Your SlideShare is downloading. ×
0
Kesulitan pendefinisan hukum
1. Kesulitan dari sifat
intern hukum yaitu
sifatnya abstrak dan
cakupnya luas sekali.
 Mr. D...
2. Kesulitan dari segi kata
Perlukah hukum di definisikan?
 Walaupun sulit, tetapi tidak berarti bahwa tak
perlu membuat ...
Apa tujuan hukum?
 Keadilan
>> Filsafat hukum
 Kemanfaatan
>> Sosiologi hukum
 Kepastian hukum >> Dogmaik hukum

3
Tujuan definisi hukum
 Untuk menyatakan arti hukum secara tepat.
 Untuk memberikan suatu gambaran yang
benar tentang huk...
Beberapa definisi
hukum

Ilmu hukum terbagi
atas 3:
 Definisi hukum
yang• Filsafat hukum
sifatnya non dokmatik,
• Teori h...
Ciri-ciri hukum
 Adanya perintah atau larangan.
 Perintah dan atau larangan itu harus di patuhi
atau di taati.
Aristotel...
Sifat dari hukum
 Agar tatat tertib dalam masyarakat tetap
terpelihara, maka kaidah hukum harus di taati.
 Agar sesuatu ...
Hukum obyektif dan hukum subjektif
 Hukum di kenal sebagai norma-norma yang
bersifat memaksa serta di adakan untuk
melind...
Hukum obyektif
hukum obyektif adalah segalah sesuatu yang
berguna bagi subjek hukum dan dapat
menjadi objek suatu hubungan...
Hukum obyektif
 Berdasarkan sumbernya
 Berdasarkan daera berlakunya
 Berdasarkan kekuatan berlakunya
 Berdasarkan isin...
Sumber hukum
 Sumber hukum dalam arti materil yaitu sumber
hukum di lihat dari isinya.
 Sumber hukum formil yaitu sumber...
a. sumber hukum dalam arti filosofis dapat
berupa:
Sumber dari pada isi hukum – ukuran apa
yang di pakai untuk meneliti a...
c. Sumber hukum dalam arti formil (bentuk-bntk
kumpulan hukum) (kumpulan norma).
• Undang-undang
• Kebiasaan dan adat
• Tr...
Subyek hukum
Subjek hukum adalah segala sesuatu yang
mempunyai hak dan kewajiban menurut
hukum atau segalah pendukung hak ...
Perbuatan hukum
Segala perbuatan manusia yang secara sengaja
dilakukan seseorang untuk menimbulkan hak
dan kewajiban:
• Pe...
Peristiwa hukum :
Dua macam peristiwa
hukum:
• Peristiwa2
kemasyarakatan yang • Perbuatan subjek
oleh hukum diberi
hukum
a...
Berdasarkan daerah kekuasaannya
• Hukum nasional
• Hukum internasional
• Hukum yang bersifat memaksa / hukum
pidana
• Huku...
Berdasarkan isinya :
• Hukum publik -> melahirkan bidang2 hukum
• Hukum privat -> hukum perdata
Berdasarkan pemeliharaanny...
Asas dan sistem hukum
Fungsi atas hukum dan sistem hukum:
• Menjaga konsisten atau ketaatan asas
• Menyelesaikan konflik y...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Kesulitan pendefinisan hukum

640

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
640
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Kesulitan pendefinisan hukum"

  1. 1. Kesulitan pendefinisan hukum 1. Kesulitan dari sifat intern hukum yaitu sifatnya abstrak dan cakupnya luas sekali.  Mr. Dr I kisch mengemukakan bahwa ”di sebabkan hukum tidak dapat di tangkap oleh panca indra” . Maka adalah sulit sulit membuat 1 suatu definisi tentang hukum yang dapat memuaskan orang pada umumnya. Emmanuel kant menemukakan bahwa “tidak ada seorang yurispun yang mampu membuat suatu definisi hukum yang tepat”.
  2. 2. 2. Kesulitan dari segi kata Perlukah hukum di definisikan?  Walaupun sulit, tetapi tidak berarti bahwa tak perlu membuat suatu definisi hukum.  Sebagai pegangan, suatu definisi hukum di butuhkan dengan tetap menyadari keterbatasan definisi tersebut.  Kegunaan minimal untuk memulai mempelajari hukum bagi orang awam di bidang hukum. 2
  3. 3. Apa tujuan hukum?  Keadilan >> Filsafat hukum  Kemanfaatan >> Sosiologi hukum  Kepastian hukum >> Dogmaik hukum 3
  4. 4. Tujuan definisi hukum  Untuk menyatakan arti hukum secara tepat.  Untuk memberikan suatu gambaran yang benar tentang hukum.  Pendefinisian hukum merupakan sesuatu yang di perjuangkan oleh ahli hukum secara terus menerus. Hukum gejala sosial >> objek masyarakat gej Hukum gejala hhukum >> Objek hukum 4
  5. 5. Beberapa definisi hukum Ilmu hukum terbagi atas 3:  Definisi hukum yang• Filsafat hukum sifatnya non dokmatik, • Teori hukum yang tidak memandang hukum sekedar sebagai• Dokmatik hukum seperangkat kaidah atau aturan belaka.  Definisi hukum yang sifatnya sangat dokmatiknormatik. 5
  6. 6. Ciri-ciri hukum  Adanya perintah atau larangan.  Perintah dan atau larangan itu harus di patuhi atau di taati. Aristoteles membedakan 2 macam keadilan:  Keailan distributif yaitu keadilan yang memberikan kepada orang jatah.  Keadilan kumulatif yaitu kedilan yang memberikan pada orang sama banyaknya dengan tidak mengingat jasa-jasa perseorngan 6
  7. 7. Sifat dari hukum  Agar tatat tertib dalam masyarakat tetap terpelihara, maka kaidah hukum harus di taati.  Agar sesuatu peraturan hidup kemasyarakat di patuhi dan di taati sehingga menjadi kaidah hukum maka prtlu di lengkapi dengan sifat memaksa. Hukum itu mempunyai sifat mengatur dan memaksa, ia mempunyai peraturan-peraturan hidup kemasyarakatan yang dapat memekasa orang supaya menaati tata tertib dalam masyarakat serta memberikan sanksi yang tegas. 7
  8. 8. Hukum obyektif dan hukum subjektif  Hukum di kenal sebagai norma-norma yang bersifat memaksa serta di adakan untuk melindungi kepentingan orang-orang dalam penghidupannya sehari-hari.  Tiap orang yang di lindungi oleh hukum itu menjadi memperoleh hak.  Peraturan hukum (norma hukum) yang di tunjukan kepada tiap orang berkepentingan & yang memberikan hak jaminan perlindungan di sebut hukum obyektif, hak yang di berikan oleh norma di sebut hukum subyektif. 8
  9. 9. Hukum obyektif hukum obyektif adalah segalah sesuatu yang berguna bagi subjek hukum dan dapat menjadi objek suatu hubungan hukum karna hal itu dapat di kuasai oleh subjek hukum. 503 KUHS  Benda berwujud: segalah sesuatu yang dapat di raba oleh panca indra.  Benda yang tak berwujud: segala macam hak seperti hak cipta, hak merek, perdagangan, dll. 9
  10. 10. Hukum obyektif  Berdasarkan sumbernya  Berdasarkan daera berlakunya  Berdasarkan kekuatan berlakunya  Berdasarkan isinya  Berdasarkan pemeliharaanya 10
  11. 11. Sumber hukum  Sumber hukum dalam arti materil yaitu sumber hukum di lihat dari isinya.  Sumber hukum formil yaitu sumber hukum di lihat dari cara dan bentuknya hukum. Sumber hukum dalam arti materil • Historis • Filosofis • Sosiologis 11
  12. 12. a. sumber hukum dalam arti filosofis dapat berupa: Sumber dari pada isi hukum – ukuran apa yang di pakai untuk meneliti apakah hukum yang di buat benar-benar adil. Sumber kekuatan hukum, apakah sebabnya hukum di taati. b. Sumber hukum dalam pengertian sosiologis juga di sebut dalam pengertian materil ialah faktor yang di turut sertakan menetapkan isinya hukum, misalnya ekonomi, kebiasaankebiasaan masyarakat, pendapat umum,agama serta moral. 12
  13. 13. c. Sumber hukum dalam arti formil (bentuk-bntk kumpulan hukum) (kumpulan norma). • Undang-undang • Kebiasaan dan adat • Traktat • Yurisprudensi • Doktrin • Sumber hukum dalam arti sejarah adalah sumber dari mana pengundang-undang dalam membuat undang-undang mengambil bahanbahannya. 13
  14. 14. Subyek hukum Subjek hukum adalah segala sesuatu yang mempunyai hak dan kewajiban menurut hukum atau segalah pendukung hak dan kewajiban menurut hukum. Subjek hukum mempunyai hak dan kewajiban: • Waras • Dewasa • Cakap hukum • Istri yang tunduk pada bw 14
  15. 15. Perbuatan hukum Segala perbuatan manusia yang secara sengaja dilakukan seseorang untuk menimbulkan hak dan kewajiban: • Perbuatan hukum sepihak: yang dilakukan oleh satu pihak saja. Misalnya, perbuatan surat wasiat. • Perbuatan hukum 2 pihak: misalnya perjanijian sewa menyewa
  16. 16. Peristiwa hukum : Dua macam peristiwa hukum: • Peristiwa2 kemasyarakatan yang • Perbuatan subjek oleh hukum diberi hukum akibat2 hukum. • Peristiwa lain yang bukan subjek hukum.
  17. 17. Berdasarkan daerah kekuasaannya • Hukum nasional • Hukum internasional • Hukum yang bersifat memaksa / hukum pidana • Hukum tambahan / hukum perdata.
  18. 18. Berdasarkan isinya : • Hukum publik -> melahirkan bidang2 hukum • Hukum privat -> hukum perdata Berdasarkan pemeliharaannya: • Hukum materil-> isinya hukum (HTN) • Hukum formal->bagaimana cara untuk mempertahankan isinya hukum
  19. 19. Asas dan sistem hukum Fungsi atas hukum dan sistem hukum: • Menjaga konsisten atau ketaatan asas • Menyelesaikan konflik yang terjadi dalam sistem hukum • Sebagai rekayasa sosial asas hukum ad/ aturan dasar dan prinsip2 hukum yang abstrak dan pada umumnya melatarbelakangi peraturan kontrak dan pelaksanaa hukum
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×