Proposal Kerja Sama Edukasi untuk Industri
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Proposal Kerja Sama Edukasi untuk Industri

on

  • 3,716 views

 

Statistics

Views

Total Views
3,716
Views on SlideShare
3,710
Embed Views
6

Actions

Likes
0
Downloads
88
Comments
0

1 Embed 6

http://www.slideshare.net 6

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as OpenOffice

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Proposal Kerja Sama Edukasi untuk Industri Proposal Kerja Sama Edukasi untuk Industri Presentation Transcript

  • Meruvian membuat anak SMK bukan hanya BISA tapi SAKTI Saksikanlah Kemampuan mereka di acara Roadshow “SMK Sakti Mandraguna” Proposal Kerja Sama Segment Pendidikan v 2.3
  • Meruvian
    • Meruvian adalah Lembaga Pengembangan dan Pelayanan berbasis Java dan Enterprise OpenSource.
    • Didirikan untuk mengurangi kesenjangan industri
    • Meruvian didirikan pada 28 Maret 2006
    • Pendiri Meruvian adalah Frans Thamura
    • BlueOxygen Marketplace ( www.blueoxygen.net )‏ - Founder
      • Open Source Project on Java, since 2001.
    • JUG Indonesia ( http://www.jug.or.id ) - Founder
    • Meruvian Group ( http://www.meruvian.org ) - Founder
    • jTechnopreneur ( http://www.jtechnopreneur ) - Founder
    • JENI Advisory Board
    • Oracle Ace Director
    • Sun Java Champion
    Who is Frans Thamura?
  • Education – Industry (Meruvian Partner Network)
    • Meruvian adalah jejaring antar-institusi dengan program-program khusus dan terpercaya
  • Landasan
    • Departemen Pendidikan Nasional sedang mentransformasi SMA menjadi SMK, dengan alasan lulusan SMA/K harus bekerja setelah lulus.
    • Hanya 700.000 lulusan tiap tahun yang kuliah, dengan output SMA/K adalah 2,4 juta siswa
    • Program Sagusala atau singkatan dari Satu Guru Satu Laptop
    • Tekanan SMK untuk menjadi SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) dan mengadopsi KTSP (Kurikulum Terpadu Satuan Pendidikan).
      • SBI harus bekerja sama dengan perusahaan internasional dan mengadopsi ISO 9000
      • KTSP mengharuskan SMK memiliki rekanan industri untuk pengembangan kurikulum bersama
    • Guru-guru mengalami kendala mengadopsi kurikulum khususnya teknologi karena background pendidikan dan juga kecepatan perubahaan di industri.
  • Landasan
    • Gap Industri dan Edukasi terjadi karena
      • Industri yang berorientasi teknologi menciptakan program pengembangan SDM berbasis kursus
      • Edukasi yang berorientasi akademisi menciptakan program pengembangan SDM berbasis kurikulum
    • Lulusan yang dianggap tidak siap pakai, dan memerlukan biaya edukasi tambahan yang tidak murah
    • Mental dan akhlak yang menurun karena gaya hidup konsumerisme
  • Industry-Education Link & Match (SMK)
  • Program Kerja
    • Direktorat Pembinaan SMK menyarankan agar dibentuk program kerja akar rumput yang lebih kuat dan membuat program kerja lebih sustain yang dimulai dari kabupaten atau kotamadya terdekat
    • Program kerja diharapkan menjadi program nasional
    • Program membuat link-and-match antara edukasi dan industri secara independen (tidak tersentuh birokrasi yang tidak konsisten di pemerintahan).
    • Menciptakan ekosistem baru dilingkungan yang tidak pasti, menyikapi pihak SMK harus memiliki rekanan Industri.
    • Program berbasis kompetensi ini lahir mencakup bukan hanya SMK, tetapi juga politeknik dan universitas (incubator technopreneurship).
  • Target Realisasi
    • Program Kerja diharapkan selain menciptakan sebuah ekosistem juga menciptakan brand terhadap pendukungnya, dan menjadi sarana pembuktian terhadap produk yang mendukungnya.
    • Targetnya adalah setiap sekolah ataupun kampus memiliki sarana baik fisik dan non fisik (knowledge management) yang terintegrasi, dengan Meruvian sebagai center of knowledge.
  • Data Pokok Pendidikan
  • Contact Person Frans Thamura frans@meruvian.org