Risiko depresi tercatat lebih rendah saat seseorang memasuki remaja dan lanjut usia
Sementara pada usia menengah atau paruh baya, risiko depresi tercatat paling tinggi baik pada pria maupun wanita
Hasil penelitian puncak risiko depresi terjadi pada usia menengah - dan fakta ini merata di seluruh dunia untuk berbagai tipe masyarakat (alasan belum diketahui pasti)
Epidemiologi Depresi
Menurut WHO ;
gangguan mental menempati urutan keempat penyebab distabilitas pada 2000
diperkirakan, 121 juta manusia di muka bumi ini menderita depresi.
mereka yang menderita depresi 60% diantaranya mencoba melakukan tindakan bunuh diri.
Epidemiologi Depresi
Penelitian di Amerika;
1 dari 20 orang di Amerika setiap tahun mengalami depresi
Paling tidak 1 dari 5 orang pernah mengalami depresi sepanjang sejarah kehidupan mereka
Umumnya 10% dari penderita yang datang berobat ke poli spesialis psikiatri adalah penderita depresi
Epidemiologi Depresi
Penelitian para ahli ;
40% pada pasien yang mengalami depresi neurotic mempunyai kesempatan menjadi depresi berat
penderita depresi sebagian besar adalah perokok aktif
Tanda dan Gejala Depresi
Gejala depresi : kumpulan dari perilaku & perasaan yang secara spesifik dapat dikelompokkan sebagai depresi
Umumnya menunjukkan gejala psikis, gejala fisik & sosial yang khas murung, sedih berkepanjangan, sensitif, mudah marah dan tersinggung, hilang semangat kerja, hilang rasa percaya diri, hilang konsentrasi, menurunnya daya tahan.
Tanda dan Gejala Depresi
Gejala depresi ini bisa dilihat dari segi fisik, psikis dan sosial
Gejala Fisik : Gangguan pola tidur , Menurunnya efisiensi kerja , Menurunnya produktivitas kerja , Mudah merasa letih dan sakit
Gejala Psikis : Kehilangan rasa percaya diri, Sensitif , Merasa diri tidak berguna , Perasaan bersalah , Perasaan terbebani
Tanda dan Gejala Depresi
Gejala Sosial : masalah interaksi dengan rekan kerja, atasan atau bawaha n. Tidak hanya berbentuk konflik, namun juga perasaan minder, malu, cemas jika berada di antara kelompok dan merasa tidak nyaman untuk berkomunikasi secara normal
Keluhan utama pasien depresi:
Perasaan sedih/murung berkepanjangan.
Tidak bergairah, hilang minat/semangat bekerja atau melaksanakan aktifitas sehari-hari.
Tidak dapat menikmati kesenangan seperti biasanya.
Sakit kepala
Keluhan perut (lambung/saluran cerna).
Keluhan pernafasan (sesak, dada seperti tertindih)
Keluhan nyeri/sakit lain tanpa penyebab yang jelas.
PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN
Pengkajian
Bagaimana kita tahu bahwa seseorang itu
mengalami depresi?
Observasi dan berbicara dengan pasien
Perawat harus lebih bertanya tentang perasan
klien
PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN
Pengkajian
Efektifitas dari wawancara perawat dapat dilaksanakan dengan rancangan kuesioner untuk mendeteksi depresi. Ini adalah 2 tipe yang umum : ini diisi secara lengkap oleh klien ( self-rating scales ) dan ini diisi dengan lengkap oleh perawat selama wawancara. Self-rating scales umumnya berupa Beck Depression Inventory dan Zung Self-Rating Depression Scale .
PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN
Pengkajian
Penampilan klien depresi biasanya menjadi kunci yang kuat untuk merasakan dan mendiagnosa
Banyak laporan perawat ahli yang meyatakan bahwa pasien depresi membuat mereka(perawat)merasakan suatu perasaan tertentu. Setelah berbincang beberapa menit dengan klien depresi banyak orang-orang yang sensitif merasa lelah dan sedikit depresi dengan mendengarkan perasaan meraka
PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN
Diagnosa keperawatan yang muncul pada klien depresi (NANDA 2005) :
Kehilangan harapan (hopelessness)
Gangguan spiritual (spiritual distress)
Terganggunya harga diri
Isolasi social
Terganggunya pola tidur
Defisit perawatan diri
PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN
Intervensi Keperawatan
asuhan keperawatan mandiri berdasarkan diagnosa keperawatan
asuhan keperawatan kolaborasi dengan tim kesehatan lainnya dengan rencana penanganan yan dibuat oleh multidisiplin tim psikiatri.
Evaluasi
Saat mengevaluasi kemajuan klien dalam perawatan depresi, perawat harus terlebih dahulu menanyakan pandangan terhadap perubahan yang dirasakan klien yang telah terjadi sejak terapi dimulai
PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN
membangun hubungan satu-persatu untuk mengadakan kontak
meringankan perasaan kesepian klien
Menghormati klien
Mengkondisikan penerimaan untuk meningkatkan harga diri klien
Mengajak klien untuk aktif dalam kegiatan positif
PENATALAKSANAAN KEPERAWATAN
Merencanakan rekreasi
Mendengarkan klien
Menyediakan waktu untuk memahami perasaan subjektifitas klien terhadap depresi dan rasa nyeri
mendidik klien
membantu klien dalam membangun perasan yang benar terhadap kekuatan dan kelemahan dirinya
0 comments
Post a comment