Your SlideShare is downloading. ×
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Dokumen ktsp mi gesing 1 2012
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Dokumen ktsp mi gesing 1 2012

6,148

Published on

2 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
6,148
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
266
Comments
2
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MI GESING 1 KANDANGAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Disusun oleh: LEMBAGA PENDIDIKIAN MA’ARIF NU MADRASAH IBTIDAIYAH GESING 1 Alamat : Ploso Ds. Gesing Kec. Kandangan Kab. Temanggung 56281 Telp. (0293) 4900928 Email/Fb: Mi_gesing1@yahoo.com DOKUMEN I KTSP
  • 2. ii Web: www.migesing1.sch.id LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF NU MADRASAH IBTIDAIYAH GESING I TERAKREDITASI B SK. BAP No. 158/BAP-SM/XI/09 Alamat :Ploso Gesing Kec.Kandangan Kab.Temanggung 56281Telp.(0293)4900928 Email :Mi_gesing1@yahoo.com Web. www.migesing1.sch.com REVISI KTSP Nomor :LPM.MI.11.23.387/PP.04.4/ 61/2012 Berdasarkan penetapan KTSP maka diadakan revisi KTSP yang meliputi : 1. Visi dan Misi MI Gesing 1 2. Struktur kurikulum 3. Komponen pengembangan diri 4. Kreteria Ketuntasan Minimal 5. Kreteria Kenaikan Kelas 6. Kreteria Kelulusan 7. Kalender Pendidikan 8. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gajah Tahun Pelajaran 2012/2013 berlaku terhitung mulai tanggal 13Juli 2009 Selanjutnya apabila terjadi perubahan tuntutan masyarakat, tuntutan zaman dan perubahan peraturan, maka pada akhir tahun pelajaran akan diadakan analisa, dan evaluasi dalam pelaksanaan KTSP ini untuk pelaksanaan selanjutnya dan penyusunan KTSP berikutnya. Ditetapkan Di : Temanggung Tanggal : 25 Juni 2012
  • 3. iii Ketua Komite Kepala Madrasah MARDJONO EKO PURWANTO, S.Pd.I. NPM.199907 19781103 0 717 Lembar Penetapan KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MI GESING 1 TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Berdasarkan hasil rapat bersama antara Komite Madrasah, guru dan pengurus MI Gesing 1 Temanggung, tentang evaluasi KTSP MI Gesing 1 Kab. Temanggung tahun pelajaran sebelumnya, telah diadakan revisi seperlunya yang selanjutnya ditetapkan sebagai KTSP MI Gesing 1 tahun pelajaran 2012/2013. Pelaksanaan KTSP akan dievaluasi dan ditinjau ulang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang hasilnya akan digunakan sebagai dasar dalam melakukan penyususunan tentang penetapan KTSP untuk tahun pelajaran 2012/2013. Telah ditetapkan Di : Temanggung Tanggal : 30 Juni 2012 Ketua Komite Kepala Madrasah MARDJONO EKO PURWANTO, S.Pd.I. NIP. --- Mengesahkan Ka. Seksi Mapenda Islam Kandepag Kab. Temanggung
  • 4. iv Drs. H.Yusuf Purwanto, M.Ag. NIP. 19620412 199203 1 001 Kata Pengantar Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kami sehingga MI gesing 1 telah selesai menyusun kurikulum tngkat satuan pendidikan. penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan ini merupakan salah satu upaya dalam mengimplementasikan standar isi dan standar kompetensi kelulusan menjadi kegiatan pembelajaran yang operasional. Dan siap dilaksanakan oleh madrasah sesuai dengan karakteristik daerah Temanggung yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Kurikulum ini mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan yang telah ditetapkan oleh BSNP dan model-model KTSP yang dihasilkan oleh pusat kurikulum. Namun demikian kami menyadari bahwa kurikulum ini masih belum sempurna. Penyempurnaan secara bekelanjutan akan terus dilakukan seiring dengan terbitnya standar lainnya, yaitu : standar proses, standar pendidikan, dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolan, standar pembiayaan, standar penilaian pendidikan yang merupakan sumber acuan lainnya dalam menyusun KTSP. KTSP ini mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran 2012/2013. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Komite
  • 5. v Madrasah, guru-guru, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU cabang Temanggung, Pengawas Pendidikan Agama Islam Kec. Kandangan, Kasi Mapenda Kandepag Kab. Temanggung dan seluruh staf sekolah serta semua pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaganya untuk menyususn kurikulum ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk terhadap segala upaya yang kita lakukan demi untuk peningkatan mutu pendidikan. Temanggung , 30 Juni 2012 Tim Penyusun KTSP DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN ..................................................... .......... ii KATA PENGANTAR ............................................................. ......... iii DAFTAR ISI............................................................................................ .................... iv BAB I PENDAHULUAN A. Rasional ................................................................... 1 B. Landasan Hukum ....................................................... 2 C. Pengertian ..... ........................................................... 3 D. Prinsip-Prinsip Pelaksanaan Kurikulum…………….... .......... 4
  • 6. vi BAB II STANDAR KOMPETENSI LULUSAN, VISI, MISI DAN TUJUAN MADRASAH A. Standar Kompetensi Lulusan ....................................... 6 B. Visi .......................................................................... 7 C. Misi........................................................................... 8 D. Tujuan ...................................................................... 8 E. Sasaran..................................................................... 10 F. Program .................................................................... 11 BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur Kurikulum……………………………………………………........ 15 1. Kerangka Dasar Kurikulum a. Komponen Mata pelajaran ................................................................ 15 b. Komponen Muatan Lokal ……………………………..................... 18 c. Komponen Pengembangan Diri …………………………………… 19 2. Struktur Kurikulum …………………………………………………… 19 B. Muatan Kurikulum a. Komponen Mata pelajaran…………………………………………… 21 b. Komponen Muatan Lokal …………………………………………… 123 c. Komponen Pengembangan Diri …………………………………….. 132 C. Beban Belajar ………………………………………………………….......... 152 BAB IV KRITERIA-KRITERIA a. Kriteria Ketuntasan Minimal ……………………………………............. 153 b. Kriteria Kenaikan Kelas ………………………………………………… 154 c. Kriteria Kelulusan ………………………………………………………. 155 BAB V KALENDER PENDIDIKAN a. Perhitungan Hari Belajar Efektif dan Hari Libur ……………………… 15 8 b. Kalender Pendidikan MI Gesing 1 Tahun Pelajaran 2009/2010.... 159 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Surat-surat keputusan Kepala MI Gesing 1 2. Kreteria Ketuntasan Minimum (KKM) 3. Silabus 4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
  • 7. vii
  • 8. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Rasional Dengan diberlakukannya Undang-Undang tentang Sistem pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem pendidikan dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,maka setiap satuan pendidikan menyusun KTSP dengan berdasarkan pada standar isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL)serta berpedoman pada panduan yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Dengan mengacu pada perturan dan pedoman tersebut diatas, maka Madrasah Tsanawiyah Negeri Gajah sebagai satuan pendidikan perlu menyusun Kurikulum Madrasah Tsanawiyah Gajah guna tercapainya tujuan pendidikan nasional dan tujuan pendidikan MI Gesing 1 . KTSP MI Gesing 1 disusun antara lain lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : Belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Belajar untuk memahami dan menghayati, Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, Belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melallui proses belajar yang aktif, kreatif efektif dan menyenangkan. Melalui KTSP MI Gesing 1 ini, diharapkan pelaksanaan program-program pendidikan di Madrasah Tsanawiyah sesuai dengan karakteristik potensi, dan karakteristik peserta didik. Untuk ini penyusunannya perlu melibatkan seluruh warga madrasah (Kepala Madrasah, Guru, Karyawan, Murid) dan pemangku
  • 9. 2 kepentingan lain(Komite Madrasah, Orang tua Murid, Masyarakat, Lembaga-lembaga lain) B. Landasan Hukum 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2). 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2); pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8); pasal 8 ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); Pasal 20. 3. Pemendiknas No.22 Tahun 2006 tentang Standar Isi 4. Pemendiknas No.22 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan 5. Panduan Penyusunan KTSP Jenjang Pendidikan Dasar atau Menengah dari BSNP (2006) 6. Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor : Dj.II.1/PP.00/Ed/681/2006 tentang Pelaksanaan Standar Isi. 7. Rapat Komite Madrasah, Kepala Madrasah dan Dewan Guru MI Gesing 1 pada tanggal 25 Juni 2012 tentang penyusunan KTSP C. Pengertian 1. Kurikulum MI Gesing 1 Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan MI Gesing 1 adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan
  • 10. 3 dilaksanakan di MI Gesing 1 . Kurikulum MI Gesing 1 terdiri dari tujuan, struktur dan muatan kurikulum, kalender pendidikan dan silabus dan rencana program pembelajaran. 2. Silabus Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran tema tertentu yang mencakup kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu dan sumber / bahan alat belajar.Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar.Rencana pelaksanaan pembelajaran adalah bentuk penjabaran dari silabus kedalam bentuk langkah-langkah pembelajaran. 4. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah tingkat pencapaian standar kompetensi dan kompetenso dasar mata pelajaran. Penacapaian KKM per kompetensi dasar (KD) mata pelajaran ini mempertimbangkan tingkat esensial KD untuk mencapai standar kompeetensi (SK), tingkat kerumitan dan kesulitan (kompleksitas) per KD yang harus dicapai oleh siswa, tingkat kemampuan rata-rata (intake) siswa madrasah dalam mencapai KD dan ketersediaan sumber daya pendukung madrasah (tenaga, sarana pendidikan).
  • 11. 4 D. Prinsip-Prinsip Pelaksanaan Kurikulum MI Gesing 1 Dalam pelaksanaan kurikulum di MI Gesing 1 menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut : 1. Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi, perkembangan dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. Dalam hal ini peserta didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis dan menyenangkan. 2. Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar, yaitu : Belajar untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Belajar untuk memahami dan menghayati Belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif Belajar untuk hidup bersama Belajar untuk membentuk jati diri. 3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengajaran, teknologi dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembangann secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. 4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutupohan kehidupan, termasuk didalamnya kehidupan masyarakat dan dunia kerja.Oleh karena itu, pengembangan ketrampilan pribadi, ketrampilan berpikir, ketrampilan sosial, ketrampilan akademik dan ketrampilan vokasional keniscayaan.
  • 12. 5 5. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan. 6. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan perberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsu-unsur pendidikan formal, informal dan non formal, dengan memperkirakan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. 7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • 13. 6 BAB II STANDAR KOMPETENSI LULUSAN, VISI, MISI DAN TUJUAN MADRASAH 1. Standar Kompetensi Lulusan Madrasah Tujuan Madrasah Ibtidaiyah Gesing 1 tersebut secara bertahap akan dimonitoring, dievaluasi, dan dikendalikan setiap kurun waktu tertentu, untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Madrasah yang dibakukan secara nasional yang terdiri atas : 1. Menjelaskan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak. 2. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri. 3. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya. 4. Menghargai keberagaman agam, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitar. 5. Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan kreatif. 6. Menunjukkan kemampuan berfikir logis, kritis, dan kreatif, dengan bimbingan guru /pendidik. 7. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya. 8. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. 9. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar. 10. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan. 11. Menunjukkan kecintaan dan kebanggan terhadap bangsa, negara, dan tanah air Indonesia. 12. Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya lokal. 13. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang.
  • 14. 7 14. Berkomunikasi secara jelas dan santun. 15. Bekerja sama dalam kelompok, tolong menolong, dan menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya. 16. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis. 17. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan berhitung. 2. Visi Madrasah Ibtidaiyah Gesing 1 sebagai lembaga pendidikan dasar yang berciri khas islam perlu mempertimbangkan harapan peserta didik, orang tua peserta didik, lembaga pengguna lulusan madrasah dan masyarakat dalam merumuskan visinya. Madrasah Ibtidaiyah Gesing 1 juga diharapkan merespon perkembangan dan tantangan masa depan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi; era informasi dan global yang sangat cepat. Madasah Ibtidaiyah Gesing 1 ingin mewujudkan harapan dan respon dalam visi berikut : “Terwujudnya peserta didik yang unggul dalam prestasi, Iptek, dan berakhlakul karimah.”. Indikator Visi a. Unggul dalam prestasi 1. Naik kelas 100% secara normatif 2. Lulus UM 100 % dengan peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 8,2 menjadi 8,5. 3. Lulus UN 100 %, dengan nilai rata-rata 8,5. 4. Memperoleh juara dalam kompetisi/lomba Akademik dan non akademik 5. Minimal 20 % output diterima di madrasah/sekolah lanjutan favorit 6. Hafal asmaul husna, tahlil dan surat yasin. 7. Mampu membaca Al qur’an dengan baik dan benar 8. Terbiasa menjalankan sholat lima waktu 9. Terbiasa menjalankan sholat jamaah 10. Peserta didik gemar bershodaqoh b. Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)
  • 15. 8 1. Terampil dalam bidang kreatifitas seni baca Al Qur’an, seni musik rebana, drum band dan seni kaligrafi 2. Terampil dalam berbahasa Jawa, Indonesia,Arab, dan bahasa Inggris sesuai dengan perkembangan usia peserta didik 3. Memiliki life skill dalam bidang Olah Raga 4. Memiliki life skill dalam bidang kesehatan 5. Memiliki life skill dalam hal kepramukaan 6. Memiliki life skill dibidang teknologi komputer sederhana c. Berakhlaklakul karimah 1. Terbiasa mengucapkan salam dan berjabat tangan dengan sesama warga madrasah 2. Terbiasa menghargai dan menghormati kepada sesama warga madrasah dan masyarakat 3. Terbiasa bertutur kata yang santun. 3. Misi a. Menyelenggarakan pendidikan dengan pembelajaran yang efektif dan berkualitas dalam pencapaian prestasi akademik dan non akademik b. Menyelenggarakan pendidikan bernuansa Islam dengan menciptakan lingkungan yang agamis dimadrasah c. Menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan life skill untuk menggali dan menumbuhkembangkan minat, bakat peserta didik yang berpotensi tinggi agar dapat berkembang secara optimal d. Menumbuhkembangkan budaya akhlakul karimah pada seluruh warga madrasah 4. Tujuan a. Peserta didik naik kelas 100% secara normatif b. Peserta didik lulus UM 100 % dengan peningkatan nilai rata- rata peserta didik dari 8.1 menjadi 8.5. c. Peserta didik lulus UN 100 % dengan peningkatan nilai rata- rata UN dari 8.1 menjadi 8.5.
  • 16. 9 d. Peserta didik dapat meraih juara pada event/lomba lomba mapel tingkat kabupaten, karisidenan, dan propinsi e. Peserta didik dapat melanjutkan pendidikan dimadrasah/sekolah favorit di Temanggung dan sekitarnya f. Pada akhir tahun pelajaran peserta didik hafal asmaul husna, tahlil dan surat yasin g. Peserta didik dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar h. Seluruh peserta didik sadar untuk menjalankan sholat wajib lima waktu i. Peserta didik termotivasi untuk bersodaqoh j. Memperoleh kemenangan dalam setiap even/lomba olah raga di tingkat kecamatan/kabupaten/ propinsi. k. Memperoleh kemenangan dalam setiap even/lomba kreatifitas seni di tingkat kecamatan/kabupaten/ propinsi. l. Kreatifitas seni peserta didik dapat ditampilkan dalam acara HUT RI, Hari jadi Madrasah, perpisahan siswa kelas VI dan jambore pramuka m. Tertanamnya jiwa dan sikap kedisiplinan pada peserta didik n. Memiliki tim yang handal dalam bidang kepramukaan o. Memperoleh prestasi/kemenangan dalam lomba-lomba dibidang kepramukaan ditingkat kecamatan atau ranting, kabupaten dan propinsi p. Peserta didik memiliki ketrampilan dalam menulis article untuk mengisi majalah dinding q. Tertanamnya nilai dan sikap untuk menyelamatkan dirinya sendiri dan para remaja dalam hal penyalahgunaan narkoba r. Tertanamnya Pembiasaan akhlakul karimah pada peserta didik s. Peserta didik terbiasa menghargai dan menghormati kepada sesama warga madrasah 5. Sasaran a. Pada tahun pelajaran 2012/2013 peserta didik: a. kelas I-VI dapat naik kelas 100 % secara normatif. b. kelas VI dapat lulus UM 100 % dengan nilai rata – rata 8.5. c. Kelas VI lulus UN 100 %, dengan nilai rata-rata 8.5.
  • 17. 10 b. Perolehan juara lomba mata pelajaran pada tahun pelajaran 2012/2013 : a. Dapat mempertahankan Peringkat UN tingkat kabupaten b. Dapat masuk nominasidalam event –event , seperti POPDA SD/MI, PORSEMA MI PORSENI MI,LCC, Pesta Siaga, dll. c. Minimal 20 % dari jumlah lulusan Peserta didik dapat melanjutkan pendidikan di madrasaha/ sekolah favorit d. Pada akhir tahun pelajaran a. Peserta didik kelas VI hafal asmaul husna. b. Peserta didik kelas VI hafal surat yasin c. peserta didik kelas VI hafal tahlil d. Seluruh Peserta didik dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar e. Dalam jangka 1 tahun 100 % peserta didik melaksanakan sholat wajib lima waktu f.Dalam jangka 1 tahun 100 % peserta didik terbiasa untuk bersodaqoh g. Peserta didik memperoleh juara pada setiap event/lomba olah raga ditingkat kecamatan/kabupaten/propinsi h. Peserta didik memperoleh juara pada setiap event/lomba seni ditingkat kecamatan/kabupaten/propinsi i.Kreatifitas seni peserta didik dapat ditampilkan dalam acara HUT RI, Hari jadi Madrasah,perlombaan, perpisahan siswa kelas VI dan Kegiatan pramuka j.Pada saat kelas V peserta didik memiliki ketrampilan dalam menulis article untuk majalah dinding k. Pada saat kelas V peserta didik berpartisipasi dibidang jurnalistik dalam mewujudkan majalah tahunan dinding madrasah l.Tertanamnya nilai dan sikap untuk menyelamatkan dirinya sendiri dari perbuatan akhlak tercela m. Peserta didik terbiasa berakhlakul karimah dilingkungan madrasah
  • 18. 11 n. Dalam jangka 1 tahun seluruh peserta didik terbiasa menghargai dan menghormati kepada sesama warga madrasah 6. Program a. Pelaksanaan pembelajaran secara efektif b. Mengadakan penambahan jam pelajaran mapel UN mulai kelas VI c. Mengadakan telaah SKL UN dan UM d. Membentuk pembimbing dan tutor sebaya e. Mengadakan bimbingan belajar untuk siswa berprestasi. f. Melengkapi buku sumber pembelajaran g. Melengkapi media / alat peraga pembelajaran. h. Mengoptimalkan fungsi perpustakaan Kelas i. Mengadakan MGMP mapel guru serumpun tingkat satuan pendidikan, KKG, KKM, Kabupaten dan propinsi j. Mengadakan upgrading guru lewat kegiatan, orientasi, workshop, diklat, seminar, KKG, dan MGMP. k. Membentuk guru pembimbing untuk pelajaran agama dan kegiatan keagamaan. l. Menyelenggarakan evaluasi yang meliputi: 1) Ulangan Harian 2) Ulangah Tengah Semester 3) Ulangan Akhir Semester 4) Ulangan kenaikan kelas 5) Ujian Madrasah ( tulis dan praktek ) 6) Ujian Akkhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) 7) Ujian Nasional m. Pelaporan hasil belajar 1) Raport 2) SKHUN 3) Ijazah/STTB n. Mengadakan bimbingan belajar khusus untuk siswa berprestasi o. Mengadakan bimbingan belajar olimpiode sains
  • 19. 12 p. Menyertakan peserta didik dalam event/ lomba mata pelajaran q. Memberikan penghargaan kepada guru yang berPrestasi. r. Memberikan penghargaan kepada siswa yang berPrestasi. s. Memfasilitasi sosialisasi tindak lanjut belajar dari jenjang pendidikan yang lebih tinggi t. Mengadakan bimbingan study tindak lanjut bagi peserta didik kelas VI u. Setiap jam 7.00.s.d 7.10 peserta didik membaca asmaul husna v. Setiap jam 7.10 s.d 7.15 peserta didik bertadarus al Qur’an w. Pada setiap hari Jumat jam 7.00 s.d 7.15 peserta didik membaca surat Yasin x. Pengadaan buku absensi sholat lima waktu y. Penyelenggaraan Sholat dzuhur berjamaah z. Pengumpulan infaq pada setiap hari jum’at aa. Pembangunan lantai 2 musholla ä. Penyelenggaraan pembinaan kegiatan olah raga Tenis meja, Drum Banddan caturdalam bentuk kegiatan ektrakurikuler 2 jam pelajaran dalam seminggu ö. Pengadaan sarana olah raga aa. Pengikutsertaan up grading/ pelatihan guru olah raga bb. Membentuk guru pembimbing untuk pelajaran agama dan kegiatan keagamaan. cc.Pemberian reward bagi siswa dan pelatih yang berhasil dd. Penyelenggaraan pembinaan kegiatan seni baca al qur’an, seni musik rebana dan seni kaligrafi dalam bentuk ekstrakurikuler 2 jam pelajaran dalam seminggu ee. Pengadaaan sarana kesenian ff. Menyediakan pelatih profesional dari luar MI Gesing 1 gg. Pemberian reward bagi siswa dan pelatih seni yang berhasil hh. Mengadakan pameran/bazar hasil karya siswa ii. Penyelenggaraan kegiatan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler untuk siswa kelas I-V selama 2 jam pelajaran dalam seminggu
  • 20. 13 jj. Mengikutsertakan pembina atau peserta didik dalam kegiatan- kegiatan peningkatan keilmuan dan keterampilan pramuka, misalnya penataran, pendidikan dan lain-lain. kk. Mengikuti Pesta Siaga ditingkat tingkat kecamatan, kabupaten atau propinsi. ll. Mengarahkan siswa untuk mengisi mading mm. Pembiasaan mengucapkan salam a. Ketika bertemu sesama warga madrasah b. Ketika mengawali dan mengakhiri Pelajaran c. Setiap masuk dan keluar dari ruang kantor dan ruang kelas qq. Pembiasaan berjabat tangan pada peserta Penyelenggaraan kegiatan pembinaan jurnalistik dalam bentuk ektra kurikuler selama 2 jam pelajaran dalam seminggu rr. Pembiasaan berjabat tangan peserta didik ketika : a. Awal Masuk pintu gerbang dengan bpk/ibu guru b. Bertemu dengan sesama peserta didik ketika datang dan pulang(putri dengan putri, dan putra dengan putra) c. Berpamitan dengan bapak/ibu guru setelah jam pelajaran terakhir pp. Keteladanan berakhlakul karimah dari para pendidik/tenaga kependidikan kepada peserta didik qq. Pembiasaan berjabat tangan pada guru dan karyawan ketika datang dan pulang (bapak dengan bapak dan ibui dengan ibu) rr. Pengawasan akhlak kepada peserta didik dilingkungan madrasah
  • 21. 14 Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum A. Sruktur Kurikulum Struktur Kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan Kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur. Kompentensi yang dimaksud terdiri dari Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). 1. Komponen-komponen Kurikulum Struktur Kurikulum terdiri dari 3 (tiga) komponen, yaitu : a. Komponen mata pelajaran, b. muatan lokal, dan c. pengembangan diri. 2. Kerangka Dasar Kurikulum Sesuai dengan Standar Isi , Komponen mata pelajaran dikelompokkan sebagai berikut : a. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. b. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan kepribadian. c. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. d. Kelompok mata pelajaran estetika. e. Kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran No Kelompok Mata Pelajaran Cakupan 1. Agama dan Akhlak Mulia Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk
  • 22. 15 No Kelompok Mata Pelajaran Cakupan membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. 2. Kewarganeg a-raan dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak- hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme. 3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada MI dimaksudkan untuk mengenal, menyikapi, dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menanamkan kebiasaan berpikir dan berperilaku ilmiah yang kritis, kreatif dan mandiri.
  • 23. 16 No Kelompok Mata Pelajaran Cakupan 4. Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. 5. Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. Struktur kurikulum MI meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai Kelas I sampai dengan Kelas VI. Struktur kurikulum MI Gesing 1 didasarkan pada Permendiknas No. 22,23,24 tahun 2006 dan Permenag No. 2 tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar isi PAI dan Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah serta memeperhatikan potensi lokal . 2. Struktur Kurikulum A. TabeL Struktur kurikulum MI Gesing 1 TemanggungTahun Pelajaran 2012/2013
  • 24. 17 Komponen Kelas dan Alokasi Waktu I II III IV, V, dan VI A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama Islam a. Al-Qur'an-Hadis 2 b. Akidah-Akhlak 2 c. Fikih 2 d. Sejarah Kebudayaan Islam 2 2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 3. Bahasa Indonesia 6 4. Bahasa Arab 2 5. Matematika 8 6. Ilmu Pengetahuan Alam 4 7. Ilmu Pengetahuan Sosial 2 8. Seni Budaya dan Keterampilan 4 9. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 4 B. Muatan Lokal *) 1. Bahasa Daerah 2. Bahasa Inggris 3. Aswaja / Ke-NU-an 1 2 1 C. Pengembangan Diri **) 1. Pramuka 2. Pengenalan Komputer 3. Baca Tulis al- Qur’an 4. Tenis Meja 5. Seni Rebana 6. Marching Band 7. Catur 2 J u m l a h 32 32 35 44 Keterangan: 1. Pada kelas I s.d. III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada kelas IV s.d. VI dilaksanakan Pembelajaran melalui pendekatan mata pelajaran. 2. *) Kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, yang ditentukan oleh satuan pendidikan (madrasah). 3. **) Bukan mata pelajaran tetapi harus diasuh oleh guru dengan tujuan memberikan kesempatan peserta didik untuk
  • 25. 18 mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, dan kondisi satuan pendidikan (madrasah). 4. Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 35 menit. 5. Pembelajaran kelas 1, 2, dan 3 dengan menggunakan pendekatan tematik. B. Pengaturan bahan belajar Menyesuaikan dengan alokasi waktu yang telah ditentukan dalam struktur kurikulum. Setiap satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum 4 (empat) jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi, di samping memanfaatkan mata pelajaran lain yang dianggap penting namun tidak terdapat dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar Isi. C. Muatan Lokal (Pendidikan Multi Kultur) Merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan potensi kearifan lokal dalam upaya hidup bersama dalam keanekaragaman budaya, suku, agama, dan menanamkan kecintaan peserta didik terhadap lingkungan dan ekosistem sekitar termasuk keunggulan lain sekitar madrasah. Muatan Lokal yang dipilih adalah : 1. Bahasa Jawa, merupakan muatan lokal wajib propinsi. 2. Bahasa Inggris, merupakan muatan wajib kabupaten. 3. Aswaja/ Ke-NU-an, merupakan muatan lokal wajib madrasah. D. Pengembangan diri Bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi madrasah. Kegiatan Pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga
  • 26. 19 kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Berdasarkan kondisi obyektif madrasah, kegiatan pengembangan diri yang dipilih dan ditetapkan madrasah adalah sebagai berikut : 1) Dokter Kecil . 2) Pramuka. 3) Olah Raga 4) Kegiatan Seni dan Budaya. B. Muatan Kurikulum 1. Mata Pelajaran a. Pendidikan Agama Islam Meliputi : Al Quran Hadis, Fikih , Akidah Ahlak dan SKI Tujuan : Memberikan pemahaman secara mendalam terhadap ajaran agama Islam sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pengamalan ajaran Islam dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa kepada Allah SWT b. Kewarganegaraan dan Kepribadian. Tujuan : Memberikan pemahaman terhadap siswa tentang kesadaran hidup berbangsa dan bernegara dan pentingnya penanaman rasa persatuan dan kesatuan. c. Bahasa Indonesia. Tujuan : Membina keterampilan berbahasa Indonesia secara lisan dan tertulis serta dapat menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan sarana pemahaman terhadap Iptek. d. Bahasa Arab Tujuan : Membina keterampilan berbahasa Arabh secara lisan dan tertulis serta dapat menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi muslim dan sarana pemahaman terhadap ilmu Tafsir,dan ilmu keagamaan. e. Matematika
  • 27. 20 Tujuan : Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar matematika dalam rangka penguasaan Iptek. f. Ilmu Pengetahuan Alam Meliputi : Fisika dan Biologi Tujuan : Memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa untuk menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan Iptek. g. Ilmu Pengetahuan Sosial Meliputi : Sejarah, Ekonomi dan Geografi Tujuan : Memberikan pengetahuan sosial cultural masyarakat yang majemuk, mengembangkan kesadaran hidup bermasarakat serta memiliki ketrampilan hidup secara mandiri. h. Seni Budaya danKeterampilan Meliputi : Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari dan Seni Teater. Tujuan : Mengembangkan apresiasi seni, daya kreasi dan kecintaan pada seni budaya Nasional dan memberikan keterampilan sederhana yang sesuai dengan bakat dan minat siswa. i. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Tujuan : Menanamkan kebiasaan hidup sehat, meningkatkan kebugaran dan ketrampilan dalam bidang olahraga, menanamkan rasa sportifitas, tanggung jawab disiplin dan percaya diri pada siswa. 2. Muatan Lokal Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah yang meterinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri.
  • 28. 21 Berdasarkan SK Gubernur Jawa Tengah Nomor : 895.5/01/2005 ,tanggal 23 Pebruari 2005 Tentang Kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Jawa Tahun 2004 untuk jenjang pendidikan SD /MI /SDLB / SMP / MTs / SMPLB / SMA / MA / SMALB dan SMK /MAK Negeri dan Swasta sebagai Mulok Wajib di Propinsi Jawa Tengah adalah Bahasa Jawa. Dekolah diberi keleluasaan untuk menambah mulok lain selama tidak melebihi beban belajar maksimal. a. Mulok Bahasa Jawa : Tujuan : Mengembangkan kompetensi berbahasa Jawa untuk melestarikan Bahasa Jawa . b. Ke- NU –an Merupakan salah satu mulok wajib bagi madrasah yang berada di bawah naungan LP Ma’arif NU . Tujuan : Memberi bekal pengetahuan tentang keberadaan Nahdlatul Ulama , sejarahnya, tokohnya dan ajarannya yang berdasarkan ahlussunah wal jamaah. c. Bahasa Inggris Mulok Wajib Madrasah Tujuan : Mengembangkan kompetensi berbahasa Internasional dalam menyikapi era globalisasi yang makin nyata. 3. Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri adalah kegiatan yang betujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat stiap peserta didik sesuai dengan kondisi madrasah. a. Kegiatan Pelayanan Bimbingan dan Konseling. 1. Masalah kesulitan belajar siswa. 2. Pengembangan karier siswa.
  • 29. 22 3. Masalah dalam kehidupan sosial siswa. b. Kepramukaan 1. Sebagai wahana siswa untuk berlatih berorganisasi. 2. Melatih Siswa untuk terampil dan mandiri. 3. Melatih siswa untuk dapat mempertahankan hidup. 4. Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada sesama hidup. 5. Memiliki sikap kerja sama dalam kelompok. c. Olah Raga Permainan 1. Pengembangan olahraga Catur dan Tenis Meja 2. Membentuk tim Sepak bola mini, dan Volley Mini 3. Mengikuti kompetisi olah raga permainan. d. Kegiatan Keagamaan, Seni dan Budaya. 1. Kuliah tujuh menit dari siswa. 2. Shalat berjamaah 3. Tahlil 4. Murotal 5. Pengembangan seni baca Al Qur’an dan kaligrafi. 6. Pengembangan seni musik rebana. 7. Peringatan hari-hari besar agama Islam Jadwal Pelaksanaan. No. Kegiatan Hari Waktu Pengampu 1. 2. 3. 4. Kegiatan Pelayanan Bim-bingan dan Konseling. Kepramukaan Olah Raga Permainan dan Kegiatan Keagamaan, Seni dan Budaya Senin Kamis Jum’at Sabtu Sabtu 07.30- 12.00 14.00- 16.00 14.00- 16.00 Guru. Guru Guru&Nara sumber. Guru&Nara sumber.
  • 30. 23 Tartil dan Tilawatil Qur’an 14.19- 16.00 Untuk kelas 6 diberikan kegiatan Bimbingan belajar secara intensif untuk persiapan menghadapi Ujian Akhir Madrasah. Penilaian Kegiatan Pengembangan Diri dinyatakan dalam bentuk kwalitatif sbegai berikut. Katagori Keterangan A B C D Sangat Baik Baik Cukup Kurang 4. Pengaturan Beban Belajar. Beban belajar menggunakan Sistem Paket maksimal 37,5 jam pelajaran per minggu. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun ajaran dapat dilakukan secara fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap. Satuan Pendidikan dimungkinkan menambah maksimum 2 (dua) jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi, disamping dimanfaatkan untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dan tidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum pada Standar Isi. Bagian ini berisi uraian system penyelenggaraan program yang diterapkan di Madrasah dan juga pendidikan : A. Kecakapan Hidup (Life Skill) Kecakapan hidup adalah kecakapan yang dimiliki seseorang untuk berani menghadapi problema hidup dan
  • 31. 24 kehidupan dengan wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya. Tujuan pendidikan kecakapan hidup adalah memfungsikan pendidikan sesuai dengan fitrahnya, yaitu mengembangkan potensi siswa dalam menghadapi perannya di masa mendatang secara menyeluruh. Tujuan khusus pendidikan kecakapan hidup adalah (1) mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat digunakan untuk memecahkan berbagai masalah, (2) memberikan wawasan yang luas mengenai pengembangan karir peserta didik, dan (3) memberikan bekal dengan latihan dasar tentang nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, (4) memberikan kesempatan kepada madrasah untuk mengembangkan pembelajaran yang fleksibel sesuai dengan prinsip pendidikan berbasis luas, dan (5) mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya di lingkungan madrasah dan di masyarakat. Pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik memperoleh bekal keterampilan dan keahlian yang dapat dijadikan sebagai sumber penghidupannya. Pelaksanaan pendidikan kecakapan hidup dirancang dengan mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat serta mengimplementasikannya ke dalam program pendidikan di madrasah, kurikulum yang merefleksikan kebutuhan masyarakat dan pembelajaran yang khas dan terukur sehingga kompetensi lulusannya dapat memenuhi standard yang dapat dipertanggung-jawabkan. Implementasi pendidikan kecakapan hidup dilakukan dengan mengintegrasikan kecapakan personal, sosial dan akademik ke dalam mata pelajaran, muatan lokal, atau pengembangan diri. Rincian dari kecakapan hidup tersebut dapat dilihat pada Box 05. Sedangkan contoh penulisan
  • 32. 25 Pendidikan Kecakapan Hidup dalam KTSP dapat dilihat pada Box 06. Rincian Kecakapan Hidup yang dapat diintegrasikan ke dalam Mata Pelajaran: Box. 06 Pendidikan Kecakapan Hidup di MI Gesing 1 Strategi : Mengintegrasikan aspek kecakapan hidup berikut ke dalam seluruh mata pelajaran Pendidikan kecakapan hidup meliputi : Kecakapan Personal Kecakapan Sosial Kecakapan Akademik Berfikir Kritis Berfikir Logis Komitmen Mandiri Percaya Diri Tanggung Jawab Menghargai dan Menilai Diri Menggali dan Mengolah Informasi Mengambil Keputusan Disiplin Membudayakan hidup sehat Bekerja sama Mengendalikan emosi Interaksi dalam kelompok Mengelola konflik Berpartisipasi Membudayakan sikap sportif Mendengar Berbicara Membaca Kecakapan menuliskan pendapat/gagasan Bekerjasama dengan teman sekerja Kecakapan memimpin Menguasai pengetahuan Bersikap Ilmiah Berfikir strategis Berkomunikasi Ilmiah Merancang penelitian ilmiah Melaksanakan penelitian Menggunakan teknologi Bersikap kritis rasional
  • 33. 26 Pendidikan Kecakapan Hidup dalam KTSP MI Gesing 1 Pendidikan Kecakapan Hidup (life skills) Pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik memperoleh bekal ketarampilan dan keahlian yang dapat dijadikan sebagai sumber penghidupannya. Pelaksanaan pendidikan kecakapan hidup dirancang dengan mengakomodasi berbagai kepentingan dan kebutuhan masyarakat serta mengimplementasikannya ke dalam program pendidikan di madrasah, kurikulum yang merefleksikan kebutuhan masyarakat dan pembelajaran yang khas dan terukur sehingga kompetensi lulusannya dapat memenuhi standard yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam Mata Pelajaran Matematika Dari daftar kecakapan hidup di atas guru Matematika dapat merancang RPP dengan memasukkan aspek kecakapan hidup personal (tanggung jawab dan berpikir kritis) dengan menyisipkan pertanyaan-pertanyaan kritis dan profokatif pada soal-soal dan bahan ajar matematika yang dikembangkan. Kecakapan hidup sosial (bekerja sama dan keterbukaan terhadap kritis) diintegrasikan dengan cara memilih metode pembelajaran diskusi atau metode kooperatif dalam kegiatan pembelajarannya. Dengan diskusi diharapkan kemampuan bekerjasamanya berkembang. Dalam proses diskusi diharapkan kemauan menerima kritik juga dilatihkan sehingga siswa lebih terlatih dalam menerima sebuah kritik. Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia/ Bahasa Inggris/ Bahasa Arab Pembentukan aspek kecakapan personal seperti tanggung jawab, kemandirian, kepercayaan diri diintegrasikan dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia/ Bahasa Inggris/ Bahasa Arab dengan cara memilih bahan bacaan dan contoh-contoh teks yang
  • 34. 27 menggambarkan pentingnya kemandirian, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Mata pelajaran bahasa cukup fleksibel untuk memilih topik-topik teks/ cerita/ drama yang berguna untuk membentuk kemandirian, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Selain itu, kepercayaan diri juga dapat dibentuk melalui pemilihan kegiatan pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk presentasi di depan teman-temannya (berpidato di depan teman, berwawancara, bermain peran, dan sebagainya). Kecakapan bekerjasama dan menghargai orang lain, juga dapat diintegrasikan dengan memilih kegiatan pembelajaran berupa diskusi kelompok, diskusi berpasangan atau JIGSAW untuk membelajarkan keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan mendengar. Dalam Mata Pelajaran Sains Keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan dengan memilih model pembelajaran yang bersifat investigasi/ penyelidikan terhadap fenomena-fenomena di sekitar yang terkait dengan kompetensi dasar. Tanggung jawab diintegrasikan dengan memilih materi- materi berkaitan dengan tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun keselamatan orang lain. Misalnya, pada waktu membelajarkan KD Zat Aditif guru memilih peristiwa- peristiwa menakutkan yang berkaitan dengan dampak zat-zat kimia pada makanan atau obat-obatan terhadap jiwa manusia, peristiwa yang menggambarkan dampak penggunaan zat kimia terhadap lingkungan, peristiwa-peristiwa dampak rokok/ narkoba terhadap remaja. Dengan pemilihan materi-materi yang kontekstual tersebut diharapkan secara tidak langsung menyadarkan siswa untuk memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan dirinya dan orang lain. Keterampilan bekerja sama dan kemampuan berpikir logis diintegrasikan guru pada kegiatan pembelajaran yang berupa tugas melakukan percobaan secara berkelompok Dalam Mata Pelajaran IPS Kemampuan personal untuk dapat berempati dan menghargai orang lain dapat diintegrasikan dengan pemilihan metode pembelajaran bermain peran atau langsung mengamati/
  • 35. 28 berwawancara dengan orang-orang yang berkaitan dengan pembahasan pada kompetensi dasar. Misalnya, pada pembahasan ekonomi yang bermoral siswa dapat ditugasi untuk mewawancarai penjual sayur, tukang sol sepatu, pengemis, dan sebagainya. Tanggung jawab terhadap keselamatan diri dan orang lain juga dapat dintegrasikan dengan cara memilih metode pembelajaran simulasi untuk menyelamatkan diri dari berbagai bencana yang sering terjadi di daerahnya. Misalnya, memperdalam materi tentang gempa dan memilih berbagai metode simulasi untuk menyelamatkan diri dari gempa 2. Keunggulan Lokal dan Global Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global di MI Gesing 1 dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan juga dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal. MI Gesing 1 memasukkan potensi lokal untuk diintegrasikan ke dalam mata pelajaran tertentu sebagai sumber belajar. Misalnya, potensi daerah Gesing sebagai produsen Kopi, home Industri pisang aroma dapat dijadikan sumber belajar pada mata pelajaran seni budaya dan Keterampilan,IPS (kegiatan ekonomi) yaitu keterampilan pada aspek pertanian berbasis keunggulan lokal. Begitu juga home industri pisang aroma di Gesing dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi pelajaran keterampilan dan mata pelajaran IPS yang berbasis keunggulan lokal. Sementara itu, perkembangan teknologi dengan tersedianya internet yang dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran, penggunaan bahasa asing sebagai bahasa pengantar pembelajaran, mencetak bibit-bibit atlet Nasional cabang olah raga Tenis Meja dan atur serta program penguasaan aktif bahasa Inggris dan Bahasa Arab yang berbasis keunggulan global. Pendidikan Keunggulan Lokal dan Global di KTSP MI Gesing 1 : Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dilaksanakan dengan memperhatikan kecenderungan perkembangan yang terjadi di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan olah raga
  • 36. 29 serta tantangan yang dihadapi para peserta didik di masa yang akan datang. Salah satu kegiatan yang merupakan bentuk implementasi dari pendidikan Keunggulan lokal ini adalah melalui pembelajaran Pembuatan polibek bibit sengon / lombok dan keunggulan global berupa ekstra Kegiatan olah raga Tenis Meja dan Catur dan Trilingual yakni bahasa Indonesia sebagai, bahasa Inggris dan bahasa Arab. Proses pembelajaran pada mata pelajaran bahasa tersebut akan lebih diperkaya pada segi materi dengan menggunakan bahasa inggris dan bahasa Arab sebagai pengantarnya secara secara bertahap. Adapaun tahapan penggunaan bahasa inggris sebagai pengantar, yaitu: Tahun pertama : 25 % bahasa Inggris dan bahasa Arab, 75 % bahasa Indonesia Tahun kedua : 50 % bahasa Inggris dan bahasa Arab, 50 % bahasa Indonesia Tahun Ketiga : 90 % bahasa Inggris dan bahasa Arab, 10 % bahasa Indonesia BAB IV KRITERIA-KRITERIA A. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Ketuntasan belajar adalah tingkat ketercapaian kompetensi setelah peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran yang diukur dengan menggunakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). KKM merupakan kriteria ketuntasan minimal yang harus dicapai siswa pada setiap mata pelajaran.
  • 37. 30 1. Menyusun KKM Panduan dalam menyusun KKM di MI gesing 1 adalah seabagai berikut: (i) KKM ditentukan oleh kesepakatan guru mata pelajaran berdasarkan hasil analisis SWOT tentang kondisi siswa dan kondisi daya dukung madrasah. (ii) Nilai ketuntasan maksimal adalah 100 (iii) KKM dapat ditentukan di bawah 75% tetapi perlu terus dinaikkan dari waktu ke waktu. (iv) Jika siswa tidak tuntas perlu diberi layanan remedial sedangkan yang sudah tuntas diberi pengayaan. (v) Kegiatan remedial adalah kgiatan pembelajaran yang diberikan untuk membantu siswa yang belum mencapai KKM yang ditetapkan. (vi) Remedal dilaksanakan setiap saat baik pada jam efektif maupun jam tidak efektif. Penilaian kegiatan remedial dapat melalui tes maupun penugasan. (vii) Nilai KKM dinyatakan dalam bilangan bulat 0 -100 (viii) Nilai KKM harus dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar Siswa (LHBS) 2. Cara Menghitung KKM KKM merupakan target ketuntasan minimal untuk setiap aspek penilaian mata pelajaran, yang telah ditetapkan oleh masing-masing madrasah. Untuk menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dihitung berdasarkan tiga komponen yaitu : kompleksitas, daya dukung, intake. Tingkat kesulitan dan kerumitan setiap KD yang harus dicapai oleh siswa. Tingkat Kompleksitas Tinggi, bila dalam pelaksanaannya menuntut: (i) SDM yang kompeten dan kreatif dalam melaksanakan pembelajaran, (ii) waktu cukup lama karena perlu pengulangan, dan (iii) perlu penalaran dan kecermatan yang tinggi dari siswa. Yang dimaksud dengan kemampuan sumber daya pendukung yaitu ketersediaan tenaga, sarana dan prasarana pendidikan yang sangat dibutuhkan,
  • 38. 31 BOP, manajemen madrasah, dan kepedulian stakeholders madrasah. KKM dapat dihitung dengan dua cara, yaitu dengan perhitungan kasar menggunakan rentang nilai 1 sampai 3 dan secara lebih halus dengan rentangan nilai dari 1 sampai 100 untuk setiap komponen yang dinilai dengan menggunakan tabel penilaian sebagai berikut: Tabel 13: Indikator dan rentang nilai komponen KKM No. Komponen Katergori penilaian Rentang kasar Rentang halus 1. Kompleksitas Tinggi Sedang Rendah 1 2 3 54 – 60 65 – 80 81 - 100 2. Daya dukung Tinggi Sedang Rendah 3 2 1 81 - 100 65 – 80 54 - 60 3. Tingkat kemampuan rata- rat siswa (intake) Tinggi Sedang Rendah 3 2 1 81 - 100 65 – 80 54 - 60 Misalnya dengan menggunakan nilai rentang kasar, untuk pelajaran Matematika kompleksitasnya ”tinggi” berarti nilainya 1, ”daya dukung” untuk melaksanakan pembelajaran matematika ”tinggi”, dan intake dari nilai rata-rata siswa ”sedang”. Jika KD di dalam mata pelajaran memiliki kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang, nilai KKM matematika adalah: (3 + 3 + 2) : 9 x 100 = 88,9. Sementara itu apabila menggunakan nilai rentang halus untuk kompleksistas 58, daya dukung 96, dan tingkat kemampuan 76, maka KKM untuk mata pelajaran matematika menjadi: (58 + 96 + 76) : 300 x 100 = 76,6. Apabila kesulitan dalam menentukan kriteria penilaian pada setiap komponen itu, maka penentuan nilai tersebut dapat
  • 39. 32 didiskusikan dalam forum Musyawarah Guru Kelas (KKG) atauy Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). 2. Penulisan KKM Berdasarkan pertimbangan kompleksitas, daya dukung, intake, semua mata pelajaran yang diajarkan di MI Gesing 1 KKM sesuai kondisi obyektif Madrasah sebagaimana tertera pada Tabel. Kemudian, siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal dari masing-masing mata pelajaran, harus mengikuti program perbaikan ( remedial ) sampai mencapai ketuntasan minimal. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Mata Pelajaran No. Mata Pelajaran KKM KELAS I dan II KKM KELAS III,IV,V KKM KELAS VI 1 Pendidikan Agama Islam 75 75 75 75 75 75 75 75 75 a. Quran-Hadis Penguasaan konsep Membaca dan menulis Sikap beragama b. Fiqih Penguasaan konsep 75 75 75 75 75 75 75 75 75Keterampilan beribadah Sikap beragama c. Aqidah Akhlaq Penguasaan konsep 75 75 75 75 75 75 75 75 75Keterapilan Sikap beragama d. Sejarah Kebudayaan Islam Penguasaan konsep 75 75 75 75 75 75 Sikap beragama e. Bahasa Arab Mendengarkan 75 75 75
  • 40. 33 Berbicara 75 75 75 75 75 75Membaca Menulis 2. Pendidikan kewarganegaraan Penguasaan konsep 75 75 75 75 75 75 Praktek 3. Bahasa dan Sastra Indonesia Mendengarkan 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 Berbicara Membaca Menulis 4. Bahasa Inggris Mendengarkan 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 Berbicara Membaca Menulis 5. Matematika Bilangan 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 Aljabar Geometri dan pengukuran Peluang dan statistik 6. Pengetahuan Alam (Sains) Penguasaan konsep 75 75 75 75 75 75 Keterampilan Sains 7. Pengetahuan Sosial Penguasaan konsep 75 75 75 75 75 75 Keterampilan sosial 8. Kesenian Apresiasi 75 75 75 75 75 75Kreasi 9. Pendidikan Jasmani Permainan dan Olahraga 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 Pengembangn Uji diri dan senam Pilihan 10. Keterampilan (TIK) Pengetahuan 75 75 75 75 75 75Praktik 11. Mulok : Bahasa Daerah Mendengarkan 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 Berbicara Membaca Menulis
  • 41. 34 Mulok : Penguasaan konsep 75 75 75 Keterapilan Sikap beragama Pengembangan diri tidak menggunakan KKM. Ketuntasan Belajar setiap indikator yang dikembangkan sebagai suatu pencapaian hasil belajar dari suatu Kompetensi Dasar berkisar antara 0 % - 100 %. Kriteria ideal ketuntasan belajar untuk masing-masing indikator 75 %. Madrasah menentukan Standar Ketuntasan Minimal (SKM) sebagai Target Pencapaian Kompetensi (TPK) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Madrasah secara bertahap dan berkelanjutan selalu mengusahakan peningkatan Standar Ketuntasan Belajar untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal. Oleh karena itu setiap warga madrasah diharapkan untuk bekerja keras, agar mutu pendidikan madrasah dapat meningkat dari tahun ke tahun. a. Apabila Peserta didik sudah mencapai SKM yang ditargetkan maka akan diberikan pengayaan. b. Apabila Peserta didik belum mencapai SKM maka akan diberikan remidi sebanyak 2 kali yang dilakukan dalam proses pembelajaran maupun di luar pembelajaran. B. Kriteria Kenaikan Kelas Kenaikan Kelas dilaksanakan pada setiap Akhir Tahun Pelajaran. Kriteria kenaikan kelas diatur sebagai berikut. Siswa dinyatakan naik kelas apabila : a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
  • 42. 35 b. Nilai semua mata pelajaran sama atau lebih besar dari KKM masing- Masing mata pelajaran. c. Kehadiran di kelas mencapai minimal 90 % d. Rata-rata Nilai Pengembangan Diri Baik (B). Siswa dinyatakan naik kelas bersyarat apabila : 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. 2. Ada nilai paling banyak 3 mata pelajaran yang kurang dari KKM masingmasing mata pelajaran. 3. Kehadiran di kelas mencapai minimal 90 % 4. Rata-rata nilai pengembangan diri baik (B). Siswa dinyatakan tidak naik kelas apabila : 1. Tidak menyelesaikan seluruh program pembelajaran. 2. Lebih dari 3 (tiga) mata pelajaran yang memperoleh nilai kurang dari SKM 3. masing-masing mata pelajaran. 4. Kehadiran di kelas kurang dari 90 % 5. Rata-rata Nilai Pengembangan Diri Kurang. C. Kriteria Kelulusan diatur dengan mengacu kepada PP No. 19 Tahun 2005. Siswa dinyatakan lulus apabila memenuhi persyaratan : a. Persyaratan Akademik 1) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. 2) Lulus Ujian Akhir Madrasah untuk Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia, Kewarganegaraan dan Kepribadian, Estetika, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatann dan Muatan Lokal memperoleh nilai minimal 60. 3) Mengikuti Ujian Akhir Madrasah , UAMBN, dan UN 4) Rata-rata nilai gabungan antara Ujian Akhir Madrasah dan Ujian Akhir Madrasah minimal 6,00 dan Nilai UN sesuai SKL 5) Kehadiran di kelas mencapai minimal 90 % 6) Rata-rata Nilai Pengembangan Diri Baik (B).
  • 43. 36 7) Apabila tidak memenuhi persyaratan lulus, Siswa dinyatakan tidak lulus. b. Persyaratan non akademik 1. Mengikuti kegiatan ektrakurikuler 2. Mempunyai nilai B (baik) pada nilai akhlak dan kepribadian 3. Hafal asmaul husna 4. Hafal surat yasin 5. Hafal dzikir dan tahlil 6. Kehadiran minimal 90% D. Keriteria Mutasi Ketentuan mutasi : 1. Mutasi masuk a. Memenuhi persyaratan administrasi:  Menyerahkan raport asli dari sekolah atau madrasah asal  Menyerahkan surat keterangan dari sekolah atau madrasah asal (bila belum punya raport).  Menyerahkan surat pindah dari sekolah atau madrasah asal b. Orang tua/wali peserta didik datang ke madrasah. c. Lulus tes akademik (pengetahuan umum dan agama) d. Lulus tes akhlak dan kepribadian sesuai dengan ketentuan(mengikuti kelasnya) 2. Mutasi keluar a. Ada permohonan dari orang tua wali. b. Sekolah atau madrasah yang dituju jelas c. Menyelesaikan administrasi (pinjaman perpustakaan, pembayaran, dan lain-lain 3. Mekanisme mutasi a. Mutasi masuk  Diterima oleh Kepala Madrasah dan Dewan Guru  Tes akademik
  • 44. 37  Tes akhlak dan kepribadian oleh guru Kelas dan/ guru mapel aqidah akhlak sesuai dengan kelasnya  Rapat, dipimpin oleh kepala dengan anggota Dewan Guru b. Mutasi keluar  Siswa menyampaikan kepada Guru kelas  Guru Kelas melaporkan kepada kepala madrasah  Orang tua datang ke madrasah dengan membawa surat permohonan/ permohonan secara lisan  Surat keterangan keluar
  • 45. 38 BAB V KALENDER PENDIDIKAN Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran. Kalender Pendidikan mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar waktu pembelajaran, dan hari libur. A. Permulaan Tahun Pelajaran Permulaan Tahun Pelajaran telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu hari Senin mimggu ke tiga bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya. B. Waktu Belajar Waktu Belajar menggunakan Sistem Semester. Satu tahun pelajaran dibagi menjadi 2 semester yaitu Semester I (satu) dan Semester II (dua). Pada Tengah tiap Semester ada waktu Jeda. Waktu Jeda digunakan untuk kegiatan yang disesuaikan dengan kondisi, situasi, dan kebutuhan Siswa dan Madrasah. C. Hari Libur Madrasah Hari Libur Madrasah ditetapkan oleh Madrasah, Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi, dan Kabupaten. Hari libur tidak diadakan kegiatan proses pembelajaran D. Jadwal Kegiatan. Rencana Kegiatan Madrasah Tahun Pelajaran ini adalah seperti pada tabel sebagai berikut ini
  • 46. 39 KALENDER PENDIDIKAN MADRASAH IBTIDAIYAH GESING 1 TAHUN PELAJARAN 2012/2013 HARI JULI 2012 Tangga l Keterangan 1 1 AHAD 1 8 1 5 2 2 2 9 2 - 13 Libur Kenaikan Kelas, Pendaftaran,analisis dan Pengumuman hasil PPDB SENIN 2 9 1 6 2 3 3 0 14 Persiapan tahun pelajaran 2012/2013 SELASA 3 1 0 1 7 2 4 3 1 16 - 18 Masa Orientasi Peserta didik Baru ( MOPDB ) RABU 4 1 1 1 8 2 5 20 - 23 Perkiraan libur awal Ramadhan 1433H ( menyesuaikan keputusan Menteri KAMIS 5 1 2 1 9 2 6 Agama RI ) JUM'AT 6 1 3 2 0 2 7 SABTU 7 1 4 2 1 2 8 HARI AGUSTUS 2012 1 5 17 Mengikuti Upacara Hari Proklamasi Kemerdekaan RI AHAD 5 1 2 1 9 2 6 13 - 18 Perkiraan libur Awal Hari Raya Idul Fitri 1433 H ( menyesuaikan SENIN 6 1 3 2 0 2 7 keputusan Menteri Agama RI ) SELASA 7 1 4 2 1 2 8 19 Perkiraaan 1 syawal 1433 H ( Menyesuaikan Keputusan Menteri Agama RI ) RABU 1 8 1 5 2 2 2 9 20 - 25 Perkiraan libur Akhir Hari Raya Idul Fitri 1433 H ( Menyesuaikan Keputusan KAMIS 2 9 1 6 2 3 3 0 Menteri Agama RI) JUM'AT 3 1 0 1 7 2 4 3 1 SABTU 4 1 1 1 8 2 5 HARI SEPTEMBER 2012 2
  • 47. 40 5 AHAD 2 9 1 6 2 3 3 0 SENIN 3 1 0 1 7 2 4 SELASA 4 1 1 1 8 2 5 RABU 5 1 2 1 9 2 6 KAMIS 6 1 3 2 0 2 7 JUM'AT 7 1 4 2 1 2 8 SABTU 1 8 1 5 2 2 2 9 HARI OKTOBER 2012 2 0 1 - 6 Ulangan tengah semester gasal/ semester I AHAD 7 1 4 2 1 2 8 26 Perkiraan hari raya Idul Adha1433 H ( Menyesuaikan Keputusan Menteri SENIN 1 8 1 5 2 2 2 9 Agama RI ) SELASA 2 9 1 6 2 3 3 0 RABU 3 1 0 1 7 2 4 3 1 KAMIS 4 1 1 1 8 2 5 JUM'AT 5 1 2 1 9 2 6 SABTU 6 1 3 2 0 2 7 HARI NOPEMBER 2012 2 5 15 Perkiraan libur Tahun Baru Hijriyah 1434 H ( Menyesuaiakan Keputusan AHAD 4 1 1 1 8 2 5 Menteri Agama RI ) SENIN 5 1 2 1 9 2 6 SELASA 6 1 3 2 0 2 7 RABU 7 1 4 2 1 2 8 KAMIS 1 8 1 5 2 2 2 9 JUM'AT 2 9 1 6 2 3 3 0 SABTU 3 1 0 1 7 2 4 HARI DESEMBER 2012 1 1 - 8 Ulangan Akhir Semester gasal/Semester I AHAD 2 9 1 2 3 10 - 14 Classmeeting dan pengolahan nilai
  • 48. 41 6 3 0 serta Pengisian nilai SENIN 3 1 0 1 7 2 4 3 1 Laporan Hasil Belajar ( LHB ) Peserta Didik SELASA 4 1 1 1 8 2 5 15 Pembagian laporan hasil belajar ( LHB ) peserta didik RABU 5 1 2 1 9 2 6 17 - 29 Libur Semester gasal/Semester I KAMIS 6 1 3 2 0 2 7 31 Masuk pertama semester genap/ Semester II JUM'AT 7 1 4 2 1 2 8 SABTU 1 8 1 5 2 2 2 9 HARI JANUARI 2013 2 7 3 Upacara HAB Kementerian Agama RI AHAD 6 1 3 2 0 2 7 SENIN 7 1 4 2 1 2 8 SELASA 1 8 1 5 2 2 2 9 RABU 2 9 1 6 2 3 3 0 KAMIS 3 1 0 1 7 2 4 3 1 JUM'AT 4 1 1 1 8 2 5 SABTU 5 1 2 1 9 2 6
  • 49. 42 HARI PEBRUARI 2013 Tanggal Keterangan 23 AHAD 3 10 17 24 Perkiraaan libur Umum Hari Raya Implek SENIN 4 11 18 25 SELASA 5 12 19 26 RABU 6 13 20 27 KAMIS 7 14 21 28 JUM'AT 1 8 15 22 SABTU 2 9 16 23 HARI MARET 2013 18 4 - 9 Ulangan Tengah Semester genap/Semester II AHAD 3 10 17 24 31 Perkiraan Libur Umum Maulid Nabi Muhammad SAW SENIN 4 11 18 25 Perkiraaan libur Umum Hari Raya Nyepi SELASA 00efher 5 12 19 26 RABU 6 13 20 27 KAMIS 7 14 21 28 JUM'AT 1 8 15 22 29 SABTU 2 9 16 23 30 HARI APRIL 2013 19 1 - 6 Perkiraan UM Utama AHAD 7 14 21 28 8 - 13 Perkiraan UM Susulan SENIN 1 8 15 22 29 perkiraan libur wafat Yesus Kristus SELASA 2 9 16 23 30 RABU 3 10 17 24 KAMIS 4 11 18 25 JUM'AT 5 12 19 26 SABTU 6 13 20 27 HARI MEI 2013 22 7 - 9 Perkiraan UN Utama AHAD 5 12 19 26 13 - 15 Perkiraan UN Susulan SENIN 6 13 20 27 Perkiraan libur kenaikan Isa Al Masih SELASA 7 14 21 28 Perkiraan libur Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW RABU 1 8 15 22 29 KAMIS 2 9 16 23 30 JUM'AT 3 10 17 24 31 SABTU 4 11 18 25 HARI JUNI 2013 5 7 - 14 Ulangan Kenaikan Kelas AHAD 2 9 16 23 30 15 - 21 Pengolahan Nilai dan Pengisian nilai Laporan Hasil
  • 50. 43 Belajar ( LHB ) SENIN 3 10 17 24 Peserta didik SELASA 4 11 18 25 22 Pembagian Laporan Hasil Belajar ( LHB ) Peserta didik RABU 5 12 19 26 24 - 29 Libur Kenaikan kelas dan Pendaftaran PPDB KAMIS 6 13 20 27 JUM'AT 7 14 21 28 SABTU 1 8 15 22 29 HARI JULI 2013 16 1 - 12 Libur Kenaikan Kelas, Pendaftaran, analisis dan AHAD 7 14 21 28 Pengumuman dari hari PPDB SENIN 1 8 15 22 29 13 Persiapan Tahun Pelajaran 2013-2014 SELASA 2 9 16 23 30 15 - 17 Masa Orientasi Peserta Didik Baru ( MOPDB ) RABU 3 10 17 24 31 KAMIS 4 11 18 25 JUM'AT 5 12 19 26 SABTU 6 13 20 27 Semarang, Mei 2012 Kepala Eko Purwanto, S.Pd.I. NPM.19999071978113 0 717
  • 51. 44 KALENDER PROGRAM KERJA TAHUNAN MADRASAH IBTIDAIYAH GESING 1 TAHUN PELAJARAN 2012/2013 N O URAIAN KEGIATAN LOKASI WAKTU KETSEMESTER I SEMESTER II 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6 1 UMUM 1. 1 Menyusun Program kerja X Prota 1. 2 Supervisi pendidikan X X X X X X X X X X X X 1. 3 Evaluasi Program X X X X X X X X X X X X 1. 4 Studi peningkatan Mutu Guru & pegawai X X 1. 5 Pengajian Ahad Pagi X X X X X X X X X X X X 1. 6 Laporan Pembelajaran X X X X X X X X X X X X 2 KURIKULUM 2. 1 Pembagian tugas kelas X 2. 2 Penyusunan jadwal X 2. 3 Identifikasi murid X 2. 4 KBM X X X X X X X X X X X X 2. 5 Tes Formatif X X X X X X X X X X X X 2. 6 Tes Semester X X 2. 7 Pendalaman persiapan UAMBN/ UN X X X X X 2. 8 Administrasi / data Nominatif peserta UM / UMBN/ UN X
  • 52. 45 2. 9 UAMBN / UN X X 2. 10 Kenaikan kelas X 3 KEUANGAN 3. 1 Menyusun RAPBM X 3. 2 Administrasi BOS X X X X X X X X X X X X 3. 3 Pemasukan Anggaran X X X X X X X X X X X X 3. 4 Pembelanjaan X X X X X X X X X X X X 3. 5 Pelaporan X X X X X X X X X X X X 3. 6 Program tabungan siswa X X X X X X X X X X X X 3. 7 Pembagian tabungan X 3. 8 Pelaporan Koperasi Madrasah X X 3. 9 Laporan RAPBM Akhir tahun X 4 KESISWAAN 4. 1 Pembentuakan Panitia PSB X X 4. 2 Sosialisasi Penerimaan Siswa Baru 2012/2013 X X 4. 3 Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2013/2014 X 4. 4 Regristrasi administrasi murid baru X 4. 5 Upacara Bendera X X X X X X X X X X X X 4. 6 Upacara HBN X X X 4. 7 PHBI X X X
  • 53. 46 4. 8 Porseni menye suaika n BAB VI REVISI DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM
  • 54. 47 A. Revisi KTSP Revisi KTSP merupakan kegiatan yang ditujukan untuk memberikan nilai seberapa baik kurikulum telah direncanakan, dilaksanakan, dimonitor, dan dievaluasi. Revisi KTSP juga berarti proses mengumpulkan informasi tentang perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan Revisi KTSP, dan menganalisisnya untuk pengambilan keputusan. Kepala madrasah memiliki tanggung jawab untuk menilai hasil kurikulum di madrasahnya setiap tahun. Ini bukan merupakan akhir dari kegiatan setiap tahun, namun merupakan tanggung jawab yang berkesinambungan dari setiap kepala madrasah. Pengujian yang terus menerus dari kegiatan dan hasil kurikulum di madrasah adalah penting, karena setiap masalah yang muncul harus ditangani segera sebelum menjadi lebih parah. Evaluasi merupakan tanggung jawab yang berkesinambungan dari kepala madrasah, guru, pengawas, dan komite madrasah/madrasah. Kepala madrasah harus merancang suatu sistem evaluasi untuk seluruh guru dan semua mata pelajaran. Selain kepala madrasah Revisi KTSP juga dilakukan oleh pengawas. Pengawas melakukan evaluasi untuk melihat dan menilai seberapa baik kurikulum telah direncanakan, dilaksanakan, dikendalikan, dimonitor, dan dievaluasi. Evaluasi juga dilakukan oleh komite madrasah/madrasah atau bentuk lain dari lembaga perwakilan pihak-pihak yang berkepentingan secara teratur dan berkesinambungan untuk menilai efisiensi dan efektivitas kurikulum yang telah direncanakan, dilaksanakan, dikendalikan, dimonitor, dan dievaluasi. Selain pelaksanaan evaluasi oleh pihak-pihak di atas, akan lebih efektif dan lebih sehat bagi madrasah apabila evalusi program yang dilaksanakan bertumpu kepada evaluasi diri dari setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pelaksana masing-masing. Setiap orang menilai peran dan
  • 55. 48 tanggung jawabnya pada perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, monitoring, dan evaluasi. Secara keseluruhan madrasah juga melakukan evaluasi diri terhadap keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, monitoring, dan evaluasi. Walaupun monitoring dilakukan oleh masing-masing penanggungjawab dan pelaksana program, kepala madrasah masih mempunyai tanggungjawab untuk melaksanakan program monitoring pelaksanaan program, walaupun frekuensinya tidak sesering pelaksana program. Untuk menjamin agar kegiatan monitoring ini dilakukan dalam kesibukan tugas lain sebagai seorang manajer, kepala madrasah perlu menyusun rencana kegiatan monitoring yang akan dilakukan dalam satu tahun ajaran. B. Pengembangan KTSP Kurikulum tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar kompetensi lulusan dan standar isi serta panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip- prinsip berikut. 1.Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.
  • 56. 49 2.Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. 3.Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. 4.Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. 5.Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran
  • 57. 50 yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. 6.Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal dan informal, dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. 7.Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. BAB VII PENUTUP Kurikulum tingkat satuan pebndidikan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga kegiatan belajar mengajar menjdai lebih menyenangkan menantang, mencerdaskan dan sesuai dengan keadaan daerah dan kebutuhan daerah setempat. Di samping itu, sementara para guru menerapkan KTSP ini, mereka diharapkan dapat melakukan evaluasi secara informal terhadap dokumen KTSP maupun pelaksanaannya. Evaluasi
  • 58. 51 tersebut diharapkan secara bertahap dari waktu ke waktu dapat melaksanakan sekaligus mengembangkan KTSP. Sebaiknya didokumentasikan dengan baik sehingga menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan KTSP di kemudian hari. Akhirnya, kesungguhan, komitmen,kerja keras dan kerjasama para guru, kepala madrasah, dan warga sekolah, secara keseluruhan merupakan kunci utama bagi perwujudan dari apa yang telah direncanakan. SURAT KEPUTUSAN KEPALA MADRASAH IBTIDAIYAH GESING 1 KANDANGAN KABUPATEN TEMANGGUNG Nomor : 10 Tahun 2012 TENTANG TIM PENGEMBANG KURIKULUM
  • 59. 52 MADRASAH IBTIDAIYAH GESING 1 KANDANGAN KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Menimbang : Bahwa dalam rangka mengimplementasikan Permendiknas Nomor 22, 23 tahun 2006 dan 24 Tahun 2007 dan mewujudkan Kurikulum MI Gesing 1 Kabupaten Temanggung perlu membentuk Tim Pengembang Kurikulum. Mengingat : 1. Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 tentang standar pengelolaan pendidikan Memperhatikan : a. Kalender pendidikan RA/BA, MI, MTs dan MA Kanwil Kemenag Prov. Jateng tahun pelajaran 2012/2013 b. Kalender pendidikan MI Gesing 1 tahun pelajaran 2012/2013 c. Rapat dinas guru dan karyawan MI Gesing 1 tanggal 9 Juni2012 MEMUTUSKAN Menetapkan : Pertama : Tim Pengembang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Madrasah Tsanawiyah Negeri Gajah Tahun Pelajaran 2012/2013 Kedua : Nama-nama yang tersebut dalam lampiran surat keputusan ini dipandang mampu dalam melaksanakan tugas sebagai tim pengembang kurikulum MI Gesing 1 . Ketiga : Masing-masing anggota Tim Pengembang melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Kepala Madrasah. Keempat : Biaya yang timbul akibat pelaksanaan Keputusan ini, dibebankan pada anggaran yang sesuai. Kelima : Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan, apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan dibetulkan sebagaimana mestinya Ditetapkan di : Gesing Pada tanggal : 30 Juni2012 Kepala EKO PURWANTO, S.Pd.I. Tembusan : 1. Yth. Kepala Kankemenag Kab. Temanggung 2. Yth. Ketua LP Maarif NU kab. Temanggung 3. Yth. Komite MI Gesing 1
  • 60. 53 Lampiran : Surat Keputusan Kepala MI Gesing1 Tentang : Tim Pengembang Kurikulum MI Gesing 1 Nomor : 10 Tahun 2012 Tanggal: 30 Juni 2012 TIM PENGEMBANG KURIKULUM MADRASAH IBTIDAIYAH GESING 1KANDANGAN KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN PELAJARAN 2012 No. NAMA / NIP JABATAN KET DINAS TIM 1. Mardjono Ketua Komite Penanggungjawab 2. Drs. Nur Makhsun , MSI Waspendais Kec. Kandangan Kab. Temanggung Pembina 3. Eko Purwanto, S.Pd.I Kepala Madrasah Ketua 4. Muhammad Irfai, S.Pd.I. Guru Sekretaris 5. Mahmudi Komite Madrasah Anggota 6 Tamyis v Anggota 7. Guru Koordinator Mapel Agama 8. Guru Koordinator Mapel Bahasa 9. Guru Koordinator Mapel Matematika 10. Guru Koordinator Mapel IPA 11. Guru Koordinator Mapel IPS 12. Guru Koordinator Mapel TIK 13. Guru Koordinator Mapel Seni dan Olah raga 14. Koordinator BP/BK Koordinator BP/BK Kepala Madrasah, EKO PURWANTO, S.Pd.I.
  • 61. 54 VISI INDIKATOR VISI MISI TUJUAN SASARAN PROGRAM Terwujudnya peserta didik yang unggul dalam Prestasi, trampil dan berakhlakul karimah Unggul dalam Prestasi Naik kelas 100% secara normatif Lulus UM 100 % dengan peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 7.8 menjadi 8.5. Lulus UN 100 %, dengan nilai rata-rata 8.5. Menyelenggarakan pendidikan dengan pembelajaran yang efektif dan berkualitas dalam pencapaian prestasi akademik  Peserta didik naik kelas 100% secara normatif  Peserta didik lulus UM 100 % dengan peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 7.8 menjadi 8.5.  Peserta didik lulus UN 100 % dengan peningkatan nilai rata-rata UN dari 8.2 menjadi 8.5. Pada tahun pelajaran 2012/2013 peserta didik :  kelas I-V dapat naik kelas 100 % secara normatif.  kelasVI dapat lulus UM 100 % dengan nilai rata – rata 8.5  KelasVI lulus UN 100 %, dengan nilai rata-rata 8.5. 1. Pelaksanaan KBM secara efektif 2. Mengadakan penambahan jam pelajaran mapel UN mulai kelas IV-VI 3. Mengadakan Telaah SKL UN dan UM 4. Membentuk guru pembimbing dan tutor sebaya. 5. Mengadakan bimbingan belajar untuk siswa berprestasi. 6. Melengkapi buku sumber pembelajaran 7. Melengkapi media / alat peraga pembelajaran. 8. Mengoptimalkan fungsi perpustakaan 9. Mengadakan MGMP serumpun pada tingkat satuan MATRIK VISI DAN MISI MI GESING 1
  • 62. 55 Memperoleh juara Peserta didik dapat Perolehan juara lomba mata pelajaran pada tahun pelajaran 2012/2013 : a. Dapat mempertahankan juara I mapel UN tingkat kabupaten b. Dapat masuk nominasi pendidikan, KKM, Kabupaten dan propinsi 10. Mengadakan upgrading guru lewat kegiatan, orientasi, workshop, diklat, seminar dan MGMP. 11. Membentuk guru pembimbing untuk pelajaran agama dan kegiatan keagamaan. 12. Menyelenggarakan kegiatan evaluasi yang meliputi : Ulangan harian Ulangah tengan semester Ulangan semester Ulangan kenaikan kelas Ujian madrasah ( tulis dan praktek ) Ujian nasional 13. Pelaporan hasil belajar berbentuk : Raport
  • 63. 56 dalam kompetisi/lomba mapel Minimal 20 % output diterima disekolah favorit meraih juara pada event/lomba lomba mapel tingkat kabupaten, karisidenan, dan propinsi Peserta didik dapat melanjutkan pendidikan disekolah favorit diTemanggung dan sekitarnya besar lomba mapel pada tingkat karisidenan dan propinsi. Minimal 20 % dari jumlah lulusan Peserta didik dapat melanjutkan pendidikan disekolah favorit SKHUN Ijazah/STTB 1. Membentuk kelas unggulan 2. Mengadakan bimbingan belajar khusus untuk siswa berprestasi 3. Mengadakan bimbingan belajar olimpiode sains 4. Menyertakan siswa dalam event/lomba mata pelajaran 5. Memberikan penghargaan kepada guru yang ber Prestasi. 6. Memberikan penghargaan kepada siswa yang berprestasi. 1. Memfasilitasi sosialisasi tindak lanjut belajar dari jenjang pendidikan yang lebih tinggi
  • 64. 57 2. Mengadakan bimbingan study tindak lanjut bagi peserta didik kelasVI Hafal asmaul husna, tahlil dan surat yasin. Mampu membaca Al qur’an dengan baik dan benar Terbiasa menjalankan sholat lima waktu Terbiasa menjalankan sholat berjamaah Menyelenggarakan pendidikan bernuansa Islam dengan menciptakan lingkungan yang agamis dimadrasah Pada akhir tahun pelajaran peserta didik hafal asmaul husna, tahlil dan surat yasin Peserta didik dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar Seluruh peserta didik sadar untuk menjalankan sholat wajib lima waktu Pada akhir tahun pelajaran Peserta didik kelas VII hafal asmaul husna. Peserta didik kelas VIII hafal surat yasin peserta didik kelasVI hafal tahlil Seluruh Peserta didik dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar Dalam jangka 1 tahun 100 % peserta didik melaksanakan sholat wajib lima waktu Dalam jangka 1 tahun 100 % peserta didik melaksanakan sholat jamaah 1. Setiap jam 6.45 s.d 6.50 peserta didik membaca asmaul husna 2. Setiap jam 6.50 s.d 07.00 peserta didik tadarus Al Qur’an 3. Setiap hari kamis pada jam 6.50 s.d 7.00 peserta didik membaca surat Yasin 4. Setiap hari jum’at pada jam 6.50 s.d 7.00 peserta didik membaca tahlil 5. Pengadaan Al Qur,an untuk setiap siswa yang disimpan dalam kelas 6. Pengadaan buku absensi sholat lima waktu
  • 65. 58 Peserta didik gemar bershodaqoh Peserta didik terbiasa menjalankan sholat jamaah Peserta didik termotivasi untuk bersodaqoh Dalam jangka 1 tahun 100 % peserta didik terbiasa untuk bersodaqoh 7. Penyelenggaraan sholat dhuhur berjamaah 8. Pengumpulan infaq pada setiap hari jum’at 9. Pembangunan musholla lantai 2 Trampil Trampil dalam bidang olahraga Tenis Meja, Catur, dan Drumband Menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan life skill untuk menggali dan menumbuhkembangkan minat, bakat peserta didik yang berpotensi tinggi agar dapat berkembang secara optimal Memperoleh kemenangan dalam setiap even/lomba olah raga di tingkat kecamatan/kabupaten/ propinsi. Peserta didik memperoleh juara pada setiap event/lomba olah raga pada tingkat kecamatan/ kabupaten/ propinsi 1. Penyelenggaraan kegiatan pembinaan olah raga Tenis Meja, Catur, dan Drumbanddalam bentuk ekstra kurikuler selama 2 jam pelajaran dalam seminggu 2. Pengadaan sarana olah raga 3. Mengikutsertakan up grading/ pelatihan guru olah raga 4. Mengikutsertakan tim bola
  • 66. 59 Tenis Meja, Catur, dan Drumband pada setiap ada event/pertandingan bola Tenis Meja, Catur, dan Drumband 5. Pemberian reward bagi siswa dan pelatih yang berhasil Trampil dalam bidang kreatifitas seni baca Al Qur’an, seni musik rebana, drum band dan seni kaligrafi Memperoleh kemenangan dalam setiap even/lomba kreatifitas seni di tingkat kecamatan/kabupaten/ propinsi. Peserta didik mampu menampilkan kreatifitas seninya dalam setiap event Peserta didik memperoleh juara pada setiap event/lomba kreatifitas seni di tingkat kecamatan/ kabupaten/ propinsi Kreatifitas seni peserta didik dapat ditampilkan dalam acara HUT RI, Hari jadi Madrasah, perpisahan siswa kelasVI dan jambore pramuka 1. Penyelenggaraan kegiatan pembinaan seni baca al qur’an, seni musik rebana, drum band dan seni kaligrafi dalam bentuk ektra kurikuler selama 2 jam pelajaran dalam seminggu 2. Pengadaaan sarana kesenian 3. Menyediakan pelatih profesional dari luar MI Gesing 1 4. Pemberian reward bagi siswa dan pelatih seni yang berhasil Memiliki life skill dalam Pada saat kelasVI Peserta memiliki ketrampilan 1.Penyelenggaraan kegiatan
  • 67. 60 hal merakit radio Memiliki life skill dalam hal membuat pakaian jadi Peserta didik dapat merakit radio Pada saat kelasVI Peserta didik dapat membuat pakaian jadi dalam merakit radio Peserta memiliki ketrampilan dalam membuat pakain jadi pembinaan jahit dan ketrampilan elektro dalam bentuk ektra kurikuler selama 2 jam pelajaran dalam seminggu 2.Penyediaan bahan praktek permanen maupun habis pakai 3.Menyediakan pelatih profesional dari dalam dan luar MI Gesing 1 4.Melengkapi sarana kegiatan elektro dan menjahit 5.Mengadakan pameran/bazar hhasil karya siswa Memiliki life skill dalam hal kepramukaan Tertanamnya nilai dan sikap kedisiplinan pada peserta didik Memiliki tim yang handal dalam bidang kepramukaan Dalam jangka 1 tahun peserta didik memiliki sikap kedisiplinan yang tinggi Peserta didik dari kelas I-V terpilih menjadi tim handal pramuka 1.Penyelenggaraan kegiatan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib untuk siswa kelas I-V selama 2 jam pelajaran dalam seminggu 2.Membentuk pimpinan pasukan (Pimpas)dari kelas VIII, yang diberikan pelatihan
  • 68. 61 Memperoleh prestasi/kemenangan dalam lomba-lomba dibidang kepramukaan ditingkat kecamatan atau ranting, kabupaten dan propinsi Peserta didik memperoleh juara dalam dalam event kepramukaan, seperti; Pesta Siaga,jambore, dan lain-lain ditingkat kecamatan/kabupaten/propinsi khusus 3.Pengadaan sarana sanggar pramuka 4.Mengikutsertakan pembina atau peserta didik dalam kegiatan-kegiatan peningkatan keilmuan dan ketrampilan pramuka, misalnya penataran, pendidikan dan lain-lain. 5.Mengikuti jambore ditingkat tingkat kecamatan, kabupaten atau propinsi. Memiliki life skill dibidang DOKTER KECIL (Kesehatan Reproduksi Remaja) Tertanamnya nilai dan sikap untuk menyelamatkan dirinya sendiri dan para remaja dalam hal penyalahgunaan narkoba dan Peserta didik memiliki ketahanan nilai dan sikap dari pengaruh negatif penyalahgunaaan narkoba, seksualitas yang tidak benar dan HIV AID 1. Penyelenggaraan kegiatan DOKTER KECIL sebagai kegiatan ekstrakurikuler 2 jam pelajaran pelajaran dalam seminggu 2. Mengaktifkan tutor sebaya dalam pelaksanaan program
  • 69. 62 seksualitas yang tidak benar dan HIV AID pada peserta didik Memiliki pendidik dan tutor sebaya dalam bidang DOKTER KECIL Memiliki tim pengelola DOKTER KECIL di Madrasah Memperoleh prestasi dan lomba DOKTER KECIL yang diselengga rakan ditingkat Kabupaten dan propinsi Madrasah memiliki pendidik/pembimbing dan tutor sebaya dari kelas VIII danVI dalam bidang DOKTER KECIL Peserta didik dari kelas VIII danVI terpilih menjadi tim pengelola DOKTER KECIL di Madrasah Peserta didik memperoleh juara dalam lomba DOKTER KECIL yang diselenggarakan ditingkat Kabupaten dan propinsi 3. Mengikutsertakan pembimbing, pendidik sebaya atau tutor sebaya dalam kegiatan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan, misalnya; orientasi DOKTER KECIL , fasilitator HIV/AID 4. Mengikuti lomba-lomba DOKTER KECIL baik tingkat kabupaten maupun propinsi Memiliki life skill dibidang jurnalistik Peserta didik memiliki ketrampilan dalam menulis article untuk mengisi majalah dinding Pada saat kelas VIII Peserta didik memiliki ketrampilan dalam menulis article untuk majalah dinding 1. Penyelenggaraan kegiatan pembinaan jurnalistik dalam bentuk ektra kurikuler selama 2 jam pelajaran dalam seminggu
  • 70. 63 Peserta memiliki ketrampilan dalam menulis article untuk untuk penerbitan buletin madrasah Pada saat kelasVI peserta didik berpartisipasi dibidang jurnalistik dalam mewujudkan buletin madrasah 2. Pembentukan tim buletin madrasah 3. Mengadakan pelatihan jurnalistik 4. Mengirimkan guru pembimbing /siswa dalam dalam kegiatan penataran,pelatihan dan lain- lain yang terkait dengan jurnalistik 5. Mengarahkan siswa untuk mengisi mading 6. Mengikutsertakan pembimbing maupun peserta didik dalam lomba jurnalistik Berakhlakul karimah Terbiasa mengucapkan salam dan berjabat tangan dengan sesama warga madrasah Menumbuhkembangkan budaya akhlakul karimah pada seluruh warga madrasah Tertanamnya Pembiasaan aklakul karimah pada pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik Pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik terbiasa berakhlakul karimah dilingkungan madrasah. 1. Pembiasaan mengucapkan salam a. Ketika bertemu sesama warga madrasah b. Ketika mengawali dan mengakhiri Pelajaran
  • 71. 64 Terbiasa menghargai dan menghormati kepada sesama warga madrasah Peserta didik terbiasa menghargai dan menghormati kepada sesama warga madrasah Dalam jangka 1 tahun Seluruh Peserta didik terbiasa menghargai dan menghormati kepada sesama warga madrasah c.Setiap masuk dan keluar dari ruang kantor 2. Pembiasaan berjabat tangan pada peserta didik : a. Awal Masuk pintu gerbang dengan bpk/ibu guru b. Bertemu dengan sesame peserta didik ketika datang dan pulang(putri dengan putri, dan putra dengan putra) c.Berpamitan dengan bapak/ibu guru setelah jam pelajaran terakhir 3. Keteladanan berakhlakul karimah dari para pendidik/tenaga kependidikan kepada peserta didik 4. Pembiasaan berjabat tangan pada guru dan karyawan ketika datang dan pulang (bapak dengan bapak,
  • 72. 65 ibu dengan ibu) 5. Pembiasaan untuk turun dari sepeda ketika masuk dan keluar pintu gerbang sampai tempat parkir 6. Pengawasan akhlak kepada peserta didik dilingkungan madrasah

×