Escherichia coli
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
441
On Slideshare
441
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
2
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. ESCHERICHIA COLI Oleh : Ulfa Falahiyati Riska Setya W Amanda Arum K
  • 2. I. Klasifikasi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Superdomain Domain Filum Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Phylogenetica : Bacteria : Proteobacteria : Gammaproteobac : Enterobacteriales : Enteriobacteriaceae : Escherichia : coli
  • 3. II. Sifat bakteri A. Morfologi 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Merupakan bakteri gram negatif Berbentuk batang pendek (coccobasil) Berukuran 1,1 - 1,5 μm x 2,0 – 6,0 μm Volume sel berkisar 0,6 – 0,7 μm3 Tidak berkapsul Tidak berspora Aerob, anaerobik fakultatif B. Fisiologi 1. 2. 3. 4. Hidup pada rentang suhu 20 – 40˚c Tumbuh dengan mudah pada medium nutrien sederhana Banyak ditemukan di dalam usus besar manusia sebagai flora normal Dapat menyebabkan infeksi primer pada usus misalnya diare
  • 4. III. Patogenisitas Penyakit yang sering ditimbulkan oleh E. Coli adalah DIARE, selain diare, E. Coli juga dapat menyebabkan beberapa penyakit lain. Berikut merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri e.coli yaitu : 1. E. Coli Enteropatogenik (EPEC) 2. E. Coli Enterotoksigenik (ETEC) 3. E. Coli Enterohemoragik (EHEC) 4. E. Coli Enteroinvansif (EIEC) 5. E. Coli Enteroagregatif (EAEC) 6. Infeksi saluran kemih 7. Sepsis 8. Meningitis
  • 5. IV. Analisa Laboratorium A. Sampel yang digunakan pada pengujian bakteri E. Coli adalah produk makanan atau minuman. B. Media dan reagen yang dapat digunakan pada pengujian bakteri E.Coli : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Brilliant Green Lactose Bile (BGLB), 2 % Broth Lauryl Tryptose Broth (LTB) EC Broth Levine’s Eosin Methylen Blue (L-EMB) agar Tryptone (Tryptophane) Broth (TB) MR-VP Broth Simmon Citrate Agar Plate Count Agar Larutan Butterfield’s phosphate buffered Pereaksi Kovacs Pereaksi VP Indikator MR Pereaksi pewarnaan gram
  • 6. C. Identifikasi a. Brilliant Green Lactose Bile (BGLB), 2 % Broth b. Lauryl Tryptose Broth (LTB)
  • 7. c. EC Broth d. Levine’s Eosin Methylen Blue (L-EMB) agar
  • 8. e. Tryptone (Tryptophane) Broth (TB) f. MR-VP Broth
  • 9. h. Indikator MR i. Simmon Citrate Agar
  • 10. j. Pereaksi pewarnaan gram
  • 11. V. Pengobatan 1. Pengobatan diare a. b. Obstipansia c. 2. Kemoterapeutika Spasmolitika Pengobatan infeksi saluran kemih a. b. Pielonefritis c. Anak-anak d. 3. UTI (Urinary Tract Infection) tanpa komplikasi Berulang UTI Pengobatan sepsis a. b. 4. Pada anak-anak dan dewasa Sepsis prognosis Pengobatan meningitis a. Pengobatan meningitis bakteri
  • 12. VI. Pencegahan 1. Mencuci tangan Mencuci tangan adalah hal yang paling penting untuk dilakukan, terutama setelah menggunakan kamar mandi, menyentuh hewan dan juga sebelum menyiapkan makanan. Membilas tangan dengan air juga membantu mengurangi bakteri. 2. Memasak daging sapi dengan benar Daging sapi harus dimasak dengan suhu 70 derajat Celcius (gunakan termometer untuk memastikan). Memasak sayuran hijau selama 15 detik pada suhu 70 derajat Celcius dapat membunuh bakteri E-Coli. 3. Hindari makanan yang berisiko terkena E-Coli Hindari makanan yang dipasteurisasi seperti susu, keju, dan jus. Hindari pula kontak dengan kotoran manusia dan hewan. 4. Jangan menelan air mentah sembarangan Ketika berada di kolam renang, sungai, atau kolam halaman belakang, jangan menelan air mentah begitu saja. Beberapa jenis E. coli dapat menyebabkan penyakit dengan memproduksi sesuatu yang disebut toksin Shiga. Infeksi dimulai ketika Anda menelan toksin Shiga yang tak terlihat. Hal ini dapat terjadi ketika Anda menelan sejumlah kotoran manusia atau hewan dengan mulut Anda. 5. Kebiasaan bersih Bersihkan semua talenan dan peralatan dapur seperti rak atau kulkas. Cuci tangan setelah menyentuh daging mentah. Bedakan talenan untuk memotong buah atau sayuran dan daging mentah, seperti ayam, ikan, atau daging merah.