24. Contoh :
    • Algoritma :
    • Read (panjang,lebar)
    • Luas ← panjang*lebar
    • Write (luas)
  • 25. Translasi teks algoritma kedlm teks program pascal & C
    • Teks algoritma merupakan hasil pemikiran konseptual, agar dpt dilaksanakan o/komputer maka harus ditranslasi kedlm bahasa bahasa pemrograman apapun
    • Bahasa pascal merupakan bahasa pendidikan krn paling banyak digunakan dilingkungan universitas
    • Bahasa C krn memiliki lingkungan yg luas dlm industri perangkat lunak
  • 26. Contoh2 translasi
    • Algoritmik
    • Program luas_segiempat
    • { membaca panjang & lebar yg berbentuk empat persegi panjang, menghitung luasnya, lalu mencetak luas tersebut ke piranti keluaran }
    • DEKLARASI
    • {nama variabel}
    • panjang :real {panjang segiempat dlm cm}
    • lebar :real {lebar segiempat dlm cm}
    • luas :real {luas segiempat dlm cm}
    • ALGORITMA:
    • Read (panjang,lebar)
    • luas ←panjang*lebar
    • Write (luas)
  • 27. Translasi dlm bahasa pascal
    • Program luas_segiempat;
    • Uses wincrt;
    • Var
    • panjang,lebar,luas:real;
    • Begin
    • write (panjang=‘);readln (panjang);
    • write (lebar =‘);readln (lebar);
    • luas:=panjang*lebar;
    • writeln (luas segiempat=‘,luas:5:2);
    • End.
  • 28. Translasi dlm bahasa C
    • /* program luas_segiempat */
    • /* program untuk menghitung luas segiempat */
    • # include <stdio.h>
    • Main ()
    • {
    • /* deklarasi*/
    • Float panjang; {panjang segiempat dlm cm}
    • Float lebar; {lebar segiempat dlm cm}
    • Float luas; {luas segiempat dlm cm}
    • /*algoritma*/
    • Printf (“panjang =“);scanf (“%f”, &panjang);
    • Printf (“lebar =“);scanf (“%f”, &lebar);
    • Luas=panjang*lebar;
    • Printf (“luas segi empat=“ %f “,luas);
    • }
  • 29.
    • Contoh1: menghitung komisi salesman
    • Tulislah agoritma untuk menghitung komisi yg diterima salesman berdasarkan nilai penjualan yg dicapainya. Salesman mendapat komisi 5% dari hasil pejualannya.algoritma menerima data nama salesman dan nila penjualan yg dicapainya. Menghitung komisi lalu mencetak nama dan besar komisi yg diperolehnya
  • 30. penyelesain
    • Program komisi
    • { menghitung komisi yg diterima salesman berdasarkan nilai penjualan yg dicapainya. Salesman mendapat komisi 5% dari hasil pejualannya }
    • Deklarasi
    • nama_salesman : string
    • nilai_penjualan : real
    • komisi : real
    • Algoritma:
    • Read(nama_salesman,nilai_penjualan)
    • komisi ←0.05 *nilai_penjualan
    • Write (nama_salemsman,komisi)
  • 31.
    • Program komisi_salesman;
    • Uses wincrt;
    • Var
    • nama_salesman :string;
    • nilai_penjualan :real;
    • komisi :real;
    • Begin
    • write (‘nama salesman:‘);readln (nama_salesman);
    • write (‘nilai penjualan :‘);readln (nilai_penjualan);
    • komisi :=0.05 * nilai_penjualan;
    • writeln (‘komisi penjualan =‘,komisi:7:2);
    • End.
  • 32.
    • /* program komisi_salesman */
    • /* program untuk menghitung komisi salesman */
    • # include <stdio.h>
    • Main ()
    • {
    • /* deklarasi*/
    • String nama_saleman;
    • Float nilai_penjualan;
    • Float komisi;
    • *algoritma*/
    • Printf (“nama salesman =“);scanf (“%s”, &nama_salesman);
    • Printf (“nilai penjualan =“);scanf (“%f”’, &nilai_penjualan);
    • Komisi=0.05 * nilai_penjualan;
    • Printf (“komisi penjualan=“ %f “,komisi);
    • }
  • 33. TUGAS 2 :
    • Tulislah algoritma yg membaca nama karyawan dan gaji pokok bulanannya serta menghitung gaji bersihnya. Gaji bersih yg diterima pegawai adalah :
    • gaji bersih = gaji pokok + tunjangan-pajak
    • tunjangan karyawan dihitung 20% dari gaji pokok, sedangkan pajak adalah 15%dari gaji pokok ditambah tunjangan.nama karyawan dan gaji bersihnya dicetak kepiranti keluaran