Your SlideShare is downloading. ×
Baku
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Baku

739
views

Published on

MUTU BAKU LINGKUNGAN

MUTU BAKU LINGKUNGAN


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
739
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
25
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Pengantar Lingkungan #@2011 BAKU MUTUBAKU MUTU LINGKUNGANLINGKUNGAN Pengetahuan Lingkungan #
  • 2. LLATARATAR BBELAKANGELAKANG • Perlindungan Sumber daya air harus dijaga secaraPerlindungan Sumber daya air harus dijaga secara kuantitas dan kualitas dari konstruksi buangan limbahkuantitas dan kualitas dari konstruksi buangan limbah industri dan kegiatan usaha lainnya agar tetap memenuhiindustri dan kegiatan usaha lainnya agar tetap memenuhi kemanfaatan bagi kehidupan manusia dan mahkluk hidupkemanfaatan bagi kehidupan manusia dan mahkluk hidup lainnya.lainnya. • Standarisasi kualitas buangan industri dan kegiatan ushaStandarisasi kualitas buangan industri dan kegiatan usha lainnya dalam rangka upaya preventive pengendalianlainnya dalam rangka upaya preventive pengendalian pencemaran air dan perlindungan daya dukung lingkungan.pencemaran air dan perlindungan daya dukung lingkungan. • Pertumbuhan jenis industri yang harus berkembang belumPertumbuhan jenis industri yang harus berkembang belum disesuaikan penetapan baku mutunya sesuai dengandisesuaikan penetapan baku mutunya sesuai dengan kapasitas jenis produksi yang dihasilkan dengankapasitas jenis produksi yang dihasilkan dengan pertimbangan best practical technology.pertimbangan best practical technology. Pengantar Lingkungan #@2011
  • 3. JJENISENIS IINDUSTRINDUSTRI && 1.1. Pulp dan KertasPulp dan Kertas 2.2. KertasKertas 3.3. EthanolEthanol 4.4. Mono Sodium Glutamat (Msg) dan LysineMono Sodium Glutamat (Msg) dan Lysine 5.5. GulaGula 6.6. ElectroplatingElectroplating 7.7. Penyamakan KulitPenyamakan Kulit 8.8. Caustic SodaCaustic Soda 9.9. KaretKaret 10.10. TekstilTekstil KKEGIATANEGIATAN UUSAHASAHA LLAINNYAAINNYA yang ditetapkan berdasarkan volume limbah cair maksimum danyang ditetapkan berdasarkan volume limbah cair maksimum dan konsentrasi maksimum.konsentrasi maksimum. Pengantar Lingkungan #@2011
  • 4. 11.11. Pupuk Urea, Pupuk Nitrogen, Pupuk Za dan AmoniakPupuk Urea, Pupuk Nitrogen, Pupuk Za dan Amoniak 12.12. Pupuk Fosfat, Pupuk Majemuk NPK dan Asam FosfatPupuk Fosfat, Pupuk Majemuk NPK dan Asam Fosfat 13.13. Accumulator (Baterai Basah)Accumulator (Baterai Basah) 14.14. Baterai KeringBaterai Kering 15.15. CatCat 16.16. PestisidaPestisida 17.17. Kayu LapisKayu Lapis 18.18. Asam CitratAsam Citrat 19.19. Peternakan Sapi Perah dan BabiPeternakan Sapi Perah dan Babi 20.20. Rumah Potong HewanRumah Potong Hewan 21.21. Minyak Kelapa SawitMinyak Kelapa Sawit 22.22. Minyak Nabati, Sabun/DetergentMinyak Nabati, Sabun/Detergent 23.23. Pengalengan/Pengolahan IkanPengalengan/Pengolahan Ikan 24.24. Cold StorageCold Storage 25.25. BirBir Pengantar Lingkungan #@2011
  • 5. 26.26. SusuSusu 27.27. Minuman ringanMinuman ringan 28.28. Pengupasan Biji Kopi/CoklatPengupasan Biji Kopi/Coklat 29.29. Kembang GulaKembang Gula 30.30. Mie dan KrupukMie dan Krupuk 31.31. Tahu dan Kecap/TempeTahu dan Kecap/Tempe 32.32. Pengolahan Buah dan SayuranPengolahan Buah dan Sayuran 33.33. TapiokaTapioka 34.34. FarmasiFarmasi 35.35. Pengilangan Minyak BumiPengilangan Minyak Bumi 36.36. Inosine Mono Phospat (IMP)Inosine Mono Phospat (IMP) 37.37. Pengolahan DagingPengolahan Daging 38.38. Karton BoxKarton Box 39.39. SorbitolSorbitol 40.40. Penyulingan Pelumas BekasPenyulingan Pelumas Bekas Pengantar Lingkungan #@2011
  • 6. 41.41. KeramikKeramik 42.42. Bleaching Earth (Tanah Pemucat)Bleaching Earth (Tanah Pemucat) 43.43. Peleburan TembagaPeleburan Tembaga 44.44. Waterglass (Sodium Silikat)Waterglass (Sodium Silikat) 45.45. Galvanis, Perabotan Enamel dan Logam dengan PembersihanGalvanis, Perabotan Enamel dan Logam dengan Pembersihan Karat (Pickling).Karat (Pickling). 46.46. Tepung IkanTepung Ikan 47.47. Agar-agarAgar-agar 48.48. Pencucian Kendaraan BermotorPencucian Kendaraan Bermotor 49.49. Korek ApiKorek Api 50.50. Industri SaosIndustri Saos 51.51. Tepung SilicaTepung Silica Pengantar Lingkungan #@2011
  • 7. PPENATAANENATAAN SSTANDARTTANDART LLIMBAHIMBAH CCAIRAIR Didasarkan Pada :Didasarkan Pada : IINDUSTRINDUSTRI && KKEGIATANEGIATAN UUSAHASAHA LLAINNYAAINNYA • Kadar/konsentrasi maksimum dan volume limbah cair maksimumKadar/konsentrasi maksimum dan volume limbah cair maksimum • Volume Limbah cair ditetapkan pada produksi bulanan riil industri atauVolume Limbah cair ditetapkan pada produksi bulanan riil industri atau kegiatan usaha yang bersangkutan :kegiatan usaha yang bersangkutan : 3.3. Kegiatan Usaha lain/industri yang tidak masuk pada lampiran I, bakuKegiatan Usaha lain/industri yang tidak masuk pada lampiran I, baku mutunya mengacu pada lampiran II berdasarkan golongan dan kelasmutunya mengacu pada lampiran II berdasarkan golongan dan kelas air.air. 4.4. Pengambilan contoh limbah cair oleh petugas instalasi yangPengambilan contoh limbah cair oleh petugas instalasi yang bertanggung jawab dan telah memiliki sertfikat contoh uji tingkatbertanggung jawab dan telah memiliki sertfikat contoh uji tingkat Propinsi/Kabupeten/Kota dan pemeriksaan kualitas dilakukanPropinsi/Kabupeten/Kota dan pemeriksaan kualitas dilakukan laboratorium yang ditunjuk oleh Gubernur sekurang-kurangnya sekalilaboratorium yang ditunjuk oleh Gubernur sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan atas biaya penanggung jawab kegiatan.dalam sebulan atas biaya penanggung jawab kegiatan. DMDM VM =VM = PbPb Pengantar Lingkungan #@2011
  • 8. 5.5. Hasil pemeriksaan kwalitas limbah cair dikirimkan kepada gubernurHasil pemeriksaan kwalitas limbah cair dikirimkan kepada gubernur dan pejabat yang berwenang dan bertanggung jawab di bidangdan pejabat yang berwenang dan bertanggung jawab di bidang pengendalian pencemaranpengendalian pencemaran 6. Setiap penanggung jawab kegiatan wajib memasang peralatan meter6. Setiap penanggung jawab kegiatan wajib memasang peralatan meter air pembuangan limbah cair yang dapat mencatat jumlah aliranair pembuangan limbah cair yang dapat mencatat jumlah aliran limbah cair.limbah cair. Pengantar Lingkungan #@2011
  • 9. BBAKUAKU MMUTUUTU LLIMBAHIMBAH CCAIRAIR Parameter Kadar Maksimum (mg/l) BOD5 150 COD 400 TSS 300 Sulfida (sebagai H2S) 0,5 pH 6 - 9 Volume Limbah Cair Maksimum persatuan produk 70 m3 / ton product UNTUK INDUSTRI ETHANOL BAKU MUTU LIMBAH CAIR Pengantar Lingkungan #@2011
  • 10. Limbah Cair Kondensor Limbah Cair Kondensor BOD5 80 80 80 80 80 COD 150 200 140 175 130 TSS 60 60 60 60 60 NH3 5 5 5 5 5 (amonia total) Kondensor digabung dengan buangan limbah cair Kondensor dipisah dengan buangan limbah cair BAKU MUTU LIMBAH CAIR UNTUK INDUSTRI MONO SODIUM GLUTAMAT (MSG) DAN LYSINE pH 6 - 9 6 - 9 6 - 9 6 - 9 6 - 9 limbah Cair : 75 m3 /ton Lysine kondensor : 105 m3 /ton MSG kondensor : 105 m3 /ton Lysine Volume Limbah Cair Maksimum per satuan produk limbah Cair : 15 m3 /ton MSG Volume Limbah Cair Maksimum persatuan produk MSG : 120 m3 / ton MSG Lysine : 180 m3 / ton Lysine Kadar Max (mg/l) Parameter Kadar Maksimum (mg/l) Kadar Maksimum (mg/l) Pengantar Lingkungan #@2011
  • 11. Sampai Wet Bahan Baku Wet Blue Blue BOD5 100 100 75 COD 250 250 200 TSS 100 100 75 Cr. Total 0,5 0,5 0,3 Minyak dan Lemak 5 5 3 NH3-N (amonia total) 10 10 5 Sulfida 0,8 0,8 0,5 pH 6 - 9 BAKU MUTU LIMBAH CAIR UNTUK INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT Parameter Proses Lengkap Kadar Maksimum (mg/l) Volume Limbah Cair Maksimum per satuan Bahan Baku 50 m3/ton Bahan Baku Kulit Kering Proses Lengkap 30 m3/ton Bahan Baku Kulit Kering sampai Proses Wet Blue 20 m3/ton Bahan Baku Kulit Wet Blue sampai Produk Jadi Pengantar Lingkungan #@2011
  • 12. Parameter Kadar Maksimum (mg/l) TSS 25 Cl2 tersisa 0,5 Cu 1 Pb 0,8 Zn 1 Cr. Total 0,5 Ni 1,2 pH 6 - 9 Volume Limbah Cair Maksimum persatuan produk 3 m3 / ton product UNTUK INDUSTRI CAUSTIC SODA BAKU MUTU LIMBAH CAIR Pengantar Lingkungan #@2011
  • 13. Parameter Kadar Maksimum (mg/l) BOD5 50 COD 100 TSS 50 Minyak dan Lemak 20 pH 6 - 9 Volume Limbah Cair Maksimum persatuan produk 15 m3 / ton product UNTUK INDUSTRI KEMBANG GULA BAKU MUTU LIMBAH CAIR Pengantar Lingkungan #@2011
  • 14. MIE KRUPUK BOD5 50 50 COD 120 120 TSS 50 50 Minyak dan Lemak 20 20 pH BAKU MUTU LIMBAH CAIR UNTUK INDUSTRI MIE DAN KRUPUK Parameter MIE Kadar Maksimum (mg/l) Volume Limbah Cair Maksimum persatuan produk 6 - 9 : 2 m3 / ton produk : 4 m3 / ton produk KRUPUK Pengantar Lingkungan #@2011
  • 15. Parameter Kadar Maksimum (mg/l) TSS 100 TDS 1500 pH 6 - 9 Volume Limbah Cair Maksimum persatuan produk 0,5 m3 / ton product UNTUK INDUSTRI WATER GLASS (SODIUM SILIKAT) BAKU MUTU LIMBAH CAIR Pengantar Lingkungan #@2011
  • 16. Parameter Kadar Maksimum (mg/l) BOD5 75 COD 200 TSS 100 Minyak dan Lemak 20 pH 6 - 9 Volume Limbah Cair Maksimum persatuan produk 40 m3 / ton product UNTUK INDUSTRI PENGUPASAN BIJI KOPI / COKLAT BAKU MUTU LIMBAH CAIR Pengantar Lingkungan #@2011
  • 17. : 3,5 m3/m3 produk : 2,8 m3/m3 produk : 1,7 m3/m3 produk : 1,2 m3/m3 produk Parameter TSS Cl2 tersisa Cu Pb Zn Cr. Total Ni pH Volume Limbah Cair Maksimum persatuan produk UNTUK INDUSTRI MINUMAN RINGAN BAKU MUTU LIMBAH CAIR Kadar Maksimum (mg/l) 25 0,5 1 6 - 9 Dengan Pencucian Botol dan Pembuatan sirup Dengan Pencucian Botol tanpa Pembuatan sirup Tanpa Pencucian Botol tetapi Pembuatan sirup Tanpa Pencucian Botol Tanpa Pembuatan sirup 0,8 1 0,5 1,2 Pengantar Lingkungan #@2011
  • 18. Parameter Kadar Maksimum (mg/l) TDS 2000 *) (diatas badan air penerima) TSS 200 Fe 10 Cu 2 Zn 10 Cd 0,3 Hg 0,01 Pb 0,5 As 0,8 Ni 0,5 F 15 pH 6 - 9 BAKU MUTU LIMBAH CAIR UNTUK INDUSTRI PELEBURAN TEMBAGA Volume Limbah Cair Maksimum persatuan produk 3 m3 / ton produk Katoda Tembaga Keterangan : *) Pembuangan Langsung ke laut Pengantar Lingkungan #@2011
  • 19. Catatan :Catatan : 1.1. Apabila prosentase tembaga anoda terhadap tembagaApabila prosentase tembaga anoda terhadap tembaga katoda <30 % maka katoda tembaga sama dengankatoda <30 % maka katoda tembaga sama dengan tembaga anoda.tembaga anoda. Dan apabila sebaliknya (>30%), maka katoda tembagaDan apabila sebaliknya (>30%), maka katoda tembaga sama dengan 0,997 kali tembaga anodasama dengan 0,997 kali tembaga anoda 2.2. Data produksi adalah data produksi nyata dalam waktu satuData produksi adalah data produksi nyata dalam waktu satu bulan (dalam satuan ton per bulan)bulan (dalam satuan ton per bulan) 3.3. Semua air hujan dari lingkungan industri harus diolahSemua air hujan dari lingkungan industri harus diolah dalam unit pengolahan air limbah sebelum dibuang kedalam unit pengolahan air limbah sebelum dibuang ke lingkunganlingkungan Pengantar Lingkungan #@2011
  • 20. KKEPUTUSANEPUTUSAN GGUBERNURUBERNUR NNO 45 / 2002O 45 / 2002 I II III IV A FISIKA 1 Temperatur o C 35 38 40 45 2 Zat Padat terlarut mg/liter 1500 2000 4000 5000 3 Zat Padat tersuspensi mg/liter 100 200 200 500 No. BAKU MUTU LIMBAH CAIR (TERMASUK PENGOLAH LIMBAH TERPUSAT/KAWASAN INDUSTRI Parameter Golongan Baku Mutu Limbah CairSatuan I II III IV B KIMIA 1 PH mg/liter 6 - 9 6 - 9 6 - 9 6 - 9 2 Besi (Fe) mg/liter 5 10 15 20 3 Mangan (Mn) mg/liter 0,5 2 5 10 4 Barium (Ba) mg/liter 1 2 3 5 No. Parameter Satuan Golongan Baku Mutu Limbah Cair Pengantar Lingkungan #@2011
  • 21. I II III IV 5 Tembaga (Cu) mg/liter 1 2 3 5 6 seng (Zn) mg/liter 5 10 15 20 7 Krom Heksavalen (Cr+6 ) mg/liter 0,05 0,1 0,5 2 8 Krom Total (Cr tot) mg/liter 0,1 0.5 1 2 9 Cadmium (Cd) mg/liter 0,01 0,05 0,1 1 10 Raksa (Hg) mg/liter 0,001 0,002 0,05 0,01 11 Timbal (Pb) mg/liter 0,1 0,5 1 3 12 Timah Putih (Sn) mg/liter 2 3 4 5 13 Arsen (As) mg/liter 0,05 0,1 0,5 1 14 Selenium (Se) mg/liter 0,01 0,05 0,5 1 15 Nikel (Ni) mg/liter 0,1 0,2 0,5 1 16 Kobalt (Co) mg/liter 0,2 0,4 0,6 1 17 Sianida (CN) mg/liter 0,05 0,1 0,5 1 18 Sulfida (H2S) mg/liter 0,01 0,06 0,1 1 19 Florida (F) mg/liter 1,5 15 20 30 20 Klorin Bebas (Cl2) mg/liter 0,02 0,03 0,04 0,05 No. Parameter Satuan Golongan Baku Mutu Limbah Cair Pengantar Lingkungan #@2011
  • 22. I II III IV 21 Amoniak Bebas (NH3-N) mg/liter 0,5 1 5 20 22 Nitrat (NO3-N) mg/liter 10 20 30 50 23 Nitrit (NO2-N) mg/liter 0,06 1 3 5 24 BOD5 mg/liter 30 50 150 300 25 COD mg/liter 80 100 300 600 26 Detergent an ionik mg/liter 0,5 1 10 15 27 Phenol mg/liter 0,01 0,05 1 2 28 Minyak dan Lemak mg/liter 1 5 15 20 29 PCB mg/liter NIHIL NIHIL NIHIL NIHIL No. Parameter Satuan Golongan Baku Mutu Limbah Cair Pengantar Lingkungan #@2011
  • 23. KKEPUTUSANEPUTUSAN GGUBERNURUBERNUR NNO 45 / 2002O 45 / 2002 Perhitungan Volume Limbah Cair Maksimum dan beban PencemaranPerhitungan Volume Limbah Cair Maksimum dan beban Pencemaran Maksimum untuk menetukan Mutu Limbah CairMaksimum untuk menetukan Mutu Limbah Cair 1.1. Menghitung Volume Limbah Cair MaksimumMenghitung Volume Limbah Cair Maksimum a.a. Penetapan Baku Mutu Limbah Cair pada pembuangan limbah cairPenetapan Baku Mutu Limbah Cair pada pembuangan limbah cair melalui penetapan Volume Limbah Cair Maksimum, sebagai manamelalui penetapan Volume Limbah Cair Maksimum, sebagai mana tercantum dalam lampiran I untuk masing-masing jenbis industritercantum dalam lampiran I untuk masing-masing jenbis industri didasarkan pada tingkat produksi bulanan yang sebenarnya.didasarkan pada tingkat produksi bulanan yang sebenarnya. Untuk itu digunakan perhitungan sebagai berikut :Untuk itu digunakan perhitungan sebagai berikut : DM Vm = Pb DM Vm = Pb Keterangan : Vm = Volume Limbah Cair Maksimum Dm= Debit Limbah Cair Maksimum Pb = Produksi sebenarnya da Pengantar Lingkungan #@2011
  • 24. b. Debit Limbah Cair yang sebanarnya dihitung dengan carab. Debit Limbah Cair yang sebanarnya dihitung dengan cara sebagai berikut :sebagai berikut : (DA = Dp X H )(DA = Dp X H ) Keterangan : DA = Debit limbah cair yang sebanarnya, dinyatakan dalam m3/bulan Dp = Hasil pengukuran debit limbah cair dinyatakan dalam m3/hari H = Jumlah hari kerja pada bulan yang bersangkutan c. Penilaian Debitc. Penilaian Debit DA Va = Pb DA Va = Pb Keterangan : Va = Volume limbah cair yang sebanarnya dinyatakan dalam m3/per satuan produk DA = Debit limbah sebanarnya dinyatakan dalam m3/bulan Pb = Produksi sebenarnya dalam sebulan Catatan : Va tidak boleh lebih besar dari Vm Pengantar Lingkungan #@2011
  • 25. 2.2. Apabila Menghitung Beban Pencemaran MaksimumApabila Menghitung Beban Pencemaran Maksimum a. Penghitungan Beban Pencemaran Maksimum dihitung sebagai berikut :a. Penghitungan Beban Pencemaran Maksimum dihitung sebagai berikut : BPM = (CM) j x Vm x fBPM = (CM) j x Vm x f Keterangan : BPM = Beban Pencemaran Maksimum per satuan produk dinyatakan dalam kg permeter persatuan produk (CM)j = Kadar Maksimum unsur pencemar j dinyatakan dalam mg/liter VM = Volume limbah cair maksimum sebagaimana tercantum pada Lampiran I yang sesuai dengan industri ytang bersangkutan, dinyatakan dalam m3 limbah cair persatuan produk Dengan : mg mg f = Faktor Konversi = 1m3 x x (kg) lt 1000 mg mg f = Faktor Konversi = 1m3 x x (kg) lt 1000 Pengantar Lingkungan #@2011
  • 26. b. Beban Pencemaran sebenarnya dihitung dengan cara sebagai berikut :b. Beban Pencemaran sebenarnya dihitung dengan cara sebagai berikut : BPA = (CA) j x Va x fBPA = (CA) j x Va x f Keterangan : BPA = Beban Pencemaran sebenarnya dinyatakan dalam kg parameter per satuan produk (CA) j = Kadar sebenarnya unsur pencemar j dinyatakan dalam mg/liter Va = Volume limbah cair sebenarnya tercantum dalam lampiran I yang sesuai dengan jenis industri yang bersangkutan, dinyatakan dalam m3 per satuan produk f = Faktor Konservasi = 1/1000 Pengantar Lingkungan #@2011
  • 27. Keterangan : BPMt = Beban Penecamaran sebenarnya dinyatakan dalam Kg parameter per satuan produk Vm1 = Volume maksimum limbah cair industri 1 sesuai kapasitas produksi sebenarnya dinyatakan dalam m3 per hari Vm2 = Volume maksimum limbahy cair industri 2 sesuai kapasitas produksi sebanarnya dinyatakan dalam m3 per hari (CM) J1 = Kadar maksimum unsur pencemar J industri 1 dinyatakan dalam mg/liter (CM) J2 = Kadar maksimum unsur pencemar J industri 2 dinyatakan dalam mg/liter c. Beban Pencemaran Maksimum Industri Terpadu (misal 2 (dua) jenisc. Beban Pencemaran Maksimum Industri Terpadu (misal 2 (dua) jenis industri yang terletak pada satu lokasi ) dan instalasi pengolah limbahnyaindustri yang terletak pada satu lokasi ) dan instalasi pengolah limbahnya dijadikan satu dihitung dengan cara sebagai berikut :dijadikan satu dihitung dengan cara sebagai berikut : BPM = (Vm1 x (CM) J1) x (Vm2 x (CM) J2) x fBPM = (Vm1 x (CM) J1) x (Vm2 x (CM) J2) x f Pengantar Lingkungan #@2011
  • 28. d. Beban Pencemaran Maksimum Perharid. Beban Pencemaran Maksimum Perhari BPMi = BPM x Pb /HBPMi = BPM x Pb /H Keterangan : BPMi = Beban Pencemaran Maksimum per hari yang diperbolehkan bagi industri yang bersangkutan dinyatakan dinyatakan kg parameter per hari Pb = Produk sebenaranya dalam sebulan, dinyatakan dalam satuan produk yang sesuai dengan tercantum dalam lampiran I untuk industri yang bersangkutan Beban pencemaran maksimum yang sebenarnya dihitung dengan caraBeban pencemaran maksimum yang sebenarnya dihitung dengan cara sebagai berikut :sebagai berikut : BPAi = (CA) j x Dp x fBPAi = (CA) j x Dp x f Keterangan : BPAi = Beban Pencemaran sebenarnya dinyatakan dalam kg parameter persatuan produk (CA) j = Kadar unsur pencemar j dinyatakan dalam mg/liter Dp = Hasil pengukuran debit limbah cair, dinyatakan dalam m3/hari F = Faktor Konversi = 1/1000 Pengantar Lingkungan #@2011
  • 29. Dengan demikian penilaian beban pencemaran / Mutu Limbah CairDengan demikian penilaian beban pencemaran / Mutu Limbah Cair adalah sebagai berikut :adalah sebagai berikut : BPA tidak boleh lebih dari BPM BPAi tidak boleh lebih dari BPMi BPA tidak boleh lebih dari BPM BPAi tidak boleh lebih dari BPMi Pengantar Lingkungan #@2011
  • 30. BBakuaku MMutuutu UUdaradara Baku mutu udara ambien dan emisi limbah gasBaku mutu udara ambien dan emisi limbah gas yang dibuang ke udara harus mencantumkanyang dibuang ke udara harus mencantumkan secara jelas dalam ijin pembuangan gas. Semuasecara jelas dalam ijin pembuangan gas. Semua kegiatan yang membuang limbah gas ke udarakegiatan yang membuang limbah gas ke udara ditetapkan mutu emisinya dengan pengertian :ditetapkan mutu emisinya dengan pengertian : a.a.Mutu emisi dari limbah gas yang dibuang keMutu emisi dari limbah gas yang dibuang ke udara melampaui baku mutu udara emisi yangudara melampaui baku mutu udara emisi yang telah ditetapkan.telah ditetapkan. b.b.Tidak menyebabkan turunnya kualitas udara.Tidak menyebabkan turunnya kualitas udara. Pengantar Lingkungan #@2011
  • 31. S e m o g a B e r m a n f a a t