• Like
Pcd   01 - pendahuluan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

Pcd 01 - pendahuluan

  • 670 views
Published

PCD

PCD

Published in Technology , Health & Medicine
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
670
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
38
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Pengolahan Citra DigitalLatar BelakangMata adalah indra terbaik yang dimiliki oleh manusia sehingga citra (gambar) memegangperanan penting dalam perspektif manusia. Namun mata manusia memiliki keterbatasandalam menangkap sinyal elektromagnetik. Komputer atau mesin pencitraan lainnya dapatmenangkap hamper keseluruhan sinyal elektromagnetik mulai dari gamma hinggagelombang radio. Mesin pencitraan dapat bekerja dengan citra dari sumber yang tidaksesuai, tidak cocok, atau tidak dapat ditangkap dengan penglihatan manusia.
  • 2. Hal inilah yang menyebabkan pengolahan citra digital memiliki kegunaan danspectrum aplikasi yang sangat luas. Teknologi pengolahan citra dapat masuk ke berbagaibidang seperti kedokteran, industry, pertanian, kelautan, dan lain sebagainya. Kehadiranteknologi pengolahan citra memberikan kemajuan yang luar biasa pada bidang-bidangtersebut. Ke depan penerapan teknologi citra digital ini akan terus meluas dan hal inimerupakan tantangan tersendiri bagi para penekun dan peneliti di bidang ini.
  • 3. Image processing, image analysist, image understanding, computer visionKeempat istilah diatas sering dijumpai dalam mempelajari pengolahan citra digital. Belum adaketerangan yang jelas tentang batasan pengolahan dengan aplikasi citra lainnya seperti analisiscitra, deskripsi citra, dan visi computer. Namun keempat istilah diatas sering kali dibedakan dariinput dan outputnya.Image processing memiliki input dan outputnya berupa citra. Sebagai contoh, suatu citraditransformasi ke bentuk citra yang lainnya.Input analysist memiliki input berupa citra dengan output bukan citra akan tetapi berupa hasilpengukuran terhadap citra tersebut. Sebagai contoh, suatu citra wajah dianalisis untukmendapatkan fitur wajah seperti jarak kedua mata dan jarak mata dengan hidung.
  • 4. Image understanding memiliki input berupa citra dengan outputnya adalah deskripsitingkat tinggi dari citra tersebut (output bukan berupa citra). Sebagai contoh, diberikansuatu input citra seseorang, keluarannya deskripsi dari orang tersebut dapat berupaseperti : orang tersebut sedang menangis, sedih, senyum, atau tertawa lebar.Computer vision bertujuan mengkomputerisasi penglihatan manusia atau dengan katalain membuat citra digital dari citra sebenarnya (sesuai dengan penglihatan manusia).Hal tersebut dapat disimpulkan input dari computer vision adalah berupa citrapenglihatan manusia sedangkan outputnya berupa citra digital.
  • 5. Kategori pengolahan citraPengolahan citra dapat dibagi kedalam tiga kategori yakni kategori rendah, menengah, dan tinggi.Kategori rendah melibatkan operasi-operasi sederhana seperti prapengolahan citra untukmengurangi derau, pengaturan kontras, dan pengaturan ketajaman citra. Pengolahan kategorirendah ini memiliki input dan output berupa citra.Pengolahan kategori menengah melibatkan operasi-operasi seperti segmentasi dan klasifikasicitra. Proses pengolahan citra menengah ini melibatkan input berupa citra dan output berupaatribut (fitur) citra yang dipisahkan dari citra input.Pengolahan citra kategori melibatkan proses pengenalan dan deskripsi citra.
  • 6. Penerapan Pengolahan Citra Digital Pengolahan citra digital sebenarnya mulai dari sekitar tahun 1960-an ketika saat itudiluncurkan computer yang mampu melakukan pengolahan citra. Komputer tersebut adalah pemicucepatnya perkembangan teknologi pengolahan citra digital. Pada tahun 1964 terjadi proses pengolahancitra berupa perbaikan kualitas citra bulan dari distorsi dilaboratorium Jet. Propulsion. Citra bulankemudian dikirim oleh pesawat ulang alik Ranger 7 (Gonsales, 2002).Pengolahan citra digital memiliki spectrum aplikasi yang sangat luas. Berikut adalah penjelasan singkatdari berbagai aplikasi pengolahan citra digital.
  • 7. Bidang Biomedis (Boimedical) Pengolahan citra digital mengalami kemajuan penting dalam bidang kedokteranketika ditemukannya omografi terkomputerisasi (Computer Terized Tomography/CT) padatahun 1970-an dan kini teknologi tomografi tersebut sudah maju sangat pesat. Pengolahancitra digital dapat digunakan untuk deteksi tumor atau kanker rahim, identifikasi penyakitparu-paru, identifikasi penyakit hati, identifikasi penyakit tulang, segmentasi tulang dari ototyang lainnya, klasifikasi gigi, dan analisis citra mikroskopis. Beberapa dari kemajuan pada bidang kedokteran tersebut karena kemampuanpengolahan citra digital mampu menginterpretasikan sinar x (x ray). Kemajuan pentinglainnya adalah aplikasi volumetric 3D Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang mampumendapatkan pencitraan organ dalam tubuh secara jelas dengan menggunakan scanner MRI.