• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Asluhu fii
 

Asluhu fii

on

  • 196 views

 

Statistics

Views

Total Views
196
Views on SlideShare
196
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Asluhu fii Asluhu fii Presentation Transcript

    • Contoh 1
    • Contoh 2
    • Keterangan Keyword : Menguatkan 1. 2. Analisis hukum yang hendak disampaikan oleh penulis/penyusun kitab yang memuat hadits Ibnu Majah ! Analisis maksud penulis/penyusun kitab memuat istilah !
    • Keterangan Riwayat Ibnu Majah : “Dari Aisyah r.a. Ia berkata : apakah ada kewajiban bagi perempuan untuk berjihad ? Ia menjawab : Ya, bagi mereka ada kewajiban berjihad yang tidak ada peperangan di dalamnya : Haji dan Umroh” (Dikeluarkan oleh Ibnu Majah, dan Asalanya di Bukhari) Riwayat Bukhari : “Dari Aisyah Ummil Mu’minin ia berkata : aku pernah minta izin kepada Nabi SAW untuk berperang, Maka beliau bersabda : Jihad kalian, perempuan, adalah Haji” (Dikeluarkan oleh Bukhari)
    • Penulisan istilah di dalam hadits riwayat Ibnu Majah tidak lain semata-mata adalah untuk ....
    • Hukum yang diperbincangkan dalam hadits Ibnu Majah adalah seputar ...
    • Kesimpulannya ...
    • Bentuk lainnya ... • • • •
    • Contoh .1 .2
    • Tujuan pencantuman istilah ?
    • Perbedaan 1. Nahwuhu = Matannya semakna, Lafadz cenderung berbeda dengan hadits yang ditunjukkan 2. Mitsluhu = Lafadznya sama dengan hadits yang ditunjukkan
    • Contoh Nahwuhu
    • Keterangan 1. 2. 3. 4. Lebih banyak ditemukan dalam kitab fiqih Suatu hadits yang asalnya panjang hendak disebutkan sebagiannya Maknanya : “Bacalah hadits itu sampai habis” / “Sempurnakanlah hadits itu” Dimaksudkan untuk menyingkat sama halnya dengan “dst.” (dan seterusnya dalam bahasa Indonesia), “etc.” (et cetera dalam bahasa Inggris), ( ”sampai akhir” dalam bahasa arab)