• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Power Point (Gejala Gelombang)
 

Power Point (Gejala Gelombang)

on

  • 11,080 views

 

Statistics

Views

Total Views
11,080
Views on SlideShare
10,916
Embed Views
164

Actions

Likes
3
Downloads
745
Comments
0

2 Embeds 164

http://fefidwip.blogspot.com 163
https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Power Point (Gejala Gelombang) Power Point (Gejala Gelombang) Presentation Transcript

    • GELOMBANG Gelombang adalah getaran yang merambatkan energi dari satu tempat ketempat yang lain, baik melalui medium ataupun tidak. Gelombang merupakan salah satu cara perpindahan energi.
    • JENIS GELOMBANGBerdasarkan Arah Getarnya: Gelombang Transversal Gelombang LongitudinalBerdasarkan Medium Perambatannya:Gelombang ElektromagnetikGelombang MekanikBerdasarkan Amplitudonya:Gelombang BerjalanGelombang Stasioner
    • Gelombang Transversal Gelombang transversal adalah gelombang yang memiliki arah getar tegak lurus terhadap arah rambat gelombang. Contoh : gelombang pada tali, gelombang permukaan air, dan gelombang elektromagnetik.
    • Gambar Gelombang Transversal
    • Gelombang Longitudinal Gelombang longitudinal adalah gelombang yang memiliki arah getar berimpit terhadap arah rambat gelombang . Contoh : gelombang pada pegas dan gelombang bunyi.
    • Gambar Gelombang Longitudinal
    • Gelombang Mekanik Gelombang mekanik yaitu gelombang yang untuk perambatannya diperlukan medium. Contoh : gelombang pada tali, gelombang permukaan air, dan gelombang bunyi.
    • Gelombang ElektromagnetikGelombang Elektromagnetik: gelombang yang perambatannya tidak membutuhkan medium.Contoh : gelombang cahaya, gelombang radio, sinar-X, beta, dan gama.
    • Gelombang Berjalan Gelombang berjalan yaitu gelombang yang amplitudonya tetap pada titik yang dilewatinya.
    • Gambar Gelombang Berjalan x v •PS
    • Gelombang Stasioner Gelombang stasioner yaitu gelombangyang amplitudonya tidak tetap pada titikyang dilewatinya.Gelombang Stasioner merupakanpaduan antara gelombang datangdengan gelombang pantul (yp=yp1+yp2)
    • Gambar Gelombang Stasioner L R oS P L+x x
    • BESARAN DASAR GELOMBANG Periode ( T )  satuan sekon ( s ) Frekuensi ( f )  satuan Hertz ( Hz ) Panjang gelombang ( λ )  satuan meter ( m ) Cepat rambat gelombang ( v ) satuan ( m/s )
    • Periode ( T ) & Frekuensi ( f ) Periode : Waktu yang diperlukan untuk menempuh satu gelombang (sekon) Frekuensi : Banyaknya gelombang yang terbentuk setiap sekon ( Hz) Hubungan antara frekuensi dengan periode : 1 1 f= atau T= T f
    • Panjang Gelombang Panjang gelombang yaitu jarak yang ditempuh getaran dalam satu periode (satu gelombang penuh) Pada gelombang transversal, satu gelombang penuh terdiri atas satu bukit dan satu lembah Pada gelombang longitudinal, satu gelombang penuh terdiri atas satu rapatan dan satu renggangan λ = v . T atau λ = v/f
    • TransversalLongitudinal
    • Cepat Rambat Gelombang (v) Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh satu gelombang ( λ ) dalam waktu satu periode ( T ). λ v= atau v=λ.f T
    • Sifat Gelombang Gelombang dapat dipantulkan (refleksi) Gelombang dapat dibiaskan (refraksi) Gelombang dapat dilenturkan (difraksi) Gelombang dapat dipadukan (interferensi) Gelombang dapat didispersikan Gelombang dapat dipolarisasikan
    • Pemantulan Gelombang Bila sebuah gelombang merambat dan mengenai bidang pembatas yang keras. Sudut datang (i) = sudut pantul (r)
    • Pembiasan Gelombang Pembiasan yaitu perubahan arah gelombang saat gelombang masuk ke medium baru yang mengakibatkan gelombang bergerak dengan kecepatan yang berbeda. Sin i/sin r = V1/V2 atau sin i/sin r = n1/n2
    • Difraksi Gelombang Pembelokan gelombang yang disebabkan oleh adanya penghalang berupa celah.
    • Interferensi Gelombang Interferensi terjadi pada dua gelombang koheren, yaitu gelombang yang memiliki frekuensi dan beda fase yang sama.
    • Dispersi Gelombang Dispersi adalah penyebaran atau penguraian bentuk gelombang apabila melewati suatu medium tertentu.
    • Polarisasi Gelombang Polarisasi yaitu proses pembatasan getaran vektor yang membentuk suatu gelombang transversal sehingga menjadi satu arah.
    • Contoh Soal
    • Persamaan Gelombang Berjalan x v •PS  Persamaan gelompang di titik P :  Fase titik P  ϕp = t/T – x/λ  yp = A sin 2π (t/T – x/λ)  yp = A sin (2πt/T – 2πx/λ)  jika k = 2π/λ maka :  yp = A sin (ω t – kx)
    • Memahami Persamaan Simpangan Gelombang BerjalanSimpangan di titik P Amplitudo yp = ± A sin (ωt ± kx) Bilangan gelombang Frekuensi sudut
    • Persamaan Umum Simpangan Gelombang Berjalan Titik asal ke atas merambat ke kiri yp = ± A sin (ωt ± kx) Titik asal ke bawah merambat ke kanan
    • Frekuensi Sudut & Bilangan Gelombang Frekuensi sudut : ω = 2 πf atau ω = 2π/T Bilangan gelombang : k = 2 π/ λ
    • Beda Fase •A •B Beda fase antara titik A dan titik B : ∆ϕAB = ϕA - ϕB dengan ϕ : sudut fase
    • Persamaan Gelombang Stasioner Berujung Tetap yp = 2A sin (2π x/λ ). cos 2π (t/T – l/λ)
    • L R oS P L+x x Persamaan di titik P : yp = 2A cos (2π x/λ ). sin 2π (t/T – l/λ)
    • Amplitudo Gelombang Stasionerdan Posisi Perut/Simpul, Pada Tali Berujung Bebas (x) Posisi perut keduaS P S P S P S P S P S P S P S P S P S P S P  Amplitudo = 2A cos 2πx/λ (x) Posisi simpul pertama  Posisi perut (P) : x = (n – 1). ½ λ  Posisi simpul (S) : x = (2n – 1). ¼λ
    • Contoh Soal Seutas kawat digetarkan harmonik sehingga getaran tersebut merambat ke kanan sepanjang kawat dengan cepat rambat 10 m/s. Ujung kawat mula-mula digetarkan ke atas dengan frekuensi 5 Hz dan amplitude 0,01 m. Jika pada saat t = 0, simpangannya maksimum. Tentukan :(a) persamaan umum gelombang
    • (b) kecepatan dan percepatan partikel di titik x = 0,25 m pada saat ujung kawat telah bergetar 0,1 sekon.(c) Sudut fase dan fase gelombang di titik x = 0,25 m pada saat ujung kawat telah bergetar 0,1 sekon.
    • Pembahasan Diket : Cepat rambat v = 10 m/s ; frekuensi f = 5 Hz ; amplitude A = 0.01 m(a) Tentukan dahulu ω dan k ω = 2πf ω = 2π.5 = 10 π rad/s cari nilai λ, λ =v/f =10m/s/5Hz = 2 m k = 2 π/ λ = 2 π/ 2 = π
    • pada saat t = 0 simpangannya maksimum,berarti persamaan umum gelombangnya adalah:yp = + A cos (ω t - kx)maka persamaan gelombangnya adalahyp = + 0,01 cos (10 π t - π x),dengan x dalam meter dan t dalam sekon.
    • (b) Kecepatan dan percepatan partikel Kecepatan vp = dy/dt = 0,01 x 10π (-sin) (10πt - πx) vp = - 0,1π sin (10π t - π x) Percepatan ap = dv/dt = - 0,1π x 10π cos (10πt - πx) ap = - π 2 cos (10π t - π x)
    •  Kecepatan di titik x = 0,25 m pada ujung kawat setelah bergetar 0,1 sekon adalah: vp = - 0,1 π sin (10 π t - π x) vp = - 0,1 π sin (10 π.0,1 - π.0,25) vp = - 0,1 π sin (π - ¼ π) = - 0,1 π sin (3/4 π) = - 0,1 π . 1/2√2 vp = - 0,05 √ 2 π m/s
    •  Percepatan di titik x = 0,25 m pada ujung kawat setelah bergetar 0,1 sekon adalah: ap = - π 2 cos (10 π t - π x) ap = - π 2 cos (10 π.0,1 - π .0,25) ap = - π 2 cos (π -1/4 π ) = - π 2 cos ( ¾ π) = - π 2 . (- ½ √2) ap = ½ √2 π 2 m/s 2
    • (c) Sudut fase dan fase yp = + A cos 2π (t /T - x/λ ) Sudut fase di titik x = 0,25 m pada ujung kawat setelah bergetar 0,1 sekon adalah: θ = 2π (t/T- x/λ) = ¾ π rad Fase di titik x = 0,25 m pada ujung kawat setelah bergetar 0,1 sekon adalah: φ = ¾ π/2π= 3/8