ANALISIS SISTEM INFORMASI DATA NILAI SISWA BERBASIS PHP
DI SMK YPKK 1 SLEMAN
THE ANALYSIS OF PHP-BASED INFORMATION SYSTEM ...
memiliki

keunggulan

dalam

hal

pengembangan sistem informasi yang

informasi

secara

luas,

berkualitas tidak terlepas...
interoperability, reusability, portability,

Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian untuk aspek correctness,

dan usabilit...
kuisioner

Computer

System

Usability

Questionnaire J.R Lewis.

Analisis integrity dilakukan dengan
menganalisis

celah
...
Tabel 4. Standar Nilai CK Metric
Metric

Rentang Nilai

LCC
LCOM
CBO
NOC
RFC
WMC
DIT

melakukan

0–1
0–1
<= 14
0 – 10
50 –...
Efficiency

3

Analisis

efficiencydilakukan

PHP version is out of
date
Directory listing

4

Informational
Informational...
kualitas dari sisi interoperability dan

Reliability
Analisis reliability menggunakan

reusability.

load testing dengan b...
yang berbeda, sehingga dapat disimpulkan
bahwa kualitas dari sisi efficiency-nya
baik.
Usability
Analisis usability dilaku...
14

0

7

6

9

8

0

3

6

11

10

16

Informasi yang disediakan efektif membantu saya
menyelesaikan tugas dan skenario
P...
demikian aplikasi yang dikembangkan
telah memenuhi kaidah Software Quality
sehingga layak untuk digunakan oleh
pengguna ak...
Fulana
NIP. __________________

Handaru Jati, Ph.D
NIP. 19740511 199903 1 002
Aksievan   jurnal TAS
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Aksievan jurnal TAS

422

Published on

jurnal skripsi, (bukan final)

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
422
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
18
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Aksievan jurnal TAS"

  1. 1. ANALISIS SISTEM INFORMASI DATA NILAI SISWA BERBASIS PHP DI SMK YPKK 1 SLEMAN THE ANALYSIS OF PHP-BASED INFORMATION SYSTEM OF STUDENTS SCORES AT SMK YPKK 1 SLEMAN Oleh : Aksievan Mitra, Pendidikan Teknik Informatika, mitra.evan@windowslive.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisa kualitas akhir dari Sistem Informasi Data Nilai Siswa Berbasis PHP di SMK YPKK 1 Sleman berdasarkan kaidah softwareengineering khususnya software quality. Prosedur penelitian yang dilakukan peneliti sesuai dengan kaidah software engineering yaitu meliputi analisis kebutuhan, tahap desain, implementasi, dan analisis faktor kualitas berdasarkan kaidah software quality yaitu correctness, integrity, efficiency, reliability, interoperability, reusability,portability, dan usability. Analisis correctnessdiuji dengan pendekatanKLOC, analisis efficiency danintegrity dilakukan denganweb testing tools, analisis reliability dilakukan dengan load testing, analisis interoperability, reusability dilakukan dengan pendekatanCK Metrics, analisis portability dilakukan dengan menjalankan sistem pada tiga web browser berbeda, dan analisis usability menggunakan kuesioner dengan responden siswa dan karyawan SMA YPKK 1 Sleman Yogyakarta. Hasil analisis menunjukan bahwa aplikasi yang dikembangkan memenuhi standar software quality, sehingga layak digunakan pengguna akhir. Kata Kunci : Sistem Informasi, software quality, analisis, PHP. Abstract The purpose of this research is to develop and analyze the quality of the PHP-Based Information System of Student Scores at SMK YPKK 1 Sleman based on software engineering rule in particular software quality. Research conducted by researcher in accordance with the rules of software engineering which include needs analysis, design, implementation, and quality factor analysis based on software quality, namely correctness, integrity, efficiency, reliability, interoperability, reusability, portability, dan usability. Correctness is tested with KLOC approach, efficiency and integrity are tested with web testing tools, reliability is tested with load testing, interoperability and reusability are tested with CK Metrics approach, portability is tested with running the system on 3 different web browsers, and usability is tested using questionnaires with respondents students and school employees YPKK 1 Sleman Yogyakarta. Results of the analysis showed that the developed application meets the standards of software quality, so that fit for use by end users. Keywords : information system, software quality, analysis, PHP. communication PENDAHULUAN technology) atau ICT khususnya di bidang sistem informasi Penguasaan dan komunikasi teknologi informasi (information and sangat penting di era globalisasi. Hal ini dikarenakan penerapan sistem informasi
  2. 2. memiliki keunggulan dalam hal pengembangan sistem informasi yang informasi secara luas, berkualitas tidak terlepas dari aspek ketersediaan kecepatan, dan kemudahan dalam proses software administrasi sistem. Tony Bates (1995) melakukan menyatakan dapat pengembangan sistem, dan melakukan meningkatkan kualitas dan jangkauan bila pengujian sistem dari aspek software digunakan secara bijak untuk pendidikan quality. bahwa teknologi dan pelatihan. engineering, peneliti perlu perancangan sistem, Penelitian ini dilakukan dengan Penggunaan sistem informasi di tujuan untuk menganalisis sistem dunia pendidikan sudah mulai marak informasi pengolahan nilai siswa yang digunakan. Perguruan tinggi yang ada di dihasilkan agar layak digunakan oleh Indonesia pengguna akhir menengah sudah mulai menggunakan memenuhi tuntutan sistem informasi untuk membantu proses engineering. Hasil penelitian ini juga administrasi diharapkan hingga sekolah-sekolah penerimaan sistem baru sekaligus mampu kaidah software mampu menjadi referensi (PSB) hingga sistem informasi akademik pengembangan aplikasi sistem informasi (SIAKAD). lain SMK YPKK 1 Sleman Yogyakarta yang ada di dunia pendidikan Indonesia. sebagai salah satu sekolah kejuruan yang menerapkan ICT di dalam sistem pendidikannya, membutuhkan keberadaan sistem informasi Jenis Penelitian mampu Model yang digunakan penulis mempermudah proses pengolahan nilai pada penelitian ini adalah Penelitian dan siswa agar dapat dilakukan secara efisien. Pengembangan Hal Development) ini yang METODE PENELITIAN dikarenakan mekanisme (Research yaitu and penelitian yang pengolahan yang dilakukan selama ini digunakan untuk menghasilkan produk masih tertentu, dan menguji kualitas produk dilakukan belum dapat mengakomodasikan pengelolaan nilai yang tersebut. melibatkan data dalam jumlah sangat penelitian besar. Menyikapi permasalahan yang ada software yaitu correctness, reliability, maka peneliti berupaya mengembangkan integrity, sistem informasi pengolahan nilai siswa, reusability, portability, dan usability. untuk membantu proses pengelolaan nilai agar lebih efektif dan efisien. Mengingat Adapun ini yang adalah efficiency, diteliti faktor pada kualitas interoperability,
  3. 3. interoperability, reusability, portability, Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian untuk aspek correctness, dan usability. reliability, integrity, efficiency, reusability, interoperability dan portability dilakukan di Laboratorium Sistem Informasi Jurusan Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data Analisiscorrectness Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, sedangkan penelitian usability dilakukan di SMKYPKK1Sleman. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan Kilo Line of Code menurut model Bailey-Basili, Waltson-Felix, dan Boehm. Analisis efficiency dilakukan menggunakan tools dilakukan pada bulan Maret 2013. yaitu YSlowdan GooglePageSpeed Insights yang Subyek Penelitian Subyek penelitian untuk aspek correctness, reliability, hasilnya dibandingkan dengan standar IBM. Analisis intergrity dilakukan integrity, menggunakan Netsparker dan Acunetix efficiency, reusability, interoperability dan Web Vulnerability Scanner untuk melihat portability adalah Sistem Informasi Data celah keamanan. Celah keamanan Nilai Siswa Berbasis PHP, sedangkan sering dieksploitasi adalah Cross site subyek orang Scripting (XSS) dan SQL Injection (Web responden yaitu siswa dan karyawan SMK Application Security Consortium, 2011). YPKK 1 Sleman. Analisis reliability menggunakan load usability responden adalah 30 Pemilihan jumlah seperti yang yang dijelaskan testing menggunakan Blitz, LoadImpact Sugiyono (2010) bahwa jumlah responden dan Loader. Analisis interoperability dan untuk sampel kecil minimal 30 orang. reusabilitydilakukan menggunakan pendekatanCK Metrics yaitu LCC (Loose Prosedur Class Prosedur penelitian ini dilakukan dengan model pengembangan Linear Sequential dengan urutan proses meliputi analisis kebutuhan desain, perangkat implementasi, dan lunak, pengujian (Shalahuddin dan Rosa, 2011). Pengujian faktor kualitas dibatasi yaitu correctness, reliability, integrity, efficiency, Cohesion), LCOM (Lack of Coheison of Method), CBO (Coupling Between Object), NOC (Number of Children), RFC (Response for a Class), WMC (Weighted Methods per Class), DIT (Depth of Inheritance Tree).Analisis portability dilakukan dengan menjalankan aplikasi pada 3 web browser (Chrome, Firefox dan Safari) dan usability dengan
  4. 4. kuisioner Computer System Usability Questionnaire J.R Lewis. Analisis integrity dilakukan dengan menganalisis celah keamanan. Celah keamanan yang terbesar adalah dari sisi Teknik Analisis Data Analisis SQL Injection dan Cross Site Scripting correctness dilakukan dengan membandingkan hasil KLOC yang didapat dengan nilai standar McConnel. Jika hasil analisis memenuhi standar tersebut, maka sistem dikatakan memiliki kualitas yang baik dari sisi correctness. (XSS) Densitas Error 0-25 Errorper KLOC 0-40 Errorper KLOC 0.5–50 Errorper KLOC 2-7 Errorper KLOC 4-100 Errorper KLOC Analisis efficiency dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian dengan standar menurut IBM. Software dikatakan memiliki efficiency yang baik jika memenuhi standar yang ada. Standard < 0.5 second Security tools yaitu Netsparker dan Acunetix Web Vulnerability Scanner. Sistem memiliki integritas yang baik jika tidak ditemukan celah keamanan dari kedua sisi tersbut. Analisis reliability dilakukan dengan load testing menggunakan bantuan tools yaituBlitz, LoadImpact dan Loader. Load testing merupakan pengujian untuk mengetahui kemampuan menjalankan fungsinya program dengan benar dalam kondisi yang berat (Perry, 2006). Sistem dikatakan memiliki reliabilitas yang baik jika dapat menjalankan fungsinya denga handal dan akurat. Tabel 2. Nilai Standar Web-performance Measured Factors Average server response time Application Consortium, 2011). Analisis menggunakan Tabel 1. Densitas ErrorKLOC Ukuran < 2K 2K - 16K 16K - 64K 64K - 512K > 512K (Web Analisis reusability interoperability menggunakan CK dan Metrics approach. Untuk interoperability diukur Number of component per page Webpage loading time Webpage size in byte < 20 objects berdasarkan LCC, LCOM, CBO, NOC, < 30 second < 64K RFC Tabel 3. Ranking dial-up modem page download times Loading time (s) Criteria < 10 10-15 15-20 20-25 25-30 > 30 Excellent Very Good Good Enough Slow Poor (Saradhi, 2010). Sedangkan reusability diukur berdasarkan WMC, DIT, CBO, LCOM (Rosenberg dan Hyat, 1997). Jika hasil yang diperoleh telah memenuhi standar nilai dari CK Metrics maka kualitas perangkat yang dikembangkan dari sisi interoperability dan reusability dikatakan baik.
  5. 5. Tabel 4. Standar Nilai CK Metric Metric Rentang Nilai LCC LCOM CBO NOC RFC WMC DIT melakukan 0–1 0–1 <= 14 0 – 10 50 – 222 20 – 100 <= 5 perancangan database, perancangan UML (Unified Modeling Language) dan perancangan (Graphical User Interface ). Setelah melalui tahapan perancangan, dilakukan tahapan implementasi dengan PHP dan pemrograman databasemenggunakan Analisis portability dilakukan dengan menjalankan perangkat lunak pada 3 jenis web browser. GUI Pengujian menggunakan web browser yang sudah sering digunakan yaitu Chrome, Firefox, dan Safari. Perangkat lunak dikatakna baik MySQL. Selanjutnya adalah melakukan analisis Software Qualitydari aplikasi yang telah dibuat, yaitu reliability, dari sisi correctness, integrity, efficiency, interoperability, reusability, portability, dan usability. dari sisi portability jika dapat berjalan dengan baik pada masing-masing web Correctness Analisis correctness menghasilkan browser. Analisis usability dilakukan dengan menghitung hasil yang diperoleh dari kuisioner J.R Lewis. Kuisioner diberikan kepada responden dari SMK YPKK 1 Sleman yang berjumlah 30 orang yang hasilnya berupa data kuantitatif yang dikonversi ke dalam kualitatif berdasarkan skala Likert. Dari data yang diperoleh nilai seperti Tabel 5. Tabel 5. Hasil Analisis Correctness Model Waltson-Felix : E = 5.2 x (4,252)0,91 E = 19.412 Model Boehm : E = 3.2 x (4,252)1.05 E = 14.627 Model Bailey-Basili : E = 5.5 + 0,73 x (4,252)1.16 E = 10.86 dilakukan perhitungan intereval kelas yang Nilai densitas error berada pada terdiri dari: Sangat Baik, Baik, Cukup, rentang Buruk, Sangat Buruk. sebagaimana 0 McConnel. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengembangan Sistem Informasi Data Nilai Siswa Berbasis PHP ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu sistem – Error per dikemukakan KLOC Steve Maka disimpulkan bahwa layak correctness. 40 dinilai dari faktor
  6. 6. Efficiency 3 Analisis efficiencydilakukan PHP version is out of date Directory listing 4 Informational Informational dengan tools yaitu YSlow dan PageSpeed Insights. Nilai hasil pengujian kemudian dibandingkan dengan standar yang dipublikasikan oleh IBM. Hasil analisis Average server response time Number of component per page Webpage loading time Webpage size in byte Injection dan Cross Site Scripting (XSS) Hasil pengujian dengan Acunetix Web Vulnerability Scanneryaitu seperti 0.2 PageSpeed Insights 0.2 4.67 3.76 Tabel 8. Hasil Pengujian Acunetix Web pada Tabel 8. Vulnerability Scanner. 4.92 4.22 No Jenis Peringatan 22.58 K 20.79K 1. Application error message Login page passwordguessing Possible sensitives directory Slow responses time 2. nilai berada pada lingkup yang dianjurkan, 3. dan loading timebernilai <10s yang berarti ranking page termasuk kriteria excellent. 4. 5. Integrity Analisis integritydilakukan dengan 6. menggunakan tools yaitu Netsparker dan Diperoleh Web hasil Netsparker menunjukkan tidak ada celah dari sisi SQL Dari hasil pengujian terlihat bahwa Acunetix dengan yang berbahaya. Tabel 6. Hasil Analisis Efficiency YSlow pengujian serta tidak ditemukan tingkat peringatan dapat dilihat pada Tabel 6. Factors Hasil Vulnerability Scanner. pengujianNetsparker Hasil GHDB: Administrative login page Password type input with auto-complete enable pengujian Tingkat Peringatan Medium Low Low Low Informational Informational menunjukkan tidak adalah seperti yang ditunjukkan pada adanya celah dari sisi SQL Injection dan Tabel 7. Cross Site Scripting (XSS) serta tidak Tabel 7. Hasil Pengujian Netsparker ditemukan No berbahaya. Dengan demikian disimpulkan 1 2 Jenis Peringatan Cookie was not marked as HTTPOnly PHP version disclosure Tingkat Peringatan Medium Medium tingkat peringatan yang bahwa software yang dikembangkan telah layak dinilai dari sisi integrity.
  7. 7. kualitas dari sisi interoperability dan Reliability Analisis reliability menggunakan reusability. load testing dengan bantuan tools yaitu Blitz, LoadImpact dan Loader dengan Portability Analisis scenario 100 users durasi 10 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Network Errors= 0 dan sistem tetap dapat menjalankan fungsinya selama load testing berjalan. Hal ini menunjukkan bahwa software yang dikembangkan telah dengan portability menjalankan dikembangkan dilakukan software menggunakan 3 yang web browser yang berbeda, yaitu Chrome, Firefox dan Safari. Hasil running pada masing-masing web browser dapat dilihat pada Gambar 1, Gambar 2 dan Gambar 3. memenuhi kualitas dari sisi reliability. Interoperability - Reusability Analisis interoperability dan reusability dilakukan dengan pendekatan CK Metrics. Adapun indikator untuk interoperability yaitu LCC, LCOM, CBO, NOC, RFC dan indikator untuk reusability yaitu WMC, DIT, LCOM, dan CBO. Hasil Gambar 1. Aplikasi Berjalan di Chrome pengukuran metrics ini diperoleh hasil seperti pada Tabel 9. Tabel 9. Hasil Pengukuran CK Metrics No Metrics Standar Nilai Nilai 1 2 3 4 5 6 7 LCC LCOM CBO NOC RFC WMC DIT 0–1 0–1 <= 14 0 – 10 50 – 222 20 – 100 <= 5 0.458 0.934 1.6 0.6 51.8 18.8 1.2 Dari hasil pengukuran CK Metrics, nilai yang diperoleh telah memenuhi nilai rentang standar yang ada. Maka dapat dikatakan bahwa software yang dikembangkan ini telah memenuhi standar Gambar 2. Aplikasi Berjalan di Firefox
  8. 8. yang berbeda, sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas dari sisi efficiency-nya baik. Usability Analisis usability dilakukan dengan cara menghitung hasil yang diperoleh dari kuisioner Gambar 3. Aplikasi Berjalan di Safari Computer System Usability Questionnaire(CSUQ) J.R Lewis. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa software yang dikembangkan dapat bekerja dengan baik pada web browser Tabel 10. Tabel Pengujian Usability No Pertanyaan 1 2 3 4 5 1 Secara keseluruhan, saya puas dengan kemudahan pemakaian aplikasi ini 0 0 1 18 11 2 Sangat sederhana penggunaan aplikasi ini 1 0 3 0 16 3 Saya dapat dengan sempurna menyelesaikan pekerjaan dengan aplikasi ini 0 1 8 9 12 4 Saya dapat menyelesaikan pekerjaan saya dengan cepat menggunakan aplikasi ini 0 1 2 13 14 5 0 4 3 13 10 6 Saya dapat dengan menyelesaikan pekerjaan saya secara efisien menggunakan aplikasi ini Saya merasa nyaman menggunakan aplikasi ini 0 0 5 12 13 7 Sangat mudah mempelajari penggunaan aplikasi ini 1 1 2 9 17 8 Saya yakin saya bisa menjadi produktif dengan cepat berkat aplikasi ini 0 2 11 2 5 9 Pesan kesalahan yang diberikan aplikasi ini menjelaskan dengan gambling cara mengatasinya 1 5 11 10 3 10 0 7 9 7 7 11 Kapanpun saya membuat kesalahan, saya memperbaikinya dengan cepat dan mudah Informasi yang disediakan aplikasi ini cukup jelas 1 1 4 9 12 Sangat mudah mencari informasi di aplikasi ini 0 1 2 15 12 13 Informasi yang disediakan aplikasi sangat mudah dipahami 0 1 1 16 12 bisa 15
  9. 9. 14 0 7 6 9 8 0 3 6 11 10 16 Informasi yang disediakan efektif membantu saya menyelesaikan tugas dan skenario Pengorganisasian informasi yang ditampilkan aplikasi jelas Antarmuka aplikasi menyenangkan 1 1 6 10 12 17 Saya menyukai menggunakan antarmuka aplikasi ini 0 2 2 15 11 18 Aplikasi ini memiliki fungsi dan kapabilitas sesuai harapan saya Secara keseluruhan, saya puas dengan aplikasi ini 0 0 7 19 4 0 0 0 18 12 5 37 89 235 204 15 19 TOTAL Dari perhitungan hasil kuisioner 570 - 1026 diperoleh nilai total yaitu 2306. Kemudian 1027 - 1483 Sangat Tidak Baik Tidak Baik Cukup Baik Sangat Baik 1484 – 1940 dilakukan perhitungan interval kelas yaitu 1941 - 2397 K = 1 + 3,3 log n 2398 - 2850 K = 1 + 3,3(1,477) = 5,8 ≈ 5, Dapat (dibulatkan menjadi 5 agar jumlah kelas sama dengan jumlah pilihan jawaban pada Kemudian dilakukan perhitungan nilai maksimal dengan asumsi semua menjawab 5 dan nilai minimal dengan asumsi semua menjawab 1 yaitu : bahwa nilai perhitungan 2306 berada pada rentang 1941-2397 kuesioner)., dilihat dengan kategori “Baik” sehingga dapat dikatakan software yang dikembangkan memiliki kualitas usability yang baik. KESIMPULAN DAN SARAN Nilai maks = 30 x 19 x 5 = 2850 Nilai min = 30 x 19 x 1 = 570 Kesimpulan Berdasarkan Selanjutnya berdasarkan nilai maks penelitian dan dan min dilakukan perhitungan rentang pembahasan yang dilakukan, maka dapat dan perhitungan panjang kelas yaitu : disimpulkan Rentang = (maks-min)+1 = 2281 Panjang kelas = rentang/kelas= 456 bahwa telah berhasil dikembangkannya suatu sistem informasi untuk membantu mengolah data nilai siswa. Kemudian berdasarkan analisis Dari nilai tersebut dapat dilakukan penggolongan interval nilai seperti pada Tabel 10. reliability, integrity, efficiency, interoperability, reusability, portability, Tabel 10. Pengelompokan Interval Interval Nilai software quality yaitu faktor correctness, Ketegori dan usability diperoleh hasil yang memenuhi standar kelayakan. Dengan
  10. 10. demikian aplikasi yang dikembangkan telah memenuhi kaidah Software Quality sehingga layak untuk digunakan oleh pengguna akhir. Saran Karena keterbatasan dari penulis baik dari segi pemikiran dan waktu, penulis hanya melakukan pengujian pada faktor correctness,reliability, integrity,efficiency, interoperability, reusability, portability dan Penelitian diharapkan usability. menggunakan pengukuran faktor kualitas yang lain. Selain itu diharapkan agar pengembangan perangkat lunak lebih beragam dan memiliki fitur-fitur yang lebih baik lagi dibandingkan perangkat lunak yang telah dikembangkan sebelumnya. DAFTAR PUSTAKA Agarwal, B. B., Tayal, S. P., & Gupta. (2010). Software Engineering and Testing. Jones and Bartlett Publisher. Chemuturi, M. (2011). Mastering Software Quality Assurance. J.Ross Publishing. Chidamber, S. R., & Kemerer, C. F. (1993). Metrics Suite for Object Penguji Utama Oriented. IEEE Transaction on Software Engineering, 476-493. Meier, J. (2007). Performance Testing Guidance for Web Applications. Microsoft Corporation. Offutt, J. (2002, Maret). Quality Attributes of Web Software Applications. pp. 3-4. Perry, W. E. (2006). Effective Methods for Software Testing. Indianapolis: Wiley Publishing. Rosenberg, L. (2001). Software Quality Metrics for Object Oriented System Environments. NASA Technical, 11-58. Salahudin, M., & Rosa, A. (2011). Modul Pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak (Terstruktur dan Berorientasi Objek). Bandung: Penerbit Modula. Saradhi, M. V. (2010). A Quality Indicator for Software Interoperability. International Journal of Engineering Science and Technology, 2587-2594. Subraya, B. M. (2006). Integrated Aproach to Web Performance Testing : A Practitioner's Guide. IRM Press. Team, O. (2010). Objecteering Metrics User Guide. Retrieved 05 25, 2013, from Objecteering: http://support.objecteering.com Pembimbing
  11. 11. Fulana NIP. __________________ Handaru Jati, Ph.D NIP. 19740511 199903 1 002

×