HAKEKAT SAINS
HAKEKAT SAINS             SCIENCE (SAINS)        ILMU PENGETAHUAN ALAM             ILMU ALAMIAH INTEGRASI DARI BIOLOGI,FIS...
ORIENTASI DAN TUJUAN1. ALAM SEBAGAI SUMBER ILMU  PENGETAHUAN2. ALAM SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN  MANUSIA3. ALAM MEMPENGARUHI ...
ORIENTASI KEHIDUPAN“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu  (kebahagiaan) negeri akhirat, dan jangan...
Apakah sebenarnya IPA itu? Pengertian sains atau IPA mengalami perkembangan dari jaman ke jaman. Pada mulanya sains merupa...
IPA adalah pengetahuan yang telah diuji kebenarannya melaluimetode ilmiah. Jadi disini metodenyalah yang menentukanapakah ...
STRUKTURISASI IPA1. OBYEK:   » Mulai dari Bumi s.d Ruang angkasa2. KEJADIAN:   » Mulai dari perkembangan metodologi –  kon...
IPA DASAR, IPA TERAPAN, DAN TEKNOLOGI                        Teknologi                        Membuat        Digunakan    ...
IPA Dasar: Mencoba untuk memahami bagaimana alam bekerjaIPA Terapan:Mencoba mencari cara untuk mengendalikanbagaimana alam...
Perkembangan Pengertian Sains atau IPA :   Nash : sains dipandang sebagai suatu cara atau metode untuk dapat    mengamati...
   Bernal menyarankan untuk memahami IPA haruslah melalui    pemahaman dari berbagai segi atau aspek dari IPA itu (tidak ...
NILAI-NILAI IPA   Nilai-nilai sosial dari IPA       Nilai etik dan estetika dari IPA    nilai itu terutama terletak pada...
Nilai-nilai Psikologis/Paedagogis IPA     Sikap mencintai kebenaran, mendorong manusia      untuk berlaku jujur dan objek...
Keterbatasan IPA      IPA tidak dapat menjangkau untuk menguji kebenaran       adanya Tuhan      IPA tidak dapat menjang...
IPA serta pengaruhnya terhadap masyarakata. Jenis-jenis pengetahuan   pengetahuan takhayul atau mitos   pengetahuan ilmi...
b. Manusia selalu bertanyaWhat, How, Why?boleh atau tidak? dikaitkan dengan agamaMisalkan: Apa itu pelangi?Bagaimana terja...
SIKAP, METODE, DAN PRODUK ILMIAHSund (1975):1. SCIENTIFIC ATTITUDES :    kepercayaan/keyakinan, nilai-nilai, pendapat, oby...
PROSES-PROSES ILMIAH  Penelitian2 baru thd      Proses-proses       Produk-produk  fenomena2 di alam             ilmiah   ...
PRODUK-PRODUK ILMIAH » Produk dan sasaran sains adalah konsep, prinsip, dan   teori ilmiah. Dasar untuk pembentukan produk...
PERKEMBANGAN KESADARAN MELALUIBELAJAR SAINS1. SESEORANG AKAN SEGERA MENYADARI BAHWA GEJALA YANG     DITEMUKAN MELALUI PENG...
PERKEMBANGAN KESADARAN (WURYADI,1971)1. KESADARAN AKAN ADANYA GEJALA2. KESADARAN AKAN ADANYA PROBLEMA3.KESADARAN AKAN ADAN...
SIKAP ILMIAH:»Sampai sejauh mana seorang ilmuwan menerapkan sikap ilmiah dlm melakukan penelitian-penelitiannya sehingga d...
SELAMAT BELAJAR !!        TERIMA KASIH
Hakikat sains
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Hakikat sains

0 views
4,481 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
0
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
81
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hakikat sains

  1. 1. HAKEKAT SAINS
  2. 2. HAKEKAT SAINS SCIENCE (SAINS) ILMU PENGETAHUAN ALAM ILMU ALAMIAH INTEGRASI DARI BIOLOGI,FISIKA,KIMIA DAN IPBA BUKAN MERUPAKAN JUMLAH DARI KE 4 NYAMERUPAKAN DISIPLIN ILMU YANG INTEGRAL
  3. 3. ORIENTASI DAN TUJUAN1. ALAM SEBAGAI SUMBER ILMU PENGETAHUAN2. ALAM SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN MANUSIA3. ALAM MEMPENGARUHI CARA BERFIKIR DAN BEKERJA MANUSIA4. ALAM MENDORONG PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DAN PENDAYAGUNAANNYA5. ALAM MEMPENGARUHI BUDAYA MANUSIA6. MANUSIA MEMPENGARUHI PERUBAHAN ALAM
  4. 4. ORIENTASI KEHIDUPAN“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagiamu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”(QS. Al-Qashash: 77)
  5. 5. Apakah sebenarnya IPA itu? Pengertian sains atau IPA mengalami perkembangan dari jaman ke jaman. Pada mulanya sains merupakan pengetahuan biasa, lambat laun pengertiannya berubah menjadi pengetahuan yang rasional lepas dari takhayul dan kepercayaan, kemudian berkembang menjadi pengetahuan yg didapat dari metode ilmiah
  6. 6. IPA adalah pengetahuan yang telah diuji kebenarannya melaluimetode ilmiah. Jadi disini metodenyalah yang menentukanapakah pengetahuan itu ilmiah atau tidak.Alam semesta terbentuk dari objek dan interaksinya yangmenimbulkan fenomena.Fenomena tersebut tidak terkotak-kotak seperti ilmu-ilmu dasardan terapanHanya keterbatasan kompetensi manusialah menyebabkan ilmumengenai alam terkotak-kotak ( kimia, biologi,fisika, IPBA)IPA sebagai proses untuk membentuk hukum, model, dan teoriyang memungkinkan orang untuk memprediksi, menjelaskan,dan mengendalikan tingkah laku alam.
  7. 7. STRUKTURISASI IPA1. OBYEK: » Mulai dari Bumi s.d Ruang angkasa2. KEJADIAN: » Mulai dari perkembangan metodologi – konsepsi – kejadian-kejadian alaminya3. METODOLOGI: » Mulai dari trial & error – filosofik - ilmiah
  8. 8. IPA DASAR, IPA TERAPAN, DAN TEKNOLOGI Teknologi Membuat Digunakan alat Digunakan Alam Menjelaskan Mengendalikan IPA IPADasar Digunakan Terapan
  9. 9. IPA Dasar: Mencoba untuk memahami bagaimana alam bekerjaIPA Terapan:Mencoba mencari cara untuk mengendalikanbagaimana alam bekerjaTeknologi:Mencoba memanfaatkan penemuan IPA Dasar danIPA Terapan untuk membuat alat gunamengendalikan cara alam bekerja
  10. 10. Perkembangan Pengertian Sains atau IPA : Nash : sains dipandang sebagai suatu cara atau metode untuk dapat mengamati sesuatu, dalam hal ini adalah dunia, cara memandang IPA bersifat analitis (pola berpikir terhadap sasaran dengan seksama, cermat dan lengkap) Einstein : sains merupakan suatu pola pikir logis dan uniform Bernal (Science in History) : sains adalah pengetahuan, atau pengetahuan umum yang berisi apa saja yang diketahui manusia, atau pengetahuan yang benar secara rasional artinya bebas dari takhayul atau kepercayaan, atau pengetahuan yang ilmiah yang rasional dan objektif.Latar belakang pekerjaan manusia dapat mempengaruhi cara pandangnya terhadap sesuatu. Suatu objek yang sama akan diartikan sangat berlainan oleh orang yang mempunyai latar belakang pekerjaan berbeda. Misal objeknya adalah sapi, Sapi itu apa? maka jawaban yg diberikan akan bervariasi tatkala kita menanyakan pada petani, dokter, ahli gizi, seorang biolog, seorang usahawan dll.
  11. 11.  Bernal menyarankan untuk memahami IPA haruslah melalui pemahaman dari berbagai segi atau aspek dari IPA itu (tidak dari satu segi saja), ada 5 aspek yaitu: -IPA sebagai suatu institusi, artinya suatu kelembagaan imaginer (tidak nyata), kelembagaan bidang profesi tertentu seperti hukum, kedokteran, pendidikan, dsb. -IPA sebagai suatu metode. Metode IPA terdiri dari sejumlah kegiatan baik mental maupun moral, termasuk di dalamnya adalah observasi, eksperimental, klasifikasi, pengukuran, dsb. Metode IPA melibatkan teori-teori hipotesis serta hukum -IPA sebagai kumpulan pengetahuan, IPA dipandang sebagai suatu body of knowledge yg terus tumbuh, tidak statis. -IPA sebagai alat untuk menguasai dan memelihara alam semesta serta untuk mengembangkan produksi guna kesejahteraan manusia -IPA sebagai salah satu faktor utama yg mempengaruhi kepercayaan, pola berfikir dan sikap manusia terhadap alam semesta
  12. 12. NILAI-NILAI IPA Nilai-nilai sosial dari IPA  Nilai etik dan estetika dari IPA nilai itu terutama terletak pada sistem yang menetapkan kebenaran yg ojektif pada tempat yang utama, terdapat hubungan saling percaya diantara ilmuwan, penemu suatu konsep atau teori yg terdahulu tetap dihormati  Nilai moral humaniora dari IPA terdapat dua sisi nilai yg berlawanan, IPA sendiri adalah suci, yang tidak suci adalah manusianya  Nilai ekonomi IPA apabila seorang ilmuwan menemukan suatu kaidah dari suatu fenomena tertentu, lalu apakah temuannya itu mempunyai nilai ekonomi secara langsung? bisa ya bisa tidak
  13. 13. Nilai-nilai Psikologis/Paedagogis IPA  Sikap mencintai kebenaran, mendorong manusia untuk berlaku jujur dan objektif  Sikap tidak purbasangka  Sadar bahwa kebenaran ilmu yang diciptakan manusia itu tidak pernah mutlak  Yakin akan adanya tatanan alami yang teratur dalam alam semesta ini  Bersikap toleran atau dapat menghargai pendapat orang lain  Bersikap tidak putus asa  Sikap teliti dan hati-hati  Sikap corious atau ingin tahu  Sikap optimis
  14. 14. Keterbatasan IPA  IPA tidak dapat menjangkau untuk menguji kebenaran adanya Tuhan  IPA tidak dapat menjangkau secara sempurna tentang objek pengamatannya  IPA tidak menjangkau masalah etika (tata krama) yg mempermasalahkan tingkah laku yg baik atau buruk, tidak menjangkau masalah estetika yg berhubungan dengan keindahan, dan tentang sistem nilai. Hal itu karena tolok ukur IPA adalah objektifitas bukan subjektifitas
  15. 15. IPA serta pengaruhnya terhadap masyarakata. Jenis-jenis pengetahuan  pengetahuan takhayul atau mitos  pengetahuan ilmiah  pengetahuan super-natural  pengetahuan ilmiah semu (pseudo science) pengetahuan ini berdasarkan fakta ilmiah tetapi dicampur dengan kepercayaan dan hal-hal yang bersifat supra-natural.
  16. 16. b. Manusia selalu bertanyaWhat, How, Why?boleh atau tidak? dikaitkan dengan agamaMisalkan: Apa itu pelangi?Bagaimana terjadinya warna-warna pelangi?Mengapa bentuk pelangi melengkung berupa busur?Hewan tidak sama dengan manusia, mengapa?
  17. 17. SIKAP, METODE, DAN PRODUK ILMIAHSund (1975):1. SCIENTIFIC ATTITUDES : kepercayaan/keyakinan, nilai-nilai, pendapat, obyektif, jujur dsb. Misal: membuat keputusan setelah memperoleh cukup data yg berkaitan dengan problemanya.2. SCIENTIFIC PROCESSES : Cara khusus dalam menyelidiki/memecahkan problema. Misalnya: membuat hipotesis, merancang dan melaksanakan eksperimen, mengumpulkan dan menyusun data, menganalisis data dsb.3. SCIENTIFIC PRODUCTS : Fakta, prinsip, hukum, teori dsb. Prinsip ilmiah: Logam bila dipanasi akan memuai.
  18. 18. PROSES-PROSES ILMIAH Penelitian2 baru thd Proses-proses Produk-produk fenomena2 di alam ilmiah ilmiah baru Sikap ilmiah: -hasrat ingin tahu -rendah hati -jujur -obyektif Penelitian thd Proses ilmiah Produk ilmiah Fenomena di alam -mengidentifikasi -fakta, konsep, -obyek-obyek -mengamati prinsip,teori,hukum -hub-hub dsb -merumuskan hipot -menganalisis -membuat sintesis -mengevaluasi dsb
  19. 19. PRODUK-PRODUK ILMIAH » Produk dan sasaran sains adalah konsep, prinsip, dan teori ilmiah. Dasar untuk pembentukan produk sains berasal dari data hasil observasi. KONSEP: adalah suatu ide/gagasan yang digeneralisa sikan dari pengalaman-pengalaman tertentu yang relevan. Misalnya konsep tentang listrik, magnet, sel, cahaya dsb PRINSIP: adalah generalisasi yang meliputi konsep-konsep yang berkaitan. Misal, logam bila dipanasi akan memuai. TEORI: adalah suatu generalisasi prinsip-prinsip ilmiah yang berkaitan dan yang menjelaskan gejala-gejala ilmiah. Teori menghubungkan, menerangkan dan meramalkan berbagai macam hasil eksperimen dan observasi melalui cara-cara yang sederhana sampai pada yang paling efisien. Misal teori gravitasi, teori sel, teori evolusi dsb.
  20. 20. PERKEMBANGAN KESADARAN MELALUIBELAJAR SAINS1. SESEORANG AKAN SEGERA MENYADARI BAHWA GEJALA YANG DITEMUKAN MELALUI PENGAMATAN DGN INDERANYA.2. INDERA MANUSIA SBG: Window to the world3. SUATU KESADARAN TENTANG SULITNYA MENEMUKAN KONSEP DAN MEMECAHKAN MASALAH, AKAN DAPAT MEMBANTU SESEORANG DLM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN INTELEKTUAL, SIKAP ILMIAH, DAN METODE ILMIAH.4. PROSES PERKEMBANGAN INI SUATU PERKEMBANGAN MENTAL YG DIMULAI DARI: “Lack of understanding to under- standing”
  21. 21. PERKEMBANGAN KESADARAN (WURYADI,1971)1. KESADARAN AKAN ADANYA GEJALA2. KESADARAN AKAN ADANYA PROBLEMA3.KESADARAN AKAN ADANYA PEMECAHAN PROBLEM4.KESADARAN AKAN ADANYA CARA-CARA MEMECAHKAN MASALAH/PROBLEMA5. KESADARAN AKAN ADANYA HUBUNGAN ANTAR KONSEP6.KESADARAN AKAN ADANYA PENGEMBANGAN SIKAP DAN METODENYA
  22. 22. SIKAP ILMIAH:»Sampai sejauh mana seorang ilmuwan menerapkan sikap ilmiah dlm melakukan penelitian-penelitiannya sehingga dpt digunakan sebagai ukuran dalam menggunakan proses ilmiah untuk penemuan2 yang bermakna ?»Penelitian untuk mencari kebenaran yang ilmiah, seseorang harus: mengidentifikasi problema, merumuskan hipotesis, merancang suatu eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganali- sis data, membahas dan menyimpulkan.»Menjadi seorang scientist berarti dapat menjelmakan perilaku dan sikap-sikap tersebut dalam memecahkan berbagai problema.»Pertanyaan Apa ? Bagaimana ? dan Mengapa ? Adalah tiga bentuk pertanyaan yang merupakan dasar dari sains dan inti sari dari “scientific inquiry”
  23. 23. SELAMAT BELAJAR !! TERIMA KASIH

×