Tulang sapi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Tulang sapi

on

  • 1,166 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,166
Views on SlideShare
1,166
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
4
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Tulang sapi Tulang sapi Document Transcript

  • MAKALAH BIOLOGI STRUKTUR TULANG SAPI DISUSUN OLEH : NAMA : FARAH HASNA PANGESTI FITRIANA FEBRIANTI INTAN SEPTIA ANGGRAENI RATNA MIDAYANTI WAHYU AMIN PRATIWI YESSI LESTARI SITINJAK KELAS : 11 IPA 2 PEMBIMBING : Bpk.Bambang S.pd SMA NEGERI 1 KAB.TANGERANG Jln. Raya Serang KM 23,5 Balaraja 15160 Tangerang TAHUN AJARAN 2013/2014 1
  • KATA PENGANTAR Puja dan puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT. Sebab atas rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. Makalah ini ditujukan untuk memenuhi syarat penilaian mata pelajaran BIOLOGI. Makalah ini dibuat untuk menambah wawasan tentang “MENGUJI GOLONGAN DARAH”. Dalam menyelesaikan makalah ini, kami mencari sumber-sumber dari berbagai media elektronik dan media cetak. Namun, berkat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, akhirnya makalahini dapat terselesaikan dengan cukup baik. Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada: 1. Orang tua kami, yang telah membantu terselesainya makalah ini berupa materil dan moril. 2. Guru kami Bpk. Bambang S.pd yang telah membimbing dan memberikan materi. Kami menyadari makalah yang kami buat ini belum sempurna. Oleh karena itu kami memerlukan kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Tangerang, 30 November 2013 Penyusun 2
  • DAFTAR ISI Landasan teori …………………………………………………………………..4-17 Tujuan praktikum …………………………………………………………………..18 Alat dan bahan ……………………………………………………………………….19 Cara kerja ……………………………………………………………………………….20 Kesimpulan…………………………………………………………………………………21 Daftar pustaka ……………………………………………………………………….22 3
  • A. LANDASAN TEORI MENGENAI TULANG Tulang paha atau femur adalah bagian tubuh terbesar dan tulang terkuat pada tubuh manusia. Ia menghubungkan tubuh bagian pinggul dan lutut. Kata "femur" merupakanbahasa Latin untuk paha. Kata harus dibedakan dengan femina yang berarti wanita. Tulang adalah jaringan yang tersusun oleh sel dan didominasi oleh matrix kolagen ekstraselular yang disebut sebagai osteoid. Osteoid ini termineralisasi oleh deposit kalsium hydroxyapatite, sehingga tulang menjadi kaku dan kuat (Van Gestel 2005). Sel-sel pada tulang yaitu, osteoblast yang mensintesis dan menjadi perantara mineralisasi osteoid, osteosit merupakan komponen sel utama dalam jaringan tulang, osteoklas sel fagosit yang mempunyai kemampuan mengikis tulang dan merupakan bagian yang penting, dan sel osteoprogenitor merupakan selmesenchimal primitive yang menghasilkan osteoblast selama pertumbuhan tulang dan osteosit pada permukaan dalam jaringan tulang (Mescher 2007). 4
  • Jaringan tulang bertumbuh lebih awal bila dibandingkan dengan daging dan lemak karena tulang merupakan kerangka yang menuntut konformasi tubuh (Forrest, dkk., 1975). Pernyataan ini didukung oleh Indriati, dkk., (1982) bahwa, tulang adalah merupakan salah satu dari komponen tubuh utama bersama-sama dengan komponen tubuh lainnya, seperti otot dan lemak yang menentukan bentuk tubuh ternak. Oleh karena itu pembentukan tulang juga penting dalam menentukan produksi seekor ternak. ternak. Tulang mengandung kurang lebih produksi seekor tulang mengandung kurang lebih 99,5 persen Calsium dan penyerapan mineral ini, akan menurun dengan meningkatnya umur ternak tersebut (Mulyadi, 1983). Pada waktu lahir, tulang merupakan komponen karkas paling besar, kemudian tumbuh lebih lambat dari otot dan pertumbuhannya semakin menurun dengan meningkatnya bobot tubuh ternak (Cole dan Lawrie, 1974). Menurut Eviaty (1982), oleh karena jaringan tulang pertumbuhannya masak dini, maka persentase tulang karkas menurun dengan meningkatnya komponen tubuh yang lain. Selanjutnya Berg dan Butterfield (1976) menyatakan bahwa, koefisien pertumbuhan tulang pada sapi potong (type potong) didapatkan nilai yang lebih kecil dari satu. 5
  • Tulang sapi menyembuhkan bisa patah untuk tulang pada manusia?Jangan heran, tulang sapi yang biasanya diolah menjadi sop atau campuran bakso kini dapat digunakan untuk membantu menyembuhkan pengobatan patah tulang pada manusia. Adalah Diah Rinenggo, Budiasih, dan Ditya Raymond Win Devale yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM serta Anggi Muhtar mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yang menggagas pemanfaatan limbah tulang sapi untuk dijadikan sebagai bahan pengganti tulang atau implan. Pemanfaatan limbah tulang sapi ini berawal dari keprihatinan keempat mahasiswa muda ini terhadap mahalnya biaya untuk penyembuhan patah tulang melalui implan. Padahal banyaknya kasus patah tulang yang terjadi di Indonesia. “Implan tulang selama ini masih dipenuhi dari impor sehingga biayanya mahal dan juga pemesanannya memakan waktu lama,”kata Diah belum lama ini di Kampus UGM. 6
  • Kondisi tersebut mendorong Diah dan ketiga rekannya melakukan penelitian untuk menciptakan implan tulang alternatif dengan kualitas yang tinggi dan tentunya dengan harga terjangkau. Mengapa memilih tulang sapi sebagai bahan pengganti tulang?Diah menjelaskan bahan pengganti tulang tersusun dari hidroksiapatit (HA) yang merupakan unsur utama tulang manusia dan tulang sapi merupakan sumber HA alami.Adapun tulang sapi yang digunakan adalah bagian paha yang memiliki porus alami. Hasil penelitian Diah dan kawan-kawan menunjukkan kandungan HA tulang sapi yang dipanaskan pada suhu 1300°C akan berubah menjadi bipashic calcium phosphate (BCP). BPC merupakan material yang memiliki kandungan unsur kalsium dan fosfat yang meneyrupai tulang manusia. “Kalau dibandingkan dengan HA, material BCP memiliki kelebihan.Implan BCP lebih mudah luruh dalam tubuh sehingga proses regenerasi tulang lebih cepat daripada dengan HA,” terangnya. Uji coba awal dilakukan pada tikus untuk membuktikan kemampuan implan BCP dari tulang sapi dibandingkan dengan HA komersial yang sering digunakan di pasaran. Dari hasil pengujian secara radiologis dan histologis diketahui bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua bahan. 7
  • “Dengan begitu bisa disimpulkan bahwa implant BCP dari tulang sapi berpotensi untuk dikembangkan menjadi implant tulang komersial,” kata Anggi Muhtar menambahkan. Meskipun sudah berhasil dicobakan pada hewan, Anggi mengatakan bahwa masih perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan subjek manusi.Hal tersebut penting untuk mengetahui reaksi imunitas tubuh. Disamping itu, juga perlu dilakukan analisis kelayakan dalam pengembangan BCP dari tulang sapi berbasis produksi sebagai bahan implan tulang. Pemanfaatan limbah tulang sapi sebagai bahan implan tulang ini tidak hanya menjadi alternatif untuk pembuatan implan tulang, tetapi juga turut mengurangi pencemaran lingkungan dari limbah sapi yanghanya dibuang begitu saja. Selain itu, dari pengembangan implan ini mampu menghantarkan mereka maju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang akan dihelat di Universitas Mataram, Lombok 10-13 September mendatang. (Humas UGM/Ika). Untuk mengetahui macam-macam tulang kita bisa memperhatikan tulang ayam yang sering kita komsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Jika kamu amati dengan teliti, tulang tidaklah padat benar. Di bagian tengah tulang ada rongga yang 8
  • berisi sumsum.Pada tulang yang ukurannya besar, misalnya tulang kaki sapi atau tulang kaki kambing, kamu dapat mengamati hal ini dengan sangat jelas.Supaya kamu lebih jelas, perhatikanlah gambar struktur tulang manusia berikut. Apakah tulang pada tubuh kita ini tumbuh atau hidup?Tentu saja tulang-tulang yang ada pada tubuh kita tersebut tumbuh.Buktinya, dulu saat kamu kecil, tulang-tulangmu berukuran kecil.Namun, sekarang setelah usiamu mencapai remaja, tulang-tulangmu bertambah panjang dan besar.Selain itu, dirimu pun bertambah besar.Bagaimanakah tulang tumbuh?Tulang dapat tumbuh dan memanjang, karena di bagian ujungujung tulang terjadi pembentukan sel-sel tulang baru.Pada saat yang bersamaan tulang juga tumbuh melebar dan menebal.Dengan demikian tulang tumbuh memanjang dan melebar secara bersamaan. Pada saat terjadi proses pertumbuhan tulang, di bagian tengah tulang terjadi penghancuran sel-sel tulang sehingga terbentuklah rongga yang selanjutnya diisi dengan sumsum tulang atau disebut juga sumsum kuning. Tulang pada manusia dibedakan berdasarkan bentuknya.Berikut uraiannya agar kamu lebih jelas. 9 jenis dan
  • 1. Jenis-Jenis Tulang  TULANG KERAS (KOMPAK) Tulang kompak memilliki matriks yang tersusu rapat dan padat, misalnya pada tulang pipa.Pada penampang melintang tulang pipa, sel-sel tulang atau osteosit terdapat di dalam lacuna.Lacuna merypakan rongga kecil yang tersusun di dalam lingkaran-lingkaran konsentris yang disebut lamella.Lamela-lamela tersebut tampak mengelilingi sebuah saluran pusat yang disebut KANAL HAVERS. Struktur yang dibentuk oleh kanal havers dan lamella-lamela tersebut disebut SISTEM HAVERS. Setiap sistem Havers terdiri dari saluran Havers (Canalis = saluran) yaitu suatu saluran yang sejajar dengan sumbu tulang, di dalam saluran terdapat pembuluh-pembuluh darah dan saraf (Mescher 2007).Contoh tulang keras, yaitu tulang tengkorak, tulang tangan, dan tulang kaki. 10
  •  TULANG SPONS Tulang spons merupakan tipe tulang dengan matriks yang tersususn longgar atau berongga-rongga, seperti struktur sarang lebah.Susunan matriks demikian disebut trabekula.Meskipun lebih ringan dibandingkan tulang kompak dan strukturnya berongga, tulang spons masih termasuk kuat untuk menahan suatu tekanan. Tulan spons tidak terorganisasi secara rapi seperti halnya struktur tulang kompak.Letak osteosit di dalam trabekula tidak teratur.Ruangruang kosong dalam tulang spons sering kali berisi sumsum tulang merah.Kanalikuli berperan menyalurkan nutrisi dari sumsum tulang merah.Contoh tulang rawan adalah tulang hidung dan tulang telinga. 11
  • 12
  • 2. Bentuk Tulang Tulang-tulang yang menyusun tubuh kita sangat banyak jumlahnya.Berdasarkan bentuknya, tulang penyusun tubuh kita dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu tulang pipa, tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan. a. Tulang Pipa Tulang ini memiliki bentuk namanya, berbentuk memiliki bentuk tengahnya berlubang.Contohnya sesuai pipa.Tulang memanjang ini dan adalah tulang paha, tulang betis, dan tulang lengan. b. Tulang Pendek Tulang pendek memiliki bentuk sesuai dengan namanya berbentuk pendek.Tulang ini bersifat ringan dan kuat.Meskipun tulang ini pendek, tulang ini mampu menahan beban yang cukup berat.Contohnya adalah tulang pergelangan tangan, telapak tangan, dan telapak kaki. 13
  • c. Tulang Pipih Tulang ini memiliki bentuk pipih seperti pelat.Contoh dari tulang pipih adalah tulang penyusun tengkorak, tulang rusuk, dan tulang dada. d. Tulang tidak Beraturan Tulang jenis ini merupakan gabungan dari berbagai bentuk tulang.Contohnya adalah tulang wajah dan tulang yang terdapat pada ruas-ruas tulang belakang.Dapatkah kamu menunjukkan mana tulang pipa, tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan pada tubuh kita?Apabila di sekolahmu terdapat model rangka manusia, kamu dapat mencoba menemukan bentuk-bentuk tulang tersebut. 14
  • ANATOMI Ujung distal tulang paha Tulang paha terdiri dari bagian kepala dan leher pada bagian proksimal dan dua condylus pada bagian distal. Kepala tulang paha akan membentuk sendi pada pinggul. Bagian proksimal lainnya yaitu trochanter major dan trochanter minor menjadi tempat perlekatan otot.Pada bagian proksimal posterior terdapat tuberositas glutea yakni permukaan kasar tempat melekatnya otot gluteus maximus.Di dekatnya terdapat bagian linea aspera, tempat melekatnya otot biceps femoris. Salah satu fungsi penting kepala tulang paha adalah tempat produksi sel darah merah pada sumsum tulangnya.Pada ujung distal tulang paha terdapat condylus yang akan membuat sendi condylar bersama lutut.Terdapat dua condylus yakni condylus medialis dan 15
  • condylus lateralis. Di antara kedua condylus terdapat jeda yang disebut fossa intercondylaris. KANDUNGAN SUMSUM TULANG SAPI 1. Kandungan Lemak Sumsum tulang mengandung 51 g lemak per 3 1/2 ons.Menurut penelitian, metabolik dalam Kesehatan dan Penyakit.Kekurangan asam lemak bisa menyebabkan kulit bersisik, dermatitis, gangguan penyembuhan luka dan menjadikan pertumbuhan yang lambat.Omega-3 dan omega-6 asam lemak mengatur pembekuan darah, respon sistem kekebalan tubuh dan peradangan. 2. Kandungan Protein Sumsum tulang mengandung 7g protein per 3 1/2-oz. Protein mencegah osteoporosis bila dikombinasikan dengan kalsium dan D. rendah protein vitamin diet menurunkan efisiensi usus dan menyebabkan kegagalan untuk menyerap kalsium yang cukup. Sumsum tulang sapi menyediakan protein dan kalsium bersama-sama, selama Anda merebus tulang dengan cairan diasamkan, seperti air dicampur dengan jus lemon, anggur atau cuka, untuk membantu melepaskan kalsium dari matriks tulang. 16
  • 3. Kandungan Kalsium Tulang terdiri dari 70 persen hidroksiapatit, terbentuk dari kalsium fosfat, kalsium karbonat, kalsium fluorida, kalsium hidroksida dan sitrat, Selain itu Sumsum Tulang Sapi juga mengandung zat besi (480,7 mg) dan fostor (3,1 mg). oleh sebab itu, mengkonsumsi sumsum tulang sapi dalam jumlah tertentu justru berkhasiatnya bagi tubuh. Dari Manfaat Sumsum Tulang Sapi Untuk Kesehatan diatas ternyata indonesia kaya akan tumbuhan dan daun,dimana daun memiliki banyak khasiat yang baik untuk manusia,mari kita lestarikan tanaman diindonesia. 17
  • B. TUJUAN PRAKTIKUM 1. Menambah wawasan mengenai jenis jenis tulang. 2. Dapat membeakan tulang kompak dan tulang spons yang terdapat di tulang sapi. 3. Agar dapat mengetahui manfaat sumsum tulang sapi. 18
  • C. ALAT DAN BAHAN 1. Tulang paha sapi 1 buah 2. Gergaji atau alat pemotong . 19
  • D. CARA KERJA 1. Siapkan tulang sapi terlebih dahulu. 2. Potong tulang sapi menjadi 2 bagian sehingga terlihat tulang kompak, tulang spons dan sumsum tulangnya. 3. Lalu amati bagian-bagian yang terdapat di tulang sapi tersebut. 20
  • E. KESIMPULAN  Di dalam tulang paha sapi terdapat bagian bagian penyusun tulang seperti tulang spons, tulang kompak, sumsum tulang, sel darah merah dan sel darah putih.  Tulang kompak disebut juga tulang keras. Tulang kompak ini memiliki matriks yang tersusun rapat dan padat.  Tulang spons merupakan tipe tulang dengan matriks yang tersusun longgar atau berongga-rongga. 21
  • DAFTAR PUSTAKA Sudjadi, Bagod dan Siti Laila. 2012. BIOLOGI Sains dalam kehidupan. Jakarta:Yudhistira. https://www.google.com/search?q=GAMBAR+TULANG+KOMPAK http://nabilaarifannisa.blogspot.com/2012/06/jaringan-tulang.html http://saefulkurnia.blogspot.com/2011/10/tugas-biologi-kelompok-3-tulang-pada.html http://biologimediacentre.com/jaringan-pada-hewan-dan-manusia/ http://isharmanto.blogspot.com/2009/12/struktur-tulang.html http://majalaremaja.blogspot.com/2012/04/pengertian-tulang-spons.html http://kamuskesehatan.com/arti/tulang-kompak/ http://wawan-junaidi.blogspot.com/2009/12/bentuk-dan-jenis-tulang.html 22
  • http://kopihijau.info/macam-macam-tulang/ http://worldhealth-bokepzz.blogspot.com/2012/06/pengertian-tulang-spons.html http://kamuskesehatan.com/arti/tulang-spons/ http://www.cara-cara.info/2012/12/manfaat-sumsum-tulang-sapi-untuk.html http://happy-happy0204.blogspot.com/2011/05/makalah-anatomi-dan-histologi-ternak.html 23