Presentasi PKn AFTA 'asean free trade areas'

2,295 views
2,159 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,295
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
77
Actions
Shares
0
Downloads
51
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Presentasi PKn AFTA 'asean free trade areas'

  1. 1. Disusun oleh: Globalisasi Asean Free Trade Area 1. Bella Gusfia Sari 13.72.014672 2. Fajar Shadiqin 13.72.014666 3. Henika Aprilina 13.72.014389 4. Nida Istiqomah 13.72.014411 5. Melda Herilianti 13.72.015138
  2. 2. Keep Silent Silent Your Phone
  3. 3. Pendahuluan Tujuan Asean Free Trade Area atau AFTA merupakan suatu kerja sama regional di Asia Tenggara untuk menghapuskan trade barriers antar negara ASEAN. Munculnya kerja sama regional di bidang ekonomi merupakan fenomena global yang terjadi di berbagai blok-blok ekonomi sebagai respons terhadap globalisasi dan perdagangan bebas atau dengan kata lain sebagai antik limaks dari globalisasi itu sendiri. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Untuk memahami apa itu AFTA. Untuk mengetahui kapan dan bagaimana AFTA dibentuk. Untuk mengetahui pengaruh AFTA bagi Indonesia. Untuk mengetahui tujuan dan manfaat AFTA bagi Indonesia Untuk mengetahui cara menjaga produk Indonesia. Untuk informasi kepada masyarakat awam tentang AFTA.
  4. 4. Ef = Lf Batasan Masalah Pembahasan Latar Belakang Terbentuknya AFTA Perjanjian AFTA dibentuk pada waktu Konperensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke IV di Singapura tahun 1992 . Penulis membuat batasan masalah supaya permasalahan yang akan didiskusikan tidak terlalu luas dan lebih fokus kepada masalah dan tujuan dalam hal pembuatan makalah ini, maka dengan ini penulis membatasi masalah hanya pada ruang lingkup “Asean Free Trade Area ( AFTA )”. Awalnya ASEAN Free Trade Area (AFTA) merupakan wujud dari kesepakatan negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN
  5. 5. Ef = Lf Persiapan AFTA di Indonesia Untuk Indonesia, kerjasama AFTA merupakan peluang yang cukup terbuka bagi kegiatan ekspor komoditas pertanian yang selama ini dihasilkan dan sekaligus menjadi tantangan untuk menghasilkan komoditas yang kompetitif di pasar regional AFTA. Upaya ke arah itu, nampaknya masih memerlukan perhatian serta kebijakan yang lebih serius dari pemerintah maupun para pelaku agrobisnis, mengingat beberapa komoditas pertanian Indonesia saat ini maupun di masa yang akan datang masih akan selalu dihadapkan pada persoalan-persoalan dalam peningkatan produksi yang berkualitas, permodalan, kebijakan harga dan nilai tukar serta persaingan pasar di samping iklim politis yang tidak kondusif bagi sektor pertanian. Persoalan yang Di Hadapi Indonesia Dalam menghadapi AFTA, Indonesia sebagai salah satu Negara anggota ASEAN masih memiliki beberapa kendala yang menunjukan ketidak siapan kita dalam menghadapi AFTA, diantanya adalah, dari segi penegakan hukum, sudah diketahui bahwa sektor itu termasuk buruk di Indonesia. Jika tak ada kepastian hukum, maka iklim usaha tidak akan berkembang baik, yang mana hal tersebut akan menyebabkana biaya ekonomi tinggi yang berpengaruh terhadap daya saing produk dalam pasar internasional.
  6. 6. Ef = Lf Dampak AFTA Ada banyak dampak suatu perjanjian perdagangan bebas, antara lain spesialisasi dan peningkatan volume perdagangan. Sebagai contoh, ada dua negara yang dapat memproduksi dua barang, yaitu A dan B, tetapi kedua negara tersebut membutuhkan barang A dan B untuk dikonsumsi. Secara teoretis, perdagangan bebas antara kedua negara tersebut akan membuat negara yang memiliki keunggulan komparatif (lebih efisien) dalam memproduksi barang A (misalkan negara pertama) akan membuat hanya barang A, mengekspor sebagian barang A ke negara kedua, dan mengimpor barang B dari negara kedua. Sebaliknya, negara kedua akan memproduksi hanya barang B, mengekspor sebagian barang B ke negara pertama, dan akan mengimpor sebagian barang A dari negara pertama. Akibatnya, tingkat produksi secara keseluruhan akan meningkat (karena masing-masing negara mengambil spesialisasi untuk memproduksi barang yang mereka dapat produksi dengan lebih efisien) dan pada saat yang bersamaan volume perdagangan antara kedua negara tersebut akan meningkat juga (dibandingkan dengan apabila kedua negara tersebut memproduksi kedua jenis barang dan tidak melakukan perdagangan).
  7. 7. Ef = Lf Kesiapan AFTA di Indonesia Infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dinilai belum siap menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) atau pasar bebas ASEAN mulai 2015. “Kita semua tahu bagaimana kualitas SDM dan infrastruktur kita, padahal pasar bebas ASEAN itu tidak lama lagi,” kata pengamat politik ekonomi internasional UI, Beginda Pakpahan, di Jakarta. Ia mengatakan pada dasarnya FTA (Free Trade Area) sangat potensial untuk memperluas jejaring pasar sekaligus menambah insentif, karena tidak adanya lagi pembatasan kuota produk. Namun, bagi Indonesia bukan melulu keuntungan, sebab FTA juga bisa menjadi ancaman bila pemerintah RI tidak mempersiapkan SDM dan infrastruktur dalam negeri. Dampak terburuk justru mengancam masyarakat lapisan paling bawah, seperti petani gurem dan pedagang kecil. Saat ini Indonesia setidaknya berada di peringkat keenam di ASEAN di luar negara-negara yang baru bergabung (Kamboja, Vietnam, Laos, dan Myanmar).
  8. 8. Ef = Lf Yang harus dilakukan Indonesia agar dapat dengan baik menghadapi AFTA dan dapat bersaing dengan Negara-negara lain di dalamnya adalah : 1. Pemantapan Organisasi Pelaksana AFTA 2. Promosi dan Penetrasi Pasar 3. Peningkatan Efisiensi Produksi Dalam Negeri. 4. Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia 5. Perlindungan Terhadap Industri Kecil 6. Upaya Meningkatkan Daya Saing Sektor Pertanian Pengaruh AFTA bagi Indonesia 1. Pengaruh Baik Indonesia bisa memasukkan barang dagangan ke negara lain tanpa syarat yang susah 2. Pengaruh Buruk Kerugian adanya AFTA yaitu barang dari luar negeri terutama China lebih murah sehingga dapat menyebabkan barang domestik tidak laku
  9. 9. Cara Menjaga Produk Indonesia 1. Mengharuskan setiap barang impor yang masuk ke Indonesia harus lolos verifikasi Sucofindo 2. SNI harus diberlakukan terhadap produk-produk buatan pabrik milik perusahaan Cina yang ada di Indonesia 3. Dan lain lain erima Kasih
  10. 10. ertanyaan? erima Kasih Untuk M uhammad ati f

×