Instalasi Openvswitch pada Centos 6.4

290
-1

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
290
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
23
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Instalasi Openvswitch pada Centos 6.4

  1. 1. Instalasi Penerapan OpenVswitch pada Cloud Computing di PT. Lintas Media Danawa Skenario : 1. Ada dua host node server yang masing-masing terinstall sistem operasi berbasis redhat (Centos 6.4) 2. Masing-masing mempunyai 2 virtual machine yang ingin dikoneksikan. 3. Diinginkan semua VM dapat terkoneksi dengan metode openvswitch dengan VLAN yang sama dan bisa saling berbagi informasi. Praktek : 1. Masuk pada Host1 (centos 6.4) dan mulai instalkan openVswitch instalasi : [root@localhost]#yum install wget openssl­devel [root@localhost]#yum install groupinstall “Development tools” Sesudah itu buat user openvswitch untuk khusus supaya user tersebut untuk instalasi openvswitch. [root@localhost]#adduser vswitch [root@localhost]#su vswitch Setelah masuk pada user “vswitch” mulai download packet dan install pada host [vswitch@localhost root]$cd [vswitch@localhost]$wget http://openvswitch.org/releases/openvswitch-1.10.0.tar.gz [vswitch@localhost]$tar xvfz openvswitch-1.10.0.tar.gz [vswitch@localhost]$cd openvswitch-1.10.0 [vswitch@localhost]$mkdir -p /home/ovswitch/rpmbuild/SOURCES [vswitch@localhost]$cp ../openvswitch-1.10.0.tar.gz /home/ovswitch/rpmbuild/SOURCES/ [vswitch@localhost]$cp rhel/openvswitch-kmod.files /home/ovswitch/rpmbuild/SOURCES/ [vswitch@localhost]$rpmbuild -bb rhel/openvswitch.spec [vswitch@localhost]$rpmbuild -bb rhel/openvswitch-kmod-rhel6.spec
  2. 2. [vswitch@localhost]$exit Lalu masuk lagi pada root dan installkan lagi packet lainnya. [root@localhost]#yum localinstall /home/ovswitch/rpmbuild/RPMS/x86_64/kmod­ openvswitch­1.10.0­1.el6.x86_64.rpm [root@localhost]#yum localinstall /home/ovswitch/rpmbuild/RPMS/x86_64/openvswitch- 1.10.0-1.x86_64.rpm Setelah itu restart packetnya dan pastikan openvswitch terinstalkan dengan benar [root@localhost]#/etc/init.d/openvswitch start /usr/share/openvswitch/scripts/ovs-lib: line 49: /var/log/openvswitch/ovs-ctl.log: No such file or directory tee: /var/log/openvswitch/ovs-ctl.log: No such file or directory /etc/openvswitch/conf.db does not exist ... (warning). Creating empty database /etc/openvswitch/conf.db [ OK ] Starting ovsdb-server [ OK ] Configuring Open vSwitch system IDs [ OK ] Inserting openvswitch module [ OK ] Starting ovs-vswitchd [ OK ] Enabling remote OVSDB managers [ OK ] Enabling gre with iptables [ OK ] Untuk pengecekan apakah openvswitch sudah terpasang atau tidak kita bisa melihat packet dan versi openvswitch tersebut. [root@localhost]#modinfo openvswitch filename: /lib/modules/2.6.32-358.el6.x86_64/weak-updates/openvswitch/openvswitch.ko version: 1.10.0 license: GPL description: Open vSwitch switching datapath srcversion: 33CB73C0C5A83F3CD6B7B0F depends: vermagic: 2.6.32-358.6.2.el6.x86_64 SMP mod_unload modversions parm: vlan_tso:Enable TSO for VLAN packets (int) 2. Openvswitch telah terpasang pada Centos tersebut, sekarang beralih pada pembuatan VM nya. 3. Disini penulis menggunakn KVM untuk membuat VM pada centos, instalakn packet tersebut dan instalkan. Untuk memudahkan instalasi pertama kita mengimpor kunci GPG untuk paket perangkat lunak : [root@localhost]#rpm --import /etc/pki/rpm-gpg/RPM-GPG-KEY* Setelah itu kita instalkan KVM dan virtinst (alat untuk membuat mesin virtual) [root@localhost]#yum install kvm libvirt python-virtinst qemu-kvm Lalu kita jalankan libvirt dan cek bahwa tempat penyimpanan VM telah siap dan siap diinstalkan [root@localhost]#/etc/init.d/libvirt start
  3. 3. [root@localhost]#virsh -c qemu:///system list Id Name State --------------------------------- Lalu untuk menginstalkan iso menjadi VM, disini saya menyimpan iso pada Flashdisk yang terdeteksi dengan alamat “/dev/sdb1” cek alamat flashdisk dengan perintah : [root@localhost]#fdisk -L Mount Flashdisk contoh : [root@localhost]#mount /dev/sdb1 /mnt salin file iso pada flashdisk ke hardisk pada centos. [root@localhost]#dd if=/mnt/Ubuntu-Desktop.12.04.iso of=/var/lib/libvirt/images/Ubuntu-Desktop.12.04iso Setelah itu lalu masukan perintah untuk membuat VM dan iso bisa terinstalkan pada KVM yang sudah dinstalkan sebelumnya. [root@localhost]#virt-install --connect qemu:///system -n febi -r 512 --vcpus=2 --disk path=/var/lib/libvirt/images/febi.img,size=8 -c /var/lib/libvirt/images/Ubuntu-Desktop.12.04.iso --vnc --noautoconsole --os-type linux --os-variant debiansqueeze --accelerate --network=bridge:br0 --hvm Keterangan perintah : Perintah Keterangan virt-install –connect qemu:///system Menginstalkan virtual machine yang terkoneksi pada qemu/virsh Febi Nama virtual machine -r 512 Ukuran RAM --vcpus=2 Jumlah CPU yang digunakan --disk path=/var/lib/libvirt/images/febi. img Alamat penyimpanan file image yang telah dibuat nanti size=8 Jumlah hardisk yang diberikan /var/lib/libvirt/images/Ubuntu- Desktop.12.04.iso Alamat iso untuk diinstalkan nanti --vnc --noautoconsole Settingan auto console --os-type linux Tipe OS yang digunakan --os-variant debiansqueeze Tipe varian yang digunakan --network=bridge:br0 Tipe interface yang digunakan Lalu lihat status hasil dari perintah tersebut juga perintahnya benar akan muncul seperti ini : [root@localhost]#virt-install --connect qemu:///system -n febi -r 512 --vcpus=2
  4. 4. --disk path=/var/lib/libvirt/images/febi.img,size=8 -c /var/lib/libvirt/images/Ubuntu-Desktop.12.04.iso --vnc --noautoconsole --os-type linux --os-variant debiansqueeze --accelerate --network=bridge:br0 --hvm Starting install... Allocating 'febi.img' 8 GB 00:00 Creating domain... 0 B 00:00 Domain installation still in progress. You can reconnect to the console to complete the installation process. 4. KVM hanya untuk membuat VM nya saja, tetap instalasi nya sehingga bisa dipakai harus di GUI, jadi disini kita menginstakan “Virtual Machine Manager” untuk menginstalkan samapai VM bisa dipakai. 5. Disini saya menggunakan ubuntu-desktop yang saya punya untuk me-remote dengan virt- manager dan menginstalkan VM pada host tersebut. 6. Lalu lakukan langkah berikut yang sama pada host satunya lagi dan pastikan Openvswitch dan KVM terpasang, dan masing-masing host mempunyai 2 VM. 7. Untuk supaya Semua VM terhubung satu sama lain, mengatur IP dalam satu jaringan saja pun tak cukup, harus menambahkan setingan port dan interface Br0 (Bridge) pada kedua openvswitch untuk mengkoneksikan satu sama lain. [root@localhost]#ovs-vsctl add-br br0 [root@localhost]#ovs-vsctl add-port br0 vnet0 tag=1 [root@localhost]#ovs-vsctl add-port br0 vnet1 tag=1 [root@localhost]#ovs-vsctl add-port br0 eth7 Keterangan perintah : Perintah Keterangan add-br br0 Menambahkan Interface br0 dan add-port br0 vnet0 tag=1 Menambahkan port vnet0 pada br0 bertag=1 add-port br0 vnet1 tag=1 Menambahkan port vnet1 pada br0 bertag=1 add-port br0 eth7 Menambahkan port intefave eth7 pada br0 8. Setelah di atur settingan pada setiap Openvswitch sudah selesai masuk pada semua VM dengan Virtual Machine manager dan atur semua IP dalam satu jaringan, contoh : Febi-clone : 172.16.16.2/24 Ramadhan-clone : 172.16.16.3/24 Boksi : 172.16.16.4/24 Suryani-Clone : 172.16.16.5/24
  5. 5. 9. Disini saya mengatur untuk supaya semua VM bisa berkoneksi dengan VLAN atau pengaturan “Tag=1” dan jika untuk mengatur VM untuk supaya beda VLAN hanya merubah tag dengan beda angka. 10. Pembuktian : Uji koneksi dari sesama node beda VM
  6. 6. Uji Koneksi beda node server dan beda VM 11. untuk merubah menjadi beda VLAN kita hanya perlu mengatur tag pada Server Centos dan mengganti aturan Openvswitch, Contoh : Merubah tag pada Node Server host 1, pada VM 1 dengan tag 2 :
  7. 7. → 12. Uji koneksi lagi dengan VM yang sudah di ganti tag nya, menguji koneksi dengan VM lainnya. 13. Karena tag nya sudah diganti maka VM tidak bisa terkoneksi, dan bisa kita nyatakan bahwa praktek Openvswitch telah berhasil dan sempurna. Jakarta, 25 September 2013 Febi Gelar Ramadhan #BoksiStory

×