Dampak psikologis monopouse

2,982 views

Published on

Dampak psikologis monopouse

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,982
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Dampak psikologis monopouse

  1. 1. DAMPAK PSIKOLOGISMONOPOUSE
  2. 2. PENGERTIANMenopause•Kata menopause berasal dari dua kata Yunani yangberarti "bulan” dan “penghentian sementara”yang secara linguistik lebih tepat disebut“menocease”.•Secara medis istilah menopause mengandung artiberhentinya masa menstruasi, bukan istirahat.•Menopause adalah haid terakhir yang dialami olehwanita yang masih dipengaruhi oleh hormonreproduksi yang terjadi pada usia menjelang ataupada usia lima puluhan.
  3. 3. PENGERTIANMenopause•Seorang wanita dikatakan telahmenopause bila tidakmendapat haid lagisejak satu tahun terakhir.•Proses ketuaan pada wanita ditandaidengan siklus haid bulanan yang mulaiterganggu dan akhirnya menghilang samasekali.
  4. 4. •Proses ini merupakan kodrat yang harusdilalui wanita dalam hidupnya,merupakan proses normal tetapipenerimaan wanita berbeda-beda.•Haid adalah pendarahan dari uterus yangkeluar melalui vagina selama 5-7 hari danterjadi setiap bulan.
  5. 5. PENGERTIANKlimakterium• Klimakterium adalah masa peralihan dalam kehidupannormal seorang wanita sebelum mencapai senium,yang mulai dari akhir masa reproduktif dari kehidupansampai masa non-reproduktif.• Masa klimakterium meliputi pramenopause,menopause, dan pascamenopause. Pada wanitaterjadi antara umur 40-65 tahun.• Klimakterium prekoks adalah klimakterium yangterjadi pada wanita umur kurang dari 40 tahun.
  6. 6. PENGERTIANKlimakterium• klimakterium, merupakan masa peralihan antara masareproduksi dan masa senium, yang bukan merupakan suatukeadaan patologik, melainkan suatu masa peralihan yangnormal.• Masa ini berlangsung sebelum dan beberapa tahun sesudahmenopause.• Masa premenopause, menopause dan pasca menopausedikenal sebagai masa klimakterium.• Klimakterium dapat dikatakan mulai sekitar 6 tahun sebelummenopause dan berakhir kira-kira 6-7 tahun sesudahmenopause.• Pada wanita dalam masa ini, terjadi juga keluhan-keluhanyang disebut sindroma klimakterik.
  7. 7. TANDA-TANDA• MenopauseTurunnya fungsi indung telur mengakibatkanhormon estrogen dan progesterone sangatberkurang oleh karena itu timbul keluhan :– Gejala panas di muka, leher dan dada pasien,disusul dengan– keringat banyak, berlangsung biasanya malam hariselama sekitar jam, selanjutnya– timbul rasa tertekan, sedih, gugup, mudah marahdan ketakutan menjadi tua.
  8. 8. TANDA-TANDAKlimakteriumPenurunan fungsi ovarium dapat berlangsung cepat pada sebagian wanitadan lebih lambat pada yang lainnya. Sebagian wanita menghasilkan estrogenendogen yang cukup sehingga tetap tanpa gejala, sedangkan yang lainmemperlihatkan beragam gejala semasa klimakterium.Gejala-gejalanya dapat dikelompokkan menjadi :1.Gangguan neurovegetatif (vasomotorik-hipersimpatikotoni) yangmencakup:gejolak panas (hot flushes)keringat malam yang banyakrasa kedinginansakit kepaladesing dalam telingatekanan darah yang goyahberdebar-debarsusah bernafasjari-jari atrofigangguan usus (meteorismus)
  9. 9. TANDA-TANDAKlimakteriumGejala-gejalanya dapat dikelompokkan menjadi :2.Gangguan psikis mudah tersinggunG Depresi lekas lelah kurang bersemangat insomania atau sulit tidur3.Gangguan organik infark miokard (gangguan sirkulasi) atero-sklerosis (hiperkolesterolemia) Osteoporosis gangguan kemih (disuria) nyeri senggama (dispareunia)
  10. 10. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseFisikKetika seseorang memasuki masa menopause,fisik mengalami ketidaknyamanan seperti rasakaku dan linu yang dapat terjadi secara tiba-tibadi sekujur tubuh, misalnya pada kepala, leherdan dada bagian atas. Kadang-kadang rasa kakuini dapat diikuti dengan rasa panas atau dingin,pening, kelelahan, jengkel, resah, cepat marah,dan berdebar-debar (Hurlock, 1992).
  11. 11. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseFisikBeberapa keluhan fisik yang merupakan tanda dangejala dari menopause yaitu:a)Ketidakteraturan Siklus HaidTanda paling umum adalah fluktuasi dalam siklus haid,kadang kala haid muncul tepat waktu, tetapi tidak padasiklus berikutnya. Ketidakteraturan ini sering disertaidengan jumlah darah yang sangat banyak, tidak sepertivolume pendarahan haid yang normal. Keadaan inisering mengesalkan wanita karena ia harus beberapakali mengganti pembalut yang dipakainya. Normalnyahaid akan berakhir setelah tiga sampai empat hari,namun pada keadaan ini haid baru dapat berakhirsetelah satu minggu atau lebih.
  12. 12. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseFisikBeberapa keluhan fisik yang merupakan tanda dan gejala darimenopause yaitu:b) Gejolak Rasa PanasArus panas biasanya timbul pada saat darah haid mulai berkurangdan berlangsung sampai haid benar-benar berhenti. Sheldon H.C(dalam Rosetta Reitz, 1979) mengatakan “ kira-kira 60% wanitamengalami arus panas”. Arus panas ini disertai oleh rasamenggelitik disekitar jari-jari, kaki maupun tangan serta padakepala, atau bahkan timbul secara menyeluruh. Munculnya hotflashes ini sering diawali pada daerah dada, leher atau wajah danmenjalar ke beberapa daerah tubuh yang lain. Hal ini berlangsungselama dua sampai tiga menit yang disertai pula oleh keringat yangbanyak. Ketika terjadi pada malam hari, keringat ini dapatmenggangu tidur dan bila hal ini sering terjadi akan menimbulkanrasa letih yang serius bahkan menjadi depresi.
  13. 13. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseFisikBeberapa keluhan fisik yang merupakan tanda dan gejala darimenopause yaitu:c)Kekeringan VaginaKekeringan vagina terjadi karena leher rahim sedikit sekalimensekresikan lendir. Penyebabnya adalah kekuranganestrogen yang menyebabkan liang vagina menjadi lebih tipis,lebih kering dan kurang elastis. Alat kelamin mulai mengerut,Liang senggama kering sehingga menimbulkan nyeri padasaat senggama, keputihan, rasa sakit pada saat kencing.Keadaan ini membuat hubungan seksual akan terasa sakit.Keadaan ini sering kali menimbulkan keluhan pada wanitabahwa frekuensi buang air kecilnya meningkat dan tidakdapat menahan kencing terutama pada saat batuk, bersin,tertawa atau orgasme.
  14. 14. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseFisikBeberapa keluhan fisik yang merupakan tanda dangejala dari menopause yaitu:d) Perubahan KulitEstrogen berperan dalam menjaga elastisitaskulit, ketika menstruasi berhenti maka kulit akanterasa lebih tipis, kurang elastis terutama padadaerah sekitar wajah, leher dan lengan. Kulit dibagian bawah mata menjadi mengembungseperti kantong, dan lingkaran hitam dibagian inimenjadi lebih permanen dan jelas (Hurlock,1992)
  15. 15. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseFisikBeberapa keluhan fisik yang merupakan tanda dan gejaladari menopause yaitu:e) Keringat di Malam HariBerkeringat malam hari, bangun bersimbah peluh.Sehingga perlu mengganti pakaian dimalam hari.Berkeringat malam hari tidak saja menggangu tidurmelainkan juga teman atau pasangan tidur. Akibatnyadiantara keduanya merasa lelah dan lebih mudahtersinggung, karena tidak dapat tidur nyenyak.f) Sulit TidurInsomnia (sulit tidur) lazim terjadi pada waktu menopause,tetapi hal ini mungkin ada kaitannya dengan rasa tegangakibat berkeringat malam hari, wajah memerah danperubahan yang lain.
  16. 16. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseFisikBeberapa keluhan fisik yang merupakan tandadan gejala dari menopause yaitu:g)Perubahan Pada MulutPada saat ini kemampuan mengecap padawanita berubah menjadi kurang peka,sementara yang lain mengalami gangguangusi dan gigi menjadi lebih mudah tanggal.
  17. 17. Masalah yang timbul pada Klimakterium dan MenopauseFisikBeberapa keluhan fisik yang merupakan tanda dan gejala darimenopause yaitu:h) Kerapuhan TulangRendahnya kadar estrogen merupakan penyebab proses osteoporosis(kerapuhan tulang). Osteoporosis merupakan penyakit kerangka yangpaling umum dan merupakan persoalan bagi yang telah berumur,paling banyak menyerang wanita yang telah menopause. Biasanya kitakehilangan 1% tulang dalam setahun akibat proses penuaan (mungkinini yang menyebabkan nyeri persendian), tetapi kadang setelahmenopause kita kehilangan 2% setahunnya. John Hutton (1984:35)memperkirakan sekitar 25% wanita kehilangan tulang lebih cepatdaripada proses menua. Menurunnya kadar estrogen akan diikutidengan penurunan penyerapan kalsium yang terdapat dalammakanan. Kekurangan kalsium ini oleh tubuh diatasi dengan menyerapkembali kalsium yang terdapat dalam tulang, dan akibatnya tulangmenjadi keropos dan rapuh.
  18. 18. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseFisikBeberapa keluhan fisik yang merupakan tandadan gejala dari menopause yaitu:i)Badan Menjadi GemukBanyak wanita yang menjadi gemuk selamamenopause. Rasa letih yang biasanya dialami padamasa menopause, diperburuk dengan perilakumakan yang sembarangan. Banyak wanita yangbertambah berat badannya pada masamenopause, hal ini disebabkan oleh faktormakanan ditambah lagi karena kurangberolahraga.
  19. 19. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseFisikBeberapa keluhan fisik yang merupakan tandadan gejala dari menopause yaitu:j)PenyakitAda beberapa penyakit yang seringkali dialamioleh wanita menopause. Dari sudut pandangmedik ada 2 (dua) perubahan yaitu:meningkatnya kemungkinan terjadi penyakit jantung,pembuluh darah serta hilangnya mineral dan protein didalam tulang (osteoporosis). Penyakit jantung danpembuluh darah dapat menimbulkan gangguan sepertistroke atau serangan jantung.
  20. 20. • Selain itu penyakit kanker juga lebih seringterjadi pada orang yang berusia lanjut. Semakinlama kehidupan maka semakin besarkemungkinan penyakit itu menyerang. Misalnyakanker payudara, kanker rahim dan kankerovarium. Kanker payudara lebih umum terjadipada wanita yang telah melampaui masamenopause.
  21. 21. •Kanker rahim adalah istilah luas untuk kanker yang terjadi dirahim, ada dua bagian rahim yang dapat menjadi tempatbermulanya kanker. Yang pertama adalah serviks, kanker initerutama berjangkit pada wanita berusia diatas 30 tahun.Gejala yang harus diperhatikan adalah pendarahan vaginasetelah persetubuhan, pergetahan vagina yang tidak biasadan noda diantara haid. Sementara kanker indometrium(kanker tubuh rahim) terutama menjangkiti wanita diatas usia45 tahun, yang paling menanggung resiko adalah yang pernahmendapat haid agak lambat, dan yang mempunyai kombinasiantara tekanan darah tinggi, diabetes, dan berat tubuhberlebih. Gejalanya adalah pendarahan tak normal,pendarahan antara haid, keluaran darah yang lebih lama ataulebih kental dibandingkan biasanya, dan pendarahan haidterakhir dalam menopause.
  22. 22. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopausePsikologis• Aspek psikologis yang terjadi pada lansia atau wanitamenopause amat penting peranan dalam kehidupansosial lansia terutama dalam menghadapi masalah-masalah yang berkaitan dengan:• pensiun;• hilangnya jabatan atau pekerjaan yang sebelumnyasangat menjadi kebanggaan sang lansia tersebut.• Berbicara tentang aspek psikologis lansia dalampendekatan eklektik holistik, sebenarnya tidak dapatdipisahkan antara aspek organ-biologis, psikologis,sosial, budaya dan spiritual dalam kehidupan lansia.
  23. 23. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopausePsikologis• Beberapa gejala psikologis yang menonjol ketika menopause adalah:• mudah tersinggung,• sukar tidur,• tertekan,• gugup,• kesepian,• tidak sabar,• tegang (tension),• cemas dan depresi.• Ada juga lansia yang kehilangan harga diri karena menurunnya daya tarikfisik dan seksual, mereka merasa tidak dibutuhkan oleh suami dan anak-anak mereka, serta merasa kehilangan femininitas karena fungsireproduksi yang hilang
  24. 24. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseBeberapa keluhan psikologis yang merupakantanda dan gejala dari menopause yaitu:• Ingatan MenurunGelaja ini terlihat bahwa sebelum menopausewanita dapat mengingat dengan mudah,namun sesudah mengalami menopauseterjadi kemunduran dalam mengingat, bahkansering lupa pada hal-hal yang sederhana,padahal sebelumnya secara otomatis langsungingat.
  25. 25. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseBeberapa keluhan psikologis yang merupakan tanda dan gejala dari menopauseyaitu:• KecemasanBanyak ibu-ibu yang mengeluh bahwa setelah menopause dan lansia merasamenjadi pencemas. Kecemasan yang timbul sering dihubungkan dengan adanyakekhawatiran dalam menghadapi situasi yang sebelumnya tidak pernahdikhawatirkan. Misalnya kalau dulu biasa pergi sendirian ke luar kota sendiri,namun sekarang merasa cemas dan khawatir, hal itu sering juga diperkuat olehlarangan dari ana-anaknya. Kecemasan pada Ibu-ibu lansia yang telah menopauseumumnya bersifat relatif, artinya ada orang yang cemas dan dapat tenangkembali, setelah mendapatkan semangat/dukungan dari ornag di sekitarnya;namun ada juga yang terus-menerus cemas, meskipun orang-orang disekitarnyatelah memberi dukungan. Akan tetapi banyak juga ibu-ibu yang mengalamimenopause namun tidak mengalami perubahan yang berarti dalam kehidupannya.Menopause rupanya mirip atau sama juga dengan masa pubertas yang dialamiseorang remaja sebagai awal berfungsinya alat-alat reproduksi, dimana ada remajayang cemas, ada yang khawatir namun ada juga yang biasa-biasa sehingga tidakmenimbulkan gejolak.
  26. 26. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseAdapun simtom-simtom psikologis adanya kecemasan bila ditinjau dari beberapa aspek, menurutBlackburn and Davidson (1990 :9) adalah sebagai berikut :• Suasana hati yaitu keadaan yang menunjukkan ketidaktenangan psikis, seperti: mudah marah,perasaan sangat tegang.• Pikiran yaitu keadaan pikiran yang tidak menentu, seperti: khawatir, sukar konsentrasi, pikirankosong, membesar-besarkan ancaman, memandang diri sebagai sangat sensitif, merasa tidakberdaya.• Motivasi yaitu dorongan untuk mencapai sesuatu, seperti : menghindari situasi, ketergantunganyang tinggi, ingin melarikan diri, lari dari kenyataan.• Perilaku gelisah yaitu keadaan diri yang tidak terkendali seperti : gugup, kewaspadaan yangberlebihan, sangat sensitif dan agitasi.• Reaksi-reaksi biologis yang tidak terkendali, seperti : berkeringat, gemetar, pusing, berdebar-debar,mual, mulut kering.Gangguan kecemasan dianggap berasal dari suatu mekanisme pertahanann diri yang dipilih secaraalamiah oleh makhluk hidup bila menghadapi sesuatu yang mengancam dan berbahaya. Kecemasanyang dialami dalam situasi semacam itu memberi isyarat kepada makhluk hidup agar melakukantindakan mempertahankan diri untuk menghindari atau mengurangi bahaya atau ancaman.Menjadi cemas pada tingkat tertentu dapat dianggap sebagai bagian dari respon normal untukmengatasi masalah sehari-hari. Bila kecemasan ini berlebihan dan tidak sebanding dengan suatusituasi, hal itu dianggap sebagai hambatan dan dikenal sebagai masalah klinis.
  27. 27. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan Menopause•Mudah TersinggugGejala ini lebih mudah terlihat dibandingkankecemasan. Wanita lebih mudah tersinggung danmarah terhadap sesuatu yang sebelumnya dianggaptidak menggangu. Ini mungkin disebabkan dengandatangnya menopause maka wanita menjadi sangatmenyadari proses mana yang sedang berlangsungdalam dirinya. Perasaannya menjadi sangat sensitifterhadap sikap dan perilaku orang-orang di sekitarnya,terutama jika sikap dan perilaku tersebut dipersepsikansebagai menyinggung proses penerimaan yang sedangterjadi dalam dirinya.
  28. 28. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan Menopause• StressTidak ada orang yang bisa lepas sama sekali dari rasa was-was dan cemas, termasukpara lansia menopause. Ketegangan perasaan atau stress selalu beredar dalamlingkungan pekerjaan, pergaulan sosial, kehidupan rumah tangga dan bahkanmenyelusup ke dalam tidur. Kalau tidak ditanggulangi stress dapat menyita energi,mengurangi produktivitas kerja dan menurunkan kekebalan terhadap penyakit,artinya kalau dibiarkan dapat menggerogoti tubuh secara diam-diam.Namun demikian stress tidak hanya memberikan dampak negatif, tapi bisa jugamemberikan dampak positif. Apakah kemudian dampak itu positif atau negatif,tergantung pada bagaimana individu memandang dan mengendalikannya. Stressadalah suatu keadaan atau tantangan yang kapasitasnya diluar kemampuan seseorangoleh karena itu, stress sangat individual sifatnya.Respon orang terhadap sumber stress sangat beragam, suatu rentang waktu bisa tiba-tiba jadi pencetus stress yang temporer. Stress dapat juga bersifat kronis misalnyakonflik keluarga. Reaksi kita terhadap pencetus stress dapat digolongkan dalam duakategori psikologis dan fisiologis.Di tingkat psikologis, respon orang terhadap sumber stress tidak bisa diramalkan,sebagaimana perbedaan suasana hati dan emosi kita dapat menimbulkan beragamreaksi, mulai dari hanya ekspresi marah sampai akhirnya ke hal-hal lain yang lebih sulituntuk dikendalikan. Di tingkat psikologis, respon orang terhadap sumber stress initergantung pada beberapa faktor, termasuk keadaan emosi pada saat itu dan sikaporang itu dalam menanggapi stress tersebut.
  29. 29. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan Menopause• DepresiDari penelitian-penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan Eropadiperkirakan 9% s/d 26% wanita dan 5% s/d 12% pria pernah menderita penyakitdepresi yang gawat di dalam kehidupan mereka. Setiap saat, diperkirakan bahwa4,5% s/d 9,3% wanita dan 2,3% s/d 3,2% pria akan menderita karena gangguan ini.Dengan demikian secara kasar dapat dikatakan bahwa wanita dua kali lebih besarkemungkinan akan menderita depresi daripada pria.Wanita yang mengalami depresi sering merasa sedih, karena kehilangankemampuan untuk bereproduksi, sedih karena kehilangan kesempatan untukmemiliki anak, sedih karena kehilangan daya tarik. Wanita merasa tertekan karenakehilangan seluruh perannya sebagai wanita dan harus menghadapi masa tuanya.Depresi dapat menyerang wanita untuk satu kali, kadang-kadang depresimerupakan respon terhadap perubahan sosial dan fisik yang sering kali dialamidalam fase kehidupan tertentu, akan tetapi beberapa wanita mungkinmengembangkan rasa depresi yang dalam yang tidak sesuai atau proporsionaldengan lingkungan pribadi mereka dan mungkin sulit dihindarkan.
  30. 30. Masalah yang timbul padaKlimakterium dan MenopauseSimton-simton psikologis adanya, menurut Marie Blakburn dan Kate Davidson(1990:5) adalah sebagai berikut :• Suasana hati, ditandai dengan kesedihan, kecemasan, mudah marah.• Berpikir, ditandai dengan mudah hilang konsentrasi, lambat dan kacau dalamberpikir, menyalahkan diri sendiri, ragu-ragu, harga diri rendah.• Motivasi, ditandai dengan kurang minat bekerja dan menekuni hobi, menghindarikegiatan kerja dan sosial, ingin melarikan diri, ketergantungan tinggi pada oranglain.• Perilaku gelisah terlihat dari gerakan yang lamban, sering mondar-mandir,menangis, mengeluh.• Sintom biologis, ditandai dengan hilang nafsu makan atau nafsu makan bertambah,hilang hasrat sesksual, tidur terganggu, gelisah.Mungkin masih ada gejala-gejala fisik maupun psikologis lain yang menyertaimenopause. Gejala-gejala tersebut diatas sangat perlu dipahami supaya tidakterjadi kesalahpahaman dalam memperlakukan para lansia. Dengan memahamigejala tersebut diharapkan lansia dapat mengerti apa yang sedang terjadi dalamdiri mereka. Selain itu pihak keluarga pun diharapkan dapat merespon secara tepatsehingga tidak membuat lansia merasa dikucilkan atau disia-siakan. Mari kita bantupara lansia kita dengan memahami berbagai gejala fisik maupun psikologis sehinggatahu bagaimana cara terbaik untuk membantu mereka.
  31. 31. Dampak negatif akibat MenopauseDampak negatif akibat Menopause• Sekitar 40-85% dari semua wanita dalam usia klimakterikmempunyai keluhan. Gejala yang tetap dan tersering adalah gejolakpanas dan keringat banyak. Gejolak panas merupakan sensasiseperti gelombang panas yang meliputi bagian atas dada, leher, danmuka. Keluhan ini biasanya diikuti oleh gejala-gejala psikologikberupa rasa takut, tegang, depresi, lekas marah, mudah tersinggung,gugup dan jiwa yang kurang mantap.• Keluhan lain dapat berupa sakit kepala, sukar tidur, berdebar-debar,rasa kesemutan di tangan dan kaki, serta nyeri tulang dan otot.Keringat malam hari merupakan keluhan yang sangat mengganggu,sehingga menimbulkan lelah dan kesukaran bangun pagi. Semuakeluhan ini kurang menggembirakan bagi seorang wanita, danmendorong penderita mencari pengobatan.
  32. 32. Dampak negatif akibat MenopauseDampak negatif akibat Menopause• Atrofi epitel genital dapat mengakibatkan vaginitis senilis. Gejala-gejalanya mencakup: iritasi, rasa terbakar, pruritus, leukorea,dispareunia, perdarahan vaginal, penurunan sekresi vaginal,penipisan epitel dan mudah kena trauma, pemendekan danpengurangan kelenturan vagina. Kebanyakan masalah seksualdialami oleh wanita pascamenopause adalah karena status fisis darimukosa vagina, yang harus memelihara kelembaban protektif yangcukup dan memberikan pelumas selama sanggama. Setelahmenopause, perubahan atrofik dapat menyebabkan dispareunia,vaginitis, vaginismus, tak-nyaman fisis, dan hilang minat seksual.• Kulit wanita banyak dipengaruhi oleh estrogen sehinggamenimbulkan kulit kehilangan elastisitasnya, berkerut, kering danmenjadi lebih tipis. Hal tersebut mengurangi kecantikan seorangwanita, sehingga wanita merasa kurang percaya diri lagi (dan dapatmenambah ketidakseimbangan emosi wanita tersebut).
  33. 33. Dampak negatif akibat MenopauseDampak negatif akibat Menopause• Gangguan psikogenik, ini mencakup : peningkatan rasagelisah, depresi, mudah cemas, insomnia, dan sakit kepala.Keadaan lain yang dapat diperberat oleh gejala menopausemencakup : masalah psikosomatik yang telah ada yangdiperkuat oleh gejolak panas, pola tidur yang diganggu olehkeringat malam, penurunan libido karena vaginitisatrofikans yang mengakibatkan dispareunia.• Osteoporosis adalah gangguan tulang yang terutamamenyerang tulang trabekular, menyebabkan pengurangankuantitas tulang sehingga mengakibatkan tulang keropos.Meskipun kedua jenis kelamin mengalami kehilangan massatulang dengan proses menua, jarang bagi pria mengalamigejala osteoporosis sebelum usia 70.

×