Materi kuliah-pembekalaan-kkp-fema-ruang-lingkup-profesi-departemen-gizi-masyarakat
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Materi kuliah-pembekalaan-kkp-fema-ruang-lingkup-profesi-departemen-gizi-masyarakat

on

  • 2,034 views

BAHAN KULIAH KERJA PROFESI

BAHAN KULIAH KERJA PROFESI

Statistics

Views

Total Views
2,034
Views on SlideShare
1,892
Embed Views
142

Actions

Likes
0
Downloads
4
Comments
0

5 Embeds 142

http://fsetiyawan.wordpress.com 122
http://www.febrikasetiyawan.com 11
http://www.fsetiyawan.net 4
http://kantinspirasi.blogspot.com 3
http://www.slashdocs.com 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Materi kuliah-pembekalaan-kkp-fema-ruang-lingkup-profesi-departemen-gizi-masyarakat Document Transcript

  • 1. KULIAH KERJA PROFESI (KKP) 2012 TEMA KKP IPB:PENGEMBANGAN PERTANIAN BERKELANJUTAN BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL 1
  • 2. Tujuan Khusus KKP Gizi• Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam profesi gizi untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan gizi di masyarakat serta mengaplikasikan keilmuannya dalam mengatasi masalah tersebut secara lintas sektor /profesi (interprofessional collaboration) Pelaksanaan KKP GM 2012• Waktu: 25 Juni -11 Agustus 2012• Lokasi: 9 Kabupaten• Peserta KKP IPB 2012: FEMA, FAPERTA, FEM, FAPET• Mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat: 116 Mahasiswa 2
  • 3. Lokasi Kegiatan• Kabupaten Banjarnegara• Kabupaten Brebes• Kabupaten Garut• Kabupaten Pekalongan• Kabupaten Tegal• Kabupaten Indramayu• Kabupaten Bandung• Kabupaten Cilacap (Nusa Kambangan)• PT. Arutmin Indonesia (Kalsel)KKP GIZI MASYARAKAT 3
  • 4. Deskripsi KKNI Level 6 Sarjana Gizi • Mampu menerapkan Iptek Gizi terkini dalam mengembangkan dan memodifikasi pelayanan gizi (untuk semua kasus gizi), melalui analisis masalah gizi secara sistematis sesuai bukti serta beradaptasi secara mandiri dalam pengambilan keputusan. • Menguasai pengetahuan dan metode pengembangan pelayanan gizi berdasarkan ilmu gizi, pangan, biomedik, komunikasi, manajemen, sosial dan humaniora, untuk dapat mengembangkan strategi pelayanan gizi serta advokasi pangan-gizi-kesehatan. • Mampu mengambil keputusan dalam pengelolaan sistem pelayanan gizi untuk mengatasi permasalahan di lingkup kerja, berkomunikasi efektif dan kritis, empati pada klien dan tim kerja pada tingkat internal serta eksternal organisasi KOMPONEN KOMPETENSI SARJANA GIZI PROGRAM UTAMA1. Mengidentifikasi masalah gizi, merumuskan alternatif pemecahan dan rekomendasinya2. Mencari berbagai informasi dari berbagai 1. Pemberdayaan sumber untuk pemecahan permasalahan Posyandu3. Berfikir kritis untuk menyelesaikan 2. Pendampingan permasalahan gizi keluarga dengan4. Merencanakan program pangan dan gizi di balita gizi kurang/ suatu wilayah buruk 3. Advokasi5. Merencanakan dan melaksanakan konseling Perencanaan gizi pangan dan gizi di6. Merencanakan dan melaksanakan desa penyuluhan gizi7. Menerapkan prinsip ilmu gizi dlm konteks permasalahan gizi saat ini . 4
  • 5. Learning Outcomes KKP Gizi Masyarakat 20121. Merumuskan kerangka fikir dengan mencari, merunut, menyarikan informasi dari berbagai sumber; dan berfikir kritis dalam rangka pemecahan berbagai masalah gizi2. Merencanakan program pangan dan gizi di desa/kecamatan3. Merencanakan dan melaksanakan konseling gizi4. Merencanakan dan melaksanakan penyuluhan gizi5. Merencanakan dan melaksanakan advokasi perbaikan gizi pada berbagai institusi ditingkat desa/kecamatan6. Melaksanakan kerjasama antar mitra dan antar profesi (interprofessional collaboration) dalam upaya perbaikan gizi. Revitalisasi Posyandu 5
  • 6. Revitalisasi Posyandu Sasaran kegiatan : revitalisasi satu Posyandu di lokasi yang belum berjalan dengan baik. Pemilihan Posyandu yang akan dibina berdasarkan kesepakatan dengan Desa/Kelurahan dan rekomendasi Puskesmas setempat. Seluruh kader pada Posyandu yang terpilih di kecamatan lokasi akan dilibatkan dalam kegiatan revitalisasi Posyandu. Kader Posyandu yang potensial akan dipilih untuk mengikuti kegiatan pendampingan secara intensif terhadap anak balita gizi buruk/kurang Kegiatan penimbangan setelah revitalisasi minimal 1 kali Pendampingan Keluarga Balita Gizi Kurang/Buruk 6
  • 7. Pendampingan gizi kurang/buruk Sasaran kegiatan ini secara umum adalah seluruh anak balita di lokasi KKP, secara khusus anak balita penderita gizi kurang/buruk kurang Satu mahasiswa yang didampingi seorang kader Posyandu akan mendampingi secara intensif keluarga didalam perawatan anaknya (caring) yang penderita gizi buruk atau gizi kurang Pendampingan ini harus dilakukan oleh seluruh mahasiswa peserta KKP secara individual. Advokasi Perencanaan Pangan dan Gizi Wilayah 7
  • 8. Advokasi perencanaan pangan dan gizi wilayah Sasaran kegiatan ini adalah Tim Pangan Desa (Kades dan staf) Mahasiswa mengidentifikasi permasalahan pangan dan gizi di wilayah KKP Mahasiswa mengidentifikasi potensi di masing2 wilayah, tmsk program kemiskinan untuk peningkatan ketahanan pangan wilayah Mahasiswa melakukan audiensi dengan Tim Pangan Desa untuk mempelajari dan memberikan masukan perbaikan pangan dan gizi wilayah Contoh kegiatan kkp mahasiswa gizi masyarakat tahun lalu 8
  • 9. PROGRAM PENYULUHAN Program Utama : Penyuluhan pada ibu yang memiliki anak balita Program penyuluhan lainnya :  Penyuluhan PUGS (Pedoman Umum Gizi Seimbang)  Penyuluhan PHBS (Pola hidup bersih dan sehat)  Pelatihan kader posyandu  Penyuluhan keamanan pangan  Penyuluhan ASI Ekslusif dan Inisiasi Menyusui Dini PROGRAM KONSELING GIZI• Program Utama : – Konseling gizi pada ibu-ibu di puskesmas – Pendampingan penanganan gizi kurang/buruk • Setiap mahasiswa melakukan pendampingan pada minimal 1 orang balita gizi kurang. • Melakukan konsultasi gizi di rumah klien • Monitoring berat badan secara berkala • Pemberian suplemen gizi 9
  • 10. PROGRAM KETAHANAN PANGANProgram :  Analisa situasi pangan dan gizi  Pengenalan kewirausahaan IRT berbasis sumber daya pangan lokal  Pembuatan produk dalam rangka peningkatan nilai tambah dan diversifikasi pangan – Pemanfaatan pekarangan sekolah – Pemanfaatan pekarangan rumah Program Advokasi• Program : – FGD : inisiasi musyawarah desa dalam rangka penyelesaian masalah desa – Advokasi dan Inisiasi Program Donatur Peduli Posyandu – Advokasi Gizi Buruk : menjamin keberlangsungan penanganan gizi buruk (di tingkat desa/kecamatan) – Pembentukan Gapoktan (gabungan kelompok tani) 10
  • 11. Program Advokasi• Program : – Penguatan kelembagaan UPPKS (Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera – Revitalisasi Posyandu : Advokasi penambahan kader – Advokasi masalah desa ke tingkat kecamatan secara lintas sektor. 11