Tugas fitri andayani dan hasnah(kdpf)

818 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
818
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
54
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas fitri andayani dan hasnah(kdpf)

  1. 1. TERMODINAMIKA By Fitri andayani (11107001) Hasnah (11107002)
  2. 2. Pengertian termodinamika Hukum 2 termodinamika menu Hukum 1 termodinamika Usaha dan proses termodinamika
  3. 3. Pengertian termodinamika Termodinamika adalah cabang dari ilmu fisika yang mempelajari tentang proses perpindahan energi sebagai kalor dan usaha antara sistem dan lingkungan. menu
  4. 4. Usaha dan proses termodinamika Usaha pada lingkungan Usaha pada beberapa proses termodinamika W = P (V2 – V1) W = usaha ( J) V1 = volume mula-mula (m3) P = tekanan (N/m2) V2= volume akhir (m3) next
  5. 5. Usaha dan proses termodinamika Usaha pada lingkungan Usaha pada beberapa proses termodinamika W akan berharga positif atau negatif apabila: a. Jika gas memuai sehingga perubahan volumenya berharga positif, gas (sistem) tersebut dikatakan melakukan usaha yang menyebabkan volumenya bertambah. Dengan demikian, usaha Wsistem berhargapositif. b. Jika gas dimampatkan atau ditekan sehingga perubahan volumenya berharga negatif, pada gas (sistem) diberikan usaha yang menyebabkan volume sistem berkurang. Dengan demikian, usaha W pada tersebut sistem ini bernilai negatif. next
  6. 6. Usaha dan proses termodinamika Usaha pada lingkungan Usaha pada beberapa proses termodinamika P(atm) 2 0,3 0,5 V(L) Suatu gas dipanaskan pada tekanan tetap sehingga memuai, seperti terlihat pada gambar. Tentukanlah usaha yang dilakukan gas. (1 atm = 105 N/m2) Jawab Diketahui: p = 2 atm, V1 = 0,3 L, dan V2 = 0,5 L. 1 liter = 1 dm3 = 10–3 m3 W = p ( ΔV) = p (V2 – V1) = 2 × 105 N/m2 (0,5 L – 0,2 L) × 10–3 m3 = 60 Joule.
  7. 7. Usaha dan proses termodinamika isobarik isokhorik isotermik adiabatik Usaha pada lingkungan Usaha pada beberapa proses termodinamika Proses isobarik adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada tekanan tetap. W = pΔV = p (V2 – V1)
  8. 8. Usaha dan proses termodinamika isobarik isokhorik isotermik adiabatik Usaha pada lingkungan Usaha pada beberapa proses termodinamika Proses isokhorik adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada volume tetap. p/T = konstan, ΔV=o maka w =0
  9. 9. Usaha dan proses termodinamika isobarik isokhorik isotermik adiabatik Usaha pada lingkungan Usaha pada beberapa proses termodinamika Proses isotermal adalah suatu proses perubahan keadaan gas pada suhu tetap. W = n RT ln V2/V1 atau W = n RT ln P2/P1
  10. 10. Usaha dan proses termodinamika isobarik isokhorik Usaha pada lingkungan Usaha pada beberapa proses termodinamika Proses adiabatik adalah suatu proses perubahan keadaan gas di mana tidak ada kalor (Q) yang masuk atau keluar dari sistem (gas). isotermik adiabatik W=3/2 n R (T1-T2) menu
  11. 11. Hukum 1 termodinamika "Jumlah kalor pada suatu sistem sama dengan perubahan energi dalam sistem tersebut ditambah usaha yangdilakukan oleh sistem." Q = ΔU + W Q = kalor yang diterima atau dilepaskan oleh sistem, ΔU = U2 — U1 = perubahan energi dalam sistem, dan W = usaha yang dilakukan sistem. next
  12. 12. Hukum 1 termodinamika Perjanjian tanda yang berlaku adalah: 1. Jika sistem melakukan kerja maka nilai W berharga positif. 2. Jika sistem menerima kerja maka nilai W berharga negatif 3. Jika sistem melepas kalor maka nilai Q berharga negatif 4. Jika sistem menerima kalor maka nilai Q berharga positif previous next
  13. 13. Hukum 1 termodinami ka energi dalam capasitas kalor isobarik isokhorik isotermik adiabatik W = P. ΔV = p(V2 – V1) Q = ΔU + p(V2 – V1) Q=3/2nR (T2 — T1) + p (V2 – V1) siklus karnot dan efisiensi
  14. 14. Hukum 1 termodinami ka energi dalam capasitas kalor isobarik isokhorik isotermik adiabatik W = pΔV = 0. Q = ΔU = U2 — U1 siklus karnot dan efisiensi
  15. 15. Hukum 1 termodinami ka energi dalam capasitas kalor isobarik isokhorik 1 2 isotermik adiabatik ΔT = 0 ΔU =3/2 nR ΔT ΔU=0 Q = ΔU + W = 0 + W Q = W = nRT.lnV1/V2 siklus karnot dan efisiensi
  16. 16. Hukum 1 termodinami ka energi dalam capasitas kalor isobarik isokhorik isotermik adiabatik Q = 0. Q = ΔU + W 0 = ΔU + W W = — ΔU = —(U2— U1) siklus karnot dan efisiensi
  17. 17. Hukum 1 termodinami ka energi dalam capasitas kalor siklus karnot dan efisiensi Kapasitas kalor gas adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untukmenaikkan suhu gas sebesar 1°C, untuk volume tetap disebut CV dan untuktekanan tetap disebut Cp. C =Q/ ΔT
  18. 18. Hukum 1 termodinami ka energi dalam capasitas kalor siklus karnot dan efisiensi Sadi carnot (1796-1832),Prancis Menemukan bahwa efisiensi suatu mesin tergantung pada perbedaan temperatur antara sumber panas dan penerima panas pada mesin uap. next
  19. 19. Hukum 1 termodinami ka energi dalam capasitas kalor siklus karnot dan efisiensi Wsiklus = ΔQsiklus = (Q1 – Q2) efisiensi mesin adalah Perbandingan antara besar usaha yang dilakukan sistem (W) terhadap energi kalor yang diserapnya (Q1). η= w1/Q.100% previous menu
  20. 20. Hukum 2 termodinamika “kalor mengalir secara alami dari benda yang panas ke benda yang dingin, kalor tidak akan mengalir secara spontan dari benda dingin ke benda panas”. next
  21. 21. Hukum 2 termodinamika entropi Mesin pendingin Dan pemanas Entropi adalah suatu ukuran banyaknya kalor yangtidak dapat diubah menjadi usaha. ΔS =Q/T
  22. 22. Hukum 2 termodinamika entropi Mesin pendingin Dan pemanas Kalor dapat dipaksa mengalir dari benda dingin ke benda panas dengan melakukan usaha pada sistem. next
  23. 23. aplikasi termodinamika APLIKASI next
  24. 24. Thank you menu

×