Estimating the run-time program (Real-time system)

  • 166 views
Uploaded on

This presentation show you how to estimate the run-time program that often occur in the real-time system. Source-code analysis, pipelining calculation, pipeline prediction analysis, cache memory are …

This presentation show you how to estimate the run-time program that often occur in the real-time system. Source-code analysis, pipelining calculation, pipeline prediction analysis, cache memory are discussed. (Most of this slide using Indonesian Language).

Aufar Fajar - Computer Engineering, MCU

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
166
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
7
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Aufar Fajar – 1127019 Yosua Natanael – 1127017 Jefry Karundeng – 0827034 Sistem Waktu nyata MEMPERKIRAKAN RUN-TIME PROGRAM
  • 2. Pengantar Sistem Waktu Nyata Sering menemui Deadline Kegiatan prediksi run-time program merupakan suatu hal yang PENTING, namun SULIT Prediksi harus bergantung pada faktor-faktor berikut : • Source Code, source code yang dioptimasi secara hati-hati akan memberikan waktu eksekusi yang singkat. • Compiler, Fungsi dari compiler adalah menerjemahkan kode tingkat tinggi menjadi kode mesin. Waktu eksekusi akan bergantung pada sifat pemetaan. • Arsitektur Mesin, Eksekusi sebuah program membutuhkan banyak interaksi antara prosesor, memori, dan perangkat I/O. Ukuran dan pengorganisasian cache juga mempengaruhi waktu akses-memori. • Sistem Operasi , Sistem operasi berkaitan dengan jadwal penugasan dan pengaturan memori, dimana keduanya memiliki pengaruh yang besar terhadap waktu eksekusi.
  • 3. ANALISIS SOURCE- CODE L1: a := b * c L2: b := d + e L3: c := a – f
  • 4. ANALISIS SOURCE-CODE
  • 5. PERHITUNGAN UNTUK PIPELINING Mesin Von- Neumann eksekusi yang sekuensial (berurut). Instruksi diambil, di-decode, lalu dieksekusi. Kemudian siklus itu terus berlanjut. Mesin Pipeline Pada pipeline proses dapat dibagi menjadi beberapa tahap dan beberapa proses dapat dilaksanakan secara simultan. Kompleksitas yang sering ditemui : ketergantungannya terhadap instruksi yang aktif pada komputer, percabangan kondisional, dan interrupts. Contohnya, instruksi Ii membutuhkan output dari Ij. Ii harus menunggu Ij untuk mengeluarkan output sebelum ia bisa mengeksekusi.
  • 6. DUA-TINGKATAN PIPELINE Tingkatan Pertama Tingkatan Kedua Prosesor mengambil instruksi dari memori utama (main memory) dan memasukkannya ke dalam “prefetch buffer” Mengatasi semua hal lainnya, termasuk operasi baca/tulis.
  • 7. CONTOH Misalkan diberikan notasi sebagai berikut, • Ii instruksi i • ni waktu eksekusi dari Ii termasuk akses memori • vi ukuran bit-opcode dari instruksi i • ri jumlah data pada memori yang harus dibaca untuk kebutuhan Ii • wi jumlah data pada memori yang harus ditulis untuk kebutuhan Ii didapat data sebagai berikut, Instruksi ni vi ri wi I1 10 2 0 0 I2 4 1 0 0 I3 10 3 0 0 I4 2 2 2 0 I5 5 2 0 0
  • 8. Op-Code 1 Instruksi Op-code Keterangan Ex : LOAD, STORE, ADD 1 9 4 F Op-Code Address
  • 9. Analisis Prediksi Pipeline • Mari kita asumsikan bahwa prosesor melakukan 4 kali siklus untuk mengakses memori. • Ketika v1 = 2, tahap fetch harus membaca 2 bit dari memori utama sebelum I1 dapat mulai mengeksekusi. • Hal tersebut membutuhkan 2 x 4 = 8 siklus. • I1 mulai mengeksekusi saat waktu mencapai angka 8, dan selesai pada waktu T1 = 8 + 10 = 18.
  • 10. Cache • Cache adalah suatu tempat untuk menyimpan sesuatu secara sementara, dengan harapan jika data yang sama akan diakses, akses akan menjadi lebih cepat. • Dalam Internet, sebuah proxy cache dapat mempercepat proses browsing dengan cara menyimpan data yang telah diakses di komputer. Jika kemudian ada user yang mengakses data yang sama, proxy cache akan mengirim data tersebut dari cache-nya, bukan dari tempat yang lama diakses.
  • 11. Memori Virtual Memori = Ruang Penyimpanan Virtual = Tiruan / tidak nyata. • Memori Virtual adalah sebuah sistem yang digunakan oleh sistem operasi untuk menggunakan sebagian dari Memori Sekunder (Harddisk) seolah-olah ia menggunakannya sebagai memori internal/utama (RAM) fisik yang terpasang di dalam sebuah sistem komputer. • Memori Virtual dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan memori yang besar terutama untuk game, Apabila kapasitas RAM kecil.
  • 12. Virtual Memori