Your SlideShare is downloading. ×
Peta industri pl dan konten- KADIN
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Peta industri pl dan konten- KADIN

2,097
views

Published on

Published in: Business

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,097
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
22
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. FORUM DALAM RANGKA KEGIATAN FASILITASI PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF TELEMATIKA DITJEN IUBT, KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN 1 Maret 2011, Hotel Kartika Chandra, Jakarta PETA INDUSTRI PERANGKAT LUNAK DAN KONTEN SERTA PERAN KADIN DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI PERANGKAT LUNAK DAN KONTEN Dr. Ir. BENNY RANTI, MSc. benny.ranti@infosolusi.co.id KETUA KOMITE TETAP RISET DAN TEKNOLOGI (TIK) KOMITE KADIN INDONESIA
  • 2. AGENDA KOMITE TETAP RISET DAN TEKNOLOGI (TIK) KADIN INDONESIA CAKUPAN DAN PERMASALAHAN INDUSTRI PERANGKAT LUNAK DAN KONTEN USULAN SOLUSI PENUTUP2
  • 3. BIDANG TIKP-RISTEK KADIN INDONESIA (2010-2015) Komtap Infrastruktur dan Jasa Telekomunikasi Komtap Komtap Evaluasi Perangkat dan dan Monitoring Jasa Informatika Komtap Komtap Pendukung Perangkat Aplikasi dan Lunak WKU Bidang TIKP- Konten Ristek Komtap Media Komtap Riset Masa Cetak dan dan Teknologi Online Komtap Industri Komtap Penunjang Penyiaran Dalam Negeri3
  • 4. KOMTAP RISTEK (2010-2015) Ketua Benny Ranti Wakil Ketua Hidayat Tjokrodjojo Ferry Herfian Andi Zain Bob Hardian Sekretaris Tata Wahyudin Juni Soehardjo Alamat Menara Kadin Indonesia Lantai 29 • Jl. H.R. Rasuna Said X-5 Kav. 2-3, Jakarta 12950 X- Kav. 2- • Telepon: (021) 5274484 (hunting), Faks: (021) 5274331 Telepon: Faks: Graha MIK Lantai 5 Suite 503, Taman Perkantoran Kuningan • Jl. Setiabudi Selatan, Jakarta 12920 Website: www.kadin-indonesia.or.id www.kadin-4
  • 5. Sumber: Kadin Indonesia 2011MISI KOMTAP RISTEK PENDANA TEKNOPRENEUR PENELITI/INOVATOR INDUSTRI KOMERSIALISASI HASIL RISET TIK NASIONAL TEKNOPRENEUR KEBIJAKAN DAN REGULASI5
  • 6. Sumber: Ditjen IATT 2007KEBIJAKAN INDUSTRI TELEMATIKA NASIONAL Meningkatkan penciptaan wirausaha (teknopreneur) baru. Saat ini sarjana teknopreneur) baru. yang berwirausaha hanya sekitar 5% dari jumlah total sarjana. sarjana. Memfasilitasi infrastruktur untuk mendukung pengembangan industri perangkat lunak. lunak. Mengembangkan global marketing dan outsourcing. outsourcing. Meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri (kebijakan TKDN – Tingkat Kandungan Dalam Negeri) Negeri) Mendirikan pusat pengembangan animasi dan konten. konten. Mendirikan pusat pengembangan rancangan produk-produk produk- telekomunikasi. telekomunikasi.6 6
  • 7. Sumber: Kadin Indonesia 2009CAKUPAN INDUSTRI P/L DAN KONTEN Industri desain grafis, multimedia dan animasi. animasi. Industri konten internet dan mobile, termasuk portal dan layanan online lainnya (Web 2.0, Mobile 2.0, informasi, transaksi, dsb.). dsb. Industri pembuatan aplikasi berbasis konten dan hiburan, termasuk aplikasi hiburan, online, edukasi, game, dsb. dsb. Industri periklanan dan layanan terkait, baik iklan konvensional maupun new media (Internet, mobile dan media interaktif lain). lain). Industri konten lainnya yang terkait termasuk industri konten radio, TV, dan film, serta industri pembuatan perangkat lunak dan aplikasi bisnis. film, bisnis.7
  • 8. Sumber: Kadin Indonesia 2009PERMASALAHAN TIDAK TERSEDIANYA DATA/INFORMASI INDUSTRI YANG AKURAT Siapa yang bertanggungjawab?? bertanggungjawab?? ASET INTANGIBLE Aset utama dari industri konten dan aplikasi adalah tenaga kerja dan HAKI, yang mana penilaiannya sangat bersifat subyektif dan sukar dijadikan sebagai penilaiannya kolateral untuk pendanaan dari bank. bank. BIAYA OPERASI YANG TINGGI Industri konten dan aplikasi merupakan industri yang sarat teknologi dengan siklus hidup yang pendek, sehingga tercipta beban biaya operasi yang tinggi pendek, untuk pelatihan rutin, pemutakhiran perangkat, dsb. dsb. KETERGANTUNGAN PADA PENYEDIA INFRASTRUKTUR Keberadaan dan pertumbuhan industri konten dan aplikasi sangat tergantung pada tersedianya teknologi/infrastruktur terkait, misalnya Internet kecepatan tinggi, televisi digital, dsb., sehingga perlu selalu ada koordinasi dengan penyedia dsb. layanan infrastruktur. infrastruktur.8
  • 9. Sumber: Kadin Indonesia 2009… PERMASALAHAN ENTRY BARRIER YANG RENDAH Masalah persaingan dari konten dan aplikasi asing yang dapat masuk dengan bebas dikarenakan era terbuka Internet. Internet. KURANGNYA TENAGA KERJA YANG TERAMPIL Masalah kekurangan tenaga terampil dan "talent flight“; terbatasnya tenaga flight“; kerja yang terampil dan berprestasi serta pekerja yang berpengalaman lebih tertarik untuk pindah dan bekerja di luar negeri. negeri. PERATURAN YANG KURANG JELAS DAN TIDAK KONDUSIF Belum mendapat perhatian dan dukungan pemerintah, termasuk kebijakan pemerintah, pemerintah yang mendukung pertumbuhan penyedia konten lokal. lokal. TIDAK TERSEDIANYA DATA/INFORMASI INDUSTRI YANG AKURAT Sampai kapan?? kapan??9
  • 10. USULAN SOLUSI PENDEKATAN STRATEGIS PEMERINTAH KADIN PENDANA INDUSTRI INDONESIA TEKNO- PRENEUR PENDEKATAN PRAGMATIS10
  • 11. PENUTUP Perlunya sesegera mungkin Pemerintah melalui Kementerian-Kementerian Kementerian- terkait (mulai) membangun dan memelihara basis data pelaku bisnis TIK mulai) nasional, nasional, per kategori teknologi, secara konsisten dan berkelanjutan. Tanpa teknologi, berkelanjutan. adanya data/informasi yang akurat akan sulit membuat kebijakan yang data/informasi strategis untuk mendukung pengembangan industri TIK nasional. nasional. KADIN selain akan tetap bermitra dengan Pemerintah dalam menyusun kebijakan- kebijakan-kebijakan strategis, juga akan melakukan pendekatan pragmatis strategis, dengan semaksimal mungkin memfasilitasi terciptanya “link and match” antara Peneliti dan Industri sehingga dapat tercipta Teknopreneur- Teknopreneur- Teknopreneur baru dalam waktu yang tidak terlalu lama. lama.11
  • 12. RIWAYAT HIDUP SINGKAT Pendidikan: Pendidikan: 2008, 2008, Doktor Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia 1991, 1991, Master of Computer Science dari Michigan State University, Amerika Serikat (bea siswa World Bank) 1985, Sarjana Elektro dari Universitas Indonesia 1985, Posisi: Posisi: Ketua, Ketua, Komite Tetap Riset dan Teknologi TIK (2010-2015), KADIN Indonesia. 2010-2015), Indonesia. Wakil Ketua, Komite Tetap Telekomunikasi (2009-2010) dan Wakil Ketua, Komite 2009-2010) Tetap Informatika (2004-2009), KADIN Indonesia. 2004-2009), Indonesia. Direktur PT. Inforindo Intersolusi (jasa manajemen dan sistem informasi, 1992- PT. 1992- sekarang) sekarang) dan Direktur Utama PT. Ayola CyberNet (online game center, 2007- PT. 2007- 2011) 2011). Penguji eksternal mahasiswa program Doktor di Fakultas Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (2008-sekarang). 2008-sekarang). Dosen dan pembimbing tesis di Magister Teknologi Informasi, Universitas Informasi, Indonesia (1996-sekarang) 1996-12