Teknik peresentasi dan negosiasi materi terakhir
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Teknik peresentasi dan negosiasi materi terakhir

on

  • 755 views

 

Statistics

Views

Total Views
755
Views on SlideShare
755
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
13
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Teknik peresentasi dan negosiasi materi terakhir Teknik peresentasi dan negosiasi materi terakhir Presentation Transcript

  • TEKNIK PERESENTASI DAN NEGOSIASI Kelompok 5 Anggota Kelompok :
  • Komunikasi Non Verbal dan pentingnya mendengarkan dalam lobi, negosiasi
  • Pengertian dan Fungsi Komunikasi Non Verbal Dalam Lobi, Negosiasi dan Diplomasi • Negosiasi merupakan suatu proses saat dua pihak mencapai perjanjian yang dapat memenuhi kepuasan semua pihak yang berkepentingan dengan elemen-elemen kerjasama dan kompetisi. Termasuk di dalamnya, tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi, kerjasama atau memengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu. • Fungsi Komunikasi Non Verbal dalam lobi : 1. Fungsi menekankan 2. Fungsi melengkapi 3. Menunjukkan kontradiksi 4. Fungsi mengatur 5. Fungsi mengulangi 6. Fungsi menggantikan
  • Pesan-Pesan Komunikasi Non Verbal • Dalam kegiatan bisnis sangat penting untuk menyadari akan perlunya memanfaatkan bahasa non-verbal untuk mendapatkan hasil komunikasi yang diharapkan. Ketika bernegosiasi, seorang negosiator perlu mencermati bahasa tubuh mitra negosiator lainnya karena bahasa tubuh tersebut menyampaikan pesan tertentu. • Cara negosiator duduk, kerutan dahinya, tangannya yang menopang dagu, tatapan matanya, senyumannya, dan sebagainya pasti menyampaikan pesan tertentu jika diperhatikan dengan seksama. Jika seorang negosiator sedang meyakinkan sesuatu kepada negosiator yang lain, maka seyogyanya bahasa tubuhnya dimanfaatkan juga untuk menguatkan pesan yang disampaikannya secara verbal .
  • Membaca Pikiran Sasaran Lobi • Kemampuan membaca pikiran manusia memang penting buat pelobi. Harus terus diasah bila waktu dan kesempatannya memungkinkan. Tapi lebih penting dari itu kemampuan membiarkan pikiran kita agar tetap terbuka untuk dibaca orang. Dalam hal ini jangan berusaha menutup diri, menutup-nutupi pikiran-pikiran dan emosiemosi kita, apa lagi menciptakan kamuflase yang bertujuan untuk menyesatkan. • Dalam kacamata CRM (customer relationship management), pada posisi demikian, sasaran lobi kita itu (prospek atau calon customer/client) sudah mencapai tingkatan tertinggi dalam customer leader, yaitu sebagai advisor ataupun advocate.
  • Fungsi Mendengarkan Untuk Lobi • Ada tiga alasan mengapa kemampuan mendengarkan ini amat penting untuk keberhasilan kita: • Menurut David K Berlo, komunikasi akan berhasil apabila antara komunikator dan komunikanterdapat kecocokan atau kesamaan satu sama lain. Kesamaan dalam budaya, sitem sosial, pendidikan, pengalaman, harapan, dan sebagainya. • Hasil riset menunjukan tentang mendengarkab menyebutkan aktivitas terbesar yang dilakukanmanusia dalam kegiatan sehari-hari nya adalah mendengarkan. • Dengan mendengarkan kita memberikan sentuhan emosional, perhatian, penghargaan padanya.
  • Fungsi Umpan Balik Dalam Mendengarkan • Pepatah lama mengatakan, fakta bahwa kita mempunyai dua telinga dan satu mulut mengisyaratkan bahwa seharusnya kita lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Mendengarkan berbeda daripada mendengar. Meskipun mendengarkan adalah perilaku komunikasi paling awal yang dipelajari manusia, dan baru berbicara, membaca dan menulis, anehnya orang lebih senang berbicara daripada mendengarkan. • Sebenarnya mendengarkan sama pentingnya dengan berbicara, walaupun tidak lebih penting. Banyak orang gagal dalam hidup mereka karena mereka gagal mendengarkan. Dalam ilmu komunikasi, mendengarkan adalah mekanisme perolehan umpan balik (feedback) yang berguna bagi komunikator untuk mengetahui apakah komunikasinya berjalan baik, sesuai dengan harapan khalayak atau publik.
  • Mendengarkan yang Efektif Untuk menguasai teknik-teknik mendengarkan, harus mengetahui beberapa dimensi tentang cara mendengar yang efektif, yaitu : • Mendengarkan partisipatif dan pasif • Mendengarkan secara empatik dan secara objektif • Mendengarkan tanpa menilai dan mendengarkan secara kritis. • Mendengarkan secara dangkal dan secara dalam
  • Teknik Mendengarkan Efektif • Tetapkan bahwa lawan bicara anda adalah rekan/atasan yang baik. • Simpanlah adanya emosi naluri untuk bersaing • Perhatikan apa yang menjadi pokok pembicaraan • Tatap lawan bicara anda dengan penuh keramahan • Masuklah dalam alam pembicaraan dan anda akan menghayatinya • Hindari memutus pembicaraan • Jawablah pertanyaan sesuai dengan pokok pembicaraan, hindari jawaban yang melingkar.