Makalah dasar   dasar pendidikan mipa
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
4,222
On Slideshare
4,222
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
38
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. MAKALAH DASAR - DASAR PENDIDIKAN MIPADosen Pengampuh : Dra.B K udi aryani SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (STKIP PGRI) BANDAR LAMPUNG 2011
  • 2. Kenang kenangan untukangkatan 2010 semester 3 By: yushilatu felayati aziiza
  • 3. KELOMPOK 11. A.MAULAANA S 101300012. ANISA NURSAFITRI 101300233. ANITA WINATA 101300274. ATIKA ANGGERYANI 101300375. NOFI ARDIYANI 10130008P6. RETNO DWI SAFITRI 101302637. RIA VERONIKA 101302708. RIESCA PRAYUDI 101302759. YUSHILATU FELAYATI A 10130373
  • 4. PENDAHULUAN MIPA adalah kependekan dari Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Dimana penggabungan dari dua cabang rumpun besar yaitu matematika dan ilmu pengetahuan Alam. Tujuan dari penggabungan menjadikan satu rumpun adalah agar cabang-cabang ilmu yang saling berkaitan itu dapat di satu rumpunkan hingga dapat saling menunjang satu sama lainnya dalam penyajiannya ataupun pengembangannya.
  • 5.  Adapun hakekat IPA sebagai rumpun ilmu yang di bina dan direkat di sekeliling tiang pembantu matematika, diikat dan menjadi satu rumpun ilmu pengetahuan yang sejak zaman dahulu yang masih sederhana menjadi sumber pemikiran teknologi, yang hasil-hasilnya sangat di butuhkan dan mempengaruhi tinggi rendahnya kebudayaan manusia sampai dengan zaman modern dan teknologi sekarang ini. Adapun cabang-cabang dari IPA tersebut ada 5 cabang, yaitu: Fisika, Biologi, Kimia, Geologi, dan Astronomi, yang sekarang ini dapat mengubah dunia menjadi sangat maju.
  • 6. PENGERTIAN MATEMATIKA Istilah mathematics (Inggris), mathematik (Jerman), mathematique (Perancis), matematico (Itali), matematiceski (Rusia), atau mathematick (Belanda) berasal dari perkataan latin mathematica, yang mulanya diambil dari perkataan Yunani, mathematike, yang berarti “relating to learning”. Perkataan mathematike berhubungan sangat erat dengan sebuah kata lainnya yang serupa, yaitu mathanein yang mengandung arti belajar (berpikir). Jadi berdasarkan etimologis (Elea Tinggih dalam Erman Suherman, 2003:16), perkataan matematika berarti “ilmu pengetahuan yang diperoleh dengan bernalar”.
  • 7. Johnson dan Rising (1972) Dalam bukunya mengatakan bahwa matematika adalah pola pikir, pola mengorganisasikan, pembuktian yang logik, matematika itu adalah bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat, jelas, dan akurat, representasinya dengan simbol dan padat, lebih berupa bahasa simbol mengenai ide dari pada mengenai bunyi. Reys (1984) Matematika adalah telaah tentang pola dan hubungan, suatu pola pikir, suatu seni, suatu bahasa, serta suatu alat. Morris Kline. “ Why Johnny can’t Add”. 1964. Matematika itu bukan ilmu yang menyendiri, kering, menakutkan, dan dapat sempurna karena dirinya sendiri. Tetapi eksistensi matematika itu adalah untuk membantu manusia dalam memahami dan menguasai permasalahan manusia itu sendiri dalam sosial, ekonomi, dan alam.
  • 8. Gagne (1977)Matematika mempunyai cakupan objek yang sangat luasyang bersifat langsung dan terdiri dari fakta, konsep, skilldan prinsip, serta yang bersifat tidak langsung sepertitransfer belajar, kemampuan inkuiri, kemampuanmemecahkan masalah, disiplin pribadi dan penghargaanterhadap struktur matematika.Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa matematikaadalah suatu sistem lambang-lambang formal yangbersangkut paut dengan sifat-sifat struktur dari simbol-simbol dan proses pengolahan simbol-simbol yang diatursecara logis, digunakan manusia untuk menafsirkansecara eksak berbagai ide dan menarik kesimpulan.
  • 9. Matematika Ratu Ilmu Carl Friedrieck Gauss dalam bukunya yang diterbitkan tahun 1801 dengan judul Disquisitiones Arithmatics mendefinisikan “Matematika adalah ratu ilmu pengetahuan dan teori bilangan adalah ratu matematika”. Dari pernyataan Gauss tersebut dapat diambil alasan-alasan sebenarnya, yaitu:
  • 10.  Matematika adalah ilmu yang sudah sangat tua, hampir setua adanya manusia berfikir. Teori berhitung yang dikatakan oleh Gauss sebagai ratunya matematika itu, sudah tumbuh sejak manusia membutuhkan perhitungan. Matematika tidak memerlukan ilmu pengetahuan lain dalam pengembangannya, tetapi sebagai ratu dibutuhkan oleh semua ilmu pengetahuan lain. Matematika sebagai ratu dan ilmu yang baik, mengayomi dan melayani ilmu pengetahuan yang lain sambil mendorong mereka berkembang lebih maju, dengan menyediakan bagi mereka bagaimana cara berfikir yang sistematis dalam observasi dan analisis data serta mengambil keputusan atau kesimpulan secara logis sistematis.
  • 11.  Matematika adalah sebagai seni yang seperti ratu yang anggun, semakin di dalami semakin pula terlihat unsur-unsur keindahan yang mendalam, keteraturan dan keterurutan. Matematika bila diperlukan dapat menjadi alat penghibur yang jenaka, sebagai ratu memberikan hiburan bagi anak-anaknya dengan permainan-permainan matematika yang lucu dan mengundang senyum dan tawa yang berguna bagi setiap orang.
  • 12. Struktur Matematika Dalam pembuktian matematika ada tiga bahan pokok yang harus diuji kebenarannya yaitu; 1.Unsur – unsur primitif 2.Unsur – unsur Terdefinisi 3.Postulat atau Aksioma
  • 13. Pola, Hubungan, Abstraksidan Generalisasi Matematika juga disebut ilmu tentang pola dan hubungan karena didalamnya kita sering mencari keseragaman (abstraksi), hingga ke generalisasi dapat di buat. Kemampuan untuk memahami pola melalui pengalaman (observasi) disebut abstraksi
  • 14.  generalisasi yaitu kemampuan untuk membuat perkiraan umum atau pengetahuan yang berdasarkan pengalaman yang dikembangkan melalui contoh-contoh khusus.
  • 15. Fungsi dan Tujuan Matematika Matematika berfungsi mengembangkan kemampuan menghitung, mengukur, menurunkan dan menggunakan rumus matematika yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari melalui pengukuran dan geometri, aljabar, peluang dan statistik, kalkulus dan trigonometri. Matematika juga berfungsi mengembangkan kemampuan mengkomunikasikan gagasan melalui model matematika yang dapat berupa kalimat matematika dan persamaan matematika, diagram, grafik atau tabel.
  • 16.  Tujuan umum pendidikan matematika ditekankan kepada siswa untuk memiliki: 1. Kemampuan yang berkaitan dengan matematika yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah matematika, pelajaran lain ataupun masalah yang berkaitan dengan kehidupan nyata. 2. Kemampuan menggunakan matematika sebagai alat komunikasi. 3. Kemampuan menggunakan matematika sebagai cara bernalar yang dapat dialihgunakan pada setiap keadaan, seperti berpikir kritis, berpikir logis, berpikir sistematis, bersifat objektif, bersifat jujur, bersifat disiplin dalam memandang dan menyelesaikan suatu masalah.
  • 17. *Terima Kasih* *matur nuhun* *thank you* *syukron* buat Dosendan Rekan-rekan