PENGARUH BELAJAR KELOMPOK TERHADAP<br />PENINGKATAN PRESTASI SANTRIWATI<br />PP. MATHLABUL ULUM JAMBU LENTENG<br />SUMENEP...
Bakam PPQ (panitia pondok romadhan 2008-2009)
Ketua pesantren ORISMU 2009-2010
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011

6,581 views

Published on

1 Comment
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
6,581
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
208
Comments
1
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan santriwaati PP. Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011

  1. 1. PENGARUH BELAJAR KELOMPOK TERHADAP<br />PENINGKATAN PRESTASI SANTRIWATI<br />PP. MATHLABUL ULUM JAMBU LENTENG<br />SUMENEP TAHUN PELAJARAN 2010-2011<br />1844040156210<br />OLEH :<br />KHOTIMATUL JANNAH<br />NO. INDUK : 278/ 9931707608<br />SANTRIWATI KELAS AKHIR<br />MA’HADUL MU’ALLIMIN AL-ISLAMI<br />PP. MATHLABUL ULUM<br />TAHUN 2010-2011 M<br />PENGARUH BELAJAR KELOMPOK TERHADAP<br />PENINGKATAN PRESTASI SANTRIWATI<br />PP. MATHLABUL ULUM JAMBU LENTENG<br />SUMENEP TAHUN PELAJARAN 2010-2011<br />PAPER<br />Paper Ini Dibuat Sebagai Tugas Akhir <br />Mata Pelajaran Metodologi Riset<br />OLEH :<br />KHOTIMATUL JANNAH<br />NO. INDUK : 278/ 9931707608<br />SANTRIWATI KELAS AKHIR<br />MA’HADUL MU’ALLIMIN AL-ISLAMI<br />PP. MATHLABUL ULUM<br />TAHUN 2010-2011 M<br />PENGESAHAN PEMBIMBING<br />Yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa paper ini <br />Berjudul <br />Study Koperatif<br />PENGARUH BELAJAR KELOMPOK TERHADAP<br />PENINGKATAN PRESTASI SANTRIWATI<br />PP. MATHLABUL ULUM JAMBU LENTENG<br />SUMENEP TAHUN PELAJARAN 2010-2011<br />OLEH :<br />KHOTIMATUL JANNAH<br />NO. INDUK : 278/ 9931707608<br />Paper ini disahkan pada tanggal 05 Desember 2010 M<br />Jambu, ………….2010 M<br />Pembimbing <br />(USTADZ SURYADI KADIR)<br />Scantanasga 619<br />MOTTO<br />No day without study<br />Tiada hari tanpa belajar<br />HALAMAN PERSEMBAHAN<br />Ummi dan abiku tercinta yang senantiasa mendidik ku serta memberiku semangat dalam belajar <br />Pimpinan pondok “ KH. Oh. Taufiqurrahman FM<br />Asatid wal asatidah yang telah mendidikku dengan sabar.<br />Sahabat-sahabatku “ Scantanasga dan Arabasta” senasib dan seperjuangan<br />Kakak tercintaku “ Lilik Suci Fajriyah Islami” ang telah memberikan semangat.<br />Pembimbing “Ustad Suryadi Kadir” yang telah memberikan semangat dalam perbuatan paper.<br />Wali kelas “ Ustadh YAsiroh Safarina”<br />Peri kecilku “Zahrotin alodillah” yang selalu mewarnai hari-hariku dengan senyuman.<br />Teman-teman se almameter “scanaration”<br />DAFTAR ISI<br />Halaman Judul <br />Halaman Judul<br />Halaman Pengesahan<br />Halaman Motto<br />Halaman Persembahan<br />Halaman daftar isi<br />Halaman kata pengantar<br />BAB I: PENDAHULUAN<br />Latar Belakang Masalah<br />Rumusan Masalah<br />Ruang Lingkup<br />Tujuan Penelitian<br />Alasan Memilih Judul<br />Kegunaan Memilih Judul<br />Hipotesis<br />Penegasan Judul<br />Sistematika Pembahasan <br />BAB II: KAJIAN PUSTAKA<br />Belajar<br />Prinsip-prinsip belajar<br />Manfaat belajar kelompok<br />Belajar Kelompok<br />Tujuan belajar kelompok<br />Unsur-unsur belajar kelompok<br />Pandangan tentang belajar kelompok<br />BAB III: METODE PENELITIAN<br />Rancangan penelitian<br />Populasi dan Sampel<br />Teknik pengumpulan data<br />Observasi<br />Wawancara<br />Dokumentasi<br />Angket <br />Teknik analisa data<br />BAB IV: ANALISA DATA<br />Tahap persiapan<br />Tahap pelaksanaan<br />Teknik pengumpulan data<br />Pembuktian hipotesis<br />BAB V: KESIMPULAN, SARAN-SARAN DAN PENUTUP<br />Kesimpulan<br />Saran-saran<br />Penutup <br />DAFTAR PUSTAKA<br />BAB I<br />PENDAHULUAN<br />Latar Belakang Masalah<br />Kemampuan intelektual siswa sangat menentukan keberhasilan siswa dalam memperoleh siswa dalam memperoleh prestasi. Untuk mengetahui berhasil tidaknya seseorang didalam belajar maka perlu dilakukan suatu efaluasi. Tujuannya untuk mengetahui prestasi yang diperoleh sisiwa setelah proses belajar berlangsung.<br />Sebelum membicarakan pengetrtian prestasi bellajar, terlebih dahulu dikemukakan apoa yang dimaksud dengan belajar. Para pakar pendidikan biasanya mengemukakan pengertian yang berbeda antara satu dengan yang lainya. Namun ddemikian suatu mengacu dalam prinsip yang sama yaitu setiap orang yang melakukan proses belajar akan mengalami proses belajar dan mengalami proses suatu perubahan dalam dirinya. Belajar adalh suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamanya dalam interaksi dengan lingkungannya. Belajar adalah “suatu aktifitas mental / psikis yang berlangsung dalam interaksi yang aktif dengan lingkungan. Yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pengealaman, keterampilan, dan nilai sikap. Perubahn itu bersifat secara relatif konstan.”. belajar adalah suatu pertumbuhan atau pertumbuhan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru gberkat pengalaman latihan”.<br />Adapun prestasi dapa diartikan hasil diperoleh karena adanya aktifitas belajar yang telah dilakukan.namun banyak orang mengatakan yang dimaksud dengan belajar adalh menjadi ilmu dan menuntut ilmu. Ada yang lebih husus mengartikan bahwa belajar adalah menyerap pengalaman, belajasr adalah perubahan yang terjadi dalm tingkah laku manusia. Proses itu terjadi apabila terjadi sesuatu yang mendorong pribadi yang bersangkutan. Prestasi belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, mengenai prestsi belajr secara garis besar harus bertitik tolak kepada pengertian belajar itu sendiri. Untuk tu para ahli mengemukakan pendapatnya yang berbeda-beda sesuai pandangan yang mereka anut, namun dari pendaopat yang berbeda sessuai pandangan yang mereka anut. Namun dari pendapat yang berbeda itu dapat kita temukan dalam satu titik persamaan. Sehubung dengan prestasi belajar, perstasi belajar yaitu:”hasil yang dicapai seseorang dalam usaha belajar sebagai mana yang di tanyakan dalam raport”.<br />Prestasi belajar adalah suatu bukti keberhasilan belajar atau kemampuan seseorang siswa dalam melakukan kegiatan belajarnya sesuai dengan bobot yang di capainya. “prestasi belajar adalah” kesempurnaan seseorang dalam berfikir, merasa dan berbuat. Perstasi belajar bisa dikatakan sempurnaapabila memenuhi tiga aspek yankni: kognitif, affaktif dan psikomotor. Sebaliknya dikatakan prestasi kurang memuaskan jika seseorang belum mampu memenuhi target dalam kreteria tersebut.“berdasarkan pengertian diatas, maka dijelaskan bahwa prestasi belajar merupakan tingkat kemanusiaan yang dimiliki siswa dalam menerima, menolak dan menilai informasi-informasi dalam proses belajar mangajar. Prestasi belajar mengajar. Presatsi belajar seseorang sesuai dengan tingkat keberhasialn sesuatu dalam mempelajari sesuatu dalam mempelajari sesuatu dalam mempelajari peajaran yang ditanyakan dalam bentuk nilai atau raport tetap bidang studi telah diadakan evaluasi hasil evaluasi dapat memperlihatkan tentang tinggi atau rendahnya prestasi balajar siswa.<br />Berdasarkan urayan diatas penulis ingin mengangkat sebuah judul peper yaitu :pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan prestasi santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun 2010-2011”.<br />Rumusan Masalah<br />Dari urayan latar belakang diatas lalu yang menjadi butir-butir permasalahan sadalah sebagai berikut:<br />Adakah pengaruh belajar kelompok terhadap prestasi Santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun 2010-2011<br />Seberapa besar pengaruh belajar kolompok terhadap prestasi santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun 2010-2011.<br />Ruang Lingkup<br />Agar memperjelas arah dan tujuan, perlu kiranya penulis memberikan gambaran tentang ruang lingkup. Adapun ruanglikup ini adalah sebagai berikut:<br />NoSub Variable XIndicator 12BelajarBelajar kelompok Prinsip-prinsip belajarMamfaat belajar kelompokTujuan belajar KelompokUnsure-unsur belajar kelompokPandangan tentang belajar kelompokNo Sub Vareable YIndicator 1 Prestasi Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar<br />Tujuan Penelitian<br />Dalam setiap kegiatan penelitian pasti mempunyaitujuan yang memjadi target utama untuk dicapai. Demikian pula penelitian harus memiliki tujuan pokok yang direncanakan. Agar lebih jelas arahnya, penulis menentukan tujuan ini adapun tujuan yang ingin penulis capai dari penelitian ini adalah:<br />Ingin mangetahui ada atau tidaknya pengaruh belajar kelompok terhadap prestasi santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu.<br />Ingin mengetahui berapa besarkah pengearuh belajar kelompok terhadap prestasi santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu.<br />Alas an Memilih Judul<br />Dalam penelitian ini tentunya ada beberapa alas an mengapa penulis memilih judul ini untuk diteliti. Adapun alasan penulis meneliti, alas an ini antara lain:<br />Alas an objektif<br />Konten belajar kelompok adalah suatu kerjasama dimana untuk menjelaskan masalah dengan baik walaupun cara berfikir, pandanganya berbeda.<br />Sejauh pengamatan penulis, judul ini sangat menarik untuk dibahas.<br />Alasan subyektif<br />Ketertarikan penulis terhadap perkembangan Santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep.<br />Sebagai refleksi dan simpati penelitian terhadap perkembangan Santriwati.<br />Kegunaan Memilih Judul<br />Menambah ilmu pengetahuan dan wawasan tentang pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan prestasi santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun 2010-2011.<br />Mengetahui dan menemukan secara langsung adanya pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan prestasi Santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun Pelajaran 2010-2011.<br />Hipotesa<br />Dalam penelitian ini, penulis mencoba menjawab jawaban sementara atau bisa disebut dengan hipotesa kerjadan hipotesa nihil. Sebelum melakukan penalitian ini. Dua hipotesa ini disebut juga dengan variable X dan variable Y sebagai berikut:<br />Hipotasa Kerja (HI)<br />Adanya pengaruh belajar kelompok terhadap santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu.<br />Hipotesa Nol / Nihil (HO)<br />Tidak adanya pengaruh belajar kelompok terhadap prestasi santriwati Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu.<br />Hipotesa adalah jawaban semantara (bukan fianal) dari permasalahan penelitian untuk dibuktikan melalui pendidikan (Dhofir 1997:25)<br />Penegasan Judul<br />Untuk member gambaran yang lebih jelas lagi bagi para pembaca tentang judul yang penulis pilih. Maka penulis akan menjelaskan beberapa definisi yang akan membantu pembaca dalam memahami judul ini untuk menghindari kesalah penafsiran. Definisi-definisi itu sebagai berikut:<br />Pengaruh: daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang atau benda) yang ikut membentuk watakkepercayaan atau perbuatan seseorang (Dep.Dik.Bud 1990.664)<br />Belajar: suatu proses belajar yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu pengalamanya sendiri.<br />Kelompok: grup, kumpulan dan klub<br />Terhadap: kata depan untuk menandai arah kepada lawan.<br />Peningkatan: suatu kata yang diawali dengan kata pe dan diakhiri denagn kata an.<br />Prestasi: suatu bukti keberhasilan demi kemampuan seseorang untuk melakukan kegiatan sesuai dengan bobot yang dicapai (Wikel,1996 : 162).<br />Santriwatu: Murid Pesantren (pondok)<br />PP.Mthlabul Ulum:nama sebuah lembaga ataupun pondok moderen yang terletak di Desa Jambu Kecamatn Lenteng Kabupaten Sumenep<br />Suatu usaha untuk memperoleh suatu ilmu pengetahuan yang dilakukan yang dilakukan oleh kumpulan-kumpulan atau seluruh santriwati dalam rangka meningkatkan potensi yang akan mereka raih sebagai tanda bukti dari keberhasilan mereka menurut ilmu.<br />Sitematika<br />Untuk mempermudah pembahasan peper ini, maka peenulis perlu menyusun kerangka pemikiran (sistematika pembahasan) sebagai berikut:<br />Bab Iadalah pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah, ruang lingkup, tujuan penelitian, alas an memilih judul, hipotesa, penegasan judul, sistematika.<br />Bab II adalah landasan teori yang dibagi menjadi tiga bagian, bagian pertama mambahas tentang belajar, bagian kedua membahas tentang belajar kelompok, bagian ketiga memebahas tentang prestasi.<br />Bab III pambahasan tentang metode penelitian yang berisi rancangan penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, teknik analisis data.<br />Bab IV adalah bab inti yang merupakan laporan dari hasil penelitian yang berisi paparan data, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap penyajian data,pembuktian hipotesa.<br />Bab V bab penutup yang berisi kesimpulan sekaligus pemberian saran-saran yang bermamfaat bagi perkembangan dan pengembangan penelitian dimasa yang akan datang.<br />BAB II<br />KAJIAN PUSTAKA<br />Belajar<br />Prinsip-prinsip belajar<br />Menurut Slameto (1995:2) belajar atau suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh sesuatu perubahan tingkah laku secara keseluruhan , sebagai hasil pengalamanya sendiri dalam interaksi dalam lingkunganya.<br />Belajar atau suatu aktifitas mentatal atau psikis yang berlangsung antara interaksi yang aktif dengan lingkunganya, yang menghsilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan pemahaman keterampilan dan nilai sikap.<br />Perubahan itu bersifat secara relatif konstan. Belajar atau suatu pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku berkat tingkah laku dan latihan. <br />Dalam mengaerjakan sesuatu seseorang harus mempunyai prinsip-prinsip tertentu begitu juga halnya dengan belajar. Untuk menentukan diri dalam belajar harus mempunyai prinsip sebagai mana harus diketahui prinsip belajar memang kompleks tetapi dapat juga dinamis dan diperinci dalam bentuk-bentuk prinsip atau azas belajar sebagai mana yang dinyatakan oleh Omar Hamalik (9183:23) meliputi<br />Belajar harus senantiasa bertujuan searah dan jelas.<br />Belajar yang paling efektif apabila didasari oleh dorongan motivasi yang murni dan bersumber dari dalam diri sendiri.<br />Senantiasa ada hambatan dan rintangan dalam belajar karena itu siswa harus sanggup menghadapi atau mengatasi secara tepat.<br />Belajar memerlukan gimpingan baik itu dari guru atau tuntutan dari buku pelajaran itu sendiri.<br />Jenis belajar yang paling utama ialah belajar yang berpikiran kritis, lebih baik dari pada pembentukan kebiasaan-kebiasaan mekanis.<br />Cara belajar yang paling efektif adalah dalam pembentukan pemecahan masalah melalui kerja kelompok asalkan masalah tersebut disadari bersama.<br />Belajar memerlukan pemahaman atas hal-hal yang dipelajari, sehingga diperoleh pengertian-pengertian.<br />Belajar memerlukan latihan dan ulangan agar apa-apa yang dipelajari dapat dikuasai.<br />Belajar harus disertai dengan keinginan dan kemauan yang kuat untuk mencapai tujuan.<br />Belajar dianggap berhasil apabila si pelajar telah sanggup menerapkan dalam prakteknya belajar kelompok adalah suatu cara belajar yang menuntut siswa untuk saling bekerja sama dan saling bergantung dalam struktur tugas, tujuan dan hadiah. Struktur tujuan dalam belajar kelompok tercapai jika tiap-tiap individu yang terlibat memberi sumbangan pemikiran untuk pencapaian tujuan itu (Ibrahim, 200: 3). Dalam belajar kelompok yaitu siswa belajar besama dalam kelompok-kelompok kecil dan saling membantu satu sama lain. Kelas disusun dalam kelompok yang terdiri dari 4 atau 5 siswa yang berkemampuan tinggi, sedang dan rendah.<br />Manfaat belajar kelompok<br />Menutut Lie (dalam Lili, 2004: 13) ada beberapa manfaat dalam proses pembelajaran kelompok yaitu:<br />Dapat meningkatkan kemampuannya untuk bekerja sama dengan siswa yang lain.<br />Dapat mempunyai lebih banyak kesempatan untuk menghargai perbedaan.<br />Dapat berpartisipasi dalam proses pembelajaran dapat meningkat.<br />Mengurangi kecemasan siswa.<br />Meningkatkan motivasi harga diri dan sifat positif.<br />Meningkatkan prestasi belajar.<br />Belajar Kelompok<br />Tujuan Belajar Kelompok<br />Menurut Arends (dalam rentuman, 2002: 110) model belajar kelompok dikembangkan untuk mencapai tiga tujuan yaitu:<br />Prestasi Akademik<br />Belajar kelompok sangat menguntungkan bagi yang memiliki kemampuan tinggi maupun rendah. Siswa berkemampuan lebih tinggi dapat menjadi tutor bagi siswa yang berkemampuan rendah. Jadi siswa kelompok bawah mendapat bantuan dari teman sebaya. Dalam proses ini siswa berkemampuan lebih tinggi secara akademis mendapat keuntungan karena pengetahuannya dapat lebih mendalam.<br />Penerimaan akan Keanekaragaman<br />Belajar kelompok, menyajikan peluang bagi siswa dari berbagai latar belakang dari kondisi sosial untuk bekerja dan saling bergantung satu sama lain atas tugas-tugas bersama.<br />Pengembangan Keterampilan Sosial<br />Belajar kelompok bertujuan untuk mengajarkan pada kita keterampilan-keterampilan bekerjasama dan berkolaborasi. Keterampilan ini penting dimiliki di dalam masyarakat.<br />Unsur-Unsur Belajar Kelompok<br />Menurut Nurhadi dan Senduk (2003: 60) belajar kelompok adalah suatu sistem yang di dalamnya terdapat unsur-unsur yang saling terkait. Adapun unsur-unsur tersebut:<br />Saling ketergantungan positif<br />Dalam belajar kelompok siswa merasa bahwa mereka sedang bekerjasama dengan kelompok untuk mencapai satu tujuan dan terkjait satu sama lain. Seorang siswa akan sukses apabila semua anggota kelompoknya sukses. Siswa akan merasa bahwa dirinya adalah bagian dari kelompok dan merasa bertanggung jawab terhadap suksesnya kelompok.<br />Interaksi tatap muka<br />Belajar kelompok akan meningkatkan interaksi. Hal ini terjadi dalam hal seorang siswa akan membantu siswa lain untuk sukses sebagai anggota kelompok. Saling memberikan bantuan ini akan berlangsung secara alamiah karena kegagalan seseorang dalam kelompok mempengaruhi suksesnya kelompok. Untuk mengatasi masalah ini, siswa yang membutuhkan bantuan akan mendapatkan dari teman sekelompoknya. Interaksi yang terjadi dalam belajar kelompok adalah dalam hal tukar menukar ide mengenai masalah yang sedang dipelajari bersama.<br />Akuntalitas individual<br />Tanggung jawab individual dalam belajar kelompok dapat berupa tanggung jawab siswa dalam hal: (1) membantu siswa yang membutuhkan bantuan dan (2) siswa tidak hanya sekedar membonceng pada hasil kerja kelompoknya.<br />Keterampilan menjalin hubungan antar pribadi<br />Dalam belajar kelompok selain dituntut untuk mempelajari materi yang diberikan, seorang siswa dituntut bagaimana berinteraksi dengan pendidikan tentang perkembangan dan kemajuan murid yang berkenaan dengan penguasaan bahan pelajaran yang disajikan kepada mereka serta nilai-nilai yang terdapat dalam kurikulum.<br />Mengenai hasil belajar ini diungkapkan oleh Rusyan (dalam Rahmaniyah, 2005: 17) untuk melihat sejauh taraf keberhasilan mengajar guru dan belajar murid secara tepat (valid) dan dapat dipercaya (reliable). Kita memerlukan informasi yang didukung oleh data objektif dan memadai tentang indikator-indikator perubahan, perilaku dari peribadi peserta didik.<br />Berkaitan dengan matematika, penulis berpendapat bahwa hasil pembelajaran matematika adalah skor yang diperoleh siswa setelah s iswa mengikuti tes prestasi belajar kelompok. Seseorang dikajtakan berprestasi jika ia mencapai suatu hasil yang maksimal dari apa yang ia lakukan. Beberapa batasan mengenai prestasi belajar yang dikemukakan oleh tokoh pendidikan antara lain:<br />Menurut Sumadi (dalam Rozi, 1998: 15) prestasi adalah proses pertumbuhan tingkah laku sebagai hasil pengalamanyang diperoleh. Sumarto (dalam Rozi, 1998: 15) mengatakan bahwa prestasi adalah suatu nilai yang menunjukkan hasil tertinggi yang dicapai seseorang yang menurut kemampuan orang tersebut dalam mengerjakan sesuatu pada saat tertentu pula. Dari beberapa pendapat tentang prestasi belajar merupakan hasil yang telah dicapai siswa dalam belajar yang berupa pengetahuan, sikap, keterampilan yang biasanya dinyatakan dengan nilai yang diambil dari hasil evaluasi prestasi belajar juga merupakan hasil proses belajar yang berupa perubahan tingkah laku yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari. Demikian pula dengan prestasi belajar matematika adalah hasil yang dicapai siswa yang berupa tingkah laku sebagai akibat pengalaman yang diperoleh dalam belajar-mengajar.<br />Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar<br />Hasil belajar yang dicapai siswa merupakan hasil interaksi antara beberapa faktor yang saling mempengaruhi baik faktor dari dalam siswa (faktor internal) maupun faktor dari luar siswa (faktor eksternal).<br />Faktor Internal antara lain:<br />Intelegensi<br />Kesiapan<br />Motivasi<br />Sikap dan kebiasaan belajar<br />Faktor Eksternal antara lain:<br />Guru<br />Lingkungan dan Prasarana<br />Pandangan tentang Belajar Kelompok<br />Beberapa pandangan tentang belajar kelompok. Beberapa teori pembelajaran yang mendasari belajar kelompok antara lain:<br />Teori Motivasi<br />Menurut teori motivasi, motivasi siswa pada pelajaran kelompok terutama terletak pada bagaimana bentuk hadiah atau struktur pencapaian tujuan saat siswa yakin bahwa tujuan mereka tercapai hanya jika siswa lain juga akan mencapai tujuan tersebut. Struktur pencapaian tujuan menciptakan situasi yaitu keberhasilan individu ditentukan oleh keberhasilan kelompoknya.<br />Teori Perkembangan<br />Teori pengembangan mengasumsikan bahwa interaksi antar siswa di sekitar tugas-tugas yang sesuai, meningkatkan penguasaan mereka terhadap konsep-konsep yang sulit. Dengan adanya interaksi tersebut siswa lebih banyak belajar dari pada belajar dari guru. Siswa juga lebih memiliki kemungkinan menggunakan tingkat berfikir yang lebih tinggi selama dan setelah diskusi dalam kelompok dari pada mereka bekerja secara individuall atau kompetitif. Jadi, materi yang dipelajari siswa akan akan tetap ada dalam waktu yang lebih lama (Ibrahim, 2000).<br />BAB III<br />METODE PENELITIAN<br />Rancangan Penelitian<br />Untuk dapat menyelesaikan penelitian ini, sebelumnya penulis penulis melakukan sebuah rancangan penelitian, dan yang pertama kali penulis lakukan adalah menentukan judul penelitian. Latar belakang masalah, alasan memilih judul, penegasan judul, hipotesa, ruang lingkup, metode penelitian, dan sistematika pembahasan. Setelah penulis membuat ataupun memaparkannya maka penulis harus membuat landasan teori dari judul penelitian yang akan penulis teliti. Dan berdasarkan landasan teori inilah penulis dapat membuat engket penelitian lalu menyebarkannya. Setelah angket disebarkan maka penulis dapat langsung menghitung hasil angket tersebut dapat diketaui berpengaruh tidaknya penelitian yang sedang penulis kerjakan.<br />Populasi dan Sampel<br />Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian yang mencakup semua elemen dan unsur-unsunya (Dhofir.2000:36)<br />Sampel adalah sebagaian subjek penelitian yang memiliki kemampuan mewakili sebuah data (populasi). (Dofir, 2000.36)<br />Meliat sejumlah resp[onden yang menulis teliti maka peneliti menggunakan metode populasi dalm pengumpulan data ini. Karena jumlah responden dalm penelitian ini kurang dari 100 atau tepatnya berjumlah? Orang. Maka penelitian menggunakan populasi untuk memperoleh data dari responden.<br />Dan dalam penelitian objek. Penulis memastikan responden yaitu seluruh Santriwati Mathlabul Ulum yang jumlah subjeknya lebih dari 100 dapat diambil 20%<br />Tabel Populasi<br />NoNama LembagaKelasJumlah20%1MMAIIIIIIIIVVVI2633292132275,26,65,24,26,45,4Jumlah16833,62MTSIIIIII-2100,40,2Jumlah30,63MAIIIIII811141,62,22,8JumlahJumlahKeseluruhan332046,640,8<br />Teknik Pengumpulan Data<br />Teknik pengumpulan data adalah cara-cara yang dapat digunakan oleh penelitian dalam mengumpulkan data (Dhofir.2000.39).dalam penelitia penulis menggunakan teknik mengumpulkan data sebagai berikut:<br />Observasi<br />Obserfsi adalah salaha satu instrument penelitian yang berguna untuk mengumpulkan data dengan mengguakan dokumen pengamatan.(Syarqowi Dofir. Januari. 1997). Hal 45. Demikian halnya dengan metode obserfasi terdapat kelebihan dalam metode obserfasi antara lain:<br />Obserfasi dapat dengan cepat memperoleh data atau informasi dari gejala-gejala yang dimiliki.<br />Obserfasi dengan mudah dapat dilakukan tampa terkait dengan persiapan yang sullit.<br />Memungkinkan terjadinya pencatatan secara serentak dengan terjadinya gejala.<br />Kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam metode obserfasi antara lain:<br />Secara mayoritas subjek yang mengetahi sedang diteliti akan cenderung berbuat suatu yang positif-positif saja.<br />Sulit untuk memprediksikan persoalan yang tidak terkontrol sebelumnya oleh peneliti atau karena terjadinya peristiwa yang dapat mangganggu datangnya lancarnya pelaksanaan penelitia.<br />Timbulnya prifasitas dan subyektifitas penilayan dalam menangkap penilayan-penilayan yang dihadapi.<br />Dengan menggunakan observasi peneliti dapat terjun langsung kelapangan.<br />Wawancara.<br />Wawancara adalah salah satu jenis alat pengumpul data yang menggunakan Tanya jawab secara lisan. (Syarqowi Dhofir:Januari.1997) hal 47.<br />Kelebihan-kelebihan yang terdapat dalam metose wawancara anatara lain:<br />Melatih kemandirian dan ketangkasan dalamdalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan.<br />Bersifat langsung<br />Bebas dari spekulasi<br />Sebagai penguat dari data-data yang ada.<br />Sedangkan kelemahan-kelemahan dalm metode wawancara antara lain:<br />Tidak cukup efesien karena tidak cukup waktu yang cukup lama.<br />Membutuhkan tenaga yang cukup<br />Jalan dan isi wawancara sangat mudah dipengaruhi oleh keadaan yang mungkin memberikan tekanan.<br />Dengan menggunakan metode wawancara peneliti bisa mendpatkan jawaban langsung dari responden.<br />Dokumentasi<br />Dolomentasi adalah arsip sebagai bukti bahwa apa yang tertulis dalam arsip tersebut merupakan bukti suatu hal yang benar-benar terjadi (Suharsimi Arikunto, prosedur penelitian hal:50)<br />Kelebihan-kelebihan yang terdapat pada metode dokumentasi antara lain:<br />Statis, tidak akan terpengaruh oleh faktor luas.<br />Dalam hal peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Maka studi dokumentasi akan sangat membantu dalam hal pengumpulan data.<br />Untuk subyek manusia yang sulit untuk dihubungi, maka dokumen yang ada akan mempermudah terhadappenelitian ini.<br />Sedangkan kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam metode dokumentasi antara lain:<br />Dokumen dapat ditulis secara berlebihan, kadang-kadang tampa fakta sehingga apabila akan dipakai sebagai scuan utama kurang mengenai.<br />Tersedia secara selektif.<br />Tidak lengkap. Pola dasar memang tidak untuk penelitian sehingga apa yang ditulis mungkin tidak lengkap.<br />Fornmat tidak laku. Sesuai dengan keinginan penulis sehingga dapat mempersulit pengumpulan dan pengelompokan data.<br />Dengan menggunakan metode dokumentasi peneliti bisa menyimpan catatan dan informasi yang penting.<br />Angket<br />Angket adalah daftar pertanyaan tertulis yang digunakan untuk mengumpulkan data dan mengukur data dari responden (Syarqowi Dhofir. Januari:49:1997)<br />Kelebihan-kelebihan yang terdapat dalm metode metode angket antara lain:<br />Untuk peneliti mudah mengolah data yang masuk <br />Untuk peneliti waktu yang dimamfaatkan dalam mengelompokkan jawaban menjadi padat dan singkat.<br />Untuk responden, mudah memilih jawaban<br />Untuk responden dalam mengisi jawaban memerlukan waktu yang relatif singkat.<br />Sedangkan kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam metode angket antara lain:<br />Untuk peneliti, dalam menyusun pertanyaan harus hati-hati agar tidak ada kekeliruan dalam menafsirkanya.<br />Untuk responden, merasa dibatasi dalam pemberian jawaban<br />Fasilitas jawaban, responden akan sulit untuk telusuri kebenaranya oleh peneliti.<br />Dengan menggunakan metode angket peneliti bisa dapat menghemat tenaga dan waktu peneliti dengan mewakilkan kepada responden.<br />Teknik Analisis Data<br />Analisa adalah mengganalis data-data yang di peroeh peneliti dalam penelitian yang menggunakan metode pokok yaitu metode angket, sehingga diperoleh dari penelitian ini (Syarqowi Dhofir, 2000:44).<br />Adpaun data yang diperoleh dari penelitian yang dijadikan pada bagina sebelumnya memang belum dapat membuktikan kebenaran hipotesa yang dijadikan untuk itu perlu mengelola dan menganalisis lebih lanjud.sedangkan teknik yang digunakan penelliti dalam enellitian ini adalah teknik analissis kolelasi yang dipakai adalah:<br />Rxy = εxyεx2εy2<br />Keterangan :<br />Rxy: koefisien kolerasai prodak moment.<br />X: prodak dari fariabel bebas (X)<br />Y: prodak dari fariabel terikat (Y)<br />XY: jumlah hasil kalli antara (X) dan (Y).<br />BAB VI<br />ANALISIS DATA<br />Tahap Persiarpan<br />Dalam tahap persiapan, pemneliti menolak gunakan obserfasi pada tanggal 23 Oktober 2010 M. sedangkan pada tanggal …………………………2010 M. penulis menggunakan wawancara, dan juga pembuatan angket disebarkan pada tanggal……….2010 M.<br />Tahap Pelaksanaan.<br />Setelah tahap persiapan dilaksanakan maka penulis melaksanakan tahap pelaksanaan pada tanggal ……………….2010 M. sedangkan penullis mengadakan wawancara dengan salah satu santriwawti Mathlabul Ulum yaitu: “…………” tahap pelaksanaan yang dilaksanakan oleh penulis antara lain:<br />Mengadakan obserfasi (terjun langsung kelapangan) untuk melengkapi angket.<br />Melaksanakan wawancara dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada responden.<br />Membuat data-data responden yang diteliti o;eh peneliti.<br />Menyeberkan angket pada Santriwati.<br />Mengumpulkan angket dari responden untuk analisis hasilnya.<br />Teknik pengumpulan data.<br />Dalam teknik pengumpulan data penulis mengetahhui hasil obserfasi antara lain:<br />Peneliti dapat mengetahui adanya pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan prestasi .<br />Pemneliti dapat mengetahui adanya pengaruh belajar kellompok terhadap peningkatan prestasi.<br />Pada tanggal 6 Desember 2010 M ketika terjadi pewngaruh belajar kelompok terhadap peningkatan presstasi Santriwati naka dari itu mengadakan wawancara dengan salah satu Santriwati Mathlabul Ulum yaaitu: “Kholidaul Hijriyah” tempat wawancara di tempat Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu.<br />Dari hasil obserfassi dan wawancara yang dilaksanakan oleh peneliti. Maka penulis mendokumenasikan dalam beberapa lampiran antara lain:<br />Peneliti mengetahui langsung wawancara dddengan belajar kelompok Santriwati mempunyai semangat dan menghasilkan sesuatu keberhasilan yang idea.<br />Peneliti mengetahui langsung bahwasanya balajar kelompok itu sangat bermamfaat bagi peningkatan prestasi dan potensi Santriwati.<br />Peneliti mengetahui langsung hasil dari tujuan belajar kelompok.<br />Dengan menyebarkan angket kepada Santriwati maka penelitimenganalisis hasil angket: akan tetapi terlebih dahulu perlu dikeahui koefesien antar Vaariabel X dan Variabel Y.<br />Jawabananilai3<br />Jawabanbnilai2<br />Jawabancnilai1<br />Tabel I<br />Variable X<br />No12345678910A X 3B X 2C X 1Jumlah1bbcaaacbbc983202aabaaababc1861253aabaccbaab1562234baaaaaaaab2440285bbaabcabbb9121226baaaacabbb1581247aaaaaaaabc2421278aaaaaaaaac2701289baaaaaaabb21602710aacaccaaac18042211aaaaacacbc18232312aaaaacacac21032413aaaaacaaaa27012814aaaaaaaaac27012815aaaaaccccb15242116abaabcabbb121012317aaaaaabbab21602718baaaacbbba15812419aaaaaaaaab27202920aaaabcaabc18422421aaaaacbbbc15622322aaaaacbbbc15622323bbaaaaabab18802624bbbacababc91022125cbaabcabaa15622326aaaaacaaaa27012827abaaaaaaba24402828baaaacaaab21412629bbbacaabbc91022130aaaacaabcc18232331baccccbbbb31041732aaaaccaaac21032433aaaaccaaab21222534abaaccaaba18422435aaaaacaaaa27012836aaaaccbbab15622337baaaaaaabc21412638aaaabcaaab21412639aaaaccaaac21032440bbaaccbabc9832041aaaaccabac182323Jumlah   1019<br />Tabel II<br />Variable Y<br />No12345678910A X 3B X 2C X 1Jumlah1aaaaacbaaa2421272aaaaaacbaa2421273aaaaaacaaa2701284aaaaaacbaa2421275abaaaacbaa2141266abaaaacbaa2141267aaaaaacaaa2701288aaaaaacbaa2421279aaaaaacbaa24212710abaaaacaaa24212711aaaaaacaaa27012812aaaaaacaaa27012813aaaaaaaaaa30003014aaaaaacaaa27012815baaaaacaaa24212716aaaaacbaaa24212717aaaaacbaaa24212718abaaacbaaa21412619aaaaacbbaa21412620aabaacbbaa18612521abbaacbbaa15812422abbaacbbaa15812423abaaacaaaa24212724aaaaacbaaa24212725abaaacbbab15812426aaaaacaaaa27012827aaaaabaaaa27202928abaacbaaaa21412629cbaacbaaaa18422430abaaaccaaa21222531ccbaaccaab12442032cbaaacbaaa18422433abaacbaaaa21412634aaaaacbaaa24212735aaaaacbaaa24212736aaaaacbbaa21412637abaaacbaaa21412638aaaaacbaaa24212739ccaaaccaaa18042240aaaaacbaaa24212741aaaaacbaaa242127Jumlah   1081<br />Pembuktian Hipotesa<br />Dengan hasil angket yang telah disebarkan oleh peneliti menggunakan pembuktian hipotesis untuk mengetahui hubungan antara variable X dan variable Y yaitu sebagai berikut:<br />NoXxx2Yyy2xy120-4.85323.55227-2.3655.59311.4772250.1470.022270.6350.4030.093323-1.8533.434281.6352.673-3.030428-3.1479.904270.6350.403-1.998522-2.8538.14026-0.3650.1331.041624-0.8530.72826-0.3650.1330.3117272.1474.610281.6352.6733.5108283.1479.904270.6350.4031.9989272.1474.610270.6350.4031.3631022-4.85323.552270.6350.403-3.0821123-1.8533.434281.6352.673-3.0301224-0.8530.728281.6352.673-1.39513283.1479.904303.63513.21311.43914283.1479.904281.6352.6735.14515216.14737.786270.6350.4033.9031623-1.8533.434270.6350.403-1.17717278.14166.276270.6350.4035.17018240.8530.728260.6350.4030.54219293.1479.904260.6350.4031.9982024-3.85314.84625-3.36511.32312.9652123-2.8538.14024-2.3655.5936.7472223-2.8538.14024-2.3655.5936.74723261.1471.316270.6350.4030.7282421-3.85314.846270.6350.403-2.4472523-1.8533.43424-2.3655.5934.38226283.1479.904281.3651.8634.29627283.1479.904292.6356.9438.29228261.1471.31626-0.3650.133-0.4192921-3.85314.84624-2.3655.5939.1123023-1.8533.43425-21.365456.46339.5893117-7.85361.67020-6.36540.51349.9843224-0.8530.72824-2.3655.5932.0173325-0.8530.72826-0.3650.1330.3113424-0.8530.728270.6350.403-0.54235283.1479.904270.6350.4031.9983623-1.8533.434260.6350.403-1.17737261.1471.316260.6350.4030.72838261.1471.316273.63513.2134.1693924-1.8533.43422-4.36519.0538.0884020-4.85323.552270.6350.403-3.0824123-1.8533.434270.6350.403-1.177Jml1019-3,906498,7261081616,765618,909-25,033Rata-Rata24,853  26,365   <br />mx=Xn=101941=24,853<br />my=y=108141=26,365<br />Kemudian hasil di atas dirumuskan ke dalam korelasi Product Moment sebagai berikut:<br />rxy =xyx2y2<br />=-25,033498,726618,909<br />=-25,033308,666<br />=-25,033555,577=530,544<br />BAB V<br />PENUTUP<br />Kesimpulan<br />Setelah peneliti melihat dan berkata yang telah peneliti dapatkan, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa.<br />Ada pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan prestasi Santriwati Pondok Pesantren Mathlabun Ulum Jambu Lenteng Sumenep<br />Setelah dilihat dan dianalisa data denga sekor akhir -25,003. Maka pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan prestasi Santriwati Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep tahun ajaran 2010-2011. Dengan kategori pengaruh.<br />Saran.<br />Dari penjelasan dan hasil kesimpulan diatas dapat diketahui bahwa dalam belajar kelompok terhadap peningkatan prestasi Santriwati berpengaruh baik. Maka dari itu peneliti berharap:<br />Kepada seluruh guru agar untuk sebelum memberi sikap dan selalu member dorongan kepada Santriwati untuk selalu giat belajar.<br />Kepada seluruh Santriwati untuk selalu bersemangat dalam belajar untuk meraih prestasi yang didambakan.<br />Kepada Mudabbiroh untuk selalu membagi belajar kelompok agar santriwati bisa lebih semangat untuk belajar.<br />Penutup<br />Syukur Alhamdulillah atas karunia Allah SWT sehingga penulis dalam penelitian ini dapat terselesaikan dengan baik. Dan penulis sampikan banyak trimakasih kepada semua pihak yang tellah membantu penulis dalam menyelesaikan penelitian ini atas segala kesalahan dan kekurangan yang ada, penulis sadar bahwa penelitian ini masih banyak terdapat kekeliruan dan kekurangan. Oleh karena itu saran dan kritikan sangat penulis butuhkan untuk dijadikan perbaikan dan kacamata perbandingan dimasa yang akan datang.<br />Akhirnya, penulis berdo’a kepada Allah SWT semoga peneliti ini bisa bermamfaat bagi kita semua dan tercatat disisi-Nya sebagai amal yang sholeh serta menjadi investasi kehidupan di akhirat kelak. Amin yarobbal alamin…………!<br />Nama-nama Santriwati<br />Mathlabul Ulum Jambu<br />NoNamaKelasAlamat1234567891011121314151617181920212223242526272829303132333435363738394041Endang susilawatiKholidatur rosyidahSuhria ningsihSt. aminahNur sibawaatus solehahKinnatul asrorKholidatul mardiyahNovitasariZahrotul lailiArifatul lailaIsnainatul janiliyahLleni agustinaAufil khailil firdauzieNurmila dian lestariAidatul qomariyahMistianiDewi andiniRoyhanatul wardaSofia al-muwaffaqohFitriyahVina widia widiLutfiah milliyatinIsnaniyahAnisatul maqfirohNurul latifahTutik angrayniFina masudahSt. subaidahUlfatul sariSofiah al-watshiqohDurrotun nasuhaMutmainnahAiryatul fajriyahErnawatiRizkiyatun nasihahArifatul jannahSt. khozaimahQonitataul mardiyahFirdatul jannahIda susantiTeisa ainurrohmahVI MMAIVI MMAIVI MMAIVI MMAIVI MMAIV MMAIV MMAIV MMAIV MMAIV MMAIV MMAIIV MMAIIV MMAIIV MMAIIV MMAIIII MMAIIII MMAIIII MMAIIII MMAIIII MMAIII MMAIII MMAIII MMAIII MMAIII MMAIII MMAII MMAII MMAII MMAII MMAII MMAIIII MAIII MAIII MAIII MAII MAII MAII MAII MAI MAI MAKangianApudiSepanjangGili gentengBlotoBanaressepPorehTalangoEllak dayaGedonganEllak dayaKampinganLenteng timurLenteng timurLenteng timurEllak dayaSlopengLenteng baratSumenepEllak dayaElak laokLenteng timurLenteng timurJambuLenteng baratJambuDaramistaMeddelenSumenepBlotoPandiyanDaramistaBanaressepCangkrengKolor sumenepDaramistaEllak dayaJambuKolor sumenepBatang-batang<br /> <br />Darta Pribadi Penulis<br />Nama: KHOTIMATUL JANNAH<br />Tempat, tanggal lahir: Sumenep, 05 Februari 1993<br />No Induk: 278/0031707608<br />Alamat: Lenteng Timur<br />Judul:Pengaruh belajar kelompok terhadap peningkatan prestasi Santriwati Mathlabul Ulum Jambu Lenteng Sumenep Tahun 2010-2011<br />Pengalaman organisasi:<br /><ul><li>Bendahara kamar
  2. 2. Bakam PPQ (panitia pondok romadhan 2008-2009)
  3. 3. Ketua pesantren ORISMU 2009-2010

×