Your SlideShare is downloading. ×
Asluhu fii
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
83
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Contoh 1
  • 2. Contoh 2
  • 3. Keterangan Keyword : Menguatkan 1. 2. Analisis hukum yang hendak disampaikan oleh penulis/penyusun kitab yang memuat hadits Ibnu Majah ! Analisis maksud penulis/penyusun kitab memuat istilah !
  • 4. Keterangan Riwayat Ibnu Majah : “Dari Aisyah r.a. Ia berkata : apakah ada kewajiban bagi perempuan untuk berjihad ? Ia menjawab : Ya, bagi mereka ada kewajiban berjihad yang tidak ada peperangan di dalamnya : Haji dan Umroh” (Dikeluarkan oleh Ibnu Majah, dan Asalanya di Bukhari) Riwayat Bukhari : “Dari Aisyah Ummil Mu’minin ia berkata : aku pernah minta izin kepada Nabi SAW untuk berperang, Maka beliau bersabda : Jihad kalian, perempuan, adalah Haji” (Dikeluarkan oleh Bukhari)
  • 5. Penulisan istilah di dalam hadits riwayat Ibnu Majah tidak lain semata-mata adalah untuk ....
  • 6. Hukum yang diperbincangkan dalam hadits Ibnu Majah adalah seputar ...
  • 7. Kesimpulannya ...
  • 8. Bentuk lainnya ... • • • •
  • 9. Contoh .1 .2
  • 10. Tujuan pencantuman istilah ?
  • 11. Perbedaan 1. Nahwuhu = Matannya semakna, Lafadz cenderung berbeda dengan hadits yang ditunjukkan 2. Mitsluhu = Lafadznya sama dengan hadits yang ditunjukkan
  • 12. Contoh Nahwuhu
  • 13. Keterangan 1. 2. 3. 4. Lebih banyak ditemukan dalam kitab fiqih Suatu hadits yang asalnya panjang hendak disebutkan sebagiannya Maknanya : “Bacalah hadits itu sampai habis” / “Sempurnakanlah hadits itu” Dimaksudkan untuk menyingkat sama halnya dengan “dst.” (dan seterusnya dalam bahasa Indonesia), “etc.” (et cetera dalam bahasa Inggris), ( ”sampai akhir” dalam bahasa arab)

×