Permasalahan dan Tantangan Utama
    Pembangunan Provinsi NTB (1)
      (RENSTRA NTB, 2003-2008)
1. Birokrasi dan Demokras...
Permasalahan dan Tantangan Utama
      Pembangunan Provinsi NTB (2)
        (RENSTRA NTB, 2003-2008)
2. Masalah Sumberdaya...
Permasalahan dan Tantangan Utama
   Pembangunan Provinsi NTB (3)
     (RENSTRA NTB, 2003-2008)
4. Masalah Sumberdaya Alam
...
TINGKAT PELAYANAN PUBLIK DAN DEMOKRASI

25                                                                     50

20     ...
ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS
TINGKAT PELAYANAN PUBLIK DAN DEMOKRASI
• Terdapat kecenderungan semakin membaiknya
  ko...
TINGKAT KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA

82                                                             3

80                 ...
ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS
  PEMBANGUNAN KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA
• Secara konsisten pemerintah daerah Provinsi...
TINGKAT PEMBANGUNAN EKONOMI

44                                                          4
43                             ...
ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS
        TINGKAT PEMBANGUNAN EKONOMI (1)
• Share perekonomian NTB ke dalam perekonomian
...
ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS
        TINGKAT PEMBANGUNAN EKONOMI (2)
• Kapasitas perekonomian NTB sebenarnya
  dapat...
KUALITAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM
   18                                                            8
   16            ...
ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS
   KUALITAS PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM (1)
• Kecenderungan pencapian kualitas pengelol...
ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS
  KUALITAS PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM (2)
• Selain melakukan Moratorium penebangan
  h...
TINGKAT KESEJAHTERAAN SOSIAL

  95                                                        1.5
  94                        ...
ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS
       TINGKAT KESEJAHTERAAN SOSIAL

• Secara nasional ukuran tingkat
  kesejahteraan m...
ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS
       TINGKAT KESEJAHTERAAN SOSIAL

• Namun          demikian,       indikator
  kesej...
INDIKATOR SPESIFIK DAN MENONJOL
PERSENTASE DROP OUT SEKOLAH MENURUT JENJANG
            PROVINSI NTB, 2004-2007
      7.76
  8
  7
  6                    ...
NILAI RATA-RATA UAN PER JENJANG PENDIDIKAN
           PROVINSI NTB, 2004-2007


                              6.96        ...
PERSENTASE PERTUMBUHAN EKONOMI
         PROVINSI NTB, 2004-2008
                                      6.69
7
     6.07
6
5...
PERSENTASE PENDUDUK MISKIN
                       PROVINSI NTB, 2005-2009

                       Persentase Penduduk Misk...
PERSENTASE TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA
          PROVINSI NTB, 2004-2009

 12
                 10.87
 10                 ...
TOTAL FERTILITY RATE (TFR) INDONESIA
                      MENURUT PROVINSI, 2007




                                    ...
Trend Angka Fertilitas Total (TFR),
       Propinsi NTB, 1991 s/d 2007
      3.82
4                 3.64

                ...
DEBIT AIR SUMBER MATA AIR UTAMA PULAU LOMBOK
   PROVINSI NTB, 1996, 2000 DAN 2002 (M3/DETIK)


   30   27.3

   25

   20 ...
KESIMPULAN (1)
• Tingkat pelayanan publik Provinsi NTB memiliki
  kecenderungan lebih baik dibanding dengan
  rata-rata se...
KESIMPULAN (2)
• Tingkat pembangunan ekonomi Provinsi NTB
  memiliki kecenderungan yang sama dengan
  rata-rata    nasiona...
KESIMPULAN (3)
•Pencapaian dalam kualitas pengelolaan
 sumberdaya alam ternyata memiliki pola
 yang sama dengan pola penca...
KESIMPULAN (4)
•Pencapaian kualitas kejehateraan sosial
 Provinsi NTB memiliki pola yang sama
 dengan     kualitas  SDM,  ...
KESIMPULAN (5)
•Berdasarkan pola pencapaian kelima
 indikator tersebut dapat ditarik suatu
 kesimpulan adanya relevansi da...
QUESIONER (DIISI TIM EKPD PROV)

              Item             Sangat   Tinggi   Sedang   Rendah   Sangat
               ...
Terima Kasih
HASIL EVALUASI KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2009 PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

HASIL EVALUASI KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2009 PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

1,677
-1

Published on

PELAKSANA UNIVERSITAS MATARAM di Hotel Santika Premiere, 18-20 Desember 2009

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,677
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
57
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

HASIL EVALUASI KINERJA PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2009 PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

  1. 1. Permasalahan dan Tantangan Utama Pembangunan Provinsi NTB (1) (RENSTRA NTB, 2003-2008) 1. Birokrasi dan Demokrasi a. Penyelenggaraan pemerintahan kurang berorientasi pelayanan publik; b. Lemahnya komunikasi dan koordinasi internal pemerintah provinsi maupun antar pemerintah provinsi dan kabupaten/kota; c. Lemahnya penegakkan hukum 2
  2. 2. Permasalahan dan Tantangan Utama Pembangunan Provinsi NTB (2) (RENSTRA NTB, 2003-2008) 2. Masalah Sumberdaya Manusia a.Rendahnya rata-rata tingkat pendidikan penduduk; b.Rendahnya derajat kesehatan masyarakat; 3. Masalah Pembangunan Ekonomi Rendahnya pendapatan per kapita dan akses ke sumber modal; 3
  3. 3. Permasalahan dan Tantangan Utama Pembangunan Provinsi NTB (3) (RENSTRA NTB, 2003-2008) 4. Masalah Sumberdaya Alam Belum optimalnya pemanfaatan dan pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup 5. Masalah Kesejahteraan Sosial Lemahnya komunikasi dan interaksi sosial 4
  4. 4. TINGKAT PELAYANAN PUBLIK DAN DEMOKRASI 25 50 20 40 30 15 20 10 10 5 0 0 -10 2004 2005 2006 2007 Tingkat Pelayanan Publik dan Demokrasi Tingkat Pelayanan Publik dan Demokrasi Nasional Trend Pelayanan Publik dan Demokrasi Tren Pelayanan Publik dan Demokrasi Nasional Indikator I
  5. 5. ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS TINGKAT PELAYANAN PUBLIK DAN DEMOKRASI • Terdapat kecenderungan semakin membaiknya kondisi pelayanan publik dan demokrasi di Provinsi NTB baik secara kuantitatif maupun kualitatif; • Peningkatan pelayanan publik ditunjukkan dengan telah semakin banyaknya kabupaten/kota di Provinsi NTB memiliki kantor pelayanan satu atap yang dilandasi oleh Perda (bahkan terdapat beberapa kabupaten dalam bentuk Badan atau Dinas Layanan dan Perijinan Terpadu); dan • Partisipasi publik dalam pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah masih terklasifikasi tinggi bila dibandingkan dengan rata-rata nasional (di atas 75 persen).
  6. 6. TINGKAT KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA 82 3 80 2.5 78 2 76 1.5 74 1 72 70 0.5 68 0 2004 2005 2006 2007 Tingkat Kualitas SDM NTB Tingkat Kualitas SDM Nasional Trend Kualitas SDM NTB Tren Kualitas SDM Nasional Indikator II
  7. 7. ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS PEMBANGUNAN KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA • Secara konsisten pemerintah daerah Provinsi NTB beserta seluruh stakeholder pembangunan menempatkan pembangunan SDM pada posisi utama selama beberapa dekade melalui Program GEMA PRIMA, GERBANG EMAS dan NTB BERSAING saat ini; • Walaupun indikator pembangunan SDM, khususnya IPM masih rendah secara nasional, namun trend perubahan kearah yang lebih baik selalu menunjukkan peningkatan yang tajam (short fall) nya selalu membaik; dan • Kedepan, dengan terobosan Program G-3-A (Gerakan AKINO = Angka Kematian Ibu Melahirkan Nol, ADONO = Angka Drop Out Sekolah Nol dan AKSANO = Angka Buta Akasara Nol), maka percepatan pencapaian pembangunan di bidang SDM sangat optimis dapat dicapai.
  8. 8. TINGKAT PEMBANGUNAN EKONOMI 44 4 43 3.5 42 3 41 40 2.5 39 2 38 1.5 37 1 36 35 0.5 34 0 2004 2005 2006 2007 2008 Tingkat Pembangunan Ekonomi NTB Tingkat Pembangunan Nasional Trend Pembangunan Ekonomi NTB Tren Pembangunan Ekonomi Nasional Indikator III
  9. 9. ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS TINGKAT PEMBANGUNAN EKONOMI (1) • Share perekonomian NTB ke dalam perekonomian nasional selama lima tahun terakhir meningkat dari 0,90 % pada Tahun 2003 menjadi 0,95 pada Tahun 2007; • Sebelum terjadi kontraksi perekonomian secara nasional Tahun 2006, performa perekonomian NTB lebih baik dibanding rata-rata nasional. Setelah Tahun 2006 performa tersebut belum recovery secara penuh, posisi NTB memiliki kecenderungan di bawah nasional; • Kecenderungan tersebut menunjukkan ada perbedaan capaian indikator ekonomi di NTB dengan indikator rata-rata nasional. Indikator yang paling menonjol mengalami degradasi di NTB adalah infrastruktur penunjang perekonomian (jalan dan kekurangan pasokan listrik sejak puluhan tahun yang lalu);
  10. 10. ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS TINGKAT PEMBANGUNAN EKONOMI (2) • Kapasitas perekonomian NTB sebenarnya dapat lebih dioptimalkan bila sarana dan prasarana pendukung perekonomian (seperti listrik, air bersih dan infrastruktur transportasi) dapat tersedia dengan baik dan mencukupi; dan • Melalui Program NTB Bersaing (NTB Beriman dan Berdaya Saing) dengan pendekatan PIN (Percepatan, Inovasi dan Nilai Tambah) yang dicanangkan Pemprov NTB, dengan unggulan rumpun hijau ekonomi dan komoditi unggulan sapi, jagung dan rumput laut akan memberikan peluang perkembangan perekonomian NTB menjadi lebih baik.
  11. 11. KUALITAS PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM 18 8 16 6 14 4 12 10 2 8 0 6 -2 4 2 -4 0 -6 2004 2005 2006 2007 Kualitas Pengelolaan SDA NTB Kualitas Pengelolaan SDA Nasional Trend Kualitas Pengelolaan SDA NTB Tren Kualitas Pengelolaan SDA Nasional Indikator IV
  12. 12. ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS KUALITAS PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM (1) • Kecenderungan pencapian kualitas pengelolaan SDA di Provinsi NTB ternyata memiliki pola yang sama dengan rata-rata nasional; • Kondisi terumbu karang yang baik masih dalam proporsi rendah pada Tahun 2006 hasil survey menunjukkan rata-rata kondisi terumbu yang baik sekitar 16 sampai 20 %; • Dalam rangka melindungi kondisi hutan agar tidak terjadi degradasi, Pemprov NTB sejak Tahun 2003 melakukan program Moratorium penebangan hutan (melarang penebangan hutan oleh pemegang HPH) diseluruh wilayah NTB;
  13. 13. ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS KUALITAS PENGELOLAAN SUMBERDAYA ALAM (2) • Selain melakukan Moratorium penebangan hutan, melalui Program Gerbang Emas melakukan upaya penghijauan sebanyak 25 juta pohon, namun dengan tingkat keberhasilan yang belum optimal (sekitar 60 % di Pulau Lombok dan 30-40 % di Pulau Sumbawa); dan • Saat ini untuk menunjang pemenuhan kebutuhan hasil hutan (kayu dan non-kayu) sedang dikembangkan program hutan tanaman industri dan hutan tanaman energi.
  14. 14. TINGKAT KESEJAHTERAAN SOSIAL 95 1.5 94 1 93 0.5 92 0 91 -0.5 90 -1 89 -1.5 2004 2005 2006 2007 2008 Tingkat Kesejahteraan rakyat NTB Tingkat Kesra Nasional Trend Kesejahteraan Rakyat NTB Tren Kesra Nasional Indikator V
  15. 15. ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS TINGKAT KESEJAHTERAAN SOSIAL • Secara nasional ukuran tingkat kesejahteraan masyarakat NTB masih jauh dari pencapaian nasional; • Rendahnya ukuran tingkat kesejahteraan tersebut sangat ditentukan oleh masih tingginya angka kemiskinan yang sampai Tahun 2007 masih mencapai angka 24,99 %; dan
  16. 16. ANALISIS RELEVANSI DAN EFEKTIFITAS TINGKAT KESEJAHTERAAN SOSIAL • Namun demikian, indikator kesejahteraan masyarakat NTB memiliki kecenderungan peningkatan yang jauh lebih tinggi dan konsisten dibanding kecenderungan nasional. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh data kemiskinan tahun 2009 sudah turun menjadi 22.78 % dan TPT menjadi 5.16 %.
  17. 17. INDIKATOR SPESIFIK DAN MENONJOL
  18. 18. PERSENTASE DROP OUT SEKOLAH MENURUT JENJANG PROVINSI NTB, 2004-2007 7.76 8 7 6 5.13 5.25 4.95 4.88 4.41 5 3.79 4 2.87 3 2.33 2 0.9 0.74 0.77 1 0 SD SLTP SLTA 2004 2005 2006 2007
  19. 19. NILAI RATA-RATA UAN PER JENJANG PENDIDIKAN PROVINSI NTB, 2004-2007 6.96 6.56 7 6.66 6.73 5.85 6.33 6.16 6 4.75 5.63 5 4.74 4 3 2 1 0 SMP/MTs SMA/SMK/MA 2004 2005 2006 2007 2008
  20. 20. PERSENTASE PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI NTB, 2004-2008 6.69 7 6.07 6 5 4.39 4 2.76 3 1.71 2 1 0 2004 2005 2006 2007 2008 Tingkat Pertumbuhan Ekonomi
  21. 21. PERSENTASE PENDUDUK MISKIN PROVINSI NTB, 2005-2009 Persentase Penduduk Miskin di NTB 25.92 2 7 . 17 24.99 23.81 22.78 2 8 .0 0 2 6 .0 0 Persen 2 4 .0 0 2 2 .0 0 2 0 .0 0 2005 2006 2007 2008 2009 Tahun
  22. 22. PERSENTASE TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA PROVINSI NTB, 2004-2009 12 10.87 10 8.9 7.48 8 6.48 6 5.2 5.16 4 2 0 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Tingkat Pengangguran Terbuka
  23. 23. TOTAL FERTILITY RATE (TFR) INDONESIA MENURUT PROVINSI, 2007 2002: 2,4 TFR PROVINSI… NASIONAL 2.6 24 Sumber: SDKI 2007
  24. 24. Trend Angka Fertilitas Total (TFR), Propinsi NTB, 1991 s/d 2007 3.82 4 3.64 2.95 2.8 3 2.4 2 1 0 SDKI 1991 SDKI 1994 SDKI 1997 SDKI 2002 SDKI 2007
  25. 25. DEBIT AIR SUMBER MATA AIR UTAMA PULAU LOMBOK PROVINSI NTB, 1996, 2000 DAN 2002 (M3/DETIK) 30 27.3 25 20 16.08 15 12.57 11.16 10.12 9.1 8.94 8.98 10 5.68 5 0 NARMADA SESAOT BABAK 1996 2000 2002 Sumber: WWF Perwakilan NTB, 2009
  26. 26. KESIMPULAN (1) • Tingkat pelayanan publik Provinsi NTB memiliki kecenderungan lebih baik dibanding dengan rata-rata secara nasional. Terdapat beberapa program unggulan yang berkaitan dengan pelayanan publik dan pendampingan oleh NGO internasional dalam rangka perbaikan pelayanan publik ternyata telah memberikan dampak yang signifikan; • Kecenderungan kualitas sumberdaya manusia Provinsi NTB di bawah rata-rata nasional, namun dengan peningkatan di atas rata-rata nasional (short fall yang tinggi);
  27. 27. KESIMPULAN (2) • Tingkat pembangunan ekonomi Provinsi NTB memiliki kecenderungan yang sama dengan rata-rata nasional. Diversifikasi dan transformasi sektoral serta polarisasi ekonomi di Provinsi NTB dapat menjadi salah satu wilayah alternatif pendukung perekonomian nasional. Sampai saat ini, NTB menjadi lumbung padi nasional (wilayah surplus beras,selain Jabar, Jateng, Jatim dan Sulsel); • Selain pensupplai beras nasional, secara ekonomi, Provinsi NTB menjadi stock ternak nasional (sapi, kerbau dan kuda), sehingga ke depan melalui Program BSS (Bumi Sejuta Sapi) yang telah dicanangkan Presiden, NTB dapat menjadi pusat ternak nasional;
  28. 28. KESIMPULAN (3) •Pencapaian dalam kualitas pengelolaan sumberdaya alam ternyata memiliki pola yang sama dengan pola pencapaian pembangunan ekonomi dan sejalan dengan pola pencapaian kualitas pengelolaan SDA rata-rata nasional. Terjadi pola kualitas pengelolaan SDA yang membaik dalam beberapa tahun terakhir. Ternyata program pengelolaan SDA yang berkaitan dengan hutan dan sumberdaya laut telah mulai menampakkan hasil yang baik;
  29. 29. KESIMPULAN (4) •Pencapaian kualitas kejehateraan sosial Provinsi NTB memiliki pola yang sama dengan kualitas SDM, jauh dari pencapaian rata-rata nasional. Proporsi penduduk miskin yang masih tinggi memberikan sumbangan yang besar trerhadap pencapaian tingkat kesejahteraan NTB yang masih rendah. Namun demikian, dalam dua tahun terakhir melalui program yang intensif telah dapat menekan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka pada tingkatan mendekati angka rata-rata nasional;
  30. 30. KESIMPULAN (5) •Berdasarkan pola pencapaian kelima indikator tersebut dapat ditarik suatu kesimpulan adanya relevansi dan telah mencapai sebagian dari sasaran target nasional;
  31. 31. QUESIONER (DIISI TIM EKPD PROV) Item Sangat Tinggi Sedang Rendah Sangat Tinggi rendah Tingkat Pelayanan Publik dan X Demokrasi Tingkat Kualitas SDM X Tingkat Pembangunan Ekonomi X Tingkat Pengelolaan SDA dan X Lingkungan Hidup Tingkat Kesejahteraan Sosial X
  32. 32. Terima Kasih
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×