Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Jawa Tengah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Jawa Tengah

on

  • 1,658 views

Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Jawa Tengah

Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Jawa Tengah

Statistics

Views

Total Views
1,658
Views on SlideShare
1,658
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
99
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • JASA PENGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    “Corporate Legal services”
    http://www.saranaijin.com
    Komplek Ruko Segitiga Atrium Blok A1 Lt 2 Jl. Senen Raya No. 135 Jakarta Pusat 10410
    Tep: +(62) 21- 34833034 Fax : +(62) 21- 34833038
    Mobile: 081585427167
    Pin BB 285200BC
    Email: legal@saranaizin.com

    JASA PERNGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    - URUS API-P (ANGKA PENGENAL IMPORTIR PRODUSEN)
    - URUS API-U (ANGKA PENGENAL IMPORTIR UMUM)
    - URUS API PERUBAHAN
    - URUS APIP (Produsen) PMA BKPM
    - URUS APIU (Umum) PMA BKPM
    - URUS NIK EXPORT IMPORT
    - URUS NPIK
    - URUS IT ELEKTRONIKA
    - IT PAKAIAN JADI
    - IT ALAS KAKI
    - IT MAKANAN DAN MINUMAN
    IT OBAT TRADISINAL DAN HERBAL
    - URUS IP PLASTIK, IP BESI/BAJA, IP TEKSTIL
    - URUS PI BARANG MODAL BUKAN BARU
    - URUS ETPIK
    - URUS SKPLBI BARANG / LABEL PRODUK IMPORTIR
    - URUS POSTEL

    JASA PENGURUSAN LEGAL SERVICES
    - URUS PENDIRIAN PT – PERSEROAN TERBATAS
    - URUS PENDIRIAN PMA
    - URUS IZIN PRINSIP
    - URUS PENDIRIAN CV
    - URUS PENDIRIAN UD
    - URUS IZIN PRINSIP PERLUASAN
    - URUS SIUP
    - URUS TDP
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Jawa Tengah Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Jawa Tengah Document Transcript

  • KATA PENGANTAR Evaluasi Pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No.25 Tahun 2004 tentang SPPN (Sistem Perencanaan PembangunanNasional) merupakan salah satu dari empat tahapan perencanananpembangunan nasional, yang meliputi: 1) Penyusunan Rencana, 2) PenetapanRencana, 3) Pengendalian Pelaksanaan Rencana, dan 4) Evaluasi PelaksanaanRencana. Sebagai suatu tahapan dalam perencanaan pembangunan nasional,evaluasi harus dilakukan secara sistematis dan comprehensive sehingga dapatmengidentifikasi sampai sejauhmana tingkat pencapaian sasaran, tujuan dankinerja pembangunan nasional terhadap target-target yang telah ditetapkan. Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah (EKPD) Tahun 2011di Jawa Tengah akan mengacu pada RPJMN Tahun 2010-2014, dengan fokusutama untuk mengetahui: 1) Tingkat pencapaian target kinerja RPJMN padaTahun 2010 dan 2011 di Jawa Tengah, 2) Relevansi isu strategis, sasaran, arahkebijakan, dan strategi pengembangan dalam RPJMN Tahun 2010-2014 dengankondisi Jawa Tengah, dan 3) Evaluasi Tematik di Jawa Tengah. KegiatanEvaluasi akan dilaksanakan bekerjasama dengan berbagai instansi terkait danstakeholders pembangunan lainnya. Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Bappenasyang untuk kelima kalinya memberikan kepercayaan kepada UniversitasDiponegoro sebagai Tim Independen dalam melaksanakan kegiatan evaluasipembangunan di Jawa Tengah. Secara khusus, ucapan terima kasih juga kamisampaikan kepada Bappeda Provinsi Jawa Tengah yang telah bersedia menjadibagian yang terpisahkan dari Tim Independen baik dalam menyediakan datamaupun pelaksanaan diskusi terutama guna menentukan evaluasi tematik yangmenjadi salah satu agenda dalam pelaksanaan evaluasi ini. Kritik dan saran kamiharapkan untuk perbaikan penulisan laporan berikutnya. Semoga hasil evaluasiyang kami lakukan bermanfaat dalam menentukan arah pembangunan JawaTengah sesuai dengan amanah yang diberikan oleh masyarakat. Semarang, Juni 2011 Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Sudharto P.Hadi, MES.,Ph.D ii
  • DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL iKATA PENGANTAR iiDAFTAR ISI iiiDAFTAR TABEL ivBAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang…………………………………….………... 1 B. Tujuan, Sasaran dan Keluaran Evaluasi……….………... 6 C. Anggota Tim EKPD Provinsi…………………….………… 7BAB II RENCANA KERJA TIM EKPD PROVINSI A. Evaluasi Terhadap Capaian Prioritas Nasional 2010 dan 2011………………………………………………………... 8 B. Evaluasi Relevansi Isu Strategis, Sasaran, Arah Kebijakan, dan Strategi Pengembangan Dalam RPJMN 2010-2014…………………………………………………… 13 C. Evaluasi Tematik Isu “Bali Ndeso Mbangun Deso”………………….…………… 18BAB III PENUTUP iii
  • DAFTAR TABELTabel A Rencana Evaluasi Capaian Prioritas RPJMN 2010- 2014………………………………………………………....... 11Tabel B Rencana Identifikasi Relevansi RPJMN dengan RKPD………………………………………………………..... 16 iv
  • 1|Page BAB I PENDAHULUANA. LATAR BELAKANG Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem PerencanaanPembangunan Nasional telah mengamanatkan 5 (lima) tujuan pelaksanaansistem perencanaan pembangunan nasional, yaitu: (1) untuk mendukungkoordinasi antar pelaku pembangunan; (2) menjamin terciptanya integrasi,sinkronisasi, dan sinergi antar daerah, antar ruang, antar waktu, dan antar fungsipemerintah, serta antara pusat dan daerah; (3) menjamin keterkaitan dankonsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan;(4) mengoptimalkan partisipasi masyarakat; dan (5) menjamin tercapainyapengunaan sumberdaya efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Dengan demikian, untuk mendukung tujuan pelaksanaan sistemperencanaan pembangunan nasional maka perlu adanya evaluasi. Evaluasi EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011tersebut diperkuat dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan RencanaPembangunan, yang di dalamnya mencakup evaluasi ex-ante, on-going, dan ex-post. Terdapat beberapa regulasi lain yang menekankan pentingnya evaluasipembangunan daerah, seperti Keputusan Bersama Menteri Dalam NegeriNomor: 28 Tahun 2010, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ KepalaBadan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor: 0199/M PPN/04/2010 danMenteri Keuangan Nomor : PMK 95/PMK 07/2010 tentang PenyelarasanRencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan RencanaPembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014; dan PeraturanMenteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2010 tentang petunjuk pelaksanaanTahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi PelaksanaanRencana Pembangunan Daerah. Terkait dengan hal tersebut di atas, maka diperlukan evaluasi tahunanterhadap Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang RencanaPembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 sehingga dapat
  • 2|Pagedilihat pencapaian tiap daerah untuk masing-masing indikator yang terdapatdalam prioritas nasional. Pelaksanaan evaluasi kinerja pembangunan daerah akan mengacu padaRPJMN 2010-2014, dengan fokus utama untuk mengetahui: (1) tingkatpencapaian target kinerja RPJMN pada tahun 2010 dan 2011 di tiap daerah; (2)relevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangandalam RPJMN 2010-2014 dengan kondisi daerah; dan (3) evaluasi tematik di tiapdaerah. Secara kuantitatif, evaluasi ini akan memberikan informasi penting yangberguna sebagai alat untuk membantu para pemangku kepentingan danpengambil kebijakan pembangunan dalam memahami, mengelola, memperbaiki,serta mengoptimalkan sumber daya yang ada di masing-masing daerah. Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi di Indonesia padadasarnya memiliki permasalahan-permasalahan yang bersifat lokal,permasalahan pokok yang dihadapi di Jawa Tengah adalah: EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 20111. Masih tingginya angka kriminalitas;2. Masih tingginya angka putus sekolah;3. Masih terbatasnya pelayanan dasar kesehatan;4. Masih tingginya laju pertumbuhan penduduk;5. Belum berkembangnya investasi;6. Masih terbatasnya infrastruktur;7. Kerusakan sumber daya alam dan lingkungan;8. Masih banyaknya penduduk miskin;9. Masih lemahnya struktur ekonomi;10. Masih rendahnya pertumbuhan ekonomi;11. Masih terdapatnya disparitas antar wilayah;12. Masih minimnya pengarusutamaan gender Sebagai salah satu provinsi di Indonesia, Provinsi Jawa Tengah telahmemiliki komitmen yang kuat untuk ikut melaksanakan evaluasi. Evaluasitersebut meliputi 11 prioritas dan 3 prioritas lainnya, yaitu:1. Prioritas Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola;2. Prioritas Pendidikan;3. Prioritas Kesehatan;
  • 3|Page4. Prioritas Penanggulangan Kemiskinan;5. Prioritas Ketahanan Pangan;6. Prioritas Infrastruktur;7. Prioritas Iklim Investasi dan Iklim Usaha;8. Prioritas Energi;9. Prioritas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana;10. Prioritas Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Pasca Konflik11. Prioritas Kebudayaan, Kreativitas, dan Inovasi Teknologi Sedangkan 3 (tiga) prioritas lainnya dari pembangunan nasional adalahsebagai berikut:1. Prioritas Kesejahteraan Rakyat;2. Prioritas Politik, Hukum, dan Keamanan;3. Prioritas PerekonomianKeempat belas prioritas di atas dijabarkan dalam beberapa indikator, yaituindikator utama dan pendukung, diuraikan sebagai berikut: EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 Pertama, prioritas reformasi birokrasi dan tata kelola meliputi 5indikator utama yaitu persentase kasus korupsi yang tertangani dibandingkanyang dilaporkan, persentase kab/kota yang memiliki peraturan daerah pelayanansatu atap, persentase kab/kota yang memiliki pelaporan Wajar TanpaPengecualian (WTP), persentase kab/kota yang telah memiliki e-procurement,persentase kab/kota yang memiliki Perda Transparansi. Kedua, prioritas pendidikan meliputi satu indikator utama yaitu rata-ratalama sekolah yang meliputi tiga indikator pendukung yaitu Angka PartisipasiMurni (SD/MI), Angka Partisipasi Kasar (SD/MI), angka melek aksara 15 tahunke atas. Ketiga, prioritas kesehatan meliputi 3 indikator utama dan 1 indikatorpendukung. Indikator utama meliputi Angka Kematian Bayi, Angka HarapanHidup, persentase penduduk ber-KB, sedangkan satu indikator pendukung yaitulaju pertumbuhan penduduk. Keempat, prioritas penanggulangan kemiskinan, meliputi 2 indikatorutama yaitu persentase penduduk miskin dan tingkat pengangguran terbuka. Kelima, prioritas ketahanan pangan meliputi PDRB sektor pertaniansebagai indikator utama yang didukung oleh Nilai Tukar Petani, produksi padi,dan jumlah penyuluh pertanian sebagai indikator pendukung.
  • 4|Page Keenam, prioritas infrastruktur meliputi 3 indikator utama yaitupersentase panjang jalan nasional, Jumlah Pembangunan RumahSederhana/Provinsi, dan Perda RTRW Provinsi, dan indikator pendukung yaitupersentase kab/kota yang telah mensahkan Perda RTRW. Ketujuh, prioritas iklim investasi dan iklim usaha meliputi 3 indikatorutama dan 2 indikator pendukung. Indikator utama meliputi persentase kreditUMKM, nilai realisasi investasi PMA, dan nilai realisasi investasi PMDN. Indikatorpendukung meliputi jumlah alokasi perbankan dan jumlah tabungan masyarakat. Kedelapan, prioritas energi meliputi rasio elektrifikasi sebagai indikatorutama. Kesembilan, prioritas lingkungan hidup dan pengelolaan bencanameliputi satu indikator utama dan tiga indikator pendukung. Indikator utama yaitupersentase luas lahan rehabilitasi dalam hutan terhadap lahan kritis, sedangkanindikator pendukung meliputi frekuensi terjadi bencana, persentase ruangterbuka hijau di ibukota provinsi, dan persentase pembentukan Badan EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011Penanggulangan Bencana Daerah di kab/kota/provinsi. Kesepuluh, prioritas daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan pascakonflik meliputi tiga indikator, yaitu indeks gini dan jumlah kabupaten tertinggalsebagai indikator utama, dan indikator kemiskinan sebagai indikator pendukung. Kesebelas, prioritas kebudayaan, kreativitas, inovasi, dan teknologimeliputi satu indikator utama dan tiga indikator pendukung. Indikator utama yaitujumlah paten (HAKI), sedangkan indikator pendukung meliputi jumlah dosenpeneliti PTN/PTS, jumlah perpustakaan, dan jumlah hasil riset dari lembaga riset. Tiga prioritas lainnya, pertama, prioritas kesejahteraan rakyat meliputidua indikator utama dan dua indikator pendukung. Indikator utama meliputi IPMdan pendapatan per kapita, sedangkan indikator pendukung meliputipenyandang masalah sosial dan gizi buruk. Kedua, prioritas politik, hukum,dan keamanan meliputi satu indikator utama yaitu indeks kriminalitas dan duaindikator pendukung yaitu persentase penyelesaian kasus kejahatankonvensional dan persentase penyelesaian kasus kejahatan transnasional.Ketiga, prioritas perekonomian meliputi satu indikator utama yaitupertumbuhan ekonomi dan empat indikator pendukung yang meliputi inflasi,perkembangan PAD, pertumbuhan ekspor, dan pertumbuhan impor.
  • 5|Page Siklus pembangunan jangka menengah lima tahun secara nasional tidakselalu sama dengan siklus pembangunan lima tahun di daerah, sehinggapenetapan RPJMN 2010-2014 ini tidak bersamaan waktunya dengan RencanaPembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi; demikian puladengan Provinsi Jawa Tengah, dengan tahun RPJMD nya antara 2008 sampaidengan 2013. Hal ini menyebabkan prioritas-prioritas dalam RPJMD tidak selalumengacu pada prioritas-prioritas RPJMN 2010-2014, sehingga diperlukanevaluasi relevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategipengembangan dalam RPJMN 2010-2014 dengan kondisi daerah. Oleh karena itu, diperlukan suatu mekanisme dan substansi evaluasi yanguntuk tetap menjaga keselarasan derap langkah pembangunan di daerah yangselaras dengan pembangunan di tingkat nasional. Metode yang digunakan dalamevaluasi pelaksanaan RPJMN 2010-2014 adalah evaluasi ex-post untuk melihatefektivitas (hasil dan dampak terhadap sasaran) dengan mengacu pada 11prioritas nasional dan 3 prioritas nasional lainnya yang terdapat dalam RPJMN EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 20112010-2014. Untuk mengukur kinerja yang telah dicapai pemerintah atas pelaksanaankeempat belas prioritas tersebut, diperlukan identifikasi dan analisis indikatorpencapaian, sedangkan metode yang digunakan dalam evaluasi relevansi isustrategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan dalam RPJMN2010-2014 adalah dengan membandingkan keterkaitan isu strategis, sasaran,arah kebijakan dan strategi pengembangan dalam RPJMN 2010-2014 denganrelevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembanganyang ada pada RKPD di Provinsi. Sedangkan untuk evaluasi tematik melaluimetode identifikasi dokumen. Untuk Provinsi Jawa Tengah evaluasi tematikberdasarkan tema “Bali Ndeso Mbangun Deso”. Dalam mengumpulkan data dan informasi yang dipergunakan dalammelakukan evaluasi terhadap capaian prioritas nasional, evaluasi relevansi isustrategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan, serta evaluasitematik, teknik yang digunakan adalah: Pengumpulan Data Primer. Data diperoleh melalui FGD (Focus GroupDiscussion) dengan pemangku kepentingan pembangunan daerah. Tim EvaluasiProvinsi Jawa Tengah menjadi fasilitator rapat atau diskusi dalam menggalimasukan dan tanggapan peserta diskusi.
  • 6|Page Pengumpulan Data Sekunder. Data dan informasi yang telah tersediapada instansi pemerintah, seperti BPS Jawa Tengah, Bappeda, dan SatuanKerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi JawaTengah. Hasil dari EKPD 2011 diharapkan dapat memberikan umpan balik padaperencanaan pembangunan daerah untuk perbaikan kualitas perencanaan didaerah. Selain itu, dengan adanya evaluasi secara menyeluruh maka dapatteridentifikasi sampai sejauh mana tingkat pencapaian sasaran, tujuan, dankinerja pembangunan nasional terhadap target-target yang telah ditetapkan,karena keberhasilan kinerja pembangunan nasional harus didukung oleh kinerjapembangunan daerah. Sehingga pada akhirnya hasil evaluasi dapat digunakansebagai dasar pemerintah dalam mengambil kebijakan pembangunan daerah.B. TUJUAN, SASARAN DAN KELUARAN EVALUASI Tujuan kegiatan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah (EKPD) ini adalah EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011sebagai berikut:1. Untuk melengkapi baseline data 2009 dan mengetahui tingkat pencapaian prioritas nasional 2010 dan 2011 berdasarkan RPJMN 2010-2014 di tiap daerah;2. Untuk mengetahui relevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan dalam RPJMN 2010-2014 dengan kondisi daerah;3. Untuk mengetahui masalah spesifik melalui evaluasi tematik di tiap daerah. Sasaran yang diharapkan dari Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah(EKPD) ini meliputi:1. Tersedianya baseline data 2009 dan hasil evaluasi terhadap capaian prioritas nasional 2010 dan 2011 berdasarkan RPJMN 2010-2014 di tiap daerah;2. Tersedianya informasi dasar untuk merumuskan kebijakan terutama yang berupa langkah penanganan segera, baik oleh pemerintah maupun oleh pemerintah daerah;3. Tersedianya hasil evaluasi yang menunjukkan kesesuaian dan/atau ketidaksesuaian antara isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan dalam RPJMN 2010-2014 dengan kondisi daerah;
  • 7|Page4. Tersedianya informasi dasar untuk melakukan revisi RPJMN oleh pemerintah dan revisi RPJMD oleh pemerintah daerah;5. Tersedianya hasil evaluasi terhadap masalah spesifik melalui evaluasi tematik di tiap daerah6. Tersedianya informasi dasar bagi pemerintah maupun pemerintah daerah dalam merumuskan langkah kebijakan mengatasi masalah spesifik melalui evaluasi tematik di tiap daerah. Keluaran yang diharapkan dari pelaksanaan EKPD 2011 meliputi hal-halberikut:1. Dokumen data dasar evaluasi dan dokumen hasil evaluasi terhadap capaian prioritas nasional 2010 dan 2011 berdasarkan RPJMN 2010-2014 di tiap daerah;2. Dokumen hasi evaluasi relevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan dalam RPJMN 2010-2014 dengan kondisi EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 daerah;3. Dokumen hasil evaluasi terhadap masalah spesifik melalui evaluasi tematik di tiap daerah.C. ANGGOTA TIM EVALUASI PROVINSI JAWA TENGAH Tim EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 adalah Tim UniversitasDiponegoro yang terdiri atas anggota sebagai berikut:1. Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph.D2. Prof. Dr. Ir. Ambariyanto, MS.c3. Dr. Hardi Warsono, MTP4. Drs. Edi Yusuf A., M.Sc5. Dra. Retno Sunu Astuti, M.Si6. Drs. R. Slamet Santoso, M.Si7. Dra. Susi Sulandari, M.Si8. Rihandoyo, S.Sos, M.Si
  • 8|Page BAB II RENCANA KERJA TIM EKPD PROVINSI Pada bagian ini sampaikan tentang tahapan kerja lanjutan yang akandilakukan oleh Tim EKPD Provinsi Jawa Tengah, yaitu sebagai berikut:A. EVALUASI TERHADAP CAPAIAN PRIORITAS NASIONAL 2010 DAN 2011 Evaluasi kinerja terhadap capaian pembangunan nasional di daerahberdasarkan sasaran utama pembangunan daerah dengan komponen 11prioritas nasional dan 3 prioritas nasional lainnya (sebagaimana yang telahdisampaikan pasa bagian terdahulu). Selengkapnya, langkah-langkah yangdilakukan dalam evaluasi ini adalah sebagai berikut: EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 20111. Mengidentifikasi indikator evaluasi (Juni 2011) Tim Evaluasi Provinsi melakukan identifikasi menyeluruh atas semua indikator evaluasi yang sudah ditetapkan dari BAPPENAS melalui diskusi terbatas dengan para nara sumber. Tujuan identifikasi terhadap indikator evaluasi tersebut adalah untuk mempelajari dan memahami masing- masing indikator evaluasi dalam rangka melakukan pemetaan sumber data, baik primer maupun sekunder. Pemetaan sumber data penting dilakukan untuk memenuhi prinsip validitas dan reliabilitas data yang menjadi dasar evaluasi.2. Mengumpulkan data sekunder (Juni – September 2011) Tim Evaluasi Provinsi mengumpulkan data sekunder tiap-tiap indikator sesuai dengan data tahun yang diminta dari berbagai sumber yaitu Bappeda Provinsi, SKPD terkait, BPS Provinsi, dan instansi lain yang dianggap relevan dalam memberikan kontribusi data yang dibutuhkan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menghasilkan data capaian masing- masing indikator, mulai tahun 2009, 2010, dan 2011.
  • 9|Page3. Penyusunan Laporan Awal (Juni 2011) Tim Evaluasi Provinsi menyusun laporan awal untuk merencanakan agenda kerja selama pelaksanaan evaluasi capaian prioritas nasional, mengetahui perkembangan serta melaporkan kegiatan yang sudah dilakukan.4. Mengidentifikasi kelengkapan data sesuai dengan indikator (Juli 2011) Tim Evaluasi Provinsi mengidentifikasi kelengkapan data setiap indikator pada masing-masing tahun untuk mengetahui data indikator yang belum lengkap. Identifikasi kelengkapan data ini penting, sebagai dasar untuk menentukan sumber data lain yang dianggap valid untuk memberikan informasi maupun data yang dibutuhkan.5. Melengkapi data per indikator serta target dan capaian (Juli – November 2011) Tim Evaluasi Provinsi melengkapi data setiap indikator yang belum lengkap dari berbagai sumber lain yang relevan, serta mengidentifikasi EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 capaian dan target tahun 2010 dan 2011.6. Pengolahan data sementara (Agustus – September 2011) Tim Evaluasi Provinsi melakukan pengolahan data pada setiap indikator untuk mengetahui capaian masing-masing indikator sehingga diperoleh informasi mengenai perkembangan per indikator setiap tahun serta target dan capaian tahun 2010 dan 2011.7. Menganalisis data kuantitatif Tim Evaluasi Provinsi melakukan analisis kuantitatif yang menjelaskan secara detail faktor-faktor penyebab tercapai atau tidaknya target dari masing-masing indikator serta faktor penyebab kemungkinan tercapai atau tidak tercapainya target 2011 di akhir tahun 2011 berdasarkan data pertengahan tahun yang telah diidentifikasi.8. FGD dalam rangka verifikasi data (September 2011) Tim Evaluasi Provinsi mendiskusikan hasil data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber melalui Focus Group Discussion untuk mengetahui kebenaran data yang telah dikompilasi. Kegiatan ini dianggap penting untuk memastikan keabsahan data yang telah dikumpulkan yang selanjutnya akan menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi hasil evaluasi tiga agenda yang telah disepakati.
  • 10 | P a g e9. Penyusunan draft laporan akhir (September – Oktober 2011) Tim Evaluasi Provinsi menyusun laporan hasil evaluasi yang telah dilakukan meliputi capaian tahun 2009, 2010, dan 2011 di Provinsi Jawa Tengah.10. Seminar nasional draft laporan akhir (November 2011) Tim Evaluasi Provinsi melaporkan hasil akhir evaluasi yang telah dilakukan untuk kemudian diverifikasi oleh BAPPENAS untuk disempurnakan melalui seminar akhir.11. Revisi laporan akhir (November 2011) Tim Evaluasi Provinsi menyempurnakan laporan akhir yang sudah diverifikasi oleh BAPPENAS untuk kemudian direvisi dan dilengkapi sesuai dengan yang ditetapkan oleh BAPPENAS.12. Penulisan laporan akhir (Desember 2011) Tim Evaluasi Provinsi menyusun laporan akhir hasil evaluasi yang telah disempurnakan sesuai dengan ketetapan BAPPENAS. EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 201113. Penyerahan laporan (Desember 2011) Tim Evaluasi Provinsi menyerahkan laporan akhir berupa hard copy dan ringkasan eksekutif hard copy sejumlah yang diminta oleh BAPPENAS.
  • 11 | P a g e TABEL A Rencana Evaluasi Capaian Prioritas RPJMN 2010-2014 EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 Rencana Waktu Pelaksanaan No Kegiatan Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember 1. Mengidentifikasi indikator evaluasi 2. Mengumpulkan data sekunder 3. Penyusunan Laporan Awal 4. Mengidentifikasi kelengkapan data sesuai dengan indikator 5. Melengkapi data per indikator serta target dan capaian 6. Pengolahan data sementara 7. Menganalisis data kuantitatif 8. FGD dalam rangka verifikasi data 9. Penyusunan draft laporan akhir 10. Seminar
  • 12 | P a g e Rencana Waktu Pelaksanaan No Kegiatan Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember nasional draft EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 laporan akhir 11. Revisi laporan akhir 12. Penulisan laporan akhir 13. Penyerahan laporan
  • 13 | P a g eB. EVALUASI RELEVANSI ISU STRATEGIS, SASARAN, ARAH KEBIJAKAN, DAN STRATEGI PENGEMBANGAN DALAM RPJMN 2010- 2014 Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri Nomor: 28 Tahun 2010,Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan PerencanaanPembangunan Nasional Nomor: 0199/M PPN/04/2010 dan Menteri KeuanganNomor : PMK 95/PMK 07/2010 tentang Penyelarasan Rencana PembangunanJangka Menengah Daerah (RPJMD) Dengan Rencana Pembangunan JangkaMenengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 mengamanatkan bahwa di dalampenyusunan RPJMD dan RKPD harus terlebih dahulu dikoordinasikan dandikonsultasikan kepada Menteri Dalam Negeri, Menteri PerencanaanPembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasionaldan Menteri Keuangan. Hal tersebut diharapkan dapat menyelaraskan RPJMD dan RKPD denganRPJMN. Keselarasan antara RPJMD dan RKPD dengan RPJMN diwujudkan EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011dalam strategi dan arah kebijakan pembangunan jangka menengah daerah,kebijakan umum dan program pembangunan jangka menengah daerah,pencapaian sasaran program pembangunan jangka menengah daerah.Penyelarasan dilakukan melalui musyawarah jangka menengah daerah untukpenyusunan RPJMD dan untuk penyusunan RKPD dilakukan musyawarah setiaptahun melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). Penyelarasan antara RPJMN dengan RPJMD dilakukan denganmenyesuaikan kondisi, potensi, dan karakteristik daerah yang disesuaikandengan pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah, pemerintahandaerah provinsi, dan pemerintahan daerah kabupaten/kota yang ditetapkanberdasarkan peraturan perundang-undangan. Untuk mewujudkan keselarasanRPJMD dan RKPD dengan RPJMN, maka rancangan RPJMD Provinsi danRKPD sebelum ditetapkan sesuai dengan peraturan perundang-undangandikonsultasikan dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Dalam Negerimelaksanakan konsultasi dengan Menteri Perencanaan PembangunanNasional/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan. Menteri Dalam Negerimenyampaikan hasil konsultasi kepada gubernur kemudian gubernurmenyampaikan hasil konsultasi kepada bupati/walikota.
  • 14 | P a g e Proses konsultasi dan musyawarah diharapkan dapat mewujudkankeselarasan antara RPJMD dan RKPD dengan RPJMN di dalam mencapaisasaran prioritas pembangunan nasional. Dalam menindaklanjuti Peraturan Dalam Negeri Nomor 28 Tahun 2010 danuntuk mengetahui keselarasan antara RPJMN, RPJMD, dan RKPD maka TimEvaluasi melakukan persandingan antara isu strategis, sasaran, arah kebijakan,dan strategi perkembangan RPJMN 2010-2014 dengan RKPD 2010 dan 2011 diprovinsi. Adapun tahap dari rencana kerja tersebut yaitu :1. Mengumpulkan data sekunder dokumen perencanaan (RKPD sesuai dengan Permendagri No. 28 Tahun 2010) (Juni – September 2011) Tim Evaluasi Provinsi mengumpulkan data sekunder dokumen perencanaan yaitu RKPD sesuai dengan amanat Permendagri No. 28 Tahun 2010.2. Mengidentifikasi kelengkapan dokumen perencanaan (RKPD) (Juli 2011) Tim Evaluasi Provinsi mengidentifikasi kelengkapan dokumen perencanaan EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 RKPD.3. Mengidentifikasi isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan daerah dalam dokumen perencanaan terkait (RKPD) (Juli – November 2011) Tim Evaluasi Provinsi mengidentifikasi dan mengetahui isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan dalam RKPD Tahun 2010 dan 2011 Provinsi Jawa Tengah4. Menganalisis dengan membandingkan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan yang termuat dalam dokumen RPJMN dan RKPD (Agustus 2011) Tim Evaluasi Provinsi menyandingkan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan yang termuat dalam dokumen RPJMN dan RKPD sehingga diperoleh relevansi antara isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan nasional dengan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan daerah.5. Menentukan relevansi antara RPJMN dengan RKPD terkait dengan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan (analisis kualitatif) (Agustus – September 2011)
  • 15 | P a g e Tim Evaluasi Provinsi menganalisis relevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan RPJMN dan RKPD untuk mengetahui relevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan dalam RPJMN 2010-2014 dengan kondisi daerah.6. Memberikan penjelasan terhadap relevansi yang telah ditetapkan (Oktober 2011) Tim Evaluasi Provinsi memberikan penjelasan terhadap hasil relevansi yang telah diperoleh untuk mengetahui tingkat relevansi antara isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan nasional dengan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan daerah.7. Memberikan rekomendasi dalam rangka penyempurnaan keselarasan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan antara RPJMN dan RKPD (Oktober 2011) Berdasarkan hasil analisis relevansi yang telah diperoleh Tim Evaluasi EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 Provinsi memberikan rekomendasi kepada instansi terkait dalam rangka menyelaraskan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan antara nasional dan daerah.
  • 16 | P a g e TABEL B Rencana Identifikasi Relevansi RPJMN dengan RKPD EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 Waktu PelaksanaanNo Rencana Kegiatan Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember1. Mengumpulkan data sekunder dokumen perencanaan (RKPD sesuai dengan Permendagri No. 28 Tahun 2010)2. Mengidentifikasi kelengkapan dokumen perencanaan (RKPD)3. Mengidentifikasi isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan daerah dalam dokumen perencanaan terkait (RKPD)4. Menganalisis dengan membandingkan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan yang termuat dalam dokumen RPJMN dan RKPD5. Menentukan relevansi antara RPJMN dengan RKPD terkait dengan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi
  • 17 | P a g e Waktu PelaksanaanNo Rencana Kegiatan Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember pengembangan (analisis EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011 kualitatif)6. Memberikan penjelasan terhadap relevansi yang telah ditetapkan7. Memberikan rekomendasi dalam rangka penyempurnaan keselarasan isu strategis, sasaran, arah kebijakan, dan strategi pengembangan antara RPJMN dan RKPD
  • 18 | P a g eC. EVALUASI TEMATIK ISU “BALI NDESO MBANGUN DESO” Komponen ketiga pelaksanaan EKPD 2011 didasarkan pada hasilpengkajian atau penelaahan atas berbagai dokumen evaluasi yang telahdilakukan oleh berbagai pihak, terutama oleh Perguruan Tinggi – yang nantinyaditetapkan sebagai isu strategis provinsi – yang perlu ditindaklanjuti denganpenetapan rekomendasi kebijakan oleh Pemerintah. Struktur pelaksanaan evaluasi tematik yang akan dilaksanakan oleh TimEKPD adalah:1. Identifikasi dokumen hasil evaluasi yang telah dilaksanakan2. Penyusunan laporan hasil identifikasi dokumen3. Rekomendasi kebijakan sesuai dengan isi dokumen hasil evaluasi yang telah dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi sebelumnya. EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2011
  • 19 | P a g e BAB III PENUTUP Pengumpulan data secara terus menerus melalui berbagai sumber telahdilakukan sebelum dan setelah Penyusunan Laporan Awal. Rencana selanjutnyaTim Evaluasi Provinsi menyusun rencana kerja meliputi tiga rencana kegiatanevaluasi yang terbagi menjadi kegiatan evaluasi indikator capaian 2009, 2010,dan 2011 di daerah, identifikasi relevansi RPJMN dengan RKPD, serta evaluasitematik. Adapun tahap yang sudah dilakukan oleh Tim Evaluasi Provinsiberdasarkan rencana kerja yang telah disusun meliputi:1. Mengidentifikasi indikator evaluasi capaian 2009, 2010, dan 20112. Mengumpulkan data sekunder yang diperlukan, seperti: dokumen publikasi dari BPS (Daerah Dalam Angka, PDRB,dan lain-lain); sedang berjalan dilakukan kontak dengan instansi vertikal maupun SKPD Teknis di Provinsi Jawa Tengah pengampu data yang diperlukan. EKPD Provinsi Jawa Tengah Tahun 20113. Penyusunan laporan awal, untuk kelengkapan administrasi kegiatan. Sedangkan untuk rencana kegiatan evaluasi yang kedua yaitu rencanaidentifikasi relevanasi RPJMN dengan RKPD, tahap yang sudah dilakukan yaitumengumpulkan data sekunder dokumen perencanaan yaitu RKPD 2010 dan2011 Provinsi Jawa Tengah dan rencana kegiatan evaluasi yang ketiga adalahrencana identifikasi dokumen hasil evaluasi yang telah dilaksanakan. Berdasarkan tahapan rencana kegiatan yang telah dilakukan Tim EvaluasiProvinsi ditemukan beberapa hambatan yaitu minimnya data yang diperolehdikarenakan ketidaklengkapan informasi dari data sekunder yang diperoleh.Dengan adanya hambatan tersebut Tim Evaluasi Provinsi mengajukanpermohonan kepada instansi terkait di dalam penyusunan data sekunder untukmelengkapi data secara komprehensif sehingga informasi dan data yangdiperoleh Tim Evaluasi Provinsi dapat dipergunakan untuk melakukan evaluasisesuai dengan standar yang telah dilakukan. Kekeliruan data akan dapatberpengaruh terhadap penarikan kesimpulan dan rekomendasi penelitian.