Slide1 jenis riset

2,671 views
2,474 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,671
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
52
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Slide1 jenis riset

  1. 1. Metodologi Penelitian: - Jenis-Jenis Riset - Manfaat Mempelajari Metodologi Penelitian - Karakteristik Riset yang Baik
  2. 2. Penggolongan Riset (1) <ul><li>Ditinjau dari berbagai segi, riset dikompokkan sbb: </li></ul><ul><li>Bidang yang diteliti  riset sosial, riset ilmu pengetahuan </li></ul><ul><li>Tempat penelitian  riset laboratorium, riset perpustakaan ( library ), riset kancah ( field research ) </li></ul><ul><li>Hasil  riset murni ( pure basic research ), riset terpakai ( applied research ) </li></ul><ul><li>Tujuan  riset eksploratif, riset developmental, riset verifikatif. </li></ul>
  3. 3. Penggolongan Riset (2) <ul><li>Proses berlangsungnya penefitian  riset kualitatif, riset kuantitatif. </li></ul><ul><li>Logika dasar yang dipakai  riset deduktif, riset induktif </li></ul>
  4. 4. Penggolongan Riset (3) <ul><li>Riset murni ( pure research, basic research ) dilakukan dengan intellectual reason , yaitu alasan yang berdasarkan atas keinginan untuk mengetahui sernata-mata, yang tidak secara langsung mempunyai kegunaan praktis (misal : penelitian ruang angkasa). </li></ul><ul><li>Riset terpakai ( applied research ) mempergunakan practical reason untuk menjawab sesuatu masalah yang timbul pada suatu ketika, agar dapat melakukan sesuatu yang lebih baik (efisien) misal riset tentang biaya hidup bermaksud untuk mentukan besarnya upah dan gaji. </li></ul>
  5. 5. Penggolongan Riset (4) <ul><li>Kedua macam riset tersebut dapat saling mengisi. Riset terpakai memungkinkan diketemukannya prinsip-prinsip dasar, sebaliknya riset dasar mungkin memberikan pengetahuan yang berguna bagi penemuan-penemuan yang bersifat praktis. </li></ul><ul><li>Riset eksploratif bertujuan untuk menemukan problem-problem baru pada suatu obyek penelitian. </li></ul><ul><li>Riset developmental untuk mengembangkan pengetahuan yang sudah ada. </li></ul><ul><li>Riset verifikatif menguji kebenaran suatu pengetahuan. </li></ul>
  6. 6. Penggolongan Riset (5) <ul><li>Riset kualitatif menekankan aspek persepsi untuk memahami aktivitas manusia dan sosial. </li></ul><ul><li>Riset kuantitatif berkonsentrasi pada pencarian dan pengolahan fakta-fakta yang berupa / berhubungan dengan angka-angka. </li></ul><ul><li>Riset deduktif: konsep-konsep yang dikembangkan dalam penelitian jenis ini diawali dari konsep umum. </li></ul><ul><li>Riset induktif: konsep-konsep yang dikembangkan dalam penelitian jenis ini diawali dari fakta-fakta khusus yang disimpulkan menjadi konsep umum. </li></ul>
  7. 7. Manfaat <ul><li>Manfaat mempelajari metodologi penelitian: </li></ul><ul><ul><li>mengetahui arti pentingnya riset; sehingga keputusan-keputusan yang dibuat dalam hidup sehari-hari mungkin didasarkan atas hasil riset </li></ul></ul><ul><ul><li>dapat memecahkan permasalahan yang ada secara metodologis </li></ul></ul><ul><ul><li>menilai hasil-hasil riset; apakah suatu riset dapat dipercaya atau tidak, serta sejauh mana kebenaran dan manfaatnya. </li></ul></ul><ul><ul><li>dapat menyusun dokumentasi penelitian demngan baik (sesuai kaidah penulisan dalam bidang ybs)  tesis/skripsi/karya ilmiah lainnya. </li></ul></ul>
  8. 8. Karakteristik Riset yang Baik <ul><li>Penelitian yang baik memiliki karakteristik berikut: </li></ul><ul><ul><li>Memiliki tinjauan pustaka yang cukup dan baik. </li></ul></ul><ul><ul><li>Memiliki dasar pemikiran yang fokus dan jelas. </li></ul></ul><ul><ul><li>Disusun dengan struktur yang logis. </li></ul></ul><ul><ul><li>Bersifat analitis. </li></ul></ul><ul><ul><li>Berintegrasi dengan teori/dasar. </li></ul></ul><ul><ul><li>Terdapat kesatuan metodologi, tinjauan pustaka, analisis, dan kesimpulan. </li></ul></ul>

×