Your SlideShare is downloading. ×
Shalat dhuha
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Shalat dhuha

451
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
451
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
46
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. SHALAT DHUHASHALAT DHUHAYaa_Siin_36@yahoo.co.idYaa_Siin_36@yahoo.co.id
  • 2. Segala puji hanyalah milik ALLAH, Rabb yang Maha Suci lagi Maha Agung, MahaSegala puji hanyalah milik ALLAH, Rabb yang Maha Suci lagi Maha Agung, MahaPengasih lagi Maha Penyayang. Salam dan selawat semoga senantiasa kepada Nabi kitaPengasih lagi Maha Penyayang. Salam dan selawat semoga senantiasa kepada Nabi kitaMuhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam beserta istri dan keluarga beliau.Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam beserta istri dan keluarga beliau.Sunat Dhuha adalah salah satu shalat sunat yang sangat dianjurkan oleh RasulullahSunat Dhuha adalah salah satu shalat sunat yang sangat dianjurkan oleh Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam, maka adalah kebaikan bagi kita untuk mengetahui sunnah ini.shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka adalah kebaikan bagi kita untuk mengetahui sunnah ini.Sila klik untuk link:Sila klik untuk link:Keutamaan shalat sunat DhuhaKeutamaan shalat sunat DhuhaWaktu pelaksanaan shalat DhuhaWaktu pelaksanaan shalat DhuhaHati-hati dengan waktu HaramHati-hati dengan waktu HaramTata cara shalat DhuhaTata cara shalat Dhuha
  • 3. KEUTAMAAN SHALAT DHUHAKEUTAMAAN SHALAT DHUHA
  • 4. KEUTAMAAN DHUHAKEUTAMAAN DHUHAKEUTAMAAN DHUHAKEUTAMAAN DHUHADari Abu DzarDari Abu Dzar,, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda:dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Pada“Padapagipagi harihari setiap tulangsetiap tulang (persendian)(persendian) dari kaliandari kalian akan dihitung sebagaiakan dihitung sebagai sseeddeekkaah.h.Maka setiap tasbih adalahMaka setiap tasbih adalah sedekahsedekah, setiap tahmid adalah, setiap tahmid adalah sedekahsedekah, setiap tahlil, setiap tahliladalahadalah sedekahsedekah, setiap takbir adalah, setiap takbir adalah sedekahsedekah, memerintahkan kebaikan, memerintahkan kebaikan (amar(amarma’ruf) danma’ruf) dan melarang dari berbuat munkarmelarang dari berbuat munkar (nahi munkar)(nahi munkar) adalahadalah sedekah. Semuasedekah. Semuaituitu cukupcukup dengandengan dua rakaat yang dilaksanakan di waktudua rakaat yang dilaksanakan di waktu DDhuhahuha.”.”[[HR. MuslimHR. Muslim, Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah], Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah]DariDari Abu HurairahAbu Hurairah, ia berkata:, ia berkata: ““Kekasihku Shallallahu ‘Alaihi wa SallamKekasihku Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telahtelahberwasiat keberwasiat kepadaku tiga perkara: [1] puasa tiga hari setiap bulan, [2] dua rakaatpadaku tiga perkara: [1] puasa tiga hari setiap bulan, [2] dua rakaatshshaalatlat DDhuha dan [3] melaksanakan shhuha dan [3] melaksanakan shalalat witir sebelum tidurat witir sebelum tidur.”.”[[HRHR.. BukhBukhaari, Muslimri, Muslim, Turmuzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Ad-Darami], Turmuzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Ad-Darami]DariDari Abud DardaAbud Darda, ia berkata: “Kekasihku telah berwasiat kepadaku tiga, ia berkata: “Kekasihku telah berwasiat kepadaku tiga hal.hal.Hendaklah saya tidak pernah meninggalkan ketiga hal itu selama saya masihHendaklah saya tidak pernah meninggalkan ketiga hal itu selama saya masihhidup: [1] menunaikanhidup: [1] menunaikan puasapuasa selamaselama tiga haritiga hari padapada setiap bulan, [2]setiap bulan, [2] mengerjakanmengerjakanshalat Dhuhashalat Dhuha,, dan [3]dan [3] tidak tidur sebelum menunaikan shalat Witirtidak tidur sebelum menunaikan shalat Witir.”.”[HR. Muslim[HR. Muslim, Abu Dawud, Turmuzi dan Nasa’i, Abu Dawud, Turmuzi dan Nasa’i]]
  • 5. ANJURAN SHALAT DHUHAANJURAN SHALAT DHUHAANJURAN SHALAT DHUHAANJURAN SHALAT DHUHADari Aisyah, ia berkata: “Saya tidak pernah sama sekali melihat RasulullahDari Aisyah, ia berkata: “Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam menunaikan shalat Dhuha, sedangkan saya sendirishallallahu ‘alaihi wa sallam menunaikan shalat Dhuha, sedangkan saya sendirimengerjakannya. Sesungguhnya Rasulullah SAW pasti akan meninggalkanmengerjakannya. Sesungguhnya Rasulullah SAW pasti akan meninggalkansebuah perbuatan meskipun beliau menyukai untuk mengerjakannya. Beliausebuah perbuatan meskipun beliau menyukai untuk mengerjakannya. Beliauberbuat seperti itu karena khawatir jikalau orang-orang ikut mengerjakan amalanberbuat seperti itu karena khawatir jikalau orang-orang ikut mengerjakan amalanitu sehingga mereka menganggapnya sebagai ibadah yang hukumnya wajibitu sehingga mereka menganggapnya sebagai ibadah yang hukumnya wajib(fardhu).”(fardhu).”[HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Malik dan Ad-Darami][HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ahmad, Malik dan Ad-Darami]Dalam Syarah An-Nawawi disebutkan:Dalam Syarah An-Nawawi disebutkan:Aisyah berkata seperti itu karena dia tidak setiap saat bersama Rasulullah. PadaAisyah berkata seperti itu karena dia tidak setiap saat bersama Rasulullah. Padasaat itu Rasulullah memiliki istri sebanyak 9 (sembilan) orang. Jadi Aisyah harussaat itu Rasulullah memiliki istri sebanyak 9 (sembilan) orang. Jadi Aisyah harusmenunggu selama 8 hari sebelum gilirannya tiba. Dalam masa 8 hari itu, tidakmenunggu selama 8 hari sebelum gilirannya tiba. Dalam masa 8 hari itu, tidakselamanya Aisyah mengetahui apa-apa yang dilakukan Rasulullah shallallahuselamanya Aisyah mengetahui apa-apa yang dilakukan Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam di rumah istri beliau yang lain.‘alaihi wa sallam di rumah istri beliau yang lain.
  • 6. KEUTAMAAN SHALAT DHUHAKEUTAMAAN SHALAT DHUHAKEUTAMAAN SHALAT DHUHAKEUTAMAAN SHALAT DHUHADari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, makaALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan][HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]Dari Abu Said [Al-Khudry], ia berkata: Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi waDari Abu Said [Al-Khudry], ia berkata: Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan shalat Dhuha, sehingga kami mengira bahwa beliau tidaksallam mengerjakan shalat Dhuha, sehingga kami mengira bahwa beliau tidakpernah meninggalkannya. Dan jika beliau meninggalkannya, kami mengirapernah meninggalkannya. Dan jika beliau meninggalkannya, kami mengiraseakan-akan beliau tidak pernah mengerjakannya”.seakan-akan beliau tidak pernah mengerjakannya”.[HR. Turmuzi, hadis hasan][HR. Turmuzi, hadis hasan]Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalat Dhuha itu dapatRasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalat Dhuha itu dapatmendatangkan rejeki dan menolak kefakiran. Dan tidak ada yang akanmendatangkan rejeki dan menolak kefakiran. Dan tidak ada yang akanmemelihara shalat Dhuha melainkan orang-orang yang bertaubat.”memelihara shalat Dhuha melainkan orang-orang yang bertaubat.”[HR.[HR.
  • 7. WAKTU PELAKSANAAN SHALATWAKTU PELAKSANAAN SHALATDHUHADHUHA
  • 8. WAKTU SHALAT DHUHAWAKTU SHALAT DHUHAWAKTU SHALAT DHUHAWAKTU SHALAT DHUHADari Zaid bin Arqam, bahwa ia melihat orang-orang mengerjakan shalat DhuhaDari Zaid bin Arqam, bahwa ia melihat orang-orang mengerjakan shalat Dhuha[pada waktu yang belum begitu siang], maka ia berkata: “Ingatlah,[pada waktu yang belum begitu siang], maka ia berkata: “Ingatlah,sesungguhnya mereka telah mengetahui bahwa shalat Dhuha pada selain saat-sesungguhnya mereka telah mengetahui bahwa shalat Dhuha pada selain saat-saat seperti itu adalah lebih utama, karena sesungguhnya Rasulullah shallallahusaat seperti itu adalah lebih utama, karena sesungguhnya Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda: “‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalatnya orang-orang yang kembaliShalatnya orang-orang yang kembalikepada ALLAH adalah pada waktu anak-anak onta sudah bangunkepada ALLAH adalah pada waktu anak-anak onta sudah bangundari pembaringannya karena tersengat panasnya mataharidari pembaringannya karena tersengat panasnya matahari ”.”.[HR. Muslim][HR. Muslim]Penjelasan:Penjelasan:Anak-anak onta sudah bangun karena panas matahari itu diqiyaskan denganAnak-anak onta sudah bangun karena panas matahari itu diqiyaskan denganpagi hari jam 08:00 AM, adapun sebelum jam itu dianggap belum ada mataharipagi hari jam 08:00 AM, adapun sebelum jam itu dianggap belum ada matahariyang sinarnya dapat membangunkan anak onta.yang sinarnya dapat membangunkan anak onta.
  • 9. Waktu DHUHAWaktu DHUHAAntara jam 08:00 AM ~ 11:00 PMAntara jam 08:00 AM ~ 11:00 PMWAKTU YANG HARAMWAKTU YANG HARAMUNTUK SHALATUNTUK SHALATWAKTU YANG HARAMWAKTU YANG HARAMUNTUK SHALATUNTUK SHALATSIMULASI JAM WAKTU DHUHASIMULASI JAM WAKTU DHUHASIMULASI JAM WAKTU DHUHASIMULASI JAM WAKTU DHUHA
  • 10. HATI-HATI SHALAT PADA WAKTUHATI-HATI SHALAT PADA WAKTUHARAMHARAM
  • 11. WAKTU-WAKTU HARAMWAKTU-WAKTU HARAMWAKTU-WAKTU HARAMWAKTU-WAKTU HARAM Dari Ibnu Abbas berkata: “Datanglah orang-orang yang diridhai dan ia ridhaDari Ibnu Abbas berkata: “Datanglah orang-orang yang diridhai dan ia ridhakepada mereka yaitu Umar, ia berkata bahwasanya Nabi shallallahu alaihikepada mereka yaitu Umar, ia berkata bahwasanya Nabi shallallahu alaihiwasallam melarang sholat sesudah Subuh hingga matahari bersinar, danwasallam melarang sholat sesudah Subuh hingga matahari bersinar, dansesudah Asar hingga matahari terbenam.”sesudah Asar hingga matahari terbenam.” [HR. Bukhari][HR. Bukhari] Dari Ibnu Umar berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:Dari Ibnu Umar berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:Apabila sinar matahari terbit maka akhirkanlah (jangan melakukan) sholatApabila sinar matahari terbit maka akhirkanlah (jangan melakukan) sholathingga matahari tinggi. Dan apabila sinar matahari terbenam, makahingga matahari tinggi. Dan apabila sinar matahari terbenam, makaakhirkanlah (jangan melakukan) sholat hingga matahari terbenam”.akhirkanlah (jangan melakukan) sholat hingga matahari terbenam”. [HR.[HR.Bukhari]Bukhari] Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarangDari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarangdua sholat. Beliau melarang sholat sesudah sholat Subuh sampai mataharidua sholat. Beliau melarang sholat sesudah sholat Subuh sampai matahariterbit dan sesudah sholat Asar sampai matahari terbenam.terbit dan sesudah sholat Asar sampai matahari terbenam. [HR. Bukhari][HR. Bukhari] Dari Muawiyah ia berkata (kepada suatu kaum): “Sesungguhnya kamuDari Muawiyah ia berkata (kepada suatu kaum): “Sesungguhnya kamumelakukan sholat (dengan salah). Kami telah menemani Rasulullahmelakukan sholat (dengan salah). Kami telah menemani Rasulullahshallallahu alaihi wasallam, kami tidak pernah melihat beliau melakukanshallallahu alaihi wasallam, kami tidak pernah melihat beliau melakukansholat itu karena beliau telah melarangnya, yaitu dua rakaat sesudah sholatsholat itu karena beliau telah melarangnya, yaitu dua rakaat sesudah sholatAsar”.Asar”. [HR. Bukhari][HR. Bukhari]
  • 12. • Dari Uqbah bin Amir: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarang sholatDari Uqbah bin Amir: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarang sholatpada tiga saat: (1) ketika terbit matahari sampai tinggi, (2) ketika hampir Zuhurpada tiga saat: (1) ketika terbit matahari sampai tinggi, (2) ketika hampir Zuhursampai tergelincir matahari, (3) ketika matahari hampir terbenam.”sampai tergelincir matahari, (3) ketika matahari hampir terbenam.” [HR.[HR.Bukhari]Bukhari]• Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telahDari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telahmelarang sholat pada waktu tengah hari tepat (matahari di atas kepala),melarang sholat pada waktu tengah hari tepat (matahari di atas kepala),sampai tergelincir matahari kecuali pada hari Jumat.sampai tergelincir matahari kecuali pada hari Jumat. [HR. Abu Dawud][HR. Abu Dawud]Menurut jumhur ulama, sholat ini adalah sunat Tahiyatul Masjid, selain sholatMenurut jumhur ulama, sholat ini adalah sunat Tahiyatul Masjid, selain sholatini tetap dilarang melakukan sholat apapun.ini tetap dilarang melakukan sholat apapun.• Telah bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: “Matahari terbitTelah bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: “Matahari terbitdengan diikuti setan. Pada waktu mulai terbit, matahari berada dekat dengandengan diikuti setan. Pada waktu mulai terbit, matahari berada dekat dengansetan, dan ketika telah mulai meninggi berpisah darinya. Pada waktu mataharisetan, dan ketika telah mulai meninggi berpisah darinya. Pada waktu matahariberada tepat di tengah-tengah langit, ia kembali dekat dengan setan, danberada tepat di tengah-tengah langit, ia kembali dekat dengan setan, danketika telah zawal (condong ke arah barat) ia berpisah darinya. Pada waktuketika telah zawal (condong ke arah barat) ia berpisah darinya. Pada waktuhampir terbenam, ia dekat dengan setan, dan setelah terbenam ia berpisahhampir terbenam, ia dekat dengan setan, dan setelah terbenam ia berpisahlagi darinya.”lagi darinya.” [HR. Nasa’i][HR. Nasa’i]WAKTU-WAKTU HARAMWAKTU-WAKTU HARAMWAKTU-WAKTU HARAMWAKTU-WAKTU HARAM
  • 13.  Waktu-waktu itu adalah waktu yang haram untuk shalat. Artinya apabila kitaWaktu-waktu itu adalah waktu yang haram untuk shalat. Artinya apabila kitamelakukan shalat sunat pada waktu haram, maka bukan pahala yang kitamelakukan shalat sunat pada waktu haram, maka bukan pahala yang kitadapatkan, melainkan dosa.dapatkan, melainkan dosa. Waktu-waktu haram yang mengapit shalat Dhuha:Waktu-waktu haram yang mengapit shalat Dhuha:1.1. Waktu haram #1 = sesudah Shalat Subuh hingga matahari bersinar, atauWaktu haram #1 = sesudah Shalat Subuh hingga matahari bersinar, ataukurang lebih sejak jam 06:00 AM hingga 07:45 AMkurang lebih sejak jam 06:00 AM hingga 07:45 AM2.2. Waktu haram #2 = ketika hampir masuk waktu Zuhur hingga tergelincirWaktu haram #2 = ketika hampir masuk waktu Zuhur hingga tergelincirmatahari, atau kurang lebih jam 11:30 AM hingga 12:00 PMmatahari, atau kurang lebih jam 11:30 AM hingga 12:00 PM
  • 14. TATA CARA PELAKSANAANTATA CARA PELAKSANAANSHALAT DHUHASHALAT DHUHA
  • 15. JUMLAH RAKAAT SHALAT DHUHAJUMLAH RAKAAT SHALAT DHUHAJUMLAH RAKAAT SHALAT DHUHAJUMLAH RAKAAT SHALAT DHUHA4 RAKAAT4 RAKAATDari Mu’dzah, bahwa ia bertanya kepada Aisyah: “Berapa jumlah rakaatDari Mu’dzah, bahwa ia bertanya kepada Aisyah: “Berapa jumlah rakaatRasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menunaikan shalat Dhuha?”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menunaikan shalat Dhuha?”Aisyah menjawab: “Empat rakaat dan beliau menambah bilangan rakaatnyaAisyah menjawab: “Empat rakaat dan beliau menambah bilangan rakaatnyasebanyak yang beliau suka.”sebanyak yang beliau suka.”[HR. Muslim dan Ibnu Majah][HR. Muslim dan Ibnu Majah]12 RAKAAT12 RAKAATDari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, makaALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan][HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]
  • 16. JUMLAH RAKAAT SHALAT DHUHAJUMLAH RAKAAT SHALAT DHUHAJUMLAH RAKAAT SHALAT DHUHAJUMLAH RAKAAT SHALAT DHUHA8 RAKAAT8 RAKAATDari Ummu Hani binti Abu Thalib, ia berkata: “Saya berjunjung kepada RasulullahDari Ummu Hani binti Abu Thalib, ia berkata: “Saya berjunjung kepada Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun Fathu (Penaklukan) Makkah. Sayashallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun Fathu (Penaklukan) Makkah. Sayamenemukan beliau sedang mandi dengan ditutupi sehelai busana oleh Fathimahmenemukan beliau sedang mandi dengan ditutupi sehelai busana oleh Fathimahputri beliau”.putri beliau”.Ummu Hani berkata: “Maka kemudian aku mengucapkan salam”. Rasulullah punUmmu Hani berkata: “Maka kemudian aku mengucapkan salam”. Rasulullah punbersabda: “Siapakah itu?” Saya menjawab: “Ummu Hani binti Abu Thalib”.bersabda: “Siapakah itu?” Saya menjawab: “Ummu Hani binti Abu Thalib”.Rasulullah SAW bersabda: “Selamat datang wahai Ummu Hani”.Rasulullah SAW bersabda: “Selamat datang wahai Ummu Hani”.Sesudah mandi beliau menunaikan shalat sebanyak 8 (delapan) rakaat denganSesudah mandi beliau menunaikan shalat sebanyak 8 (delapan) rakaat denganberselimut satu potong baju. Sesudah shalat saya (Ummu Hani) berkata: “Wahaiberselimut satu potong baju. Sesudah shalat saya (Ummu Hani) berkata: “WahaiRasulullah, putra ibu Ali bin Abi Thalib menyangka bahwa dia boleh membunuhRasulullah, putra ibu Ali bin Abi Thalib menyangka bahwa dia boleh membunuhseorang laki-laki yang telah aku lindungi, yakni fulan Ibnu Hubairah”.seorang laki-laki yang telah aku lindungi, yakni fulan Ibnu Hubairah”.Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “sesungguhnya kami jugaMaka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “sesungguhnya kami jugamelindungi orang yang kamu lindungi, wahai Ummu Hani”.melindungi orang yang kamu lindungi, wahai Ummu Hani”.Ummu Hani juga berkata: “Hal itu (Rasulullah shalat) terjadi pada waktu Dhuha.”Ummu Hani juga berkata: “Hal itu (Rasulullah shalat) terjadi pada waktu Dhuha.”[HR. Muslim][HR. Muslim]
  • 17. TATA CARA SHALAT SUNAT DHUHATATA CARA SHALAT SUNAT DHUHATATA CARA SHALAT SUNAT DHUHATATA CARA SHALAT SUNAT DHUHA1.1. Berniat untuk melaksanakan shalat sunat Dhuha setiap 2 rakaat 1 salam.Berniat untuk melaksanakan shalat sunat Dhuha setiap 2 rakaat 1 salam.Seperti biasa bahwa niat itu tidak harus dilafazkan, karena niat sudah dianggapSeperti biasa bahwa niat itu tidak harus dilafazkan, karena niat sudah dianggapcukup meski hanya di dalam hati.cukup meski hanya di dalam hati.2.2. Membaca surah Al-FatihahMembaca surah Al-Fatihah3.3. Membaca surah Asy-Syamsu (QS:91) pada rakaat pertama, atau cukupMembaca surah Asy-Syamsu (QS:91) pada rakaat pertama, atau cukupdengan membaca Qulya (QS:109) jika tidak hafal surah Asy-Syamsu itu.dengan membaca Qulya (QS:109) jika tidak hafal surah Asy-Syamsu itu.4.4. Membaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada rakaat kedua, atau cukup denganMembaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada rakaat kedua, atau cukup denganmembaca Qulhu (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha.membaca Qulhu (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha.5.5. Rukuk, iktidal, sujud, duduk dua sujud, tasyahud dan salam adalah samaRukuk, iktidal, sujud, duduk dua sujud, tasyahud dan salam adalah samasebagaimana tata cara pelaksanaan shalat fardhu.sebagaimana tata cara pelaksanaan shalat fardhu.6.6. Menutup shalat Dhuha dengan berdoa. Inipun bukan sesuatu yang wajib,Menutup shalat Dhuha dengan berdoa. Inipun bukan sesuatu yang wajib,hanya saja berdoa adalah kebiasaan yang sangat baik dan dianjurkan sebagaihanya saja berdoa adalah kebiasaan yang sangat baik dan dianjurkan sebagaitanda penghambaan kita kepada ALLAH.tanda penghambaan kita kepada ALLAH.
  • 18. TATA CARA SHALAT SUNAT DHUHATATA CARA SHALAT SUNAT DHUHATATA CARA SHALAT SUNAT DHUHATATA CARA SHALAT SUNAT DHUHA Sebagaimana shalat sunat lainnya, Dhuha dikerjakan dengan 2 rakaat 2Sebagaimana shalat sunat lainnya, Dhuha dikerjakan dengan 2 rakaat 2rakaat, artinya pada setiap 2 rakaat harus diakhiri dengan 1 kali salam.rakaat, artinya pada setiap 2 rakaat harus diakhiri dengan 1 kali salam. Adapun surah-surah yang dibaca itu tidak ada hadis yang mengaturnyaAdapun surah-surah yang dibaca itu tidak ada hadis yang mengaturnyamelainkan sekedar ijtihad belaka, kecuali membaca Qulya dan Qulhu adalahmelainkan sekedar ijtihad belaka, kecuali membaca Qulya dan Qulhu adalahsunnah Rasulullah, tetapi bukan untuk shalat Dhuha, melainkan shalat Fajr.sunnah Rasulullah, tetapi bukan untuk shalat Dhuha, melainkan shalat Fajr.Kita tidak dibatasi membaca surah yang manapun yang kita sukai, karenaKita tidak dibatasi membaca surah yang manapun yang kita sukai, karenasemua Al-Qur’an adalah kebaikan.semua Al-Qur’an adalah kebaikan. Doa pun tidak dibatasi, kita boleh berdoa apa saja asalkan bukan doa untukDoa pun tidak dibatasi, kita boleh berdoa apa saja asalkan bukan doa untukkeburukan.keburukan. DDoa yang terkenal dalam mazhab Syafi’ioa yang terkenal dalam mazhab Syafi’i ada pada slide selanjutnyaada pada slide selanjutnya. Selain. Selaindoa itu kita boleh membaca doa yang kita sukai. Namun karenadoa itu kita boleh membaca doa yang kita sukai. Namun karena adaada aturanaturanmazhab, maka hendaklah kita jangan melupakan agar memulai doa itu denganmazhab, maka hendaklah kita jangan melupakan agar memulai doa itu denganmenyebut nama ALLAH, memuji syukur kepada-NYA dan kemudianmenyebut nama ALLAH, memuji syukur kepada-NYA dan kemudianbershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  • 19. DOA SESUDAH SHALAT DHUHADOA SESUDAH SHALAT DHUHADOA SESUDAH SHALAT DHUHADOA SESUDAH SHALAT DHUHA
  • 20. DOA LATIN & terjemahnyaDOA LATIN & terjemahnyaDOA LATIN & terjemahnyaDOA LATIN & terjemahnyaALLAAHUMMA INNADH-DHUHAA ‘ADHUHAA ‘UKA - WAL BAHAA ‘ABAHAAALLAAHUMMA INNADH-DHUHAA ‘ADHUHAA ‘UKA - WAL BAHAA ‘ABAHAA‘UKA – WAL JAMAALA JAMAALUKA – WAL QUWWATA QUWWATUKA – WAL‘UKA – WAL JAMAALA JAMAALUKA – WAL QUWWATA QUWWATUKA – WALQUDRATA QUDRATUKA – WAL ‘ISHMATA ‘ISHMATUKA.QUDRATA QUDRATUKA – WAL ‘ISHMATA ‘ISHMATUKA.ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA ‘I FA ANZILHU – WA IN KAANAALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA ‘I FA ANZILHU – WA IN KAANAFIL ARDI FA AKHRIJHU – WA IN KAANA MU’ASSARAN FA YASSIRHU – WA INFIL ARDI FA AKHRIJHU – WA IN KAANA MU’ASSARAN FA YASSIRHU – WA INKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU – WA IN KAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU,KAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU – WA IN KAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU,BIHAQQI DHUHAA ‘IKA, WA BAHAA ‘IKA, WA JAMAALIKA, WA QUWWATIKA,BIHAQQI DHUHAA ‘IKA, WA BAHAA ‘IKA, WA JAMAALIKA, WA QUWWATIKA,WA QUDRATIKA.WA QUDRATIKA.AATINII MAA ‘ATAITA ‘IBAADAKASH-SHAALIHIIN.AATINII MAA ‘ATAITA ‘IBAADAKASH-SHAALIHIIN.Artinya:Artinya:““Wahai ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU – dan kecantikan adalahWahai ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU – dan kecantikan adalahkecantikan-MU – dan keindahan adalah keindahan-MU – dan kekuatan adalah kekuatan-MUkecantikan-MU – dan keindahan adalah keindahan-MU – dan kekuatan adalah kekuatan-MU– dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU - dan perlindungan itu adalah perlindungan-MU.– dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU - dan perlindungan itu adalah perlindungan-MU.Wahai ALLAH, jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah – Dan jikalau adaWahai ALLAH, jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah – Dan jikalau adadidalam bumi maka keluarkanlah – dan jikalau sukar maka mudahkanlah – dan jika haramdidalam bumi maka keluarkanlah – dan jikalau sukar maka mudahkanlah – dan jika harammaka sucikanlah - dan jikalau masih jauh maka dekatkanlah dengan berkat waktu Dhuha,maka sucikanlah - dan jikalau masih jauh maka dekatkanlah dengan berkat waktu Dhuha,keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-MU.keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-MU.Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambamuLimpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambamuyang shaleh.yang shaleh.
  • 21. Wallahu a’lam. Hanya ALLAH Yang Maha MengetahuiWallahu a’lam. Hanya ALLAH Yang Maha Mengetahui
  • 22. Yaa_Siin_36@yahoo.co.idCinta_Rasul@yahoogroups.comCinta_Rasul@googlegroups.comCinta-Rasul@yahoogroups.com

×