Perubahan Dunia Menuju Khilafah - Roadshow Muktamar Khilafah 2013
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Perubahan Dunia Menuju Khilafah - Roadshow Muktamar Khilafah 2013

on

  • 2,016 views

“Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum muslim di dunia, guna menerapkan hukum-hukum syara’, dan mengemban dakwah Islamiyyah ke seluruh alam.” ...

“Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum muslim di dunia, guna menerapkan hukum-hukum syara’, dan mengemban dakwah Islamiyyah ke seluruh alam.”
[Asy-Syakhshiyyah Al-Islamiyyah, Juz 2 halaman 6]

Statistics

Views

Total Views
2,016
Views on SlideShare
2,016
Embed Views
0

Actions

Likes
3
Downloads
198
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Perubahan Dunia Menuju Khilafah - Roadshow Muktamar Khilafah 2013 Perubahan Dunia Menuju Khilafah - Roadshow Muktamar Khilafah 2013 Presentation Transcript

  • RENUNGAN • - •Apakah Anda termasuk golongan “Rijal Bahimah” (Bahimah; arab: binatang)* Dalam bentuk seorang manusia yang bisa mendengar dan melihat* Merasa risau terhadap apa yang menimpa hartanya * Namun tidak pernah peduli atas apa yang menimpa agamanya* (Al Hafidz Ibnu Abdil Barr al Andalusy)
  • “Barang siapa yang bangun di suatu pagi hari dan ia hanya memikirkan masalah dunianya, maka orang tersebut tidak berguna apa-apa di sisi Allah dan barang siapa yang tidak memperhatikan urusan kaum muslimin, maka ia tidaklah termasuk golongan mereka (kaum muslimin).” (HR. Thabrani dari Abu Dzar Al Ghiffari)
  • KETERPURUKANUMAT
  • Allah SWT berfirman: “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepadayang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah” (QS. Ali Imran: 110)
  • Apakah UmmatIslamSEKARANGMenjadiUmmat YangTerbaik ?
  • Ummat Islam sekarang menjadi UMMAT YANGTERPURUK dalam semua aspek kehidupan
  • MYANMAR
  • SURIAH
  • PALESTINA
  • “Hancurnya dunia lebih ringan di sisi Allahdibandingkan terbunuhnya seorang muslim.” (HR. an-Nasâ`i dan at-Tirmidzi)
  • Suatu hari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhu pernahmelihat baitullah (ka’bah) lalu ia berkata :“Alangkah besarnya kehormatanmu! Namunorang mukmin masih lebih besarkehormatannya di sisi Allah dari padamu”
  • KESENJANGAN KAYA & MISKIN
  • Mengapa Ummat IslamSekarang MengalamiKeterpurukan? ..... Marilah Kita Mengkajinya secara Lebih Mendalam
  • AWAL PETAKA UMAT ISLAM Pada 28 Rajab 1342 H/ 3 Maret 1924: Khilafah Islamiyyah dibubarkan oleh Musthafa Kemal atas dukungan Inggris dan negara-negara Kafir Penjajah
  • AWAL PETAKA UMAT ISLAM
  • AWAL PETAKA UMAT ISLAM
  • AWAL PETAKA UMAT ISLAM
  • “The situation now is that Turkey isdead and will never riseagain, because we have destroyed itsmoral strength, the Caliphate andIslam.”(Keadaan sekarang adalah bahwaTurki telah dihancurkan dan tidakakan bangkit kembali, karena kitatelah menghancurkan jantungkekuatan moralnya: Khilafah danIslam.)Lord Curzon (1859-1925)Menteri Luar Negeri Inggris
  • WILAYAH KEKHALIFAHAN ISLAM, 622-750
  • KINI WILAYAHNYA DIPECAH-BELAHWilayahnya dikerat-kerat menjadinegara-negara kecil yang lemah, salingtak peduli, bahkan saling bermusuhanatas dasar nasionalisme.
  • DITERAPKAN HUKUM KUFURDi negeri-negeri kaum Muslimin itu punditerapkan sistem dan hukum kufur,baik hukum peninggalan negarapenjajah maupun yang dibuat olehlembaga legislatif.
  • WILAYAH YANG SUDAH TERPECAH BELAH ITU DIKUASAI PARAPENGUASA AGEN DAN KAKI TANGAN NEGARA-NEGARA KAFIR PENJAJAH
  • DOSA-DOSABESAR UMATISLAM
  • KEMAKSIYATAN TERBESARUMMAT INI ADALAH DITINGGALKANNYA SYARIAT ISLAM DAN DITERAPKANNYA SISTEM DEMOKRASIYANG MENEMPATKAN MANUSIA SEBAGAI PENGGANTI ALLAH SWT
  • “Mereka menjadikan orang-orang alim dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah” (TQS at- Taubah [9]: 31)
  • Berkaitan dengan ayat di atas, Imam at-Tirmidzi telahmenuturkan riwayat dari jalan Adi bin Hatim yangmengatakan:Aku pernah datang kepada Nabi saw., sementara di leherkutergantung salib yang terbuat dari emas. Nabi saw. Lalubersabda, “Wahai Adi, campakkan berhala itu dari tubuhmu.”Aku kemudian mendengar Beliau membaca surat at-Taubah(yang artinya): Mereka menjadikan orang-orang alim merekadan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah. (TQS at-Taubah *9+: 31). Beliau selanjutnya bersabda, “Adapun bahwamereka tidak menyembah orang-orang alim dan para rahibmereka (itu memang benar). Akan tetapi, mereka itu, jikaorang alim dan rahib mereka menghalalkan sesuatu, merekapun menghalalkannya, dan jika orang alim dan rahib itumengharamkan sesuatu, mereka pun haramkan sesuatu itu.”
  • “Menetapkan hukum hanya hak Allah. Dia telahmemerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia.” (QS Yusuf [12]: 40)
  • Allah SWT berfirman:“Kemudian Kami jadikan kamu berada diatas suatu syariat (peraturan) dari urusan(agama) itu, maka ikutilah syariat itu danjanganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui”(QS. Al-Jaatsiyah: 18)
  • Allah SWT berfirman: “Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab dan ingkar terhadap sebahagian yanglain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamatmereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat” (QS. Al Baqarah: 85)
  • Menurut Taqiyuddin An-Nabhani dalam Nizhâm al-Islâm:(Islam merupakan) agama yang diturunkan Allah swt.kepada Muhammad saw. untuk mengatur hubunganmanusia dengan Tuhannya, dirinya sendiri, dansesama manusia. Hubungan manusia dengan Tuhannyameliputi masalah aqidah (keyakinan/ keimanan) danibadah. Hubungan manusia dengan dirinya sendirimeliputi akhlaq, makanan-minuman (yangdikonsumsinya), dan pakaian yang dikenakannya.Adapun hubungan manusia dengan sesamanya meliputimu’amalah dan uqubat (hukum pidana/ sanksi).
  • SUDAHKAHDIAMALKANSELURUHNYA?
  • DIMENSI I & II•Sudah diamalkan oleh Ummat Islam•Walau masih ada yang meninggalkan
  • DIMENSI III• Tidak dapat diamalkan oleh Ummat Islam• Bukan karena tidak mau mengamalkan MENGAPA?
  • Amal ibadah dimensiberapa yang lebihbanyakmenghabiskan waktukehidupan kita?
  • Aqidah Tanpa Khilafah: Allah Swt Sebagian Besar Hukum Islam Ibadah Dilaksanakan Terlantar Makanan Dirinya oleh individu Sendiri Pakaian Akhlak Sistem Sebagian bisaInteraksi Pemerintahan dilaksanakanManusia Sistem Ekonomi individu, sebagi an besar Muamalat Sistem Pergaulan lainnya harus Politik pendidikan dilaksanakan oleh negara Sesama Politik Luar negeri Manusia Hudud Uqubat Jinayat Dilaksanakan (sanksi Ta’zir oleh negara hukum) Mukhalafat
  • CAKUPAN ISLAMDimensi III mencakup SebagianBesar dari Syari’at Islam …Sedangkan Dimensi I dan II hanyasebagian kecilnya…Jadi sebagian besar syariah Islamtidak diamalkan ... Dimensi I Dimensi II Dimensi III
  • BAGAIMANA CARA MENGAMALKAN AYAT INI? “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasasebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah: 183)
  • BAGAIMANA CARA MENGAMALKAN AYAT INI?“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh” (QS. Al-Baqarah: 178)
  • PENGAMALAN DIMENSI III MEMERLUKAN SEBUAH ‘NEGARA’ “Hai orang-orang yang beriman, taatilahAllah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu” (QS. An-Nisa’: 59)
  • “SELURUH UMMAT ISLAM BERDOSA”Dosa yang muncul karena Syariah Islam dimensi III tidak diamalkan
  • DOSA/KEMAKSIYATAN BESAR.…• DOSA YANG BERASAL DARI FARDHU KIFAYAH YANG TIDAK DIAMALKAN…• Padahal FARDHU KIFAYAH MENCAKUP SEBAGIAN BESAR dari Syari’at Islam…• Sedangkan FARDHU ‘AIN HANYA sebagian kecil…
  • JIKA ADA PENCURIAN,SIAPAKAH YANG BERDOSA ?• Umat Islam Seluruhnya Berdosa• Mengapa ? Seruan kepada kaum muslimin “Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. Al Maidah: 38)
  • JIKA ADA PEMBUNUHAN,SIAPAKAH YG BERDOSA?• Umat Islam Seluruhnya Berdosa• Mengapa ? Seruan kepada kaum muslimin “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh;” (QS. Al Baqarah: 178)
  • JIKA ADA YANG BERZINA,SIAPAKAH YG BERDOSA?• Umat Islam Seluruhnya Berdosa• Mengapa ? Seruan kepada kaum muslimin … “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera,…” (QS. An nuur: 2)
  • KETIKA HUKUM-HUKUM ALLAH DIABAIKAN…• Berapa banyak dosa yang harus diterima secara otomatis oleh orang-orang Islam ketika terjadi pencurian, pembunuhan, perzinahan, dan maksiyat lainnya sementara para pelaku maksiyat itu tidak dihukum dengan hukum Allah SWT?• Sanggupkah orang-orang Islam ini menerima azab Allah di akhirat kelak ketika dosa-dosa mereka ternyata lebih banyak daripada amal sholeh mereka?
  • “Dan adapun orang-orang yangberat timbangan(kebaikan)nya, maka dia beradadalam kehidupan yangmemuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan(kebaikan)nya, maka tempatkembalinya adalah nerakaHawiyah. Tahukah kamu Apakahneraka Hawiyah itu? (yaitu) apiyang sangat panas.”(TQS Al Qaari´ah, 101:6-11)
  • SIKSA NERAKA PALING RINGAN Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya adalah seseorang memiliki dua sandal dan dua tali sandaldari api neraka, seketika otaknya mendidih karena panasnyasandal tersebut sebagaimana kuali mendidih. Orang tersebutmerasa bahwa tak ada seorang pun yang siksanya lebih pedih daripadanya, padahal siksanya adalah yang paling ringan di antara mereka." (HR. Muslim)
  • Bagaimana jikaDimensi III diamalkan oleh individuatau kelompok? Tidak bisa !!! Hukumnya haram…! Hanya negara yang wajib melaksanakannya…! Lantas bagaimana…?
  • Hadits dari Abû Umamah riwayat ath-Thabrâni di dalam al-Kabir, Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya Allah berfirman, “Siapa saja yangmenghinakan kekasih-Ku berarti ia telah terang-terangan memusuhi-Ku. Wahai anak Adam, engkau tidak akan memperoleh apa yang ada di sisi-Ku kecuali dengan melaksanakan apa yang Aku wajibkan kepadamu...”
  • KEWAJIBANMENEGAKKANKHILAFAH
  • APA ITU KHILAFAH?“Kepemimpinan umum bagi seluruh kaummuslim di dunia, guna menerapkan hukum- hukum syara’, dan mengemban dakwah Islamiyyah ke seluruh alam.”[Hizbut Tahrir, Al-Khilafah, hlm 1. Lihat juga Qodhiy An- Nabhaani, Muqoddimah Ad-Dustur, hlm 118, dan Asy- Syakhshiyyah Al-Islamiyyah, juz 2 hlm 6]
  • Imam An-Nawawi dalam kitabnya Al-Majmu’ Syarhu-l-Muhadzdzab mengatakan: “Al-Imamah, Al-Khilafah, dan Imarotul Mukminin adalah sinonim.”[An-Nawawi, Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, juz 19 hlm 191]
  • DALIL DARI AL-QURAN “Hai orang-orang yang beriman, taatilahAllah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu” (QS. An-Nisa’: 59)
  • DALIL DARI AL-QURAN "Maka putuskanlah perkara mereka menurutapa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu." (QS. Al Maidah [5] : 48)
  • DALIL DARI AL-QURAN " Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilahRasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.“ (QS. An Nisa [4] : 59)
  • DALIL DARI AS-SUNNAH Imam Muslim telah meriwayatkan dari Abi Hazim, ia berkata : ” aku mengikuti mejelisAbu Hurairah selama lima tahun, dan aku mendengar ia menyampaikan hadits dari Nabi saw, Beliau pernah bersabda: “Dahulu Bani Israel diurusi dan dipelihara oleh para nabi, setiap kali seorang nabi meninggal digantikan oleh nabi yang lain, dan sesungguhnya tidak ada nabi sesudahku,dan akan ada para Khalifah, dan mereka banyak, para sahabat bertanya : “lalu apa yang engkau perintahkan kepada kami?” Nabi bersabda : “penuhilah baiat yang pertama dan yang pertama, berikanlah kepada mereka hak mereka, dan sesungguhnya Allah akan meminta pertanggung-jawaban mereka atas apa yang mereka diminta untuk mengatur dan memeliharanya.” (HR. Muslim)
  • DALIL DARI AS-SUNNAHTelah diriwayatkan dari Nafi’, ia berkata : “Abdullah bin Umar telahberkata kepadaku : “aku mendengar Rasulullah saw pernahbersabda:“Siapa saja yang melepaskan tangan dari ketaatan, ia akanmenjumpai Allah pada hari kiamat kelak tanpa memiliki hujah, dansiapa saja yang mati sedang di pundaknya tidak terdapat baiat,maka ia mati seperti kematian jahiliyah” (HR. Muslim)
  • ’IJMA’ SAHABAT• Telah nampak jelas penegasan ijmak sahabat terhadap wajibnya pengangkatan Khalifah dari penundaan pengebumian jenazah Rasulullah saw, lalu mereka lebih menyibukkan diri untuk mengangkat Khalifah (pengganti) Beliau. Sementara mengebumikan jenazah setelah kematiannya adalah wajib.• Para sahabat adalah pihak yang berkewajiban mengurus jenazah Rasul saw dan mengebumikannya, sebagian dari mereka lebih menyibukkan diri untuk mengangkat Khalifah, sementara sebagian yang lain diam saja atas hal itu dan mereka ikut serta dalam penundaan pengebumian jenazah Rasul saw sampai dua malam. Padahal mereka mampu mengingkarinya dan mampu mengebumikan jenazah Rasul saw.• Rasul saw wafat pada waktu dhuha hari Senin, lalu disemayamkan dan belum dikebumikan selama malam Selasa, dan Selasa siang saat Abu Bakar dibaiat. Kemudian jenazah Rasul dikebumikan pada tengah malam, malam Rabu. Jadi pengebumian itu ditunda selama dua malam dan Abu Bakar dibaiat terlebih dahulu sebelum pengebumian jenazah Rasul saw. Maka realita tersebut merupakan ijmak sahabat untuk lebih menyibukkkan diri mengangkat Khalifah dari pada mengebumikan jenazah. Hal itu tidak akan terjadi kecuali bahwa mengangkat Khalifah lebih wajib daripada mengebumikan jenazah.
  • ’IJMA’ SAHABATApa yang dilakukan Umar ra. adalah berwasiat kepada ahlusy-syura danmemberi mereka masa jeda (jelang waktu) selama tiga hari untukmemilih khalifah penggantinya. Bahkan Umar ra. berwasiat bahwa jikadalam tiga hari khalifah belum disepakati, maka orang yang menentanghendaklah dibunuh. Umar ra. juga mewakilkan kepada lima puluh orangdari kaum Muslim Anshar untuk melaksanakan itu, yaitu membunuhorang yang menentang khalifah terpilih. Padahal mereka semuaadalah ahlusy-syura dan para Sahabat senior. Semua itu dilihat dandidengar langsung oleh para Sahabat dan tidak terdapat satu riwayat punbahwa ada seorang dari mereka menentang atau mengingkari ketetapanUmar ra. ini. Dengan demikian, menjadi Ijmak Sahabat bahwa kaumMuslim tidak boleh kosong dari khalifah lebih dari tiga hari. IjmakSahabat adalah dalil syariah, sebagaimana al-Quran dan as-Sunnah.(Hizbut Tahrir, Ajhizah Dawlah al-Khilâfah, hlm. 27)
  • ’IJMA’ SAHABATImam Ibnu Hajar Al Haitami berkata:“Ketahuilah juga, bahwa para shahabat -semoga Allahmeridhai mereka- telah bersepakat bahwa mengangkatseorang imam (khalifah) setelah berakhirnya zamankenabian adalah wajib, bahkan mereka menjadikannyasebagai kewajiban paling penting ketika merekamenyibukkan diri dengan kewajiban itu denganmeninggalkan kewajiban menguburkan jenazahRasulullah SAW.”(Ibnu Hajar Al Haitami, As Shawa’iqul Muhriqah, hlm. 7).
  • PANDANGAN PARA ULAMA TENTANG KHILAFAH
  • “Suatu keharusan bagi umat adanya Imam(Khalifah) yang menegakkan agama dan yangmenolong sunnah serta yang memberikan hakbagi orang yang dizalimi serta menunaikanhak dan menempatkan hal tersebut padatempatnya. Saya menyatakan bahwamengurus (untuk mewujudkan) Imamah ituadalah fardhu kifayah.”(Imam an-Nawawi, Rawdhah ath-Thâlibîn waUmdah al-Muftin, III/433)
  • Imam Fakhruddin ar-Razi, penulis kitab Manâqib asy-Syâfi’i, ketikamenjelaskan QS al-Maidah ayat 38:Para Mutakallimin ber-hujjah dengan ayat ini bahwa wajib atasumat untuk mengangkat seorang imam (khalifah) yang spesifikuntuk mereka. Dalilnya adalah bahwa Allah Swt. mewajibkan didalam ayat ini untuk menegakkan had atas pencuri dan pelakuzina…Sungguh, umat telah sepakat bahwa tidak seorang pun darirakyat yang boleh menegakkan had atas pelaku kriminaltersebut, bahkan mereka telah sepakat bahwa tidak boleh (haram)menegakkan had atas orang yang merdeka pelaku kriminal kecualioleh imam. Karena itu, ketika taklif tersebut sifatnya pasti (jâzim)dan tidak mungkin keluar dari ikatan taklif ini kecuali denganadanya imam (khalifah), dan ketika kewajiban itu tidak tertunaikankecuali dengan sesuatu, dan itu masih dalam batas kemampuanmukallaf maka (adanya) imam (khalifah) adalah wajib.
  • “ …dan karena sesungguhnya mengangkat imam agung ituadalah fardhu. Tidak ada perbedaan pendapat diantara ahlulhaq mengenai masalah ini. Perbedaan sebagian kelompokQadariyyah sama sekali tidak perlu diperhatikan, berdasarkanijma shahabat ra atas perkara itu, serta kebutuhan terhadapimam yang agung tersebut; serta demi keterikatan denganhukum; dan untuk menyelamatkan orang yang didzalimi dariorang yang dzalim; memutuskan perselisihan yang menjadisumber kerusakan, dan kemaslahatan-kemaslahatan lain yangtidak akan terwujud kecuali dengan adanya imam…”[Imam Alauddin Al-Kassani Al Hanafi, Badaiush Shanai fiiTartibis Syarai, juz 14 hal. 406]
  • Imam Ibn Katsir, ketika menjelaskan QS al-Baqarahayat 30:Sesungguhnya al-Qurthubi dan yang lain berdalilberdasarkan ayat ini atas wajibnya mengangkatkhalifah untuk menyelesaikan perselisihan yangterjadi di antara manusia, memutuskanpertentangan mereka, menolong orang yangdizalimi dari yang menzalimi, menegakkanhudud, mengenyahkan kemungkaran, dansebagainya yang merupakan hal-hal penting yangmemang tidak mungkin ditegakkan kecuali denganadanya Imam (Khalifah).
  • Imam al-Qurthubi, ketika menjelaskan QS al-Baqarah ayat 30:Ayat ini adalah pokok (yang menegaskan) mengenaipengangkatan imam dan khalifah untuk didengardan ditaati, untuk menyatukan pendapat sertamelaksanakan—melalui Khalifah—hukum-hukumtentang khalifah. Tidak ada perbedaan tentangwajibnya hal tersebut di antara umat, tidak pula diantara para imam kecuali apa yang diriwayatkandari al-Asham.
  • Al-Hashkifi al-Hanafi berkata:“Menegakkan Khilafah merupakankewajiban yang paling penting. Olehkarena itu, para Sahabat Nabisaw. mendahulukan kewajiban ini ataspemakaman jenazah pemilik mukjizat(Rasulullah saw.)”(Al-Hashkifi, ad-Durr al-Mukhtâr, hlm. 75).
  • “Tidak ada perbedaan(menurut ashâb kita) antarawajib ‘ain dan wajib kifayah,dari sisi kewajiban…”(Imam Saifuddin al-Amidi, Al-Ihkâm fîUshûl al-Ahkâm, I/100)
  • “Hukum fardhu kifayah itu adalah jika fardhukifayah tersebut telah dikerjakan oleh siapasaja yang memiliki kifâyah maka akangugurlah beban atas orang tersebut dan jugabagi yang lain. Setiap orang dari kaumMuslim yang tidak memiliki uzur, jika merekameninggalkannya, adalah berdosa meskimereka tidak tahu.”(Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibari, Fath al-Mu‘în, IV/206)
  • TESTIMONI ULAMA KH Syahrir Nuhun Lc M Th Ihttp://www.youtube.com/watch?v=2M6ZzczvokY
  • UPAYAMENGGUGURKANDOSA-DOSA UMMATDAN MENGAKHIRIPENDERITAAN UMMAT
  • CARA MENGGUGURKAN“Dosa karena dimensi III tidak diamalkan” “Sesungguhnya Allah telah mengabaikan (mengampuni dosa) dari umatku kesalahan (yang tidak disengaja), kelupaan, dan keterpaksaan.” (HR Ibn Hibban dan Ibn Majah).
  • “DOSA” ini HANYA AKANDITULISKAN kepada…• Ummat islam yang hanya DIAM…• TIDAK MAU BERUSAHA…
  • Wajib adanya AMALANDAKWAH secara sungguh-sungguh...yang tujuan utamanya adalahuntuk mengamalkan seluruhSyari’at Islam…yaitu dengan menegakkanKhilafah Islamiyah…
  • KHILAFAH:SEBENTAR LAGI, INSYA ALLAH
  • Di tengah-tengah kalian sedang berlangsung zaman kenabian. Selama Allahberkehendak, ia akan tetap ada. Kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendakuntuk mengakhirinya.Kemudian ada zaman Khilafah yang mengikuti metode kenabian. Maka, dengankehendak Allah, ia akan tetap ada. Kemudian Dia pun mengakhirinya, jika Allahberkehendak untuk mengakhirinya.Kemudian akan ada para penguasa yang menggigit. Dengan kehendak Allah, ia puntetap ada, kemudian Dia pun mengakhirinya, jika Dia berkehendak untukmengakhirinya.Kemudian akan ada para penguasa diktator. Dengan kehendak Allah, ia pun tetapada, kemudian Dia pun mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya.Kemudian akan ada khilafah yang mengikuti tuntunan kenabian. Setelah itu, beliaudiam. (Hr. Ahmad dalam Musnad-nya, dimana semua perawinya adalah tsiqqat)
  • Masa al-Nubuwwah, kenabian, telah berlalu ketika Rasulullah sawberpulang.Masa khilâfah ‘alâ minhâj al-nubuwwah adalah khilafah yang benar-benar mengikuti jalan kenabian. Inilah masa al-khulafâ` al-râsyidûn,yakni Khalifah Abu Bakar, Umar bin al-Khaththab, Utsman bin Affan,dan Ali bin Abi Thalib.Masa mulk*an+ ‘âdhdh*an+, kekuasaan yang menggigit. Artinya,kekuasaan digigit oleh para penguasa itu dan tidak dilepaskan darikeluarganya. Kekuasaan itu diturunkan kepada keluarganya sepertiwarisan. Ini adalah masa Khilafah Umawiyyah, Khilafah ‘Abassiyyah,dan Khilafah ‘Utsmaniyyah.
  • Masa mulk[an] jabriyyah, kekuasaan diktator. Ini adalah kekuasanpara penguasa di negeri Islam pasca runtuhnya khilafahUtsmaniyyah. Para penguasa itu bersikap tiran dan diktator, tidakberpedoman kepada syariah. Bahkan, menentang syariah danmemusuhi pejuangnya. Masa inilah yang kini sedang berlangsung.Masa khilâfah ‘ala minhaj al-nubuwwah. Ini adalah kembalinyakhilafah yang mengikuti metode dan jalan kenabian. Masa ini akanterjadi setelah masa berakhirnya kekuasaan diktator.Insya Allah masa ini akan segera terjadi. Sebab, para penguasadiktator telah jatuh satu persatu.
  • KERETA TERAKHIR
  • FILM ILAMATA 2013http://www.youtube.com/watch?v=5eCPLxY02mw
  • BERGABUNG DAN BERJUANGLAH BERSAMA KAMI PERUBAHAAN BESAR DUNIA MENUJU KHILAFAH Gelora Bung Karno Senayan Jakarta 2 Juni 2013
  • FILM HADIRILAH MUKTAMAR KHILAFAH 2013 www.youtube.com/watch?v=omCXnBIh2Js
  • UPAYA MEWUJUDKAN OPINI UMUM DAN MEMPERSIAPKAN SUASANA NUSHRAH
  • • Kesempatan kita untuk taat pada syariah dan bergiat dalam dakwah hanya selama hidup di dunia. Setelah mati, tidak ada lagi kesempatan. • Kita pasti mati, maka gunakanKESEMPATAN KITA kesempatan yang ada dengan sebaik-SUNGGUH HANYA baiknya sebelum semua berakhir dan SEKALI INI tinggallah penyesalan. • Sesal dahulu pendapatan, sesal JANGAN kemudian setelah tiba di akhirat tidakDITUNDA-TUNDA ada gunanya. • Bukankah kita tak hendak menyesal nanti? So, hurry up brothers/sisters in Islam…