PROPORSI Pengertianadalah bentuk pecahan yang pembilangnya merupakan bagian dari penyebutnya.Digunakan untuk melihat komp...
RATIO PengertianPerbandingan antara pembilang (numerator) dan penyebut (denominator) yang salingterpisah dan tidak ada hu...
K = konstanta, 100.000 bayi lahir hidupContoh soal :Pada tahun 2002-2003 jumlah kematian ibu di kabupaten X sebanyak 12, j...
P : jumlah penduduk pada pertengahan tahunNilai P di dapat dari rumusDimana P0 = jumlah penduduk awal tahunP1 = jumlah pen...
 Contoh:Menimbang BB dengan objek yang sama dengan menggunakan alat ukur yang samaakan memperoleh hasil yang tetap walau ...
 Contoh:Menimbang BB dengan objek yang sama dengan menggunakan alat ukur yang samaakan memperoleh hasil yang tetap walau ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Ratio rate prop revisi nocover

234

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
234
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Ratio rate prop revisi nocover"

  1. 1. PROPORSI Pengertianadalah bentuk pecahan yang pembilangnya merupakan bagian dari penyebutnya.Digunakan untuk melihat komposisi suatu variable dalam populasi. Bentuk ini seringdinyatakan dalam persen, yaitu dengan mengalikan pecahan ini dengan 100% . Tidakmempunyai satuan (dimensi), karena satuan dari pembilang dan penyebutnya sama,sehingga saling meniadakan. Nilainya antara 0 dan 1. Contoh Kasus:Pada populasi yang terdiri atas 50 ibu hamil, terdapat 5 ibu yang mengalami plasentaprevia. Berapa Proporsi ibu hamil dengan plasenta previa ?Jawab:
  2. 2. RATIO PengertianPerbandingan antara pembilang (numerator) dan penyebut (denominator) yang salingterpisah dan tidak ada hubungannya. Dinyatakan dengan persamaan : Contoh Kasus:Angka Kematian Ibu (AKI)/ Mother Mortality Ratio (MMR) adalah banyaknya kematianperempuan pada saat hamil atau selama 42 hari sejak terminasi kehamilan tanpamemandang lama dan tempat persalinan, yang disebabkan karena kehamilannya ataupengelolaannya, dan bukan karena sebab-sebab lain, per 100.000 kelahiran hidup.Jumlah Kematian Ibu : banyaknya kematian ibu yang disebabkan karena kehamilan,persalinan sampai 42 hari setelah melahirkan, pada tahun tertentu, di daerah tertentu.Jumlah kelahiran Hidup :banyaknya bayi yang lahir hidup pada tahun tertentu, didaerah tertentu.
  3. 3. K = konstanta, 100.000 bayi lahir hidupContoh soal :Pada tahun 2002-2003 jumlah kematian ibu di kabupaten X sebanyak 12, jumlahkelahiran hidup 60. AKI di kabupaten X pada tahun 2003 sebesar 5 per100.000 kelahiran hidup.RATE PengertianPerbandingan dimana numerator dan denominatornya sama, memasukkan unsur periodewaktu Contoh Kasus :Crude Birth Rate : adalah angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran pada tahuntertentu per 1000 penduduk pada pertengahan tahun yang samaX 1000Keterangan:CBR : cr (Angka Kelahiran Kasar)B : jumlah kelahiran
  4. 4. P : jumlah penduduk pada pertengahan tahunNilai P di dapat dari rumusDimana P0 = jumlah penduduk awal tahunP1 = jumlah penduduk pada pertengahan tahunP2 = jumlah penduduk akhir tahunContoh soal :Tahun 2003 tercatat sebanyak 4.000.000 kelahiran hidup, sedangkan jumlah pendudukpada tahun tersebut diperkirakan sebesar 200.000.000 jiwa. Sehingga Angka KelahiranKasar yang terhitung adalah sebesar 20. Artinya, pada tahun 2003 terdapat 20 kelahiranper 1000 penduduk.VALIDITAS PengertianAdalah derajat ketepatan antara data yang terdapat di lapangan dan data yang dilaporkanoleh peneliti, menunjukkan kesamaan, pengertian maupun penggunaan masing-masingpeneliti yang berbeda dalam mengumpulkan data. Contoh: bumil di desa X sebanyak 21 orang maka peneliti melaporkan bahwa ada 21 ibuhamil di desa x......................................................................................................................................................RELIABILITAS PengertianAdalah ketepatan alat ukur, ketepatan atau tingkat presisi suatu ukuran atau alatpengukur
  5. 5.  Contoh:Menimbang BB dengan objek yang sama dengan menggunakan alat ukur yang samaakan memperoleh hasil yang tetap walau dalam kondisi apapun dan dimanapunPERBEDAAN yang mendasar mengenai validitas dan reliabilitas dalam penelitiankuantitatif dan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif untuk mendapatkan datayang valid dan reliabel yang diuji validitas dan reliabilitasnya adalah instrumenpenelitiannnya. Sedangkan dalam penelitian kualitatif yang diuji adalah datanya. Dalampenelitian kualitatif, temuan atau data dapat dinyatakan valid apabila tidak ada perbedaanantara yang dilaporkan peneliti dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada obyek yangditeliti
  6. 6.  Contoh:Menimbang BB dengan objek yang sama dengan menggunakan alat ukur yang samaakan memperoleh hasil yang tetap walau dalam kondisi apapun dan dimanapunPERBEDAAN yang mendasar mengenai validitas dan reliabilitas dalam penelitiankuantitatif dan penelitian kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif untuk mendapatkan datayang valid dan reliabel yang diuji validitas dan reliabilitasnya adalah instrumenpenelitiannnya. Sedangkan dalam penelitian kualitatif yang diuji adalah datanya. Dalampenelitian kualitatif, temuan atau data dapat dinyatakan valid apabila tidak ada perbedaanantara yang dilaporkan peneliti dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada obyek yangditeliti

×